Meimo News

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengingatkan kepada personil Polri Polresta Manado untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Peringatan tersebut disampaikan Kapolresta terkait dengan sosialisasi Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Vicon Mako Polresta Manado, Rabu (28/12/2022) dilakukan Kasi Was Iptu Jani Ramoh dan Kasi Kum Iptu Utiarahman.

Kapolresta mengingatkan agar para personil lebih profesional dalam melakukan tugas di lapangan khususnya dalam penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian karena telah tertuang dalam Perkap No. 1 Tahun 2009.

Sosialisasi Perkap No. 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian, agar payung hukum tersebut dapat lebih meyakinkan dan menjamin profesionalitas tugas Polri di lapangan.

“Dengan memahami Perkap ini pelaksanaan tugas di lapangan dalam melakukan tindakan Kepolisian menjadi jelas dan pastinya sudah sesuai dengan standar dan peraturan yang ada serta dapat dipertanggung jawabkan jika terjadi apa-apa nantinya,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Kapolresta juga meminta Kepada para Kapolsek jajaran Polresta Manado untuk segera kembali mensosialisasikan Perkap tersebut ke personil jajaran Polsek dan kemudian direalisasikan dengan praktek dan latihan penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian kepada personel Polresta Manado secara berkala yang akan dilaksanakan di Mako Polresta Manado.

“Sosialisasi Perkap ini penting karena selain bisa menambah wawasan anggota tentang peraturan Kapolri yang ada di Kepolisian juga sebagai tugas bekal anggota di lapangan,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Personil Polresta Manado bersama dengan masyarakat bergotong royong dalam memperbaiki jalan yang rusak di Kelurahan Mahakeret Timur, Manado, Selasa (27/12/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, perbaikan jalan yang dilaksanakan bersama-sama ini, supaya masyarakat yang melintas tidak mengalami kecelakaan.

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang tersebut dapat menyebabkan kecelakaan. Makanya, diperbaiki dengan bergotong royong agar tidak terjadi kecelakaan.

“Dengan adanya perbaikan jalan yang dilakukan Polri bersama warga sekitar ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).

Disebutkan, kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi. Dan melalui kegiatan ini, warga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mewujudkan kamtibmas yang kondusif.

Kombes Pol. Sirait mengimbau kepada masyarakat apabila mendengar atau mendapati indikasi dari gangguan Kamtibmas dapat melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polresta Manado. (AF)

Meimonews com – Momen Perayaan Natal Yesus Kristus (acap disingkat Natal) dijadikan momen untuk mengadakan syukuran dari keluarga Mandagi – Dolang karena beberapa anggota keluarganya menjadi (lagi) Uskup serta Hidup Membiara 5O tahun dan 40 tahun.

Syukuran yang dimaksud adalah pelantikan Uskup Agung Merauke Mgr. PC Mandagi (7 Agustus 2022), 50 Tahun Hidup Membiara Sr. Beatrix Mandagi DSY (4 Oktober 2022), 50 Tahun Hidup Membiara Freter Lukas Mandagi CMM (29 Juni 2022), dan 40 Tahun Hidup Membiara Pastor Fransiskus Mandagi MSC.

Misa yang dipersembahkan Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC (Uskup Keuskupan Agung Merauke) sebagai selebran utama,  di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Pastor Pastor Fransiskus Mandagi, Pastor Paroki Kristus Raja Kembes Didi Poluan Pr dan puluhan pastor lainnya lainnya serta Frater Diakon Deddy Pati Pr mengawali acara syukuran.

Misa yang dilaksanakan di Gereja Stasi Sta. Perawan Maria Ratu Kamangta Paroki Kristus Raja Kembes Selasa (27/12/2022) dihadiri sejumlah biarawan/biarawati di antaranya dari Tarekat MSC, CMM, DSY, JMJ, PKarm, CSE, imam diosesan serta sejumlah undangan seperti Karo Umum Setdaprov Sulut Reiner Dondokambey, Camat Tombulu, Hukum Tua Desa Kamangta, keluarga Korompis – Mewengkang (pemilik Yayasan/Persekolahan Lokon) dan umat stas/parokii setempat.

Setelah misa, acara dilanjutkan syukuran di rumah keluarga. Dengan diantar tari Kabasaran, yubilaris (uskup, pastor, suster dan frater yang merayakan syukurannya) di dampingi Mgr. Rolly (sapaan Uskup Manado), dan rombongan berarak dari gereja menuju rumah keluarga.

Saat syukuran di rumah, setelah sambutan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey diadakan pemasangan lilin serta pemotongan dan penyerahan kue kepada beberapa pastor dan tamu/undangan. Acara ini dipamdu Kadis Kominfo Minahasa Maya Kainde.

Mgr. Mandagi baik dalam kotbah maupun sambutannya di gereja mengurai sejarah perjalanan anggota keluarga yang bisa melahirkan rohaniwan/rohaniwati dari keluarga Mandagi – Dolang, asal Kamangta.

Keberhasilannya menjadi Uskup Agung Merauke (yang sebelumnya Uskup Amboina), Suster Beatrix, Frater Lukas dan Pastor Fransiskus, bahkan Frater Herman Mandagi CMM dimulai dari keluarga. Selain itu adanya doa dari kedua orangtua mereka.

Kedua hal tersebut, ungkap uskup yang suka bicara apa adanya, yang membuat sehingga mereka (dia serta kakak (Suster Beatrix dan adik-adiknya Frater (dua orang) dan pastor bisa seperti sekarang ini. “Ada yang menjadi uskup (beliau – red), suster, frater dan pastor,” tandasnya.

Mgr. Rolly (sapaan Uskup Manado) di awal sambutannya menyampaikan selamat/proficiat kepada Mgr. Mandagi yang sudah emeritus (Uskup Amboina) namun kemudian dilantik sebagai Uskup Agung merauke (dengan lima wilayah Keuskupan), Suster Beatrix, Frater Lukas dan Pastor Fransiskus yang masing-masing hidup membiara 50 tahun (suster Beatrix dan Frater Lukas) dan Pastor Fransiskus 40 Tahun Hidup Membiara, serta juga Frater Herman Manadagi CMM yang tahun lalu (2021) merayakan 45 Hidup Membiara.

Suatu kebanggaan yang dimulai dari keluarga, seperti diceritakan Mgr. Mandagi (dalam kotbah dan sambutan) kemudian pendidikan di sekolah dasar yang ada di samping gereja Stasi ini, yang dulu gurunya cuma dua orang tapi hasilnya cemerlang, ungkap Mgr. Rolly, sungguh luar biasa, dan kita bersama keluarga Mandagi – Dolang mensyukuri itu.

Produk yang dihasilkan pada waktu lalu (seperti adanya keluarga yang anggotanya menjadi uskup, pastor, suster dan frater – red), sebut Mgr. Rolly, kiranya menjadi tantangan termasuk kepada Pemerintah.

Fasilitas yang ada, hendaknya lebih baik. Segala fasilitas ketenagaan pendidikan dari Pemerintah dan dukungan dari umat termasuk dari YPK diperlukan untuk kemajuan dunia pendidikan termasuk di Sulut.

“Dulu, dengan fasilitas masih terbatas tapi telah menghasilkan hal yang luar biasa,” ujar Mgr. Rolly yang menguraikan bagaimana dari sekolah yang sederhana di Desa Kamangta ini telah menghasilkan hal yang dibanggakan bukan hanya untuk keluarga (Mandagi – Dolang), Desa Kamangta, umat Katolik tapi juga daerah ini.

Mgr. Rolly menyampaikan terima kasih atas pemberian diri dari Mgr. Mandagi, Suster Beatrix Frater Lukas, Pastor Fransiskus, dan juga Frater Herman. (Fer)

Meimonews.com – Di tengah kesibukannya sebagai Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey menyempatkan hadir pada acara syukuran pelantikan Uskup, hidup membiara Pastor, Suster dan Frater dari Keluarga Mandagi – Dolang.

Acara syukuran diawali misa syukur yang dipersembahkan Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC (Uskup Keuskupan Agung Merauke) sebagai selebran utama,  di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Pastor Pastor Fransiskus Mandagi, Pastor Paroki Kristus Raja Kembes Didi Poluan Pr dan puluhan pastor lainnya lainnya serta Frater Diakon Deddy Pati Pr.

Misa yang dilaksanakan di Gereja Stasi Sta. Perawan Maria Ratu Kamangta Paroki Kristus Raja Kembes Selasa (27/12/2022) dihadiri sejumlah biarawan/biarawati di antaranya dari Tarekat MSC, CMM, DSY, PKarm, CSE JMJ, imam diosesan serta sejumlah undangan seperti Karo Umum Setdaprov Sulut Reiner Dondokambey, Camat Tombulu, Hukum Tua Desa Kamangta, keluarga Korompis – Mewengkang dan umat stas/parokii setempat.

Syukuran yang dilaksanakan keluarga Mandagi – Dolang di momen Natal ini adalah peresmian Uskup Agung Merauke Mgr. PC Mandagi (7 Agustus 2022), 50 Tahun Hidup Membiara Sr. Beatrix Mandagi DSY (4 Oktober 2022), 50 Tahun Hidup Membiara Frater Lukas Mandagi CMM (29 Juni 2022), dan 40 Tahun Hidup Membiara Pastor Fransiskus Mandagi MSC.

Usai misa syukur dilanjutkan acara syukuran di rumah keluarga, yang berjarak beberapa ratus meter dari gereja.

Dengan diantar tari Kabasaran, yubilaris (uskup, pastor, suster dan frater yang merayakan syukurannya) di dampingi Mgr. Rolly (sapaan Uskup Manado), rombongan berarak dari gereja menuju rumah keluarga.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur Pemerintah Kabupaten Minahasa karena Mgr. Mandagi, Suster Beatrix, Frater Lukas dan Pastor Fransiskus bisa merayakan syukuran pelantikan Uskup dan hidup membiara mereka di momen Natal Yesus Kristus tahun ini.

Wabup juga mengungkapkan rasa syukurnya karena ada keluarga bapaknya yang fam Mandagi, serta bersyukur karena mereka (keluarga Mandagi – Dolang) bisa merayakan syukur atas pelayanan mereka, yang tidak saja di Sulut tapi juga di luar daerah ini.

“Ini suatu hal yang luar biasa, dipakai Tuhan untuk tugas pelayanan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, kami (Bapak Bupati Roy Roring saya Robby Dondokambey sebagai Wakil Bupati) menyampaikan selamat dan bersyukur bersama keluarga Mandagi – Dolang serta dengan kesaksian dari pihak keluarga saat ini.

Wabup menyampaikan pula titipan ucapan selamat dari Gubernur Sulur Olly Dondokambey yang saat bersamaan ada acara penting dan bersiap ke Jakarta kepada keluarga yang bersyukur (atas pelantikan Uskup dan hidup membiara Suster, Frater dan Pastor dari keluarga Mandagi Dolang).

Saat misa, kotbah dan sambutan mewakili yubilaris dibawakan Mgr. Mandagi serta sambutan oleh Uskup Manado. Wabup Minahasa Robby Dondokambey membawakan sambutan saat syukuran di rumah keluarga.

Kadis Kominfo Minahasa Maya Kainde yang hadir di acara itu didaulat untuk memamdu acara pemasangan lilin dan pemotongan kue syukuran. (Fer)

Meimonews com–  Selama 11 bulan di tahun 2022, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr  DR Kandou yang akrab disebut RS Prof Kandou pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp-B, KBD (Direktur Utama) lewat Unit Transfusi Darah (UTD) berhasil mengumpulkan sebanyak 20.381 kantong darah biasa.

“Jumlah tersebut belum termasuk trombosit sebanyak 282 kantong dan resus negatif sebanyak 11 kantong yang diterima langsung dari pendonor di UTD Prof Kandou,” ujar Kepala UTD RS Prof. Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com, baru-baru.

Sebanyak 20.381 kantong tersebut, lanjut dokter Stephen, sapaan akrabnya, berasal dari pendonor baik yang datang langsung ke rumah sakit maupun lewat kegiatan donor dari di sejumlah tempat, yang merupakan hasil kerjasama dengan sejumlah pihak serta penerimaan dari PMI.

Dari UTD sendiri, rinci dokter Stephen di dampingi Sendy Sumakud (salah satu staf UTD), selang Januari hingga November telah terkumpul sebanyak 16.215 kantong.

Dari UTD Keliling (kerjasama dengan sejumlah pihak) telah terkumpul sebanyak 3.054 kantong selama sebelas bulan sedang dari PMI terkumpul sebanyak 1.112 kantong untuk jangka waktu yang sama (11 bulan).

“Darah-darah yang terkumpul dari para pendonor adalah darah biasa yakni golongan darah A, B, O, dan AB,” ujarnya.

Dokter Stephen mengakui banyaknya warga yang bersedia mendonorkan darahnya karena mereka melihat darah yang disumbangkan sangat bermanfaat bagi pasien-pasien yang ada di RS Prof. Kandou.

Selain itu, menindaklanjuti arahan pimpinan (Direksi) untuk memantapkan kerjasama dengan sejumlah pihak yang berkenan menggelar kegiatan kerjasama donor darah lewat UTD Keliling.

Atas nama pimpinan Rumah Sakit Prof. Kandou, dokter Stephen berterima kasih kepada sejumlah pihak yang telah berkenan bekerjasama melaksanakan kegiatan donor darah.

“Semoga di tahun-tahun mendatang, semakin banyak pihak yang berkenan bekerjasama dan semakin banyak darah yang terkumpul untuk kegiatan kemanusiaan ini,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Satuan (Sat) Samapta Polresta Manado melaksanakan patroli jalan kaki guna memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, Sabtu (24/12/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambe mengatakan, kegiatan patroli jalan kaki yang dilakukan personil Sat Samapta adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setiap minggu.

Kegiatan ini, sambungnya, guna memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat yang sedang melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terciptanya rasa aman di lingkungan masyarakat.

“Patroli yang kami lakukan ini merupakan patroli dialogis yang dilaksanakan dengan berjalan kaki, kemudian menjumpai warga yang sedang berkumpul untuk mengimbau agar selalu waspada terhadap segala bentuk kejahatan seperti curat, curanmor dan curat serta kejahatan lainnya.” ujar Kompol Bartho (sapaan akrabnya).

Dijelaskan, kegiatan patroli jalan kaki dilakukan guna memberi rasa aman pada masyarakat serta menciptakan hubungan yang baik antara anggota Polri dengan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sadar akan menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta tidak lupa juga kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat sedang beraktivitas,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan (Pam) perayaan Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) di aula Polresta Manado, Kamis (22/12/2022).

Rakor Lintas Sektoral (linsek) ini diikuti seluruh instansi dan stakeholder terkait, mulai dari jajaran TNI, Polri, seluruh stakeholder OPD dari jajaran pemerintah Kota Manado, pengurus gereja, serta perwakilan tokoh agama di Kota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait dalam sambutanya saat membuka kegiatan menjelaskan,  pelaksanaan rakor linsek ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait dengan pengamanan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Rakor rapat koordinasi lintas sektor ini adalah salah satu rangkaian kesiapan kita dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang di mana melalui rakor ini kita samakan persepsi secara umum maupun secara teknis di seluruh lin,” ujar Kapolresta.

Dalam penyelenggaraan pengamanan ini, sebutnya, Polresta Manado beserta Forkopimda serta organisasi masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat akan bersama-sama bersinergi dalam menjaga kamtibmas pada momen Natal dan Tahun Baru di Kota Manado.

Ditambahkannya, pengamanan Natal dan Tahun Baru berfokus pada lima hal yakni pengamanan jalur lalu lintas, pengamanan gereja, pengamanan pusat keramaian warga dan jalur wisata, hingga pengamanan perayaan Tahun Baru 2023.

“Untuk fokus pengamanan Nataru (Natal dan Tahun Baru) ini kita fokuskan yang pertama adalah pengamanan jalur lalu lintas, kemudian kepada pengamanan gereja, termasuk pengamanan konsentrasi untuk perayaan tahun baru 2023,” kata Kapolresta.

Terkait rekayasa arus lalu lintas pada saat malam pergantian tahun nanti, sebut Kapolresta, rekayasa arus lalu lintas akan dilakukan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan nantinya.

“Untuk rekayasa lalu lintas kita pasti akan melaksanakan rekayasa lalu lintas, tapi situasional, apabila nanti situasi di lapangan memerlukan upaya rekayasa lalin, maka akan kita lakukan termasuk nanti rekayasa lalu lintas,” ujarnya.

Ditambahkan, pastinya, Polresta Manado bersama stakeholder terkait siap memberikan kepastian keamanan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado melalui Seksi Propam menertibkan parkir liar di sepanjang Jalan Piere Tendean terutama di depan Mapolresta Manado yang sering digunakan pengendara untuk memarkir kendaraannya di bahu jalan, Jumat (23/12/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Propam Iptu Sudartami mengatakan, dalam penertiban parkir liar tersebut, pihaknya melakukan tindakan dengan menggemboskan ban kendaraan bermotor yang masih bandel parkir sembarangan di bahu jalan.

”Seperti diketahui, sepanjang jalan Piere Tendean kerap dijadikan sebagai tempat parkir liar para pengendara kendaraan bermotor,” ujar Iptu Sudartami.

Operasi penertiban parkir liar dilakukan dari adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan jalan menjadi sempit karena hampir satu jalur digunakan buat parkir liar.

“Kami bertindak tegas kepada siapapun yang masih tetap parkir di bahu jalan. Jika ada kendaraan anggota yang melanggar akan diberikan sanksi,” tandasnya.

Untuk menjaga agar jalan sepanjang jalan  Piere Tendean tidak digunakan sebagai tempat parkir, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dengan menurunkan mobil pengeras suara untuk woro-woro dilarang parkir sepanjang Jalan Piere Tendean. (AF)

Meimonews.com – Warga yang ingin mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa menitipkan kendaraan bermotornya di kantor Polsek jajaran Polresta Manado.

Kebijakan ini dikeluarkan Polresta Manado mulai Kamis (22/12/2022) untuk memberikan rasa aman kepada warga yang memiliki kendaraan bermotor (ranmor).

Polsek Jajaran Polresta Manado yang memberikan pelayanan penitipan kendaran bermotor adalah Polsek Tikala, Polsek Malalayang, Polsek Mapanget, Polsek Wori, Polsek Bunaken Darat, Polsek Tombulu, Polsek Pineleng, Polsek Singkil, Polsek Urban Wanea, Polsek Tuminting.

Khusus Polsek yang tidak menerima penitipan kendaraan bermotor adalah Polsek Sario, Polsek Pelabuhan, Polsek Bandara, Polsek Wenang dan Polsek Bunaken Laut.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, setiap pemudik yang menitipkan harta benda mereka di Polsek jajaran Polresta Manado, dibuatkan berita acara penitipannya agar aman nantinya.

Dipastikan kendaraan bermotor milik pemudik yang dititipkan di Polsek aman dan tidak akan dipungut bayaran sedikitpun alias gratis.

“Penitipan ini tidak terbatas waktunya mau dua sampai tiga bulan, silahkan dan gratis. Ini bukti kalau polisi sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan, bagi pemudik yang menitipkan kendaraan bermotornya di Polsek harus membawa foto copy STNK, foto copy KTP, dan kelengkapan lainnya.

Pihak kepolisian, menurutnya, juga akan meningkatkan patroli di kawasan-kawasan rumah warga yang ditinggal mudik Nataru oleh pemiliknya.

Kombes Pol. Sirait mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk mengunci rapat pintu dan jendela guna mencegah terjadinya tindakan pencurian.

“Semoga masyarakat tenang, aman dan nyaman dalam menjalani mudik Nataru. Hati-hati di jalan dan waspada kejahatan selalu ada di mana-mana. Periksa barang bawaan serta jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan saat mudik,” ujarnya berharap. (AF)

Meimonews.com – Guna memastikan persiapan dan kepastian pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (22/12/2022).

Walikota Manado Andrei Angouw bertindak sebagai pimpinan apel yang turut dihadiri Forkopimda Kota Manado dengan peserta apel personil TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan apel di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menyematkan pita operasi berwarna merah kepada sejumlah perwakilan petugas dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Samrat 2022.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana. Dengan demikian, diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 mampu berjalan dengan kondusif.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya yang dibacakan Walikota Manado menegaskan, momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub, bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada Nataru tahun ini.

Oleh sebab itu, ungkap Kapolri, Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah, mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari (23 Desember 2022 – 2 Januari 2022) serta dilanjutkan dengan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) 3 – 9 Januari 2023.

Selain itu, disampaikan pula berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada spek kesehatan adalah lonjakan Covid-19. Pada sisi keamanan di antaranya adalah kemacetan dan kecelakaan serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

Bukan itu saja, kejahatan konvensional dan terorisme masih harus menjadi perhatian dari petugas di lapangan, termasuk di antaranya adalah potensi bencana alam dan pengendalian ketahanan pangan dan BBM.

Khusus pengamanan ibadah Natal, dilakukan sterilisasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dengan melibatkan elemen masyarakat termasuk Ormas keagamaan sebagai wujud toleransi beragama.

“Keberhasilan pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat kita selesaikan. Oleh sebab itu, kepada seluruh personil pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas,” sebut Kapolri.

Operasi Lilin Samrat 2022 ini, Polresta Manado melibatkan sedikitnya 180 personil gabungan dan mendirikan sedikitnya sembilan Pos Pengamanan Nataru. (AF)