Meimonews.com – Perhimpunann Putra Putri (PPP) Brimob menggelar sosialisasi Keamanan, Keselamatan dan Tertib Berlalulintas (Kamseltiblantas) di Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 20 Paniki Manado, Jumat (22/8/2025).

Sebanyak 40-an murid di lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Salak Asri ini mendapat materi yang dibawakan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Penyampaian materi dilakukan secara dialogis/interaktif agar para murid bisa lebih mudah dan cepat menangkap materi yang diberikan.

Alat peraga seperti traffic light dan gambar-gambar rambu-rambu lalulintas diperlihatkan dan dijelaskan maknanya.

Begitupun, cara bagaimana berjalan di jalan raya/umum dan cara menyebrang di jalur zebra cross diesukasi, dipandu dan dipraktekkan.

Dijelaskan pula bagaimana saat berada di atas kendaraan bernotor baik roda dua maupun roda empat untuk menghindari hak-hal yang tak diinginkan atau untuk keselamatan ketika dalam perjalanan.

Para murid terlihat senang/bergembira dan langsung neresons dengan gaya mereka ketika diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan baik dari tempat duduk maupun saat diundang ke depan.

Ketika praktek/peragaan berjalan di zebra cross terlihat sejumlah murid ingin mengulanginta lagi walau sudah diberi kesempatan sebelumnya.

Kepala TK Negeri 20 Paniki Manado Irja Mandang di dampingi Junita Kalembang dan Deasye Pangalila (guru) berterima kasih atas sosialisasi yang dilakukan PPP Brimob karena sangat berguna bagi para murid baik untuk saat ini maupun waktu mendatang,

“Terima kasih untuk pengurus PPP Brimob yang telah datang dan memberikan materi tentang Kamseltiblantas di TK kami,” ujarnya.(*)

Meimonews com – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 telah sukses digelar Pemerintah Kota Tomohon dengan dukungan banyak pihak.

Kegiatan ini sangat meriah dan mendapat banyak perhatian baik dari daerah Sulut maupun daerah luar Sulut bahkan internasional.

Agenda utama TIFF 2025 adalah Tournament of Mind Blowing (parade kendaraan hias dengan beragam jenis bunga) yang dilaksanakan, Sabtu (9/8/2025)

Parade kendaraan hias diikuti dari Kemenpar, Pemprov DKI Jakarta, dan perusahaan swasta, usaha, sementara parade bunga internasional diikuti oleh beberapa negara yakni Amerika Serikat, Jepang, Turki, Albania, dan Filipina.

TIFF juga dimeriahkan oleh perwakilan beberapa daerah di Sulawesi Utara, sektor, perusahaan swasta, lembaga nasional, serta kolaborasi dengan fashion carnival, kelompok drum band, dan beragam atraksi lainnya.

Ketum DPP RGPI   Danil Hidayat foto bersama Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu saat parade

Rute ToF dimulai dari show window Kakaskasen lalu menuju ke pusat Kota Tomohon, dan berakhir di Stadion Babe Palar Walian Tomohon Selatan.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Wardhana ini bener-benar sebuah turnamen yang menakjubkan.

Ribuan pasang mata yang datang menonton langsung maupun secara live streaming, menyaksikan 29 float kendaraan hias bunga lokal Tomohon yang mempesona, tarian kolosal, marching band, atraksi seni dan budaya serta kostum karya kreatif dan inovatif.

Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu foto bersama Walikota Tomohon Carol D. Senduk

Iven ini membanggakan dan menjadi sebuah iven yang inklusif. Olehnya, Kemenpar akan mendorong iven ini ke pasar internasional

Menteri Pariwisata (Mempar) dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi gelaran TIFF ini, memberi apresiasi atas keberlanjutan festival ini. “Kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon khususnya, saya memberi apresiasi atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan festival ini” ujarnya

Semangat kolaborasi in, sebutnya, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun even unggulan pariwisata.

Mempar menegaskan, kalau iven TIFF terpilih kembali sebagai bagian dari Kharisma EventRahawali  Nasional (KEN) untuk ke empat kalinya secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membanggakan.

TIFF, menurut Menpar, telah menciptakan multyplier effect yang berdampak bagi masyarakat langsung yang menarik banyak pengunjung ke-arah festival dan ke destinasi-destinasi wisata lainnya di Tomohon.

Dampak KEN, berdasarkan analisis tahun 2024, TIFF mencatat lebih dari 300 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp. 92 miliar. “Ini membuktikan, TIFF menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kemenpar akan terus mendukung dan melakukan promosi TIFF yang lebih luas ke pasar internasional,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan bahwa Tomohon akan terus menjadi Kota Bunga yang menjadi ikon daerah, bahkan ikon Indonesia. Menurutnya, TIFF adalah bukti kekuatan kolaborasi antara petani, pelaku pariwisata dan pemerintah.

Gubernur menekankan pentingnya memperluas akses pasar, teknologi, serta dukungan bagi pelaku ekonomi, sehingga prestasi ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menguungkapkan, parade ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan keindahan bunga, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kerjasama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Tomohon.

Kolaborasi tersebut meliputi pertukaran budaya, promosi pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menariknya, di iven ini, satu-satunya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi peserta Tournament of Mind Blowing Meriahkan TIFF 2025 adalah RGPI (Rajawali Garda Pemuda Indonesia).

RGPI merupakan ormas pemuda yang terlahir untuk pemersatu anak bangsa, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, UMKM dan peduli seni dan budaya bangsa Indonesia.

Wakil Ketua Umum DPP RGPI Deitje W. Mawuntu kepada Meimonews.com menjelaskan, RGPI terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam TIFF ke-13 Tahun 2025 ini, karena tergugah dengan temanya yakni United to be Great (Bersatu untuk Menjadi Lebih Hebat).

Tema ini, menurutnya, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan, menjadikan keberagamanan sebagai kekuatan untuk terus berkarya dan membangun negeri. “Hal ini terkait dengan visi dan misi RGPI,” ,ujar Deitje, yang bersama Ketua Umum TB Danil Hidayat mendirikan RGPI 4 tahun lalu.

Kang Danil (sapaan akrab CEO Rajawali Investment ini) dan rombongan dari Jakarta hadir langsung pada TIFF dan rangkaian kegiatannya.

Float RGPI mengambil tema kendaraan hiasnya yaitu lambang burung rajawali yang terletak di atas bukit areal tambang yang merupakan main business dari PT Rajawali Investment dan lambang ormas RGPI sebagai satu kesatuan yang menyalurkan program CSR dari perusahaan PT Rajawali Investment.

Seluruh bunga yang digunakan berasal dari petani Tomohon, sementara para dekorator adalah putra-putri daerah, di mana float RGPI dekoratornya adalah David Wempie Karel Senduk.

Deitje yang adalah salah satu tokoh Pendiri Kota Tomohon 25 tahun silam, mengajak CEO Rajawali Investment untuk turutserta dalam Iven tahunan ini. Karena hampir setiap tahun Iven serupa, ia selalu terundang sebagai bagian dari tokoh pendiri kota ini.

“Saya berterima kasih kepada Ketum DPP RGPI atas kesediaannya hadir dan berpartisipasi untuk yang pertama kalinya di iven TIFF di Kota kami. Semoga di kegiatsnnserupa tahun depan, kami bisa mengambil bagian lagi untuk ikut serta,” ujarnya.

Selain bisa menghadiri iven ini, Danil bisa berwisata menikmati keindahan di kota ini serta menyempatkan hadir di Tondano Kabupaten Minahasa untuk membawa Program Mampir ke Sekolah untuk membantu anak-anak yang kurang mampu, dengan nilai bantuan tunai langsung puluhan juta dan bentuk bantuan lainnya untuk anak-anak didik dan guru atau pendidik di sekolah yang dijambangi Ketum RGPI.

“Selamat Kota Tomohon atas diraihnya Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI yang menegaskan TIFF sebagai ajang kreatif dengan dampak ekonomi dan sosial yang nyata” ujar kang Danil (panggilan akrab CEO Rajawali Internasional)

Di acara penutupan perhelatan yang sangat berkesan ini, Selasa (12/8/2025) , Deitje menyampaikan terima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Tomohon, lewat Ketua Panitia Vonni J. Pangemanan, dan juga kepada rekan-rekan pengurus RGPI Suiut yang dikoordinir Ari Hasan, dibantu para pengurus seperti Jemmy Lumintang, Jusak Poludu, Loy Mawuntu, Yopy Rondonuwu, Fredy Mawuntu, Robby Mawikere, dan Mutiara Monica yang sudah hadir dan berkontribusi dalam menunjang keikutsertaan Float RGPI. (elka)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid mendampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono melakukan pemantauan langsung kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).

Pasar murah ini digelar Polresta Manado bekerjasama dengan Bulog Sulutgo di dua titik, yakni Polsek Bunaken (cempaka ), dan Polsek Wori (Kantor Hukum Tua Minaesa Wori).

Kombes Idham menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

“Pasar murah ini sebagai bentuk kepedulian kami menyambut hari kemerdekaan sekaligus meringankan beban masyarakat,” ujar Irham di sela kegiatan, Senin (11/8/2025).

Brigjen Pol Setiyono mengapresiasi langkah Polresta Manado dan Bulog Sulutgo yang menghadirkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibanding pasar. “Kegiatan seperti ini sangat positif dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan pasar murah berlangsung tertib, mendapat sambutan antusias warga, dan diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga jelang perayaan HUT ke-80 RI. (AF)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara dan jajaran mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban kebakaran KM Barcelona V A, yang terjadi di perairan Desa Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/7/2025) siang.

Apresiasi tersebut di antaranya disampaikan oleh Ferits Gumolung (keluarga korban almarhumah Yuliana Gumolung) dan Deky Tawaris (keluarga korban almarhum Zakarias Tindingulani) serta Yove Adam (keluarga korban almarhumah Asri Lapai), yang ditemui terpisah, Rabu dan Kamis (23 dan 24/7/2025)..

“Terima kasih kepada Pak Kapolda Sulut dan Pak Kapolres Kepulauan Talaud serta seluruh jajarannya, terutama dalam tindakan yang sangat proaktif dalam mengevakuasi para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat, sehingga mereka boleh mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ujar Ferits.

Senada disampaikan Deky Tawaris. “Kami selaku keluarga yang berduka atas meninggalnya Zakarias Tindingulani, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Kapolda Sulawesi Utara dan Bapak Kapolres Kepulauan Talaud, atas bantuan dukungan penuh terkait dengan mengevakuasi dan menangani serta melakukan pengawalan korban kebakaran kapal Barcelona V A rute Talaud-Manado,” ujar Deky..

“Kami selaku keluarga Asna Lapai, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulut dan Bapak Kapolres Kepulauan Talaud, atas bantuan evakuasi dan penanganan serta pengawalan korban kebakaran KM Barcelona V A rute Talaud-Manado. Semoga Polri khususnya Polda Sulut semakin dicintai masyarakat. Terima kasih,” ujar Yoce,

Ketiganya juga mengapresiasi pendampingan terhadap keluarga mulai dari pemulasaraan jenazah di rumah sakit hungga dipulangkan ke rumah duka

“Saya atas nama keluarga menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Kapolda Sulut dan Pak Kapolres Kepulauan Talaud beserta seluruh jajarannya sehingga boleh mendampingi dan mengawal jenazah mulai dari Manado sampai dengan di Talaud. Terima kasih atas semua dukungan dan bantuannya yang sudah boleh dilakukan oleh personel Polri,” ujar Ferits.

Keluarga korban juga berharap, Polda Sulut dan jajaran semakin dicintai oleh masyarakat. “Semoga Polri khususnya Polda Sulut dan jajaran semakin dicintai oleh masyarakat. Semoga Polda Sulut selalu di hati,” sebut Deky. Senada, disampaikan Ferits dan Yoce. (AF)

Meimonews.com – Perhimpunan Minahasa Raya dan Pakatuan, dua organisasi adat Minahasa yang melakukan kolaborasi, sukses melaunching Perhimpunan Minahasa Raya dan menggelar Diskusi Panel Minahasa Bangkit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di momen memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke-598 Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Peringatan 100 Tahun Falsafah Sam Ratulangi, Senin (23/6/2025).

Ada sekitar 70-an orang hadir pada kegiatan ini, di antaranya Laksamana Madya TNI (Purn.) Desi Albert Mamahit, Christian Pua, Fabian R. Sarundayang, Markus Wauran, Pdt. Timmy Warouw, Grace Taliwongso dan Charles Kawengian.

Diskusi Panel menampilkan empat pembicara/narasumber yakni Mayjen TNI (Purn) Ivan Pelealu, Nova Sumolang, Pdt. A. Shephard Supit dan Benny Matindas.

Beberapa hal penting terkait dengan upaya untuk kemajuan Minahasa Raya dihasilkan dalam diskusi panel tersebut.

Jack Tumewan selaku penggagas kegiatan mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses. “Itu semua bisa terjadi karena adanya perlindungan Tuhan dan dukungan banyak pihak,” ujarnya kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (25/6/2025).

Itulah sebabnya, Tumewan berterima kasih kepada Tuhan, kepada para narasumber, mereka yang hadir, berpartisipasi/mengisi acara dan mendukung kegiatan ini.

Tumewan mengajak bergandengan tangan untuk bersama-sama memajukan Minahasa lewat wadah ini serta untuk kemajuan dan kebaikan serta kesejahteraan tanah leluhur, Minahasa tercinta. (Ferka)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara, Polda Sulawesi Utara bersama Polresta Manado menggelar kegiatan Car Free Day yang dipusatkan di Kawasan Megamas, Manado, Sabtu (21/6/2025).

Kegiatan yang dihsdiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono, pejabat utama Polda Sulut dan Polresta Manado dan mitra Polda Sulut seperti Bapenda Sulut dan Jssa Raharja Suluti ini dikemas dengan berbagai aktivitas menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan senam zumba bersama yang diikuti ratusan warga dan personil Polri dan menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Selain itu, panitia juga menghadirkan berbagai layanan publik secara gratis seperti pelayanan kesehatan, pembuatan SKCK, perpanjangan SIM, hingga layanan Samsat keliling.

Tidak hanya itu, warga yang hadir juga disuguhi sarapan gratis yang disediakan oleh panitia, sebagai bentuk pelayanan dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat serta menunjukkan semangat pelayanan dan pengabdian di usia Bhayangkara yang ke-79.

Kegiatan Car Free Day ini pun mendapat antusias tinggi dari masyarakat Manado, yang menyambut positif kehadiran berbagai layanan di satu lokasi sekaligus menjadi ajang rekreasi dan olahraga keluarga.

Dengan semangat Bhayangkara yang terus hadir di tengah masyarakat, Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh wilayah hukum Sulawesi Utara.

 

Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan menjelaskan, kegiatan Car Free Day ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025.

“Dalam Car Free Day menyambut Hari Bhayangkara ini, Polda Sulut bersama Polresta Manado menyiapkan sejumlah acara maupun pelayanan, antara lain pelayanan SIM dan Samsat, SKCK, dapur umum dan pelayanan kesehatan gratis, termasuk olahraga senam zumba dan hiburan grup band dari Brimob Polda Sulut,” ujarnya.

Warga masyakarat yang mendapatkan pelayanan kesehatan sebanyak 330 orang, meliputi pemeriksaan kesehatan dan laboratorium mini 114 orang serta pembagian kacamata baca gratis 216 orang. (AF)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manado St. Thomas Aquino menggelar Dies Natalis kr-68 dan pembukaan Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) di Margasiswa PMKRI Cabang Manado, Rabu (28/5/2025).

Dua puluhan pengurus dan anggota serta sejumlah undangan perwakilan organisasi Kelompok Cipayung Manado dan beberapa alumni PMKRI Cabang Manado di antaranya Charles B. Lasut dan Lexie Kalesaran menghadiri acara yang berlangsung sederhana tersebut. Kalesaran diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan mewakili alumni.

Acara dies natalis diwarnai dengan peniupan lilin, pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua Presidiim (Kapres) PMKRI Cabang Manado Agnes Laratmase, penyerahan kue ulang tahun dari Kapres kepada beberapa alumni dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Cabang Manado, foto bersama dan makang malam bersama.

Ketua Panitia Angelica Ngantung dalam laporannya mengatakan, PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas merayakan Dies Natalis ke- 68 tahun ini merupakan momentum yang harus diperingati sebagai inspirasi dalam mengembangkan seluruh potensi kader baik yang berupa keterampilan keorganisasian maupun keterampilan lainnya.

“Adanya tekad untuk maju dan menjadi perhimpunan yang terus berdiri kokoh dalam melaksanakan visi dan misi perhimpunan maka melalui dies natalis ini hendaknya menjadi ajang motivasi dalam memajukan perhimpunan kita ini,” ujarnya.

Perjuangan di masa lalu para pendiri bangsa terlebih khususnya perhimpunan ini, menurutnya, telah menitipkan kepada generasi sekarang tentang pentingnya persaudaraan sejati, iman, dan kekayaan intelektual sebagai dasar para generasi PMKRI untuk maju dan bersaing dilingkungan masyarakat pada umumnya.

Lexie Kalesaran (Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado 1985-1988) saat memberikan sambutan mewakili alumni PMKRI

Lewat kegiatan yang mengangkat tema
Melanjutkan Perjuangan 68 Tahun PMKRI Cabang Manado, Berkarya Bagi Bangsa Dengan Tindakan Nyata iini diharapkan, PMKRI mampu memberikan sumbangsih pemikiran yang kontekstual sehingga mampu mewujudkan Indonesia maju, adil dan makmur dalam bingkai NKRI.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas Agnes Laratmase dalam sambutannya menegaskan, 68 tahun bukanlah angka yang mudah bagi sebuah perjalanan. 68 tahun PMKRI Cabang Manado merupakan perjalanan panjang, bersejarah.

“Dinamika dan gejolak dalam internal cabang menjadi semangat perjuangan untuk memajukan kota Manado lewat keberpihakan kepada kaum tertindas sesuai dengan visi misi PMKRI,” ujarnya.

Diungkapkan, kegiatan dies natalis ini diselenggarakan di rumah juang margasiswa secara sederhana karena mengandung makna yang bukan hanya sekedar seremonial belaka.

Perayaan 68 tahun PMKRI Cabang Manado ini dijadikan sebagai refleksi atas keadaan Indonesia saat ini yang menduduki peringkat 4 negara dengan angka kemiskinan terbanyak di dunia.

“Kta patut untuk berbela rasa. Maka dari itu, untuk melanjutkan perjuangan PMKRI Cabang Manado, maka dibutuhkan semangat yang tak luntur. Dibutuhkan forum dialektika untuk membahas internal cabang dalam skala tertinggi cabang yakni Forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC).

RUAC PMKRI Cabang Manado, Agnes berharap dapat berjalan dengan baik dan aman, serta membuahkan hasil pemikran yang arif dan bijaksana untuk keberlangsungan perhimpunan ke depannya.

RUAC PMKRI Manado dijadualkan akan berlangsung hingga Minggu (1/6/2025). Dalam RUAC ini akan dipilih DPC PMKRI Cabang Manado periode 2023+2025. (elka)

Meimonews.com – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Aifat, Mare dan Karon di Manado-Sulawesi Utara memggelar Seminar Pendidikan dan Pengembangan Organisasi di Asrama Cendrawasi XIV Manado, Sabtu (12/4/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengurus Ikatan pimpinan Yanwarius (Ketua) dan Amandus Yumte (Sekretaris) tersebut menampilkan dua narasumber/pembicara yakni Lexie Kalesaran (aktivis/Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob) dan Dr. Valentino Lumowa, SS, MA (dosen Unika De La Salle Manado).

Kalesaran membawakan materi Pengembangan Diri dan Keterampilan Berorganisasi sementara Lunowa membawakan materi Transfornasi Kesadaran dan Pengembangan Diri.

Lexie Kalesaran saat memaparkan materi

Di awal penyampaian materinya, Kalesaran menegaskan, setiap manusia diciptakan secara istimewa. Tak seorangpin mempunyai kesamaan dengan orang lain, walaupun kembar identik. Perbedaan menjadikan setiap individu unik. Namun, justru perbedaan ini bisa menjmbulkan perasaan iri hati, dengki dan sirik.

“Ini semua karena orang selalu membangkinkwn diri satu dengan yang lain, yang menimbulkan ketidakpuasan dan pada akhirnya berkembang menjadi iri hati, dengki dan sirik,” tandasnya.

Untuk mengatasi perbedaan, sebutnya, perlu sikap menerima diri apa adanya, tanpa perlu membandingkan diri dengan orang lain. Semakin sadar atas keunikan diri sendiri akan semakin mudah meraih keberhasilan. Sebab bisa memaksimalkan kemampuan kita yang berbeda dengan orang lain.

Ada beberapa cara memiliki rasa percaya diri dan memupuk kepercayaan pada diri sendiri,di antaranya banyak membaca, mengikuti berita-berita aktual, memperdalam pengetahuan di bidangnya, melatih diri dalam beberapa macam keterampilan, dan banyak bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Kalau tidak tahu, bertanya kepada orang yang tahu, bukan kepada mereka yang tidak tahu atau stel tau, yang akhirnya merugikan diri sendiri,” ujar Kalesaran seraya memaparkan trik-trik menjadi diri sendiri, menimba ilmu dan bagaimana mengembangkan jati diri.

Berkaitan dengan keterampilan berorganisasi, mantan pimpinan organisasi mahasiswa ekstra universiter ini menjelaskan tentang pemgegrtiwan organisasi, hakekat organisasi, ciri-ciri organisasi yang baik, bentuk-bentuk organisasi, mencapai tujuan organisasi (perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan/memotivasi, pengawasan dan evaluasi).

Dijelaskan pula soal kepemimpiman di antaranya pengertian, tipe-tipe pemimpin, ciri-ciri pemimpin yang baik.

Penyampaian materi oleh narasumber/pembicara di banyak kesempatan ini dilaksanakan secara interaktif/dialogis agar peserta mudah menerima materi yang diberikan.

Dr. Valentino Lumowa, SS, MA saat menyampaikan materi

Di awal pemaparan materinya, Lumowa menjelaskan tentang konsep berpikir. Semua orang berpikir. Tapi banyak orang berpikir secara kacau, berpihak, penuh kepentingan sesaat, kurang informasi dan penuh praduga. Padahal, kualitas hidup kita sangat tergantung pada apa yang kita pikirkan dan kita putuskan.

Lumowa lantas menguraikan apa itu berpikir kritis, standar berpikir, elemen-elemen berpikir, jejak-jejak intelektual (kerendahan hati, otonomi, integritas, keberanian, berkanjang/tabah, kepercayaan diri, empati, dan fair-mindedness) dan lain-lain terkait materi. (***)

Meimonews.com – Sejumlah warga di Kota Manado, khususnya di Kelurahan Bumi Nyiur, Tingkulu, Taas dan Perkamil yang terkena dampak banjir dan longsor mendapat bantuan sembako.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob lewat program berbagi kasih di momen masa PrapaskahPrapaskah, Sabtu (29/3/2025).

Bantuan berupa beras, telur dan minyak goreng diserahkan ke sejumlah warga tersebut dari rumah ke rumah.

Sejumlah warga tersebut berterima Pengurus PPP Brimob yang telah memberikan kepeduliannya dengan berbagi kasih berupa sembako.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Terima kasih atas kepedulian terhadap kami yang mengalami banjir,” ujar salah satu keluarga yang mendapat bantuan. Keluarga yang lainnya juga mengatakan serupa. (*)

Meimonews.com – Komunitas Tolak Narkoba (KTN) menggelar sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Negeri 7 Manado di salah satu ruang kelas, Senin (3/2/2025).

Puluhan siswa dua kelas 10 (dari beberapa kelas 10) yang ada sekolah yang berlokasi di jalan Tololiu Supit No. 25 Kelurahan Tingkulu Kecamatan Wanea Manado ini mendapat sosialisasi yang dibawakan Ketua KTN Lexie Kalesaran.

Sejumlah hal terkait bahaya narkoba disampaikan pemateri mulai dari apa itu narkoba, kondisi penyalahgunaan narkoba, dampak dari penyalahgunaan narkoba, hingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Pemateri saat berdialog dengan salah satu siswa

Agar para siswa yang adalah generasi penerus bangsa tidak coba-coba pakai atau terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pemateri memberikan beberapa langkah dan upayanya.

Sebagai generasi penerus bangsa, para siswa tolak narkoba, tidak sekali menggunakan narkoba. Seharusnya apa ? “Belajar menahan diri, belajar arti kehidupan, dan belajar untuk masa depan,” ujar Kalesaran.

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba ini mengajak para siswa untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan keagamaan dan lain-lain.

“Jadilah anak muda yang dibanggakan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga keagamaan,” tandas Ketua PPP Brimob ini.

Pemaparan materi dilakukan dengan cara dialogis/interaktif. Para siswa diberi kesempatan untuk bertanya atau mengungkapkan pendapatnya terkait dengan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Kegiatan sosialisasi ini, menurut Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung sangat penting bagi siswanya yang adalah generasi penerus bangsa.

“Dengan mereka tahu tentang bahaya narkoba maka diharapkan mereka tidak coba-coba pakai, karena akan merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Meiske Maindoka senang dan berterima kasih dengan adanya sosialisasi ini karena bermanfaat bagi para siswa baik untuk saat ini maupun untuk masa depan mereka. (***)