Meimonews.com – Empat mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado mengadakan Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) terkait pengadaan benih kentang bermutu bagi kelompok tani kentang di sentra budidaya kentang Modoinding selama April – Juli 2024.

PPKM-PI merupakan program yang mempunyai tujuan utama memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap permasalahan masyarakat produktif yang berorientasi keuntungan/profit.

Program PKM-PI merupakan salah satu kegiatan kemahasiswaan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa).

Adapun kegiatan PKM lainnya adalah PKM Riset Eksakta (PKM-RE); PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH); PKM Kewirausahaan (PKM-K); PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM); PKM Karsa Cipta (PKM-KC); PKM Karya Inovatif (PKM-KI); PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK); PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT); PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI).

PKM-PI Pengadaan Benih Kentang Bermutu bagi Kelompok Tani Kentang di Sentra Budidaya Kentang Modoinding diadakan Tim PKM Faperta Unsrat Manado, yang merupakan salah satu dari 18 Tim PKM lainnya se Unsrat yang berhasil lolos pendanaan pada tahap seleksi nasional.

Tim PKM Faperta Unsrat Manado berjumlah empat orang yakni Indriani (Ketua Tim); Aniania Tumba’ Datu; Dinda Samiden; dan Mirabella Korengkeng, dengan dosen pembimbing Dr. Ir. Edy F. Lengkong, MSi.

PKM-PI Pengadaan Benih Kentang Bermutu bagi Kelompok Tani Kentang di Sentra Budidaya Kentang Modoinding didasari pada masalah yang dihadapi oleh seluruh petani setempat, yaitu tidak tersedianya benih kentang unggul yang sangat dibutuhkan oleh petani.

Menurut Ketua Kelompok Tani Kanaan New dari Desa Paleloan Modoinding Ronny Maindoka mengungkapkan, masalah tidak adanya benih unggul sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan petani kentang saat ini hanya bisa menggunakan benih yang berasal dari sisa panen sebelumnya.

Kondisi benih seperti itu biasanya ikut membawa penyakit tanaman seperti jamur, bakteri dan virus sehingga membuat biaya produksi menjadi tinggi dan produktivitas kentang di sentra budidaya kentang Modoinding tidak maksimal. Hanya berkisar 9-10 ton/ha, padahal potensi produksi kentang bisa 25-30 ton/ha.

Beberapa petani berupaya mendapatkan benih unggul dengan cara membeli dari Jawa Barat (Pangalengan) umbi benih G-2 seharga 30.000/kg dan untuk umbi G-0 seharga 2.500/butir.

Harga benih ungul ini sangat mahal sehingga perlu dilakukan terobosan untuk pengadaan benih unggul tersebut.

Tim PKM-PI Faperta Unsrat Manado terpanggil untuk menjawab dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh petani kentang di sentra budidaya kentang Modoinding melalui kegiatan pengadaan benih bermutu dan bebas penyakit dengan memanfaatkan teknologi kultur jaringan untuk menghasilkan planlet/bahan tanaman bebas pathogen.

Planlet tersebut di aklimatisasi di screen house milik kelompok tani mitra yaitu Kanaan New dan dilanjutkan penanaman bibit pada bedengan sampai dengan menghasilkan umbi Generasi Nol atau G-0.

Kelas umbi ini merupakan umbi benih dasar yang selanjutnya diperbanyak menjadi umbi bibit yang berkualitas dan bebas pathogen.

Selain kegiatan tersebut, Tim PKM-PI kentang juga melakukan pelatihan bagi anggota kelompok tani tentang bagaimana memperbanyak tanaman dengan sistem kultur jaringan.

Dengan proses pendampingan lanjutan diharapkan petani kentang Modoinding dapat menghasilkan sendiri umbi benih kentang unggul secara mandiri. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 10 imam/pastor Tarekat Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu (MSC/Hati Kudus Yesus) merayakan 40 tahun hidup membiara dan seorang imam/pastor lain merayakan 31 tahun membiara.

Perayaan tersebut diwarnai misa syukur di Gereja Paroki Ratu Rosari Suci (RRS) Tuminting dan santap kasih bersama di gedung paroki dan kompleks SMP Katolik Tuminting (samping gereja), Senin 15/7/2024).

Misa dipimpin Superior Daerah MSC Sulawesi dan Kalimantan Timur Pastor Cornelius K. Keban MSC di dampingi delapan pastor yang merayakan hidup membiara (dua berhalangan hadir) dan belasan imam baik Tarekat MSC dan maupun diosesan Manado (Projo/Pr).

Ratusan umat paroki RRS Tuminting, perwakilan umat dari paroki di mana imam yang merayakan hidup membiara dan undangan lainnya hadir pada pesta syukur tersebut.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC saat memberikan sambutan

Kesepuluh imam/pastor yang merayakan 40 hidup membiara tersebut adalah Pastor Albertus Sujoko Hadiwardoyo MSC, Pastor Albertus Jamlean MSC, Pastor Canisius Paulus Rumondor MSC, Pastorn Karolus Jamrevav MSC, Pastor Ignatius Sarkol MSC, Pastor Anastasius Yohanes Rettob MSC, Pastor Yohanes Purwanto MSC, Pastor Herry Zet Purasa MSC, Pastor Eduardus Besembun MSC, dan Pastor Joseph Basilius Pontoan MSC, sementara seorang imam yang merayakan 31 tahun hidup membiara adalah Pastor Jefri Adrianus Bogia MSC

Tiga imam/pastor berhalangan hadir pada acara yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan karena kesibukan di tempat mereka berkarya (luar daerah Sulut) tersebut adalah Pastor Jamlean, Pastor Jamrevav dan Pastor Sarkol.

Mendahului acara Santap Kasih diadakan sambutan-sambutan yakni oleh Pastor Canis Rumondor MSC (Pastor Paroki Amurang) yang mewakili sang yubilaris (sebutan bagi mereka yang bersyukur atas hidup membiara) dan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC serta peluncuran buku Kenangan 40 Tahun Hidup Membiara dari 10 imam/pastor yang berjudul Amatur Ubique Terrarum Cor Jesu Sacratissimum dari 10 Pastor dan Buku tulisan Pastor Sujoko MSC.

Peluncuran buku kenangan yang dipandu Pastor Pontoan yang adalah juga Pastor Paroki RRS Tuminting dan Yvonne Tukunang tersebut terkait upaya pencaharian dana untuk pembangunan Gereja Paroki RRS Tuminting. Dan cukup banyak dana yang terkumpul.

Pastor Joko (sebutan akrab Pastor Albertus Sujoko Hadiwardoyo MSC) dalam kotbahnya pada acara misa menegaskan bahwa kita dipanggil sebagai misionaris Hati Kudus Yesis (MSC) dengan kesadaran sendiri dan diutus untuk mewartakan Kerajaan Allah dan injil untuk seluruh umat manusia serta yang ketiga, itu yang berat yakni jangan menyimpang,

“Itu semua kami sadari, dan kami serahkan kepada Tuhan untuk menyempurnakan apa yang tidak sempurna atau memperbaiki apa yang masih kurang,” ujar imam yang sekaligus penulis sejumlah buku itu.

Jadi, sambungnya, jangan menyimpang, itu merupakan suatu refleksi, seperti yang dikatakan Yesus yakni jangan menyimpang ke jalan lain tapi berjalan lurus ke mana kamu diutus.

“Begitu kami berefleksi bersama dan semoga setelah perayaan ini, menjadi lebih tua, lebih tenang, menjadi lebih bahagia,” ujarnya.

Pastor Canis (sebutan akrab Pastor Canisius Paulus Rumondor MSC) dalam sambutannya mewakili teman-teman yubilaris berterima kasih kepda banyak pihak karena mereka bisa menjalani 40 tahun hidup membiara.

Dalam sambutannya, Mgr. Rolly (sapaan akrab Uskup Manado) mengungjapkan bagaimana para konfrater (para imam) memilih panggilannya menjadi biarawan dan dalam perjalanan sebagai MSC, walau ada perbedaan tahun tahbisan imam.

“Semua itu tergantung kepada kesetiaan Tuhan yang mwnyertai para konfrater sebagai biarawan dan sebagai imam,” ujar mantan Superior MSC Indonesia ini seraya memaparkan keberadaan atau tempat para komfrater tersebut bertugas saat ini di mana 5 konfrater berkarya di Keuskupan Manado sementara lainnya di tempat lain (di luar keuskupan Manado).

Semangat pendiri Tarekat MSC dengan motto Semoga dengan Hati Kudus Yesus di mana-mana itulah yang diungkapkan para kofrater (yang merayakan 40 tahun) selama ini,

Perjalanan panggilan hidup membiara, menurut Mgr, Rolly, memang tidak gampang. “Untuk itu torang memnerikan apresiasi yang luar biasa para konfrater ini.

Dikemukakan, inilah keunikan panggilan ini. dalam hidup membiara, tidak mengenal batas usia pensiun. Ini merupakan bentuk panggilan baik kepada Tuhan mauun kepada gereja dalam tarekat Misonaris Hati Kudus. (lk)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melaksanakan pelantikan guru profesional dan sumpah profesi lulusan program Pendidikan Profesoonal Guru (PPG) dalam jabatan ketegori 1 angkatan ketiga tahun 2023.

Ada sebanyak 957 peserta PPG dalam jabatan (sebagaimana laporan Koordinator  PPG Unima Prof. Dr. Cosmas Poluakan, M.Si) mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Sintesa Peninsula Hotel Manado, Sabtu (13/7/2024).

Dalam sambutannya, Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd.mengaku bangga dan bersyukur karena bisa melantik 957 peserta PPG. Disampaikan selamat kepada seluruh peserta PPG karena telah bergabung dengan ikatan alumni Unima.

“Saya juga melantik saudara-saudari sebagai anggota Ikatan Alumni Pendidikan Profesi Unima. Jaga dan pelihara nama baik almamater Unima. Saya berharap sebagai anggota Ikatan Alumni Unima, saudara dapat memberikan sumbangan pikiran bagi pengembangan Unima. Untuk itu, saya menyampaikan selamat atas keberhasilan saudara-saudari,” ujarnya.

Dijelaskan, momentum ini menjadi sejarah bagi peserta PPG dalam jabatan ini. “Pelantikan hari ini menjadi momen yang bersejarah dalam perjalanan hidup dan karir saudara-saudari sebagai guru profesional,” ujarnya.

Unima, menurutnya, telah mempertanggungjawabkan semua kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat, orang tua serta keluarga. Oleh sebab itu, Unima dengan penuh kebanggaan melantik saudara-saudari dan saudara-saudara berhak menggunakan gelar guru profesional, dan menerima semua hak dan kewajiban seiring dengan jabatan profesi guru yang saudara-saudara raih.

Rektor mengajak seluruh peserta untuk mengabdikan diri mereka kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dengan penuh tanggungjawab. “Hayatilah bahwa gelar profesi yang saudara-saudari sandang bukanlah tujuan akhir, tetapi masih harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui pengabdian saudara-saudari,” pintanya.

Disebutkan, ladang dan medan pengabdian terbentang luas ini membutuhkan semangat, kreativitas, dan inovasi; menuntut kerja keras dan disiplin yang tinggi, tanggungjawab serta keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Abdikanlah dirimu dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.

Mantan Wakil Rektor 1 Unima ini berharap, sebagai guru profesional harus mampu menyiapkan generasi muda yang bisa berdaya saing ditingkat nasional maupun internasional.

“Masih banyak tantangan harus dihadapi dengan berbagai kebijakan yang perlu kita ketahui dan pahami bersama. Karena itulah, sinergitas kita jangan sampai putus untuk bersama-sama melaksanakan tugas panggilan dan kebijakan bagi pembangunan pendidikan di tanah air Indonesia tercinta,” ujarnya.

Pendidikan nasional kita, aambung Rektor, harus berdaya saing di internasional. Untuk itu, diajak untuk bersama-sama menyiapkan generasi emas menuju Indonesia maju.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepla Dinas Pendidikan Daerah Sulut Dr. Femmy J. Suluh, M.Si, Ketua Senat Unima Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum. (FA)

Meimonews.com – Masa jabatan Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd sebagai Rektor Unima periode kedua akan berakhir. Oleh karenanya telah dibuka pendaftaran bakal calon Rektor, dan saat ini telah ditetapkan tiga Carek hasil pemilihan dalam rapat Senat Unima, Selasa (9/7/2024).

Sebelum terpilihnya tiga Carek Unima Tondano tersebut, sepuluh bakal carek yang telah memenuhi persyaratan panitia pemilihan diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misinya pada rapat Senat Unima yang dilaksanakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Senin (8/7/2024).

Kesepuluh bakal calon tersebut adalah Dr. Rymond J. Rumampuk, M.Si, Dr. Drs. Intama J. Polii, MPd, Dr. Armstrong Sompotan, MSi, Dr. Patricia M. Silangen, SPd., M.Si, Recky Harold Elby Sendouw, SP., MM., PhD, Prof. Dr. Orbanus Naharia, MSi. Prof. Dr. Tinneke Sumual, MSi, DEA. Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak., MBA, Prof. Nihta V. F. Liando, MA, PhD dan Dr. Aldjon Dapa, MPd.

Salah satu bakal Carek yang ditetapkan sebagai Carek Unima periode 2024 – 2028 adalah Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si yang saat ini menjadi Wakil Rektor 1 Unima.

Maju sebagai Carek Unima, Orbanus menawarkan visi Good University Governace Base on Mapalus.

Ada tujuh poin penting yang mendasari Orbanus menetapkan visinya tersebut. Pertama, modern learning. Membangun sebuah organisasi modern yang dicirikan sebagai organisasi pembelajar dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dan pembelajaran terkini.

Kedua, academic integrity. Prinsip moral dan nilai yang harus diterapkan di lingkungan akademik dengan 5 prinsip yang harus dijaga dan diterapkan yakni prinsip kejujuran, saling percaya, keadilan, saling menghormati, bertanggung jawab.

Ketiga, professionalism dan competence. Membangun budaya profesionalisme dan kompetensi untuk pengabdian kepada masyarakat.

Keempat, acceleration of innovation. Menjadi leading sektor inovasi bagi terciptanya satu gagasan, ide atau produk dan memunculkan potensi-potensi keunggulan baik dari internal Unima maupun eksternal.

Kelima, leadership togetherness welfare. Membangun semangat kepemimpinan, kebersamaan dan kesejahteraan di antara komunitas Universitas Negeri Manado.

Keenam, university of research. Mendasarkan Universitas Negeri Manado sebagai sebuah pusat penelitian di lingkup nasional dan internasional.

Ketuju, strong integrity. Menanamkan kesadaran standar integritas yang harus dimiliki oleh setiap insan Universitas Negeri Manado.

Untuk misinya, ada sebelas. Pertama, menjngkatkan kebersamaan dalam penguatan penyelengaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang inovatif dan produktif.

Kedua, memperluas akses jejaring akademik berstandar global termasuk akreditasi internasional. Ketiga, melaksanakan tata kelola universitas yang terintegrasi (DEI Unima), transparan, mandiri, integritas dan akuntabal (E-Good university governance and decentralization).

Keempat, mengoptimalisasi pengelolaan BLU untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan. Kelima, memberikan pelayanan pendidikan terjangkau (affordable educatipn sebagai perwujudan aksesibilitas.

Keenam, mengoptimalkan Merdeka Bwlajar – Kampus Merdeka. Ketujuh, melaksanakan desentralisasi keuangan ke fakultas. Kedelapan, mewujudkan Universitas Negeri Manado sebagai perguruan tinggi yang mendukung program environment and agriculture care university.

Kesembilan, pembukaan fakultas kedokteran dan program studi kebaruan. Kesepuluh, peningkatan akresitasi prodi dan universitas. Kesebelas, mengikuti pemeringkatan perguruan tinggi di QS World University Rangkings, The World University Rangkings, Webometrics Rangking of World Universities, dan UI Greenmatric. (FA)

Oleh : Dismas Valens Salettia Pr

Meimonews.com – Hari ini adalah Hari Minggu Biasa XV. Satu tema yang umum untuk semua bacaan hari Minggu ini adalah “Pilihan dan tujuan Allah bagi kita sebagai murid-murid-Nya.” Ini hanya menunjukkan sifat misionaris gereja dan panggilan kita sebagai murid Kristus.

Bacaan itu mengingatkan kita bahwa pilihan Tuhan atas kita bukanlah produk kebetulan, tapi disengaja. Oleh karena itu, pada hari Minggu ini, Gereja memberi kita kesempatan yang sangat baik untuk menanyakan kepada diri kita sendiri pertanyaan-pertanyaan penting ini: “Apa tujuan Allah memilih saya sebagai murid-Nya? Apakah saya memenuhi tujuan ini?”

Dalam Amos 7:12-15, Tuhan memilih seorang petani miskin Amos untuk bernubuat di kerajaan utara Israel. Tuhan punya tujuan untuk ini. Dia tahu ada nabi di sana. Namun, mereka bukan pilihannya karena mereka telah mengkompromikan panggilan mereka. Mereka korup dan terganggu oleh materialisme. Jadi, mereka tidak lagi menyampaikan keadilan atau berbicara kebenaran.

Alih-alih berbicara untuk orang miskin dan tertindas, mereka bekerja untuk kantong, rekening, dan perut mereka. Oleh karena itu, sebagai gantinya, Tuhan memilih Amos.

Terlepas dari tentangan dan tantangan yang dia hadapi dari “para nabi yang profesional dan dibayar,’ dia memenuhi tujuan Allah untuk memilih dia. Dia tidak ternoda oleh korupsi dan materialisme pada masanya.

Paulus Efesus 1: 3-10 tidak hanya mengingatkan kita bahwa Allah memilih kita di dalam Kristus. Dia juga mengingatkan kita tentang alasan Dia memilih kita: “Untuk menjadi kudus, dan tak bernoda, dan untuk hidup dalam kasih di hadirat-Nya…. bahwa kita harus menjadi anak angkat-Nya”

Ini adalah tujuan yang jauh dari pilihan Tuhan dari kita masing-masing. Seperti yang diajarkan oleh Katekismus Baltimore yang lama kepada kita: “Tuhan membuat kita mengenal Dia, mencintai Dia dan, melayani Dia…” (q.126).

Jika kita tidak mengkompromikan tujuan utama ini, kita akan menjadi murid dan alat yang luar biasa untuk misi-Nya. Jadi, karena tidak ada murid yang hidup hanya untuk dirinya sendiri, tujuan kedua dari pilihan Tuhan atas kita adalah untuk menjangkau orang lain. Artinya, untuk mengembangkan jiwa misionaris. Bersama-sama, ini adalah tujuan akhir Tuhan untuk memilih kita.

Injil hari ini menyoroti pilihan dan tujuan Kristus bagi para murid-Nya. Kristus memanggil murid-murid-Nya dan menguatkan iman mereka melalui pengajaran dan mujizat-Nya. Dengan kata lain, Dia meluangkan waktu untuk mempersiapkan dan memelihara mereka secara rohani. Setelah itu, ia mengutus mereka sebagai utusan injil untuk mengabar kepada orang lain. Artinya, misi untuk komunitas dan dunia mereka.

Melalui ini, misi “ad intra” menjadi landasan bagi misi iklan ekstra.” Ini berarti membangun iman kita di dalam Kristus, menjalani hidup yang kudus di dalam Dia. Itu juga berarti mengembangkan semangat misionaris untuk membantu orang lain bertemu dan mengalami Kristus.

Untuk membantu murid-muridnya berhasil dan tidak kehilangan fokus dari tujuan ini, Kristus menginstruksikan mereka tentang bagaimana menjalankan misi mereka. Tentu saja, Dia mengetahui kekuatan dan pengaruh materialisme dan bahwa setiap jiwa yang terperangkap olehnya akan kehilangan fokus misinya. Itulah sebabnya dia menginstruksikan muridnya untuk menentangnya.

Ini adalah kasus Demas (mantan rekan Paulus), yang menurut Paulus, “telah mengikuti jalan dunia yang sekarang ini” (2 Tim 4:10).

Sayangnya, beberapa dari kita pendeta, imam, dan religius dan, tentu saja, umat Allah telah kehilangan fokus misi kita dengan tidak mematuhi instruksi yang diperlukan Kristus. Mungkin, ini adalah alasan kami mencapai sedikit.

Akhirnya, menaati perintah Kristus adalah cara yang pasti untuk memenuhi tujuan-Nya memilih kita sebagai murid-murid-Nya. Pada saat yang sama, mengabaikannya adalah cara termudah untuk kehilangan fokus.

Jadi, kita harus terus mengingatkan diri sendiri bahwa Tuhan memilih kita untuk suatu tujuan dan berusaha untuk mencapainya. (Penulis adalah pastor/imam diosesan Manado)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng mengatakan, Seminar Penbukaan Beasiswa LPDP 2024 merupakan langkah awal yang penting dalam proses seleksi beasiswa LPDP.

Oleh karena itu, “diharapkan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa berprestasi, mengembangkan potensi mereka lebih jauh lagi,” ujar Rektor pada acara pembukaan Seminar Pembukaan Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidilan) Tahun 2024 yang diadakan di Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan ini diharapkan pula oleh Rektor menjadi wadah informasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum terkait peluang beasiswa LPDP.

Direktur Investasi Muhammad Oriza dalam sambutannya mengatakan, pembentukan LPDP ini adalah ide briliant dari para pemutus kebijakan di negara ini, yang berarti ke depannya sudah memiliki dana pendidikan yang abadi.

“Dana LPDP ini bisa digunakan bukan hanya generasi saat ini, tapi generasi mendatang bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Hadir pada kegiatan ini, antara lain Wakil Rektor 4 dr. Billy J. Kepel, M.Med Sc. Dekan Fisip Dr, Daud Markus ‘Ferry Liando, SIP, M.Si. (FA)

Meimonews.com – Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak, MBA, Prof Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan Dr. Patricia Silangen, SPd, M.Pd terpilih sebagai calon Rektor (carek) Universitas Negeri Manado (Unina) Tondano periode 2024-2028.

Terpilihnya ketiga carek terjadi pada Rapat Senat Unima Tondano yang dilaksanakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Selasa (9/7/2024).

Rapat Senat yang dipimpin Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si (Ketua) di dampingi Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO ini diikuti 49 anggota senat termasuk Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd (Rektor Unima yang akan mengakhiri dua periode kepemimpinannya).

Dari 10 bakal calon yang lolos tahapan penjaringan dan ikut dalam proses pemilihan, Kambey meraih suara terbanyak. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini memdapat 14 suara.

Urutan kedua peraih suara terbanyak adalah Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si dengan 13 suara, sementara Dr. Patricia Silangen, S.Pd, M.Pd (Ketua LP3M Unima) menduduki urutan ketiga dengan 10 suara.

Peraih suara berikutnya adalah Prof. Dr. Tinneke Sumual, MSi, DEA (8), Dr. Armstrong Sompotan, M.Si (2) dan Dr. Rymond J. Rumampuk, M.Si (1). Dr. Drs. Intama J. Polii, MPd, Recky Harold Elby Sendouw, SP., MM., PhD. Prof. Nihta V. F. Liando, MA, Ph.D dan Dr. Aldjon Dapa, MPd tidak mendapat suara..1 suara dinyatakan rusak.

Proses pemilihan ini menyusul Rapat Senat Pemaparan Visi, Misi dan Program Kerja 10 bakal Carek tersebut yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

Ketiga nama Carek ini akan dikirim ke Kemendikbudristek RI untuk mendapatkan pengesahan untuk memasuki tahap selanjutnya yakni Pemilihan Rektor, yang dijadualkan pada 20 Agustus 2024. (FA)

Meimonews.com – Berbagai prestasi membanggakan terus ditorehkan SMA Negeri 8 Manado di bawah kepemimpinan Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd.

Salah satunya adalah ketika sekolah yang akrab disebut Smandel ini mengikuti kegiatan Gebyar Merdeka Belajar Festival Merdeka Belajar.

Pada kegiatan yang diselenggarakan di Kawasan Megamas Manado, pekan lalu, ada tiga kategori penghargaan yang diterima dari BPMP Sulut. Penghargaan diterima Kepala Sekolah Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M,Pd.

Ketiga kategori itu adalah pertama, Video Pembelajaran Menginspirasi; kedus, Foto Pembelajaran Menginspirasi; dan ketiga, Produk Pembelajaran Menginspirasi Jenjang SMA.

Atas prestasi tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak di lingkungan sekolah yang telah berkontribusi sehingga Smandel bisa meraih tiga penghargaan tersebut.

‘Senyummu bahagiaku, Prestasi milikmu, Penghargaan ini untukmu, Smandel Manado tercinta,” demikian ungkapan hati sang Kepsek penggerak kreatif ini atas penghargaan yang diterima Smandel. (Fer)

Meimonews.com – Tahapan Pemilihan Calon Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano, pengganti Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk yang akan mengakhiri masa jabatan periode kedua, memasuki tahapan pemaparan visi dan misi 10 bakal calon yang ada.

Pemaparan visi, misi dan program dari 10 bakal calon yang akan dipimpin Prof. Dr. Herry Sumual.M.Si (Ketua Senat) di dampingi Prof. Dr. Beatris Podung, A.IFO (sekretaris) ini akan diadakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Senin (8/7/2024).

Kesepuluh bakal calon tersebut ditetapkan untuk masuk tahap berikutnya karena berdasarkan aturan yang ada telah memenuhi persyaratan.

Dari 10 nama tersebut akan disaring sehingga tersisa 3 orang, yang nantinya akan dipilih dalam proses pemilihan oleh senat universitas dan perwakilan dari Kemendikbudristek.

Humas Unima Drs. Titof Tulaka, SH MAP

Untuk jadual pemilihan Rektor Unima masa bakti 2024-2029 akan diadakan pada 20 Agustus 2024. Pada pemilihan rektor tersebut akan diikuti 49 anggota senat dan perwakilan dari Kemendikbudraliatek yang memiliki 35 persen suara.

Kesepuluh bakal calon tersebut adalah Dr. Rymond J. Rumampuk, M.Si, Dr. Drs. Intama J. Polii, MPd, Dr. Armstrong Sompotan, MSi, Dr. Patricia M. Silangen, SPd., M.Si, Recky Harold Elby Sendouw, SP., MM., PhD, Prof. Dr. Orbanus Naharia, MSi. Prof. Dr. Tinneke Sumual, MSi, DEA. Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak., MBA, Prof. Nihta V. F. Liando, MA, PhD dan Dr. Aldjon Dapa, MPd.

Humas Unima Drs. Titof Tulaka, SH, MAP ketika dihubungi Meimonews.com, Sabtu (7/7/224) mengatakan, untuk tahapan penyampaian visi dan misi bakal calon rektor, pada dasarnya, 10 bakal calon (kandidat) Rektor yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) dan Senat Unima, sudah memenuhi persyaratan sebagimana diatur dalam Permendikbudristek, Statuta Unima dan Peraturan Rektor.

Mengacu pada aturan tersebut, sambungnya, maka bila tidak ada yang keberatan terhadap bakal calon yang telah ditetapkan itu, tahapan selanjutnya adalah pemaparan visi dan misi bakal calon yang telah ada. (FA)

Meimonews.com – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan menjadi Juara Pertama Lomba Defile Peringatan 100 Tahun WKRI yang diadakan DPD WKRI Sulut lewat Panitia Pelaksana, Sabtu (29/6/2024).

Lomba yang diikuti 54 dari 58 WKRI Cabang yang ada di Sulawesi Utara dan Gorontalo ini diadakan di Kompleks Megamas Manado. Lapangan Pohon Kasih yang berada di Kompleks Megamas menjadi tempat start dan finish lomba.

Ada sejumlah kriteria lomba yang merupakan keunggulan dari WKRI Cabang pimpinan Maria Elisabeth Diana Oratmangun dengan Penasehat Rohani Pastor Herry Puasa MSC ini sehingga Tim Yuri yang terdiri dari Sr. Angela DSY, Sr. Clementina DSY, Sr. Yuliani DSY, Fr. Christano Mandagi, Fr. Mikhael Tumundo, Fr. Wandi Gleko, dan Fr. Fidelis Bentalen memutus WKRI Cabang ini sebagai The best.

WKRI Cabang ini mengumpulkan nilai/skor sebanyak 1012, mengungguli WKRI Cabang Paroki Yesus Gembala Baik Paniki yang menjadi juara kedua dengan nilai) skor 1011,1.

Untuk juara ketiga diraih WKRI Cabang Sta. Familia Mangaran yang mengumpulkan nilai/skor 998,6.

Dalam pengumuman hasil lomba, sebut Sekretaris Panitia Pelaksana Emy Maturbongs kepada Meimonews.com, Minggu (7/7/2024), Panitia mengumumkan 10 besar hasil lomba, di mana lomba ini diikuti 8.000-9.000 anggota WKRI 54 Cabang.

Ketua Panitia Pelaksana Peringatan 100 Tahun WKRI di Sulut Neltje Eman dan Sekretaris Panitia Pelaksana Emy Maturbongs (kacamata hitam)

Pengumuman hasil lomba ditandatangani semua tim yuri dan diketahui Ketua Panitia Pelaksana Neltje Eman dan Koordinator Lomba Defile Agnes Lomban.

Untuk urutan empat ditempati WKRI Cabang Sta. Theresia Malalayang (997,3), urutan kelima WKRI Cabang St. Yohanes Penginjil Laikit (995,4), urutan keenam WKRI Cabang Santa Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding (998,8).

Urutan ketujiuh WKRI Cabang Ratu Rosari Suci Tuminting (987,6), urutan kedelapan WKRI Cabang St. Josep Pelindung Pekerja Manado (986), urutan kesembilan WKRI Cabang Maria Ratu Damai Tomohon (983,8) dan urutan kesepuluh WKRI Cabang St. Fransiskus Xaverius Tomohon (982,9). (lk)