Meimonews.com – Sejumlah pesan penting disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Wisuda Unsrat Tahun 2026 dalam sidang senat terbuka di Auditorium Unsrat Manado, Senin (20/4/2026).

Pesan penting tersebut ditujukan kepada para wisudawan dari berbagai program studi (prodi) untuk waktu-waktu ke depan mereka.

Dikemukakan, wisuda hari ini adalah momentum penting, bukan hanya sebagai penanda berakhirnya proses pendidikan formal di bangku universitas, tetapi juga titik awal memasuki babak baru kehidupan yang lebih kompleks, dinamis, dan penuh tantangan.

“Ilmu yang saudara peroleh harus diabdikan untuk meningkatkan martabat manusia, memperkuat keadilan sosial dan membangun peradaban yang baik, seperti Filosofi Dr. GSSJ Ratulangi “Si Tou Timou Tumou Tou” (Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Manusia Lain),” ujarnya..

Rektor juga berpesan kepada para wisudawaan untuk menjadi generasi yang menciptakan peluang, berani berinovasi dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus yang diwakili Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay dalam sambutannya menjelaskan, momentum wisuda adalah hasil dari proses panjang yang telah dilalui dengan penuh ketekunan dan kesabaran.

Setiap langkah yang ditempuh baik dalam ruang kuliah praktik maupun aktivitas kemahasiswaan telah membentuk karakter dan memperkaya pengalaman.

“Tidak sedikit rintangan yang dihadapi, namun semua itu justru menjadi pondasi yang menguatkan pribadi saudara-saudara untuk melangkah lebih percaya diri ke masa depan,” ujar Wagub mengutip sambutan Gubernur.

Diingatkan kepada wisudawan untuk teruslah melangkah dengan optimisme, karena di balik setiap perjuangan, selalu ada pemandangan indah yang menanti di puncak perjalanan. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 10 (sepuluh) imam/pastor baru ditahbiskan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Misa Tahbisan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (18/4/2026).

Sekitar 100 imam/pastor mendampingi Uskup pada misa tahbisan yang dihadiri seribuan umat dari beberapa paroki di Keuskupan Manado, para suster, frater, bruder serta orangtua/wali dan keluarga imam baru tersebut.

Sepuluh imam/pastor baru tersebut terdiri dari 7 (tujuh) imam diosesan Manado (Projo/Pr) dan 3 (tiga) dari Tarekat MSC(Misionarii Sacratissimi Cordi Jesu/Hati Kudus Yesus).

Mereka adalah Pastor Ftederic Leonardo Ze Pr (Paroki Sta Maria Bunda Penolong Abadi Beteleme Sulteng), Pastor Marcelino Ronaldo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Tanawangko Sulut), Pastor Michael Mefri Kewo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit), Pastor Jecklin Carol Mononimbar Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit Sulut), Pastor Beato Dionesius Pasalin Pr (Paroki St. Clemens Kolaka Sultra).

Pastor Wandelinus Gleko Pr (Quasi Paroki Benedictus Abas Lalundu Sulteng), Pastor Christiano Mandagi Pr (Paroki Sta Perawan Ratu Rosari Sinisir Sulut), Pastor Jenner Bernardus Senduk MSC (Paroki Bunda Hati Kudus Woloan Sulut), Pastor Yofalandus Lintong MSC (Paroki Santo Thomas Modo Buol Sulteng) dan Pastor Yohanes Jeng MSC (Paroki Santo Thomas Modo Buol Sulteng).

Upacara tahbisan diawali pemilihan calon tahbisan imam yang dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Wakil Superior Skolastikat MSC Pineleng Pastor Aldrin Rey MSC dan Rektor Seminari Tinggi Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr. Ada sejumlah pertanyaan yang diajukan Uskup kepada para frater diakon (calon imam baru) tersebut.

Setelah homili Uskup, dilanjutkan dengan pengikraran kaul janji setia calon imam, litani para kudus, doa tahbisan, pengenaan kasula, pengurapan tangan, penyerahan piala dan patena, serta salam damai.

Saat salam damai, Mgr. Rolly menyapa para imam baru satu persatu dengan berkata “Damai bagimu” dan dijawab para imam baru tersebut dengan berkata “Dan bersama rohmu.”

Setelah itu, para imam baru mendatangi imam-imam yang hadir pada upacara tersebut dalam satu lingkaran yang menandakan satu kologium para imam dengan berkata sama seperti yang diucapkan Uskup (Damai bagimu) dan dijawab dengan jawaban yang sama (Dan bersama rohmu).

Di penghujung misa, sebelum berkat secara umum, Johanes Sikala (mewakili orangtua imam baru), Pastor Wandelmus Gleko Pr (mewakili para imam baru), Provinsial MSC Indonesia Pastor Hironimus Ronny Dahua MSC, dan Mgr. Rolly memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Provinsial MSC Indonesia juga mengumumkan tempat bertugas 3 imam MSC sementara Mgr. Rolly juga mengumumkan tempat bertugas 7 imam diosesan (projo/Pr).

Usai misa/upacara tahbisan acara dilanjutkan dengan syukuran di kompleks pastoran dan gereja paroki HTM Katedral dan Wisma Keuskupan Manado, yang berdekatan dengan gereja. (Leka)

Meimonews com – Unima (Universitas Negeri Manado) menggelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Tahun 2026 di Kantor Pusat Unima, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi untuk mengapresiasi mahasiswa dengan capaian akademik, kemampuan berpikir kritis, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil seleksi yang ketat, Zefanya Escriva Rafael Sakul dari Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) berhasil meraih posisi Mahasiswa Berprestasi Utama 1.

Stevana Flamini Manopo dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebagai Utama 2 serta Andrit Audrey Andreina Dien dari Fakultas Teknik (FT) sebagai Utama 3.

Di ajang penting dan bergengsi tersebut ditetapkan pula Top 5 Mahasiswa Berprestasi Unima 2026 yakni peringkat 1 diraih oleh Zefanya Escriva Rafael Sakul (FMIPAK), peringkat 2 Stevana Flamini Manopo (FEB), peringkat 3 Andrit Audrey Andreina Dien (FT), peringkat 4 Felicia Sarah Rachel Imbar (FBS), dan peringkat 5 diraih bersama oleh Osvaldo Jericho Koyongkam (FISH) serta Judion Arjuna Kalare (FEB).

Proses penilaian Pilmapres Unima 2026 melibatkan dewan juri yang kompeten di bidangnya yakni Fergina Lengkoan, Keith Ratumbuisang, Samuel Lasut, dan Jenerio Mokalu.

Melalui ajang ini, Unima terus mendorong lahirnya generasi mahasiswa unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global, karakter kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Para pemenang diharapkan mampu menjadi representasi terbaik Unima di tingkat yang lebih tinggi. (*/FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, setiap penelitian yang dibiayai oleh negara wajib menghasilkan luaran sebagaimana yang telah dijanjikan dalam proposal, sesuai ketentuan Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) RI.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada kegiatan Sosialisasi Penyusunan Proposal Penelitian Batch-2 dan Pemutakhiran SINTA Dosen Unsrat di Auditorium Unsrat Manado, Senin (13/4/2026).

Oleh karenanya, Rektor berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian kita.

Rektor Unsrat mengapresiasi peran LPPM yang terus berupaya memperhatikan kebutuhan dosen, termasuk penyediaan program pendampingan untuk pemutakhiran profil SINTA masing-masing dosen, bersamaan dengan sosialisasi pengusulan penelitian batch-2.

Diketahui, sehubungan dengan proses pelaksanaan penerimaan dan hasil seleksi proposal penelitian Dana PNBP Unsrat Tahun 2026 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat yang dipinpin Jefrey I. Kindangen menggelar sosialisasi ini.

Pada kegiatan ini, seluruh dosen untuk melakukan pemutahiran data SINTA yang akan difasilitasi oleh tim LPPM diharapkan menyiapkan data dan dokumen berupa buku, publikasi Jurnal, HKI dan lain-lain.

Penerimaan/pengajuan proposal baru gelombang ke-2 akan dibuka kembali, dengan skema penelitian yakni Riset Dasar Terdepan Umum Unggulan Unsrat (RDTU3); Riset Dasar Unggulan Unsrat Klaster 1 (RDUU_K1); dan Riset Dasar Unggulan Unsrat Klaster 2 (RDUU_ K2). (FA)

Meimonews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI) Maruarar Sirait mengingatkan agar jangan niatnya yang diubah, jangan niat kebaikannya diubah.

“Yang diubah adalah aturannya yang menghambat negara berbuat baik bagi rakyatnya,” ujarnya ketika memberikan Kuliah Umum di Unsrat yang di Auditorium Unsrat Manado, Sabtu (11/4/2026).

Cara berpikir ini, menurutnya harus kuat, karena kalau kita tidak punya cara berpikir seperti ini, kita akan terbatas dan saya belajar banyak dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PKP RI berharap Unsrat bisa melahirkan pikiran-pikiran yang produktif dan inovatif yang bermanfaat. Jangan hanya melanjutkan apa yang ada, tetapi harus juga siap mengantisipasi perubahan, serta harus lahir pemikir-pemikir cerdas dari Unsrat.

“Tugas saya bukan menyenangkan birokrasi tapi tugas saya menyenangkan masyarakat,” tandasnya ketika memberikan materi Peran perguruan tinggi dalam memperkuat wawasan kebangsaan.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter, integritas dan semangat kebangsaan generasi muda.

Rektor berharap kuliah umum ini, akan lahir pemikiran-pemikiran kritis, inspirasi baru serta semangat untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya di wilayah Indonesia Timur. (FA)

Meimonews.com – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) Benjamin Paulus Octavianus bersama Ajudan Presiden RI Hercekino Fraya Wowor mengadakan kunjungan ke Universitas Negeri Manado (Unima), Kamis (9/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Unima, Tondano, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memaparkan berbagai aspek kesiapan institusi, meliputi pengembangan kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta rencana pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai penunjang utama proses akademik.

Rektor menyampaikan, pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima merupakan langkah strategis Unima dalam menjawab kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Wamenkes menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap upaya peningkatan jumlah dan pemerataan tenaga dokter di Indonesia.

Dijelaskan, kehadiran Fakultas Kedokteran Unima diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Wamenkes juga menekankan pentingnya menjaga standar mutu pendidikan kedokteran agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang unggul dan siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (*/FA)

Meimonews.com – Saat ini, kita berada pada era di mana sektor pertanian tidak lagi dapat dijalankan secara konvensional semata. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya transformasi menuju pertanian modern.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang diadakan di halaman parkir fakultas, Jumat (10/4/2026).

“Pertanian modern bukan hanya tentang mekanisasi atau penggunaan alat canggih, tetapi tentang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan manajemen yang cerdas,” ujar Rektor terkait tema Dies Natalis 2026.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini, yang menurut Rektor sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini adalah Pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan.

Perkembangan ini, menurut Rektor, mencakup pemanfaatan data dan digitalisasi, penerapan pertanian presisi, serta penguatan prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks ini, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi memiliki peran yang sangat strategis. Fakultas tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan solusi bagi berbagai permasalahan pertanian,” ujarnya.

Ada empat hal yang diharapkan Rektor untuk Faperta Unsrat ke depan. Pertama, terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bernilai tambah.

Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Leempat, menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dikemukakan, dalam pembangunan nasional, sektor pertanian memegang peran yang sangat vital sebagai fondasi ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan penopang ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan pertanian sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif. Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas generasi.

Unsrat melalui Fakultas Pertanian (yang kini dipimpin Dedie Tooy – Red) turut berkontribusi dalam mendukung program-program nasional, antara lain melalui penguatan hilirisasi dan agroindustri, pemberdayaan petani dan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan bioenergi dan ekonomi sirkular, serta pembangunan desa dan agrowisata.

“Sebagai Rektor, saya menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan program-program strategis tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rektor mengingatkan bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia.

“Jangan pernah memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru di tangan kalian,pertanian akan menjadi sektor yang modern, inovatif, dan penuh peluang. Manfaatkan waktu selama di kampus untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju,” ajaknya,

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Peran anda sangat penting dalam membentuk kualitas lulusan dan arah pengembangan fakultas ke depan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan mengungkapkan, acara pembukaan hari ini tentunya menandai dimulainya serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Fakultas Pertanian Unsrat.

“Ini bukanlah perayaan puncak, melainkan awal dari berbagai agenda bermakna yang telah disiapkan untuk memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan merefleksikan kontribusi Fakultas Pertanian dalam medukung kedaulatan pangan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Kadis mengutip Gubernur,

Fakultas Pertanian Unsrat, menurut Gubernur, telah lama menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi sektor agraris.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, peran akademisi pertanian menjadi sangat krusial.

Di momentum pembukaan Dies Natalis ini, Gubernur berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, dan penuh makna, sekaligus menjadi wahana untuk memperkuat jaringan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemprov Sulut dan Unsrat, khususnya Fakultas Pertanian, menurut Gubernur, harus diperkuat baik dalam riset terapan, pendampingan petani, maupun pengembangan komoditas ekspor.

“Saya berharap, Fakultas Pertanian Unsrat dapat menjadi center of excellence yang melahirkan solusi-solusi kreatif bagi masalah kebangsaan,” sebutnya.

Gubernur juga berharap memasuki usia ke-66, Fakultas Pertanian Unsrat semakin jaya, terus berinovasi, dan tetap setia pada misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari kita songsong masa depan dengan
optimisme. Mari kita bangun pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi daerah, sehingga bersama-sama kita mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya. (FA)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menyelenggarakan berbagai kegiatan kerohanian dalam momentum bulan suci menyambut Paskah 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai wujud pembinaan iman dan karakter peserta didik.

Pada masa Prapaskah, siswa Kristen Protestan melalui Pelsis mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dipimpin Guru Agama Anneke Karaeng. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan iman serta refleksi rohani bagi para siswa.

Sementara itu, siswa Katolik melalui ISKA melaksanakan penanaman daun palma di ladang pekuburan Katolik Porta Caeli, Minahasa Utara, sebagai bagian dari tradisi menyambut Minggu Palma.

Pada bulan Ramadhan, siswa muslim mengisi kegiatan kerohanian dengan seminar keagamaan bertema “Ramadhan: Momentum Penguatan Identitas Muslim” yang dibawakan oleh Ustad Ramin Malahedi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta tentang pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperkuat iman, akhlak, dan jati diri.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta refleksi bersama dengan fokus pada makna Ramadhan, peningkatan kualitas ibadah, dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa (7/4)2026).  Siswa Kristen Protestan dan Katolik merayakan Paskah melalui ibadah bersama yang dipimpin oleh Pastor Miller Senduk, MSC. Setelah itu, siswa muslim melaksanakan kegiatan Halal bi Halal sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Melalui kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah, SMA Negeri 8 Manado pimpinan Mediatrix Maryani Ngantung ini terus menumbuhkan nilai keimanan, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman. (*/Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) bukan hanya sekedar sektor ekonomi tetapi merupakan fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional Soemitronomics di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (9/4/2026).

Prof Soemitro, menurut Rektor, bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga pemikir yang meletakkan dasar-dasar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Pinaria saat menyerahkan plakat kepada Philip Pantouw (salah satu pembicara seminar)

Rektor berharap, seminar ini akan melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif, tidak hanya berhenti pada diskusi, juga dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan UMKM dan kebijakan ekonomi nasional.

Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Jani N. Lukas dalam sambutannya menjelaskan, melalui seminar ini tentu akan memperluas cakrawala kita semua yang hadir dalam mengadopsi maupun penerapan pemikiran ekonomi dari Profesor Doktor Soemitro Djojohadikoesoemo dalam pengembangan UMKM yang pada muaranya dapat mengembangkan sektor UMKM di daerah Sulawesi Utara.

Seminar ini menghadirkan dua pembicara yakni Haykal dan Philip Pantouw. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri kegiatan Kuliah Umum yang diselenggarakan dalam rangkaian acara pembukaan Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosoal dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (8/4/2026) ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman yakni Green Democracy (Demokrasi Hijau).

Kuliah Umum ini menghadirkan tokoh nasional yakni Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin sebagai pembicara, yang di dampingi Dekan FISIP Markus Daud Liando.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu, dalam sambitannya mewakili Rektor Unsrat pada acara pembukaan Dies menegaskan, FISIP Unsrat memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan emosional.

Olehnya, diajak sivitas akademika untuk terus melakukan refleksi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

Acara pembukaan diawali laporan Ketua Panitia Trilke Elita Tulung yang memaparkan rangkaian kegiatan dalam perayaan Dies Natalis tahun ini, yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif sivitas akademika serta memperkuat peran FISIP di tengah masyarakat. (FA)