Meimonews.com – Sebanyak 562 orang yang terdiri dari strata 1(S1) 480 orang, S2 74 orang, dan S3 8 orang lulusan Unima semester genap tahap II tahun akademik 2025-2026 diwisuda pada sidang senat terbuka Unima yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Para wisudawan tersebut berasal dari Pascasarjana 55 orang (47 S2 dan 8 S3), FT 60 orang (60 S1), FIKKM 40 orang (60 S1), FISH 132 orang (128 S1 dan 4 S2), FEB 78 orang (64 S1 dan 14 S2), FIPP 100 orang (91 S1 dan 9 S2), FMIPAK 45 orang (45 S1), dan FBS 52 orang (52 S1).

Di antara para wisudawan tersebut, ada beberapa orang yang memiliki disabilitas. Oleh karenanya, sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan.

Lulusan yang memiliki disabiliitas mendapat penghargaan berupa sertifikat oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey

Acara wisuda ini dihadiri para pimpinan dan anggota senat Unima, pimpinan Unima baik tingkat universitas maupun fakultas, civitas akademika Unima, para wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey, dalam sambutannya mengatakan, hari ini, ia mewisuda 562 anak-anak bangsa dan putra-putri terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia.. Atas nama pimpinan Unima, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang secara resmi menyandang gelar akademik.

“Gelar yang saudara peroleh bukan sekedar simbol keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga merupakan amanah untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandas Rektor.

Foto bersama usai wisuda

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima dan Wakil Rektor Unima ini menyebutkan, wisuda hari ini memiliki makna yang sangat istimewa karena dilaksanakan pada momentum bersejarah dalam perjalanan Unima. Di antaranya, beberapa waktu lalu telah diluncurkan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima yang ditandai penyerahan surat keputusan pendirian oleh Mendiktisaintek.

Pencapaian ini, menurut Rektor, merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan berbagai pihak yakni Pemerintah RI, Kemendiktisaintek, Kemenkes, Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa serta seluruh pemangku kepentingan.

Di kesempatan itu, Rektor juga menyanpaikan apresiasi untuk Prodi Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Prodi Akuntasi FEB yang pada beberapa waktu lalu telah berhasil meraih akreditasi unggul, serta adanya ketambahan Prodi Manajemen pada FEB sehingga semakin meningkatkan kualitas layanan dan standar akademik serta memperkuat reputasi Unima sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi unggul.

Rektor juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa yang telah meraih prestasi bukan hanya di tingkat nasional tapi internasional. Rektor lantas menyebutkan nama-nama mahasiswa yang berprestasi tersebut baik dari fakultas mereka serta prestasi yang diraih di ajang yang mereka ikuti.

Sidang senat Unima dalam rangka wisuda semester genap tahap II tahun akademik 2025+2026 yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat)

Kepada para dosen dan, tenaga kependidikan serta seluruh civitas akademika, Rektor memberikan apresiasi dan penghargaan karena telah bekerja dengan dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing mahasiswa hingga mencapai tahap kelulusan.

Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar jangan berhenti belajar, jangan takut menghadapi perubahan, dan jangan ragu untuk bermimpi besar. “Bangunlah masa depan dengan ilmu, karakter, dan semangat pengabdian. Bangsa Indonesia menbutuhkan generasi muda yang cerdas, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ajaknya.

Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas saat membacakan sambutaan tertulis Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Balitbangda Sulut Yani Lukas menjelaskan, momen wisuda bukanlah sekedwe seremoni akademik atau penyerahan ijazah semata.

“Wisuda adalah tanda keberhasilan dari sebuah proses panjang yang telah dilalui dengan penuh perjuangan, kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan. Di balik toga yang dikenakan hari ini terdapat berbagai cerita tentang semangat belajar, tantangan yang dihadapi, kegagalan yang pernah dialami, serta telad untuk terus bangkit dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujar mengutip Gubernur.

Karena ini, atas nama Pemprov Sulut, Gubernur menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil mencapai salah satu tonggak penting dalam perjalanan hidupnya. Prestasi ini patut disyukuri, namun sekaligis menjadi awal dari sebuah perjalanan baru.

Unima, menurut Gubernur, merupakan salah satu perguruan tinggi negeri kebanggaan Sulut. Selama bertahun-tahun, Unima telah memberikan kontribuai beaar dalam menghasilkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

“Tidak sedikit alumni Unima yang mengabdikan diri sebagai pendidik, akademisi, birokrat, wirausahawan, profesional, maupun pemimpin di berbagai bidang kehidupan,” sebutnya.

Lebih dari itu, tambah Gubernur, Unima juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembentukan karakter generasi muda. Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya berfungsi mencetak lulusan tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.

Karena itu, Pemprov Sulut menaruh harapan besar agar Unima terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundayang saat memberikan pesan dan kesan mewakili alumni/wisudawan

Mewakili alumni/wisudawan, Vanda Sarundayang dalam kesan dan pesannya mengungkapkan, momen hari ini bukan habya menjadi tanda selesainya sebuah proses akademik tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, dan memberi manfaat bukan saja bagi diri sendiri tapi juga mqayarakat.

“Hari ini memgajarkan kita bahwa keberhasilan tidak lahir dari jalan yang mudah. Setiap capaian adalah buah dari ketekunan, doa, pengorbanan, dan proses panjang yang kadang penuh tantangan. Tanpa perjuangan, tidak ada hasil yang sungguh bernilai,” ujarnya.

Wakil Bupati Minahasa ini, menambahkan, tanpa proses, keberhasilan tidak akan memiliki makna yang mendalam. Karena itu, apa yang diterima hari ini adalah cerminan dari usaha, kesabaran, dan komitmen yang telah dijalani.

Ditegaskan, keberhasilan kita (para wisudawan – Red) juga tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. “Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, izinkan saya mewakili oara wisudawan dan wisudawati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Unima : Rektor, para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Kepala UPT, para Dekan dan pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi serta seluruh civitas akademika yang telah memberikan arahan, pelayanan, dan ruang belajar terbaik bagi kami,” ujarnya.

Vanda juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak termasuk para dosen serta keluarga wisudawan, para sahabat dan semua orang yang telah menopang para wisudawan-wisudawati dengan doa, kasih sayang, kesabaran serta dukungan yang tiada henti. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menancapkan taringnya di kancah internasional dan dalam kerangka perkuat internasionalisasi.

Hal itu terlihat saat Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menerima kunjungan kehormatan dari dua dosen delegasi Wuhu Vocational Technical University (WHVTU), Cina di ruang rapat Rektor, Senin (22/6/2026).

Kunjungan ini menandai dimulainya kolaborasi akademik riil secara luring (tatap muka) di kampus Unsrat. Kedua dosen dari Wuhu tersebut dijadualkan akan langsung turun mengajar di dua fakultas strategis yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Teknik (Fatek).

Di FEB yang kini dipimpin Victor PK Lengkong akan fokus pada kelas Cross Border E-Commerce, sementara di Fatek pimpinan Liany A. Hendrata akan fokus pada penguatan kompetensi teknis mahasiswa.

Program pembelajaran luring bersama dosen penutur asli (native lecturers) ini bukan sekadar perkuliahan biasa. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif bagi 20 mahasiswa UNSRAT Batch 2 yang dipersiapkan untuk melanjutkan studi langsung di kampus Wuhu Vocational Technical University, Wuhu, Cina pada tahun depan.

Rektor Unsrat mengungkapkan rasa optimisme yang besar terhadap program kerja sama ini. Kehadiran para dosen dari Wuhu secara luring adalah kesempatan emas bagi mahasiswa Unsrat untuk menyerap ilmu, budaya kerja, dan adaptasi awal sebelum mereka berangkat ke Cina tahun depan.

‘Kami berkomitmen penuh untuk terus membuka jejaring global demi mencetak lulusan yang berdaya saing internasional,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Penganugerahan Doktor Honoris Causa (HC) kepada Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma (Wakil Gubernur Lemhanas).

Kegiatan yang dihadiri para anggota senat universitas, Gubernur Sulut yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut Franky Alexander Tintingon, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Laksdya TNI Erwin dan keluarga serta undangan lainnya ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Jumat (19/6/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Berty Alexander Sompie menegaskan, penganugerahan gelar kehormatan ini bukan sekadar sebuah prosesi akademik, melainkan bentuk penghargaan tertinggi Unsrat atas kontribusi, pemikiran, kepemimpinan, dan pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara.

Rektor berharap, momentum ini semakin memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan berbagai institusi strategis negara, termasuk Lemhanas RI, TNI Angkatan Laut, dan Bakamla RI, dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan kajian-kajian strategis untuk kepentingan bangsa.

Laksdya TNI Erwin dalam orasi ilmiah menjelaskan, pengabdian sejati tidaklah diukur dari apa yang telah dicapai saja, tetapi lebih kepada manfaat yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Melalui implementasi ekonomi biru, untuk mewujudkan Indonesia emas 2045, kita sebaiknya mulai dan terus menempatkan sektor maritim sebagai pondasi untuk membangun, dan mengharmonisasi pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat, karena konsep tersebut menuntut transformasi, cara pandang kita terhadap laut,” ujarnya. (FA)

Meimonews com – SMP Katolik Pax Christi Manado pimpinan Sr. Virgine SJMJ mengadakan sosialisasi tentang seksualitas remaja dengan narasumber/pembicara Sr. Agnes Tolok SJMJ di kompleks sekolah, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada para siswa tentang perkembangan diri, menjaga kesehatan reproduksi, serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui materi yang disampaikan, para siswa diajak untuk memahami nilai-nilai moral, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta mampu mengambil keputusan yang bijak dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan remaja.

Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani masa remaja secara sehat, positif, dan bertanggung jawab. (FA)

Meimonews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo menggelar Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 30 siswa kelas 7 dan 8, serta pengurus OSIS sekolah tersebut mendapat materi oleh Pengurus FKUB Rizam Adam dan Meiske Repi.

Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yusni Hasan mewakili Kepala Sekolah Fransiska Salilama.

Kegiatan yang mengangkat tema Warna warni satu kanvas (Merajut harmoni dalam keberagaman) ini dibuka pelaksanaannya oleh Kabid Pengawasan Rizal Firdaus Ladupu mewakili Kaban Kesbangpol Kota Gorontalo Dandy Winardi Datau.

Dalam sambutan Ladupu berterima kasih kepada pihak sekolah atas kesediaannya menerima sosialisasi ini.

Meiske Repi Rizam Adam memberikan pengertian mengenai kerukunan, toleransi, moderasi beragama serta 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 sehingga terjadi hubungan yang harmoni antarumat beragama yang diakui negara.

Selain itu, bagaimana hubungan antarsiswa di sekolah yang beraneka tagam, agama, suku, etnis, budaya seperti warna warni bunga di taman yang kalau dipandang kelihatan Indah dan memikat. (FK/Lex)

Meimonews.com – Sebanyak 20 mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Unima siap berlaga di Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tingkat Wilayah Tahun 2026.

Keikutsertaan putra-putri terbaik di lingkungan FMIPAK Unima ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam membangun budaya akademik unggul sekaligus mempertahankan tradisi prestasi di tingkat nasional.

Mereka akan berkompetisi pada empat bidang yakni Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika setelah melalui proses seleksi dan pembinaan untuk menghadapi salah satu ajang akademik paling bergengsi bagi mahasiswa sains di Indonesia.

Pada bidang Biologi akan diwakili Dwi Artaningsih Nazara dari Program Studi Biologi, serta Annely Renay Supit, Fiskarina Ka’u, dan Jade Novianna Gabrila Lagarense dari Program Studi Pendidikan Biologi. Di bidang Fisika, Riva Wondal, Ferry Marzhelio Soilo, Fitzgerald Imanuel Wuwung, Imanuel Tulungen, dan Victor Ade Terok.

Bidang Kimia, Nathaniel Dave Emmanuel Pieter, Joel Gabriel Paath, Adeleidi Gracia Klara Mandagi, Fricilia Grescia Polii, dan Rommy Chandra Limunandar. Bdang Matematika, Lorenza Raquel Lenak, Vena Freysi Diane Siwi, David Grifaldi Kapele, Meyni Novela Runtu, dan Richard Auit Paraisu.

Keikutsertaan pada ONMIPA tahun ini memiliki makna tersendiri bagi beberapa peserta. Bagi Lorenza Raquel Lenak, Vena Freysi Diane Siwi, dan Adeleidi Gracia Klara Mandagi, kompetisi ini menjadi kesempatan terakhir untuk mengharumkan nama almamater melalui ONMIPA selama masa studi mereka.

Momentum tersebut menjadi motivasi tambahan untuk memberikan hasil terbaik sekaligus menorehkan prestasi yang membanggakan bagi universitas.

Persiapan peserta mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas dan fakultas. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Lenny Leorina Evinita bersama Ketua UPA TIK Quido Kainde turut memastikan kelancaran pelaksanaan seleksi wilayah.

Dukungan yang sama juga diberikan oleh Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Nova Laurin Isye Mourein Ogi, yang secara intensif memantau kesiapan para peserta.

Sementara itu, Garry A. Tikulembang selaku Ketua ONMIPA FMIPAK terus melakukan pendampingan dan pembinaan guna mengoptimalkan kemampuan akademik mahasiswa pada masing-masing bidang lomba.

Keberhasilan Unima meloloskan mahasiswa ke tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal berharga yang membangkitkan optimisme seluruh sivitas akademika.

Dengan persiapan yang matang, semangat kompetitif, serta dukungan yang kuat dari universitas, para peserta diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan kembali membawa nama Unima bersaing di tingkat nasional.

Partisipasi dalam ONMIPA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kapasitas akademik, kemampuan berpikir kritis, dan budaya riset mahasiswa.

Melalui keikutsertaan pada ajang ini, Unima yang kini dipimpin Rektor Joseph Philip Kambey terus menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa. (*/FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie memberi pesan penting kepada para alumni untuk menjadi kebanggaan bagi almamater.

Pesan penting tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, PPDS, profesi dan sarjana gelombang keenam tahun akademik 2025/2026 di auditorium Unsrat Manado, Kamis (18/6/2026).

Acara wisuda dihadiri antara lain para anggota senat unsrat, pimpinan unsrat, para dekan, wisudawan/wati dan keluarga serta Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulut Novita Lumintang mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Jadilah alumni Universitas Sam Ratulangi yang membanggakan, bukan hanya keberhasilan karir, prestasi yang diraih, tetapi karena integritas, etika dan kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Acara wisuda, menurut Rektor, merupakan momen yang istimewa, bukan hanya bagi wisudawan dan wisudawati, tetapi bagi keluarga, dosen, tenaga kependidikan serta seluruh sivitas akademika yang turut mengantarkan keberhasilan para lulusan.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru, dan toga yang saudara kenakan bukan sekadar simbol kelulusan, tapi simbol dedikasi, semangat dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tandas Rektor.

Gubernur Sulut yang diwakili Plt. Kepala Dinas PMD dalam sambutannya mengatakan, Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Rektor para dekan, guru besar dan segenap civitas akademika Unsrat atas dedikasi, kerja keras dan komitmen tanpa batas dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berintegritas dan visioner.

Gubernur mengajak seluruh lulusan Unsrat untuk bersama-sama membangun daerah Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia, apapun profesi yang akan ditekuni ke depan, dan di manapun berkarir baik sebagai birokrat, akademisi, pengusaha, praktisi medis maupun teknokrat, berikanlah kontribusi terbaik saudara untuk daerah dan bangsa ini.

Gubernur berharap ke depan Universitas Sam Ratulangi terus konsisten menjadi center of excellent di Indonesia Timur.

Jumlah yang diwisuda kali ini berjumlah 702 orang yang terdiri dari Pascasarjana 28 orang, Faked 99, Fatek 59, Faperta 23 orang, Fapernak 8 orang, FPIK 13, FEB 66 orang, FH 144 orang, FISIP 157 orang, FIB 19 orang, FMIPA 69 orang, dan FKM 17 orang. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 17 dokter spesialis, 11 dokter gigi dan 30 ners Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dilantik dan diambil sumpah/janji pada sidang senat fakultas yang diadakan di Manado Convention Center (MCC), Rabu (17/6/2026).

Sidang senat yang dipimpin Linda WA Rotty (Ketua) ini dihadiri para anggota senat, Dekan Faked Billy Johnson Kepel, Wakil-wakil Dekan, para undangan serta Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Rektor Unsrat dalam sambutannya menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah profesi bukanlah sekadar seremoni akademik, melainkan momentum yang menandai dimulainya tanggung jawab profesional yang besar kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Oleh karenanya, Rektor mengingatkan kepada fakultas kedokteran, untuk terus menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, berkarakter serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara, kawasan Indonesia Timur, dan Indonesia pada umumnya.

Rektor juga berpesan untuk menjunjung tinggi kode etik profesi dan keahlian ilmu yang dimiliki untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. (FA)

Meimonews.com – 3 (tiga) perutusan dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat mengikuti Pelatihan Lembaga Sertifikasi Profesi/Agenda Nasional LSP P1yang digelar Konsorsium Forum Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Perguruan Tinggi Indonesia bekerjasama dengan LSP Universitas Mercu Buana Jakarta.

Tiga perutusan LPMPP.Unsrat yang ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Mercu Buana Jakarta, selama lima hari, pekan lalu tersebut adalah Max RJ Runtuwene (Kepala), Reni Lusia Kreckhoff (Kabag Administrasi dan Keuangan LSP P1 Unsrat/Kapus Pelatihan Kompetensi LPMPP Unsrat) dan Suzanna L. Undap (Anggota Komite Skema/Koordinator Prodi Budidaya Perairan).

Keikutsertaan 3 perutusan LPMPP.Unsrat ini terkait dengan upaya Unsrat yang sedang memperkuat tatakelola LSP P1 agar pelaksanaan sertifikasi kompetensi dapat berjalan sesuai ketentuan, terdokumentasi dengan baik, dan mendukung capaian pembelajaran lulusan pada program studi (prodi).

Ada lima tujuan keikutsertaan dalam pelatihan ini. Pertama, meningkatkan pemahaman peserta mengenai integrasi kurikulum PT dengan skema kompetensi yang digunakan dalam sertifikasj. Kedua, memperoleh wawasan teknis mengenai pengelolaan LSP termasuk penyusunan rencana bisnis, pengembangan SOP, pelaksanaan sertifikasi, penyusunan laporan kegiatan dan pengoperasian sistem informasi.

Ketiga, mengikuti pembaruan informasi nasional memgenai tren industri, kebutuhan tenaga kerja, serta kebijakan sertifikasi kompetensi yang relevan bagi PT.

Keempat, memperoleh arahn dan informasi dari BNSP, LAM,.dan BAN-PT terkait rekognisi sertifikasi kompetensi dalam sistem penjaminan mutu dan akreditasi PT, serta kelima, membangun jejaring kerjasama dengan PT lain, Konsorsium Forum LSP P1, dan LSP Universitas Mercu Buana sebagai rujukan penguatan tatakelola LSP P1.

Agenda kegiatan meliputi pelatihan integrasi kurikulum dengan skema kompetensi, pelatihan pengelolaan LSP, seminar nasioal, serta sharing sesion BNSP LAM dan BAN PT.

Menurut Runtuwene dalam percakapan dengan Meimonews.com, Senin (14/6/2026), ada 5 hasil dari kegiatan tersebut.

Pertama, peningkatan pemahaman integrasi kurikulum dan skema kompetensi; kedua, penguiatan tatakelola dan administrasi LSP; ketiga, pembaruan informasi mengenai tren industri dan tenaga kerja.

Keempat, pemahaman kebijakan BNSP LAM dan BAN-PT; kelima, rekomendasi tindaklanjut ubtuk LSP P1 Unsrat.

Di dampingi Reynald J. Pakasi (staf LPMPP Unsrat), Runtuwene lantas menjelaskan secara rinci hasil dari kegiatan yang mengusung tema Akselerasi transformasi pendidikan tinggi melalui sertifikasi kompetensi menuju Indonesia Kompeten 2045. (FA)

Meimonews com – Tahun ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Unstrat memasuki usia yang ke-28.

Beberapa kegiatan dilaksanakan di momen istimewa oleh fakultas yang kini dipimpin Gerald Hendrik Tamuntuan. Tema yang diangkat adalah Strength Within, Impact Beyond.

Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis yang dihadiri antara lain pimpinan dan sivitas FPMIPA ini dilaksanakan di kompleks fakultas, Senin (15/6/2026).

Pembukaan ditandai penekan tombol oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Dekan FPMIPA Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, tema yang diangkat dalam peringatan dies kali ini bukan sekadar ajakan untuk menjadi kuat secara individu ataupun institusi, tetapi sebuah pengingat bahwa kekuatan sejati lahir ketika kita mampu membangun sinergi, saling percaya dan bergerak dalam tujuan yang sama.

Rektor mengajak seluruh keluarga besar (KB) FMIPA Unsrat untuk terus memperkuat budaya kolaborasi dan membangun lingkungan akademik yang saling mendukung, menghargai serta menguatkan. (FA)