Meimonews.com – Pembukaan Paskah Yesus Kristus tahun 2026 Unsrat Manado yang ditandai pelepasan burung ke udara oleh Rektor Unsrat Manado diselenggarakan Kantor Pusat Urusan Internasional Unsrat Manado, Rabu (6/5/2026).

Di momen penuh hikmat dan kebijaksanaan yang mengusung tema Dalam terang kebangkitan Kristus Unsrat bertumbuh dalam mutu, berdampak bagi sesama dan berwawasan Internasional ini diwarnai kegiatan donor darah.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjelaskan, perayaan Paskah memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Kristiani.

Paskah mengingatkan kita tentang kasih, pengorbanan, pengharapan, pembaruan hidup dan kemenangan.

“Donor darah adalah tindakan sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat besar, setetes darah kita dapat menjadi harapan menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya.

Rektor berharap semangat Paskah terus menginspirasi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kegiatan Paskah tahun ini dilaksanakan oleh panitia yang dketuai Liany Amelia Hendrata dengan Wakil Ketua Golda Juliet Tulung, Sekretaris Dedie Tooy dan Bendahara Max RJ Runtuwene. (FA)

Meimonews.com – Dua poin penting terkait Aksi Demonstrasi di Polda Sulut, baru-baru diklarifikasi pimpinan Unsrat saat Konferensi Pers yang diadakan di ruang rapat kantor pusat Unsrat, Manado, Selasa (5/5/2026).

Dari pimpinan Unsrat hadir Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) di dampingi Humas Unsrat Philips Morse Regar dan Gabriel Senduk. Turut hadir Ketua BEM Unsrat Solideo Saul dan Ketua MPM Unsrat Justin Anlo,

Kedua poin penting tersebut adalah keikutsertaan 3 (tiga) dosen dan mahasiswa Unsrat serta tudingan adanya korupsi dana sertifikasi dosen (serdos).

Terkait adanya dosen yang terlibat dalam aksi demonsteasi tersebut, Pinasang menegaskan,
keterlibatan oknum dosen Unsrat pada aksi demonstrasi di Polda Sulut, baru-baru tidak terkait dengan institusi Unsrat. Itu adalah aksi pribadi.

Kehadiran tiga dosen tersebut, menurut Ralfie, bukan bagian dari sikap ataupun agenda resmi institusi kampus. Itu dilakukan mereka secara personal dan tidak ada izin dari pimpinan institusi, sebagaimana aturan yang berlaku bagi aparatir sipil negara (ASN).

Ketiga dosen tersebut, tambahnya akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi oleh pihak rektorat.

Terkait dengan adanya demonstran mahasiswa Unsrat, Pimpinan Unsrat didukung BEM dan MPM Unsrat menegaskan tidak benar adanya mahasiswa Unsrat dalam akai demonstrasi tersebut.

Status mereka yang ikut demo itu adalah alumni, bukan mahasiswa aktif. ‘Kami sudah melakukan koordinasi dan pengecekan secara internal, ternyata yang terlibat bukan mahasiswa, melainkan alumni,” ujar Pinasang.

Pimpinan Unsrat juga membantah dugaan penyalahgunaan dana sertifikasi dosen (serdos) seperti yang disuarakan saat aksi demonstrasi karena mekanisme pembayaran serdos sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Unsrat hanya menyalurkan. Jadi tuduhan adanya korupsi ataupun penahanan dana itu tidak benar,” tandasnya.

Dijelaskan, ada dosen yang belum menerima hak serdos karena sedang menjalani sanksi administratif berupa pemberhentian sementara dari jabatan akademik. Keadaan tersebut otomatis berdampak pada penghentian hak jabatan selama masa sanksi berlangsung.

Keputusan tersebut, menurut Montolalu, telah sesuai mekanisme dan sudah dilaporkan kepada Kementerian terkait.

Dijelaskan, salah satu dosen yang terlibat aksi sebelumnya pernah dikenai sanksi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemensiktisaintek) terkait dugaan kasus bullying. Faktor itu menjadi pertimbangan kampus dalam kebijakan akademik tertentu, termasuk pemberian kesempatan penelitian.

Unsrat memastikan akan memproses persoalan ini sesuai ketentuan disiplin ASN sebagainana diatur dalam PP No. 94 tahun 2021.

Ralfie menyebutkan bahwa klarifikasi tetap dilalukan untuk mengetahui fakta sebenarnya termasik motif dan tujuan keterlibatan para dosen tersebut pada aksi demonstrasi di Polda Sulut. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (4/5/2026).

Upacara yang diikuti pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan Unima ini dipimpin Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Rektor membacakan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI) Brian Yuliarto pada peringatan yang mengusung tema Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Tema ini, sebut Rektor membacakan sambutan Mendiktisaintek RI, sejalan dengan Asta Cita keempat Preiden RI Prabowo Subianto.

Selain itu, menjadi orientasi pembangunan Kemendiktisaintek yang tertuang dalan Renstra 2025-2029 dengan visi Terwujudnya pendidikan tinggi  sains dan teknologi yang inklusif, adaptif dan berdampak dalam mewujudkan transformasi bangsa meuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat sebagai wujud komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan ini diisi pula dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya kepada para PNS yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas dalam pelayanan kepada bangsa dan negara.

Selain itu, Rektor turut memberikan apresiasi kepada 4 program studi (prodi) yang berhasil meraih akreditasi Unggul yakni prodi.Ilmu Kesehatan Masyarakat, prodi Pendidikan Bahasa Inggris, prodi Akuntansi dan prodi Geografi.

Tak kalah menarik, di momen ini, Rektor memberikan pula apresiasi kepada Orbanus Naharia, dosen Unima yang menjadi satu-satunya perwakilan Sulawesi Utara dalam meraih pendanaan Bestari Saintek. (FA)

Meimonews.com – Momen penuh sukacita mewarnai Penamatan Siswa SMA Negeri Negeri 8 (Smandel) Manado yang dilaksanakan di aula sekolah, jalan Politeknik Kairagi Dua Manado, Selasa (5/5/2026).

Ada sebanyak 357 siswa (189 laki-laki dan 168 perempuan) yang dalam tahun ajaran 2025/2026 yang telah dinyatakan selesai belajar di institusi pendidikan menengah atas yang memiliki visi Terwujudnya manusia unggul yang bernapaskan Pancasila ini. 351 siswa telah dinyatakan lulus sementara 6 siswa masih ditangguhkan kelulusannya karena harus menyelesaikan tagihan dalam ujian esai.

Walaupun dalam suasana sederhana merujuk pada aturan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Suut namun para siswa yang telah tiga tahun (6 semester) belajar dan lulus pada ujian akhir tetap dengan penuh sukacita mengikuti acara penamatan.

Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung dalam sambutannya mengungkapkan, tidak terasa hari ini akhirnya tiba di mana adik-adik siswa mengakhiri tugas belajar selama 3 tahun di SMA Negeri 8 Manado.

Kebersanaan selama 3 tahun belajar di SMA Negeri 8 Manado, prestasi-prestasi yang telah diraih selama ini, proses belajar yang sudah dijalani semuanya telah dilalui dan dinikmati bersama. Dan itu akan menjadi kenangan. Kenangan yang manis selama berada di sekolah ini.

Setelah ini, sebutnya, anda (para lulusan) akan menapaki dunia yang lebih luas lagi. Bukan lagi sebatas di lokasi sekolah tetapi akan melangkah ke dunia yang lebih luas lagi. Ada yang ke perguruan tinggi di Sulut tapi ada yang akan keluar daerah atau dunia kerja. Itu masa depan anda.

“Selaku Kepala Sekolah, saya menyampaikan banyak selamat kepada semua siswa kelas 12 yang telah menyelesaikan tugas belajar selama 3 tahun di sekolah ini. Selamat berjuang menghadapi hari esok,” ujarnya,

Kepala sekolah penggerak kreatif dan inovatif ini mengemukakan, cita-cita anda (para lulusan) masih panjang. Masih jauh. Masih banyak yang bisa diraih. Bawalah nama almamater, berikanlah yang terbaik di manapun berada.

“Tunjukkanlah kemampuan diri anda sendiri. Berbaktilah kepada keluarga, kepada gereja, kepada agama dan kepada masyarakat dan negara. Dan terlebih berikanlah diri anda yang terbaik untuk dunia,” ujarnya.

Ketika memberikan sambutan, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Daerah Sulut Jefri Umboh (mewakili Kadis Diksa Sulut Femny J. Suluh) menjelaskan, acara penamatan dan kelulusan adalah agenda resmi dari Pemerintah Provinsi Sulut karenanya telah diterbitkan surat edaran untuk dilakukan oleh setiap sekolah. Oleh karena itu, terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 8 Manado yang telah merealisasikan isi edaran tentang acara penamatan/kelulusan siswa seperti sekarang ini.

“Ini (kesederhaan) adalah bagian dari dunia pendidikan menunjang program nasional tentang efisiensi tidak perlu berbiaya mahal. Sederhana tapi tidak boleh mengurangi semangat dan kebahagiaan kita,” tandasnya.

Karena apa yang diawali adik-adik di sini, juga adalah bagian dari kesukacitaan dari Dinas Pendidikan Daerah Sulut karena telah menyelenggarakan program pendidikan secara luas.

Apa yang didapat selama belajar di sekolah ini menjadi bekal/modal di kemudian hari. Mulai besok, kalian (para lulusan) akan berada di lingkungan yang lebih luas. Tidak lagi datang jam 06.30 ke sekolah dan pulang jam 15.00. Status siswa tidak ada lagi. Anda sudah berada di tengah-tengah masyatakat.

Dinamika yang ada di lingkungan sosial masyarakat jauh lebih maju, jauh lebih rumit dan sulit untuk dihadapi. Semangat yang diberikan selama di SMA Negeri 8 Manado menjadi modal kuat bagi adik-adik untuk masuk ke dunia modern saat ini.

Diungkapkan, Sulawesi Utara yang mengikuti ujian tahun ini (kelas 12) ada 20.126. SMA Negeri 8 Manado mampu menjadi penyelenggara pendidikan di atas rata-rata. SMA Negeri 8 telah memberikan peran yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara.

“Tetaplah berprestasi. Ingat anda 3 tahun hidup di sekolah ini. Ketika anda meninggalkan sekolah ini, ingat yang anda harus buat. Sekecil apapun itu untuk kemajuan SMA Negeri 8 Manado yang dicintai bersama ini,” pesan Kabid Dik SMA Dikda Sulut.

Setelah sambutan dari Ketua Komite Smandel Manado Johanes Don Bosco diadakan penyerahan secara simbolis ijasah kepada siswa perwakilan kelas.

Penyerahan dilakukan oleh Kabid Dik SMA Dikda Sulut di dampingi Kepala Sekolah, Ketua Komite Smandel Manado serta disaksikan para wakil Kepala Sekolah, para wali kelas serta guru dan staf. (Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie berharap prestasi yang ditunjukkan pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) menjadi sarana untuk mengangkat derajat sesama manusia.

Harapan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada acara Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang diadakan di Lantai 4 Gedung Rektorat Manado, Senin (4/5/2026).

“Pestasi yang kalian tunjukkan hari ini menjadi sarana untuk mengangkat derajat sesama manusia melalui karya dan pengabdian,” ujar Rektor.

Harapan Rektor tersebut sejalan dengan pesan pahlawan nasional GSSJ Ratulangi yakni “Si Tou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain).

Dikemukakan, Pilmapres bukan sekadar ajang adu kecerdasan akademik, tapi mencari sosok yang memiliki keseimbangan antara hard skills dan soft skills, juga mencari mahasiswa yang tidak hanya pandai di atas kertas, tetapi memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi yang unggul.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak dalam sambutannya menjelaskan, maksud dan tujuan dari kegiatan yang bersifat agenda tahunan yang kali diselenggarakan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Munawir berharap kegiatan Pilmapres ini dapat menjadi cermin-cermin yang memantulkan seberapa jauh perguruan tinggi berhasil melahirkan insan yang utuh yaitu mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik.

“Tapi juga kuat secara karakter, matang dalam kepemimpinan dan siap untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Rabu (2/5/2026)

Upacara yang dilaksanakan di lapangan upacara Unsrat Manado ini diikuti, antara lain para Wakil.Rektor, Dekan-dekan Fakultas, Direktur Program Pascasarjana serta para Kepala Lembaga, Biro dan UPA (Unit Pelaksana Teknis) di lingkungan Unsrat.

Pada kegiatan yang mengusung tema Menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, Rektor membacakan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI) Brian Yuliarto

Menteri menegaakan, Hari Pendidikan Nasional ini meneguhkan kembali keyakinan kita bahwa pendidikan adalah jantung peradaban, ruang di mana akal budi dibentuk, karakter ditempa dan masa depan bangsa dipertaruhkan.

Dengan tema Menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan nermutu untuk semua ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, menjadi orientasi pembangunan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang tertuang dalam Rencana Strategis 2025-2029 dengan visi Terwujudnya pendidikan tinggi, sains dan teknologi yang inklusif, adaptif dan berdampak dalam mewujudkan transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Pada Hari Pendidikan Nasional ini mari kita teguhkan satu keyakinan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa dan mari bergandengan tangan, menguatkan partisipasi semesta, menghadirkan pendidikan bermutu yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi semua,” ujar Rektor membacakan sambutan Menteri. (FA)

Meimonews.com – Peringatan 63 tahun integrasi Papua merupakan pengingat bahwa Papua adalah bagian dari jantung Indonesia,

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada upacara peringatan ke-63 Hari Integrasi Papua yang diadakan di Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado, Jumat (1/5/2026).

“Di Asrama Mahasiswa Nusantara ini, kita melihat miniatur Indonesia yang sesungguhnya, di mana perbedaan menjadi kekuatan untuk maju bersama,” ujar Rektor.

Di momen peringatan bersejarah tersebut Rektor menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya peran mahasiswa, khususnya mahasiswa asal Papua yang menempuh studi di berbagai daerah, termasuk di Universitas Sam Ratulangi.

Kehadiran Rektor Unsrat ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap semangat persatuan nasional dan penguatan harmoni antar-etnis di lingkungan akademik.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air.

Peringatan Hari Integrasi Papua yang jatuh setiap tanggal 1 Mei ini dimaknai sebagai momentum untuk memperkokoh komitmen kebangsaan di bawah naungan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (FA)

Meimonews.com – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) Unsrat tahun 2026 berakhir dan ditutup pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 Unsrat/Ketua Panitia UTBK SNBT Unsrat Arthur Gehart Pinaria mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Pinaria menegaskan, secara keseluruhan kegiatan UTBK-SNBT Unsrat telah berjalan sangat baik, karena didukung oleh kekompakan semua komponen pantia yang telah bekerja cerdas dan bekerja keras serta bertanggung jawab sesuai fungsi dan peran masing-masing.

“Untuk itulah saya ucapkan terima kasih,” ujarnya pada kegiatan yang dilaksanakan di Gedung TIK Unsrat Manado yang turut dihadiri Ketua Tim Monev Panitia Pusat Andi Ridwan Makkulawa dan staf.

Dalam sambutannya, Makkulawa menyimpulkan bahwa keseluruhan jalannya UTBK-SNBT Unsrat berlangsung sangat baik dan tidak ditemukan adanya praktik kecurangan oleh Panitia, Pengawas dan Peserta.

“UTBK Unsrat berlangsung sangat baik karena didukung oleh fasilitas komputer, koneksi internet, ruangan AC, Monitor CCTV, metal detektor di setiap ruangan untuk scan peserta serta antisipasi gangguan kesehatan peserta, panitia menyediakan Posko dan Tim Medis,” ujarnya.

Ditambahkan, panitia juga telah melaksanakan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan baik.

Diketahui, pelaksanaan UTBK SNBT Unsrat tahun 2026 berlangsung sejak Selasa (21/4/2026) dan dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan di dampingi Pinaria dan Tim Monev Panitia Pusat (Baca : Buka UTBK SNBT Unsrat, Rektor Ingatkan untuk tidak Memberi Uang Pelicin pada Siapapun yang Menjanjikan Kelulusan). (FA)

Meimonews.com – Unima (Universitas Negeri Manado) terus memperluas jejaring kerjasama strategis dengan perguruan tinggi (PT) di kawasan Sulawesi Utara.

Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) antara Unima dan Unklab (Universitas Klabat) dalam sinergi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk membangun masa depan pendidikan unggul di Sulut.

Melalui kerjasama ini, Unima menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan berdampak, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Konferensi Gedung Administrasi Universitas Klabat, Airmadidi, Selasa (28/4/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarPT, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari Unima adalah Joseph Philip Kambey (Rektor) di dampingi antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Lenny Leorina Evinita serta Dekan Fakultas Teknik Hendro M. Sumual.

Kehadiran pimpinan Unima disambut hangat Rektor Unklab Danny I. Rantung bersama jajaran pimpinan Unklab dan sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Rektor Unima menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Universitas Klabat.

Mantan anggota Board Member Unklab Airmadidi ini menegaskan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pertukaran pengalaman, praktik terbaik, serta penguatan tata kelola kelembagaan.

“Kerjasama ini menjadi ruang untuk saling belajar dan bertumbuh. Unima melihat Universitas Klabat sebagai mitra strategis dalam mendorong inovasi serta peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan,” ujar mantan Dekan FEB Unima kelahiran Filipina pada 6 Maret 1976 ini.

Usai penandatanganan MoU yang menjadi landasan awal bagi implementasi berbagai program kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan, diadakan diskusi interaktif yang membahas peluang kerjasama di berbagai bidang, termasuk pengembangan kurikulum, riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan sistem penjaminan mutu. (*/FA)

Meimonews.com – Sebanyak 20 apoteker Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsrat dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/ janji apoteker angkatan 1 dalam sidang senat fakultas tersebut diadakan di Arya Duta Hotel Manado, Selasa (28/4/2026).

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.dalam sambutannya mengatakan, hari ini merupakan momentum yang sangat istimewa bagi Unsrat, karena untuk pertama kali Unsrat melantik sebanyak 20 apoteker yang merupakan mahasiswa angkatan pertama Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Unsrat.

Berdasarkan data UKOMNAS PDPA (Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker) periode Maret 2026, mahasiswa apoteker Unsrat lulus 100 persen.

“Ini merupakan sesuatu yang membanggakan yang menunjukkan kualitas pendidikan profesi apoteker sangat baik di Universitas Sam Ratulangi,” ujar Rektor.

Rektor berharap, apoteker lulusan Unsrat menjadi profesional yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi, menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, serta mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. (FA)