Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie berharap seluruh Unit Kerja yang ada di lingkungan Unsrat memastikan data yang diinput telah lengkap, benar, valid, dan sesuai dengan bukti pendukung
Dengan demikian, data yang diimput oleh masing-masing Unit Kerja dapat dipertanggungjawabkan.
Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Monitoring dan Evaluasi Finalisasi Penginputan Data Kinerja Remunerasi P2 Periode Januari – Juni 2026.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan Unit Kerja di lingkingan Unsrat ini diadakan di gedung Rektorat Unsrat Manado, Senin (6/7/2026).
Rektor menjelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tahapan akhir yang sangat menentukan dalam proses penilaian kinerja dan pembayaran remunerasi. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado menggelar kegiatan peringatan Dies Natalis ke-68 yang diadakan di Luis Swimming Pool Desa Sukur, Minahasa Utara, Jumat (3/7/2026).
Pembukaan.kegiatan yang mengusung tema Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri ini dilakukan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.
Pembukaan kegiatan dihadiri pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum serta sejumlah undangan lainnya termasuk para Wakil Rektor Unsrat,
Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, 68 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan komitmen Fakultas Hukum dalam melahirkan lulusan yang berkualitas, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan penegakan hukum di Indonesia.
Tema dies tahun ini, menurut Rektor, mengajak pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Oleh karenanya, Rektor berharap Fakultas Hukum terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas kerjasama dengan berbagai mitra, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, juga menjunjung tinggi integritas, etika dan keadilan.
Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam laporannya menegaakan, perayaan dies Natalis ke-68 menjadi sangat istimewa karena kita mengusung tema yang sarat makna yakni Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri.
“Tema ini menjadi sebuah komitmen dan panggilan pengabdian bagi kita semua. Bergerak Unggul menuntut kita
meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan mengejar standar pelayanan akademik tertinggi. Sementara itu, Berdampak Bagi Negeri menjadi pengingat bahwa ilmu hukum yang kita kaji, kembangkan, dan ajarkan di kampus Gorela ini haruslah memberikan manfaat nyata, menghadirkan keadilan, dan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan bangsa dan masyarakat luas,” ujarnya.
Ditegaskan, untuk mewujudkan tema besar tersebut, kekuatan institusi ini bertumpu pada kolaborasi dan dedikasi sumber daya manusia yang luar biasa.
Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, Dekan ingin menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen keluarga besar fakultas kita yang terus bergerak unggul setiap harinya. (FA)
Meimonews.com – Menyusul adanya permasalahan yang terjadi pada proses pemilihan Dekan Fakultas Pertanian beberapa waktu lalu sehingga Dekan terpilih tidak bisa dilantik, Senat Fakultas kembali melakukan proses pemilihan dekan baru.
Pada proses pemilihan dekan yang dilaksanakan di aula fakultas, Jumat (3/7/2026), telah terpilih dekan baru masa bakti 2026-2030.
Hadir pada proses pemilihan ini, di antaranya Wakil Rektor 1 Arthur Gerhart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) dan Plt Dekan Fakultas Peternakan Unsrat Ralfie Pinasang (Wakil Rektor 3 Unsrat).
Dekan terpilih Fakultas Peternakan Unstat Stanly OB Lombogia
Dari tiga calon yang ikut dalam proses pemilihan, Stanly OB Lombogia berhasil meraih suara mayoritas. Stanly meraih 25 suara atau 71 persen mengalahkan Jein Rinny Leke yang meraih 8 suara (23 persen) dan Tiltje A. Ransalele yang hanya memperoleh 1 suara (3 persen).
Setelah terpilih dekan, proses pelantikannya akan disesuaikan, setelah berkoordinasi dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang akan melantik. (FA)
Meimonews.com – Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat/Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsrat Arthur Gehart Pinaria memimpin rapat persiapan pelaksanaan ujian Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) di Pusat TIK Unsrat Manado, Rabu (1/7/2026).
Dalam rapat terungkap bahwa peserta ujian Jalur Mandiri T2 tahun 2026 berjumlah 3.330 orang. Selain itu, pelaksanaan ujian diharuskan berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Dalam rapat tersebut, Pinaria menegaskan, semua instrumen pendukung ujian Jalur Mandiri T2 telah siap dan ujiannya akan berlangsung Senin-Kamis (6-10/7/2026).
Ujian Jalur Mandiri T2 dilaksanakan setiap hari ada 3 (tiga) sesi yaitu sesi pertama jam 06.30 – 09.30 Wita, sesi kedua jam 10.00 – 13.10 Wita serta sesi ketiga jam 13.30 – 16.40 Wita.
Usai rapat, diadakan coaching calon pengawas oleh Esry Laoh dan Noldy GF Mamangkey. (FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Tahunn2026 yang diadakan di Mapolda Sulut Rabu (1/7/2026).
Kehadiran Rektor Unsrat dalam upacara tersebut merupakan wujud dukungan dan sinergi antara dunia akademik dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan nasional, khususnya di Sulut.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.
Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) juga terus berkomitmen mendukung berbagai program kemitraan dengan Polri melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (FA)
Meimonews.com – Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026-2027 di SMA Negeri 9 Manado mengacu kepada Peraturan Mendikdasmen RI, Peraturan Gubernur Sulut dan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Sulut.
Oleh karenanya, Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra J. Massie menegaskan, pihaknya dan jajarannya berkomitmen dalam pelaksanaannya baik saat masa penerimaan maupun saat pendaftan kembali.
“Kami tetap mengacu kepada aturan yang berlaku baik saat pemerimaan maupun saat pendaftaran kembali,” ujar Massie dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (30/6/226).
Massie memberi contoh, saat pendaftaran kembali yang berlangsung Senin (29/6) – Senin (3/7), calon siswa dan orangtua calon siswa harus membawa kelengkapan dan keaslian berkas siswa. Bila tidak atau belum lengkap atau tidak asli berkas tersebut diberikan kesempatan sebelum batas akhir.
Namun sqmbungnya, bila berkas tersebut tidak lengkap atau tidak asli saat memasukkan pada pendaftaran di batas akhir waktu pendafataran maka calon siswa tersebut tidak bisa diterima untuk belajar di sekolah unggulan ini.
Dikemukakan, bila calon siswa yang telah dinyatakan lulus saat penerimaan siswa baru namun tidak bisa melengkapi data-data yang dibutuhkan saat pendaftan kembali maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki rangkin di bawah batas yang diterima.
Massie memberi contoh, bila calon siswa tersebut masuk dalam quota suatu jalur yang jumlahnya 284 siswa namun dinyatakan gugur karena tidak lengkap berkasnya maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki urutan 285.
Diketahui, SMA Negeri 9 Manado mendapat 17 rombongan belajar (rombel) di mana setiap rombel 36 siswa sehingga total siswa yang akan diterima di sekolah ini berjumlah 612 siswa. Mereka terjaring lewat 4 jalur yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi. (FA)
Meimonews.com – Catatan penting dan bersejarah dilakukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang kini dipimpin Dekan Ockstan Jurike Kalesaran.
Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya ikan species langka/purba bahkan dianggap sudah punah karena hidup di zaman Dinosaurus tersebut,
Ikan purba tersebut ditemukan di perairan Pulau Siladen (depan Resort Celebes Diver) oleh nelayan lokal bernama Soni Pontoh sekitar pukul 09.50 Wita saat melaut mencari ikan.
“Ikan purba jenis Raja Laut (Latimeria Manadoensis) tersebut ditemukan di Perairan Pulau Siladen pada Jumat (26/6/2026) pagi ” ujar Ockstan di dampingi Wakil Dekan 1 Daisy M. Makapedua dan Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsrat Stenly Wullur dalam percakapan dengan Meimonews.com di kompleks laboratorium, Selasa (30/6/2026).
Ikan langka/purba tersebut, tambahnya, saat ini telah disimpan di suatu lemari pendingin dengan suhu tertentu di Laboratorium Terpadu Unsrat.
Dibantu staf laboratorium, diperlihatkan isi lemari dan suhu dari lemari pendingin tersebut.
“Spesimen itu sangat penting terutama dunia sains karena species ini sebenarnya sudah tidak ada. Dia hidup di zaman Dinosaurus yang sudah tidak ada tapi ternyata masih ada,” tambah Stenly seraya menambahkan, satu tanda tanya besar di dunia sains, kenapa masih ada jenis ini ?
Berdasarkan informasi yang ada, sejumlah peneliti atau pihak tertentu baik dalam maupun luar negeri sudah berniat untuk datang ke Manado untuk melihat dan melakukan penelitian tentang ikan ini.
Penemuan/fenomena ini, sudah tentu selain membanggakan dan akan ada nilai tambah baik bagi daerah Sulut tapi juga Unsrat dan FPIK Unsrat karena akan ada kelanjutannya. (FA)
Meimonews.com -Sebanyak 8 (delapan) frater Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (Missionarii Sacratissimi Cordi Yesu/MSC) ditahbiskan menjadi diakon pada Misa Tahbisan yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Kapel Biara Hati Kudus Skolastikat MSC Pineleng, Sabtu (27/6/2026).
Mendampingi Uskup pada misa konselebrasi ini adalah Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia P. Anselmus Jamlean, Supda MSC Sulkaltim P. Kornelius Kulikeban, Supda Skolastikat MSC Pineleng Aldrin Amstrong Rey.
Selain itu, Sekretaris Keuskupan Manado P. Poltje Pitoy MSC, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) P. Amrosius Wuritimur Pr, Ketua STFSP Pastor Barnabas Ohoiwutun MSC serta puluhan imam lainnya.
Mereka yang ditahbiskan adalah Fr. Meibivis Xaverius Rotikan Fr. Ekanisius Dedianto, Fr. Fransiskus Mario Charlos, Fr. Eusebius Verceli So’o Kowe, Fr.Joseph Kanar Tethol, Frater Jeffrey Claudius, Frater Basilio Bryan de Mang Nukak, dan Fr. Mario Mikael Mengko.
Para Diakon yang ditahbiskan foto bersama Uskup Manado dan beberapa pimpinan Tarekat MSC dan sejumlah imam/pastor, usai misa tahbisan
Upacara tahbisan terdiri dari pemilihan calon tahbisan, janji para diakon terpilih, tahbisan diakon berupa penunpangan tangan oleh uskup, doa tahbisan, pengenaan stola dan dalmatik serta penyerahan buku injil (evangeliarium).
Mewakili seluruh orangtua dari para diakon baru, Linda Tuegeh mengungkapkan bahwa hatinya tergetar oleh rasa bangga, haru, dan rasa pantas yang bercampur menjadi satu.
“Bagi kami para orangtua, rasanya baru kemarin kami mengantarkan anak-anak kami ke pintu seminari. Meyerahkan mereka dengan segala kepolosan, kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki,” ujarnya.
Misa tahbisan diakon yang dihadiri selain para imam, para frater, suster dan bruder tapi oleh ratusan keluarga dan tamu undangan lainnya
Hari ini, para orangtua melihat mereka berdiri di altar suci, mengenakan stola dan dalmatik, siap melayani Tuhan dan sesama sebagai seorang diakon.
Sungguh ini bukan karena kehebatan para orangtua mendidik mereka, melainkan murni karena penyelenggaraan ilahi dan kasih karunia Tuhan yang bekerja dalam diri mereka
Oleh karenanya, para orangtua diakon berterima kasih kepada banyak pihak seperti para formator, pastor dan seluruh keluarga besar Tarekat MSC.
“Terina kasih karena telah menerima anak-anak kami apa adanya. Terima kasih karema telah mendidik, menuntun, meneguhkan, dan sabar mendampingi mereka selama masa formasi,” ujarnya.
Para pemberi sambutan usai misa tahbisan yang dipimpin Uskup Manado di dampingi puluhan imam/pastor
Di bawah naungan spiritualitas Hati Kudus Yesus, tambahnya, anak-anak mereka telah tumbuh menjadi pribadi yang siap diutus. Mereka sadar, tugas mendidik calon pelayan altar tidaklah mudah, dan cinta kasih yang tarekat ini berikan tidak akan mampu dibalas mereka. Mereka menyerahkan seutuhnya anak-anak mereka ke dalam pelukan misioner Tarekat MSC.
Mewakil para diakon baru, Fr. Meibivis Rotikan MSC mengungkapkan, mereka sadar bahwa mereka bukanlah orang sempurna sehingga mereka menerima rahmat ini, melainkan karena menyadari kerapuhan diri mereka maka mereka senantiasa mengusahakan sikap kerendahan hati dan dengan penuh iman berserah dan percaya kepada Hati Kudus Yesus, sumber segala rahmat.
“Anda sekalian mengetahui keberadaan kami, kekurangan kami, kelemahan kami dan kerapuhan diri kami. Demikian juga anda sekalian mengetetahui bagaimana perjuangan kami, bagaimana keadaan kami waktu bangkit ketika jatuh, bagaimana kami tidak menyerah pada kerapuhan diri kami, melainkan terus berusaha memperbaiki diri dan berserah pada penyelenggaraan ilahi Hati Kudus Yesus dan perantaraan Bunda Hati Kudus,” ujarnya.
Diakui, semua perjalanan atau pengalaman yang mereka lalui adalah bagian dari sekolah Hati Kudus Yesus. Maka, dalam kesadaran itu, Bunda Hati Kudus adalah pengajarnya, pelindung, dan penuntun arah bagi mereka dalam belajar memiliki hati yang sudah bergerak oleh belas kasihan.
Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia Pastor Aselmus Jamlean mengingatkan kepada kedelapan diakon tersebut untuk tidak mengukur nilai pelayanan hanya dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan atau keberhasilan yang dapat dicapai.
“Tangan memang dapat bekerja tanpa kasih, tetapi hati yang dipenuhi kasih akan selalu menemukan cara untuk melayani. Itulah sebabnya Kongregasi kita tidak hanya membentuk pekerja-pekerja gereja, tetapi membentuk para misionaris yang membawa Hati Kudus Yesus ke tengah dunia,” ujarnya.
Dunia, menurutnya, tentu membutuhkan pelayan yang cakap dan terampil. Namun, lebih dari itu, Gereja membutuhkan pelayan yang kehadirannya membawa penghiburan, membangkitkan harapan, dan membuat orang semakin percaya bahwa Allah yeng mengasihi mereka.
Karena itu, sambungnya, di manapun konfrater diutus, janganlah pertama-tama bertanya, apa yang harus saya kerjakan tapi bertanyalah lebih dahulu bagaimana melalui hidup saya, orang dapat mengalami kasih Hati Kudus Yesus. “Saya percaya, di situlah letak misi yang sesungguhnya dari seorang Miaionaris Hati Kudua,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Mgr. Rolly mengurai perjalanan seotang hingga bisa menerima tahbisan diskon. Ada sejarah panjang dari mereka, yang seperti diajarkan Kristus yakni datang bukan untuk dilayani tapi melayani.
Peran orangtua/keluarga, menurut Mgr. Rolly, memang sangat besar, yang kemudian diikuti pembinaan di seminari baik seminari kecil, menegah maupun seminari tinggi.
Mgr. Rolly berterima kepada orangtua diakon yang telah memberi anak-anaknya untuk melayani Tuhan, yang saat ini telah ditahbiskan menjadi diakon,
Diingatkan kepada para diakon untuk menjadi garam dan terang dunia di manapun berada. Selain itu, tetap bersemangat dalam melayani dan memberikan yang terbaik.
Usai misa tahbisan, diadakan syukuran di aula dan halaman Skolastikat MSC Pineleng yang diwarnai suasana kegembiraan dan kekeluargaan.
Di momen ini, keluarga, tamu/undangan memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama baik dengan masing-masing diakon yang baru ditahbiskan tapi juga dengan Uskup Manado dan pimpinan Taraket MSC. (LAF)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif dan berorientasi hasil.
Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada acara pelantikan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsrat, beberapa anggota senat dan beberapa pejabat di lingkungan Unsrat yang diadaka di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/6/2026).
Anggita Senat yang dilantik adalah Anggota Senat Unsrat, Sekretaris Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Anggota Senat Fakultas MIPA sementara pejabat di lingkungan universitas yang dilantik adalah Kepala Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik, Kepala Pusat Remunerasi pada LPMPP Unsrat, Koordinator Program Studi Agronomi Program Magister (S2) pada Program Pascasarjana Unsrat.
“Mari kita terus memperkuat tata kelola yang baik, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun budaya kerja yang efektif dan akuntabel,” ujar Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralp Kairupan.
Dikemukakan, pelantikan bukan sekedar pergantian jabatan atau pemenuhan struktur organisasi melainkan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang diberikan institusi kepada yang dilantik untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembsngsn Unsrat.
“Saya berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme dan tanggung jawab,” ujar Rektor.
Khusus kepada Dekan FH Unsrat yang kini dijabat Jacobus Ronald Mawuntu, Rektor berharap dapat membawa FH semakin maju, menghasilkan lulusan yang unggul serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepada anggota senat yang dilantik baik di tingkat universitas maupun fakultas, Rektor mengharapkan peran aktif dalam memberikan pertimbangan dan masukkan strategis bagi kemajuan institusi.
Kepada Kepala Laboratorium, Kepala Pusat Remunetasi, dan Koordinator Program Studi, Rektor berharap dapat menjalankan fungsi akademik dan administrasi secara optimal demi peningkatan kualitas layanan dan kinerja universitas.
“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnua atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan Universitas Sam Ratulangi. Semoga segala kontribusi yang telah dilakukan menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan institusi ini,” ujar Rektor. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).
Ada sebanyak 562 orang lulusan baik strata 1 (S1), S2 maupun S3 yang diwisuda pada sidang senat yang dihadiri pimpinan dan anggota senat Unima, Rektor, para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga/staf Unima, para Dekan dan pimpinan fakultas se-Unima, civitas akademika Unima, wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.
Menariknya dan membanggakan, di antara yang diwisuda, ada yang memiliki keterbatasan (disabilitas) tapi bisa menyelesaikam studinya di universitas yang memiliki visi Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, Kompetitif, dan Entrepreneurial ini.
Semangat menempuh proses perjalanan perkuliahan ini patut diapresiasi dan diharapkan bisa menjadi motovasi bagi penyandang disabilitas lainnya serta mahasiswa normal lainnya.
Dengan jerih-payah dan tanpa mengenal lelah mereka bersemangat pantang menyerah berupaya dan bekerja keras agar bisa menyelesaikan studinya di Unima.
Dan, upaya serta kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mereka bisa diwisuda dan disaksikan banyak orang. Mereka resmi menyandang gelar akademik. Mereka sarjana lulusan Unima.
Prestasi tersebut, tentu menjadi kebanggan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta perguruan tinggi di mana mereka studi bahkan pemerintah.
Sebagai bentuk konkrit apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan kepada mereka saat acara wisuda, yang dilaksanakan bersamaan dengan rekan-rekan mereka yang normal.
Sebagai Wakil Ketua Tim Disabilitas Unima, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Vivi Winny Saroinsong mengungkapkan rasa gembiranya karena walaupun mereka memilik keterbatasan (disabilitas) tapi mereka bisa menyelesaikan studinya.
“Kami (Tim Disabilitas Unima yang diketuai Dekan FIPP Aldjon Dapa) senang dan bersyukur karena mereka bisa menjadi sarjana. Bisa menyelesailkan studinya di Unima,” ujarnya dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, usai acara wisuda. (Lexie Kalesaran)