Meimonews.com – Dikasteri untuk Dialog Agama mengeluarkan pesan yang ditandatangani George Jacob Kardinal Koovakad (Prefek) dan Mgr. Indunil Kodithuwakku Janakaratne Kankanamalage

(Sekretaris) sehubungan dengan Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam konteks bersama dengan Masa Prapaskah bagi kita umat Kristen.

Berikut Pesan Vatikan yang dikeluarkan Selasa (4/3/2025) dengan tema ”Kristen dan Muslim: Apa yang kita harapkan dari menjadi bersama” tersebut.

Di awal bulan Ramadan, Dikasteri untuk Dialog Antar Agama, menyampaikan salam hangat dan salam persahabatan kepada anda semua.

Waktu berpuasa, berdoa dan berbagi ini merupakan kesempatan istimewa
untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan diperbaharui dalam nilai-nilai dasar agama, kasih sayang dan solidaritas.

Tahun ini, bulan suci Ramadan sebagian besar berlangsung bersamaan dengan masa Prapaskah, yang bagi umat Kristiani merupakan masa puasa, doa dan pertobatan kepada Kristus.

Kedekatan dalam agenda kerohanian ini menawarkan kesempatan unik bagi kita untuk berjalan berdampingan, sebagai umat
Kristiani dan Muslim, dalam proses pemurnian, doa dan amal yang sama.

Bagi kami umat Katolik, adalah suatu sukacita untuk berbagi waktu ini dengan anda, karena hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua
adalah peziarah di bumi ini, dan bahwa kita semua berusaha untuk hidup lebih baik.

Tahun ini, kami ingin merefleksikan bersama anda tidak hanya tentang apa yang dapat kita lakukan bersama untuk menjalani hidup yang lebih baik, tetapi di atas semua itu, kami ingin menjadi seperti apa kita bersama, sebagai orang Kristen dan Muslim, di dunia yang sedang mencari harapan.

Apakah kita ingin menjadi rekan kerja yang
sederhana untuk dunia yang lebih baik, atau menjadi saudara dan saudari yang tulus, memberikan kesaksian bersama tentang persahabatan Tuhan dengan seluruh umat manusia ?

Lebih dari sekadar bulan puasa, Ramadan bagi kita umat Katolik merupakan sebuah sekolah transformasi batin. Dengan berpantang makanan dan minuman, umat Muslim belajar untuk mengendalikan keinginan mereka dan beralih kepada apa yang penting.

Masa disiplin rohani ini adalah sebuah undangan untuk memupuk kesalehan, sebuah kebajikan yang membawa seseorang lebih dekat kepada Tuhan dan membuka hati kepada orang lain.

Seperti yang anda ketahui, dalam tradisi Kristen, masa Prapaskah mengundang kita untuk mengikuti jalan yang sama: melalui puasa, doa, dan sedekah, kita berusaha memurnikan hati kita dan memusatkan perhatian kembali pada Dia yang membimbing dan mengarahkan hidup kita.

Praktik-praktik spiritual ini, meskipun diekspresikan secara berbeda, mengingatkan kita bahwa iman tidak hanya tentang ekspresi lahiriah, tetapi juga tentang jalan pertobatan batiniah.

Di dunia yang ditandai dengan ketidakadilan, konflik dan ketidakpastian tentang masa depan, panggilan kita bersama melibatkan lebih dari sekadar praktik spiritual yang serupa.

Dunia kita haus akan persaudaraan dan dialog yang tulus. Bersama-sama, umat Islam dan Kristen dapat menjadi saksi atas harapan ini, dengan keyakinan bahwa persahabatan itu mungkin terjadi terlepas dari beban sejarah dan ideologi yang mendorong pengucilan.

Harapan bukanlah sekedar optimisme: harapan adalah sebuah kebajikan yang berakar pada iman kepada Allah, Sang Maha Penyayang, Pencipta kita.

Bagi anda, teman-teman Muslim
yang terkasih, harapan dipupuk oleh kepercayaan pada belas kasihan ilahi, yang mengampuni dan membimbing. Bagi kami umat Kristiani, harapan ini didasarkan pada keyakinan bahwa kasih Allah lebih kuat dari segala cobaan dan rintangan.

Maka, kami ingin, bersama-sama, menjadi saudara dan saudari dalam kemanusiaan yang sangat menghargai satu sama lain. Kepercayaan kita kepada Allah adalah harta yang menyatukan kita, jauh melampaui perbedaan-perbedaan kita.

Hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua adalah makhluk rohani, berinkarnasi, makhluk yang dikasihi, yang dipanggil untuk hidup bermartabat dan saling menghormati. Terlebih lagi, kita ingin menjadi penjaga martabat suci ini dengan menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan pengucilan.

Tahun ini, ketika dua tradisi spiritual kita bertemu dalam merayakan Ramadan
dan Prapaskah, kita memiliki kesempatan unik untuk menunjukkan kepada dunia bahwa iman mentransformasi orang dan masyarakat, dan bahwa iman adalah kekuatan untuk persatuan dan rekonsiliasi.

Di dunia di mana “godaan untuk membangun budaya benteng, untuk membangun tembok, tembok di hati, tembok di tanah untuk mencegah perjumpaan dengan budaya lain, dengan orang lain” muncul kembali
(Paus Fransiskus, Fratelli Tutti, 27), tantangan kita adalah untuk membangun, melalui dialog, masa depan bersama yang didasarkan pada persaudaraan.

Kita tidak hanya ingin hidup berdampingan; kita ingin hidup bersama dengan tulus dan saling menghargai. Nilai-nilai yang kita anut bersama, seperti keadilan, kasih sayang dan penghormatan terhadap ciptaan, seharusnya mengilhami tindakan dan hubungan kita, dan menjadi kompas kita dalam membangun jembatan dan bukannya tembok, membela keadilan dan bukannya penindasan, melindungi lingkungan hidup dan bukannya menghancurkannya.

Iman kita dan nilai-nilainya harus membantu kita untuk menjadi suara yang berbicara menentang ketidakadilan dan ketidakpedulian, dan menyatakan keindahan keragaman manusia.

Di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini, kami dengan senang hati berbagi harapan ini dengan anda.

Semoga doa-doa, sikap solidaritas dan upaya kami untuk perdamaian menjadi tanda nyata dari persahabatan kami yang tulus dengan anda. Semoga hari raya ini menjadi kesempatan untuk perjumpaan persaudaraan antara umat Muslim dan Kristen, di mana kita dapat merayakan kebaikan Tuhan bersama-sama.

Momen-momen berbagi yang sederhana namun mendalam ini merupakan benih-benih harapan yang dapat mengubah komunitas dan dunia kita. Semoga persahabatan kita menjadi angin segar bagi dunia yang haus akan perdamaian dan persaudaraan !

Semoga puasa dan amal saleh lainnya selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri di akhir bulan Ramadhan, memberikan anda buah-buah perdamaian, harapan, persaudaraan dan kegembiraan yang melimpah. (*)

Meimonews.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat profesionalisme, transparansi, dan integritas di bidang pendidikan serta pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Pakta integritas ini berkaitan dengan pendidikan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-I) Program Studi Ilmu Kedokteran Faked Unsrat yang menjalani pendidikan dan praktik klinik di RSUP Kandou.

Hadir pada acara penandatangan Pakta Integritas yang dilaksanaksn di Aula Unsrat, Jumat (7/3/2025) ini jajaran pimpinan rumah sakit yakni Plt. Dirut Yuli Astuti Saripawan dan Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Suwandi I. Luneto.

Dari Faked Unsrat yakni Dekan Billy Johnson Kepel serta Damayanti Pangemanan dan Nurdjanna Jane Niode (Wakil-wakil Dekan), Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie dan akademisi Faked Unsrat.

Selain itu, tenaga medis yang berperan dalam dunia pendidikan dan layanan kesehatan.

Penandatanganan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam mengelola pendidikan kedokteran, praktik klinik mahasiswa, serta pengembangan penelitian medis yang berkualitas.

Sinergi antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou bukanlah hal baru. Namun, dengan adanya pakta ini, kedua institusi semakin menegaskan komitmen mereka dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.

“Penandatanganan ini harus ditindaklanjuti sesuai isi komitmen bersama,” ujar Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menekankan pentingnya konsistensi dalam implementasi kerjasama ini.

Pihak RSUP Kandou berharap kolaborasi ini semakin solid, sehingga rumah sakit sebagai lahan praktik dan penelitian tetap selaras dengan visi pendidikan kedokteran Unsrat.

Selain itu, pakta integritas ini juga menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi peserta didik.

Hal ini mencakup larangan terhadap tindakan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis, serta pelecehan dalam bentuk apa pun terhadap peserta didik.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas ini, diharapkan hubungan kerjasama antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou semakin erat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan dunia medis di Indonesia, khususnya di wilayah Manado. (Fer)

Meimonews.com – Hari ini (5/3/2025) umat Katolik di seluruh dunia membuka masa Prapaskah dengan Puasa dan Pantang. Masa ini ditandai dengan Perayaan Rabu Abu.

Penerimaan abu di kepala atau di dahi mau mengingatkan bahwa hidup manusia karena dosa sangatlah kecil dan rapuh di hadapan Tuhan.

“Seperti debu tanah yang diinjak orang, seperti yang kotor dan dipandang hina tak berguna, namun oleh karena belas kasih Allah, Ia mengangkat manusia menjadi sungguh berarti,” ujar Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr ketika memberikan homisi pada Misa Rabu Abu di Gereja Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja (SJPP) Manado, Rabu (5/3/2025).

Karena itu, tambah Pastor Rekan Paroki SJPP Manado ini, melalui bacaan pertama (Yoel 2 : 12-18), kita diingatkan untuk Berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, dengan berpuasa, dengan menangis dan mengaduh. Berbalik kepada Tuhan sebab Ia pengasih dan penyayang.

Ditegaskan, berbalik kepada Tuhan, bukan supaya nampak sebagai orang yang rajin, ikut terlibat di banyak hal, namun berbalik kepada Tuhan dengan kesungguhan bahwa apa yang dilakukan semata-mata untuk Tuhan.

“Entah melakukan kewajiban agama, entah memberi sedekah, entah berdoa, entah berpuasa, semuanya hendaknya dilakukan dalam relasi dengan Tuhan,” ujarnya.

Menurut, Ketua Komsos Keuskupan Manado ini, apa yang dilakukan hanyalah untuk Tuhan sendiri, bukan supaya dipuja dan dipuji orang tetapi agar Tuhan berkenan menganugerahkan rahmat pengampunan dan keselamatan kepada kita.

Maka, sebutnya, melakukan ‘dengan sembunyi’ menjadi tanda bahwa apa yang dilakukan hanyalah dalam relasi intim antara kita dan Tuhan. Pastor Made (sapaan akrabnya) pun mengutip bacaan kedua (2 Kor 5 : 20-6 : 2), Camkanlah, saat inilah saat perkenanan itu; hari ini adalah hari penyelamatan itu.

Di akhir homilinya, Pastor Made mengajak untuk membuka masa Prapaskah ini dengan syukur dan sukacita dalam sikap tobat dan penyerahan diri.

“Mari berlajar dari debu. Abu kecil bahkan sangat kecil. Dibersihkan karena dianggap kotor. Diinjak bahkan tidak ada yang peduli. Abu…kamu tak sendirian. Aku juga kecil, kotor tak berarti. Tapi syukurlah masih ada Dia. Meski ku kecil, Dia mengangkatku menjadi berarti,” ujarnya bernada ajakan.

Misa Prapaskah ini diwarmai pemberkatan abu hasil bakaran daun palma yang dipakai waktu Minggu Palma dan penandaan abu di dahi masing-masing umat yang mengikuti misa, serta penerimaan komuni bagi umat yang telah memenuhi syarat. (Fer)

Meimonews.com – Ada 5 (lima) poin penting disampaikan Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum) Unima Donald Matheos Ratu saat memberikan arahan pada Apel Mingguan, Senin (3/3/2025).

Apel mingguan yang diikuti pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan Unima ini dilaksanakan secara zoom yang dipimpin Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Kelima poin tersebut adalah pertama, apresiasi bagi semua prodi (program studi) yang telah melaksanakan perkuliahan sesuai kalender akademik.

“Periihal portal akademik, saat ini, sudah pada fase perbaikan dan migrasi data untuk pengaktìfan,” ujar Ratu.

Poin kedua, pengisian LKD/BKD. Tentang hal ini, akan disesuaikan dengan aktifasi portal.

Poin ketiga, RPL baru sedang diaudit oleh LP3M.atas permintaan bidang akademik untuk dievaluasi kelanjutannya.

Poin keempat, diharapkan kepada para dosen untuk mulai menyiapkan proposal penelitian dan pengabdian untuk skema-skema riset.DRTPM baru yang diluncurkan minggu lalu. (FA)

Meimonews.com – Menyusul pelantikan Billy Johnson Kepel sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat, Rabu (26/2/2025) maka agar tidak terjadi kekosongan jabatan karena Kepel sebelumnya adalah Wakil Rektor 4 Unsrat, Rektor Unsrat Manado mengangkat pejabat baru.

Pelantikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama baru tersebut dilakukan Rektor Unsrat bersamaan dengan pelantikan Sekretaris Lembaga Peneltian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat.

Wallah saat menandatangi berita acara pelantikan sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama Unsrat di hadapan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie disaksikan Wakil-wakil Rektor

Pelantikan dilakukan di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (27/2/2025). Mendampingi Rektor pada pelantikan tersebut, para Wakil-wakil Rektor.

Penandatangan berita acara pelantikan oleh Sekretaris LPPM Unsrat Jein Rinny Leke di hadapan Rektor Unsrat disaksikan Wakil-wakil Rektor

Steeni Edward Wallah dipercayakan menjadi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama, sementara Jein Rinny Leke menjadi Sekretaris LPPM Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses panjang tahapan pemilihan dekan di dua fakultas yang ada di lingkungan Unsrat Manado maka saat ini kedua fakultas tersebut telah memiliki dekan baru.

Pelantikan kedua dekan tersebut dilakukan Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (26/2/2025) siang.

Billy Johnson Kepel dilantik sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat untuk masa jabatan tahun 2023-2027 sementara Stenly Wullur dilantik sebagai Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat masa jabatan tahun 2022-2026.

Billy Johnson Kepel saat mendapat simbol jabatan Dekan Faked Unsrat oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie

Kepel dilantik menjadi orang nomor satu di Faked Unsrat karena pada proses pemilihan dekan yang dilaksanakan di Auditorium Faked Unsrat, Rabu (26)2/2025) pagi meraih terbanyak (37 suara).

Mantan Dekan Faked ini mengalahkan saingannya yakni Carla Kairupan yang meriah 8 suara dan Erwin Kristanto yang mendapat 4 suara.

Stenly Wullur saat menandatangani berita acara pelantikan sebagai Dekan FPIK Unsrat

Wullur dilantik menjadi Dekan FPIK Unsrat setelah meraih suara terbanyak pada pemilihan Dekan yang dilaksanakan di Auditorium FPIK Unsrat, Rabu (26/2/2025) pagi.

Wullur meraih 48 suara mengungguli Johny Budiman dan Medi Ompi yang masing-masing mendapat 6 suara dan 3 suara. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan Unima, Selasa (25/2/2025).

Rakor yang dipimpin Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum) Unima Donald Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey ini dihadiri satuan kerja baik tingkat universitas maupun fakultas.

Dilaksanakannya Rakor ini guna menindaklanjuti Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Pendapatan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2025 serta surat Sekretaris Jenderal No. 611/A/PR.07.04/2025 tanggal 18 Februari 2025 tentang Penyampaian Alokasi Efisiensi Amggaran Tahun 2025.

Tampil sebagai narasumber pada Rakor yang diadakan di Ruang Rapat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima Tondano adalah Kepala KPPN Manado Sarifudin. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Leader’s Talk di Auditorium Unsrat Manado, Senin (24/2/2025).

Tampil sebagai pembicara tunggal (narasumber) pada kegiatan yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat dan para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat ini adalah Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas,

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria mengatakan, merupakan suatu kehormatan bagi Unsrat diberikan kepercayaan sebagai tempat diselenggarakannya Leader’s Talk oleh PT Freeport Indonesia.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas saat menyampaikan materinya

“Hal ini merupakan bukti nyata dalam mewujudkan kolaborasi antara dunia imdustri dan pendidilan,” ujar Pinaria pada acara yang mengusung tema Pertambangan tembaga terintegrasi hulu hilir menuju Indonesia Emas 2045 ini.

Kolaborasi ini, sambungnya, merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing tinggi.

Dikemukakan, sebagai institusi pendidikan tinggi, Unsrat memegang peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi tantangan global. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, Unsrat tidak dapat bekerja sendiri. Unsrat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, terutama dari dunia industri.

Salah satu mahasiswa saat bertanya kepada narasumber

Kolaborasi Unsrat dan PT Freeport Indonesia, menurut Rektor, dapat meningkatkan kualitas kurikulum, pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan industri serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melalukan praktek kerja atau magang di perusahaan.

“Kolaborasi ini juga dapat membantu dunia industri mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, mengembangkan inovasi baru serta meningkatkan daya saing,’ ujar Pinaria mengutip Rektor.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria saat membacakan sambutan Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie

Oleh karena itu, Rektor sangat berharap kolaborasi antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia dapat terus ditingkatkan dan diperluas melalui bantuan pendidikan dan bentuk pemberian beasiswa mahasiswa yang berprestasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport Indonesia.

“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi secara signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya.

Foto bersama di penghujung acara Leader’s Talk

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tommy Wenas dalam pemaparan materinya mengurai sejarah PT Freeport Indonesia, produk-produk yang dihasilkan serta kontribusinya bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

Perusahaan pertambangan kelas dunia ini berawal dari tahun 1936 saat ekspedisi Colijn-Dozy, kemudian ekpedisi Wilson tahun 1963, kontrak karya 1 tahun 1967, eksport perdana dan peresmian proyek dan kota tambang bernama Tembagapura pada tahun 1972-1973.

Setelah itu, kontrak karya 2 tahun 1991, smelter pertama dan kuala kencana tahun 1996, investasi tambang bawah tanah tahun 2004, izin usaha pertambangan khusus dan transisi Grasberg tahun 2018 serta perjalanan sejarah lainnya hingga saat ini.

“Proyeksi pembayaran pajak dan non pajak tahun 2019-2026 berjumlah 26,2 miliar dollar Amerika,” ujar putra asal Tomohon ini seraya merincikan pembayaran tersebut yakni deviden, pajak dan non pajak, royalti dan pajak ekspor, total penerimaan negara, dan penerimaan PCX.

Khusus di bidang pendidikan, ada sejumlah program yang telah dilakukan, yakni lebih dari 12.000 fasilitas beasiswa yang telah diberikan sejak tahun 1996, sebanyak 1527 beasiswa anak Papua dari SMP.sampai perguruan tinggi, dan mendirikan, membiayai dan mengelola 6 asrama untuk 1695 anak Papua.

Selain itu, mendukung penyediaan 85 guru kontrak di 35 sekolah di 6 distrik dengan akses terbatas, kemitraan pengembangan 13 guru SMK di Mimika, melatih sekitar 120 peserta magang dan Papuan Bridge Program pertahun bagi angkatan kerjakerja asal Papua, serta mensponsori 88 peserta beasiswa AMINEF ke Amerika Serikat (10 peserta pertahun).

Di kesempatan tersebut diperkenalkan pula lulusan Unsrat yang bekerja di PT Freeport Indonesia, sekaligus berharap akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

Wenas menjelaskan bahwa sebelum Leader’s Talk, ia dan pimpinan Unsrat (Wakil-wakil Rektor mewakili Rektor) telah bicara-bicara tentang banyak hal terkait kerjasama antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia.

Di antaranya agar para mahasiswa dan lulusan Unsrat bisa lebih banyak berkarya di perusahaan pertambangan ini, termasuk di bidang riset.

Hadir pada Leader’s Talk yang diikui ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat ini antara lain, para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat.

Menariknya, di sela kegiatan yang diwarnai kesempatan bertanya dari banyak mahasiswa, Presdir PT Freeport Indonesia ini mempertunjukkan kebolehannya bernyanyi sambil bermain piano, yang mendapat aplaus dari peserta dan hadirin karena suaranya bagus dan permaianan pianonya mantap. (FA)

Meimonews.com – Kolaborasi Bagian Bedah Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dengan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandouw (akrab disebut RSUP Kandou) sukses menggelar Uji Konpetensi Nasional (UKN).

Kegiatan UKN yang baru pertama kalinya digelar kologiun Bagian Bedah Indonesis dan Kemenkes RI sebagian ujian wajib bagi calon dokter spesialis bedah ini diadakan di RSUP Kandou, Sabtu-Minggu (22-23/2/225.

Sebanyak 16 dokter spesialis bedah dinyatakan lulus dan siap memperkuat layanan bedah di Indonesia.

Keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama tim yang solid antara staf bedah, residen, tenaga administrasi, dan seluruh pihak terkait di RSUP Kandou serta dukungan penuh dari dewan direksi dan manajemen rumah sakit, beserta pimpinan Faked Unsrat.

Kehadiran para penguji nasional dari pusat pendidikan bedah terkemuka di Indonesia yakni Departemen Bedah Faked Unhas, Departemen Bedah Faked Unair dan Bagian Bedah Faked Unmul menjadi juga kunci keberhasilan UKN ini.

Sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan UKN, Kolegium Bedah Indonesia, melalui penanggung jawab dan pengawas UKN KBI Syaharudin memberikan piagam penghargaan kepada Bagian Bedah Faked Unsrat.

Penghargaan diterima Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie disaksikan Direktur Operasional RSUP Kandou Wega Sukanto. Seluruh penguji nasional yang berjumlah 16 orang, juga menerima penghargaan atas dedikasi mereka.

Prestasi membanggakan lainnya, peserta dari Prodi Ilmu Bedah Faked Unsrat berhasil meraih peringkat pertama lulusan terbaik, disusul Prodi Bedah Unmul di peringkat kedua dan Prodi Bedah Unhas di peringkat ketiga.

UKN Wilayah IV ini melibatkan 16 penguji nasional yakni Denny Saleh, Christian Manginstar, Husnul Ghaib, Marselus A. Merung, Billy E. Ch. R. Salem, Michael Tendean. M. Ihwan Kusuma, Bambang Suprapto, Rangga BV Rawung, A. Djarot Noersasongko, Harsali F. Lampus, Tommy Rubiyanto Habar, Richard Sumangkut, Billy Karundeng, Eko Prasetyo, dan Maximillian Ch. Oley.

Pemantau kegiatan UKN Wilayah IV ini adalah Olive Moniaga, sementara Penanggung Jawab KBI Syaharudin (kolegium bedah). (Fer)

Meimonews.com – Rangkaian kegiatan Hari-hari Raya Gereja (H2RG) GMIM Tahun 2025 Jemaat GMIM Rut Bouleward Manado dicanangkan, Sabtu (22/3/2025).

Pencanangan dilakukan oleh Ketua BPMJ GMIM Rut Boulevard Manado Pdt. Stevi Christian Wowor yang ditandai ibadah dan jalan sehat yang diikuti puluham.anggota jemaat yang terdiri dari dua kolom ini.

Ibadah serta start dan finish jalan sehat bertempat di halaman gereja sementara jalan sehat mengelilingi kompleks Megamas Manado.

Ketua Panitia H2RG Jemaat GMIM Rut Boulevard Manado Sharon Areros berharap, semoga kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik untuk memuliakan nama Tuhan dan melayani umat Tuhan.

“Semoga kekompakan panitia dan seluruh Jemaat terpelihara dan lebih erat sebagai satu keluarga besar Jemaat GMIM Rut Boulevard Wilayah Manado,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan H2RG jemaat ini terdiri dari pembukaan/pencanangan 22 Februari, ibadah Jumat Agung 18 April, pawai jalan salib 19 April, ibadah Paskah 20 April, ibadah kenaikan Yesus Kristus 29 Mei, HUT ke-194 pekabaran Injil dan pendidikan Kristen GMIM 12 Juni, HUT ke-91GMIM Bersinode 30 September.

Ibadah perayaan malam Natal Yesus Kristus 24 Desember, ibadah perayaan Natal Yesus Kristus 25 Desember, ibadah malam akhir tahun 31 Desember, dan perayaan HUT ke-4 GMIM Ruth Boulevard Manado 22 Januari 2026. (lk)