Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik Anggota Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat di Aula Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (20/8/2025).

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan pimpinan/tokoh agama dari mereka yang dilantik.

Pelantikan ini berdasarkan nomenklatur baru sesuai Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) No. 5 Tahun 2025.

Perubahan nomenklatur ini, menurut Rektor Unsrat, adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola universitas, dari semula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik kini menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Perubahan ini, tambahnya saat memberikan sambutan, menjadi penegasan akan pentingnya pengembangan dua bidang ilmu yang sama-sama strategis dalam menjawab tantangan bangsa.

Dikemukakan, Senat Fakultas memegang peran penting sebagai organ normatif dalam menjaga martabat akademik di fakultas. Karena itu, dipercaya Anggota Senat yang dilantik ini akan menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi tinggi.

“Mari bersama- sama membangun Universitas Sam Ratulangi yang unggul, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyraakat, bangsa dan negara,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Tim Jurusan Farnasi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado menggelar Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) di Kelurahan Marawas, Minahasa, Rabu (16/8/)2025).

Kegiatan pengabmas ini merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh institusi pendidikan tinggi.

Poltekes Kemenkes Manado sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang ada di Sulawesi Utara mewujudkan salah satu misinya yaitu menyelenggarakan pengabmas yang berdasarkan penelitian untuk kesejahteraan masyarakat, yang dilaksanakan secara rutin.

Kegiatan pengbmas kali ini dilaksanakan di salah satu rumah warga di Lingkungan 2 dengan tema Pelatihan Pengolahan Jahe Merah dan Kulit Buah Naga Menjadi Permen Jelly Sebagai Alternatif Pengobatan Penyakit Degeneratif.

Hadir pada kegiatan ini, Lurah Marawas Ronny V. Kiroyan dan jajarannya, Tim Pengabmas Jurusan Farmasi (dosen dan mahasiswa), serta sasaran masyarakat yaitu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Lurah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang dilaksanakan karena selain belum ada kegiatan serupa yang dilaksanakan di Kelurahan Marawas.

Kegiatan ini juga, menurutnya, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat belajar bersama lewat pelatihan yang diberikan dalam memanfaatkan tanaman bahan alam yang ada di sekitar pekarangan rumah yang berguna bagi kesehatan.

Disampaikan juga melalui kegiatan ini menjadi bekal bagi ibu-ibu dalam meningkatkan penghasilan keluarga karena dapat dikembangkan menjadi potensi usaha.

Diharapkan kedepannya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan.

Lurah menyampaikan terima kasih kepada Tim Pengabmas Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado yang diketuai Rilyn N. Maramis bersama anggota yakni Elvie R. Rindengan dan Nurningsih E. Suleman serta para mahasiswa.

Mewakili Poltekkes Kemenkes Manado Jurusan Farmasi sambutan disampaikan oleh Ketua SPI Poltekkes Kemenkes Manado Elisabeth N. Barung.

Pelaksanaan kegiatan pengabmas dimulai dengan pemaparan materi pelatihan oleh Ketua Tim Pengabmas dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan sediaan permen jelly dari sari jahe merah dan sari kulit buah naga.

Masyarakat sangat antusias dan ikut terlibat dalam proses pembuatan permen jelly karena praktis dan mudah dibuat. Hasil yang diperoleh dari praktek pembuatan permen jelly dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Tim Pengabmas juga menyerahkan peralatan pembuatan permen jelly kepada pemerintah setempat untuk dapat digunakan oleh kelompok PKK.

Respon masyarakat terkait kegiatan yang dilaksanakan, mereka menyambut positif kegiatan pengabdian masyarakat ini karena menilai manfaat yang diberikan sangat besar dan dapat diaplikasikan secara mandiri.

Harapan masyarakat kedepan, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan obat alami yang berguna bagi kesehatan. (lex)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di halaman kantor pusat Unima, Tondano, Minggu (17/8/2025).

Dalam upacara yang diikuti pimpinan dan staf, ASN/PPPK/THL dan perwakilan mahasiswa ini beberapa dosen dan pegawai diserahkan Satyalencana sebagai bentuk apresiasi/penghargaab atas pengabdian/dedikasi mereka.

Upacara yang diwarnai pakaian adat nusantara oleh peserta upacara ini dipimpin Wakil Rektor 2 Unima Ronal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Philip Joseph Kambey (yang menghadiri upacara sejenis yang diselenggarakan Pemprov Sulut di Kantor Gubernur, Jln. 17 Agustus Manado).

Dalam sambutannya, Warek (Wakil Rektor) 2 mengungkapkan hal-hal penting yang dilakukan Rektor terkait kemajuan Unima.

Rektor, menurut Ratu, dalam diam banyak memperbaiki sistem tatakelola di Universitas Negeri Manado yakni tatakelola di bidang akademik, keuangan dan perencanaan dan kemahasiswaan.

Sehingga tatakelola keuangan di Unima berjalan dengan baik dapat membayar gaji, tunjangan serdos, guru besar dan tukin dapat dibayar tepat waktu.

Yang terakhir, sebutnya, berkat lobi Rektor, Unima dapat penugasan pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Oktovian Alexander Sompie mengajak civitas akademika Unsrat menjadikan momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ini sebagai ajang refleksi.

Refleksi tentang “sejauh mana kontribuai kita bagi bangsa ini, dan sejauh mana kita mewarisi semangat juang para pahlawan,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Unsrat Manado, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang dipimpin Rektor ini antara lain diikuti Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, pimpinan fakultas se-Unsrat, aparat sipil negara dan tenaga harian lepas Unsrat, serta perwakian mahasiswa Unsrat.

“Universitas Sam Ratulanfi berkomitmen untuk terus bereran aktif dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera dan bangsanya maju,” tandas Rektor.

Hal yang disebutkan Rektor sejalan dengan tema peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini yakni Bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju.

Tema ini, menurut Rejtir, mengingatkan kita semua bahwa bersatu adalah kunci kekuatan bangsa. Tanpa persatuan, bangsa kita mudah terpecah; Berdaulat berarti bangsa ini harus berdiri di atas kaki sendiri, memiliki kemandirian dalam ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi dan budaya.

Selain itu, rakyat sejahterah adalah tujuan utama pembangunan, menghadirkan keadilan sosial dan kualitas hidup yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia; Indonesia maju adalah cita-cita yang harus kita wujudkan melalui kerja keras, inovasi dan kolabirasi.

Dikemukakan, hari ini, delapan puluh tahun yang lalu, para pendiri bangsa dengan kebetanian, tekad dan pengorbanan yang luar biasa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Perjuangan panjang itu, menurut Rektor, bukanlah hal mudah. Darah, air mata dan pengorbanan jiwa dan raga telah menjadi harga yang harus dibayar untuk meraih kemerdekaan. Maka, setiap kita berdiri di sini, hari ini adalah wujud syukur dan penghormatan kepada pahlawan bangsa.

Sebagai bagian dari perguruan tinggi negeri di bawan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Universitas Sam Ratulangi memiliki peran strategis dalam memgisi kemerdekaan.

“Tugas kita bukan lagi mengangkat senjata melainkan berjuang melalui ilmu pengetahuan, riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Disebutkan, kita dituntut untuk pertama, menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan,teknologi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu menjawab tantangan global. Kedua, mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter dan berintegritas, yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa di berbagai bidang.

Ketiga, membangun kolaborasi, inovasi baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional demi terwujudnya kemandirian bangsa. Keempat, berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional khususnya di Sulawesi Utara dengan tetap berlandaskan pada nilai Pancasila dan semangat kebhinekaan.

“Begitu juga bagi adik-adik mahasiswa yang saya banggakan, kalian adalah gereasi penerus, generasi emas Indonesia. Ingatkah bahwa perjuangan di era sekarang, menuntut kalisn untuk mempelajari ilmu dengan sungguh-sungguh, mwnguasai teknologi, berpikir kritis serta berani berinovasi,” ujar Rektor.

Tetapi lebih dari itu, sambung Rektor, kalian harus tetap menjunjung tinggi nilai moral, etika.dan kebangsaan. Karena Indonesia maju hanya bisa dicapai dengan generasi muda yang bukan hanya pintar tapi juga berintegritas.

Rektor berterima kasih kepada para mahasiswa sebagai anggota pengibar bendera yang di dampingi oleh Mennwa Unsrat.

Disampaikan pula pada bahwa pada momen peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun ini Presiden memberikan pengjargaan kepada 136 tebaga pendidik dan tenaga kependidikan Unsrat berupa Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun, dan 10 Tahun. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Sosialisasi Kebijakan Akreditas BAN-PT (Badan Ankreditasi Nasional Perguruan Tinggi), Jumat (15/8/2025).

Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring dan luring dari Aula Lantai 4 Rektorat Unsrat ini diikuti ratusan peserta baik dari lingkungan Unsrat termasuk Dekan-dekan maupun perwakilan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Sulut.

Tampil sebagai narasumber adalah Muhammad Isman Yusuf dan Bambang Suryoatmono dari BAN-PT sementara ucapan selamat datang dan kata penutup oleh Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Montolalu mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT Imam Buchori memberikan sambutan dan yang membuka kegiatan adalah Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak.

Berbagai problematika yang dialami perguruan tinggi yang penyebabnya bukan dari perguruan tinggi tersebut diungkapkan peserta kepada narasumber. Diberikan pula masukkan terkait dengan permasalahan yang ada serta sejumlah pertanyaan disampaikan untuk mendapat respons.

Karo Perencanaan Kerjasama dan Humas Unima Vivi W. Saroinsong saat memanfaatkan sesi dialog

Poin-poin tertentu langsung diberikan tanggapan termasuk menjawab pertanyaan yang membutuhkan jawaban langsung, ada yang harus diperdalam, ada yang membutuhkan waktu untuk mengecek datanya.

Rino Rogi, perwakilan Fakultas Pertanian Unsrat mengajukan beberapa pertanyaan saat sesi dialog

Dengan adanya sosialisasi ini maka ada satu pemahaman dan sikap bersama untuk ditindaklanjuti terkait ada kebijakan baru akreditasi.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Montolalu (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) ketika memberikan ucapan selamat datang

Wakil Rektor 2 Unsrat berterima kasih kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini serta para narasumber dari BAN-PT serta dari LLDIKTI Wilayah XVI. (FA)

Meimonews.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Manado tahun 2025 dikukuhkan dalam suatu upacara di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (14/8/2025).

Bertindak swbagai pembina upacara yang dihadiri Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, Forkopimda Kota Manado, Asisten II Atto Bulo, Kepala SKPD, pelatih, kepala sekolah, serta orangtua anggota Paskibraka.adalah Walikota Manado Andrei Angouw.

Dalam sambutannya, Wakikota mengingatkan pentingnya memaknai kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan, serta mendorong generasi muda menjadi ‘petarung’ untuk kebaikan.

“Terapkan nilai-nilai agama, wujudkan Indonesia yang adil dan beradab, serta junjung tinggi persatuan. Ingat, demokrasi tanpa kebijaksanaan adalah anarki,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DORD Sulut ini menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah lolos seleksi.

“Kalian adalah pilihan dari yang terbaik. Tugas ini akan melekat pada diri kalian seumur hidup. Jadilah teladan bagi teman-teman kalian,” ujarnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan, mengheningkan cipta, pembacaan naskah pengukuhan, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Putera Indonesia secara serentak oleh seluruh anggota Paskibraka.

Setelah pernyataan pengukuhan oleh Pembina Upacara, dilakukan penyematan lencana secara simbolis oleh Wali Kota, diikuti oleh orang tua. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis – Jumat (14-15/8/2025).

Pembukaan kegiatan dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka Unsrat yang dipimpin Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralph Kairupan dan dihadiri antara lain Senat Unsrat, Pimpinan Unsrat, Pimpinan Fakultas se-Unsrat dan ribuan mahasiswa baru (maba) Unsrat, Kamis (14/8/2025).

Selama PKKMB, para maba akan mendapat pembekalan oleh para narsumber baik dari dalam maupun luar lingkungan Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, PKKMB ini bukanlah sekedar seremonial tetapi sebagai jembatan pertama menuju dunia kampus, di mana para maba akan menempa diri, menggali ilmu dan membentuk karakter sebagai calon pemimpin bangsa.

Universitas Sam Ratulangi, sebut Rektor memiliki satu visi yaitu menciptakan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing global.

Untuk mewujudkannya, para maba harus belajar, berinovasi dan berkontribusi positif, junjung nilai-nilai kejujuran, disiplin dan menjaga etika.

Rektor mengajak untuk menjadikan Universitas Sam Ratulangi sebagai tempat lahirnya para pemikir, pencipta dan pemimpin masa depan. (FA)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado menggelar orientasi, pendidikan, dan pelatihan intensif bagi mahasiswa program profesi dokter, dokter gigi, dan ners dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Faked Unsrat) Manado, Jumat(8/8/2025).

Acara dibuka oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati di dampingi antara lain Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Nurdjannah Jane Niode.

‎Pelatihan ini mencakup aspek dalam pelayanan kesehatan, termasuk Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dalam sambutannya Yunemenegaskan, pelatihan ini dirancang untuk membekali para calon tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan esensial sebelum mereka terjun langsung ke lingkungan kerja rumah sakit.

“Kami berharap para mahasiswa dapat lebih siap dan kompeten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman bagi pasien,” ujarnya.

‎Yune menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas, dengan fokus pada keselamatan pasien, pekerja, dan lingkungan rumah sakit.

Peserta pelatihan diharapkan mampu mengaplikasikan materi yang dipelajari dalam praktik kerja lapangan, dengan penekanan pada pencegahan cedera akibat kesalahan tindakan.

Peserta didorong untuk menjaga sikap dan komunikasi yang baik, serta mengikuti SOP dan program yang telah dirancang.

“Rumah sakit memiliki kebijakan tegas terhadap perundungan, kekerasan seksual, atau pungutan liar, dan peserta diimbau untuk melaporkan jika mengalami hal tersebut,” tandasnya.

‎Nurdjannah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Pelatihan ini, menurutnya, merupakan bagian integral dari program profesi dokter dan diselenggarakan di rumah sakit pendidikan utama.

“Sebanyak 154 peserta mengikuti pelatihan selama enam hari, yang meliputi pencegahan infeksi, keselamatan kerja, dan pelayanan prima,” ujarnya.‎

‎Ia berharap, peserta dapat mengembangkan komitmen dan empati dalam memberikan layanan kesehatan, serta memperoleh pengetahuan dasar dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan bertanggung jawab. (Fer)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus memberikan Kuliah Umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (11/8/2025).

Dalam kuliah umum ini, Gubernur memaparkan Pokok-pokok pikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jang Panjang (RPJMP) Sulawesi Utara kepada para akademisi, mahasiswa, dan jajaran pimpinan universitas.

Gubernur menjelaskan visi, misi, dan strategi utama yang akan menjadi fondasi pembangunan Sulawesi Utara dalam beberapa dekade mendatang.

Di momen tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju.

 

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum ini memiliki makna yang sangat penting dan menjadi acuan dalam merancang serta menyesuaikan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.

Rektor berharap kuliah umum ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara Pemrov Sulut dan Universitas Sam Ratulangi dalam menciptakan ekosistem kolaboratif mendukung terwujudnya Sulawesi Utara maju, mandiri dan berdaya saing global. (FA)

Meimonews.com – Sektor pertanian menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, pertumbuhan populasi dan tuntutan akan keamanan pangan yang semakin meningkat.

Itulah sebabnya, Sam Herodian (Staf Khusus Kementerian Pertanian Indonesia) menegaskan pentingnya memperkuat pendidikan tinggi pertanian melalui inovasi dan teknologi untuk mencapai swasembada pangan.

Penegasan tersebut disamipaikannya ketika menjadi Keynote Speaker Onsite pada International Conference on Agriculture, Food, Environment and Energy (InCaffe) 2025 yang diadakan lewat zoom dan secara hibrid di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Kamis (7/8/2025).

Dikemukakan, dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045 beserta Asta Cita 2 dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, pemerintah menekankan perguruan tinggi pertanian harus menjadi garda terdepan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang terampil, berpengetahuan luas, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“Kurikulum pendidikan tinggi pertanian perlu direformasi agar lebih relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja,” tandasnya saat membawakan materi dengan judul Strengthening Agricultural Higher Education Through Innovation and Technology to Achieve Food Self-Sufficiency.

Hal ini, sebutnya, termasuk mengajak petani milenial/Gen Z dalam pertanian cerdas seperti pengenalan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan precision farming.

Diingatkan perlunya kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, sektor swasta, dan petani untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan inovatif.

“Pemerintah dan juga Kementerian juga mengajak para akademisi, mahasiswa, dan peneliti untuk terus berkontribusi dalam menemukan solusi-solusi kreatif untuk tantangan-tantangan pertanian, dengan tujuan akhir menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan panitia pimpinan Fabiola Saroinsong (Ketua) dan diikuti 140 peserta dari 5 negara yang merupakan peneliti, pelaku industri (pariwisat), dosen dan mahasiswa ini merupakan kolaborasi Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado pimpinan Dedie Tooy (Dekan) berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTi) Wilayah Timur Indonesia dan Perhimpunan Agroteknologi Indonesia (PAGI).

Kegiatan yang mengusung tema Strengthening Agricultural Higher Education Through Inovation and International Collaboration for Sustainable Food Environment Energy ini menampilkan sejumlah pakar internasional sebagai pembicara.

Invited Speaker Onsite terdiri dari Fabian M. Dayritt (Filipina), Rajesh M. K (India), Fahrul Zaman Huyop (Malaysia), Jeremy Badgery Parker (Australia), Jelfina C. Alow (Indonesia) dan Samanhudi, (Indonesia).

Keynote online yakni Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, (Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia) sementara Invited Speaker online terdiri dari Tamara Jackson (Adelaide University, Australia), Nurul Huda (Universiti Malaysia Sabah, Malaysia), dan Jean-Marc Roda (French Agricultural Research Centre for International Development (CIRAD), Prancis.

Dalam pemaparan materinya, Anton Nugroho mengungkapkan, penguatan pendidikan tinggi pertanian, khususnya di Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia, menjadi strategi penting untuk mendukung keberlanjutan pangan, lingkungan, dan energi di Indonesia.

Visi Indonesia 2045 mencakup pilar-pilar utama, termasuk pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), serta pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Pembangunan berkelanjutan ini menghadapi tantangan, seperti permintaan pangan yang terus meningkat namun kapasitas produksi yang menurun, sehingga neraca bahan pangan masih defisit,” ujarnya dalam materinya berjudul Penguatan Pendidikan Tinggi Pertanian melalui Inovasi dan Kolaborasi Internasional dalam rangka keberlanjutan pangan, lingkungan dan energi.

Di sisi lingkungan, visi 2045 menargetkan ekonomi hijau dengan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 34-41 persen dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di atas 80.

Dalam menghadapi tantangan ini, Unhan RI berperan aktif dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk pertahanan negara, khususnya dalam menghadapi krisis pangan dan energi.

Peran ini diwujudkan melalui berbagai program studi yang relevan, seperti Sains Pangan dan Ketahanan Energi di tingkat magister, serta program diploma di bidang pertanian, perikanan, dan kelautan.

Selain itu, Unhan RI juga melakukan riset kolaboratif untuk mendukung swasembada pangan dan ketahanan energi. Riset-riset tersebut meliputi pengolahan lahan dengan larutan mikroba buatan, penyiapan benih menggunakan mikoriza, pembuatan pupuk organik nusantara, oestisida organik, dan pestisida sulfur, dan pengembangan gandum, Program SMC untuk Ketahanan Energi Berbasis Sawit dan Ketahanan Pangan.

“Upaya ini sejalan dengan program swasembada pangan nasional (PSPN) yang mencakup pencetakan sawah baru, revitalisasi sistem irigasi, pengembangan benih unggul, dan transformasi pertanian modern,” tandasnya.

Dengan demikian, menurutnya, pendidikan tinggi pertanian di Unhan RI berfungsi sebagai pilar untuk menciptakan SDM yang mandiri, berkarakter, dan kompeten guna mengatasi ancaman krisis pangan dan energi sebagai bagian dari pertahanan negara.

Dekan Faperta Unsrat Manado Dedie Tooy, dalam sambutannya mengungkapkan, suatu bagin bagi Faperta Unsrat karena bisa melaksanakan kegiatan ini yang diikuti lebih dari 200 peserta baik secara langsung maupun daring, termasuk lebih dari 20 Dekan Faperta dari seluruh Indonesia.

Kegiatan InCAFEE ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan kolaborasi yang diselenggarakan beberaa hari tersebut. Kegiatan lainnya adalah Lokakarya Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Wilayah Timur dan Kongres Nasional Perhimpunan Agroteknologi Indonesia.

“Kami bangga menjadi tuan rumah pertemuan akademik internasional ini di Manado dan berharap acara ini dapat memperkuat kolaborasi dan inovasi di bidang pertanian,” ujarnya. (FA)