Meimonews.com – Enam imam/pastor baru Diosesan Manado menggelar misa perdana di Paroki St. Paulus Lembean, Minahasa Utara, Minggu (9/8/2020).

Misa konselebrasi ini dipimpin P. Koresta Fransiskus Rian Lila Pr (pernah bertugas sebagai frater diakon di paroki ini selama setahun, yang kini mendapat tugas di Paroki Melongguane) sebagai selebran utama di danpingi lima imam baru lainnya sebagai selebran yakni Pastor Jerry Bambalu Torabelaz Pr (Paroki HKY Tomohon), Pastor Jufri Anthonius Dotulong Pr (Paroki St. Thomas Modo), Pastor Malvinas Anthonius Pr Karundeng (St. Yohanes Rasul Tahuna), Pastor Yohanes I Made Pantyasa (Komsos, Radio Montini dan membantu di Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Manado dan Pastor Bernardus I Wayan Sugiarta (membantu di Komisi PSE-KM).

Turut pula mendanpingi sebagai seleban yakni Pastor Wens Mawikere Pr (Pastor Paroki), Pastor Alex Sondakh Pr (pastor rekan/Ketua Panitia Misa Perdana) dan Pastor Maurits Lensun Pr (pastor rekan) serta Frater Diakon Cheryl Angelo Ferdy Tanod Pr (dari paroki Lembean) yang 18 Juli 2020 ditahbiskan sebagai frater diakon serta dilantik sebagai Lektor dan Akolit.

Sejumlah umat dengan junlah terbatas yakni perwakilan dari wilayah rohani dan stasi Paroki Lembean termasuk tokoh umat Piet Luntungan dan pimpinan kelompok kategorial paroki serta perwakilan dari Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema (pemekaran dari paroki Lembean) turut hadir pada misa yang disiarkan secara langsung oleh Komsos dan Dokumentasi Paroki Lembean).

Sebelum misa, diadakan penjemputan di depan piatu masuk gereja bagi para imam yang baru ditahbiskan bersama empat imam Tarekat MSC oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di danpingi Superior Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Maraanesy MSC dan Rektor Seminari Hati Kudus Yesus (HKY) Pineleng Pastor Melky Malingkas Pr di Kapel Seminari HKY Pineleng, Sabtu (26/7/2020).

Usai misa diadakan santap kasih bersama di aula paroki.

Semua acara, mulai dari penjemputan, misa dan santap kasih bersama dilaksanakan dengan memperhatikan prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Di penghujung misa, sebelum berkat/pengutusan dari pastor baru kepada tiga pastor di Paroki Lembean dan kepada umat secara umum oleh keenam pastor dan tiga pastor di Paroki Lembean, para imam baru itu diberi kesempatan untuk berbicara, berbagi cerita singkat perjalanan imamat dan pesan mereka.

Ada yang bercerita bahwa ia masuk seminari karena panggilan sendiri tapi ada juga yang karena dorongan dan ingin menyenangkan hati orangtua namun kemudian tergerak untuk menjawab panggilan itu dengan sungguh-sungguh (menjadi panggilan diri), ada yang dari ‘anak jalanan’ yang terpanggil, dan lain-lain sebab sehingga mereka bisa masuk seminari dan ditahbiskan menjadi imam.

Pastor Paroki St. Paulus Lembean Pastor Wens Mawikere Pr berterima kasih dengan kesediaan para imam baru ini memimpin misa perdana di Paroki Lembean.

Mantan Ketua Komsos Keuskupan Manado ini berharap misa perdana ini bisa menjadi pemacu semangat panggilan bagi umat di paroki ini untuk terpanggil/menjadi imam atau suster.

“Ketua OMK Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjadi suster. Mudah-mudahan, tahun depan Frater Diakon Cheryl Angelo Ferdy Tanod Pr yang putra Lembean ditahbiskan menjadi imam, dan ada lagi yang menjadi pastor dari Paroki Lembean,” ujar Pastor Wens penuh harap.

Kepada para imam baru, Pastor Wens menyanpaikan selamat bergabung dalam kolegial para imam diosesan Manado. (lk)

Meimonews.com- Sebanyak sepuluh frater diakon yakni enam dari Diosesan Manado (Projo/Pr) dan empat dari Tarekat MSC ditahbiskan menjadi imam/pastor pada misa tahbisan di Kapel Seminari Hati kudus Yesus (HKY) Pineleng, Minggu (26/7)/2020).

Misa tahbisan dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedicttus Estephanus Rolly Untu MSC di danpingi Ketua UNIO Keuskupan Manado P. Revi Tanod Pr, Rektior Seminari HKY Pineleng P. Melky Malingkas Pr, Superior Provinsial MSC Indonesia Pastor Sanuel Maraanesy MSC, Superior Skolastikat MSC Pineleng P. Anselmus Jamlean MSC, Pastor Stenly Pondaag MSC (pemandu acara), sejunlah imam dan Frater Diakon Micky Kojongian Pr.

Tidak seperti biasanya, kali ini misa tahibsan dilakukan secara live streaming dan mengikuti protap kesehatan (sebagaimana imbauan/anjuran pemerintah). Keluarga calon imam hanya dibatasi dua orang saja. Imam/pastor yang mendampingi uskup hanya terbatas, hanya beberapa orang saja, dari biasanya puluhan imam/pastor. Umat yang biasa cukup banyak (ratusan orang), kali ini mereka menyaksikan peristiwa penting ini dari rumah.

Kesepuluh imam/pastor baru tersebut adalah P. Koresta Fansiskus Rian Lila Pr, P. Jerry Bambalu Torrebelaz Pr, P. Jufri Anthonius Dotulong Pr, P. Malvinas Anthonius Karundeng Pr, P. Yohanes I Made Pantyasa Pr, P. Bernard’s I Wayan Sugiarta Pr, P. Agustinus Budiman MSC, P. Andrea’s Buarlele MSC, P. Nouri Dien MSC dan P. Wensislaus Betbual MSC.
Para imam/pastor ini antara lain ada yang ditempatkan.bertugas di Keuskupan Merauke (Papua), Keuskupan Amboina
dan Keuskupan Agung Makasar (wilayah karya MSC), serta di Keuskupan Manado sendiri.

Ketika memberikan sambutan, usai tahbisan, Uskup Manado mengungkap bagaimana proses menjadi seorang yang dimulai dari keluarga sebagai seminari dasar kemudian berlanjut ke seminari menengah dan seminari atau sekolah tinggi.

Itulah sebabnya, Mgr. Rolly berterima kasih kepada orangtua/keluarga imam baru yang telah merelakan putranya (bahkan ada yang sampai dua orang kakak-beradik) untuk menjadi calon imam serta para pembina/staf yang telah membina dan membimbing mereka sehingga bisa ditahbiskan menjadi imam/pastor.

Mantan Superior Provinsial MSC Indonesia ini berterima kasih pula kepada orangtua asuh dan para pastor/imam serta umat yang telah ikut berperan sehingga para frater diakon ini bisa mencapai puncak tahbisan (sebagai pastor/imam) pada hari ini. (lk)

Meimonews.com – Robby Lumi baru beberapa hari.lalu dipercayakan Walikota Manado GSV Lumentut sebagai Kepala SMPN 1 Manado. Jabatan sebelumnya adalah Wakil Kepala SMPN 1 Manado.

“Ketika dipercayakan oleh Pemerintah lewat Walikota Manado maka yang pertama yang saya harus lakukan adalah melakukan kegiatan berupa program-program yang telah dilakukan oleh pimpinan/kepala sekolah lama dan juga hal-hal yang terkait dengan kepentingan pendidikan untuk menuju kepada sekolah yang berprestasi dan akan melakukan dengan teman-teman guru yang adalah juga rekan sekerja,” ujarnya.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela syukurannya memperingati HUT ke-55 dan syukuran jabatan barunya yang digelar bersama komunitas olahraga MSC/Manado Sport Club pimpinan Hengky Mogi (Lumi adalah salah satu anggotanya) di lapangan basket terbuka Kompleks GOR Wolter Monginsidi Sario, Selasa (7/7/2020) pagi Lumi mengurai singkat tekad dan harapannya dalam jabatan barunya.

Selain itu, sambung Penatua salah satu Kolom Gereja GMIM Musafir Kleak ini, dengan konitmen bersama membangun kebersamaan agar apa yang dicita-citakan untuk satu tujuan melalui pendidikan boleh meraih sukses dengan prestasi yang baik ke depan.

Dan, tentunya hal-hal yang terkait dengan kondisi sekolah, paling tidak ada yang harus dibenahi diperbaiki dan selanjurnya membuat sekolah itu nyaman, kondusif dan akan menampakkan keasrian yang membawa suasana bagi peserta didik untuk belajar dengan tenang dan nyaman.

“Sebab, dari dalamnya akan tercermin bagaimana sekolah yang terbaik, yang bisa menciptakan prestasi untuk dunia pendidikan lebih khusus di Kota Manado dan Sulawesi Utara,” tandasnya.

Harapan ke depan nanti, sambung Ketua PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Kota Manado ini, dengan apa yang dimilikinya, ia akan berjuang, berbuat apa yang terbaik untuk pendidikan di Kota Manado dan Sulawesi Utara.

Acara syukuran dilaksanakan secara sederhana dan tetap menggunakan protokol kesehatan. (lk)