Meimonews.com – Badan Pengurus KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki St. Khristoforus Gorontalo menggelar Aksi nyata peduli Covid-19 berupa berbagi masker dan sembako, Sabtu (4/9/2021).

Ribuan masker dibagikan kepada penjual dan pembeli, pengemudi dan penumpang bentor / kendaraan roda dua dan empat yang beraktivitas di dua pasar tradisional di Kota Gorontalo serta puluhan paket sembako dibagikan kepada warga / umat di beberapa tempat di wilayah Paroki secara door to door.

Masker dan sembako sumbangan dari antara lain dari Talulembang Sule (Pengurus KBK dan penggerak Paroki) dan Elok Kurniawan (Bendahara KBK Paroki) dibagi-bagikan kepada warga oleh Pengurus dan Anggota KBK Paroki. Pastor Ronny Singal Pr (Pastor Paroki) ikut membagikan sembako kepada sejumlah warga/umat.

Ketua KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Alexander Maramis menjelaskan,.kegiatan berbagi masker dan sembako ini merupakan aksi nyata dari KBK Paroki dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan bentuk kepedulian terhadap warga/umat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini menjadi aksi nyata kepedulian KBK terhadap Covid-19 dan untuk mendukung ajakan Bapa Uskup Manado Mgr. Benedictus Estepahus Rolly Untu MSC yakni ajakan agar umat peduli dan melakukan upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19,” ujar Alex, sapaan Ketua KBK Paroki St. Khristoforus.

Pastor Paroki St. Khristofus Gorontalo Pastor Ronny Singal Pr menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan KBK Paroki untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu warga/umat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

“Aapalagi aksi nyata ini merupakan bentuk dukungan terhadap kepedulian Gereja Katolik sebagaimana ajakan Bapa Uskup Manado,” ujar Pastor Ronny.

Bendahara KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Elok Kurniawan merasa senang dan berterima kasih karena warga yang mendapat masker dan sembako mengapresiasi aksi nyata dari KBK yang merupakan bagian dari Gereja Katolik Gorontalo.

“Terima kasih karena semua rencana kegiatan berbagi masker dan sembako telah berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat apresiasi dari warga,” ucapnya.

Dalam pantauan Meimonews.com di lokasi berbagi (baik berbagi masker maupun sembako), warga terlihat senang dan berterima kasih dengan aksi ini.

Mereka (warga) senang karena ada organisasi yang peduli Covid-19 dan berbagi masker secara gratis dan sembako. (lk)

Meimonews.com – Paroki St. Theodorus Kaaruyen Boalemo Provinsi Gorontalo genap berusia 3 tahun pada 19 Agustus 2021. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) tersebut diadakan Misa Syukur, Pemberkatan Gua Maria dan Perayaan Syukur.

Ketiga kegiatan yang diadakan pada Minggu (22/8/2021) tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang dikeluarkan Pemerintah.

Misa dipersembahkan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC bersama Pastor Nicodemus M. Rumbayan MSC (pastor paroki) dan Pastor Robert Mawuntu Pr serta di dampingi Frater Diakon Firovani Adikila Pr.

Paduan suara dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah (LPK3D) Provinsi Gorontalo pimpinan Handoyo Sugiarto turut mengisi lagu-lagu misa.

Sejumlah undangan tampak hadir di antaranya Pembimaskat Gorontalo Reine Koraag, mantan Ketua DPP St. Christoforus Gorontalo (paroki induk dari Paroki St. Theodorus sebelum dimekarkan jadi paroki) John Lasut Talulembang Sule (humas LPK3D Gorontalo dan Depertim PMKRI Gorontalo), serta Elok Kurniawan (Bendahara KBK Paroki St. Christoforus Gorontalo).

Usai misa di gereja, diadakan pemberkatan Gua Maria Bunda Hati Kudus dan penandatanganan prasasti oleh Mgr. Rolly, sapaan akrab Uskup yang disaksikan umat dan undangan.

Acara dilanjutkan dengan perayaan syukur. Ada pengipasan lilin menyala dan penyerahan kue HUT dari Uskup di dampingi Pastor Nico, sapaan akrab pastor Paroki kepada sejumlah umat, pimpinan DPP seperti Handoyo Sugiarto dan tamu/undangan serta di akhiri makan bersama.

Mgr. Rolly dalam sambutannya menyampaikan selamat atas peringatan tiga tahun Paroki hasil pemekaran dari Paroki St. Christoforus Gorontalo ini. Hal ini bisa terjadi karena ada penyelenggaraan Tuhan.

“Ada rahmat dan pemberian Tuhan yang diberikan khususnya kepada perintis paroki ini sehingga bisa seperti ini, ada seperti sekarang,” ujar Mgr. Rolly yang menguraikan secara detail bagaimana paroki ini bisa mekar, menjadi paroki mandiri.

Dengan kisah sejarah dari perintis / pemuka umat, ungkap Mgr. Rolly, itu bisa terjadi karena yang mengikat, ada yang menyambut, bagaikan benang merah. Menyambung kisah umat.pertama yang datang ke sini sampai saat ini.

“Tentu ada yang menyambung terus sebagai benang merah. Dan, kita yakin dan percaya, itu adalah Tuhan. Ada Tuhan yang menuntun perjalanan dari Paroki ini. Tentu dengan garapan agar apa yang didambakan umat di sini dengan segala kegiatan yang ada, bisa membuat yang terbaik,” sebut Mgr. Rolly.

Uskup mengakui, dengan gambaran tadi, umat kecil di stasi-stasi tapi imannya kuat. Swadaya umat luar biasa sehingga membanggakan walau tersebar di mana-mana.

Paroki ini memang kecil. Jumlah umatnya seperti disampaikan Pastor Nico, hanya 322 jiwa. “Namun jumlah bukan menjadi ukuran tapi yang penting kualitasnya,” tandas uskup

Dalam laporannya, Pastor Nico menjelaskan, paroki ini masih balita, baru berusia 3 tahun berdasarkan SK Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC No..77/U/SK/VIII/2018 tanggal 19 Agustus 2018 yang ditetapkan pada 8 Agustus 2018.

Sebagai pastor baru di paroki ini, yang menjabat pada 14 Juni 2021, Pastor Nico menegaskan, hal pertama yang akan dilakukan adalah mengefektifkan pelayanan kepada umat Allah melalui pastoral keluarga, katekese umat dan perayaan ekaristi. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar Pelatihan Softskill di SMP dan SMA sederajat di Warong Kobong Manado, Jumat (20/8/2021).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repi dan Kasi Pemberdayaan Bidang P2M ini diikuti oleh 20 orang guru-guru SMP Negeri 4 Manado.

Sejumlah materi diberikan kepada peserta yakni Jenis serta Dampak Narkoba dan NPS oleh Brigjen Lasut, Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh Lexie Kalesaran (Ketua KTN / Komunitas Tolak Narkoba), Faktor Resiko dan Protektif Remaja terhadap Narkoba oleh Direktur Ditres Narkoba Polda Sulut diwakili Kompol Elia Maramis (Kasubdid III ditres Narkoba Polda Sulut).

Selain itu, Upaya Menghindari Penyalahgunaan Narkoba oleh Beldie Aryona Tombeg, ST. M.Ars (Ketua Relawan Anti Narkoba, dan Pencegahan berbasis Sekolah oleh Dr. Daghlan Walangitan, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado)

Tujuan diselenggarakannya Pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman serta mengembangkan kemampuan yang aplikatif kepada sekolah dalam menciptakan siswa yang adaptif dalam menolak penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada sekolah untuk semakin memperkuat nilai dan mutu anak didik dalam menghadapi tantangan dan kemajuan teknologi, yang sifatnya dapat diaplikasikan pada anak didik selanjutnya.

Manfaat dilaksanakannya pengembangan softskill ini yakni anak dan remaja (siswa) memiliki kesiapan untuk bersih narkoba, menumbuhkan kepercayaan diri dalam bersosialisadi sehingga akan memperkuat citra positif siswa.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protap Covid-19 yakni seluruh peserta wajib menggunakan masker, seluruh peserta kegiatan dites suhu badan menggunakan thermal gun.

Seluruh peserta kegiatan dites Swab antigen terlebih dahulu sebelum registrasi,.para peserta harus menjaga jarak dan oleh panitia disediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan untuk para peserta. (lk)

Meimonews.com – Tak menunggu lama setelah terbentuk, Badan Pengurus Kaum Bapak Katolik (BP KBK) Paroki St. Christoforus Gorontalo melaksanakan aksi nyata berupa bersih-bersih dan menanam pohon di kompleks Pekuburan Katolik Kelurahan Donggala Kecamatan Hulontalangi Kota Gorontalo.

Aksi nyata yang digelar, Sabtu (31/7/2021) tersebut dipimpin Ketua BP KBK St. Andreas Paroki Gorontalo Alexander Josep Maramis dan diikuti sebagian anggota dan pengurus KBK dengan memperhatikan anjuran pemerintah untuk melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Kegiatan ini merupakan langkah inisiatif untuk menghimpun potensi KBK untuk didagunakan semaksimal mungkin bagi kemajuan gereja dan umat di Paroki di Gorontalo ini

Maramis yang akrab dipanggil Engku Aleks menjelaskan, kegiatan KBK St Andreas Gorontalo ini merupakan langkah awal dan penanda kebangkitan semangat KBK untuk bergiat di tengah umat.

“Kegiatan ini berangkat dari kepedulian KBK untuk merawat pekuburan Katolik agar terlihat bersih dan rindang,” ujarnya kepada Meimonews.com, Sabtu (31/7/2021), usai kegiatan.

Selain itu tambahnya, kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pelaksanaan beberapa kegiatan dan aksi KBK St Andreas Paroki St Christoforus Gorontalo sebagaimana tertuang pada rumusan visi misi dan program strategis pengurus KBK St Andreas Kota Gorontalo.

Tentu saja visi dan misi tersebut telah disesuaikan dengan Renstra paroki terkait dengan keberadaan kelompok kategorial KBK.

Engku Aleks menjelaskan, filosofi dasar pengembangan organisasi KBK di Paroki St Chrostoforus Kota Gorontalo berangkat dari pemikiran bahwa KBK harus menjadi aktor utama dan pertama kemajuan Gereja dan Umat Katolik di Gorontalo.

Strateginya yaitu pertama, KBK harus berperan memperkuat ketahanan rumah tangga untuk mewujudkan keluarga Katolik yang harmonis, rukun dan damai; kedua, KBK terpanggil untuk memperkuat ketahanan iman keluarga .

Ketiga, KBK ikut memikirkan upaya-upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga; keempat, KBK mendorong keterlibatan anggota secara maksimal dalam hidup menggereja ; kelina, KBK membuka diri untuk ikut berpartisipasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan antara lain dengan ikut menumbuh-kembangkan moderasi beragama.

“Keenam, KBK harus mampu mendorong semakin kuatnya solidaritas sosial khususnya bagi anggotanya yang berkekurangan, sakit dan membutuhkan pendampingan,” ujarnya.

Ditegaskan, KBK itu tulang punggung paroki. “Bapak keluarga yang peduli akan menjadi pertanda baik bagi kegairahan hidup menggereja di paroki,” sebut ‘Pelakor’ (pelatih koor) dan aktivis kegiatan liturgi ini.

Srkretaris BP KBK St. Andreas Paroki St. Christoforus Gorontalo Andreas Lomalo selaku menjelaskan, Pengurus KBK St Andreas Kota Gorontalo akan segera berkoordinasi dengan Pengurus KBK Keuskupan Manado dalam rangka pengukuhan pengurus yang sudah dilantik oleh Pastor Roni Singal Pr selaku Pastor Paroki dengan harapan agar kepengurusan yang ada boleh ikut melibatkan diri dalam mendukung terlaksananya berbagai program dan kegiatan KBK Keuskupan Manado.

“Pengurus KBK St Andreas Paroki St. Christoforus Gorontalo akan terus berbenah, melaksanakan program-program realistis yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan gereja, umat, masyarakat dan anggota KBK itu sendiri. Dengan demikian, KBK sedikitnya dapat menjadi organisasi yang dibanggakan gereja dan umat,” ujar Andreas. (lk)

Meimonews.com – Ikatan Siswa Katolik SMA Negeri 8 (ISKA Smandel) Manado bekerjasama dengan Komunitas Mari Jo Belajar menggelar Diskusi Lintas Agama secara webinar, Senin (26/7/2021).

Diskusi mengusung tema Percintaan, pertemanan dan pergaulan digital lintas agama dengan sub tema Ragam upaya dan batasan setiap pemeluk agama dalam menyikapi problema lintas agama.

Enam narasumber ditampilkan dalam diskusi yang dipandu Nadia N. Christy Katuuk dengan moderator Drs. Rudy Senduk, MPd.

Narasumber tersebut adalah Pastor Yohanes Sapy Susanto MSC (Katolik), Dr. Arhanuddin Salim, MPd (Islam), Dr. Drs. Wayan Damai, MPd, MSc, MSi (Hindu), Bante Twjavarothera (Budha), Gembala Francky Londa, STh, MA (Protestan) dan Iswan Sual, SS (penghayat adat Minahasa).

Dalam diskusi tersebut terungkap pentingnya peranserta agama terutama dalam menyikapi problema atau masalah anak muda dalam hal percintaan, pertemanan dan pergaulan beda agama di era digital.

Dalam pemaparannya, para narasumber sepakat bahwa perbedaan agama bukanlah penghalang seseorang, dalam hal ini kaum muda, untuk bergaul dan berteman.

Justru, perbedaan agama adalah suatu sarana yang membantu memperkuat berbagai perbedaan berpikir dan bertindak agar menemukan satu kesatuan atau persamaan demi kebahagiaan bersama.

Kepala SMA Negeri 8 Manado Drs. Mediatrix N. Ngantung, MPd dan para guru sangat mengekspresiasi kegiatan ini karena sangat menambah wawasan para siswa dalam menyikapi berbagai problema yang ada di era digitalisasi saat ini.

“Semoga ke depan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan positif yang menginspirasi yang dapat dibuat oleh para siswa-siswi khususnya ISKA di SMA Negeri 8 Manado,” ujar Mediatrix.

Kegiatan diskusi ini, sebut Mediatrix, adalah perwujudan dari program Merdeka Belajar (yang merupakan dalam satu program andalan Kemendukbud Ristek), di mana secara spesifik tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar para peserta, utamanya para guru, pegawai, siswa/i bahkan orangtua mampu dua hal.

Pertama, memahami upaya yang dapat dilakukan setiap pemeluk agama dalam mengatasi masalah percintaan, pertemanan, dan pergaulan utamanya di era digital.

Kedua, memahami batasan-batasan sikap, perkataan, perbuatan antarsesama umat beragama sehingga mampu membedakan unsur mana yang sudah termasuk sebagai penistaan agama sebagai wujud toleransi sesuai amanat sila ketiga Pancasila.

“Ketiga, menghargai perbedaan setiap agama tanpa menjustifikasi,” ujar mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini. (lk)

Meimonews.com  – Guna mematangkan keberadaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Boalemo maka Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo menggelar raoat bersama Pengurus LP3KD Boalemo.

Rapat yang dipimpin Handoyo Sugiharto (Ketua LP3KD Gorontalo) di Sekretariat Paroki St. Theodorus Kaaruyen, baru-baru tersebut diikuti Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyen Pastor Nicodenus M. Rumbayan MSC.

Dalam rapat, selain mendengar laporan persiapan pembentukan/pengesahan dari Pengurus LP3KD Boalemo, dibahas pula langkah-langkah agar Pengurus LPK3D Kabupaten Boalemo bisa dilantik oleh Bupati/Pemerintah setempat.

Menurut laporan Ketua Pengurus LP3KD Boalemo Ermanto Banjarnahor, pengesahan/pelantikan Pengurus LP3KD Kabupaten Boalemo belum bisa terjadi karena terkendala di Pemerintah Kabupaten Boalemo.

“Belum bisa dilantik oleh Bupati karena belum ketemu beliau atau staf Pemkab,” ujar Ermanto yang dibenarkan Kathryn Surusa (Sekretais) saat rapat serta berharap agar ada jalan keluarga agar secepatnya Pengurus yang telah ada bisa melakukan aktivitas/kegiatan.

Sejumlah langkah disepakati untuk dilaksanakan dengan melibatkan pihak-pihak terkait agar Pengurus LPK3D Boalemo dapat dilantik oleh Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Bupati Boalemo.

Ada beberapa kegiatan/program disiapkan untuk dilaksanakan setelah adanya pengesahan/pelantikan pengurusnya.

Pastor Nico yang baru menjadi Pastor Paroki Kaaruyen mendukung keberadaan LP3KD di Boalemo dan berharap agar pengurus LP3KD Boalemo segera dilantik/disahkan.

“Dengan telah dilantik dan disahkannya kepengurusan LP3KG Boalemo maka diharapkan ada kegiatan yang sudah bisa dilaksanakan,” ujar Pastor Nico.
Hal senada disanpaikan Humas LPK3D Provinsi Gorontalo Talulembang Sule.

Oleh kiranya, sejumlah langkah disarankan untuk dilakukan Pengurus LP3KD Boalemo.

“Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, Pengurus LP3KD Boalemo sudah dilantik dan disahkan oleh Bupati sehingga sejumlah progran yang telah disiapkan bisa segera dilaksanalan,” ujar Sule (lk)

Meimonews.com – Terhitung 14 Juni 2021, Paroki St. Theodiorus Kaaruyen Boalemo Provinsi Gorontalo memiliki Pastor baru yakni Pastor Nicodemus Markus Rumbayan MSC menggantikan Pastor Antonius Jimmy Tumbelaka Pr, yang mendapat Tugas di tempat yang baru.

Pergantian yang mengacu kepada SK Uskup Keuskupan Manado Mgr. Benedictus E. Rolly Untu MSC No. 44/U/SK/V/2021 tertanggal 31 Mei 2021 ditandai dengan acara serah terima yang berlangsung saat misa yang dipimpin Pastor Jimmy di dampingi Pastor Nico serta Vikep Stella Maris Pastor Cannis Rumondor Pr dan Supda MSC Sulkatim Pastor Herry Purasa MSC di gereja Paroki setempat, Minggu (13/6/2021).

Hadir pada acara tersebut antara lain pimpinan DPP Handoyo Sugiarto dan Jolly Motto, pimpinan gereja Katolik Paroki tetangga seperti Lembang Sule, Pimpinan LP3KD Provinsi Gorontalo serta sejumlah pendeta gereja sekitar.

Saat berkotbah, Pastor Cannis menegaskan, benih-benih Kerajaan Allah telah tumbuh di Paroki ini (Kaaruyen) lewat pastor Jimmy yang telah bertugas hampir 3 tahun (mulai Agustus 2018) dan berharap kiranya bersama Pastor Nico (panggilan akrab pastor Nicodemus), benih-benih tersebut semakin tumbuh dan berkembang.

Pastor Herry berharap kepercayaan umat terhadap pastor baru (pastor Nico) terus berkembang sama seperti kepercayaan umat kepada pastor Jimmy tetap ada bahkan lebih meningkat lagi. Hal sama (kepercayaan) diharapkan juga dari pastor baru kepada umat setempat.

Sinergitas atau kepercayaan tersebut, menurut pastor Herry, sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan di paroki yang belum lama ini dimekarkan dari Paroki St. Khristoforus Gorontalo.

Saat ini, Paroki St. Theodorus terdari dari 5 Stasi dengan jumlah umat sebanyak 322 orang. (lk)

Meimonews.com – Pelbagai cara dan upaya dilakukan pimpinan sekolah dan guru agar SD Kartika Wirabuana 07 Manado menjadi lebih baik, maju dan berkembang sesuai dengan visi dan misi sekolah.

“Kami, pimpinan sekolah dan guru-guru senantiasa berupaya agar sekolah ini sejalan dengan visi dan misinya,” ujar Kepala SD Kartika Wirabuana 07 Manado Maximilian Kapoh kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (18/5/2021)

Dikemukakan, visi sekolah adalah terwujudnya siswa SD Kartika Wirabuana 07 Manado yang berakhlak dan berlandaskan religius, bermutu, berdaya saing yang tinggi, berbudaya dan berkarakter serta nendapat dukungan masyarakat.

Untuk misi sekolah yang berlokasi Kelurahan Pakowa Kecamatan Wanea ini terdiri dari pertama, bermutu dalam imtaq dan imtek; kedua, disiplin dalam berbagai aktivitas pendidikan; ketiga, menjadikan sekolah tempat pengembangan dan penggunaan iptek;

Keempat, menjadikan sekolah sebagai perkembangan profesi guru; melina, disiplin dalam pelaksanaan tugas, waktu, administrasi dan belajar-mengajar.

Sekolah yang dipimpinnya memiliki tujuan yakni pertama, siswa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Mahaesa dan berakhlak mulia; kedua, siswa sehat jasmani dan rohani; ketiga, siswa memiliki dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi; .

Keempat, mengenal dan mencintai bangsa, masyarakat dan kebudayaan; kelima, siswa kreatif, terampil dan bekerja untuk dapat mengembangkan diri secara terus-menerus.

“Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah, ada program-program kerja setiap tahunnya,” ujarnya serta menyebut,. khusus untuk tahun 2021-2022, setidaknya ada delapan program kerja.

Dijelaskan, program kerja 2021-2022 terdiri dari pertama, menciptakan prestasi didik yang handal, mandiri dan berprestasi. Kedua, meningkatkan kemandirian sekolah. Ketiga, pengetahuan di SD berguna bagi lingkungan. Keempat, menciptakan keterkaitan proses pembelajaran dengan lingkungan peserta didik.

Kelima, mewujudkan peserta didik yang nyaman dan santun. Keenam, menciptakan sekolah yang dicintai dan disegani oleh masyarakat. Ketujuh, mempercepat pelaksanaan iptek di sekolah. Kedepan, meningkatkan mutu berdasarkan perkembangan, yang sepenuhnya didukung peranserta masyarakat.

Sejumlah sarana/prasarana untuk kelancaran belaja-mengajar di sekolah yang kini memiliki sekitar 100-an murid dengan 10 guru (3 ASN dan 7 Pegawai Yayasan), sebut Kapoh, telah diupayakan pengadaannya, walau dalam jumlah yang terbatas tapi memadai. (af)

Meimonews.com – Dalam suasana kemeriahan malam Tumbilotohe (tradisi malam pasang lampu masyarakat Gorontalo menyambut Idul Fitri 1442 H), umat Katolik Paroki St. Christoforus Gorontalo berkumpul di Pastoran untuk mengucap syukur dan bergembira atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 gembalanya Pastor Ronny Marcelino Singal Pr, Selasa (11/5/2021)

Acara HUT diawali perayaan ekaristi di gereja paroki yang dipimpin oleh Sang Yubilaris (Pastor Ronny) dengan dihadiri sekitar 150 umat Katolik.

Selanjutnya, Dewan Pastoral Paroki dan umat menuju ke pastoran untuk acara makan bersama sebagai ungkapan syukur atas rahmat Tuhan yang telah menambahkan usia kepada Pastor Ronny.

Perayaan HUT Pastor Ronny, meskipun berlangsung sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid 19, namun hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan dan sukacita di hati umat dan Sang Yubilaris sebagaimana tercermin dalam kutipan Injil Lukas : “Sebab Ia telah memperhatikan aku, hambaNya yang hina ini” yang menjadi tema perayaan HUT.

Pastor Ronny dilahirkan di Kota Tomohon, Minahasa 50 tahun yang lalu (11 Mei 1971). Keputusannya menjadi imam timbul dari pengalamannya melihat dan bergaul dengan para pastor yang bertugas melayani umat Katolik khususnya di Lahendong, tempat tinggalnya semasa kecil.

Benih panggilan itu terus bersemi dan akhirnya berbuah melalui tahbisan imamat yang diterimanya pada tanggal 28 April 2001.

Mewakili umat Paroki St Christoforus Gorontalo, Frederik Putong (Wakil Ketua III Dewan Pastoral Paroki) menyampaikan ucapan selamat HUT disertai doa kiranya Pastor Ronny berumur panjang dan diberikan kesehatan serta kekuatan dari Tuhan dalam menjalani tugas penggembalaan di tengah umat.

Sementara itu, Sang Yubilaris ketika menyampaikan sambutannya meminta umat agar terus memberikan dukungan doa bagi dirinya dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai imam.

John Lasut (salah seorang tokoh umat) di sela acara makan bersama menyatakan bahwa penugasan Pastor Ronny di tengah umat Katolik Gorontalo hanya selang 3 bulan sebelum terjadinya pandemi Covid 19 yang berdampak pembatasan aktivitas masyarakat termasuk aktivitas pelayanan pastoral.

“Meski demikian, Pastor Ronny terus bekerja dan mampu membangun kerjasama yang baik dengan umat sehingga pelayanan sakramen dapat terus terlaksana dengan baik,” ujarnya di dampingi Talulembang Sule (salah satu DPP St. Christoforus Gorontalo.

“Selamat HUT ke 50 Pastor Ronny. Semoga panjang umur, sehat selalu dan kuat dalam melaksanakan tugas pelayanan umat. Poficiat,” tambah Sule. (lk)

Meimonews.com – Menindaklanjuti penetapan SMA Negeri 8 (Smandel) Manado sebagai Sekolah Penggerak, Mediatrix Ngantung.(Kepala Sekolah tersebut) mengadakan rapat dengan guru dan staf di Ruang Guru, Jumat (7/5/2021).

Sejumlah rencana aksi / kegiatan dibicarakan dalam rapat yang diawali pengantar dari Kepsek dan Ketua Komite Sekolah Johanes Bosco.

Mediateix memastikan memulai program sekolah penggerak dengan mengajak semua yang berperan di Smandel Manado mulai dari para Wakil Kepsek, Pengawas Kelas, Guru, Pegawai dan Staf dengan melibatkan semua orangtua untuk fokus secara maksimal kepada siswa.

Kepercayaan yang diberikan ini, menurut Mediateix, hendaknya diikuti dengan tindak lanjut berapa pelaksanaan kegiatan/program sebagaimana menjadi ukuran sehingga Smandel Manado ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak.

Johanes-Bosco meminta kerjasama yang baik dan sama-sama melangkah dalam satu komando/arahan Kepsek sebagai Nahkoda Kapal Smandel selama 3 tahun ke depan

“Saya selaku Ketua Komite SMA Negeri 8 Manado akan scepatnya berkonsolidasi dengan semua orangtua siswa mulai dari kelas yang mau naik kelas XII dan naik kelas XI dan nantinya yang akan mau masuk ke kelas ,” ujarnya.

Johanes memastikan, pihaknua akan saling bekerjasama dan membagi tugas sesuai posisi dan tugas tanggung jawab sebagai orangtua karena kita akan terus menerus mensosialisasikan betapa pentingnya orangtua harus selalu bisa dan mau mendampingi anak-anaknya terutama di masa pandemi ini.

Smandel adalah salah satu SMA di Manado dan Sulut yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI No. 6555/C/HK.00/2021 tanggal 26 April 2021.

Penyerahan Keputusan sebagai Program Sekolah Penggerak dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat upacara Hardiknas di SMA Kristen Tomohon, Rabu (5/5/2021). (af)