Meimonews.com -Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Daerah se-Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Sulut, Senin (30/3/2026).

Mendampingi Walikota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala BKAD Manado Constantine Doaly, serta Inspektur Kota Manado Judhy Eduard

Hadir pula pada kegiatan ini Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Kepala BPK Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo, para sekretaris daerah, inspektur, serta kepala badan keuangan daerah se-Sulut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk selanjutnya dilakukan proses audit.

Hal ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, sehingga mampu mempertahankan opini terbaik dari BPK serta mendukung pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Konferensi ini bukan hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan tetapi juga momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah dan program kerja ke depan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kominfo Sulut Jaynudin Hilimi pada acara pembukaan Konferensi Provinsi PWI Sulut di Aula BKPSDM Kota Manado, Selasa (30/3/2026).

“Pers memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Pers bukan hanya sebagai penyampai informasi tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang berfungsi sebagai kontrol sosial, edikator publik serta jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” sebut Gubernur.

Karena itu, tambahnya, keberadaan organisasi profesi seperti PWI sangatlah vital dalam menjaga marwah, profesionalisme, dan integritas insan pers.

Menyadari bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, ungkap Gubernur, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks.

Arus informasi yang begitu cepat, munculnya berbagai platform digital hingga maraknya berita hoaks dan disinformasi menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.

“Di sinilah peran wartawan yang tergabung dalam PWI dituntut untuk semakin profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya,” ujar Kadis Kominfo Sulut mengutip Gubernur.

Dikemukakan, melalui pelaksanaan konferensi ini akan lahir kepemimpinan baru baik Ketua PWI Sulut maupun Ketua Dewan Kehormatan, saya berharap proses pemilihan dapat berlangsung secara demokratis, transparan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan serta persatuan.

“Siapapun yang terpilih, itulah yang terbaik menurut mekanisme organisasi dan wajib kita mendukung bersama demi kemajuan PWI Sulut ke depan,” tandasnya.

Turut hadir pada acara pembukaan, Wakil Ketua Bidang OKK PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, perwakilan Forkopimda Sulut dan Asisten 1 Setda Manado mewakili Walikota Manado Andrei Angouw serta Pengurus PWI Sulut masa bakti 2021 – 2026 yang diketuai Vouke Lontaan dan anggota PWI Sulut.

Konferensi Provinsi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sulut 2026 dilaksanakan untuk memilih Ketua PWI Sulut dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut masa bakti 2026 – 2031, Tim Formatur dan Menyusun pokok-pokok program kerja dan keputusan lain hasil konferensi provinsi. (elka)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengungkapkan, berbagai perubahan yang tengah dilakukan manajemen mulai dari pengawasan, perbaikan hingga rehabilitasi bangunan dilakukan secara cepat atau gerak cepat guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Ungkapan tersebut disampaikan Dirut ketika memimpin apel di halaman Kantor Administrasi RSUP Kandou, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, langkah pembenahan tersebut telah membawa perubahan di RSUP Kandou. Selain itu, setiap laporan yang masuk dari unit kerja langsung ditindaklanjuti oleh manajemen.

“Semua laporan yang masuk ke kami langsung ditindaklanjuti. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Pejabat karier kelahiran Manado, 7 September 1973 ini berharap, dengan kolaborasi seluruh pegawai, RSUP Kandou dapat terus berkembang dan memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Dirut mengajak seluruh jajaran pegawai untuk bersama-sama menjaga aset dan fasilitas rumah sakit.

Dirut menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap rumah sakit sebagai tempat pelayanan publik. “Ini rumah sakit kita. Kita semua bertanggung jawab menjaga setiap fasilitas dan aset yang ada,” ujarnya.

Dokter Subspesiqlie Kardiologi Intervensi sejak 2017 ini menekankan pula tentang pentingnya rasa memiliki terhadap rumah sakit sebagai tempat pelayanan publik. (Fer)

Meimonews.com – Guna menyerap aspirasi maayarakat, Anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm mengadakan Reses di Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang diadakan di Aula Kelurahan Bailang yang diikuti puluhan warga dan turut dihadiri Lurah Bailang Aldo Kanon Erikson Sumerah dan staf termasuk sejumlah Ketua Lingkungan serta aktivis/wartawan Lexie Kalesaran (fasilitator).

Sejumlah aspirasi masyarakat diungkap/disampaikan para ibu dan bapak yang ada di kelurahan tersebut.

Mereka sangat berharap agar aspirasi/kondisi faktual di lapangan, yang sangat membutuhkan perhatian dan penanganan bisa cepat terwujud.

Permasalahan yang ada, yang menjadi aspirasi masyarakat di antaranya soal akses jalan, perlunya penerangan dan aspal jalan di lokasi tertentu dan soal pendidikan disampaikan sejumlah masyarakat tersebut di momen jarang terjadinya.

Mereka juga sangat mengapresiasi bila program Pemerintah Pusat yakni Sekolah Rakyat bisa hadir di Bailang, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado.

Sejumlah aspirasi/harapan dari masyarakat seperti terbatasnya akses jalan puluhan warga yang berdomisili di pinggir sungai, yang harus menggunakan rakit/perahu tanpa mesin (menggunakan tali untuk menyeberang), kebutuhan penerangan jalan, adanya jalan aspal didengar secara cernat dan diseriusi Schraam.

Aspirasi tersebut siap ditandaklanjuti oleh wakil rakyat dari Partai Gerindra tersebut termasuk berkoordinasi dengan satuan kerja terkait dan Pemerintah Kota Manado.

Menariknya, ada aspirasi/kebutuhan mendesak masyarakat langsung direspons dengan akan membiayainya secara pribadi, yang langsung mendapat tepuk tangan dari peserta pertemuan.

Respons Schramm atas aspirasi yang disampaikan sejumlah masyarakat langsung diapresiasi peserta pertemuan dengan memberikan aplaus berupa tupuk tangan.

Lurah Bailang berterima kasih kepada Anggota DPRD Sulut Louis Schramm yang berkenan mengadakan reses di kelurahan Bailang, mendengar dan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakatnya.

Lurah mengungkapkan, di Kelurahan Bailang ada banyak kebutuhan yang diperlukan penanganannya. Ada yang sudah dimasukkan di Musrembang dan ada yang ditangani Pemerintah Kota Manado.

Lurah berharap “kolaborasi” ini (anggota Dewan Provinsi dan Pemerintah) akan semakin memajukan Kelurahan Bailang ke depan. (*)

Meimonews.com – Beberapa hari belakangan ini sejumlah instansi/lembaga pemerintah tidak melaksanakan aktivitas sebagaimana biasanya karena adanya libur nasional seperti Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tapi bagi instansi/lembaga pelayanan publik, RSUP Kandou tetap melaksanakan pelayanan kesehatan sebagaimana biasanya.

Itulah sebabnya, agar pelayanan di rumah sakit berjalan dengan baik maka Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan melakukan pemantauan/monitoring untuk melihat langsung kondisi pelayanan yang ada, seperti di Instalasi Gawat Darurat, Selasa (24/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan tetap siaga dan responsif, meskipun dalam suasana libur panjang.

Saat melakukan pemantauan, Dirut berinteraksi dengan tenaga kesehatan, serta memastikan pasien tetap mendapatkan penanganan cepat dan maksimal.

“Pelayanan kesehatan tidak mengenal hari libur. Kami pastikan seluruh tim tetap siap melayani masyarakat,” ujar Dirut, pejabat karier di lingkungan kesehatan.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, kapan pun dibutuhkan, termasuk di momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. (Fer).

Meimonews.com – Kabar gembira bagi wajib pajak kendaraan bernotor (ranmor) yang taat membayar pajak. Bagi wajib pajak yang taat membayar pajak ranmor akan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.

“Wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bernotor akan diberikan emas,” ujar Kepala Bapenda.Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (18/3/2026).

Program yang bekerjasama dengan PT Jasa Raharja Sulawesi Utara (pimpinan Ni Made Ayu Mulidyawati) ini, sebut June berlaku untuk periode pembayaran 1 Maret sampai 30 Juni 2026.

Peserta program ini adalah wajib pajak orang pribadi, bukan pemilik kendaraan dinas milik TNI/Polri/BUMN/BUMD maupun imstansi lainnya. “Jadi musti kendaraan pribadi,” jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah (UPTD PPD) Manado .Michael Langelo,

Dan, sambung Langelo dalam penjelasanya terkait program ini, data identitas pajak pada sistem Samsat harus sesuai dengan dokumen resmi yaitu KTP dan nomor HP jangan lupa harus valid dan aktif agar dapat dihubungi pada saat pengumuman undian emas.

“Jangan lupa membayar pajak tepat pada waktunya secara online untuk pajak tahunan agar terhindar dari denda administrasi dan berpeluang untuk mendapatkan emas pada bulan Juli 2026,” imbau June. (elka)

Meimonews.com – Serius melakukan perubahan agar RSUP Kandou menjadi lebih baik, berbagai upaya dilakukan Starry Homenta Rampengan sebagai Dirut RSUP Kandou.

Upaya seperti kegiatan telusur terus dilakukan untuk mengetahui keadaan atau permasalahan yang ada dan segera bertindak untuk melakukan perbaikan bila ditemukan adanya masalah.

Seperti terlihat, Selasa (17/3/2026), Dirut Starry di dampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang serta pejabat terkait melakukan telusur ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit untuk memastikan progres perbaikan fasilitas dan peningkatan sistem pelayanan.

Telusur dilakukan di sejumlah ruangan, di antaranya Irina D, NICU, PICU, Irina E Bawah, Irina E Atas, serta Ruang Estella.

Dalam telusur/peninjauan itu, jajaran direksi memeriksa berbagai aspek pelayanan mulai dari ketersediaan alat kesehatan, kondisi fisik bangunan, hingga sarana dan prasarana penunjang.

Hasil dari telusur yang dilakukan menunjukkan adanya progres perbaikan yang cukup signifikan, sebagai tindak lanjut dari monitoring yang terus dilakukan oleh Dirut Starry.

Selain meninjau fasilitas, tim juga melakukan pengecekan terhadap sistem pelayanan, administrasi, hingga pelayanan farmasi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Dirut juga menyempatkan diri menyapa pasien dan keluarga pasien yang ditemui di ruang perawatan.

Ia memberikan dukungan serta motivasi kepada para pasien, sekaligus mendengarkan secara langsung kondisi pelayanan yang mereka rasakan.

Di sela-sela kunjungan, Dirut juga mencermati berbagai kebutuhan fasilitas yang masih perlu ditingkatkan di ruang rawat inap.

Penataan ruang perawatan, peningkatan sarana prasarana, serta pemenuhan tenaga dokter spesialis menjadi bagian dari fokus pembenahan yang terus dilakukan manajemen rumah sakit

Dengan berjalan menyusuri selasar rumah sakit dan keluar masuk ruang perawatan, Dirut bersama jajaran direksi memastikan bahwa proses perubahan dan peningkatan kualitas layanan di RSUP Kandou terus berjalan secara nyata demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/Fer)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang (PMKP) RSUP Kandou Wega Sukanto mewakili Direktur Utama (Dirut) Starry Homenta Rampengan hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Akselerasi Kinerja Pelayanan Rumah Sakit di Tengah Transisi Iuran Tunggal BPJS Kesehatan yang diadakan di Kantor DPD RI Sulit, Senin (16/03).

Kehadiran Direksi RSUP Kandou tersebut menunjukkan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan (yankes) khususnya dalam menghadapi dinamika kebijakan pembiayaan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

FGD ini turut dihadiri pimpinan BPJS Kesehatan, perwakilan farmasi, serta Dinas Kesehatan Sulut.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pandangan, menyampaikan masukan, serta merumuskan langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan di tengah masa transisi kebijakan iuran tunggal BPJS Kesehatan.

FGD yang dirangkaikan dengan sesi diskusi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk membahas strategi peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di tengah perubahan kebijakan sistem iuran BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wega memaparkan kesiapan rumah sakit dalam penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai kebijakan pemerintah.

Wega menjelaskan, terdapat 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, di mana 9 kriteria harus siap diterapkan, sementara 3 kriteria lainnya bisa dapat menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang ada.

Selain itu, Wega juga menjelaskan tentanh pentingnya transformasi layanan rujukan serta peningkatan berbagai fasilitas pendukung rumah sakit, seperti penataan area parkir, taman, toilet, hingga ruang tunggu pasien dan keluarga.

Tidak hanya itu, aspek waktu tunggu pelayanan dan tingkat kepuasan pelanggan juga menjadi indikator penting yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan RI (Fer)

Meimonews.com – Saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran dan Validasi Data yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/3/2026), Walikota Manado Andrei Angouw memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan terkait proses pendataan masyarakat.

Itulah sebabnya, Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang antara lain menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara para pelaksana di lapangan, mulai dari Camat, Lurah, Ketua Lingkungan hingga petugas pendata, khususnya dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima pelayanan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurutnya, penentuan kategori kesejahteraan masyarakat melalui sistem desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10, memang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Namun, proses tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan akurat, tanpa didasarkan pada penilaian subjektif dari pendata.

Ditegaskan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi prioritas penerima bantuan, terutama kelompok miskin ekstrem yang masuk dalam kategori Desil 1.

Walikota meminta agar para Camat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan menggelar rapat atau musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme pendataan serta penentuan kategori desil masyarakat.

Dalam Rakor tersebut Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo dan Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa memberikan pemaparan terkait proses integrasi dan validasi data. Rapat koordinasi kemudian diakhiri dengan sesi dialog bersama para peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Sekdakot teaven Dandel sejumlah Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erwin Kontu, Kadis Kominfo Noviyanti Ningsih Mongkau, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ratusan perempuan potensial dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Digital Marketing yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur di Manado, Senin (16/3/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi tentang strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, hingga teknik membuat konten promosi yang menarik.

Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pemanfaatan platform e-commerce dan marketplace sebagai sarana memperluas pemasaran produk.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha perempuan. Dalam sesi diskusi, peserta saling bertukar pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga kurangnya pemahaman tentang teknologi digital.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semakin banyak perempuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha yang mandiri, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan,
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Sulut Tienneke Adam menjelaskan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pelatihan digital marketing ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk dan meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Perempuan Sulawesi Utara memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat. Dengan kemampuan digital marketing, produk-produk lokal dapat dipromosikan secara lebih luas bahkan hingga ke pasar nasional dan global,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga diajak untuk melakukan praktik langsung mengenai cara mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan platform digital lainnya.

“Program pelatihan digital marketing bagi perempuan potensial ini diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan di Sulawesi Utara, ujar Neltje Sumajow peserta pelatihan. (JK)