Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) dan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat berkolaborasi menggelar Sulawesi-Singapore Critical Care Meeting (SSCCM).

Kegiatan dalam semangat kolaborasi internasional dan penguatan kompetensi di bidang perawatan intensif ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 RSUP Kandou, Jumat – Sabtu (17-18/5/2025).

SSCCM yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-20 Faked Unsrat ini menghadirkan narasumber (narsum) internasional dan nasional di bidang anestesi dan perawatan intensif, termasuk See Kay Choong bersama tim dari Singapura yang hadir sebagai Guest Lecturer serta Faizal Mukhtar selaku founder Perintis SSCCM.

Pembukaan acara dilakukan Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Kandou sekaligus Direktur Medik dan Keperawatan Yeheskiel Panjaitan di dampingi Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel.

Turut hadir dan memberikan kontribusi penting dalam kegiatan ini adalah Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) Anestesi dan Terapi Intensif RSUP Kandou Eka Yidha Lantang, Kepala Instalasi ICU RSUP Kandou sekaligus Ketua Panitia SSCCM Mordekhai Laihad dan Ketua Panitia Dies Natalis ke-20 Faked Unsrat Rizki Najoan.

SSCCM menjadi platform strategis bagi tenaga medis dan akademisi untuk bertukar ilmu, membahas tantangan dalam penanganan pasien kritis, serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ilmiah, namun juga momentum penting untuk mempererat jaringan kerja sama antara institusi kesehatan di Indonesia dan Singapura.

Yeheskiel menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat dalam menghadirkan forum ilmiah berskala internasional ini.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Sulawesi-Singapore Critical Care Meeting ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis kita, khususnya dalam bidang anestesi dan perawatan intensif. Kolaborasi dengan pakar dari Singapura serta para ahli nasional tentu menjadi nilai tambah yang luar biasa,” ujarnya.

Kegiatan ini, tambahnya, sejalan dengan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk terus mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus membangun jejaring kerja sama internasional.

“RSUP Kandou sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional yang berdampak pada peningkatan layanan. Perawatan pasien kritis adalah salah satu bidang yang sangat dinamis, sehingga pembaruan ilmu dan teknologi menjadi hal yang mutlak,” jelasnya.

Menurut Yeheskiel, sinergi antara dunia akademik dan dunia layanan dalam SSCCM adalah model ideal yang perlu terus dikembangkan. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan pertemuan dengan Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Makassar Mr. Todd Dias bertempat di First Class Cafe and Resto Manado, Rabu (14/5/2025).

Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut berbagai hal dibahas terkait pengembangan potensi pariwisata, baik di Australia maupun di Kota Manado.

Selain itu, turut dibicarakan upaya membuka akses pariwisata yang lebih luas, salah satunya dengan menjajaki penerbangan langsung dari Sydney maupun kota-kota lain di Australia ke Kota Manado.

Pembahasan juga mencakup pengembangan wisata bahari, termasuk potensi cruiseship dan yacht dari Darwin ke Kota Manado.

Agenda lain yang disampaikan adalah pemutaran film Australia-Indonesia yang akan digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025 di XXI Mantos, terbuka untuk umum secara gratis.

Selain itu, Konsul Jenderal Australia juga dijadualkan melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang untuk melihat langsung potensi ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Utara.

Kepada Konsul Jenderal Australia, Walikota menyampaikan harapan agar para investor asal Australia dapat melihat peluang dan berinvestasi di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado.

Pertemuan Walikota Manado dan Konjen Autralia di Makassar ini diprakarsai Manly Manado Society (MMS) dengan Bridge of Hope atau Yayasan Jembatan Harapan Bersama (YJHB). (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2025-2029.

Penandatanganan tersebut dilakukan Walikota pqda Rapat Paripurna DPRD Kota Manado di Ruang Sidang DPRD Kota Manado, Rabu (14/5/2025).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey ini dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten I Julises Oehlers, Kepala-kepala SKPD, para Camat, serta undangan lainnya.

Walikota Manado Andrei Angouw saat menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado Tahun 2025-2029

Setelah penandatanganan nota kesepakatan, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyerahan dokumen Nota Kesepakatan RPJMD Tahun 2025-2029 dari Ketua DPRD kepada Walikota Manado di dampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua, Pansus RPJMD, serta seluruh anggota DPRD Kota Manado yang telah bersama-sama membahas Rancangan Awal RPJMD Tahun 2025-2029 bersama Pemerintah Kota Manado.

Penyerahan dokumen Nota Kesepakatan RPJMD Tahun 2025-2029 dari Ketua DPRD kepada Walikota Manado di dampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan pentingnya sinergitas antara eksekutif dan legislatif yang selama ini terjalin dengan baik.

Menurut Walikota, kolaborasi ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama demi mendorong kemajuan Kota Manado dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Semua upaya ini kita lakukan demi kesejahteraan masyarakat Kota Manado yang kita cintai bersama,” ujar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berharap agar perayaan hari besar keagamaan seperti hari raya Waisak menjadi momentum mempererat hubungan antarumat beragama, memperkuat komunikasi serta menjaga dan memelihara toleransi di kota Manado

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada Ibadah Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025, yang dilaksanakan di Vihara Dhammadipa Manado, Senin (12/5/2025).

Turut mendampingi Walikota pada kegiatan tersebut adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ny. Irene Angouw-Pinontoan.

Sesuai dengan tema perayaan, yakni Pengendalian Dir, Walikota berharap nilai pengendalian diri dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya pada momen perayaan Waisak semata.

“Sebulan yang lalu umat Muslim merayakan Idul Fitri setelah menjalani ibadah puasa. Puasa juga mengajarkan tentang pengendalian diri. Saya yakin, jika seluruh masyarakat mampu mengendalikan diri, negara ini akan menjadi damai, tenteram, dan kita akan menuju masyarakat yang madani,” ujarnya.

Di awal sambutannya, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 kepada seluruh umat Buddha di Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional dan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan tertib sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Proses seleksi ini berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Malalayang, Kota Manado, Senin-Jumat (5-9/5/2025).

Proses seleksi dipimpin Ketua Umum Tim Seleksi yang dijabat Sekda Sulut sedangkan pelaksana harian dipercayakan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpolda) Sulut Johnny Alexander Suak berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Komposisi ini sama dengan proses seleksi tahun sebelumnya.

Pada sesi akhir seleksi, Gubernur Sulut melakukan penilaian akhir langsung terhadap 5 Besar Putra dan Putri Calon Paskibraka Tingkat Nasional dan Provinsi bersama Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay dan Asisten I Setdaprov Denny Mangala.

Penilaian terakhir dilakukan dalam sidang penetapan akhir yang memutuskan, menentukan 3 pasang calon Paskibraka (putra dan putri) yang akan mewakili Sulut di Tingkat Nasional dan dikirim ke BPIP; menetapkan 2 pasang cadangan; melengkapi formasi 30 calon Paskibraka Tingkat Provinsi yang akan bertugas pada Upacara HUT ke-80 RI di Provinsi Sulut.

Seleksi calon Paskibraka tingkat nasional dan provinsi dilaksanakan melalui serangkaian tahapan ketat yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), Parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tes Kesamaptaan, Psikotes, Wawancara Kepribadian, dan Pemeriksaan Kesehatan dan Pantukhir.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPPI Sulut, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulut, unsur TNI-Polri, serta Badan Kesbangpo Sulut yang diawasi Jackson (BPIP) dan Ayu (DPPI Pusat).

Hasil lima terbaik masing-masing kategori adalah untuk kategori putra (urutan pertama hingga kelima) adalah Marfel Christian Polii – SMA Negeri 1 Langowan (Kabupaten Minahasa), Arjen Constanti Sumilat – SMA Negeri 1 Tomohon (Kota Tomohon), Efrata Imanuel Sumeisey – SMA Negeri 1 Airmadidi (Kabupaten Minahasa Utara), Agusrianto Diawang – SMA Negeri 1 Beo (Kabupaten Kepulauan Talaud)
5. Firji Beeg – SMA Negeri 1 Kotabunan (Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur).

Untuk kategori putri adalah Queenza Violetta Ugul – SMA Kristen Kotamobagu (Kota Kotamobagu), Queenfelisa Agatha Lasut – SMA Lentera Harapan Sangihe (Kabupaten Kepulauan Sangihe), Bianca Alessia Christabella Lantang – SMA Lentera Harapan Tomohon (Kota Tomohon), Marsya Lamusu – MAN 1 Bolaang Mongondow (Kabupaten Bolaang Mongondouw), dan Nadila Lovely Emmanuela Sompie – SMA Negeri 2 Bitung (Kota Bitung).

Tiga calon Paskibraka yang terpilih untuk mewakili Sulut di tingkat nasional adalah Arjen Constanti Sumilat, Efrata Imanuel Sumeisey dan Firji Beeg.

“Proses seleksi ini sangat transparan dan tanpa adanya intervensi karena merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulut melalui Badan Kesbangpol Sulut dalam pembinaan generasi muda berkarakter dan berjiwa nasionalis,” ujar Kepala Kesbangpol Sulut Johnny Alexander Suak kepada Meimonews.com, Sabtu (10/5/2025). (alex)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut bersama SPPG dan dinas terkait menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Gedung Sumampow Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Jumat (9/5/2025).

Rakor dihadiri Disdukcapil KB Provinsi, Kepala LPP RRI Manado Nandang Supriyadi, Kepala Dinas Pangan Sulut, dan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir secara langsung maupun virtual.

Rakor yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan dan menyelaraskan pelaksanaan program MBG, baik di tingkat pusat maupun daerah, seperti Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Beberapa poin penting yang dibahas yaitu terkait mekanisme pelaksanaan distribusi MBG, jumlah kuota sasaran di tiap SPPG, mutu dan kesiapan pangan untuk menu MBG, dan pelaksanaan advokasi dan penyebaran informasi kegiatan lewat media.

Kaper mengapresiasi kehadiran Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan yang diwakili baik secara online dan offline.

Program MBG yang merupakan inisiatif nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi tantangan gizi buruk dan stunting di Indonesia ini telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung percepatan pencapaian tujuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting,

Kemendukbangga/BKKBN dan Badan gizi Nasional (BGN) telah menandatangani Kesepahaman Bersama yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama.

Dalam pelaksanaannya, para stakeholder perlu menyamakan persepsi dan langkah taktis agar program MBG sasaran Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik ini dapat berjalan maksimal.

Untuk itu, Kemendukbangga/BKKBN Sulut telah melakukan langkah-langkah yakni pertama, Penyiapan tenaga lini lapangan antara lain PKB/PLKB, institusi masyarakat pedesaan (PPKBD, Sub PPKBD, Kader KB), dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk dilakukan pembekalan tentang model distribusi Program MBG bagi sasaran Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik.

Kedua, Verifikasi dan validasi data Keluarga Berisiko Stunting (Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik) untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan SPPG setempat untuk keperluan penetapan sasaran penerima manfaat (by name by address).

Rapat ini, menurut Kaper, penting untuk memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan bersama Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar menghadiri Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja memperingati Hari Buruh 2025 di PT Tropica Cocoprima, Desa Lelema, Minsel, Rabu (7/5/2025).

Mendampingi Kaper adalah Sekretaris Lady D. Ante, sementara Bupati di dampingi Asisten I Setdakab Benny Lumingkewas, Kepala Dinas PP KB Meity Tumbuan, Kadis Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Puskesmas Tumpaan, Ketua IBI, Camat dan Hukum Tua Lelema.

Bupati Minsel mendukung penuh terhadap Program Bangga Kencana. Hal itu disampaikan Bupati ketika memberikan sambutan.

“Pemda Miinsel mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pelayanan KB Serentak di Kabupaten Minahasa Selatan yang sangat membantu buruh dan tenaga kerja dalam mengatur jarak kelahiran,” ujarnya.

Bupati berharap program ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berdaya saing dan tentunya membawa dampak yang baik dalam upaya pencegahan stunting.

Selain kegiatan Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja  yang dirangkaikan dengan kegiatan zoom meeting bersama Kemendukbangga/BKKBN Pusat, juga dilakukan penyerahan bantuan Orang Tua Asuh (OTA) oleh PT Tropica Cocoprima kepada 3 orang anak balita, 2 anak stunting dan 1 orang ibu hamil dengan status KEK.

Tujuan dari bantuan OTA cegah stunting adalah salah satunya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting selain meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penurunan stunting. (elka)

Meimonews.com – Direktur Layanan Operasional RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Wega Sukanto di dampingi pejabat terkait melakukan penelusuran langsung ke sejumlah ruangan rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (8/5/2025),

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi (mobev) pemenuhan fasilitas KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kegiatan ini difokuskan pada aspek teknis seperti ketersediaan oksigen, kamar mandi, nurse call, hingga stop kontak bersama yang menjadi indikator standar pelayanan KRIS.

Dalam kesempatan itu, Wega menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ruangan dalam mengimplementasikan kebijakan KRIS JKN secara menyeluruh.

“Intinya, kita mengecek persiapan untuk KRIS JKN. Apa yang kurang akan kita bahas lebih lanjut dalam rapat lanjutan,” ujarnya usai peninjauan.Penelusuran dimulai dari kantor pelayanan hingga ke sejumlah unit, termasuk Irina B,C,D, CVBC, serta IGD.

Menurut Wega, sebagian besar ruangan telah memenuhi standar KRIS, namun masih ada tiga kriteria yang harus dilengkapi di beberapa ruang perawatan. “Tinggal tiga kriteria lagi yang masih perlu dilengkapi. Itu yang akan kita kejar dalam waktu dekat,” katanya.

Diakui, tantangan terbesar terletak pada bangunan lama seperti Gedung Irina C yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an. “Beberapa ruangan di Irina C memang tidak memungkinkan untuk disesuaikan dengan standar KRIS karena faktor usia bangunan. Tapi kita akan tetap optimalkan ruangan-ruangan yang memungkinkan,” ujarnya.

‎Kendati demikian, RSUP Kandou akan tetap memfungsikan ruangan yang tidak masuk kriteria KRIS untuk layanan non-KRIS. “Kita tetap prioritaskan layanan bagi pasien, baik yang masuk skema KRIS maupun non-KRIS. Semua akan kita manfaatkan sesuai fungsinya,” jelasnya.

Wega berharap agar master plan pengembangan rumah sakit bisa segera direalisasikan. Dengan adanya master plan, kita bisa mengatasi isu bangunan tua dan infrastruktur yang sudah tidak memadai, agar pelayanan semakin optimal dan sesuai standar nasional. (Fer)

Meimonews.com – Hujan deras yang melanda Kota Manado beberapa waktu lalu mengakibatkan banjir bandang di sejumlah titik.

Beberapa titik tersebut antara lain terdapat di Kelurahan Pakowa, Tanjung Batu dan Titiwungen Selatan.

Pemerintah Kota Manado melalui dinas terkait terus melakukan upaya pembersihan bagi puluhan rumah warga yang terdampak serta memberikan asesmen terhadap warga terdampak.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang menyempatkan diri untuk meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Pakowa, Tanjung Batu dan Titiwungen Selatan, Kamis (8/5/2025). (Afer)

Meimonews.com – Setelah menerima laporan kejadian kebakaran pada Selasa (6/5/2025) dari Comment Center 112, TRC BPBD (Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah)Kota Manado melakukan turun lapangan (Turlap).

Saat turlap, tim melakukan bersih-bersih dan asesmen tentang kondisi yang ada di lapangan. Keesokan harinya (Rabiu, 7 Mei 2025), tim turun lagi untuk memberikan bantuan.

Bantuan siaga darurat yang diberiikan berupa family kits , selimut dan matras bagi keluaraga yang terdampak sesuai data yang ada.

“Bantuan dari Pemerintah Kota Manado ini bukan untuk menganti kerugian tapi bentuk kepedulian pemerintah di saat awal terjadi musibah atau bencana,” jelas Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambiaga kepada Meimonews.com, Kamis (8/5/2025). (Afer)