Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengingatkan tentang pentingnya pembaharuwn data kependudukan dan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Itulah sebabnya, Walikota mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil yang diselenggarakan Dinas Dukcapil Manado pimpinan Erwin Kontu (Kadis) di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (6/8/2025)..

“Saya berharap seluruh Lurah dapat memahami isi peraturan ini dengan baik. Prinsip dasarnya, setiap penduduk yang tinggal di Kota Manado harus memiliki identitas yang jelas dan tercatat secara resmi. Persyaratan administrasi harus dilengkapi dengan benar,” ujarnya.

Sosialisasi yang turut dihadiri Asisten 2 Setdakot Manado Atto Bulo ini diikuti seluruh Lurah se-kota Manado,

Wali Kota juga menekankan bahwa tidak boleh ada masyarakat yang dibiarkan tanpa identitas hanya karena syarat administrasi yang dianggap rumit atau bahkan dipersulit.

Bahkan masyarakat asing yang tinggal di Kota Manado harus kita data dengan baik agar kita mengetahui keberadaannya. “Data yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga mengingatkan pentingnya pendataan terhadap berbagai aspek sosial, seperti kejadian Kamtibmas, warga miskin ekstrem, serta ODGJ.

Walikota meminta para Lurah dan Ketua Lingkungan untuk turut melakukan pendataan lengkap terhadap tokoh masyarakat maupun masyarakat yang telah meninggal dunia.(elka)

Meimonews.com – Kehadiran Call Center 112 Pemerintah Kota (Pemkot) Manado sangat membantu masyarakat yang ada di daerah ini dalam sejumlah hal.

Ketika masuk laporan masyarakat lewat sarana ini maka langsung ditindaklanjuti termasuk bekerjasama dengan lembaga/instransi terkait seperti Kepolisian Negara Indonesia (Polri) khususnya Polresta Manado.

Untuk semester 1 (bulan Januari – Juni) tahun berjalan ini, ada sekitar 2.830 laporan yang masuk ke Call Center 112. “Enam bulan ini, ada sekitar 2.830 laporan yang masuk,” ujar Plt, Keala Dinas Kominfo Kota Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (5/8/2025).

Rata-rata laporan yang masuk, jelasnya, rata-rata perbulannya berjumlah 472 laporan. Perinciannya, Januari 435 laporan, Februari 420 laporan, Maret 534 laporan, April 512 laporan Mei 462 laporan dan Juni 467 laporan.

Adapun kategori laporan yang masuk, sebutnya di dampingi Kabid Sandi Novi Sugeha, terdiri dari antara lain, keamanan dan ketertiban umum, kriminal, gangguan listrik, air, kebakaran, evakuasi hewan liar, kecelakaan, kekerasan pada perempuan dan anak, kesehatan (seperti kebutuhan ambulans). (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Serah Terima Barang Rampasan Milik Negara dan Sosialisasi Anti Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (31/7/2025)..

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK Mungki Hadi Pratikto, Kepala Satgas Eksekusi Labuksi KPK Leo Sukoto Manalu, Kakanwil DJKN Suluttenggomalut Indriasari Sundoro.

Selain itu, Kepala KPKNL Manado Adi Suranto, Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado Jumalianto, Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para asisten, kepala SKPD, serta para camat.

Pada kegiatan ini, KPK menghibahkan aset rampasan berupa dua bidang tanah seluas masing-masing 300 m² dan 528 m², serta satu bangunan seluas 422,5 m² yang berdiri di atas lahan tersebut.

Aset rampasan ini berlokasi di Jalan Bukit Zaitun No. 117, Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, dengan total nilai mencapai Rp 3.175.268.000, berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 8/Pid.Sus-TPK/2024/PT.DKI tanggal 7 Maret 2024.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Manado dalam mengelola aset tersebut.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan bahwa aset ini akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Walikota juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam proses administrasi dan percepatan sertifikasi aset.

Acara ditutup dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah dan berita acara serah terima aset antara KPK dan Pemerintah Kota Manado, serta penyerahan cendera mata dari kedua belah pihak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK Mungki Hadi Pratikto, Kepala Satgas Eksekusi Labuksi KPK Leo Sukoto Manalu, Kakanwil DJKN Suluttenggomalut Indriasari Sundoro.

Selain itu, Kepala KPKNL Manado Adi Suranto, Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado Jumalianto, Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para asisten, kepala SKPD, serta para camat. (elka)

Meimonews.com – Setelah melalui proses seleksi, para Katua Lingkungan (Kaling) se- Kota Manado dilantik Walikota Manado Andrei Angouw di ruang serbaguna Kantor Walikota, Rabu (30/7/2025).

Hadir pada acara ini Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten 1 Julises Oehlers, Asisten 3 Donald Supit, Kepala Dinas Sosial Rollies Rondonuwu, para Camat, para Lurah serta para Kaling yang dilantik.

Para Kaling yang dilantik, ada yang wajah lama tapi ada juga yang wajah baru.

Sejumlah hal penting terkait tugas dan bagaimana para Kaling berperilaku disampaikan/diingatkan walikota yang akrab disebut AA (Andrei Angouw).

“Selamat bekerja, bukan selamat menikmati,’ ujar Walikota di awal sambutannya, yang memiliki makna mendalam untuk dihayati dan diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas.

Sebab, menurut Walikota, jabatan yang diemban yakni Kaling bukanlah posisi untuk dinikmati tapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ditegaakan, menjadi Kaling memang tidak enak dan harus bekerja keras, memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan kepada masyarakat serta harus bersikap baik.

Ada sejumlah hal terkait dengan apa yang disampaikan itu, yang dirincikan secara blak-blakang oleh orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Para Kaling harus dekat dengan masyarakat, dengan tokoh agama dan menjadi contoh/teladan yang baik bagi masyarakat serta tidak ada yang rasa Lurah atau camat.

Walikota mengingatkan pula agar para Kaling menjaga semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan, dalam pelaksanaan tugas akan senantiasa dipantaunya serta para staf, baik lewat WhatsApp group Kaling maupun pantauan langsung di lapangan. (elka)

Meimonews.com – Salah satu rangkaian kegiatan dalam Apresiasi Duta GenRe Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 adalah Speech Challenge, yang sukses digelar dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta terbaik perwakilan kabupaten/kota.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut ini diadakan Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang adu gagasan dan keterampilan komunikasi para remaja, dengan topik-topik strategis seputar perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan stunting, dan peran generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Tim Penilai Speech Callenge

Para peserta yang merupakan perwakilan dari Kabupaten/Kota se-Sulut ini tampil memukau dengan pidato inspiratif dan penuh makna, mencerminkan wawasan yang luas dan kepedulian terhadap isu-isu generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga / BKKBN Perwakilan Sulut mendorong lahirnya duta-duta remaja yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Menjadi tim penilai adalah Preisy Siby (Psikologi), Lady Deby Ante (Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut) dan Vincent Mandey.

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan saat memberiksn sambutan

Kepala Perwakilan Kemenduknangga / BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dalam sambutannya menyampaikan ajang ini merupakan wahana pembentukan karakter dan kepemimpinan remaja.

“Kami berharap para peserta mampu menjadi contoh dan penggerak di tengah masyarakat, khususnya dalam menyuarakan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga sejak dini,” ujarnya.

Ajang Speech Challenge ini tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga media edukasi dan penyadaran publik tentang pentingnya program Generasi Berencana (GenRe) dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Afer)

Meimonews.com – Setelah melewati proses seleksi ketat, Laode Dzaky dari Kabupaten Minahasa Selatan dan Kristenia Saragih dari Kabupaten Minahasa meraih juara pertama kategori putra dan putri GenRe Sulut Tahun 2025.

Penobatan Laode dan Kristenia sebagai Duta Putra dan Duta GenRe Putri dilakukan pada malam Grand Final Apresiasi Duta GenRe (Generasi Berencana) Sulut Tahun 2025 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Sabtu (26/7/2025).

Malam grand final Apresiasi Duta GenRe Sulut tahun 2025 yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Sulut ini diikuti 19 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 9 putri utusan Kabupaten/Kota di Bumi Nyiur Melambai ini.

Laode Dzaky dan Kristenia Saragih, Duta GenRe Sulut 2025

Tampil sebagai tim yuri pada pada kegiatan ini adalah Leonny Mongi (Direktur Tsunagu Japan Indonesia dan pemerhati perlindungan anak), Ester Pontoh Wowor (TP-PKK Sulut, Eukharistio Yululano (Ketua Forum Genre Sulut), Eliana Gloria (Aktivis Remaja UNICEF Indonesia, dan Lady Ante (Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut).

Terpilihnya Laode dan Kristenia sebagai Duta GenRe Sulut 2025 maka keduanya akan mengemban tugas selama satu tahun untuk menyuarakan edukasi seputar kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan dini, narkoba, seks bebas, serta promosi kehidupan berkeluarga yang terencana dan berkualitas.

Mereka juga akan mewakili provinsi Sulut dalam ajang Pemilihan Duta GenRe Tingkat Nasional tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, para Duta GenRe bukan hanya simbol representatif, namun juga agen perubahan yang diharapkan mampu menurunkan angka kelahiran remaja usia 15–19 tahun di Sulut.

“Kami percaya, para Duta GenRe ini akan menjadi perpanjangan suara program Bangga Kencana untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Disdukcapil KB Sulut Christodharma Sondakh menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Program Duta GenRe merupakan langkah sistematis untuk menciptakan remaja Sulut yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global. Ini bukan hanya kompetisi simbolik, tapi panggilan strategis untuk membekali remaja dengan empat pilar kehidupan: pendidikan, karir, kesehatan reproduksi, dan kesiapan berkeluarga,” sebutnya.

Daftar lengkap pemenang Duta GenRe Sulut 2025 untuk Kategori Putra adalah juara 1 – 3 adalah: Laode Dzaky (Kabupten Minahasa Selatan),: Moses Paath (Kabupaten Minahasa), dan Israel Aror (Kota Tomohon).

Kategori Putri juara 1 – 3) adalah Kristenia Saragih (Kabupaten Minahasa), Diva Manoppo (Kota Kotamobagu) Renata Rumbay (Kabupaten Minahasa Tenggara).

Dengan semangat dan komitmen tinggi dari para finalis serta dukungan semua pihak, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi strategis dalam mewujudkan remaja Sulut yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. (Afer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer melalui pelaksanaan program Telementoring Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO).

Pada kegiatan monitoring yang berlangsung di aula rumah sakit, Kamis (24/7/2025), Direktur Utama RSUP Kandou Starry Rampengan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan mitra internasional, termasuk dari India

“Kami sangat berterima kasih atas support dari pusat dan dari India untuk pelaksanaan telemonitoring. Kami harapkan terjadi penyetaraan ilmu pengetahuan dan teknologi bantuan spesialis, sehingga dapat menolong masyarakat kita yang lebih baik lagi di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Dirut di dampingi Ditektur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Ditektur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati.

Dirut menjelaskan, dunia kesehatan memiliki sistem yang kompleks, terutama dalam menangani berbagai penyakit kronis dengan keterbatasan akses pelayanan di wilayah terpencil.

“Pelayanan ECHO sangat penting, sehingga bisa menjangkau hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit mendapatkan layanan spesialis,” sebutnya.

Perwakilan dari Kemenkes RI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kebanggaannya terhadap keterlibatan RSUP Kandou sebagai salah satu rumah sakit pelaksana program ECHO.

“Kami sangat bangga bisa hadir di sini, sebagai bagian dari upaya yang telah diamanatkan oleh Kemenkes. Target kami adalah menjangkau hingga 100 ribu orang. Terima kasih kepada RSUP Kandou yang telah bersedia menjalankan program ini. Kami apresiasi karena yakin banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari ECHO,” ujarnya.

Program ECHO merupakan bagian dari inisiatif strategis Kemenkes RI untuk memperkuat layanan kesehatan primer melalui model pembelajaran berbasis komunitas, kolaboratif, dan jarak jauh. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan kompetensi dan layanan antara daerah perkotaan dan pelosok Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Gerak cepat dan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado terhadap korban kebakaran Kamar Motor (KM) Barcelona 5 terlihat nyata.

Korban kebakaran yang hilang dokumen kependudukannya (KTP-el)nya langsung ditangani. Dinas Dukcapil Manado langsung mengurus KTP-el pengganti.

Langkah cepat yang dilakukan tersebut karena dokumen kependudukan/KTP-el tersebut merupakan dokumen penting, yang diperlukan untuk keperluan administrasi para korban.

“Kehilangan KTP-el dalam musibah tersebut tentu menjadi kendala besar untuk mengakses layanan perbankan, kesehatan, jaminan sosial, dan keperluan mendesak lainnya. Kebutuhan ini dirasakan langsung oleh sejumlah korban,” jelas Kepala Dinas Dukcapil Erwin Kontu, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, kepedulian tersebut dilakukan sebagai panggilan tugas dan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Sesuai arahan pimpinan dan panggilan kemanusiaan, pihaknya tidak boleh membiarkan para korban berlarut dalam kesulitan. Terlebih bagi mereka yang harus mengurus hak-hak penting seperti klaim asuransi maupun Taspen, di mana negara harus hadir memberikan kemudahan.

Berdasarkan data yang ada, sampai Kamis (24/7/2025) sore, setidaknya sudah 18 KTP-el yang dicetak dan telah diserahkan kepada para korban yang mengurusnya.

Proses penerbitan KTP-el tersebut dilakukan hanya dengan cara para korban atau keluarga melaporkan diri ke kantor Disdukcapil dengan menyebutkan bahwa mereka adalah korban dari kecelakaan KM Barcelona 5, dan petugas akan segera melakukan verifikasi data untuk proses pencetakan.

Para korban mengungkapkan rasa syukurnya karena Pemerintah Kota Manado, khususnya Dinas Dukcapil Manado bisa membantu penerbitan pengganti KTP-el mereka yang hilang.

“Terima kasih banyak kepada Dinas Dukcapil Manado yang sangat cepat membantu kami. Ini sangat berarti,” ujar salah satu korban kebakaran KM Barcelona 5 yang KTP-elnya hilang dan langsung mendapat penggantinya.

Gerak cepat yang dilakukan Dinas Dukcapil Manado ini, menurut Kontu, merupakan komitmen institusi yang dipimpinnya dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga humanis dan memahami kebutuhan mendesak masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado menggelar Lomba Mewarnai Ibu dan Anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HUT ke-402 Kota Manado dsn Hari Anak Nasional Tahun 2025 ini dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado Ny, Irene G. Angouw Pinontoan, Rabu (23/7/2025).

Lebih dari 1.000 anak dari 100 lebih PAUD dan TK (Taman Kanak-kanak) se-Kota Manado turut ambil bagian dalam kegiatan yang diadakan di Pasar Tematik Tongkaina ini.

Lomba mewarnai ini menjadi salah satu sarana untuk membentuk karakter anak sejak usia dini serta menumbuhkan semangat dan kreativitas mereka melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

Momentum ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, termasuk melalui kegiatan bersama yang membangun kedekatan dan nilai-nilai positif.

Menarinya, kehadiran Ketua TP PKK Kota Manado tidak hanya bersifat seremonial tapi menyatu/berbaur dengan peserta lomba.

Ia tak segan menyapa, menyalami, dan bahkan berfoto bersama dengan para anak-anak PAUD. Hal ini membuat suasana lokasi kegiatan jadi lebih meriah. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Apresiasi Duta GenRe Tahun 2025.

Kegiatan rutin tiap tahun ini berlangsung di Kompleks Kantor Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Selasa – Jumat (22 – 26/7/2025) yang diikuti 19 peserta utusan 8 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Para peserta yang telah lolos seleksi ketat di tingkat Kabupaten/Kota ini akan menjalani masa karantina sebelum mencapai puncaknya sebagai finalis dan pemenang tahun ini.

Pembukaan kegiatan dilakukan Kepala Perwakilan.(Kaper) Kemendukbangga/BKkBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam perjalanan para calon Duta GenRe, yang tidak hanya menampilkan bakat dan kecakapan para remaja, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, kepemimpinan, dan pengembangan karakter.

Kaper dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa proses karantina akan menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi para peserta.

Selama beberapa hari, peserta akan mengikuti berbagai tugas, pelatihan, dan ujian yang mengasah kreativitas, kepemimpinan, serta pemahaman mereka terhadap isu-isu kependudukan dan perencanaan keluarga.

“Keberhasilan bukan hanya ditentukan dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari proses dan perjalanan yang dilalui,” ujar Kaper..

Kaper menekankan bahwa seluruh peserta yang berhasil sampai ke tahap ini adalah calon pemimpin masa depan yang memiliki semangat dan komitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

Program GenRe sendiri merupakan salah satu program strategis BKKBN yang bertujuan menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pendekatan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP), serta pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja.

Ketua Panitia Jelkana Rivaldo Manimaes menyampaikan harapannya agar Duta GenRe yang terpilih nantinya bisa menjadi teladan bagi remaja lainnya, serta mendorong peningkatan akses terhadap Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

Manimaes berharap Duta GenRe dapat berperan dalam menurunkan Angka Kelahiran Remaja (ASFR) usia 15–19 tahun dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD).

Para finalis akan dinilai tidak hanya dari penampilan, tetapi juga dari wawasan, sikap, dan keterampilan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan program GenRe, yang mencakup: Pendewasaan usia perkawinan, Penyiapan kehidupan berkeluarga, dan Pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas OPD-KB kabupaten/kota (atau yang mewakili), Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Cyndi Prisilia Octova Taloko,, serta jajaran panitia.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, mencerminkan semangat kolaborasi dan tekad untuk terus mengembangkan program GenRe sebagai solusi nyata menjawab tantangan remaja masa kini. (Afer)