Meimonews.com – Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi sumberdaya alam (SDA) yang melimpah dari sektor pertanian, perkebunsn, perikanan kelautan, pertambangan dan pariwisata.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan sumberdaya manusia (SDM) guna mengelola potensi yang dimiliki untuk kemajuan Sulut ke depan. Makanya, para akademisi Universitas Negeri Manado (Unima) ditantang untuk berkolaborasi dalam beberapa hal.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ketika menjadi salah satu narasumber Rapat Kerja (Raker) Unima di Aula Training Center Unima, Kamis (21/8/2025).

Dalam hal pengelolaan SDA tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sudah memasukkan arah kebijakan pembangunannya dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Daerah (RPJMP) Sulut tahun 2025-2030, yang saat ini sementara berproses.

Dikemukakan, RTRW di daerah ini sudah terlalu lama (sekian puluh tahun) tidak diubah, walau telah banyak yang berubah di lapangan. Yang tadinya sawah telah menjadi tempat hunian/pemukiman, pasar, jalan dan lain sebagainya.

Pemprov Sulut telah berjuang untuk sesegera RTRW ini diubah, disinkronisasikan dari bawah sampai dengan pusat. Berangkat dari RTRW ini, Sulawesi Utara ke depan mau jadi apa ? Kita bikin apa Sulut ini ?

“Kalau kita tidak berpedoman pada RTRW maka Sulut akan tertinggal terus. Mengapa ? Investor malas mau datang karena tidak ada kepastian hukum (di daerah yang akan didatangi – Red). Jangan sampai ketika membangun investasi akan dikomplain karena tidak sesuai dengan RTRW,” ujar Gubernur pada kegiatsn yang dipandu Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana.

Maka, sambung mantan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Keamanan Cyber dan Informatika ini RTRW sangat penting sekali sehingga ia berharap agar prosesnya cepat tuntas.

Disebutkan, tanggal 28 finalisasi di Kementerian ATR di level pusat dan di Sulut sedang dalam proses finalisasi dengan DPRD Sulut dan Pusat. Karena ini akan menjadi dasar kita menyusun RPJMP selama lima tahun.

“Bila RTRW belum selesai maka RPJMP tidak sah. Karena dasar hukum RPJMP pembangunsn Sulut berdasar pada RTRW,” tandas mantan Danrem 171 Papua Barat dan Kabinda Kepulauan Riau.

Khusus bidang pertambangan, Gubernur mengungkapkan, Sulawes Utara menurut infornasi akan mendapat 30 blok. Kalau 1 blok 100 hektar maka 30 blok mendapat 3000 hektar. Kalau 3000 hektar kita kelola dengan baik maka ini dasyat.

Ini, menurut Gubernur, peluang bagi perguruan tinggi khususnya Unima untuk mendapat peluang ikut betkontribusi. Unima, khususnya dosen-dosen ditantang untuk berkontribusi secara langsung. Banyak lapangan pekerjaan di Sulawesi Utara.

Perguruan tinggi termasuk Unima diajak untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Para akademisi diajak untuk saling share, memback-up, saling memberikan masukkan.

Menurutnya, tugas dosen adalah menyiapkan mahasiswa yang siap bekerja. Tugas Pemeruntah adalah menyediakan lapangan pekerjaanya. Ini pembagian tugas yang fair.

Ditegaskan, banyak ruang bisa dikerjasamakan. Kolabirasi itu tidak saja hanya di bidang pertambangan. Ada bidang-bidang lain juga.

Di bidang pendidikan, karena guru-guru kurang, diminta untuk berkolabirasi. Banyak guru-guru yang sudah pensiun. Semalam saya menandatangani SK guru-guru yang pensiun. Pertanyaannya, bagaiamana menggantinya ?

“Mari Unina bersana- sama derngan Pemerintah Daerah, berkolaborasi terkaut dengan sumberdaya alam kita,” ujarnya seraya menyebut potensi-potensi tersebut di hadapan hampir 300 peserta pada kegiatan yang diketuai Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2).

Potensi ini yang kita miliki, yang bisa nenciptakan lapangan pekerjaan. Banyak lahan-lahan tidur, seperti di KEK, yang bila dimanfaatkan seperti menaman jagung maka bisa menghasilkan angka yang cukup besar. Miliaran.

SDA ada tinggal bagaimana SDMnya ? Para akademisi termasuk yang ada di Unima diharapkan berkolaborasi untuk itu Jangan lulus dari PT tapi tidak siap pakai.

Kolaborasi pemerintah dengan akademisi ini, menurut Wadan Group 1 Kopassus dan Waas Intel Kopassus ini, sangat dibutuhkan.

Gubernur membuka ruang untuk berkolaborasi, berdiskusi, bisa menghasilkan ide-ide kreatif dari para akademisi perguruan tinggi di Sulut khususnya Unima di mana ia adalah Ketua Dewan Penyantun.

Diketahui (Baca : Buka Raker Unima, Irjen Kemdiktisaintek :Unima Memiliki Peran Penting sebagai Lokomotif Transformasi PT di Kawasan Timur Indonesia), Raker Unima yang dibuka pelaksanaanya oleh Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ini menampilkan beberapa narasumber, selain Gubernur Sulut.

Mereka adalah Irien Kemdiktisaintek, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Johnny Suak. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin Rapat Terbatas (Ratas) bersama Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan se-Kecamatan Tuminting di Ruang Tolu, Kantor Walikota Manado, Rabu (20/8/2025).

Rapat yang turut dihadiri Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, para Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya ini dilaksanakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang rapi dan berbasis data. Rapat seperti ini ke depannya juga akan diadakan untuk seluruh kecamatan.

Dalam arahannya, Walikota menegaskan bahwa seluruh Ketua Lingkungan harus benar-benar menguasai wilayahnya serta memastikan pendataan dilakukan secara akurat dan berkesinambungan.

“Ketua Lingkungan itu harus menguasai wilayahnya. Jangan sampai ada kejadian, tetapi tidak tercatat dalam data. Warga meninggal, ada kriminalitas, hingga miskin ekstrem harus diketahui dan didata dengan baik,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta para Ketua Lingkungan melakukan sensus rutin, memperbarui data secara berkala, serta mencatat berbagai informasi penting seperti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU), keberadaan tokoh masyarakat, hingga potensi masalah sosial di wilayah masing-masing.

Selain memberikan arahan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berdialog langsung dengan para Ketua Lingkungan sembari melakukan pengecekan data.

“Intinya, data harus diinput dengan benar agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat berdasarkan informasi yang jelas,” sebutnya.

Walikota berharap adanya kedisiplinan dan kesadaran, karena pembangunan yang baik hanya dapat terwujud dengan dukungan data yang lengkap dan valid. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umun Pusat RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou Manado menggelar Workshop Peningjatan Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Pemenuhan Standar Akreditasi di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi rumah sakit, Selasa (19/8/2025).

Sebanyak 150 tenaga kesehatan dan pegawai administrasi dari berbagai unit di RSUP Kandou mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS Kandou Manado Yune Laukati selaku Plh. Dirut RSUP Kandou.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUP Kandou dapat semakin solid dalam membangun budaya keselamatan pasien demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih bermutu dan terpercaya bagi masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Laukati menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, aman, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sulawesi Utara dan sekitarnya, sebutnya, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya efektif, tetapi juga bebas dari risiko yang dapat dicegah.

“Peningkatan mutu dan keselamatan pasien bukan sekadar kewajiban administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi adalah panggilan moral dan profesional kita,” ujarnya.

Ditegaskan, prinsip patient safety harus menjadi budaya bersama di RSUP Kandou, di mana setiap tenaga medis hingga staf penunjang memiliki kepedulian yang sama untuk mencegah insiden, melaporkan masalah, serta melakukan perbaikan berkelanjutan.

‎Workshop ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman standar mutu dan keselamatan pasien sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan standar internasional, mengidentifikasi potensi risiko serta strategi pencegahan insiden, sekaligus mengembangkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien.

Salah satu peserta workshop, perawat di Instalasi Rawat Inap RSUP Kandou, mengaku kegiatan ini memberi banyak wawasan baru.

“Materi workshop sangat relevan dengan tantangan sehari-hari di lapangan. Kami jadi lebih paham bagaimana mengenali risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan. Harapannya, pelayanan kepada pasien bisa semakin aman dan berkualitas,” ujarnya.‎ (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Walikota dan Wakil Walikota (Wawali)  Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, Sabtu (16/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya

Dalam ziarah nasional di mana Walikota bertindak sebagai Inspektur Upacara ini diwarnai dengan mengheningkan cipta, peletakkan karangan bunga dan doa bersama.

Prosesi ziarah berlanjut dengan tabur bunga, foto bersama, serta penandatanganan buku tamu.

Bagi Walikota, ziarah ini merupakan momentum penting untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga persatuan dalam mengisi kemerdekaan. (elka)

Meimonews.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Manado tahun 2025 dikukuhkan dalam suatu upacara di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (14/8/2025).

Bertindak swbagai pembina upacara yang dihadiri Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, Forkopimda Kota Manado, Asisten II Atto Bulo, Kepala SKPD, pelatih, kepala sekolah, serta orangtua anggota Paskibraka.adalah Walikota Manado Andrei Angouw.

Dalam sambutannya, Wakikota mengingatkan pentingnya memaknai kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan, serta mendorong generasi muda menjadi ‘petarung’ untuk kebaikan.

“Terapkan nilai-nilai agama, wujudkan Indonesia yang adil dan beradab, serta junjung tinggi persatuan. Ingat, demokrasi tanpa kebijaksanaan adalah anarki,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DORD Sulut ini menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah lolos seleksi.

“Kalian adalah pilihan dari yang terbaik. Tugas ini akan melekat pada diri kalian seumur hidup. Jadilah teladan bagi teman-teman kalian,” ujarnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan, mengheningkan cipta, pembacaan naskah pengukuhan, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Putera Indonesia secara serentak oleh seluruh anggota Paskibraka.

Setelah pernyataan pengukuhan oleh Pembina Upacara, dilakukan penyematan lencana secara simbolis oleh Wali Kota, diikuti oleh orang tua. (elka)

Meimonews com – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 telah sukses digelar Pemerintah Kota Tomohon dengan dukungan banyak pihak.

Kegiatan ini sangat meriah dan mendapat banyak perhatian baik dari daerah Sulut maupun daerah luar Sulut bahkan internasional.

Agenda utama TIFF 2025 adalah Tournament of Mind Blowing (parade kendaraan hias dengan beragam jenis bunga) yang dilaksanakan, Sabtu (9/8/2025)

Parade kendaraan hias diikuti dari Kemenpar, Pemprov DKI Jakarta, dan perusahaan swasta, usaha, sementara parade bunga internasional diikuti oleh beberapa negara yakni Amerika Serikat, Jepang, Turki, Albania, dan Filipina.

TIFF juga dimeriahkan oleh perwakilan beberapa daerah di Sulawesi Utara, sektor, perusahaan swasta, lembaga nasional, serta kolaborasi dengan fashion carnival, kelompok drum band, dan beragam atraksi lainnya.

Ketum DPP RGPI   Danil Hidayat foto bersama Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu saat parade

Rute ToF dimulai dari show window Kakaskasen lalu menuju ke pusat Kota Tomohon, dan berakhir di Stadion Babe Palar Walian Tomohon Selatan.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Wardhana ini bener-benar sebuah turnamen yang menakjubkan.

Ribuan pasang mata yang datang menonton langsung maupun secara live streaming, menyaksikan 29 float kendaraan hias bunga lokal Tomohon yang mempesona, tarian kolosal, marching band, atraksi seni dan budaya serta kostum karya kreatif dan inovatif.

Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu foto bersama Walikota Tomohon Carol D. Senduk

Iven ini membanggakan dan menjadi sebuah iven yang inklusif. Olehnya, Kemenpar akan mendorong iven ini ke pasar internasional

Menteri Pariwisata (Mempar) dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi gelaran TIFF ini, memberi apresiasi atas keberlanjutan festival ini. “Kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon khususnya, saya memberi apresiasi atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan festival ini” ujarnya

Semangat kolaborasi in, sebutnya, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun even unggulan pariwisata.

Mempar menegaskan, kalau iven TIFF terpilih kembali sebagai bagian dari Kharisma EventRahawali  Nasional (KEN) untuk ke empat kalinya secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membanggakan.

TIFF, menurut Menpar, telah menciptakan multyplier effect yang berdampak bagi masyarakat langsung yang menarik banyak pengunjung ke-arah festival dan ke destinasi-destinasi wisata lainnya di Tomohon.

Dampak KEN, berdasarkan analisis tahun 2024, TIFF mencatat lebih dari 300 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp. 92 miliar. “Ini membuktikan, TIFF menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kemenpar akan terus mendukung dan melakukan promosi TIFF yang lebih luas ke pasar internasional,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan bahwa Tomohon akan terus menjadi Kota Bunga yang menjadi ikon daerah, bahkan ikon Indonesia. Menurutnya, TIFF adalah bukti kekuatan kolaborasi antara petani, pelaku pariwisata dan pemerintah.

Gubernur menekankan pentingnya memperluas akses pasar, teknologi, serta dukungan bagi pelaku ekonomi, sehingga prestasi ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menguungkapkan, parade ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan keindahan bunga, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kerjasama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Tomohon.

Kolaborasi tersebut meliputi pertukaran budaya, promosi pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menariknya, di iven ini, satu-satunya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi peserta Tournament of Mind Blowing Meriahkan TIFF 2025 adalah RGPI (Rajawali Garda Pemuda Indonesia).

RGPI merupakan ormas pemuda yang terlahir untuk pemersatu anak bangsa, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, UMKM dan peduli seni dan budaya bangsa Indonesia.

Wakil Ketua Umum DPP RGPI Deitje W. Mawuntu kepada Meimonews.com menjelaskan, RGPI terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam TIFF ke-13 Tahun 2025 ini, karena tergugah dengan temanya yakni United to be Great (Bersatu untuk Menjadi Lebih Hebat).

Tema ini, menurutnya, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan, menjadikan keberagamanan sebagai kekuatan untuk terus berkarya dan membangun negeri. “Hal ini terkait dengan visi dan misi RGPI,” ,ujar Deitje, yang bersama Ketua Umum TB Danil Hidayat mendirikan RGPI 4 tahun lalu.

Kang Danil (sapaan akrab CEO Rajawali Investment ini) dan rombongan dari Jakarta hadir langsung pada TIFF dan rangkaian kegiatannya.

Float RGPI mengambil tema kendaraan hiasnya yaitu lambang burung rajawali yang terletak di atas bukit areal tambang yang merupakan main business dari PT Rajawali Investment dan lambang ormas RGPI sebagai satu kesatuan yang menyalurkan program CSR dari perusahaan PT Rajawali Investment.

Seluruh bunga yang digunakan berasal dari petani Tomohon, sementara para dekorator adalah putra-putri daerah, di mana float RGPI dekoratornya adalah David Wempie Karel Senduk.

Deitje yang adalah salah satu tokoh Pendiri Kota Tomohon 25 tahun silam, mengajak CEO Rajawali Investment untuk turutserta dalam Iven tahunan ini. Karena hampir setiap tahun Iven serupa, ia selalu terundang sebagai bagian dari tokoh pendiri kota ini.

“Saya berterima kasih kepada Ketum DPP RGPI atas kesediaannya hadir dan berpartisipasi untuk yang pertama kalinya di iven TIFF di Kota kami. Semoga di kegiatsnnserupa tahun depan, kami bisa mengambil bagian lagi untuk ikut serta,” ujarnya.

Selain bisa menghadiri iven ini, Danil bisa berwisata menikmati keindahan di kota ini serta menyempatkan hadir di Tondano Kabupaten Minahasa untuk membawa Program Mampir ke Sekolah untuk membantu anak-anak yang kurang mampu, dengan nilai bantuan tunai langsung puluhan juta dan bentuk bantuan lainnya untuk anak-anak didik dan guru atau pendidik di sekolah yang dijambangi Ketum RGPI.

“Selamat Kota Tomohon atas diraihnya Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI yang menegaskan TIFF sebagai ajang kreatif dengan dampak ekonomi dan sosial yang nyata” ujar kang Danil (panggilan akrab CEO Rajawali Internasional)

Di acara penutupan perhelatan yang sangat berkesan ini, Selasa (12/8/2025) , Deitje menyampaikan terima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Tomohon, lewat Ketua Panitia Vonni J. Pangemanan, dan juga kepada rekan-rekan pengurus RGPI Suiut yang dikoordinir Ari Hasan, dibantu para pengurus seperti Jemmy Lumintang, Jusak Poludu, Loy Mawuntu, Yopy Rondonuwu, Fredy Mawuntu, Robby Mawikere, dan Mutiara Monica yang sudah hadir dan berkontribusi dalam menunjang keikutsertaan Float RGPI. (elka)

Meimonews.com – Jalan sehat dan senam bersama mengawali pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia RI bagi seluruh civitas, staf medis, tenaga keperawatan, serta karyawan RSUP Kandou.

Kegiatan yang berlangsung di kompleks rumah sakit ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati mewakili Dirut Starry Rampengan, Jumat (8/8/2025).

Dalam sambutannya, Yune menyampaikan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan dalam memajukan Indonesia “Dengan semangat kemerdekaan, mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan terus berkontribusi untuk Indonesia Maju,” ujarnya.

‎Yune mengajak kepada civitas RS Kandou lewat momen ini agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta berkontribusi dalam membangun bangsa yang sehat dan sejahtera.

“Mari kita ciptakan lingkungan rumah sakit Kandou yang merdeka, merdeka dari korupsi, merdeka dari bullying dan perundungan,” ajaknya.

‎”Dengan semarak merah putih, mari kita semarakan rumah sakit Kandou dengan 5 ‘S’ yaitu Senyum, Salam, Sapa, dan Sopan Santun,” tambahnya.

‎Yune berharap ke depan RSUP Kandou makin maju dengan bergandengan tangan menjadi patner, bukan lagi tentang atasan dan bawahan. Tetapi bagaimana kita saling menghormati satu dan lainnya untuk rumah sakit kandou kedepan yang semakin maju dan diberkati Tuhan.(Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado menggelar orientasi, pendidikan, dan pelatihan intensif bagi mahasiswa program profesi dokter, dokter gigi, dan ners dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Faked Unsrat) Manado, Jumat(8/8/2025).

Acara dibuka oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati di dampingi antara lain Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Nurdjannah Jane Niode.

‎Pelatihan ini mencakup aspek dalam pelayanan kesehatan, termasuk Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dalam sambutannya Yunemenegaskan, pelatihan ini dirancang untuk membekali para calon tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan esensial sebelum mereka terjun langsung ke lingkungan kerja rumah sakit.

“Kami berharap para mahasiswa dapat lebih siap dan kompeten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman bagi pasien,” ujarnya.

‎Yune menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas, dengan fokus pada keselamatan pasien, pekerja, dan lingkungan rumah sakit.

Peserta pelatihan diharapkan mampu mengaplikasikan materi yang dipelajari dalam praktik kerja lapangan, dengan penekanan pada pencegahan cedera akibat kesalahan tindakan.

Peserta didorong untuk menjaga sikap dan komunikasi yang baik, serta mengikuti SOP dan program yang telah dirancang.

“Rumah sakit memiliki kebijakan tegas terhadap perundungan, kekerasan seksual, atau pungutan liar, dan peserta diimbau untuk melaporkan jika mengalami hal tersebut,” tandasnya.

‎Nurdjannah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Pelatihan ini, menurutnya, merupakan bagian integral dari program profesi dokter dan diselenggarakan di rumah sakit pendidikan utama.

“Sebanyak 154 peserta mengikuti pelatihan selama enam hari, yang meliputi pencegahan infeksi, keselamatan kerja, dan pelayanan prima,” ujarnya.‎

‎Ia berharap, peserta dapat mengembangkan komitmen dan empati dalam memberikan layanan kesehatan, serta memperoleh pengetahuan dasar dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan bertanggung jawab. (Fer)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus memberikan Kuliah Umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (11/8/2025).

Dalam kuliah umum ini, Gubernur memaparkan Pokok-pokok pikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jang Panjang (RPJMP) Sulawesi Utara kepada para akademisi, mahasiswa, dan jajaran pimpinan universitas.

Gubernur menjelaskan visi, misi, dan strategi utama yang akan menjadi fondasi pembangunan Sulawesi Utara dalam beberapa dekade mendatang.

Di momen tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju.

 

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum ini memiliki makna yang sangat penting dan menjadi acuan dalam merancang serta menyesuaikan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.

Rektor berharap kuliah umum ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara Pemrov Sulut dan Universitas Sam Ratulangi dalam menciptakan ekosistem kolaboratif mendukung terwujudnya Sulawesi Utara maju, mandiri dan berdaya saing global. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-61 Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Mayjen (Purn) Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay (Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut) mengeluarkan kebijakan terkait dengan keringanan pajak.

Kado khusus bagi masyarakat di Bumi Nyiur Melambai ini diberikan Pemrov Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut di bawah pimpinan June E. Silangen (Kepala) dengan nama Program Keringanan Pajak Merah Putih.

Peluncuran program ini dilakukan Gubernur Sulut bersamaan dengan pencanangan rangkaian kegiatan memperingsti HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang diadakan di halaman kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Manado, Jumat (8/8/2025).

Hadir acara ini, antara lain Forkopimda Sulut, pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, Ditlantas Polda Sulut, pimpinan Jasa Raharja Sulut, pimpinan dan staf Bapenda Sulut serta perwakilan masyarakat.

“Program ini berlangsung sejak dilaunching/diluncurkan hingga September 2025,” ujar Kepala Bapenda Sulut kepada Meimonews.com, usai acara launching/peluncuran.

Adapun rincian keringanan pajak dalam program ini, sebut Sekretaris Bapenda Sulut Filma D. Kepel yang dihubungi terpisah, ada lima poin/item.

Pertama, diskon PKB 50 persen masa pajak tahun 2024 ke bawah; kedua, diskon PKB 12,5 persen dan diskon Opsen PKB 35 persen masa pajak mulai 5 Januari 2025 yang tidak memiliki tunggakan pajak di tahun-tahun sebelumnya.

Ketiga, pembebasan denda PKB 100 persen; keempat, pembebasan pengenaan tarif PKB progresif; kelima, pembebasan denda SWDKLLJ tahun lalu dan tahun-tahun lalu.

Kebijakan ini, jelas June, dikeluarkan sebagai wujud komitmen Pemprov Sulut untuk membantu/meringankan pembayaran pajak oleh warga di daerah ini.

“Jangan lewatkan kesempatan berharga ini. Manfaatkan sekarang juga, !” ajak pejabat kreatif dan rajin turun lapangan ini. (elka)