Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado menyerahkan.Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ada sebanyak 747 PPPK tahap 1 tahun anggaran 2024 yang diserahkan Wawali pada kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BKPSDM Kota Manado, Senin (1/9/2025).

Dengan diterimanya SK tersebut maka 747 PPPK tersebut resmi menjadi bagian dari Pemerintah Kota Manado.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan banyak selamat kepada mereka yang telah mendapat SK pengangkatan sebagai PPPK dan berharap semoga dalam pengabdian bisa bekerjasama dan selalu bersinergi.

“Selamat menjalankan tugas,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini yang pada acara penyerahan SK PPPK tersebut di dampingi Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 20 anggota Paskibraka Sulawesi Utara Tahun 2025 yang berasal dari Bitung, Minahasa Utara, Manado, Tomohon, dan Minahasa Selatan menghadiri kegiatan Open Visit Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) di KRI Semarang yang tengah berlabuh di Pelabuhan Kota Bitung, Rabu (28/8/2025)

Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta penanaman jiwa kepemimpinan generasi muda Sulut.

Kehadiran Paskibraka Sulut juga dimaknai sebagai simbol kesinambungan kaderisasi pemuda daerah dengan institusi pertahanan nasional.

Kepala Badan Kesbangpol Daerah Sulut Johnny Alexander Suak menyampaikan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari Janji Masa Depan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi Paskibraka sebagai duta masa depan daerah.

“Melalui kesempatan emas ini, Paskibraka bisa belajar langsung dari Taruna AAL yang menjadi teladan kedisiplinan, kepemimpinan, dan bela negara. Ini bukti komitmen Gubernur untuk terus mendampingi kader muda Sulut,” ujar Suak.

Gubernur Sulut, menurut Suak, memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi Paskibraka Sulut dalam kegiatan ini. “Saya ingin Paskibraka Sulut tidak berhenti hanya sebagai pengibar bendera, tetapi terus berkembang menjadi pemimpin muda yang memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, dan kecintaan pada tanah airair,” ujar Suak mengutip Gubernur.

Kegiatan bersama Taruna AAL ini, sambungnya, adalah bagian dari janji Gubernur, janji masa depan, untuk memberikan pengalaman berharga dan inspiratif bagi mereka,

Pemprov Sulut melalui Badan Kesbangpol menegaskan dukungan penuh terhadap partisipasi Paskibraka pada agenda kebangsaan seperti ini, sekaligus menyiapkan tindak lanjut berupa program pembinaan, pelatihan kepemimpinan, dan jejaring lintas lembaga. (Alex)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan pentingnya pengawasan dari para Ketua Lingkungan (Ketling) dan Lurah serta perlunya sosialisasi jadual pembuangan sampah yang efektif.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota setelah melakukan kegiatan turun ke lapangan (turlap) di beberapa lokasi, Rabu (27/8/2025).

Pentingnya pengawasan dari Kepala Lingkungan dan Lurah agar mengetahui kondisi yang ada di lapangan dan bisa segera diambil tindakan.

Sementara pentingnya sosialisasi pembuangan sampah yang lebih efektif, sehingga kebersihan dan keindahan Kota Manado tetap terjaga, serta tidak ada lagi sampah yang berserakan di sekitar tempat penampungan sementara.

Beberapa lokasi yang ditinjau mantan Ketua DPRD Sulut ini adalah Kelurahan Calaca, Jembatan Megawati, Kelurahan Sindulang Satu, dan Kelurahan Bailang.

Di Kelurahan Calaca, Walikota menyusuri pemukiman warga sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya terkait kebersihan dan penanganan sampah.

Tinjauan dilanjutkan di sekitar Jembatan Megawati, di mana Walikota melihat kondisi sungai serta pengerukan yang tengah dilakukan dengan alat berat.

Saat melintas di Kelurahan Sindulang Satu, Walikota mendapati adanya tumpukan sampah di beberapa titik, termasuk di sekitar SPBU, yang menjadi perhatian serius Walikota.

Di Kelurahan Bailang, Walikota berhenti di depan Kantor Lurah Bailang dan berdialog dengan Lurah Bailang agar lebih gencar mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (elka)

Meimonews.com – Selang 2 (dua) minggu (8-22/8)2025) pelaksanaan program Keringanan Pajak Merah Putih sebanyak Rp 10 miliar lebih berhasil dikumpulkan.

“Sampai dengan 22 Agustus, telah masuk sebanyak Rp. 10.107.326.000 dari progran Keringanan Pajak Merah Putih,” ujar Kepala Bidang Pajak Bapenda Sulut Harold Lumempouw kepada Meimonews.com, Kamis (28/8/2025).

Jenis-jenis keringanan dalam progran Pemerintahan Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus – Victior Mailangkay (Gubernur dan Wakil Gubernur) yang dilaksanakan Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen (Kepala) itu terdiri dari pokok, denda, dan progresif.

Mantan Kepala UPTD PPD Tondano ini lantas menguraikan pemasukan per UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah) se-Sulut.

Untuk Manado, dari 2.034 unit berhasil masuk sebesar Rp. 4.436.467.000; Minahasa 557 unit Rp. 998.837.900; Bitung 552 unit Rp. 1.008.300.500; Bolmutim 353 unit Rp. 559.492.000.

Minsel 270 unit Rp. 505.392.300; Minut 545 unit Rp. 1.059.014.400; Tomohon 236 unit Rp. 424.150.400; Mitra 194 unit Rp. 375.851.100; Kota-Bolsel 392 unit Rp. 573.536.000; sementara STS 98 unit Rp. 166.284.400.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mengimbau kepada masyarakat Sulut untuk memanfaatkan momen pelaksanaan program Keringanan Merah Putih.

Adapun rincian keringanan pajak tersebut adalah Pertama, diskon PKB 50 persen masa pajak tahun 2024 ke bawah; kedua, diskon PKB 12,5 persen dan diskon Opsen PKB 35 persen masa pajak mulai 5 Januari 2025 yang tidak memiliki tunggakan pajak di tahun-tahun sebelumnya.

Ketiga, pembebasan denda PKB 100 persen; keempat, pembebasan pengenaan tarif PKB progresif; kelima, pembebasan denda SWDKLLJ tahun lalu dan tahun-tahun lalu.

Untuk informasi lebih lanjut, dsilahkan menghuhungi kantor UPTD PPD/Samsat terdekat. (elka)

Meimonews.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) mengadakan MPR-RI Goes to Campoes di Gedung Rektorat Lantai 5, Rabu (27/8/2025).

Tampil sebagai narasumber pada kegiatan yang mengusung tema Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim adalah Wakil Ketua MPR-RI Eddy Soeparno.

Soeparno membawakan materi Menyambut Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Yang Berkelanjutan, Urgensi Transisi Energi.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexandet Sompie dalam sambutannya mengatakan, tema yang diangkat (Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim) sangat relevan dengan perubahan iklim yang menjadi tantangan global nyata, cuaca ekstrem, kenaikan air laut dan kerusakan lingkungan.

Universitas Sam Ratulangi, sebutnya, berkomitmen mendukung kegiatan ini melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian, serta mendorong mahasiswa menjadi agent of change dalam mewujudkan masyarakat yang sadar energi bersih.

Diharapkan, kegiatan ini memberi inspirasi bagi kita semua untuk merawat bumi, menjaga Indonesia dan membangun masa depan berkelanjutan. (FA)

Meimonews.com – Sejumlah pejabat/pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Ruang Serbaguna Pemkot Manado, Senin (25/8/2025).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Manado ini dipimpin Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang.

Para pejabat yang dilantik adalah Asisten 3 Setdakot Donal Supit, Kepala BKPSDM Otniel Tewal, Kepala DPMPTSP Paul Sualang, Kepala Dinas Damkar Charles Rotinsulu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontowuisang Kakauhe dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bonix Saweho.

Dalam sambutannya, Wawali mengingatkan, dalam beberapa hal kita jangan terlena tapi kita harus terus memperbaiki kinerja, karena ini juga tentu akan menjadi prestasi dan prestise kita dalam mengemban tugas yang diemban.

“Kami berpesan agar pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan profesional, loyal, serta menunjukkan prestasi nyata. Jangan terbuai dengan jabatan,” ujarnya.

Wawali percaya pejabat yang dilantik hari ini berpengalaman, bisa mencontoh senior dalam bekerja, dan membawa dampak positif bagi warga kota Manado.

Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado ini, menurutnya, merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika dalam menggerakkan roda pemerintahan.

“Untuk itu, kita harus dinamis dan membutuhkan tenaga baru yang bisa berperan penting. Di jajaran Pemerintah Kota Manado banyak pejabat yang punya kemampuan mumpuni, sehingga memilih figur untuk menempati posisi ini bukanlah hal yang sulit,” sebutnya. (elka)

Meimonews.com – Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi sumberdaya alam (SDA) yang melimpah dari sektor pertanian, perkebunsn, perikanan kelautan, pertambangan dan pariwisata.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan sumberdaya manusia (SDM) guna mengelola potensi yang dimiliki untuk kemajuan Sulut ke depan. Makanya, para akademisi Universitas Negeri Manado (Unima) ditantang untuk berkolaborasi dalam beberapa hal.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ketika menjadi salah satu narasumber Rapat Kerja (Raker) Unima di Aula Training Center Unima, Kamis (21/8/2025).

Dalam hal pengelolaan SDA tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sudah memasukkan arah kebijakan pembangunannya dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Daerah (RPJMP) Sulut tahun 2025-2030, yang saat ini sementara berproses.

Dikemukakan, RTRW di daerah ini sudah terlalu lama (sekian puluh tahun) tidak diubah, walau telah banyak yang berubah di lapangan. Yang tadinya sawah telah menjadi tempat hunian/pemukiman, pasar, jalan dan lain sebagainya.

Pemprov Sulut telah berjuang untuk sesegera RTRW ini diubah, disinkronisasikan dari bawah sampai dengan pusat. Berangkat dari RTRW ini, Sulawesi Utara ke depan mau jadi apa ? Kita bikin apa Sulut ini ?

“Kalau kita tidak berpedoman pada RTRW maka Sulut akan tertinggal terus. Mengapa ? Investor malas mau datang karena tidak ada kepastian hukum (di daerah yang akan didatangi – Red). Jangan sampai ketika membangun investasi akan dikomplain karena tidak sesuai dengan RTRW,” ujar Gubernur pada kegiatsn yang dipandu Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana.

Maka, sambung mantan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Keamanan Cyber dan Informatika ini RTRW sangat penting sekali sehingga ia berharap agar prosesnya cepat tuntas.

Disebutkan, tanggal 28 finalisasi di Kementerian ATR di level pusat dan di Sulut sedang dalam proses finalisasi dengan DPRD Sulut dan Pusat. Karena ini akan menjadi dasar kita menyusun RPJMP selama lima tahun.

“Bila RTRW belum selesai maka RPJMP tidak sah. Karena dasar hukum RPJMP pembangunsn Sulut berdasar pada RTRW,” tandas mantan Danrem 171 Papua Barat dan Kabinda Kepulauan Riau.

Khusus bidang pertambangan, Gubernur mengungkapkan, Sulawes Utara menurut infornasi akan mendapat 30 blok. Kalau 1 blok 100 hektar maka 30 blok mendapat 3000 hektar. Kalau 3000 hektar kita kelola dengan baik maka ini dasyat.

Ini, menurut Gubernur, peluang bagi perguruan tinggi khususnya Unima untuk mendapat peluang ikut betkontribusi. Unima, khususnya dosen-dosen ditantang untuk berkontribusi secara langsung. Banyak lapangan pekerjaan di Sulawesi Utara.

Perguruan tinggi termasuk Unima diajak untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Para akademisi diajak untuk saling share, memback-up, saling memberikan masukkan.

Menurutnya, tugas dosen adalah menyiapkan mahasiswa yang siap bekerja. Tugas Pemeruntah adalah menyediakan lapangan pekerjaanya. Ini pembagian tugas yang fair.

Ditegaskan, banyak ruang bisa dikerjasamakan. Kolabirasi itu tidak saja hanya di bidang pertambangan. Ada bidang-bidang lain juga.

Di bidang pendidikan, karena guru-guru kurang, diminta untuk berkolabirasi. Banyak guru-guru yang sudah pensiun. Semalam saya menandatangani SK guru-guru yang pensiun. Pertanyaannya, bagaiamana menggantinya ?

“Mari Unina bersana- sama derngan Pemerintah Daerah, berkolaborasi terkaut dengan sumberdaya alam kita,” ujarnya seraya menyebut potensi-potensi tersebut di hadapan hampir 300 peserta pada kegiatan yang diketuai Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2).

Potensi ini yang kita miliki, yang bisa nenciptakan lapangan pekerjaan. Banyak lahan-lahan tidur, seperti di KEK, yang bila dimanfaatkan seperti menaman jagung maka bisa menghasilkan angka yang cukup besar. Miliaran.

SDA ada tinggal bagaimana SDMnya ? Para akademisi termasuk yang ada di Unima diharapkan berkolaborasi untuk itu Jangan lulus dari PT tapi tidak siap pakai.

Kolaborasi pemerintah dengan akademisi ini, menurut Wadan Group 1 Kopassus dan Waas Intel Kopassus ini, sangat dibutuhkan.

Gubernur membuka ruang untuk berkolaborasi, berdiskusi, bisa menghasilkan ide-ide kreatif dari para akademisi perguruan tinggi di Sulut khususnya Unima di mana ia adalah Ketua Dewan Penyantun.

Diketahui (Baca : Buka Raker Unima, Irjen Kemdiktisaintek :Unima Memiliki Peran Penting sebagai Lokomotif Transformasi PT di Kawasan Timur Indonesia), Raker Unima yang dibuka pelaksanaanya oleh Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ini menampilkan beberapa narasumber, selain Gubernur Sulut.

Mereka adalah Irien Kemdiktisaintek, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Johnny Suak. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin Rapat Terbatas (Ratas) bersama Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan se-Kecamatan Tuminting di Ruang Tolu, Kantor Walikota Manado, Rabu (20/8/2025).

Rapat yang turut dihadiri Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, para Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya ini dilaksanakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang rapi dan berbasis data. Rapat seperti ini ke depannya juga akan diadakan untuk seluruh kecamatan.

Dalam arahannya, Walikota menegaskan bahwa seluruh Ketua Lingkungan harus benar-benar menguasai wilayahnya serta memastikan pendataan dilakukan secara akurat dan berkesinambungan.

“Ketua Lingkungan itu harus menguasai wilayahnya. Jangan sampai ada kejadian, tetapi tidak tercatat dalam data. Warga meninggal, ada kriminalitas, hingga miskin ekstrem harus diketahui dan didata dengan baik,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta para Ketua Lingkungan melakukan sensus rutin, memperbarui data secara berkala, serta mencatat berbagai informasi penting seperti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU), keberadaan tokoh masyarakat, hingga potensi masalah sosial di wilayah masing-masing.

Selain memberikan arahan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berdialog langsung dengan para Ketua Lingkungan sembari melakukan pengecekan data.

“Intinya, data harus diinput dengan benar agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat berdasarkan informasi yang jelas,” sebutnya.

Walikota berharap adanya kedisiplinan dan kesadaran, karena pembangunan yang baik hanya dapat terwujud dengan dukungan data yang lengkap dan valid. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umun Pusat RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou Manado menggelar Workshop Peningjatan Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Pemenuhan Standar Akreditasi di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi rumah sakit, Selasa (19/8/2025).

Sebanyak 150 tenaga kesehatan dan pegawai administrasi dari berbagai unit di RSUP Kandou mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS Kandou Manado Yune Laukati selaku Plh. Dirut RSUP Kandou.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUP Kandou dapat semakin solid dalam membangun budaya keselamatan pasien demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih bermutu dan terpercaya bagi masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Laukati menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, aman, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sulawesi Utara dan sekitarnya, sebutnya, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya efektif, tetapi juga bebas dari risiko yang dapat dicegah.

“Peningkatan mutu dan keselamatan pasien bukan sekadar kewajiban administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi adalah panggilan moral dan profesional kita,” ujarnya.

Ditegaskan, prinsip patient safety harus menjadi budaya bersama di RSUP Kandou, di mana setiap tenaga medis hingga staf penunjang memiliki kepedulian yang sama untuk mencegah insiden, melaporkan masalah, serta melakukan perbaikan berkelanjutan.

‎Workshop ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman standar mutu dan keselamatan pasien sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan standar internasional, mengidentifikasi potensi risiko serta strategi pencegahan insiden, sekaligus mengembangkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien.

Salah satu peserta workshop, perawat di Instalasi Rawat Inap RSUP Kandou, mengaku kegiatan ini memberi banyak wawasan baru.

“Materi workshop sangat relevan dengan tantangan sehari-hari di lapangan. Kami jadi lebih paham bagaimana mengenali risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan. Harapannya, pelayanan kepada pasien bisa semakin aman dan berkualitas,” ujarnya.‎ (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Walikota dan Wakil Walikota (Wawali)  Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, Sabtu (16/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya

Dalam ziarah nasional di mana Walikota bertindak sebagai Inspektur Upacara ini diwarnai dengan mengheningkan cipta, peletakkan karangan bunga dan doa bersama.

Prosesi ziarah berlanjut dengan tabur bunga, foto bersama, serta penandatanganan buku tamu.

Bagi Walikota, ziarah ini merupakan momentum penting untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga persatuan dalam mengisi kemerdekaan. (elka)