Meimonews com – Merespons aduan masyarakat melalui Call Center 110/112 terkait dengan adanya keributan yang dilakukan sekelompok anak muda di Paniki Bawah Lingkungan IX, Polresta Manado langsung bergerak cepat.

Sejumlah personil Samapta Polresta Manado langsung mendatangi lokasi dan membubarkan keributan tersebut, Senin (21/5/2023).

“Merespon cepat laporan warga melalui Call Center 110/112, personel Satuan Samapta Polresta Manado langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartholomeus Dambe mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait.

Setibanya di TKP, personil Satuan Samapta melakukan pemeriksaan dan mengamankan tempat kejadian perkara.

“Polisi langsung mengamankan anak-anak muda yang membuat keributan selanjutnya diberikan pembinaan,” ujarnya.

Polresta memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang telah tanggap dan cepat melapor melalui call center 110/112.

Kepada seluruh masyarakat Kota Manado, diimbau, apabila mengetahui dan melihat hal yang mencurigakan yang dapat memicu tindakan kriminalitas di wilayah masing-masing, segera menghubungi kami di Polresta Manado melalui call center 110/112 atau langsung bisa mendatangi Kantor Polresta Manado.

“Kami selalu siap dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum Polresta Manado,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalulintas (Korlantas) menerbitkan aturan terkait pelaksanaan penindakan pelanggaran lalulintas.

Dalam surat telegram bernomor ST/1044/V/HUK.6.2/2023 tertanggal 16 Mei 2023, yang ditandatangani Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi, para jajaran Polisi Lalulintas (Polantas) untuk mengoptimalkan penindakan pelanggaran lalulintas secara humanis dengan pemanfaatan Electronic Traffic Low Enforcement (ETLE).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan, aturan dalam surat telegram tersebut jajaran Polantas dilarang untuk melaksanakan penindakan pelanggaran lalulintas secara stasioner atau razia.

“Para Dirlantas untuk memerintahkan jajarannya untuk tak melakukan penindakan pelanggaran lalulintas secara stasioner atau razia,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, (19/5/2023).

Jajaran Dirlantas juga diminta mengoptimalkan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE yang ada di wilayah masing-masing, serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Pemda dan stakeholders lain untuk pengadaan sistem perangkat ETLE di wilayah masing-masing.

Dijelaskan, untuk penindakan pelanggaran lalulintas yang belum tercakup dalam sistem ETLE dan pelanggaran lalulintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas dengan fatalitas tinggi, seperti berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari dua orang, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos traffic light, tidak menggunakan helm, melawan arus, melebihi batas kecepatan.

Selain itu, berkendara di bawah pengaruh alkohol, kelengkapan kendaraan tidak sesuai standar dan menggunakan pelat nomor palsu, serta kendaraan overload dan  over dimensi, dilakukan penindakan oleh tim khusus yang sudah memiliki surat perintah dan bersertifikasi petugas penindakan pelanggaran lalulintas.

“Aturan ini dikeluarkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang optimal dan meminimalisir pelanggaran yang dilakukan anggota saat di lapangan,” kata Sandi.

Jika dalam prakteknya ada anggota di lapangan melakukan pelanggaran dan penyimpangan, sebut Sandi, akan diberikan sanksi tegas mulai dari sanksi disiplin, sanksi kode etik hingga pidana.

“Para jajaran Dirlantas juga diminta menyosialisasikan tentang cara penyelesaian tilang elektronik atau ETLE yang mempermudah masyarakat,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Sinergitas personil Kodim 1309/Manado dan Polresta Manado terus dijalin, dijaga dan makin dimantapkan. Itu terlihat saat olahraga bersama antara kedua institusi tersebut yang dilaksanakan di halaman Makodim 1309/Manado, Selasa (16/5/2023).

Olahraga bersama yang diawali senam ini diikuti personil Kodim 1309/Manado dan jajaran yang dipimpin langsung Dandim Letkol Inf Hirmawan Teddy Laksono dan personil Polresta Manado yang dipimpin langsung Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan jajaran serta turut dihadiri Walikota Manado Andrei Angouw serta Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Wakhyono dan sejumlah.pejabat Kodam.

Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan, terjalinnya sinergitas TNI-Polri yang kuat akan menjadikan Kota Manado lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. “Seluruh masyarakat Kota Manado saat ini merasakan Kamtibmas sudah lebih kondusif salah satu faktornya adalah sinergitas TNI-Polri yang semakin kuat,” ujarnya.

Walikota berharap, kegiatan ini lebih sering dan intensif diselenggarakan agar supaya lebih kuat lagi sinergitas serta kompak TNI-Polri ke depannya.

“Kami ingin giat seperti ini dilakukan juga lebih intens untuk bisa saling berkomunikasi dan keakraban antara anggota TNI-Polri  ke depannya,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Disamping itu, tambahnya, kebersamaan TNI-Polri ini merupakan bagian dari bentuk sinergitas dalam upaya bersama menciptakan kondusifitas Kota Manado,

Kepada wartawan, Dandim 1309/Manado  mengatakan, olahraga bersama ini tujuannya adalah meningkatkan kebersamaan dan kerjasama TNI dan Polri dalam mewujudkan Kota Manado yang aman dan damai.

Lewat pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti ini, sambungnya, kita bisa selalu bersinergi, bekerjasama dalam rangka melakukan atau memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan olahraga bersama ini dijadikan sarana untuk bisa saling bercengkrama saling mengenal satu sama lainnya.

“Tidak hanya kegiatan olahraga bersama, nanti kegiatan-kegiatan lainnya, apalagi kita menjelang pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, mari kita saling bergandeng tangan untuk menyukseskannya,” ujar Dandim.

Selain senam bersama, olahraga bersama yang mengangkat tema “Kita mantapkan sinergitas dan soliditas TNI/Polri untuk mewujudkan Pemilu tahun 2024 aman dan damai” ini diisi pula dengan pertandingan olahraga seperti bola voli, tenis meja, bulutangkis, sepak takraw, catur dan lomba kekompakkan TNI-Polri.

Kapolresta Manado melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono mengatakan, kegiatan olahraga bersama ini sangat penting dilaksanakan karena demi kuatnya sinergitas TNI – Polri dan demi terjalinnya silaturahmi yang semakin baik. “Memang seharusnya kita semua ini dari TNI dan Polri  bersatu,” ujarnya.

Diharapkan, dengan olahraga bersama ini tali silaturahmi semakin akrab, kompak antara TNI-Polri dan masyarakat guna mendukung pembangunan dan mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif. (FA)

Meimonews.com – Kodim 1309/Manado dan Polresta Manado berkolaborasi dan didukung masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Kulu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (15/5/2023).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono kepada wartawan di Manado, usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penghijauan di wilayah pesisir pantai untuk mencegah terjadinya abrasi pantai.

“Guna membendung air laut saat air pasang sehingga dapat mengurangi abrasi di daerah pesisir pantai kedepannya,” jelas Ipda Agus.

Ditambahkan, selain berfungsi menjadi penghalang dan pencegah abrasi, hutan Mangrove juga menjadi benteng pengaman dari ancaman bencana gelombang pasang (tsunami) dan pendukung kehidupan biota laut.

“Jangan anggap remeh tanaman bakau (Mangrove) yang berdiri di tepian pantai. Keberadaan hutan Mangrove punya sejuta manfaat bagi kita dan lingkungan sekitar,” katanya mengingatkan.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mengajak masyarakat sambil memberikan edukasi sehingga dapat menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan khususnya yang ada di pesisir pantai karena ini adalah tugas bersama.

Penanaman pohon Mangrove manfaatnya sangat besar dapat menjaga pantai dari abrasi dan menjaga iklim karena bisa meningkatkan oksigen demi kelangsungan hidup generasi masa depan.

Hal ini adalah langkah awal yang dilakukan saat ini akan mempunyai dampak besar di masa depan, terutama bagi kelangsungan hidup makhluk-makhluk lainnya di masa yang akan datang.

Pentingnya peran tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di daerah perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota

Hadir dalam kegiatan penanaman Mangrove adalah Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto, Forkompinda Provinsi Sulut , Kapolresta Manado, Dandim 1309/Manado Letkol Teddy Lakson dan Forkompinda Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini (2023) meningkat bila dibandingkan dengan tahun lalu (2022).

Kepuasan tersebut terungkap dalam survei yang dilakukan Lembaga Indikator (LI) terkait dengan penyelenggaraan mudik Lebaran 2023.

Peneliti Utama LI Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini mencapai 78 persen sedangkan tahun 2022 sebesar 73 persen. Artinya meningkat sebesar 5 persen.

“Bahkan, pada kelompok warga yang mudik, kepuasan atas penyelenggaraan mudik jauh lebih tinggi yakni 89,5 persen. Mayoritas mutlak responden juga setuju arus mudik tahun ini lebih lancar ketimbang tahun lalu,” ujarnya saat memaparkan hasil surveinya di Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Dalam hasil survei juga, tambahnya, evaluasi atas kondisi fasilitas dan layanan selama mudik mendapat apresiasi yang tinggi dari warga, terutama dalam pengaturan lalu lintas yang menjadi tugas Polri.

“Warga paling banyak merasa puas dengan kondisi pengaturan lalulintas yakni sebesar 81,8 persen selama arus mudik atau balik Lebaran 2023,” katanya.

Beberapa kebijakan Polri untuk mengatur kelancaran arus mudik dan balik seperti one way dan contra flow juga mendapatkan dukungan yang tinggi dari warga.

“Dari semua responden setuju kebijakan one way dan contra flow pada arus mudik dan balik yakni sebesar 74,3 persen. Sementara untuk kelompok warga yang mudik sebesar 82,2 persen masyarakat setuju,” katanya.

Kinerja polisi lalulintas (Polantas) saat penyelenggaraan mudik dan balik juga mendapatkan respons positif masyarakat. Sebanyak 77,3 persen responden menyatakan kinerja Polantas saat arus mudik dan balik bersikap ramah. Untuk kelompok yang mudik angkanya 83,8 persen.

Sementara, untuk sikap komunikatif anggota Pollantas, sebanyak 72,5 persen untuk semua responden dan 78,6 persen untuk kelompok yang mudik, menyatakan anggota Polantas yang bertugas saat arus mudik dan balik bersikap komunikatif.

“Saat ditanyakan apakah petugas Polantas membantu masyarakat saat arus mudik dan balik, hasilnya 83,2 persen responden menyebut membantu dan 86,9 persen kelompok yang mudik,” jelasnya.

Burhanuddin mengungkapkan, target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon atau cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Dengan teknik RDD, sampel sebanyak 1218 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi dan screening. Margin of Error survei diperkirakan lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Asumsi simple random sampling.

Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. (AF)

Meimonews.com – Sekelompok anak muda yang sedang pesta minuman keras  (miras) dan mengkonsumsi obat terlarang diamankan Tim Charlie Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado di Kelurahan Bumi Beringin, Manado, Rabu (10/5/2023) pukul 23.00 Wita.

Gerak cepat tersebut menindaklanjuti laporan warga tentang adanya sekelompok perempuan yang melakukan pesta miras dan diduga telah mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut.

Dengan sigap, tim ROTR Polresta Manado mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan barang bukti serta tiga wanita yang kedapatan sedang mengkonsumsi miras dan obat terlarang.

Tim Charlie ROTR Polresta Manado langsung mengamankan ketiga wanita tersebut serta barang bukti ke Mako Polresta dan diserahkan ke piket narkoba guna ditindak lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol May Sitepu, SIK

Kasat Narkoba Kompol May Diana Sitepu, SIK mengatakan, ketiga wanita tersebut akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan tersebut yang dapat berdampak buruk.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK menegaskan, akan memberikan efek jera kepada pelaku agar pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya siap mengamankan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui, Kepala Negara dan Delegasi akan mulai kembali ke negara asalnya setelah melalui seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN, Kamis (11/5/2023).

Disebutkan, kepulangan para Kepala Negara dan Delegasi berbeda waktunya. Ia pun menyatakan Polri akan siap menyesuaikan pengamanan kepulangan.

“Tadi pagi kita sudah melaksanakan evaluasi dari beberapa kegiatan kemarin. Tentunya memang akan terjadi kepadatan karena memang kepulangannya berbeda-beda. Ada yang masih melaksanakan kegiatan dan mungkin juga masih ada yang stay untuk menikmati indahnya Labuan Bajo,” ujar Sigit di Command Center 91, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/5/2023).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, dalam proses pengamanan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Paspampres yang berada di ring 1 pengamanan.

“Tentunya, anggota kita telah melakukan langkah-langkah persiapan perencanaan dan juga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan rekan-rekan dari Paspampres dari ring 1, sehingga terkait kegiatan yang ada atau tiba-tiba ada perubahan rencana bisa diinformasikan lebih cepat sehingga kita pun bisa segera menyesuaikan,” ujarnya.

Meskipun jadual kepulangan Kepala Negara dan Delegasi berbeda, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, pada prinsipnya Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan seluruh kegiatan yang ada. Khususnya terkait dengan kegiatan di venue yang saat ini masih berlangsung dan juga kepulangan dari seluruh rombongan. (AF)

Meimonews.com – Personil Polsek Mapanget Polresta Manado bersama instansi terkait melaksanakan pam (pengamanan) Drag Race yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Mapanget, Minggu (7/5/2023).

Kegiatan pelaksanaan pengamanan tersebut adalah kegiatan yang sudah terjadual dan dilakukan oleh Polsek Mapanget Polresta Manado untuk antisipasi gangguan Kamtibmas dan antisipasi tindak pidana lainya.

Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan personil Kodim 1309 Manado serta Sat Pol PP Kota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK melalui Kapolsek Mapanget Iptu I Gusti Ayu Utami menjelaskan, kegiatan drage race dilaksanakan tadi pagi dan kita (Polsek Mapanget) memonitor dan melakukan pengamanan,” ujarnya.

Saat melakukan pengamanan, pihaknya tidak lupa menyampaikan imbauan-imbauan Kamtibmas baik kepada pengelola dan para peserta agar kegiatan itu berjalan dengan aman lancar dan kondusif. (AF)

Meimonews.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si, memimpin Apel Gelar Pasukan Gapura Agung III 2023 dalam rangka pengamanan 29th ASEAN Socio-Council Community Meeting (ASCCM) di Bali Nusa Dua Convention Center, Minggu (7/5/2023)

Apel dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Ketut Suardana.,M.Si, Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Arief Prapto Santoso SIK, SH, MM, Karoops Polda Bali Kombes Pol. Nuryanto SIK, M.Si., Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK.,M.Si., serta pejabat dalam operasi Gapura Agung dan undangan dari pihak venue.

Kapolda Polda Bali dalam amanatnya berpesan agar kegiatan pengamanan internasional yang berlangsung pada 7-9 Mei ini tidak dianggap sebagai pengamanan yang biasa serta meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah potensi gangguan agar berlangsungnya event ini dapat berjalan lancar dan aman.

“Kegiatan pengamanan ini mengedepankan kegiatan preventif yang didukung kegiatan preemtif, proaktif, kegiatan intelijen dan kuratif guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan penyelenggaraan pengamanan 29th ASEAN Socio-Council Community Meeting (ASCCM),” ujar Kapolda.

Kepada Meomonews.com, usai apel, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu, SIK.,M.Si, menjelaskan, kegiatan 29th ASCCM merupakan rangkaian kegiatan yang menghadirkan perwakilan Dewan Menteri pilar sosial budaya ASEAN. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama  Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan  Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri dan Panglima TNI menegaskan, seluruh jajaran TNI dan Polri telah siap untuk melaksanakan pengamanan pada seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN tersebut.

“Apel Gelar Pasukan kali ini merupakan bentuk kesiapan, TNI dan Polri siap untuk melaksanakan rangkaian kegiatan  pengamanan yang akan diselenggarakan mulai tanggal 7 Mei sampai dengan selesai nanti,” kata Kapolri usai memimpin Apel Gelar Pasukan di NTT, Sabtu (6/5/ 2023).

Dengan sinergisitas dan soliditas yang kuat, Sigit mengungkapkan, personil TNI-Polri beserta stakeholder terkait lainnya akan melakukan pengamanan dan penjagaan mulai dari proses kedatangan delegasi hingga kegiatan utama dari event internasional tersebut. “Ada beberapa event utama dan event tambahan yang tentunya semua harus berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Sigit.

Dengan adanya pengamanan yang optimal, Sigit menegaskan, hal itu akan membuat pelaksanaan KTT ASEAN berjalan dengan aman dan lancar. Dengan begitu, negara Indonesia akan menjadi harum serta disegani di kancah internasional.

Bahkan, dengan berlangsungnya KTT ASEAN yang aman dan lancar, diharapkan dari kegiatan tersebut dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk Indonesia maupun negara lainnya.

“Tentunya, dengan  penyelenggaraan yang sukses dan pengamanan yang baik akan membawa posisi Indonesia mencapai posisi yang tentunya disegani di kawasan internasional. Dan kita harapkan dengan penyelenggaraan dan pengamanan yang baik juga akan menghasilkan keputusan strategis untuk kawasan ASEAN,” ujar Sigit berharap.

TNI, Polri, BSSN, BIN dan seluruh stakeholder dari Pemerintah pusat maupun daerah, menurut Kapolri, telah memahami, kunci suksesnya kegiatan itu bisa berjalan aman dan lancar adalah komitmen untuk bersinergi dan solid dalam melakukan seluruh rangkaian pengamanan kegiatan di KTT ASEAN.

“Oleh karena itu, tentunya setelah ini, kita minta dan arahkan semuanya segera membaur, bersatu dan kemudian mengenali apa yang menjadi ancaman tugas masing-masing,” sebut Kapolri.

TNI, Polri dan semua stakehoder, jelas Kapolri, siap untuk menghadapi berbagai macam ancaman, mulai dari masalah kriminalitas, kendala pada saat di rute, masalah teroris, masalah unjuk rasa dan juga persiapan kontijensi plan apabila ada hal-hal yang harus dilakukan.

“Tentunya, ini menjadi kesepakatan, TNI-Polri solid dan bersinergi serta siap untuk melaksanakan pengamanan KTT ASEAN 2023,” tambah Sigit.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjelaskan, Apel Gelar Pasukan ini sekaligus memastikan, seluruh personil maupun peralatan-peralatan yang ada telah siap untuk dioptimalkan dalam melakukan pengamanan KTT ASEAN.

“Kita lihat bersama mereka sudah kita bagi dengan tugas di masing-masing tempat dan juga tugas masing-masing personil kita cek. Dan tentunya masih awal gelar kesiapan untuk cek kelengkapan juga. Dan nanti baru kita melaksanakan rapat lebih detail melibatkan semua stakeholder, dan juga akan melaksanakan Tactical Floor Game (TFG),” kata Yudo.

Dengan dikerahkannya sekitar 12 ribu personil gabungan dari TNI, Polri dan stakeholder lainnya, Yudo menegaskan, seluruh petugas siap untuk memberikan pengamanan terbaik pada event tersebut.

“Berjumlah 12 ribu personil baik TNI, Polri stakeholder terkait, BNPT, BNPB, Basarnas juga Satpol PP daerah. Semuanya kita gelar untuk mengecek dan juga kita akan detailkan tugas masing-masing satgas yang kita bagi. Dengan kesiapan semua ini kita dapat melaksanakan tugas pengamanan KTT ini dengan baik aman dan lancar. Kita antisipasi semua kemungkinan ancaman baik luar maupun dalam,” tandas Yudo. (AF)