Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara menyambut dengan sukacita dengan kehadiran Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditserse PPA dan PPO) yang telah dilaunching oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara nasional dari Mabes Polri dan diikuti Polda seluruh Indonesia secara zoom, Rabu (21/1/2026).

“Pembentukan Direktorat yang baru, ini merupakan sejarah baru termasuk di Polda Sulut,” ujar Wakil Kapolda Sulut Brigjen Pol. Awi!Setiyono kepada wartawan seusai acara Launching Direktorat Reserse PPA dan PPO oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Diketahui, sebelumnya, Direktorat yang ada di Polda Sulut terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Reserse Narkotka dan Psikotropika (Ditresnarkoba) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Kantor Direserse PPA dan PPO Polda Sulut

Pembentukan direktorat baru Ini juga menurut Wakapolda, merupakan hal yang positif untuk pembinaan karier khususnya di kepolisian termasuk Polda Sulut. Karena ada promosi (personil), yang sebagaimana pula arahan Kapolri mengedepankan gender.

“Kemajuan kita juga menjadi penyemangat baru karena job Kombes. Ke depan ada promosi-promosi jabatan,” ujarnya di dampingi Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol. Suryadi, Kasubdit AKBP Paulus Palamba dan Kasubbid Penmas AKBP Peter Gosal.

Terkait kinerja, disebutkan, kalau dulu Subdit IV Renata dari Ditreakrimum kemudian pecah menjadi Ditreserse PPA dan PPO. Tentunya, ini menjadi tantangan tersendiri bagi teman-teman yang nota bene, dulunya cuma Subdit, sekarang telah menjadi Direktorat.

Dijelaskan, ke depan, laporan-laporan sebagaimana disampaikan Kapolri, mulai dari penanganan kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, kelompok rentan, kasus-kasus pelecehan seksual termasuk IT perempuan dan anak, semuanya itu ditangani Ditres PPA dan PPO. “Tidak lupa juga kasus perdagangan orang,” ujarnya.

Di dalam Direktorat ini ada tiga Subdit. Ada peran dan tugas masing-masing untuk mengoptimalkan tugas pelayanan.

Dengan adanya direktorat ini, masyarakat bisa jera dan tidak lagi melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta perdagangan orang.

Terkait dengan sarana seperti ruangan bagi pelaku perempuan, ini menjadi tantangan tersendiri. “Ke depan akan disiapkan sarana dan prasarananya termasuk ruang tahanan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado melaksanakan kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026, penandatanganan Pakta Integritas, serta penyerahan Rencana Pendistribusian Anggaran (Rendisgar) kepada seluruh jajaran Polresta Manado, di Aula Lantai III Polresta Manado, Jumat (9/1/2025).

Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid ini dihadiri Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polresta Manado.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan penjelasan mengenai kebijakan anggaran DIPA TA 2026, mekanisme pelaksanaan anggaran, serta penekanan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran di lingkungan Polresta Manado.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi wujud komitmen bersama seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang bersih, profesional, dan bebas dari penyimpangan.

Kapolresta Manado dalam sambutannya menegaskan bahwa DIPA merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan program dan kegiatan kepolisian, sehingga harus dipahami dan dilaksanakan secara bertanggung jawab oleh seluruh satuan kerja.

“Melalui sosialisasi DIPA TA 2026 ini, saya menekankan kepada seluruh jajaran agar anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah komitmen moral dan institusional kita bersama untuk mendukung terwujudnya Polri yang Presisi,” ujarnya.

Kapolresta Manado mengingatkan agar Rendisgar yang telah diserahkan dapat menjadi pedoman dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan operasional di masing-masing satuan, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta sinergitas seluruh jajaran Polresta Manado dalam pengelolaan anggaran negara, sekaligus memperkuat komitmen integritas dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri ke depan. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional. Itulah sebabnya, bila ada personil yang melakukan tindakan berlebihan maka akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Hal tersebut ditegaskan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasie Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono kepada wartawan lewat press release, Jumat (2/2/2025).

Penegasan tersebut terkait adanya dugaan tindakan tidak humanis oleh oknum anggota Tim Resmob Polresta Manado saat penanganan keributan di Kelurahan Sumompo Lingkungan IV (Kampung Jengki), Kamis (1/1/2026) pagi,

“Polresta Manado menyampaikan klarifikasi sekaligus komitmen untuk menangani persoalan tersebut secara transparan dan bertanggung jawab,” sebutnya.

Dijelaskan, kehadiran personil kepolisian di lokasi merupakan tindak lanjut laporan masyarakat terkait adanya keributan. Dalam upaya menjaga situasi tetap kondusif.

Polresta Manado juga telah mengamankan dua orang yang diduga kuat terlibat langsung dalam keributan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Polresta Manado menyampaikan empati kepada masyarakat yang merasa dirugikan. Kami tegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional,” ujar Kasie Humas.

Terkait dugaan adanya tindakan berlebihan oleh oknum personil, yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan oleh Sie Propam Polresta Manado dan prosesnya berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ditegaskan, apabila dalam hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku di lingkungan Polri. Hal ini sebagai wujud komitmen institusi dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik.

Polresta Manado juga menghormati hak masyarakat dan keluarga untuk menempuh jalur pelaporan resmi sebagai bagian dari kontrol publik dalam negara hukum. Seluruh laporan yang masuk akan ditangani secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, Polresta Manado mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh. Upaya komunikasi dan dialog dengan tokoh masyarakat setempat terus dilakukan guna memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Sebagai institusi yang mengemban tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menegakkan prinsip Polri Presisi, demi terciptanya rasa keadilan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh warga. (AF)

Meimonews.com – Sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menjaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) saat perayaan pergantian tahun, Polresta Manado menggelar apel di Kawasan Marina Plaza Manado, Rabu (31/12/2025).

Apel yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Irham Halid ini diikuti ratusan personil gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, personil BKO dari Polda Sulawesi Utara, serta satuan Brimob.

Seluruh personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan nyaman.

Dalam arahannya, Kspolresta Manado menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Ia meminta seluruh personel untuk mengedepankan sikap ramah, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Pengamanan malam tahun baru bukan hanya soal kehadiran aparat, tetapi bagaimana kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, dan jaga keselamatan diri masing-masing,” ujarnya.

Kapolresta Manado mengingatkan personil agar meningkatkan kewaspadaan di titik-titik keramaian, jalur lalu lintas utama, serta lokasi wisata dan pusat tempat- tempat yang diprediksi akan dipadati warga. Pengaturan lalu lintas, patroli mobile, serta penjagaan terbuka dan tertutup menjadi fokus utama selama pengamanan.

Usai apel, seluruh personil langsung disebar ke sejumlah titik strategis di Kota Manado. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kondusifitas wilayah, mencegah terjadinya gangguan keamanan, serta menciptakan suasana perayaan tahun baru yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Dengan kesiapan aparat gabungan tersebut, Polresta Manado memastikan pengamanan malam pergantian tahun berjalan optimal demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado. (Lexie)

Meimonews.com – Polda Sulut menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 di aula Tri Brata Mapolda Sulut yang dipimpin Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso di dampingi Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan dan dihadiri Pejabat Utama Polda Sulut dan puluhan wartawan, Rabu (31/12/2025).

Sejumlah keberhasilan yang dicapai Polda Sulut dan jajaran dipaparkan Irwasda mewakili Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie. Selain itu, beberapa hal kedepan akan terus diupayakan termasuk memperbaiki diri, sehingga pelaksanaan tugas polri dapat semakin profesional dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Kami mohon dukungan, pengawasan saran dan kritik dari seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar komitmen ini dapat selalu kami pegang teguh sehingga Polda Sulut betul-betul mampu melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Irwasda.

Irwasda memaparkan pelaksanaan tugas dan sejumlah keberhasilan Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025, dengan personil Polda da jajaran sebanyak 9268 orang atau 48,01 persen dari DSP 19.304, yang tersebar, dimana terdapat kekurangan 10.036 personil.

Data pelanggaran personil Polda Sulut dan jajaran tahun 2025 sebanyak 307 pelanggaran (terdiri dari pelanggaran disiplin 167 dan kode etik 140).

“Terjadi peningkatan pelanggaran sebanyak 54 pelanggaran atau 21% dari tahun sebelumnya. Dan jumlah personel yang di-PTDH tahun 2025 sebanyak 12 orang, jumlah personel pemberhentian dengan hormat (PDH) sebanyak 4 orang dan jumlah personel yang meninggal dunia sebanyak 32 orang,” jelasnya.

Pengaduan masyarakat (Dumas) yang masuk ke Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025 sebanyak 202, dengan rincian Dumas langsung 154 dan aplikasi Dumas Presisi 48. semua pengaduan masyarakat sudah dijawab, penyelesaian 100 persen..

Penanganan kasus oleh Ditreskrimsus dan polres/ta jajaran di sepanjang tahun 2024 sebanyak 389 kasus (Polda 88 dan Polres/ta 301). Sedangkan penyelesaian kasus sebanyak 174 (Polda 67 dan Polres/ta 107) atau 47,15 persen.

Tahun 2025 penanganan kasus sebanyak 596 (Polda 134 dan Polres/ta 462), sedangkan penyelesaian kasusnya sebanyak 378 (Polda 156 dan Polres/ta 222) atau 36,5 persen.

“Terjadi peningkatan total jumlah kasus dari tahun 2024 sebanyak 207 kasus menjadi 596 kasus pada tahun 2025 atau naik 53,21 persen,” ujarnya.

Kasus korupsi di tahun 2025, total kasus 30 (Polda 12 dan Polres/ta 18), penyelesaian kasus 13 (Polda 8 dan Polres/ta 5) atau 43,33 persen dan total uang negara yang diselamatkan Rp. 4.200.596.360.

Penanganan kasus oleh Diteskrimum Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2024 sebanyak 8672 kasus dengan penyelesaian kasus sebanyak 4785 kasus atau 55,1 persen. sedangkan tahun 2025 penanganan kasus sebanyak 8407 kasus dengan penyelesaian sebanyak 4987 kasus atau 59,4 persen. Terjadi penurunan jumlah kasus di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 sebanyak 265 kasus atau 3,05 persen.

Adapun kasus yang paling sering terjadi di wilayah hukum Polda Sulut di tahun 2025 adalah penganiayaan biasa 2560 kasus, pencurian biasa 730 kasus, pengeroyokan 623 kasus, penipuan 489 kasus.

Untuk perkara tindak pidana yang diselesaikan secara restorative justice di tahun 2024 sebanyak 1989 perkara, sedangkan di tahun 2025 sebanyak 2003 perkara. Terjadi trend kenaikan perkara sebesar 14 perkara atau 0,7 persen.

Penanganan kasus narkoba tahun 2025 sebanyak 208 kasus dengan penyelesaian sebanyak 166 kasus atau 79,8 persen dengan jumlah tersangka 254 orang. terjadi tren penurunan jumlah kasus dari tahun 2024 ke tahun 2025 sebesar 10,7 persen dan penurunan jumlah tersangka sebesar 5,2 persen.

Adapun rincian jumlah kasus narkoba tahun 2025 yaitu narkotika 105 kasus, psikotropika 8 kasus, obat 79 kasus dan bahan berbahaya 17 kasus. sedangkan barang bukti yang didapatkan yaitu sabu 1.061,16 gram, ganja 636 gram, psiko 1.431 butir, obat keras 82.158 butir dan miras 7.835 liter.

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2025 sebanyak 2393 kejadian, dengan jumlah md 290 orang, luka berat 334 orang dan luka ringan 3176 orang. jumlah kecelakaan turun 298 kasus atau 11,07 persen dari tahun 2024, jumlah meninggal dunia turun 55 atau 15,9 persen, jumlah luka berat turun 47 atau 12,33 persen dan jumlah luka ringan turun 345 atau 9,79 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah pelanggaran tahun 2025 sebanyak 33.297 kasus, terjadi kenaikan sebanyak 1.107 kasus dari tahun sebelumnya 32.190 atau 3.43 persen.

Selama tahun 2025, Polda Sulut dan jajaran telah melakukan pengamanan berbagai kegiatan masyarakat di Sulut yang berjalan dengan baik dan lancar antara lain, pengamanan Paskah dan kegiatan keagamaan lainnya, TIFF Tomohon, Festival Bunaken, Festival Selat Lembeh, NSIC 2025, Porprov XII Sulut, penanganan konflik sosial, pengamanan natal dan tahun baru maupun turut serta dalam penanggulangan bencana yang terjadi.

Polda Sulut dan jajaran juga turut menyukseskan program Presiden RI Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, gerakan pangan murah dan makanan bergizi gratis (MBG).

Dalam gerakan pangan murah (GPM) untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), Polda Sulut sejak 8 Agustus 2025 hingga 15 Desember 2025 telah melakukan penjualan beras sebanyak 2.905.635 kg atau 2.905 ton kepada masyarakat. Dan hasil anev menunjukan bahwa Polda Sulut meraih rangking 2 dalam gerakan pangan murah di Indonesia.

Sementara itu untuk menunjang ketahanan pangan, Polda Sulut dan jajaran telah melakukan penanaman jagung dengan hasil produksi jagung hingga saat ini sebanyak 183,44 ton yang dijual ke Bulog.

Dalam mendukung program MBG, Polda Sulut telah melakukan pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebanyak 1 SPPG, yakni SPPG SPN Polda Sulut yang sudah beroperasi dan mampu melayani sebanyak 8697 siswa. sementara itu untuk 14 SPPG di jajaran masih dalam tahapan persiapan.

Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025 telah menerima sejumlah penghargaan, baik institusi maupun perorangan antara lain Penghargaan dari Korlantas dan Jasa Raharaj di bidang Samsat; Penghargaan dari Aslog Kapolri kategori penginputan aplikasi sistem pengadaan barang dan jasa.

Juara III penginputan data dan penyusunan Peraturan Kapolda; Penghargaan dari Dirjen Hubla kepada Korwas PPNS Ditreskrimsus terkait sinergi penegakan hukum; BLU kinerja keuangan terbaik dari Kementerian Keuangan.

Rumah Sakit Bhayangkari raih RS kelas c terbaik dan faskes berkomitmen peringkat pertama pelayanan kesehatan program JKN dari BPJS Kesehatan; Poliklinik Polda Sulut raih penghargaan komitmen FKTP dalam implementasi integrasi p-care, integrasi antrian online dan implementasi i-care dari BPJS Kesehatan.

Juara III lomba sistem pengolahan informasi terpadu (SPIT) Humas Polri; Penghargaan dari KPPN kepada Satker Yanma dan Bidkeu predikat penyampaian LPJ terbaik; Penghargaan dari KPPN kepada Polresta Manado, Polres Tomohon, Polres Minahasa, Polres Minut, Polres Kepl Sangihe, Polres Boltim, dan Polres Bolsel atas pengelolaan keuangan terbaik.

Lima Satwil yaitu Polresta Manado, Polres Bolmong Utara, Polres Minahasa Selatan, Polres Bitung dan Polres Tomohon menerima penghargaan sebagai unit pelayanan publik hasil pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik (PEKPPP) mandiri tingkat Polri kategori pelayanan prima dari Kapolri.

Brigadir Regina Moningka, personel Polwan Brimob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menyabet juara 3 kategori perorangan ajang Polwan Anniversary Shooting Championship dan Srikandi Brimob Challenge 2025. Kasi Keu Polres Tomohon Iptu Jodie Ferdinand Kairupan menerima penghargaan hoegeng corner sebagai polisi berdedikasi.

“Kedepan kami akan terus berupaya memperbaiki diri, sehingga pelaksanaan tugas polri dapat semakin profesional dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat,” ujar Irwasda. (Lexie)

Meimonews.com – Menjelang malam pergantian tahun dari tahun 2025 ke tahun 2026, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie melakukan pantauan udara situasi kamtibmas di dua daerah wilayah Sulut, Rabu (31/12/2025).

Kapolda Sulut melakukan patroli udara untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Sulawesi Utara jelang malam pergantian tahun, aman dan kondusif.

Dengan menggunakan helikopter Bell 429/P-3202 Baharkam Polri, Kapolda mengecek kondisi arus lalu lintas Kota Manado dan mengunjungi Kota Bitung.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, kegiatan Kapolda untuk melakukan pemantauan melalui udara terkait kondisi kamtibmas maupun arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun.

“Jelang malam pergantian tahun, aktivitas masyarakat meningkat baik. Personil Polda Sulut dan jajaran all out melaksanakan pengamanan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Indek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Polresta Manado mencapai angka 4,54 dengan kategori kinerja level 5 atau istimewa.

Kendatapun demikian, Polresta Manado dan jajaran (polsek-polsek) tetap terus melakukan berbagai upaya termasuk inovasi-inovasi dalam kaitannya agar kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado tetap aman dan kondusif.

Hal tersebut terungkap saat Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbioantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, serta para Kapolsek jajaran memaparkan Press Release Akhir Tahun 2025.

Puluhan wartawan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Polresta Manado, Rabu (31/12/2025).

Kapolresta Manado menyampaikan gambaran umum perkembangan situasi kamtibmas serta hasil pelaksanaan tugas Polri di wilayah hukum Polresta Manado sepanjang tahun 2025.

“Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado masih dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.

Dikemukakan, berdasarkan data, meskipun terjadi peningkatan crime total sebesar 142 kasus atau 9,07 persen, namun crime clearance mengalami penurunan 69 kasus atau 8,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini, menurut Kapolresta, menunjukkan adanya tantangan sekaligus upaya berkelanjutan Polresta Manado dalam meningkatkan kualitas penanganan perkara

Sejumlah indikator strategis juga menunjukkan hasil yang sangat baik, di antaranya respon time kehadiran polisi di TKP, pemenuhan pengamanan objek vital dan target rentan, serta kemampuan reduksi potensi gangguan kamtibmas.

Di bidang lalu lintas, tercatat 723 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 56 orang, serta kerugian materiil mencapai lebih dari Rp1,18 miliar. Polresta Manado terus melakukan upaya preventif dan edukatif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Manado.

Pada aspek community policing, Polresta Manado mencatat keberhasilan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan 850 permasalahan masyarakat melalui problem solving, meskipun dengan jumlah personel yang terbatas.

Selain itu, kehadiran Polisi Lingkungan dan respon cepat Samapta Rayon Presisi melalui layanan Call Center 110 dan 112 mendapat apresiasi positif dari masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam bidang pembinaan dan pengawasan internal, Kapolresta Manado menegaskan komitmen untuk tidak mentolerir pelanggaran anggota. Sepanjang tahun 2025, seluruh laporan pengaduan masyarakat (Dumas) ditindaklanjuti 100 persen, serta terjadi penurunan pelanggaran personel seiring dengan penguatan sistem pembinaan dan pengawasan.

Polresta Manado juga berhasil meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan daerah, di antaranya Kompolnas Award 2025, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, serta apresiasi dari Pemerintah Kota Manado atas kecepatan tindak lanjut laporan masyarakat.

Kapolresta Manado menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil Polresta Manado dan masyarakat Kota Manado atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin selama tahun 2025.

Polresta Manado, sebutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, serta menjaga stabilitas kamtibmas demi terwujudnya Manado yang aman dan kondusif. “Mapalus torang jaga Manado aman,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menerima dan menindaklanjuti setiap laporan atau pengaduan warga sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menanggapi pemberitaan terkait dugaan penolakan laporan pengrusakan yang dialami seorang pedagang di kawasan Pasar 45 Manado.

Polresta Manado memastikan bahwa tidak ada laporan masyarakat yang ditolak, termasuk laporan dugaan pengrusakan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Manado.

Dijelaskan, peristiwa dugaan pengrusakan tersebut terjadi pada Rabu (25/12/2025), sekitar pukul 19.28 Wita di sekitar kawasan Pasar 45 Manado, Kelurahan Pinaesaan Lingkungan 1 Kecamatan Wenang Manado

“Perlu kami tegaskan bahwa Polresta Manado tidak pernah menolak laporan warga. Setiap laporan yang masuk kami terima dan kami layani sesuai dengan ketentuan dan tahapan prosedur yang berlaku,” ujar Iptu Agus Haryono, Jumat (26/12/2025).

Pada saat kejadian, sebutnya, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) telah memberikan konseling awal kepada pelapor serta menyarankan agar data terkait barang yang diduga dirusak beserta estimasi kerugian dilengkapi. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi agar proses penanganan perkara dapat berjalan secara cepat, jelas, dan akuntabel.

“Ini bukan bentuk penolakan, melainkan bagian dari prosedur agar laporan dapat diproses secara maksimal dan sesuai dengan aturan hukum,” jelasnya.

Menindaklanjuti viralnya pemberitaan di salah satu media online, Satreskrim Polresta Manado kemudian melakukan klarifikasi langsung kepada korban/pelapor. Pada Jumat (26/12/2025) korban mendatangi ruang Satreskrim Polresta Manado untuk memberikan keterangan serta melengkapi dokumen terkait barang-barang yang mengalami kerusakan.

Dalam klarifikasi tersebut, korban menyerahkan bukti kepemilikan berupa nota dan rincian barang yang dirusak, yakni sebanyak 148 buah jam tangan dengan berbagai jenis dan ukuran, dengan estimasi kerugian sekitar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

Setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, Satreskrim Polresta Manado secara resmi menerima laporan pengaduan dengan Nomor: 2160/XII/2025/SPKT/Restamdo, tertanggal 26 Desember 2025, dengan pelapor atas nama Nurain Panigoro dan terlapor Fandi alias Fox. Selanjutnya, penyidik telah melakukan pengambilan keterangan awal untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.

Iptu Agus menambahkan, Polresta Manado terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat. “Kami hadir untuk masyarakat. Setiap laporan pasti kami proses dan tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Secara umum situasi dan kondisi kamtibmas di Sulawesi Utara saat perayaan Natal tahun 2025 berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang terjadi.

“Perayaan Hari Natal di Sulawesi Utara berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang mengganggu kamtibmas di Sulawesi Utara,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengutip pernyataan Kapolda Sulut Irjen Pol. Riycke Harry Langie, Jumat (26/12/2025).

Meski demikian, tambahnya, personil Polri yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025, pengamanan Nataru di Sulawesi Utara masih melaksanakan tugasnya hingga 2 Januari 2026.

“Personei Polda Sulut dan jajaran yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025 masih melaksanakan tugas pengamanan. Sebanyak 1.025 orang personil yang teribat, dibagi dalam sejumlah Satuan Tugas (Satgas), yaitu Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Tindak, Humas dan Satgas Banops,” sebutnya.

Di samping pesonei yang terlibat dalam Ops Lilin tersebut, Polda Sulut dan jajaran juga mengerahkan personil Polri lainnya untuk melakukan penjagaan di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal.

Natal hari kedua ini, personil Polri masih bersiaga melakukan penjagaan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Natal.

Selain penjagaan di rumah ibadah, personil Polri juga siaga di sejumlah lokasi wisata yang menjadi destinasi warga saat liburan Natal dan Tahun Baru. “Antisipasi kunjungan ke lokasi wisata saat liburan Natal, Polisi juga melakukan pengawasan dan pengamanan,” katanya.

Kombes Pol Hasibuan menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi menjaga kamtibmas.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam mengamankan perayaan Natal, antara lain TNI, Polri, Pemerintah Daerah, stakeholder terkait, Ormas dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya. (AF)

 

 

Meimonews.com – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulut Kombes Pol. FX Winardi Prabowo mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus meresmikan Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maju Sulut di Pasar Bersehati Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Wilayah Perum Bulog SulutGo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut, Kasdam XIII Merdeka, Danrem 131/Santiago Manado, Kepala Dinas Pangan Sulut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut serta Satgas Pangan Polda Sulut.

Menurut Dirreskrimsus, Kios TPID hadir sebagai pengontrol ketersediaan dan harga pangan. “Hari ini kami mendampingi Pak Gubernur dalam peresmian Kios TPID di Pasar Bersehati,” ujarnya.

Kios ini, sebut Winardi, untuk mengawasi ketersediaan dan harga pangan yang ada di pasar. Tujuannya agar dapat dipantau ketersediaan bahan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan.

Apalagi, tambahnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga pangan cenderung meningkat. Oleh karena itu, kehadiran TPID ini sangat penting sebagai fungsi kontrol.

“Polda Sulut juga memiliki Satgas Pangan yang bersinergi dengan TPID untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta kestabilan harga bahan pokok,” tandas mantan Kepala Bidang TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) Polda Sulut ini.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Bersehati Manado. (AF)