Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob menggelar Sosialisasi Keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas (Kamseltibpantas) di Taman Kanak-kanak (TK) Berkat Manado di ruang kelas, Jumat (6/3/2026).

Dengan menggandeng Direktorat Lalulintas Polda Sulut, para siswa TK yang beralamatkan di Jalan Mogandi Malalayang Satu tersebut diberikan edukasi oleh dua pemateri yakni Kepala Unit Sisdikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulut Iptu Jess Muaya dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Sejumlah terkait tema kegiatan dipaparkan Muaya dan Kalesaran secara diaogis/interaktif agar para siswa TK pimpinan Anita Semen ini bisa cepat menangkap materi yang disampaikan.

Pemaparan materi dilakukan pula dengan menggunakan gambar-gambar termasuk spandul yang berisi gambar dan keterangan berkaitan dengan materi Kamseltiblantas.

Di pengujung sosialisasi, diadakan praktik menyeberang di zebra cross. Semua siswa, secara berdua-dua diberikan kesempatan untuk praktik menyeberang di zebra cross, yang dibuat menggunakan spanduk.

Mendampingi Muaya pada kegiatan ini adalah Bripda Revanka Falazand dan Bripda Yudha Putra sementara guru yang hadir adalah Rieke Lontoh, Maryke Boham dan Fritamy Tompodung. (*)

Meimonews.com – Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama melalui kegiatan berbagi takjil di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado dan Bhayangkari Cabang Kota Manado, dengan menyasar masyarakat dan pengendara yang melintas di sejumlah titik strategis di Kota Manado, Senin (2/3/2026).

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi simbol sinergitas antara Polri, organisasi keagamaan, dan Bhayangkari dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Manado.

Ratusan paket takjil dibagikan secara langsung kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga sebagai wujud nyata mempererat tali silaturahmi serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Manado yang dikenal sebagai kota dengan tingkat kerukunan yang tinggi.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi adalah kekuatan utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polresta Manado bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat,” ujar Kapolresta Manado.

Perwakilan Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Polresta Manado dan Bhayangkari.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat persaudaraan lintas agama serta menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kedamaian.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polresta Manado bersama mitra kerja dan Bhayangkari.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi di Kota Manado terus terjaga, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap dalam keadaan aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. (AF)

Meimonews.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulut Henrik Pagiling mengadakan kunjungan ke Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (2/3/2026).

Kakanwil dan tim bertemu dan diterima Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan Wakil Rektor 4 Stennie Edward Wallah.

Sebelumnya, Rektor Unsrat melaksanakan kunjungan audiensi dengan Kakamwil Kemenkumham Sulut di Kantor Kemenkumham Sulut, Senin (23/2/2026).

Turut hadiri Rektor Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado P. Gregorius Hertanto Dwi Wibowo MSC. (Baca : Sinergi Akademisi dan Hukum, Rektor Unsrat Audiensi dengan Kakanwil Kemenkumham Sulut).

Sejumlah rencana agenda kegiatan dibahas terkait implementasi kerjasama Unsrat yang memiliki visi Bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi universitas unggul dan berbudaya dengan Kemenkumhan Sulut.

Dalam waktu dekat, akan ada agenda kegiatan yang akan dilakukan dengen melibatkan mahasiswa seperti dari Fakultas Hukum, FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).dan FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Kakanwil menegaskan bahwa intinya Unsrat jadi barometer dan harus jadi percontohan di Indonesia terkait kerjasama dengan Kemenkumham.

“Apa saja yang bisa kita kerjasamakan terkait dengan fungsi kita di wilayah akan kita lakukan,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintasinstansi, Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Oktovian Berty Alexander Sompie melaksanakan kunjungan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara Hendrik Pagiling, Senin (23/2/2026).

Turut hadir Rektor Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado P. Gregorius Hertanto Dwi Wibowo MSC.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari perlindungan kekayaan intelektual hingga penguatan bantuan hukum bagi masyarakat.

Sinergi ini adalah langkah nyata Unsrat untuk memastikan bahwa inovasi dari kampus tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi terlindungi secara hukum dan bermanfaat bagi pembangunan daerah. (FA)

Meimonews.com – Mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan penuh makna, Polresta Manado menggelar Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan bakti sosial serta buka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan Sitti Khadijah, Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan lembaga kepolisian Resort Manado pimpinan Kombes Pol. Idham Halid ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kehadiran personil Polresta Manado disambut dengan penuh sukacita oleh anak-anak panti asuhan (PA) yang tampak bahagia dapat berbuka puasa bersama serta merasakan perhatian dan kepedulian dari jajaran kepolisian.

Selain berbuka puasa bersama, tim Polresta Manado juga menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak panti asuhan, dengan harapan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat serta menambah kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan, kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polresta Manado kepada masyarakat. “Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan serta mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Ia berharap, kehadiran Polri dapat dirasakan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat bagi masyarakat.

Menurutnya, momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat personil Polresta Manado dan anak-anak panti duduk bersama menunggu waktu berbuka puasa, saling berbincang dan berbagi cerita dalam nuansa penuh keakraban.

“Melalui kegiatan ini, Polresta Manado berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan kemanusiaan dapat terus terjalin, sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Manado, khususnya selama bulan suci Ramadhan,” sebut Iptu Agus. (AF)

Meimonews.com – Madang dari Gorontalo dan Meryl Gratia Consolata Nangoi dari Persatuan Atlit Seluruh Indonesia (PASI) Manado menorehkan prestasi membanggakan di ajang Police Run 2026 5 K, Sabtu (14/2/2026).

Madang meriah juara pertama 5 kilometer (5 K) putra dengan catatan waktu 17,21 menit dengan mengalahkan Akbar dari Yonif 712 yang menjadi juara kedua dengan waktu 17,64 menit dan Maivel Pangemanan dari PT Intan Uterx yang menjadi juara ketiga dengan waktu 17,39 menit.

Untuk 5 K putri, Meryl (PASI Manado) menjadi juara pertama dengan waktu 22,53 menit mengalahkan Avriel Seroi (PASI Minut) yang menjadi juara kedua dengan waktu 24,05 menit dan Raysa Betahai (PASI Manado) yang menjadi juara ketiga dengan waktu 24,19 menit.

Lomba lari yang digelar Polda Sulut pimpinan Irjen Pol. Roycke Harry Langie  dan diikuti ribuan peserta ini mengambil start dan finish di halaman Mapolda Sulut. Start dilepas Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan.

Para pemenang lomba langsung diberikan hadiah berupa uang pembinaan dan piagam, sementata semua peserta mendapat medali. (Lexie)

Meimonews.com – Gerak cepat untuk mencegah terjadinya tawuran antarsekolah di sekitar Stadion Klabat Manado dilakukan tim Kepolisian Resort Kota Manado (Polresta) Manado, Selasa (10/2/2026). Sebanyak 22 siswa diamankan sekitar pukul 15.40 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto di dampingi Kasi Humas Polrests Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan, puluhan siswa tersebut berasal dari beberapa sekolah menengah pertama (SMP) di antaranya SMP Negeri 4 Manado, SMP Negeri 7 Manado, SMP Negeri 14 Manado, SMP Hati Kudus Karombasan Utara, serta SMP Negeri 17 Manado.

Para siswa yang berhasil diamankan Tim Gabungan Polresta Manado langsung digiring ke Mapolresta Manado untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan oleh piket Reskrim.

“Berdasarkan hasil pendataan jumlah siswa yang diamankan sebanyak 22 orang dengan rentang usia 13 hingga 15 tahun. Seluruh pelajar tersebut kemudian dilakukan perekaman sidik jari sebagai bentuk verifikasi identitas, serta dibuatkan surat pernyataan bersama orang tua dan pihak sekolah,” ujar Kasat Reskrim.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui, rencana tawuran tersebut dipicu oleh saling ejek dan tantangan melalui media sosial WhatsApp Saluran bernama SPENTULAS anti BADAY, yang dikelola oleh siswa SMP Negeri 17 dan diikuti oleh sejumlah siswa dari SMP Negeri 4 Manado.

Salah satu siswa yang diamankan, HR (13), siswa SMP Negeri 4 Manado, mengungkapkan bahwa siswa dari SMP Negeri 17 kerap membuat keributan di depan sekolahnya dengan cara berteriak dan menantang untuk berkelahi. “Ia bersama rekan-rekannya kemudian menuju Stadion Klabat yang diduga menjadi titik kumpul siswa SMP Negeri 17,” sebut mantan Kapolsek Malalayang ini.

Ditambahkan, karena tidak menemukan siswa yang dimaksud, rombongan siswa gabungan dari SMP Negeri 4 dan SMP Hati Kudus sempat menuju ke SMP Negeri 17, namun dicegat oleh petugas keamanan sekolah dan diminta untuk membubarkan diri.

Saat kembali ke arah Stadion Klabat, mereka bertemu dengan siswa SMP Negeri 17 di Jalan Santo Josep sehingga sempat terjadi perkelahian. Bahkan, menurut keterangan, beberapa siswa SMP Negeri 17 diduga mengejar menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam.

Keterangan lain disampaikan oleh JS, siswa SMP Negeri 4 Manado, yang mengaku sempat diarahkan anak panah oleh dua orang pelajar berseragam sekolah yang berboncengan sepeda motor, sehingga ia bersama dua temannya melarikan diri.

Setelah dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian, seluruh siswa yang terlibat dikembalikan kepada orangtua masing-masing pada pukul 21.45 Wita. Orangtua dan pihak sekolah juga diberikan arahan agar meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap para siswa guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dari level keluarga, lingkungan rumah sekolah, Toda, Toga dan Tomas berperan aktif melakukan pengawasan dan pendidikan karakter kepada generasi muda, siswa dan anak-anak kita sehingga bisa terhindar dari tindakan yang dapat merugikan diriny sendiri maupun orang lain.

Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan aktivitas siswa/pelajar, khususnya yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, serta mengimbau agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh konten negatif di media sosial. (AF)

Meimonews.com – 3 (tiga) pria yang kedapatan membuat senjata tajam jenis panah wayer di Lingkungan V Kelurahan Kairagi Satu Kecamatan Mapanget diamankan Polsek Mapanget, Senin (2/2/2026) siang.

Pengungkapan/pengamanan tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas pembuatan panah wayer di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Polsek Mapanget yang dipimpin Kanit SPKT Aiptu Y. Tangke langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 13.00 Wita.

Hasilnya, petugas mengamankan tiga lelaki berinisial RANT (25), AM (20), dan JK(19). Ketiganya diketahui merupakan warga Kelurahan Kairagi Satu dan berprofesi sebagai buruh.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 12 anak panah wayer yang sudah jadi, dua alat pelontar, satu mesin gerinda, satu gergaji besi, 55 potongan besi yang belum jadi, mata gerinda, tang, kertas pasir, isolasi ban, batu asah, serta satu gulung tali rafia.

Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang di dampingi Kasi Humas Polresta Mando Iptu Agus Haryono mengatakan, penindakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atensi Kapolresta Manado guna menekan peredaran senjata tajam rakitan dan meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mapanget.

“Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mako Polsek Mapanget untuk dilakukan interogasi awal. Kami juga telah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Manado untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Ditambahkan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerjasama Polsek Mapanget dengan informan yang sebelumnya telah ditempatkan di lokasi yang dicurigai sebagai tempat pembuatan panah wayer.

“Upaya ini bagian dari langkah preventif kepolisian agar tidak terjadi aksi kriminal maupun gangguan keamanan di Kota Manado, khususnya di wilayah Mapanget,” sebut Kapolsek. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang digelar Asosiasi Angkutan Umum Kota Manado di Kantor DPRD Sulut, Kamis (29/1/2026).

Puluhan personil gabungan diterjunkan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjamin hak warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan. Pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik,” ujarnya,

Kapolresta Manado mengapresiasi para peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado,” ujarnya,

Selama pelaksanaan aksi, arus lalulintas di sekitar lokasi terpantau lancar dengan pengaturan dari personel Satlantas Polresta Manado. Aksi pun berakhir dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado memiliki kepedulian yang tinggi bagi personilnya yang menunjukkan prestasi dan bagi masyarakat yang memberikan kontribusi berupa dukungan kepada tugas kepolisian.

Apresiasi tersebut rutin dilaksanakan dan penyerahan penghargaannya disesuaikan dengan keadaan.

Seperti terlihat ketika ada warga yang menunjukkan aksi heroiknya dan personil Polri di lingkungan Polresta Manado ketika melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran di Kelurahan Ranomuut serta personil Polri yang berhasil mengungkap kasus peredaran naekoba jenis Sabu seberat 204 gram.

Apresiasi itu diwujudkan dengan pemberian penghargaan kepada mereka yang berjasa tersebut saat upacara yang dilaksanakan di Mako Polresta Manado, Senin (26/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kapolresta Manado tertanggal 21 Januari 2026.

Penghargaan diberikan kepada seorang warga bernama Saifuddin Modirono yang dinilai memiliki kepedulian, keberanian, serta partisipasi aktif dalam membantu tugas kepolisian, khususnya saat proses evakuasi korban kebakaran di Kelurahan Ranomuut Manado, baru-baru.

Dua personil Polsek Tikala yakni Briptu Kevin Christian Jofan Muntu dan Bripda Moh Faizal Bakti Mamu juga menerima piagam penghargaan karena dinilai menunjukkan dedikasi, keberanian, dan kesigapan saat membantu mengevakuasi korban kebakaran di lokasi yang sama.

Selain itu, ada empat personil Satresnarkoba Polresta Manado, yakni Aipda Lukman Hengkelare, Aipda Fikri Latief, Bripka Barminggo Silolonga, serta Brigpol Muhammad Sarif Saffruddin yang menerima piagam penghargaan atas keberhasilan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 204 gram

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota maupun masyarakat yang telah menunjukkan kinerja, keberanian, dan kepedulian nyata di lapangan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas, sekaligus mempererat sinergi Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Kepada masyarakat diimbau agar terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kota Manado. (AF)