Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara Asean Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (20/6/2023).

“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja melaksanakan pembukaan SOMTC dimana kebetulan Indonesia jadi keketuaan. Untuk dapatkan ini (keketuaan) cukup lama 10 tahun. Jadi, tentunya kegiatan ini menjadi kegiatan penting buat Polri, khususnya untuk bisa membicarakan secara lebih serius beberapa pembicaraan yang selama ini sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Diungkapkan, pada pertemuan-pertemuan SOMTC sebelumnya dihadapkan dengan situasi Covid-19, sehingga dilaksanakan secara virtual.

Kapolripun berharap, dengan acara yang saat ini berlangsung secara offline akan ada pembicaraan khusus yang bisa kemudian diharapkan tidak hanya sekedar kerjasama formalitas biasa, namun kerja sama ini betul-betul bisa dioperasionalkan, khususnya dalam hal penegakan hukum terhadap transnational crime.

“Karena selama ini yang  menjadi masalah pada saat pelaku tindak pidana kemudian kabur keluar negeri, sementara kita dihadapkan dengan birokrasi-birokrasi yang sulit sehingga harapan dari para korban dan harapan kita bisa menangkap pelaku tindak pidana terhambat,” tandasnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara yang akan memberantas segala bentuk TPPO.

“Tentunya, TPPO menjadi perhatian internasional. Di dalam SOMTC ini menjadi salah satu hal serius yang tentunya kita harapkan ke depan betul-betul bisa melindungi WNI,” jelasnya.

Kerjasama lintas negara, menurut Kapolri, tidak hanya sekedar kerjasama tukar-menukar informasi. Akan tetapi bagaimana bisa meningkatkan untuk dilakukan penegakan hukum dengan menangkap pelaku di luar negeri.

“Dengan kerjasama yang lebih operasional dan tentunya juga akan  menyelamatkan para korban-korban yang ada di luar negeri untuk bisa kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, setelah Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan, Polri telah menangkap 457 tersangka TPPO selama dua pekan. Ia pun menegaskan akan menindaktegas siapapun yang melakukan TPPO.

“Kita harapkan dengan langkah-langkah yang kita lakukan membuat masyarakat yang akan kerja ke luar negeri melalui jalur resmi, sehingga kemudian mendapatkan perlindungan hukum dan hak-haknya serta tidak terjadi hal-hal yang merugikan WNI kita yang bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolri pun mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terpancing akan bujuk rayu gaji tinggi, namun masalah skill dan persyaratan diabaikan.

“Bagi para pelaku saya sudah perintahkan ke anggota siapapun yang terlibat baik dari instansi luar maupun polisi sendiri saya minta tindak tegas. Tanpa kompromi saya kira silahkan masyarakat melapor kalau memang ada informasi seperti itu akan kami tindaklanjuti karena kita sayang kepada masyarakat. Kita ingin melindungi masyarakat kita yang kerja di luar negeri. Mereka adalah pahlawan-pahlawan Indonesia yang harus kita lindungi,” tegas Sigit. (AF)

Meimonews.com – Polri menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77. Pelaksanaan kegiatan baksos ini serentak digelar di 34 Polda jajaran seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaksanaan kegiatan baksos ini adalah bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri, baik di bidang Harkamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Apalagi, tambah Kapolri dalam pelepasan kegiatan baksos di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2023), Indonesia akan menghadapi Pemilu 2024. Ia pun berharap agar Pemilu bisa berjalan dengan damai.

“Dalam kesempatan rangkaian Hari Bhayangkara ke 77 ini, Polri tentunya melaksanakan kegiatan-kegiatan agar bisa terus berinteraksi dan hadir di tengah masyarakat, dalam berbagai bentuk kegiatan,” ujarnya.

Baksos ini meliputi kegiatan bedah rumah, perbaikan pembersihan tempat ibadah atau biasa disebut bakti religi, perbaikan rumah bagi anggota dan masyarakat, serta pembangunan sumber-sumber air, khususnya di wilayah yang membutuhkan.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun berharap dengan terselenggaranya berbagai kegiatan baksos ini, semakin mendekatkan hubungan Polri dengan masyarakat. Sebab, menurutnya, dengan sinergisitas baik, antara Polri dengan masyarakat, tokoh agama, TNI, dan seluruh stakeholder bisa menguatkan kesiapan TNI-Polri untuk menghadapi tahun politik.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga perdamaian, persatuan, kesatuan dan keberagaman yang kita miliki sebagai kekayaan NKRI yang harus terus kita kawal dan jaga. Siapapun pemimpinnya nanti,” ujar Sigit.

Selain itu, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, kegiatan baksos ini digelar guna menghadapi situasi ketidakpastian global yang berdampak pada situasi ekonomi masyarakat.

Dengan begitu, ia pun ingin jajaran Polri bisa hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan langsung.

“Harapan kita, dengan interaksi di masyarakat, anggota kami bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Kemudian tentunya kita bisa lebih empati dan juga kerja lebih baik karena masyarakat dalam kondisi yang tentu sangat membutuhkan kehadiran aparat, pemerintah dan kepolisian. Ini yang saya selalu titipkan kepada seluruh anggota Polri,” sebutnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatan baksos ini, Polri memperbaiki sebanyak 2.170 tempat ibadah dengan rincian 1.195 Masjid, 706 Gereja, 118 Pura, 77 Vihara, dan 74 Klenteng.

Selain itu, Polri juga melakukan bedah rumah untuk anggota dan masyarakat sebanyak 269 unit. Lalu pembangunan fasilitas air bersih di 70 lokasi.

Kemudian ada bantuan sosial sebanyak 322.085 paket sembako yang akan disalurkan mulai tanggal 20 hingga 30 Juni 2023, dengan sasaran PKL, buruh korban PHK, buruh harian, nelayan, panti asuhan, korban kebakaran, pengemudi ojol, purnawirawan Polri dan pemulung. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi serta sejumlah pejabat utama Polresta Manado ikut bekerja pada Bedah Rumah di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Manado, Jumat (16/6/2923).

Kegiatan sosial dengan menerjunkan personil Polresta dan jajaran ini diselenggarakan Polresta Manado dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77. Keluarga yang rumahnya dibedah adalah Saudra Gunawan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bedah rumah ini merupakan target pada program bedah rumah dalam rangka HUT Bhayangkara ke – 77 tahun 2023 Polresta Manado.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-77,” ujar Kapolresta.

Kegiatan bedah rumah ini, sambung Kapolresta, menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolresta di sela kegiatan bedah rumah.

Melalui kegiatan bedah rumah, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan rasa aman serta nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Penerima bantuan bedah rumah Saudra Gunawan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado yang telah membedah rumah miliknya, yang memang membutuhkan perbaikan mengingat kondisi hunian sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado terkhusus kepada Bapak Kapolresta Manado yang telah membedah rumah kami yang memang sangat membutuhkan perbaikan dan sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia,” ujar Gunawan. (AF)

Meimonews.com -:Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri menerima 314 laporan polisi terkait TPPO dan kejahatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari ratusan laporan polisi tersebut, Satgas TPPO Polri menangkap sebanyak 414 tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, laporan terkait TPPO sebanyak 237 dan kejahatan perlindungan PMI sebanyak 77.

“Angka tersebut berdasarkan data tanggal 5 hingga 15 Juni 2023,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2023).

Ramadhan menuturkan, dari ratusan laporan polisi tersebut, tercatat jumlah korban yakni sebanyak 1.314 orang. Para korban terdiri dari perempuan dewasa 507 orang, perempuan anak 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang dan laki-laki anak sebanyak 24 orang.

Adapun berdasarkan data pengungkapan kasus, saat ini 64 kasus tahap penyelidikan dan 250 kasus tahap penyidikan.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, tiga tempat terjadinya kejadian TPPO terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 129 kasus. Kedua di hotel 33 kasus dan di pelabuhan 16 kasus.

Sementara tempat kejadian perkara kejahatan perlindungan migran terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 41 kasus, jalan umum 10 kasus dan perkantoran 9 kasus. “Adapun 3 modus tertinggi TPPO yakni membujuk sebanyak 92 kasus, mengangkut/membawa 27 kasus dan merayu 23 kasus,” katanya.

Sementara 3 modus tertinggi kejahatan perlindungan migran yakni membujuk 36 kasus, mengangkut atau membawa 12 kasus dan penipuan 9 kasus.

Terkait motif, untuk kejahatan TPPO terbanyak yakni ekonomi ada 123 kasus. Selanjutnya karena sengaja ada 69 kasus dan permasalahan sosial 21 kasus.

Untuk kejahatan perlindungan migran, tertinggi motifnya karena sengaja sebanyak 32 kasus, ekonomi 30 kasus dan permasalahan sosial 6 kasus. (AF)

Meimonews.com – Polda Bali kembali melaksanakan program Jumat Curhat. Kali ini, Jumat Curhat yang diikuti perangkat dan masyarakat desa setempat diadakan di Kantor Perbekel Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Jumat (16/6/2023)

Jumat Curhat kali ini dipimpin  Dirbinmas Polda Bali Kombes Pol. Arsdo Ever Simatupang, SIK, SH di dampingi personil Polda Bali lainnya.

Sekertaris Desa Sidakarya I Wayan Karyajana, S.Sn pada kesempatannya menyampaikan kepada pihak Polda Bali agar ditambah Armada kendaraannya.

“Kami minta kepada Polda Bali agar armada kendaraannya ditambah lagi. Ini bertujuan untuk disaat terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas nantinya cepat mendapatkan penanganan dari unit Lakalantas,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirbinmas Polda Bali, mengatakan, Polda Bali akan menindaklanjuti penyampaian dari masyarakat. “Kami akan menindaklanjuti penyampaian dari bapak. Selanjutnya kami akan koordinasikan dengan pimpinan untuk penambahan kendaraan agar bisa bertindak cepat jika terjadi suatu lakalantas,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH., M.Si membuka Kejuaraan Bola Voli Kapolda Bali Cup 2023 memperingati Hari Bhayangkara ke-77 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (16/6/2023) pagi.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si, Kadisdikpora Provinsi Bali Drs. Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, M.Si, Ketua Pengprov PBVSI Bali I Nyoman Sukanada, Pejabat Utama (PJU) Polda Bali dan Personil Polda Bali.

Pada sambutannya, Kapolda Bali mengatakan untuk menyemarakan peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polda Bali menyelenggarakan berbagai kegiatan yang turut melibatkan masyarakat. Salah satunya adalah Kejuaraan bola voli.

“Permainan bola voli sendiri tidak hanya dimaknai sebagai salah satu jenis olahraga semata, namun juga menjadi sarana untuk menyatukan dan memperkuat persaudaraan,” ujar Kapolda.

Selain itu, sambung Kapolda, permainan bola voli juga untuk meningkatkan semangat olahraga untuk mencari bibit-bibit atlet yang dapat mengharumkan nama Provinsi Bali, baik di tingkat nasional maupun di tingkat Internasional.

Kapolda Bali berpesan agar seluruh pemain dapat mengikuti lomba ini dengan baik dengan menjunjung tinggi sikap sportivitas dan respect terhadap sesama. Kepada para wasit yang bertugas, Kapolda Bali berpesan agar melaksanakan tugasnya dengan adil sesuai ketentuan.

“Marilah bersama kita wujudkan Kejuaraan Bola Voli yang kompetitif dan berkualitas. Saya mengucapkan terima kasih kepada para panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Kapolda seraya berharap kegiatan lomba ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat bermanfaat bagi kita semua. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-77 Tahun, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah di Manado Town Square, Jumat (16/6/2023).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Dr. RD Kandou  ini dibuka pelaksanaannya oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Sebanyak lima tenaga medis dari Klinik Polresta Manado yang dipimpin dr. I Wayan Arya dan enam tenaga medis UTD RSUP Kandou pimpinan dr. Sumilat BSX Lapian bertugas melayani 120 calon pendonor darah (yang memenuhi syarat 95 orang).

Sejumlah pejabat utama termasuk Kapolresta, Kabagops, Kasat Samapta, Kasat Reskrim, Kasatpolair, Kasat Bimas, beberapa Kapolsek serta personil Polresta dan jajaran menjadi pendonor darah.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai mendonorkan daràhnya, Kapolresta mengungkapkan rasa senangnya karena bisa ikut menyumbangkan darahnya yang akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Saya bersyukur, di tengah kesibukan dan lain-lain, bisa mendonorkan darah saya untuk kegiatan kemanusiaan. Dan, ini menyehatkan,” ujar Kapolresta.

Dijelaskan, ia melakukan donor darah untuk tahun ini, baru yang pertama dan ingin agar tiga bulan ke depan bisa mendonorkan lagi.

Kombes Pol. Sirait menjanjikan bahwa kegiatan donor darah seperti ini akan dilakukan Polresta Manado setiap tiga bulan sekali. “Pertiga bulan, anggota-anggota Polresta Manado kami rekomendasikan untuk ikut kegiatan donor darah karena ini juga bagus untuk kesehatan mereka masing-masing,” ujarnya.

Kapolresta mereka yang sudah tahu tentang manfaat donor darah agar mengajak kepada masyarakat agar mau terlibat dalam kegiatan donor darah.

“Ayo kita beritahu yang lain-lain bahwa donor darah itu baik dan menyehatkan. Tidak salahnya kita mengajak mereka mendonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan,” imbau Kapolresta.

Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartolomeus Dambe ketika dimintai komentarnya atas keterlibatannya dalam kegiatan donor darah ini menyatakan rasa senangnya karena bisa lagi menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

“Saya sudah sering mendonorkan darah untuk kegiatan kemanusiaan. Bukan baru pertama kalinya saya mendonorkan darah tapi sudah beberapa kali sehingga telah punya kartu donor darah,” ujar Kompol Barto, sapaan akrabnya seraya tersenyum senang karena bisa ikut lagi mendonorkan darahnya di momen Hari Bhayangkara tahun ini. (AF)

Meimonews.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-77 yang bertemakan Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju, Polda Bali menggelar Doa Lintas Agama di Gedung PRG Mapolda Bali, Kamis (15/6/2023).

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si, Wakapolda Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si, Irwasda Polda Kombes Pol. Arief Prapto Santoso, SIK, MH, Pejabat Utama Polda Bali serta 6 Pemuka Agama dan personil Polda Bali yang ikut dalam doa lintas agama ini.

Kapolda Bali mengikuti setiap doa yang dipanjatkan masing-masing pemuka agama yang diikuti oleh Pejabat Utama Polda Bali dan personil Polda Bali yang hadir.

Dari masing-masing pemuka agama mendoakan agar Kapolda Bali beserta jajaran dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjadi sahabat dari masyarakat Bali

Kapolda Bali mengatakan, doa lintas agama ini selain bertujuan menjelang Hari Bhayangkara ke-77 yang bertemakan Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju, dan juga untuk meminta keselamatan dan kelancaran dalam bertugas serta berterima kasih kepada Tuhan Yang Mahaesa telah diberikan kesehatan dalam melaksanakan tugas.

“Doa lintas agama ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi dalam beragama yang sangat kental di Pulau Bali ini. Saat ini juga bertepatan dengan menjelang Hari Bhayangkara ke-77 pada tanggal 1 Juli dan ini merupakan momentum yang tepat sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-77 yakni Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju,” ujar Kapolda. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke- 77 (1 Juli), personil Polda Bali menunjukan kepedulian sosial dengan mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Biddokkes Polda Bali bekerjasama dengan Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Unit Polda Bali di Gedung PRG Polda Bali. Rabu (14/6/2023).

Kegiatan donor darah ini dihadiri Kapolda Bali Irjen pol.Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH.,M.Si , Wakapolda   beserta para PJU Polda Bali, penasehat Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Bali I Nyoman Ardana, SH  yang memberikan apresiasi yang tinggi kepada anggota Polri yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sebelum proses donor darah peserta akan menjalani proses skrining yaitu mengisi formulir kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, dan pemeriksaan kadar hemoglobin.

Kabiddokkes Polda Bali Kombes Pol. dr. komang Nurada Mahardana Sp.THT-KL,  menyatakan apresiasi dan rasa bangga atas semangat kemanusiaan yang ditunjukan personil Polda Bali dalam membantu menyelamatkan nyawa melalui sumbangan darah.

Total sebanyak 131 kantong darah berhasil dikumpulkan pada kegiatan ini. Jumlah yang mengesankan ini menunjukkan keberhasilan acara donor darah dan semakin meningkatnya persediaan darah di PMI.

Melalui kegiatan donor darah ini, anggota Polri telah menunjukkan jiwa Bhayangkara mereka yang mulia. Tindakan mereka menjadi contoh nyata dari semangat pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. (AF)

Meimonews.com – Tim Alpha Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado dipimpin Kanit Resmob Ipda Maria Rurupandang berhasil mengamankan pelaku penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Karombasan Utara Lingkungan II Kecamatan Wanea, Selasa (13/6/2023) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso membenarkan penangkapan yang dilakukan Tim ROTR dan berhasil mengamankan para pelaku berinisial YT (23) dan DR (17), keduanya merupakan warga Bumi Nyiur Kecamatan Wanea.

Adapun kejadian itu terjadi dimana korban Richiar Julian Polii (17), warga Bumi Nyiur Kecamatan Wanea, Kota Manado bersama dengan teman perempuannya datang ke kompleks kawasan Megamall dan menuju ke Kelurahan Karombasan Utara Lingkungan II dengan tujuan untuk mengantar teman perempuannya mengambil baju.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban bersama dengan rekannya bertemu dengan para pelaku yang saat itu sedang berada di lokasi. Kemudian teman perempuannya mengenalkan korban kepada pelaku.

Tak selang lama dari perkenalan tersebut pelaku langsung menikam korban pada bagian kepala dan bagian pantat korban sebelah kiri.

Dengan adanya laporan tersebut, Tim Alpha ROTR Polresta Manado dipimpin Kanit Resmob Ipda Maria Ratu Rurupadang langsung bergerak dan mendapat informasi kedua pelaku berada di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan I Kecamatan Wanea, Kota Manado,

Selanjutnya, tim langsung mendatangi rumah yang diduga dimana kedua pelaku berada dan mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan.

”Kedua pelaku dan barang bukti 1 (satu) buah pisau besi putih kemudian dibawa dan diserahkan ke Polsek Wanea guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sebut Kompol Sugeng. (AF)