Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Alexander Berty Sompie bertemu Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie di ruang kerja Kapolda Sulut, Senin (25/11/2024).
Ada beberapa poin kerjasama yang dibahas pada pertemuan penuh keakraban tersebut. Di antaranya terkait dengan seleksi Bintara Polri dengan Computer Assisted Test (CAT) setiap tahun menggunakan sarana komputer di UPT TIK Unsrat.
Selain itu, pelatihan personil Satuan Pengamanan (Satpam) Unsrat setiap tahun bekerjasama dengan Polda Sulut. (FA)
Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob menggelar Diseminasi Kamseltiblantas (Keamanan, Keselamatan dan Tertib Berlalulintas di SMP Katolik St. Dominiko Savio Manado, Jumat (22/11/2024).
Puluhan siswa sekolah yang berlokasi di Kelurahan Bumi Beringin Manado ini ikut dalam kegiatan yang diadakan di aula sekolah.
Tampil sebagai narasumber (narsum) adalak Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran dan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Manado Aiptu Audy Karundeng mewakili Kasat Lantas Polresta ManadoManado Kompol Heriadi Ismail.
Kepala SMP Katolik St. Dominiko Savio Manado Betsy Lengkong berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan diseminasi Kamseltiblantas ini karena sangat bermanfaat bagi para siswa sekolahnya baik saat ini maupun ke depan.
Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran saat menyampaikan materi
“Terima kasih PPP Brimob yang telah menggelar kegiatan ini di sekolah kami dengan menghadirkan narasumber baik dari Sstlantas Polresta Manado maupun dari PPP Brimob,” ujarnya.
Kalesaran dalam pemaparan materinya yang dilakukan secara dialogis/interaktif menjelaskan tentang pentingnya keamanan, keselamatan dan tertib berlalulinyas.
Aiptu Audy Karundeng saat memaparkan materi
Sejumlah contoh disampaikan Kalesaran disertai alat-alat peraga dan gambar-gambar terkait dengan rambu-rambu lalulintas. Hal ini dimaksudkan agar para siswa mudah mengerti tentang materi yang disampaikan.
Di penghujung penyampaian materi, diadakan peragaan praktik menyeberang di zebra cross.
Foto bersama di akhir kegiatan Diseminasi Kamseltiblantas di SMPK St. Dominiko Savio Manado
Karundeng memaparkan materi tentang Etika Berlalulintas. Sejunlah hal terkait materi dipaparkannya disertai ganbar-gambar lewat lcd.
Beberap video dampak dari tidak tertib berlalulintas diputar agar para siswa cepat memahami materi yang disajikan.
Para siswa terlihat senang karena mendapat diseminasi terkait Kamseltiblantas yang bagi mereka manfaatnya bukan hanya untuk saat ini tapi untuk juga masa depan. (Fer)
Meimonews.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan produksi narkoba terbesar di Indonesia yang berbasis di Bali. Laboratorium hashish ditemukan di sebuah vila di Jimbaran, Bali.
Barang bukti yang disita mencapai nilai Rp 1.531.408.000.000 dengan potensi menyelamatkan 1,5 juta jiwa dari ancaman narkoba.
Kepala Bareskrim Polri Komjen. Pol. Wahyu Widada menegaskan, keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas jaringan narkoba.
“Ini pengungkapan pertama laboratorium hashish di Indonesia. Polri akan terus berupaya memerangi narkoba untuk melindungi generasi bangsa,” ujarnya saat konferensi pers, Selasa (19/11/2024).
Barang bukti yang diamankan mencakup 18 kg hashish (kemasan silver), 12,9 kg hashish (kemasan emas), 35.000 butir pil Happy Five, dan bahan baku yang cukup untuk memproduksi lebih dari 2 juta pil dan ribuan batang hashish.
Laboratorium tersebut diketahui berpindah-pindah untuk menghindari deteksi, dengan bahan baku sebagian besar diimpor dari luar negeri.
Jaringan ini, sebut Komjen Wahyu, menggunakan pods system yang biasanya digunakan untuk vaping, tetapi dimodifikasi untuk konsumsi hashish cair.
“Modus ini menyasar generasi muda dengan memanfaatkan tren teknologi. Kami mengimbau orang tua untuk lebih waspada terhadap perangkat seperti ini,” jelasnya.
Polri mengungkap jaringan ini dikendalikan oleh seorang WNI berinisial DOM yang kini berstatus buron (DPO). Produksi hashish direncanakan untuk diedarkan secara besar-besaran pada perayaan Tahun Baru 2025 di Bali, Jawa, hingga pasar internasional.
Dalam penggerebekan, empat tersangka berinisial MR, RR, N, dan DA berhasil ditangkap. Mereka bertugas sebagai peracik dan pengemas narkoba.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta pasal 59 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.
Ancaman hukuman maksimal yang dijatuhkan berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana 20 tahun, serta denda hingga Rp 10 miliar.
Jika terbukti melakukan pencucian uang, mereka juga akan dijerat UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.
Polri meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap modus-modus baru peredaran narkoba dan melaporkan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungannya.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan stakeholder dan masyarakat, kami optimis cita-cita Indonesia Bebas Narkoba dapat tercapai,” ujarnya.
Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto serta menjaga masa depan generasi muda dari bahaya narkoba. (*/AF)
Meimonews,com – Dalam upaya meningkatkan disiplin dan penegakan hukum internal, Polresta Manado bekerjasama dengan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XII/Merdeka melaksanakan operasi gabungan (Opsgab) Gaktiblin di beberapa tempat hiburan malam yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.
Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (16/11/2024) malam ini bertujuan untuk memastikan semua pengunjung dan pengelola mematuhi peraturan yang berlaku.
Operasi ini melibatkan sejumlah personil dari Polresta Manado dan Denpom, yang melakukan pemeriksaan rutin di lokasi-lokasi hiburan malam.
Dengan pendekatan tegas namun humanis, petugas melakukan pemeriksaan identitas, mengawasi perilaku pengunjung, serta memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindunhan Sirait menegaskan, operasi Gaktiblin ini adalah langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap orang dapat menikmati waktu mereka di tempat hiburan malam dengan aman dan nyaman. Penegakan hukum adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, di mana banyak yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung ketertiban dan kenyamanan di Manado.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara Polri, Denpom, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. (AF)
Meimonews.com – Komunitas Adat dan Budaya Minahasaland menggelar aksi unjuk rasa (uras) di halaman Mapolda Sulut, Jalan Bethesda Manado, Rabu (6/11/2024).
Para peserta aksi yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka dengan cara yang tertib dan damai, sesuai dengan prinsip demokrasi yang dijunjung tinggi.
Aksi uras ini berlangsung damai dan tertib berkat pengamanan yang humanis dari aparat kepolisian di daerah ini.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi memimpin langsung pengamanan selama jalannya aksi.
Dengan pendekatan yang humanis, Kompol Sungeng bersama personil Polresta Manado memastikan bahwa kegiatan berjalan lancar tanpa adanya kerusuhan atau ketegangan.
Mantan Kasat Reskrim Polresta Manado dan Wakapolres Minahasa Utara ini menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum dan memastikan bahwa setiap warga negara dapat menyuarakan pendapatnya dengan cara yang aman dan tidak merugikan pihak lain.
Pihak kepolisian juga memberikan pengawalan ketat guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjaga situasi tetap kondusif di sekitar lokasi kegiatan.
Aksi damai ini berhasil menunjukkan bahwa unjuk rasa dapat dilakukan dengan cara yang damai, tertib, dan penuh rasa hormat antar sesama, berkat kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat. (AF)
Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait memimpin Rapat Analisasi dan Evaluasi (Anev) dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
Rapat Anev yang dilaksanakan di Aula Polresta Manado,Senin (4/11/2024) ini dihadiri seluruh anggota Bhabinkamtibmas dan perwakilan dari berbagai satuan di lingkungan Polresta Manado,
Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.“Kita harus selalu siap dan tanggap terhadap permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat, Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tugas dan tanggung jawab kita dilaksanakan,” ujarnya.
Rapat ini juga, sebut Kapolresta, menjadi ajang bagi para Bhabinkamtibmas untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kapolresta berharap, dengan adanya evaluasi ini, kinerja Bhabinkamtibmas dapat ditingkatkan, sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat.
Melalui kegiatan ini, Polresta Manado menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergitas dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Rapat diwarnai dengan diskusi interaktif, di mana para peserta memberikan masukan untuk perbaikan di masa mendatang. (AF)
Meimonews.com – Senda gurau mewarnai pertemuan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycky Harry Langie, SIK, MH saat bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Wisma Keuskupan Manado, Jalan Sam Ratulangi Manado, Kamis (24/10/2024).
Suasana tersebut tercipta karena pada pertemuan tersebut ada teman seangkatan Kapolda semasa di persekolahan Katolik Manado yakni Pastor Paroki Sta. Maria Ulu Siau Pastor Adrianus Jefri Bogia MSC (teman SMP) dan Hengky Carolus (teman SMA).
Turut hadir pada pertemuan tersebut
Kabid TIK Polda Sulut Kombes Pol. Winardi Prabowo, Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol. Dr. Set Stephanus Lumowa, Dan Intelrem 131/Stg Mayor Inf. Heru Selfanus Pata, dan Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Bitung Drs. Plato Rawung, M.Si.
Di awal pertemuan, Kapolda menjelaskan maksud kunjungannya ke Keuskupan Manado untuk bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan beberapa harapan terkait dukungan Keuskupan Manado terhadap tugas dan fungsi Polri khususnya di Polda Sulut yang kini dipimpinnya.
Mgr. Rolly menyambut positif kehadiran Kapolda yang di dampingi Kabid TIK dan Karo Ops dan memohon maaf karena tidak bisa hadir pada acara pisah-sambut Kapolda Sulut beberapa waktu lalu karena berada di luar daerah (sudah terjadual lebih dahulu).
Mgr. Rolly juga mengungkapkan kesiapan dukungan Keuskupan Manado terkait dengan program Polda Sulut untuk kemajuan daerah ini.
Pertemuan sekitar 30 menit tersebut di akhiri penyerahan plakat dari Kapolda Sulut kepada Uskup Manado serta foto bersama. (AF)
Meimonews.com – Beberapa pejabat penting di lingkungan Polresta Manado diserahteerimakan, menandai rotasi dan penyegaran pada sejumlah posisi strategis.
Upacara serahterima jabatan yang dilaksanakan di halaman Markas Komando Polresta Manado, Kamis (17/10/2024) ini dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan dihadiri, antara lain pejabat utama (PJU) Polresta Manado dan Polsek jajaran.
Pejabat penting yang diserahterimakan adalah Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Pineleng dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado.
Kasat Reskrim diserahterimakan dari pejabat lama Kompol May Diana Sitepu kepada pejabat baru AKP Regan Kusuma Wardani dan Kasat Lantas yang sebelumnya dijabat Kompol Yulva Irawati kini diserahkan kepada Kompol Heriadi Ismail.
Kapolsek Pineleng diserahterimakan dari Iptu Ronald Alffrits Hinonaung kepada Iptu Donald Christrijanto Rumani dan jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado berganti dari Iptu Jerry Lorens Repi kepada Ipda Rinto Royke Langi.
Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menyampaikan apresiasinya kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat, serta berharap pejabat baru dapat melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
“Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah hukum Polresta Manado,” ujar Kombes Pol. Sirait. (AF)
Meimonews.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan tentang pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi lewat metode pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Nawawi ketika memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Manado (Unima) yang diadakan di Auditorium Unima Tondano, Senin (7/10/224).
Sekitar 2000 orang mahasiswa dan dosen, Dekan serta pimpinan Unima di antaranya
Wakil Rektor 1 Mister Giideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal M. Ratu Wakil Rektor 3 Joseph Kambey, Sekretaris Senat Beatrix Podung, para Dekan, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana serta para Kepala Biro dan Kepala UPA hadir pada kegiatan ini.
Ketua KPK Nawawi Pomolango saat membawakan materi pada kuliah umum
Dalam pemaparan yang dimoderatori Goinpeace Tumbel (Dosen FISH), Nawawi mengangkat materi Pembangunan integritas melalui pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi.
Banyak hal terkait upaya pemberantasan korupsi dijelaskan Nawawi disertai contoh-contoh konkrit seperti yang dilakukan selama ini oleh KPK.
Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk memberikan cenderamata/plakat kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango
Setelah menjelaskan sekilas korupsi dan kondisi saat ini, sekilas tentang KPK, Nawawi mengurai strategi pemberantasan korupsi termasuk penegakan hukum tipikor, pencegahan dan pendidikan anti korupsi dan lain-lain sebagaimana materi kuliah umum.
Alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menjelaskan, strategi pemberantasan korupsi terdiri dari membangun nilai, perbaikan sisten, efek jerah serta partisipasi masyarakat.
Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan
Pendidikan antikorupsi, menurutnya, sangat penting karena efektif dan efisien. Terkait dengan itu, Nawawi menyarankan untuk belajar dari (negara) Hongkong yang sudah menerapkannya dan menjadi role model.
“Di sana (Hongkong), masyarakat sudah tahu bahwa korupsi itu merusak, culas, curang sehingga mereka tidak mau melakukannya. Itu sudah ditanamkan sejak awal lewat pendidikan kepada masyarakat,” tandasnya.
Pendidilan antikorupsi, menurutnya, harus dimulai dari PAUD (pendidikan anak usia dini), SD sampai perguruan tinggi. Itulah sebabnya ia (dan tim KPK) datang ke Unima untuk memberikan kuliah umum tentang pendidikan anti korusi di perguruan tinggi.
“Mari belajar dari Hongkong yang telah menerapkan pendidikan antikorupsi. Adik-adik mahasiswa harus punya keberanian menanamkan anti korupsi dalam diri, tolak segala praktik korupsi,” ajak Nawawi.
Ia mengakui, pemberantasan korupsi memang tidak mudah dan perlu waktu, tapi tidak boleh kenal lelah.
Ada 9 nilai antikorupsi yang dipaparkan yang disingkat Jumat Bersepeda KK yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
Sembilan nilai tersebut diminta Ketua KPK untuk disebutkan satu persatu secara bersamaan dengan suara keras oleh peserta kuliah umum.
Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk, dalam sambutannya berterima kasih kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango yang bersedia memberi waktu yang sangat amat berharga bagi Unima dalam kegiatan Kuliah Umum.
“Melalui kuliah umum ini, kita semua ingin mengenal lebih jauh dan dalam mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi. Kita tidak saja memperoleh pengetahuan tentang kebijakan pemberantasan korupsi tetapi lebih jauh dari itu, kita semua dapat mengambil bagian dan memperkuat komitmen bersama kita dalam upaya bersama memberantas korupsi di tanah air tercinta ini,” ujar Rektor.
Dalam upaya bersama memberantas korupsi, ungkap Rektor, Unima sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KPK karena beberapa tahun yang lalu Unima dipercayakan menjadi salah satu perguruan tinggi khususnya LPTK melaksanakan kegiatan Pembangunan Zona Integritas Kampus, melatih mahasiswa dandosen dalam upaya membangun integritas di kampus Unima, dan beberapa alumni kegiatan ini telah menjadi pegiat-pegiat anti korupsi.
Diungkapkan, di awal kepemimpinannya sebagai Rektor, salah satu komitmen Unima adalah membangun kampus bebas korupsi. Oleh sebab itu, pada April 2021, telah dicanangkan Unima sebagai zona Integritas Kampus menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Pencanangan
dilakukan oleh Irjen Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang.
Foto bersama beberapa mahasiswa yang bertanya pada sesi tanya-jawab
Disebutkan, kerjasama dan kuliah umum seperti ini juga akan meningkatkan kinerja akademik. Dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) kuliah umum seperti ini merupakan salah satu indijator mutu, ketika suatu perguruan tinggi mengundang narasumber yang berasal dari luar institusi seperti Komisi Pemberantas Korupsi.
Ketua KPK dan Rektor Unima duet menyanyi dua lagu untuk memperingati Dies Natalis ke-69 Unima
“Oleh sebab itu,kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua KPK yang berkenan memberikan kuliah umum hari ini, dalam upaya bersama meningkatkan kinerja institusi Universitas Negeri Manado,” ujar Rektor.
Di penghujung acara, Rektor dan Ketua KPK berbagi cenderamata/plakat, duet menyanyi dua buah lagu sebagai persembahan memperingati Dies Natalis ke-69 Unima dan foto bersama. (FA)
Meimonews,com – Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan tertib di Kota Manado, Polresta Manado bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar kegiatan Kepolisian Reaktif Yustisi dan Deteksi (KRYD), Sabtu (14/9/2024)
Kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta penegakan hukum dalam rangka menjaga keamanan masyarakat ini
dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Ibukota Provinsi Sulut ini.
Ratusan personil dari kepolisian dan TNI, serta aparat Pemkot Manado terlibat dan bersinergi dalam kegiatan yang dilakukan secara humanis ini.
Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan identitas, razia terhadap kendaraan bermotor, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Plh. Kapolresta Manado Kombes Pol. FX Winardi menyatakan, sinergi ini merupakan langkah konkrit dalam menjaga ketertiban dan mencegah tindak kriminal. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Melalui KRYD ini, kami harap dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujarnya.
Walikota Manado Andrei Angouw menambahkan, kerjasama antara Polri, TNI, dan Pemkot adalah kunci untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.” ujar Walikota,
Kegiatan KRYD ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran aparat di jalan-jalan. Dengan sinergi yang solid antara Polresta Manado, TNI, dan Pemkot, diharapkan Kota Manado akan semakin aman dan nyaman untuk ditinggali. (AF)