Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer melalui pelaksanaan program Telementoring Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO).

Pada kegiatan monitoring yang berlangsung di aula rumah sakit, Kamis (24/7/2025), Direktur Utama RSUP Kandou Starry Rampengan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan mitra internasional, termasuk dari India

“Kami sangat berterima kasih atas support dari pusat dan dari India untuk pelaksanaan telemonitoring. Kami harapkan terjadi penyetaraan ilmu pengetahuan dan teknologi bantuan spesialis, sehingga dapat menolong masyarakat kita yang lebih baik lagi di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Dirut di dampingi Ditektur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Ditektur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati.

Dirut menjelaskan, dunia kesehatan memiliki sistem yang kompleks, terutama dalam menangani berbagai penyakit kronis dengan keterbatasan akses pelayanan di wilayah terpencil.

“Pelayanan ECHO sangat penting, sehingga bisa menjangkau hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit mendapatkan layanan spesialis,” sebutnya.

Perwakilan dari Kemenkes RI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kebanggaannya terhadap keterlibatan RSUP Kandou sebagai salah satu rumah sakit pelaksana program ECHO.

“Kami sangat bangga bisa hadir di sini, sebagai bagian dari upaya yang telah diamanatkan oleh Kemenkes. Target kami adalah menjangkau hingga 100 ribu orang. Terima kasih kepada RSUP Kandou yang telah bersedia menjalankan program ini. Kami apresiasi karena yakin banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari ECHO,” ujarnya.

Program ECHO merupakan bagian dari inisiatif strategis Kemenkes RI untuk memperkuat layanan kesehatan primer melalui model pembelajaran berbasis komunitas, kolaboratif, dan jarak jauh. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan kompetensi dan layanan antara daerah perkotaan dan pelosok Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado menggelar Lomba Mewarnai Ibu dan Anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HUT ke-402 Kota Manado dsn Hari Anak Nasional Tahun 2025 ini dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado Ny, Irene G. Angouw Pinontoan, Rabu (23/7/2025).

Lebih dari 1.000 anak dari 100 lebih PAUD dan TK (Taman Kanak-kanak) se-Kota Manado turut ambil bagian dalam kegiatan yang diadakan di Pasar Tematik Tongkaina ini.

Lomba mewarnai ini menjadi salah satu sarana untuk membentuk karakter anak sejak usia dini serta menumbuhkan semangat dan kreativitas mereka melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

Momentum ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, termasuk melalui kegiatan bersama yang membangun kedekatan dan nilai-nilai positif.

Menarinya, kehadiran Ketua TP PKK Kota Manado tidak hanya bersifat seremonial tapi menyatu/berbaur dengan peserta lomba.

Ia tak segan menyapa, menyalami, dan bahkan berfoto bersama dengan para anak-anak PAUD. Hal ini membuat suasana lokasi kegiatan jadi lebih meriah. (elka)

Meimonews.com – Wujud komitmen bersama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) digelat di Kantor Krecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel), Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Pembangunsn Pemerintah Kabupaten Bolsel M. Ichsan Utiah ini menghadirian sejumlah pembicara.

Pembicara tersebut adalah Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan, Pemimpin Cabang Bank BSG Molibagu Jerry Tuuk, Peemimpin Departemen Public Relation Bank BSG Nicky Laoh, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorotanlo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) Rizky Betadi Putra, dan Kepala Departemen Non Hadai Pegadaian Area Gorontalo Sudirman Kaharu,

Dalam sambutannya, Utiah menekankan pentingnya pemahaman keuangan bagi masyarakat untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini. “Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat akan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara optimal,” ujarnya.

Dalam paparannya, Louisa menyampaikan berbagai program dan layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perencanaan keuangan yang lebih baik.

Senada dengan itu, Rizky mengingatkan pentingnya berhati-hati terhadap investasi bodong dan mendorong masyarakat untuk selalu mengecek legalitas lembaga keuangan kepada OJK.

Salam pemaparannya, Sudirman memperkenalkan berbagai produk Pegadaian yang dapat membantu masyarakat dalam kebutuhan modal usaha maupun kebutuhan konsumtif lainnya dengan skema yang terjangkau.

Jerry Tuuk dan Nicky turut memberikan edukasi mengenai cara menabung yang efektif dan pentingnya berinvestasi sejak dini.

Antusiasme peserta Gencarkan di Bolsel ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat Bolmong Selatan semakin melek keuangan dan dapat mengambil keputusan finansial yang tepat demi kesejahteraan bersama. (Afer)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Apresiasi Duta GenRe Tahun 2025.

Kegiatan rutin tiap tahun ini berlangsung di Kompleks Kantor Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Selasa – Jumat (22 – 26/7/2025) yang diikuti 19 peserta utusan 8 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Para peserta yang telah lolos seleksi ketat di tingkat Kabupaten/Kota ini akan menjalani masa karantina sebelum mencapai puncaknya sebagai finalis dan pemenang tahun ini.

Pembukaan kegiatan dilakukan Kepala Perwakilan.(Kaper) Kemendukbangga/BKkBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam perjalanan para calon Duta GenRe, yang tidak hanya menampilkan bakat dan kecakapan para remaja, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, kepemimpinan, dan pengembangan karakter.

Kaper dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa proses karantina akan menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi para peserta.

Selama beberapa hari, peserta akan mengikuti berbagai tugas, pelatihan, dan ujian yang mengasah kreativitas, kepemimpinan, serta pemahaman mereka terhadap isu-isu kependudukan dan perencanaan keluarga.

“Keberhasilan bukan hanya ditentukan dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari proses dan perjalanan yang dilalui,” ujar Kaper..

Kaper menekankan bahwa seluruh peserta yang berhasil sampai ke tahap ini adalah calon pemimpin masa depan yang memiliki semangat dan komitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

Program GenRe sendiri merupakan salah satu program strategis BKKBN yang bertujuan menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pendekatan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP), serta pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja.

Ketua Panitia Jelkana Rivaldo Manimaes menyampaikan harapannya agar Duta GenRe yang terpilih nantinya bisa menjadi teladan bagi remaja lainnya, serta mendorong peningkatan akses terhadap Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

Manimaes berharap Duta GenRe dapat berperan dalam menurunkan Angka Kelahiran Remaja (ASFR) usia 15–19 tahun dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD).

Para finalis akan dinilai tidak hanya dari penampilan, tetapi juga dari wawasan, sikap, dan keterampilan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan program GenRe, yang mencakup: Pendewasaan usia perkawinan, Penyiapan kehidupan berkeluarga, dan Pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas OPD-KB kabupaten/kota (atau yang mewakili), Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Cyndi Prisilia Octova Taloko,, serta jajaran panitia.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, mencerminkan semangat kolaborasi dan tekad untuk terus mengembangkan program GenRe sebagai solusi nyata menjawab tantangan remaja masa kini. (Afer)

Meimonews.com  – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Rampengan dan direksi lainnya serta Ketua Dewan Pengawas Bayu Teja Muliawan dan anggota dewas lainnya, melakukan inspeksi/telusur ke sejumlah ruangan rawat inap RSUP Kandou, Selasa (22/7/2025).

Fokus utama adalah kesiapan ruangan KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) serta evaluasi menyeluruh kondisi ruangan, termasuk perbaikan toilet, AC, dan penggantian alat kesehatan yang rusak.

Telusur tersebut juga mencakup interaksi langsung dengan dokter dan perawat di ruang operasi Cathlab, CT Scan, MRI, dan ruangan lainnya untuk memastikan fungsi alat medis. Keluhan terkait alat kesehatan (alkes) langsung ditindaklanjuti oleh Direktur Utama di hadapan Ketua Dewan Pengawas.

‎Ketua Dewan Pengawas (Dewas) menyoroti masalah infrastruktur RSUP Kandou yang didominasi bangunan tua.

Kerusakan rutin seperti kebocoran, saluran air mampet, dan kerusakan alat medis menjadi kendala utama. “Hal ini berdampak pada kenyamanan pasien dan bahkan kerusakan alat-alat medis yang mahal, terutama alat radiologi dan di ruang rehabilitasi medik,” ujar Ketua Dewas.

‎Untuk mengatasi masalah ini, lanjutnya, Dewan Pengawas dan Direksi berupaya mendapatkan tambahan anggaran dari Kementerian Kesehatan untuk mendemolis bangunan tua dan membangun gedung baru sesuai master plan yang telah disusun.

‎”Upaya ini juga mencakup pemetaan alat medis rusak, prioritas perbaikan dan penggantian, khususnya alat vital, dan pemanfaatan program pemerintah seperti program penanganan kanker,” jelasnya seraya menambahkan, sementara pemenuhan standar ruang KRIS juga menjadi tantangan tersendiri. ‎

‎”Bangunan lama yang tidak dilengkapi kamar mandi dan desain ruangan yang tidak sesuai standar menjadi kendalanya.,” katanya.

‎Keputusan untuk renovasi atau pembangunan baru, menurutnya, akan mempertimbangkan pendanaan dan akses pelayanan agar tidak merugikan pasien dan pendapatan rumah sakit.

Sementara renegosiasi kontrak KSO alat medis juga akan dilakukan untuk memastikan keuntungan bagi RSUP Kandou. Dewan Pengawas dan Direksi akan melakukan evaluasi periodik untuk perbaikan pelayanan

‎Meskipun menghadapi persaingan dari rumah sakit baru dan keterbatasan anggaran, optimisme tetap tinggi berkat dedikasi SDM RSUP Kandou. Proyek pembangunan gedung kanker baru diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan kapasitas rumah sakit.

Starry mengungkapkan, RSUP Kandou menghadapi tantangan besar. “Bangunan yang berusia 30 tahun sudah banyak mengalami kerusakan. Banyak alat medis perlu perawatan dan penggantian,” ujarnya.

‎Peningkatan kualitas SDM juga menjadi prioritas. “Semua upaya ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan demi masyarakat Sulawesi Utara,” sebutnya.

Starry menegaskan, target kita, adalah menjadikan RSUP Kandou sebagai rumah sakit terbaik di Sulawesi Utara dengan teknologi tercanggih, SDM terbaik, dan pelayanan paripurna.

‎Terkait persiapan ruangan KRIS, Starry menjelaskan, perubahan sistem kelas standar rumah sakit sesuai arahan Kemenkes akan berlaku mulai 31 Desember 2025.

Sekitar 40 persen ruangan belum memenuhi standar, sehingga dibutuhkan waktu, kerja sama tim yang solid, dukungan finansial yang memadai.

“Tentunya pertolongan Tuhan yang terutama, agar RSUP Kandou tetap menjadi rumah sakit rujukan terbaik di Sulawesi Utara,” tandasnya.‎

‎Turut hadir dalam giat tersebut, Pattiselanno Roberth Johan, Anggota Dewan Pengawas, Hari Utomo, Anggota Dewan Pengawas/Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulut, Indriasari Sundoro, Anggota Dewan Pengawas/Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara‎ Andri H. Karundeng, Sekretaris Dewan Pengawas.

Selainniyu, ‎Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, ‎Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang serta para pejabat manajer dan Asmen. (Fer)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif utama yang sedang digencarkan adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dalam hal ini Bank SulutGo (BSG).

Sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK telah menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis ternak sapi potong. Koordinasi awal telah dilakukan pada Rabu (16/7/2025) di Kantor OJK SulutGoMalut.

Pendekatan yang digunakan adalah end-to-end, mencakup perencanaan, pendanaan, pendampingan, hingga pemasaran, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang menyeluruh dalam rantai pasok komoditas unggulan di daerah.

Pengembangan ini tidak hanya memanfaatkan potensi sumber daya alam, tetapi juga bertujuan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif, khususnya bagi peternak dan pelaku UMKM di sektor produktif.

Melalui skema pembiayaan berbasis ekosistem closed loop, diharapkan terjadi kesinambungan antara sektor hulu dan hilir, melibatkan offtaker dan lembaga jasa keuangan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Komitmen serupa juga ditekankan dalam pertemuan koordinasi OJK dengan seluruh Pimpinan Cabang BSG di Sulawesi Utara dan Gorontalo Jumat (18/7/2025).

Diskusi meliputi capaian dan rencana pengembangan komoditas unggulan di setiap wilayah kerja, seperti kakao, kelapa, pala, jagung, hortikultura, perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga sektor pariwisata.

BSG diharapkan dapat merancang skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan sektor riil dan karakteristik masing-masing daerah.

Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan dalam Roadmap Penguatan BPD Tahun 2024–2027, khususnya pada Pilar Ketiga yang menekankan Penguatan Peran terhadap Perekonomian Daerah dan Nasional. Melalui pilar ini, OJK mendorong BPD untuk menjadi agen pembangunan yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor-sektor produktif serta peningkatan inklusi keuangan di daerah.

OJK juga mengajak seluruh pihak yang memiliki kepentingan serupa, termasuk pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas lokal, untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan optimalisasi setiap potensi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan mengedepankan kolaborasi, pendekatan berbasis potensi daerah, dan skema pembiayaan terintegrasi, OJK optimistis bahwa pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan dapat menjadi pilar strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045. (*/Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, pembahasan Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) merupakan bagian penting dari evaluasi pelaksanaan anggaran, termasuk memperhatikan berbagai masukan yang telah disampaikan oleh DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw pada Rapat Paripurna DPRD Kota Manado yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Manado, Senin (21/7/2025).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokamney ini dilaksanakan dalam rangka Pembicaraan Tingkat II terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Manado Tahun Anggaran 2024.

“Adanya rekomendasi-rekomendasi dari DPRD tentu akan kita kawal bersama demi mendukung pelaksanaan pembangunan di Kota Manado,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap agar seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dapat menindaklanjuti dan memperhatikan setiap rekomendasi yang telah disampaikan oleh DPRD.

Walikota menekankan bahwa Ranperda Pertanggungjawaban APBD merupakan wujud akuntabilitas penganggaran yang harus diketahui bersama melalui penyajian data dan angka secara transparan.

Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kota Manado, khususnya Badan Anggaran (Banggar) atas pembahasan Ranperda ini.

Turut hadir dalam rapat paripurna ini, pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para asisten, kepala SKPD, serta tamu undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengunjungi Pelabuhan Manado untuk meninjau langsung kondisi terkini pasca kebakaran KM Barcelona VA, Minggu (20/7/2025)..

Walikota hadir bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi, serta sejumlah pejabat terkait, guna melihat langsung proses evakuasi dan penanganan para korban yang dilakukan di Pelabuhan Manado sebagai titik evakuasi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi bersama dan koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Kota Manado dan instansi terkait untuk menyusun langkah-langkah tindak lanjut, baik dalam aspek peningkatan keselamatan pelayaran maupun upaya penanganan lanjutan bagi para korban.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Zona Tengah Bakamla RI Teguh Prasetya, Kepala PT Jasa Raharja Sulawesi Utara Dicky Syiwa Permadi, Kepala Kakansar Manado George Randang, Dandim 1309/Manado Letkol Arh. Yosip Brozti Dadi, Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid.

Selain itu Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Jeffry Worang, unsur TNI dan Polri serta pejabat dan perwakilan lembaga lainnya. (elka)

Meimonews.com – Menyusul penerimaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPKP3K), Jumat (18/7/2025) yang khusus di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang dipusatkan di Kantor Gubernur Sulut maka setelah itu, P3K di lingkungan Bapenda Sulut mendapat pembekalan.

Pembekalan dilakukan oleh Pimpinan Bapenda Sulut dengan cara bertahap. Tahap pertama dilakukan di ruang rapat kantor pusat Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sulut, usai kegiatan di kantor Gubernur Sulut.

Pembekalan tahap pertama ini diikuti P3K yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) se-Sulut, di luar UPTD PPD Manado.

Dua ratusan P3K ini mendapat pembekalan oleh Sekretaris Bapenda Sulut Filma D. Kepel di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Evaluasi Johanes Tamuntuan, Kabid Pajak Harold Runtuwene dan Kabid Retribusi Johny Siby.

Tahap kedua kedua dilaksanakan di tempat yang sama dan diikuti 30-an P3K dari UPTD PPD Manado. Pembekalan dilakukan Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di dampingi Sekretaris Filma D. Kepel, Kabid Dalev, Kabid Pajak dan Kepala UPTD PPD Manado Michael Langelo.

Dalam pembekalsn, June dan Filma menekankan tentang pentingnya membangun loyalitas, integritas, satu komando dalam menjalankan tugas sebagai pegawai pemerintah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen Purn. Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanes Victor Mailangkay.

Pemprov Sulut, menurut June, sangat konsern dengan keberadaan calon P3K sehinggs berusaha mempercepat pengangkatannya sehingga pada Jumat (18/7/2025), SKnya sudah bisa diterima.

Pimpinan Bapenda mengingatkan untuk membangun komunikasi dan informasi dalam tugas pelayanan sebagai aparat sipil negara (ASN) dengan perjanjian kerja serta dalam upaya menjalankan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk masyarakat maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Pelayanan harus jadi bagus. Jangan bekerja sendiri dan tak lupa pula saling berkomunikasi,” ujar June.

June mengingatkan pula untuk memantapkan jiwa/rasa korsa, kekompakan dan mendengarkan arahan pimpinan.

“Sebagai P3K harus berkinerja baik, loyal, profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas dan pelayanan,” tandas pejabat kreatif dan sangat giat turun lapangan dalam upaya meningkatkan pendapan daerah ini.

Dalam pembekalan tersebut dipaparkan pula filosofi PBB (Peraturan Baris Berbaris). Ada beberapa poin yang bisa dipakai dari filosofi PBB yakni satu komando, keselarasan, kekompakan dan disiplin

Filosofi PBB yang bisa diambil untuk dijadikan pegangan dalam menjalankan tugas P3K, menurut Filma, bukan cuma soal belajar baris-berbaris tapi empat poin itu yang harus dipedomani. (elka)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam di Kantor Pusat Bank SulutGo, Jumat (18/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan audiensi dengan jajaran direksi Bank SulutGo sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Wakil Bupati Pohuwato yang di dampingi beberapa pejabat penting Pemkab Pohuwato, disambut Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan dan beberapa pemimpin divisi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, dibahas berbagai potensi kolaborasi dan peningkatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Wakil Bupati Pohuwato. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar Louisa.

Penandatanganan PKS SIPD-RI ini, tambahnya, merupakan langkah konkrit Bank SulutGo dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

PKS SIPD-RI ini akan memungkinkan Bank SulutGo untuk menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh Pemkab Pohuwato.

Dengan integrasi ini, diharapkan proses transaksi keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Wakil Bupati Pohuwato, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas dukungan Bank SulutGo. “Kami berharap dengan adanya kerja sama SIPD-RI ini, pengelolaan keuangan di Pemkab Pohuwato akan semakin baik dan transparan. Bank SulutGo adalah mitra strategis kami dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Kerjasama ini menegaskan peran Bank SulutGo sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Diharapkan, implementasi SIPD-RI ini dapat segera berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan masyarakatnya. (Afer)