Meimonews,com – Suatu prestasi membanggakan diukir Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie.

Terbaru, Unsrat menduduki peringkat ke-31 Nasional Webometrics Ranking of Worls Universites.

Diketahui, Webometrics adalah pemeringkatan universitas dunia yang menilai visibilitas dan dampak digital perguruan tinggi, meliputi kehadiran website, keterbukaan akses publikasi ilmiah, serta kualitas dan dampak riset di tingkat global.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen Unsrat dalam beberapa hal yakni meningkatkan keterbukaan informasi dan publikasi ilmiah, Memperkuat kehadiran digital institusi, dan Mendorong kualitas riset dan inovasi akademik

Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Unsrat.

Oleh karenanya, pimpinan Unsrat mengajak seluruh civitas akademka Unsrat untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan mengharumkan nama Unsrat di tingkat nasional maupun global. (FA)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RSUP Kandou) menjadi lokasi pelaksanaan praktik lapangan bagi mahasiswa Akademi Teknik Radiodiagnosis dan Radioterapi (ATRO) Bali dengan peminatan kedokteran nuklir.

Kegiatan ini berlangsung selama hampir satu bulan (5 -31/1/2026, dan diikuti oleh lima mahasiswa ATRO Bali yang merupakan angkatan pertama pada jalur peminatan kedokteran nuklir.

Pelaksanaan praktik lapangan tersebut terlaksana berkat dukungan penuh Direktur Utama Starry Homenta Rampengan beserta Dewan Direksi RSUP Kandou Manado, yang secara konsisten mendukung pengembangan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Kandou menyatakan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan melalui penerimaan dan fasilitasi mahasiswa praktik, dengan tetap mengacu pada tata tertib serta ketentuan yang berlaku di lingkungan rumah sakit.

 

Dokter Arlene Angelina selaku dokter spesialis Kedokteran Nuklir yang bertugas di Unit Kedokteran Nuklir RSUP Kandou Manado, menyambut baik kehadiran para mahasiswa ATRO Bali.

Ditegaskan, pelayanan kedokteran nuklir memerlukan dukungan sumber daya manusia yang lengkap dan kompeten, tidak hanya dari sisi dokter spesialis, tetapi juga tenaga radiografer yang memiliki keahlian khusus di bidang tersebut.

Kehadiran mahasiswa ATRO Bali dengan peminatan Kedokteran Nuklir, sebutnya, menjadi indikator positif bahwa bidang kedokteran nuklir semakin dikenal dan diminati oleh generasi muda tenaga kesehatan.

Hal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kedokteran nuklir di masa mendatang, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Selama menjalani praktik lapangan, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung pelayanan kedokteran nuklir di rumah sakit, memahami alur kerja unit, serta mempelajari pemanfaatan teknologi kedokteran nuklir dalam menunjang proses diagnosis dan penanganan pasien.

Interaksi dengan tenaga kesehatan serta pengalaman langsung di lingkungan klinis menjadi bekal penting dalam membangun pemahaman praktis, profesionalisme, dan kesiapan mereka sebagai calon tenaga kesehatan di bidang kedokteran nuklir. (Fer)

Meimonews.com – Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang kepada warga miskin/membutuhkan bantuan terus terlihat.

Salah satu di antaranya adalah warga yang memiliki tanggung jawab membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) yang nilai objek pajaknya di bawah Rp. 100.000 tahun 2024 dan 2025 dibebaskan pembayarannya atau langsung lunas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan PBB dan BPHTB Bapenda Manado Florentino Manalaysay dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026).

Pembebasan pajak tersebut dilakukan Satuan Perangkat Pemerintah Daerah (SKPD) Bapenda Manado pimpinan Jefry FR Mongdong (Kepala Badan) dan Pricila Claudya Pinaria (Sekretaris Badan).

“Jadi untuk tahun 2024 dan 2025, nilai PBBnya mulai dari Rp. 0 – Rp. 100.000, PBBnya langsung lunas,” ujarnya.

Walaupun tahun ini (2026) program tersebut sudan tidak ada, namun pihaknya sementara melakukan evaluasi untuk adanya relaksasi. “Tapi, walaupun program relaksasi itu tidak ada lagi tidak berarti tidak ada lagi program relaksasi lainnya,” ujarnya,

Tahun 2026 program tersebut tidak ada lagi karena berdasarkan data yang dimiliki, ternyata pada dua tahun tersebut ada yang dibebaskan dari PBBnya tapi orang/warga tersebut tidak masuk kategori miskin atau yang membutuhkan.

Walaupun demikian, Florentino menegaakan bahwa Bapenda Manado sedang melakukan evaluasi untuk penerapan relaksasi lain agar warga yang mendapatkannya adalah yang memang benar-benar miskin atau yang membutuhkan bantuan.

Dalam hubunganya dengan relaksasi baru, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait dengan pendataannya karena data dari Dinsos diyakini lebih akurat.

Pihaknya telah melakukan telaah dan kajian. Jadi, nantinya, begitu dapat datanya akan dibuat surat keputusannya untuk melakukan pendataan langsung ke kelurahan-kelurahan.

“Maret ini kami akan turun ke kelurahan-kelurahan untuk crosscek data-data yang masuk kepada kami,” sebutnya seraya menjelaskan, dengan demikian, data-data yang ada itu lebih tepat digunakan untuk program relaksasi berikutnya. (elka)

Meimonews.com – Direktur Layanan Operasional (Diryanops) RSUP Kandou Erwin Sondang melakukan peninjauan untuk melihat kondisi infrastruktur yang ada di RSUP Kandou, Selasa (3/2/2026).

Kondisi bangunan tua seperti lorong-lorong yang telah berdiri lebih dari tiga dekade, gedung Irine C, pendaftaran ruang rawat jalan, hingga taman dan pagar tak luput dari perhatian.

Beberapa titik menunjukkan tanda usia, seperti plafon yang rusak akibat kebocoran atap serta bangunan yang mulai lapuk.

Menurut Diryanops, kondisi tersebut tidak terlepas dari usia bangunan RSUP Kandou yang telah beroperasi di atas 30 tahun. Kendati demikian, pihak manajemen berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan rumah sakit.

Di tengah keterbatasan fisik bangunan, pelayanan kepada pasien tetap menjadi fokus utama.

Hasil pantauan di ruang rawat jalan menunjukkan seluruh layanan berjalan lancar dan pasien terlayani dengan baik.

Langkah ini menjadi bukti komitmen RSUP Kandou dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan pasien, sekaligus memastikan mutu pelayanan kesehatan tetap terjaga di tengah tantangan usia bangunan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah bersama Komisaris Utama Ramoy M. Luntungan menghadiri Rapat Sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia tahun 2026, Selasa (3/2/2026).

Acara yang diadakan di Gedung AA Maramis, Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta ini dihadiri oleh perwakilan seluruh BPD serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat kolaborasi antar-BPD dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Kehadiran langsung otoritas dalam hal ini OJK menegaskan pentingnya peran BPD dalam stabilitas dan inklusi sistem keuangan Indonesia.

Rapat membahas berbagai agenda penting, termasuk strategi penyaluran kredit untuk sektor prioritas, penguatan modal, manajemen risiko, serta inovasi produk dan layanan digital yang dapat diimplementasikan secara kolektif oleh BPD.

OJK juga memberikan arahan terkait kebijakan terbaru dan harapan terhadap peran BPD dalam mendukung program-program pemerintah.

Keikutsertaan pimpinan Bank SulutGo dalam forum nasional ini menunjukkan posisi aktif bank dalam ekosistem perbankan daerah Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi penguatan kinerja Bank SulutGo dan kontribusinya yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi wilayah serta nation.

Pada kesempatan tersebut, Pepah menyampaikan komitmen Bank SulutGo (BSG) untuk aktif berkontribusi dalam sinergi KUB BPD.

“Pertemuan ini sangat krusial untuk memperkuat fondasi kerja sama kita. Bank SulutGo siap bersinergi dengan seluruh BPD dan menjalankan mandat sebagai penggerak pembangunan di Sulawesi Utara, sejalan dengan arahan dan regulasi OJK,” ujarnya.

Luntungan menekankan pentingnya tata kelola yang baik dan pengawasan komisaris dalam mendukung sinergi tersebut. “Dengan pengawasan yang efektif dan prinsip tata kelola perusahaan yang kuat, sinergi BPD tidak hanya akan berjalan optimal tetapi juga berkelanjutan dan penuh dengan akuntabilitas,” jelasnya. (elka)

Meimonews,com – Ada tiga (3) bidang ilmu Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado masuk 10 besar ranking nasional SCImago.

Hal tersebut berdasarkan data yang dikeluarkan Hubungan Masyarakat (Humas) Unsrat Manado, Selasa (3/2/2026)

Ketiga bidang ilmu tersebut adalah Biochemostry, Genetics and Molecular Biology yang masuk ranking 2, Medicine (5) dan Pharmacology, Toxicology anda Pharmaceutics (9).

Bidang ilmu lain yakni Environmental Science (23), Earth and Planetary Sciences (31), Energy (46), Physics and Astronomy (52) dan Social Sciences (53).

Diketahui, SCImago adalah mitra utama bagi institusi, pemerintah daerah dan nasional, serta organisasi internasional karena menyediakan solusi inovatif untuk meningkatkan visibilitas ilmiah dan mengelola pengetahuan melalui serangkaian tindakan yang meliputi penetapan kerangka politik institusional, penguatan kapasitas manusia, pengembangan infrastruktur yang diperlukan untuk melakukan penelitian, dan strategi yang bertujuan untuk memberikan visibilitas pada hasil penelitian sebelum dan sesudah publikasi.

SCImago adalah sebuah perusahaan konsultan Spanyol (Scimago Lab) sekaligus jaringan kelompok penelitian yang bekerja di beberapa institusi akademik Spanyol dan Amerika Latin, yang melakukan penelitian khusus dalam bidang bibliometrika, penerbitan ilmiah, dan visibilitas web.

Perusahaan ini lahir sebagai spin-off dari kelompok penelitian yang berada di University of Granada dan Spanish National Research Council (CSIC), dan kini menjadi pemimpin dunia dalam pembuatan indikator dan metodologi untuk mengevaluasi aktivitas penelitian, pembuatan portal metrik populer

Selain itu, alat inovatif yang mencakup konsep-konsep (indikator SJR yang terinspirasi oleh Pagerank Google, kuartil jurnal, keunggulan dengan kepemimpinan) yang telah diadopsi oleh Elsevier Scopus dan Clarivate WoS. (Lexie)

Meimonews.com – Tindak lanjut Keputusan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes No. HK.02/F/6014/2025 tentang Tim Pembina Tata Kelola Rumah Sakit Milik Kemenkes dan Rumah Sakit Milik Daerah (RSMD), RSUP Kandou ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit pembina mengadakan Pembinaan Tata Kelola Keuangan RSMD di Sulut.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou ini dilaksanakan Senin – Jumat (2-6/2/2026).

Peserta kegiatan adalah perwakilan dari RSUD Bolaang Mongondow Utara, RSUD Bolaang Mongondow Selatan, RSUD Bolaang Mongondow Timur, serta RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo.

Seluruh peserta merupakan pejabat atau staf yang bertugas dan bertanggung jawab di bidang keuangan dan akuntansi rumah sakit.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi, bimbingan teknis, serta pendampingan intensif terkait penyusunan laporan monitoring kinerja keuangan dan operasional rumah sakit.

Kegiatan berupa Penyusunan Laporan Monitoring Kinerja Keuangan dan Operasional Rumah Sakit ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUP Kandou Ekwanto, mewakili Dirut Starry Homenta Rampengan,

Dalam sambutannya, Ekwanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pembina tata kelola bagi rumah sakit milik pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan rumah sakit milik daerah mampu menyusun laporan monitoring kinerja keuangan dan operasional rumah sakit secara baik, benar, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Kegiatan ini dipimpin Manager Akuntansi dan BMN RSUP Kandou Christy Nansi Gagundali bersama tim kerja Akuntansi dan BMN.

Melalui pembinaan ini, RSUP Kandou berharap terjadi peningkatan kapasitas SDM pengelola keuangan rumah sakit daerah sehingga tata kelola keuangan rumah sakit semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – 3 (tiga) pria yang kedapatan membuat senjata tajam jenis panah wayer di Lingkungan V Kelurahan Kairagi Satu Kecamatan Mapanget diamankan Polsek Mapanget, Senin (2/2/2026) siang.

Pengungkapan/pengamanan tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas pembuatan panah wayer di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Polsek Mapanget yang dipimpin Kanit SPKT Aiptu Y. Tangke langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 13.00 Wita.

Hasilnya, petugas mengamankan tiga lelaki berinisial RANT (25), AM (20), dan JK(19). Ketiganya diketahui merupakan warga Kelurahan Kairagi Satu dan berprofesi sebagai buruh.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 12 anak panah wayer yang sudah jadi, dua alat pelontar, satu mesin gerinda, satu gergaji besi, 55 potongan besi yang belum jadi, mata gerinda, tang, kertas pasir, isolasi ban, batu asah, serta satu gulung tali rafia.

Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang di dampingi Kasi Humas Polresta Mando Iptu Agus Haryono mengatakan, penindakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atensi Kapolresta Manado guna menekan peredaran senjata tajam rakitan dan meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mapanget.

“Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mako Polsek Mapanget untuk dilakukan interogasi awal. Kami juga telah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Manado untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Ditambahkan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerjasama Polsek Mapanget dengan informan yang sebelumnya telah ditempatkan di lokasi yang dicurigai sebagai tempat pembuatan panah wayer.

“Upaya ini bagian dari langkah preventif kepolisian agar tidak terjadi aksi kriminal maupun gangguan keamanan di Kota Manado, khususnya di wilayah Mapanget,” sebut Kapolsek. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang digelar Asosiasi Angkutan Umum Kota Manado di Kantor DPRD Sulut, Kamis (29/1/2026).

Puluhan personil gabungan diterjunkan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjamin hak warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan. Pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik,” ujarnya,

Kapolresta Manado mengapresiasi para peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado,” ujarnya,

Selama pelaksanaan aksi, arus lalulintas di sekitar lokasi terpantau lancar dengan pengaturan dari personel Satlantas Polresta Manado. Aksi pun berakhir dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan. (AF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado kini resmi memiliki dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan kompetensi konsultan pencitraan kardiovaskular yang telah mengantongi sertifikasi level III Cardiovascular Magnetic Resonance (CMR), yang merupakan level kompetensi tertinggi dalam pemeriksaan MRI jantung.

Dokter tersebut adalah Janeline RS Tengor, yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Unit Fungsional Pendidikan (UFP) RSUP Kandou Manado.

Keberadaan dokter dengan sertifikasi Level III CMR memiliki nilai yang sangat tinggi, mengingat hingga kini jumlah dokter dengan kompetensi tersebut masih sangat terbatas secara nasional.

Sertifikasi Level III CMR menandakan kemampuan tertinggi dalam interpretasi, pengembangan protokol, hingga perencanaan klinis MRI jantung dan pembuluh darah

Kompetensi ini diperoleh melalui Program Fellowship Dokter Spesialis di Luar Negeri di Royal Brompton Hospital, London, salah satu pusat rujukan kardiovaskular terkemuka dunia yang dikenal sebagai pusat unggulan pengembangan teknologi dan riset kardiologi berbasis imaging.

Program fellowship tersebut didukung melalui pendanaan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat kapasitas dan pemerataan sumber daya manusia kesehatan nasional.

Dengan bertambahnya tenaga ahli di bidang pencitraan kardiovaskular tingkat lanjut ini, RSUP Kandou Manado semakin siap mengembangkan layanan kardiologi berbasis cardiovascular imaging berstandar internasional, sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat pelayanan rujukan nasional, pendidikan kedokteran, serta perencanaan layanan kardiovaskular yang komprehensif.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.

Rampengan menegaskan, manajemen RSUP Kandou secara konsisten mendorong dan memfasilitasi pengembangan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan berjenjang, baik di dalam maupun luar negeri.

“Investasi terbesar rumah sakit adalah pada sumber daya manusianya. Kami berkomitmen penuh mendukung dokter-dokter Kandou untuk meraih kompetensi terbaik, agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berbasis teknologi kedokteran terkini,” ujarnya

Janeline menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, serta kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado, (Starry Homenta Rampengan) bersama seluruh jajaran Dewan Direksi, yang dinilainya konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan peningkatan kompetensi SDM rumah sakit.

“Dukungan pimpinan RSUP Kandou sangat besar dalam mendorong penguatan SDM Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berbasis Cardiovascular Imaging, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta mewujudkan RSUP Kandou yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Keberadaan konsultan pencitraan kardiovaskular dengan kompetensi tertinggi ini diharapkan menjadi aset penting RSUP Kandou, khususnya dalam menghadirkan layanan diagnostik jantung yang lebih akurat, modern, dan sejajar dengan standar layanan kardiovaskular internasional. (Fer)