BPBD Manado Gelar Sosialisasi Kelurahan Tangguh Bencana di 4 Lokasi Berbeda

oleh

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado menggelar Sosialisasi Kelurahan Tangguh Bencana.

Kegiatan ini dilaksanakan di empat lokasi berbeda di Kota Manado yakni Kelurahan Sario Utara, Tingkulu, Karombasan Utara, dan Teling Atas, pada tanggal 4, 9, 10 dan 12 September 2025.

Sosialisasi ini sesuai dengan Program Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang untuk mitigasi pengurangan risiko bencana, juga merupakan langkah strategis BPBD Manado dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat serta perangkat kelurahan dalam mensukseskan program kerja Pemerintah Kota Manado.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, kegiatan ini dilaksanakan melalui kerjasama antara BPBD Kota Manado dan pemerintah kelurahan setempat.

Kegiatan dihadiri sekitar 100 peserta, yang terdiri dari para Lurah, perangkat kelurahan, ketua lingkungan, tokoh masyarakat, serta warga dari masing-masing kelurahan.

Acara diawali dengan sambutan dari Lurah sebagai tuan rumah kegiatan, yang menekankan pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Sejumlah pejabat turut hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini. Asisten I Pemerintah Kota Manado Julises Oehler memberikan pemaparan mengenai peran penting pemerintah kelurahan dalam membangun ketangguhan masyarakat.

Dilanjutkan dengan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Manado Donald Sambuagai, yang menyampaikan materi tentang strategi pengurangan risiko bencana secara terintegrasi.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mario Karundeng menjelaskan langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan oleh warga dalam menghadapi situasi darurat.

Sosialisasi ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Warga terlihat aktif memberikan masukan dan menyampaikan pengalaman mereka terkait bencana yang pernah terjadi di lingkungan masing-masing.

Sebagai hasil dari kegiatan ini, BPBD Kota Manado merencanakan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) di setiap kelurahan yang menjadi lokasi kegiatan. Tim ini nantinya akan berperan sebagai ujung tombak dalam respons awal saat terjadi bencana.

Surat Keputusan (SK) pembentukan TRC akan ditandatangani langsung oleh Lurah, sebagai bentuk pengesahan dan tanggung jawab kelembagaan di tingkat kelurahan.

Sosialisasi Kelurahan Tangguh Bencana ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh, siaga, dan responsif terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kota Manado.

Diharapkan, program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di kelurahan-kelurahan lain demi menciptakan sistem penanggulangan bencana yang inklusif dan berdaya guna. (elka)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Meimo News di saluran WHATSAPP