Meimonews.com – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Sulaqesi Utara menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Best Western The Langoon Manado, Rabu – Kamis (25-26/11/2020).

Kegiatan ini mengusung tema Optimalisasi Satgas Saber Pungli Guna Mendukung Pelayanan Publik yang Bebas Pungli dalam Rangka Mewujudkan Sulut Hebat, Indonesia Maju.

Rakor yang diikuti Wakil Ketua dan Anggota UPP Sulut dan para Kepala UPP Kabupaten/Kota se-Sulut tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Irwas Polda Sulut Kombes Pol Ahmad Alwi selaku Ketua Pelaksana Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Sulut.

Selaku Ketua Pelaksana UPP Provinsi Sulut, Kombes Pol. Alwi menyambut dengan sangat baik kegiatan ini, selain sebagai upaya untuk mengevaluasi kinerja satgas yang telah dilaksanakan selama 4 tahun sejak dibentuk dan menganalisis permasalahan serta hambatan yang dihadapi oleh masing-masing pokja yang ada di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota.

“Kegiatan ini diharapakan juga menjadi momentum penting untuk mempersiapkan rencana kegiatan dan target satgas yang akan dilaksanakan di tahun 2021,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Kepala Pokja (kelompok kerja) UPP Sulut dan Kepala UPP Kabupaten dan Kota atas seluruh capaian kinerja yang telah diraih selama 4 tahun ini.

Salah satu keberhasilan kerja, menurut Kombes Pol. Alwi adalah pada tahun 2017 UPP Sulut meraih ranking 5 OTT terbanyak tingkat nasional dan pada tahun 2018 berhasil melakukan OTT pada Kantor Syahbandar dan Operasional Pelabuhan Bitung dengan barang bukti uang tunai dengan nominal sebesar Rp. 106.780.000,- dan 720 USD.

“Saya menaruh harapan besar bahwa penyelenggaraan Rakor Satgas Saber Pungli Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020 akan semakin meningkatkan kegiatan seluruh Pokja baik UPP Provinsi Sulut maupun UPP Kabupaten dan Kota dalam menghadapi seluruh tantangan tugas di tahun 2021,” sebutnya.

Irwas Polda Sukut ini beharap pula, kegiatan ini secara optimal bisa menjalin sinergitas intern pokja dan antara pokja serta antar instansi yang tergabung dalam UPP Provinsi maupun UPP Kabupaten/Kota guna mencegah dan memberantas segala praktek pungli yang masih ada dan meresahkan masyarakat khususnya pada area-area pelayanan publik di Sulut. (lk)

Meimonews.com –  Kodim 1309/Manado menggelar karya bakti dengan motto “Bersatu pasti kita kuat dan bersatu pasti kita bisa” di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Jumat (13/11/2020).

Menjadi sasaran kegiatan adalah lokasi pembangunan gereja Katolik St. Blasius Wilayah Rohani St. Donbosco Stasi St. Yohanes Maria Vianney Tateli Kalasey Paroki St. Fransiskus Xaverius Mokupa dan pastori gereja GMIM Agape Kalasey.

Puluhan personil TNI dari Kodim 1309 Manado dan umat/jemaat dari kedua gereja tersebut bahu-membahu dalam kegiatan tersebut.

Di lokasi pembangunan gereja dan pastori tersebut personil TNI dan umat/jemaat membuat talud dan fondasi gereja/pastori.

Sebelum karya bakti dimulai, Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1309/Manado Mayor Inf. Vencetius Mamarodia memimpin apel. Kemudian dilanjutkan dengan karya bakti dan kegiatan komunikasi sosial dan makan siang bersama.

Turut hadir pada kesempatan itu, Plh. Danramil 1309-04/PTM Mayor Inf. Fransiskus Dahua, Danramil 1309-01/Molas Lettu Inf. Hariwiyono, Hukum Tua Kalasey Dua Marten Tamamekeng, Sekdes Kalaswy Dua Yeri Lukas, Ketua Jemaat GMIM Agape Pdt. Tresia Parede, S.Th, Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Mokupa Pastor Berti Rumondor Pr, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Ruben .Kalalo dan Ketua Stasi Wianeke Wallah.

Kegiatan yang diadakan Kodim 1309/Manado ini, jelas Mamoradia kepada Meimonews.com, mengusung tema Karya bakti TNI sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

Kegiatan karya bakti ini, tambahnya, adalah untuk kemanunggalan TNI rakyat dalam rangka kepentingan pertahanan negara dan sekaligus memotivasi umat/jemaat dalam memperkuat persekutuan umat/jemaat dalam iman dan taqwa serta bersatu dalam satu semangat dan tekad untuk penyelesaian pembangunan geraja yang baru dan pastori.

Mengutip arahan Dandim 1309/Manado Kol. Inf. YR Raja Sulung Purba, Mamoradoa menjelaskan,  sistim pertahanan negara kita Sishankamrata di mana
kekuatan pertahanan NKRI tidak semata-mata bertumpu pada kehebatan alutsista tetapi kekuatan pertahanan kita yang sesungguhnya ada pada kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Makanya, Kodim 1309/Manado menggelar secara berkala menggelar karya bakti seperti di Desa Kalasey Dua itu,” ujar Pasiter 1309/Manado ini. (lk)

Meimonews.com – Jabatan Kepala Satuan Binmas Polres Minahasa Utata (Minut) diserahterimakan dari Iptu Tonny Simarmata keoada penggantinya Iptu Jeanny Sambouw

Kapolres Minut AKBP Grace KD Rahakbau memimpin acara Serah Terima Jabatan (sertijab) yang digelar saat apel di Mapolres Minut, Rabu (11/11/2020).

Dalam amanatnya, Kapolres berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Bekerjalah dengan baik dan jadilah pengayom masyarakat karena tugas ini sangat berat kerena selalu berada di tengah-tengah masyarakat,” pinta Rahakbau.

Kapolres mengingatkan kepada jajaran Polres Minut bersama-sama menjaga keamanan di dalam menghadapi Pilkada, Natal dan Tahun Baru, membangun kebersamaan untuk keamanan di Kabupaten Minut.

Acara sertijab dihadiri Wakapolres Minut, para Kabag, Kapolsek, para perwira dan bintara Polres Minut (lk)

Meimonews.com – Kodim 1309 Manado di bawah pimpinan (Dandim) Kol. Inf. YR Raja Sulung Purba menggelar kerja bakti bersih-bersih kompleks Stadion Klabat Manado, Kamis (5/11/2020).

Sebanyak 50 personil yang terdiri dari 30 orang TNI termasuk Babinsa dan 20 warga mitra TNI/Kodim 1309 Manado ambil bagian dalam program rutin setiap triwulan sekali itu.

Kegiatan yang dipimpin Kepala Seksi Teritorial Kodin 1309 Manado Mayor. Inf. Vencensius Mamoradia itu dimaksudkan unruk membersihkan kompleks olahraga tersebut dan memotong rumput-rumput yang sudah meninggi.

“Kodim 1309 Manado memang memiliki program kerja bakti bersih-bersih tempat atau fasilitas umum termasuk kompleks tempat-tempat olahraga,” ujar Mamoradia kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Kalau sebelumnya, pernah diadakan di Pantai Malalayang dan GOR (Gelanggang Olahraga) Wolter Monginsidi Sario), sebut Mamoradia, maka kali (saat) ini diadakan di Stasion Klabat.

Kegiatan simpatik ini diwali apel yang dipimpin Mamoradia, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan tempat-tempat duduk penonton dan VIP serta bagian-bagian yang ada di kompleks stadion sementara yang lain memangkas/memotong rumput-rumput yang terlihat sudah meninggi.

Semua sampah-sampah yang ada kemudian diangkut oleh mobil sampah untuk seterusnya dibawa ke tempat pembuangan akhir. (lk)

Meimonews.com – Setelah Senin (2/11) melakukan Monitiring dan Evaluasi (Monev) Piloting Pemda dan Selasa (3/11) melakukan tatap muka, diskusi, dan Monev bersama Walikota dan Bupati, hari ini, Rabu (4/11), Walikota Manado GSV Lumentut menandatangani MOU (Momorandum of Understanding) dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dalam rangka pemanfaatan alat rekam pajak yang difasilitasi Bank Sulutgo.

Penandatangan serupa dilakukan juga para Walikota/Bupati se-Sulut yang dihadiri Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Nawawi Pomolango dan jajaran Korsupgah KPK Wilayah III, Penjabat Gubernur Sulut Agus Fatoni.

“Penandatanganan yang dilakukan di Kantor Gubernur Sulut ini menandai kesiapan Kota Manado untuk menindaklanjuti sukses uji coba atau piloting dengan 14 alat yang digunakan,” tulis Pemerintah Kota Manado dalam ranpagenya (Rabu, 3/11/2020), sejam lalu.

Sebagaimana diinformasikan, sejak tahun 2020 ini, Kota Manado mendapatkan kesempatan untuk menguji coba 14 alat rekam pajak bagi para wajib pungut. Atas keberhasilan tersebut, BSG kemudian memfasilitasi 400 alat serupa dan Kota Manado mendapatkan 200 alat rekam pajak.

Ditambahkan, Manado Smart City yang diimplementasikan sejak Februari 2017, kini mengalami peningkatan manfaat. Jika sebelumnya orientasi pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pemerintahan lebih dikembangkan ke arah pemenuhan layanan publik dan pemerintahan, kini mulai diarahkan pada pelibatan aktif bagi peningkatan pendapatan asli daerah. (lk)

Meimonews.com – Komitmen bersama ditunjukan personil Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam menjaga netralitas Polri di Pilkada Serentak 2020.

Hal itu ditunjukan lewat Apel Penandatanganan dan Deklarasi Pakta Integritas Netralitas dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, di Lapangan Apel Mapolres Boltim, Jumat (30/10/2020).

Apel dipimpin Kapolres Boltim AKBP Irham Halid dan bertindak sebagai Perwira Apel Kabag Sumda Polres Boltim Kompol Johny Lantang, sedangkan Komandan Apel Kanit Patroli Polsek Kotabunan Iptu Sujianto.

Kapolres dalam sambutannya mengatakan, penandatangan pakta integritas ini adalah wujud nyata netralitas anggota Polres Boltim dalam Pilkada 2020. “Tidak boleh ada keberpihakan kepada salah satu calon peserta Pilkada,” tegasnya.

Kapolres juga berharap personil dapat melaksanakan tugas pengamanan Pilkada secara maksimal dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Boltim. (af)

Meimonews.com –  Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo mengadakan studi banding di Sulut guna melihat bagaimana peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam penanganan covid-19.

“Mereka (Komisi 1 DPRD Gorontalo) mendengar di Sulut penanganan covid-19 agak bagus dan mereka mendapat informasi bahwa petugas Satpol PP tidak ada keluhan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas. Makanya mereka mengadakan studi banding di sini,” ujar Kasatpol PP Sulut Farly Kotambunan kepada meimonews.com, di ruang kerjanya, usai kunjungan, Jumat (23/10/2020).

Komisi 1 DORD Provinsi Gorontalo yang berkunjung ke Kantor Satpol PP Sulut berjumlah 8 orang di bawah pimpinan AW Thalib dan di dampingi 3 staf, sedang Kotambunan di dampingi, antara lain Jemmi Ranti (Sekretaris), AW Warokka (Kabid Penegakkan dan Perundang-undangan) dan Fransiskus Sule (Kasie Penyelidikan dan Penyidikan).

Saat berbicara dengan pimpinan Satpol PP Sulut, tim dewan bertanya, apakah kepada petugas disiapkan dana atau dibiayai dengan dana insentif dan dijawab Kasat, covid-19 ini tidak tahu akan datang pada Maret tahun ini. Kalau sudah diketahui maka sudah disiapkan anggarannya dari tahun 2019.

“Torang (Satpol PP) melaksanakan dengan ‘padamu negeri.’ Kita bilang kepada petugas, kalian bertugas kemanusiaan ini. Nanti dapat berkat dari Tuhan,” ujar Kotambunan.

Kalau toch, seandainya ada dana insentif bagi petugas yang melaksanakan tugas dalam penanganan covid-19, samvungnya, ya syukur.

Ternyata, ungkap mantan staf ahli Gubernur Sulut ini, dari Pemorov Sulut ada supaya menyiapkan anggaran untuk covid-19 melalui dana recofusing. Lewat dana ini, Satpol PP dapat bagian. Di samping dapat bagian berupa obat-abatan, marker dan lain-lain, ada juga dana sedikit untuk petugas.

Dana tersebut langsung ke petugas-petugas.”Dari bendahara langsung ditransfer ke nama-nama petugas, sesuai daftari hadir di lapangan. “Yang hadir itu yang dibayarkan,” tegasnya.

Dijelaskan, selain diadakan penyemprotan disinfektan seperti oleh Dinas Pemadam Kebakaran, dalam penanganan covid di Sulut, diadakan pula edukasi, penyuluhan, sosialisasi di tempat-tempat umum seperti di rumah-rumah makan atau restoran, rumah-rumah kopi dan di tempat-tempat umum lainnya.

“Terakhir ini, bekerjasama dengan TNI/Polri diadakan Operasi Yustisi. Sejak dicanangkan pada 14 September hingga saat ini, secara rutin diadakan operasi. Operasi dilakukan pagi, siang atau sore dan malam hari,” sebutnya seraya menambahkan, dalam operasi yustisi, cukup banyak petugas Satpol PP terlibat.

Diungkapkan, para anggota DPRD Provinsi Gorontalo sangat senang dengan pemaparan yang disampaikannya karena petugas rela berkorban tenaga bahkan ada sekitar 100 orang yang harus masuk karantina/diisolasi, walau secara mandiri karena menjalankan tugas, dan setelah itu kembali bertugas.

“Mereka (Anggota DPRD Gorontalo) senpat bertanya, bisa begitu ? Kita bilang, bisa dan terlaksana. Mereka mengapresiasi,” ungkap Kotambunan di dampingi AW. Warokka.

Ketika Anggota DPRD Gorontalo bertanya, bagaimana kerjasama dengan TNI/Polri, dia bilang bagus. Saling bersinergi dalam melaksanakan tugas penanganan covid-19 di daerah ini.

Ketika ditanyakan tentang penerapan sanksi, dia menjelaskan bahwa di Sulut ada Pergub No. 60 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19).

Dalam Pergub tersebut, ada tiga jenis sanksi yang akan dkenakan kepada pelanggar, yang tidak memakai masker yaitu teguran, sosial dan denda. “Tapi, kami, di sini masih menerapkan sanksi berupa teguran dan sosial seperti disuruh menghafal Pancasila atau menyanyi (lagu kebangsaan),” kata Kotambunan.

Dengan dua sanksi itu saja, sebut Kotambunan, sudah agak berhasil, sudah menurun. Keberhasilan ini juga tak terlepas kaitannya dengan cara petugas dalam bertugas, yang menggunakan 3 S yaitu senyum, salam, sapa. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggelar Rapat Evaluasi Bidang Rehabilitasi Tingkat Provinsi di Jakarta, Rabu – Kamis (21-22/2020).

Sebanyak 50 orang terdiri dari 27 orang Kepala atau perwakilan Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi dan 16 orang dari BNN-RI ikutserta pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN-RI Heru Winarko.

Rapat ini bertujuan untuk melakukan analisa dan evaluasi serta mengukur keberhasilan program rehabilitasi. Selain itu, untuk memperoleh bahan masukan bagi peningkatan dan perbaikan program rehabilitasi di tahun yang akan datang.

“Rapat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja serta mengembangkan layanan bidang rehabilitasi kepada seluruh BNN Provinsi maupun BNN Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” jelas Plt. Deputi Rehabilitasi BNN-RI dr. Budiono.

Diharapkan dengan terselenggaranya pelaksanaan rapat evaluasi Deputi Bidang Rehabilitasi ini, dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan layanan rehabilitasi berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Winarko mengapresiasi semua tugas Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi yang telah melaksanakan tugasnya secara optimal.

WIinarko berharap agar standarisasi rehabilitasi yang sudah dibuat harus benar-benar dipahami oleh seluruh jajaran bidang rehabilitasi baik yang berada di BNN Provinsi maupun BNN Kabupaten/Kota.

Terkait evaluasi pekerjaan rehabilitasi, Winarko menekankan agar hal tersebut dibahas semuanya dalam rapat ini.

“Memang sejauh ini pekerjaan masih banyak yang belum optimal dan sekarang saya mencoba membuat terobosan agar semua ini bisa berjalan optimal,” ujar Winarko.

Untuk Tim Asesmen Terpadu (TAT), yang dulu domainnya di Deputi Bidang Rehabilitasi, sekarang dibagi ke Bidang Pemberantasan. Domain utamanya sebenarnya tetap ada di Deputi Bidang Rehabilitasi, tetapi strategi yang dilakukan adalah menyerahkan ke tim pemberantasan agar tim tersebut yang berdiskusi dengan para jaksa dan hakim. Tetapi misi yang diusung adalah misi rehabilitasi. (lk)

Meimonews.com – Tim Gabungan 3 pilar menggelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di tiga tempat berbeda, Kamis (22/10/2020). Pagi di Pelabuhan Manado, sore di Jln BW Lapian, seputaran Ananas Cafe Sparta Tikala dan malamnya di Jln. Bethesda Manado.

Puluhan personil baik dari Satpol PP Sulut, Polda Sulut, TNI AD, BPBD Sulut, Dishub Sulut dan Dinkes Sulut ikut terlihat dalam operasi pencegahan penyebaran covid-19 ini.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulut Fransiskus H. Sule menjelaskan, dasar hukum pelaksanaan operasi antara lain Impres Nomor 06 Tahun 2020, Peraturan Gubernur No. 60 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diseases 2019 serta Surat Perintah Tugas (SPT) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 094/satpol/410/2020 .

“Mengacu kepada dasar-dasar hukum tersebut kami, tim gabungan mengadakan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan setiap hari yang dimulai beberapa hari lalu dengan lokasi berbeda-beda,” ujar Sule kepada meimonews.com di lokasi operasi sore, di Jln. BW Lapian.

Saat operasi pagi, tim berhasil menjaring 21 pelanggar yang tidak memakai masker. Rinciannya, 20 pelanggar beralamatkan Manado sedang seorang dari Rumengkor (Minahasa).

Untuk operasi sore, sebanyak 15 warga tak memakai masker dijaring tim gabungan. Rinciannya, 12 orang beralamatkan Manado serta masing-masing seorang yang beralamatkan Kakas (Minahasa), Sea (Minahasa) dan Kema (Minahasa Utara).

Khusus untuk operasi malam, sampai berita ini diturunkan belum didapat informasi karena sementara berlangaung.

“Semua pelanggar yang tidak memakai masker mendapat teguran,” ujarnya seraya menyebutkan, masing-masing pelanggar sudah mengakui kesalahannya.

Ditambahkan, petugas patroli gabungan juga mengingatkan kepada pelanggar untuk ikut menyebarluaskan kepada keluarga dan teman-temannya pemberlakuan sanksi administratif tentang pelanggar Protokol Kesehatan. (lk)

Meimonews.com –– Percepatan penanaman komoditi pertanian dengan memanfaatkan teknologi, justru sangat membantu meningkatkan produksi bagi para petani di Minahasa Utara.

Mungkin pada beberapa tahun lalu, pola penanaman relatif sama. Akan tetapi perlu ada kajian-kajian pada cara bertanam dengan memanfaatkan teknologi yang patut diperkenalkan kepada petani.

“Untuk itu, para petani diharapkan bisa beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi, sehingga akan meningkatkan produksi pertanian,” ujar Pjs Bupati Minut Clay June Dondokambey ketika menghadiri kegiatan Dinas Pertanian Minut dalam rangka Percepatan Tanam Komoditi Pertanian Musim Panas Oktober 2020 – Maret 2021, dirangkai dengan Hari Pangan se-Dunia dan Apel Kerja jajaran Distan dan Kelompok Tani (Poktan) bertempat di Jln Soekarno, Minut, Selasa (20/10/2020).

Pjs Bupati mengapresiasi pernyataan Kepala Balitpalma Manado bahwa masyarakat harus up to date terhadap upaya-upaya peningkatan hasil pertanian, beradaptasi dengan tata kelola berbasis teknologi.

Kadis Pertanian Kabupaten Minut Wangke S. Karundeng mengatakan, guna mendukung pencapaian produksi pertanian tahun 2020 di Kabupaten Minut maka pada tahun anggaran 2020 pemerintah pusat mengalokasikan bantuan.

Adapun bantuan itu berupa; benih jagung untuk lahan seluas 15 ribu hektar, bantuan benih padi ladang untuk lahan seluas 1.500 hektar, bantuan benih padi sawah seluas 2.000 hektar, bantuan benih kedelai seluas 3.000 hektar dan perluasan areal tanam baru padi ladang 890 hektar, serta alat-alat mesin pertanian.

Selain itu, sebutnya, peringatan Hari Pangan se-Dunia yang jatuh pada 16 Oktober 2020 menjadi momentum meningkatkan kesadaran terhadap masalah di balik kemiskinan dan kelaparan.

Disebutkan, fokus Hari Pangan se-Dunia adalah pangan merupakan hak asasi manusia yang mendasar dan fundamental di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini.

“Hari pangan sedunia seharusnya menjadi kesempatan menggaungkan kerjasama dan solidaritas global untuk menghadapi ancaman krisis pangan,” ujarnya.

Dikemukakan, kita harus menyadari, setiap orang memiliki peran dalam mengubah sistem pangan dengan cara memperbaiki, cara memproduksi, mengolah, menkomsumsi, dan membuang makanan.

Karundeng berharap, selain mampu mempertahankan akses pangan yang aman bergizi bagi semua orang, juga dapat meningkatkan penghargaan bagi petani.

Pada kegiatan ini, Pjs Bupati Clay June Dondokambey menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para Kelompok Tani (Poktan) dan melakukan penanaman komoditi menggunakan teknologi, panen jagung serta ujicoba alat traktor.

Kegiatan ini dihadiri Sekdakab Minut Jemmy H. Kuhu, Asisten II Setdakab Minut Alan Mingkid, Kepala Balitpalma Manado Ismail Maskromo, Kepala BPTP Sulut, Sekertaris Dinas Pertanian Sulut, Camat Dimembe, Danramil, mewakili Kepala Kantor Karantina Pusat Manado, para penyuluh dan Ketua Poktan se-Kabupaten Minut. (lk)