Meimonews.com – Dalam rangka ikut penanganan sampah Kota Manado, Bapenda Sulut melaksanakan Kerja Bakti yang berlokasi di Wawonasa Kecamatan Singkil, Sabtu (6/2/2021).

Kerja bakti yang dipimpin Olvie Atteng (Kepala Bapwnda Sulut) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini merupakan bagian dari kerja bakti Pemprov Sulut untuk bersih-bersih sampath yang ada di Kota Manado, yang dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, Sekprov Edwin Silangen bersama jajaran Forkopimda Sulut .

Para ASN dan THL dari seluruh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemprov Sulut terlibat dalam pembersihan sampah di 17 titik yang ada di Manado.

Terkait keikutsertaan seluruh ASN dan THL Pemprov Sulut dalam pembersihan sampah di Manado, gubernur menjelaskan, hal ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam terus menjaga Manado sebagai ibukota provinsi menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulut.

“Kita libatkan semua, serentak, karena Manado kan pusat ekonomi kita,. Kalau Manado kotor bagaimana orang mau datang ke Sulut!,” ujarnya.

Diharapkan agar sinergitas dengan pemerintah kabupaten dan kota di Sulut dapat terus dibangun sehingga permasalahan darurat yang dialami oleh suatu daerah dapat cepat terselesaikan.

“Sinergitas pemerintahan itu harus ada, supaya kita menangani persoalan-persoalan darurat yang tidak bisa kita tangani sendiri. (lk)

Meimonews.com – Ungkapan kepedulian terhadap masyarakat, dalam hal ini, umat Katolik yang terkena dampak banjir dan longsor, baru-baru, umat paroki St. Fransiskus Xaverius Mokupa memberikan bantuan sosial.

Bantuan sosial (bansos) yang diberikan berupa beras 1.700 kg, telur 152 baki, mie 100 dos, minyak kelapa, gula dan ikan kaleng.

Penyerahan bantuan solidaritas tersebut disalurkan lewat Caritas PSE Keuskupan Manado pada Senin (1/2/2021) yang diterima Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Manado Pastor Clemens Joy Dery Pr di Posko Response Banjir dan Longsor Manado, Kompleks Wisma Keuskupan Manado.

Yang menyerahkan bantuan adalah Pastor Paroki Pastor Berti Rumondor Pr, Ketua DPP Bidang 3 Lucia Taroreh, Ketua DPP Bidang 2 Ruben F. Kalalo, S.Ik, Wkl Ketua DKP Dr. Ricky Bolang, Ketua Ketua Stasi Agotey, Koha, Mokupa dan Tatkala yang di dampingi beberapa pimpinan wilayah rohani

Paroki St. Fransiskus Xaverius Mokupa terdiri dari Stasi Tatkala, Koha, Agotey Mokupa. (af)

Meimonews.com – Sejumlah tindakan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado bersama Pemkot Manado, BPBD Sulut Polri, TNI, Basarnas dan sejumlah pihak terkait dengan dampak cuaca ekstrim yang terjadi di Sulut khususnya Kota Manado, Sabtu (16/1/2021).

“BPBD bersama Pemkot Manado, BPBD Sulut, TNI, POLRI, BASARNAS, USU, RAPI, Balai Sungai, Bankom Garda Sakti melakukan evakuasi, pendataan dan pertolongan/evakuasi korban,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Minggu (17/1/3021).

Selain itu, tambahnya, BPBD melakukan assessment di lokasi bencana, pengungsian, dan membagikan makanan siap saji kepada para pengungsi.

Tindakan-tindakan demikian akan terus dilakukan pihaknya bila cuaca ekstrim masih berlanjut dan mengakibatkan korban.

Menyinggung tentang kendala yang dihadapi, mantan Camat Wenang ini mengungkapkan tiga kendala.

Pertama, saat kejadian bencana untuk keamanan listrik dipadamkan dan hal ini berdampak ke koneksi internet yang juga padam sehingga kesulitan dalam koordinasi dan penyampaian informasi.

Kedua, beberapa titik di jalan raya digenangi banjir sehingga jalanan macet dan memperlambat tim evakuasi tiba di lokasi bencana.

Ketiga, saat evakuasi banyak warga yang enggan dievakuasi dengan alasan bisa bertahan di lantai 2 rumah atau gedung dan pada saat ketinggian banjir meningkat mereka minta dievakuasi dan juga kesulitan dalam distribusi makanan.

Terkait dengan kejadian bencana, Sambuaga mengungkapkan empat hal yakni tanah longsor, banjir, pohon tumbang, angin kencang dan pelayaran.

Tanah longsor terjadi di Kelurahan Paal IV Lingkungan 6 Kecamatan Tikala tepatnya di Aspol Polsek Tikala di rumah Aiptu Kifni Kawulur telah terjadi tanah longsor yang menimbun Anggota Polri Aiptu Kifni (49 tahun, anggota Polsek Tikala). Korban meninggal di RS Bhayangkara.

Di Kelurahan Perkamil Lingkungan V Kecamatan Paal Dua Manado (tepatnya di rumah Jems Sanjaya yang menyebabkan 3 korban meninggal dunia yaitu Fanny Poluan (50 tahun), Arni Laurens (44 tahun)
dan Chelsea (8 tahun)

Di jalan Sea Kelurahan Malalayang Satu Barat Lingkungan II yang menimpa 2 rumah warga. Dua korban tertimbun yakni
Meiny Pondaag (62 tahun) meninggal dunia dan Hasan (30 tahun) masih dalam pencarian

Di Kelurahan Ranotana Weru Lingkungan X terjadi tanah longsor yang mengenai rumah milik Keluarga Kokomore – Langi (kerugian materil). Di Kelurahan Ranotana Weru Lingkungan X terjadi tanah longsor yang mengenai rumah milik Keluarga Pogaga – Lompoliuw. Di Kelurahan Tikala Baru Lingkungan V telah terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga.

Banjir terjadi akibat derasnya hujan dan posisi air laut sedang pasang penuh
(Sungai Bailang meluap dan DAS Tondano dan DAS Sawangan).

Wilayah yang terdampak banjir dengan ketinggian air dari 50 cm sampai 300 cm
terjadi di sembilan lokasi yakni Kecamatan Sario (Kelurahan Sario dan Kelurahan Titiwungen), Kecamatan Bunaken, (Kelurahan Bailang), Kecamatan Tuminting (Kelurahan Mahawu), Kecamatan Mapanget (Kelurahan Kairagi).

Selain itu, Kecamatan Tikala (Kelurahan Banjer), Kecamatan Singkil, (Kelurahan Ternate Baru, Kelurahan Ketang Baru, Kelurahan Karame, Kelurahan Ternate Tanjung), Kecamatan Paal Dua, (Kelurahan Perkamil, Kelurahan Dendengan Dalam, Kelurahan Dendengan Luar), Kecamatan Wenang (Kelurahan Komo LuarLuar) dan Kecamatan Wanea, (Kelurahan Pakowa)

Pohon tumbang terjadi di Jalan Pogidon, Kelurahan Maasing Lingkungan III Kecamatan Tuminting. Pohon Tumbang menimpa satu rumah warga dan menutup akses jalan ; di Kelurahan Singkil Dua Lingkungan V Kecamatan Singkil tepatnya di Jalan Edy Gagola, pohon tumbang yang menutup akses jalan; di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal II Lingkungan I di belakang Rutan Malendeng tiang listrik roboh yang mengakibatkan listrik padam

Dampak dari angin kencang mengakibatkan 5 rumah di Kelurahan Singkil rusak sedang (bagian atap rumah terangkat)

Hal pelayaran dijelaskan, Pelabuhan Manado Kecamatan Wenang cuaca buruk hujan deras arus gelombang besar. Kegiatan keberangkatan beberapa kapal melalui Pelabuhan Manado dihentikan sementara sambil menunggu perkembangan cuaca selanjutnya.

Hal dampak bencana, dipaparkan, korban jiwa meninggal dunia akibat bencana tanah longsor 5 orang yaitu 3 orang di Kelurahan Perkamil, 1 orang di Kelurahan Malalayang dan 1 orang di Kelurahan Paal 4; satu orang masih dalam pencarian; kerusakan rumah (2 rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang); 500 jiwa mengungsi. (lk)

Meimonews.com – Hujan lebat yang melanda pada Sabtu (16/1) mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor dan pohon roboh sehingga berdampak pada pasokan listrik kepada masyarakat.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Suluttenggo melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado bertindak cepat dalam memulihkan pasokan aliran listrik di beberapa titik lokasi di Kota Manado dan sekitarnya.

Hingga pukul 21.00 WITA, tulis akun Facebook PLN Suluttenggo, Sabtu (16/1/2021), PLN telah berhasil menyalakan 208 gardu dari jumlah 420 gardu yang terdampak, dan masih sekitar 212 gardu yang belum menyala.

Sedangkan untuk jumlah pelanggan yang terdampak yaitu sekitar 46.620 pelanggan, PLN telah berhasil menyalakan sekitar 23.088 pelanggan, dan sekitar 23.532 pelanggan yang belum menyala.

Adapun daerah-daerah yang masih dalam tahapan recovery yaitu mencangkup daerah Tikala, Banjer, Komo, Pall 4, Wusa, Kpg Baru, Teep, Kayawu, Wailan, Watudambo, Kaima, Baypass, Minawerot, Paslaten, Kauditan, Kuala Batu, Ranowangko, Mangatasik, dan Popo.

“PLN Bergerak cepat dalam mengamankan lokasi-lokasi yang terdampak, untuk meminimalisir bahaya tersengat listrik terhadap masyarakat, PLN menyiapkan Posko Siaga 24 jam untuk layanan pengaduan dan melakukan pengawasan didaerah yang berpotensi banjir dan longsor, ” sebut Manager PLN UP3 Manado Andre Lengkong

Kepada masyarakat diimbau ketika cuaca ekstrem seperti ini untuk segera melaporkan potensi bahaya kelistrikan kepada PLN untuk kenyamanan dan keselamatan bersama.

Kepada masyarakat diimbau, pertama, mau merelakan pohon dirabas yang mendekati jaringan PLN yang berpotensi gangguan listrik saat hujan; kedua, mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB) (apabila ada genangan air); ketiga, cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak.

Keempat, naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman; kelima, masyarakat diminta segera melaporkan ke PLN untuk penghentian pasokan tenaga listrik apabila sudah terdapat potensi terkait banjir yang datang untuk keselamatan masyarakat.

PLN akan mengupayakan penormalan terlaksana dengan cepat dan berusaha mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi kembali. PLN juga akan terus menjaga pasokan listrik tetap andal dan beroperasi secara optimal.

Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui Contact center PLN 123 yang dapat diakses lewat telepon (kode area) 123, media sosial PLN 123, dan aplikasi smartphone PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja di mana saja. (lk)

Meimonews.com – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulut mengadakan penilaian lomba Kampung Tangguh di wilayah Sulut, Kamis (14/1/2021).

Penilaian kali ini dilakukan di Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Winetin di Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara.

Penilaian dipimpin Dirbinmas Polda Sulut Kombes Pol. Dumadi yang di dampingi Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau, Camat Kauditan Royke Rampengan, sejumlah pejabat Polres Minut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Kombes Pol. Dumadi menjelaskan, penilaian meliputi beberapa aspek ketangguhan yaitu memiliki pos kamling dan posko Covid-19, dan melakukan presentasi tentang keunggulan KTN Winetin yang bebas dari Covid-19.

Selain itu, tersedianya CCTV di perempatan jalan masuk Desa Paslaten, memiliki perkebunan sebagai sumber ketahanan pangan serta kreativitas warga berupa seni batik dan seni musik kolintang.

“Kita berharap di masa pandemi Covid-19 saat ini, semakin banyak Kampung Tangguh di Sulawesi Utara, yang tentunya sangat bermanfaat bagi warganya,” ujar Kombes Pol Dumadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan panen padi, cabai dan ikan secara simbolis oleh Direktur Binmas Polda Sulut dan Kapolres Minut bersama Tim Penilaian KTN Polda Sulut. (af)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) khususnya BNN Kota Manado terus memberikan perhatian serius terhadap warga yang terpapar narkotika, psikotropika, dan bahan adektif/berbahaya (narkoba). Upaya rehabilitasi terus dilakukan.

Dari 52 orang yang terpapar narkoba pada tahun 2020 (turun dari 89 orang pada tahun 2019) sebanyak 52 orang telah direhabilitasi.

“Semuanya, baik tahun 2019 maupun tahun 2020 telah direhabilitasi,” ujar Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Manado dr. Gregori Tobing kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, baru-baru.

Di dampingi Staf Rehabilitasi Priety Padu, Tobing menjelaskan, rehabilitasi yang dilakukan adalah rawat jalan. Ada sejumlah kegiatan bagi pasien rehabilitasi.

Di antaranya adalah asesmen terhadap penyalahguna, konseling, motivasi, out bond dan games.

Dikemukakan, selang tahun 2020, BNN Manado khususnya Seksi Rehabilitasi telah melakukan sosialisasi/penyuluhan kepada lima instansi, tiga sekolah dan satu gereja.

“Selain itu, dilakukan pemulihan berbasis masyarakat di salah satu kelurahan di Manado pada sepuluh orang klien,” sebut Greg, sapaan akrab Tobing.

Berkaitan dengan visi dan misi rehabilitasi,.AKBP Drs. Reino F. Bangkang, MSi menjelaskan, visi rehabilitasi adalah sebagai fasilitas pelayanan rehabilitasi jalan terbaik babi pecandu dan penyalahguna narkotika di Manado.

Untuk misinya, sebut Reino, seperti dikytip Greg, adalah memberikan pelayanan rehabilitasi rawat jalan berkelanjutan, mengembangkan SDM bidang rehabilitasi, dan ikut berpartisipasi dalam rangka P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Keduanya (Greg dan Reino) mengajak warga untuk Hidup100 : Sadar, Sehat, Produktif, Bahagia. (lk)

Meimonews.com – Memperingati Hari Infanteri Tahun 2020, Kodim 1309/Manado menggelar Karya Bakti dengan tena Infanteri Profesional Kuat Bersama Rakyat.

Karya bakti yang dipimpin Pasiterdim Mayor Inf. Vencentius Mamoradia itu dilakukan di kompleks Gereja Paroki Hati Kudus Karombasan, Manado, Rabu (16/12/2020).

Adapun kegiatan yang diadakan adalah pembuatan pagar gereja, pengecoran dan plesteran pos pintu gerbang gereja, pemasangan paving blok halaman gereja dan meratakan tanah, serta pengecoran atap pos.

Hadir dalam kegiatan ini, Pastor Paroki Teodorus Rumondor MSC, Danramil 1309-03/WSM Mayor Inf. Gabriel Sale, Anggota Dewan Pastoral Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, 25 orang anggota Kodim, 4 orang aparat Pemerintah Kelurahan Karombasan Utara, serta 30 orang umat setempat.

Dandim 1309/Manado Kolonel Inf Y.R Raja Sulung Purba,
seperti diungkapkan Mamoradia menjelaskan, karya bakti tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Infanteri yang tahun ini adalah peringatan yang ke-72.

“Peringatan Hari Infanteri yang jatuh pada 19 Desember diperingati setiap tahunnya sebagai wujud keterpaduan TNI dan rakyat,” sebutnya.

Dukungan rakyat seperti terhadap keluarnya perintah kilat No. 1/PB/D/48 tanggal 19 Desember 1948 oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman inilah, tambahnya, nilai -nilai perjuangan yang ingin dilestarikan oleh TNI AD kepada generasi saat ini untuk selalu bersama dan manunggal dengan rakyat sebagai kekuatan pendukung dalam sisitim pertahanan negara kita.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, Mamoradia menjelaskan tentang sejarah singkat Hari Infantri atau Hari Juang Kartika.
Pada 19 Desember 1948 pukul 06.00 WIB, Tentara Belanda dipimpin Jenderal Spoor terdiri dari Divisi A, B dan C yang modern di Jawa yang berupa gabungan 2 Divisi KNIL dan Divisi KL serta 3 Brigade di Sumatra melancarkan Agresi Militer II dengan mengebom Maguwo dan menerjunkan ‘Paratroppen’nya, selanjutnya dengan cepat menyerbu Kota Yogyakarta dan mengepung gedung Agung Yogya di mana sebagian besar pejabat negara ada di dalamnya.

Menghadapi situasi demikian, berdasarkan pertimbangan politik anggota Kabinet memutuskan untuk menyerahkan diri dan memberi mandat kepada Mr. Syarifudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat Sementara (PDRI) di Sumatra guna melanjutkan perjuangan diplomasi.

Mengetahu Belanda melancarkan Agresi Militer II maka Panglima Besar Jenderal Soedirman pada pukul 08.00 WIB segera mengeluarkan perintah kilat No. 1/PB/D/48 tanggal 19 Desember 1948 (oleh Soepardjo Rustam teks Perintah Kilat tersebut diberikan kepada Utoyo Kolopaking agar disiarkan secara luas melalui RRI Yogya) yang ditunjukan kepada Angkatan Perang RI untuk melawan musuh dengan melaksanakan gerilya.

Saat melaporkan kepada Presiden Soekarno tentang situasi yang sedang dihadapi, Panglima Besar Jenderal Soedirman menyatakan akan tetap meneruskan perjuangan “met of zonder pemerintah, tentara akan berjuang terus”.

Kemudian, setelah mengamankan keluarganya di suatu tempat beliau segera berangkat keluar kota untuk memimpin gerilya melawan Belanda.
Aktifnya satuan-satuan TNI melaksanakan perang gerilya sangat merepotkan operasi Polisionil yang dilakukan oleh Militer Belanda. Hal ini tidak luput dari Komando Pengendalian yang kosisten oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Serangan-serangan sukses yang dilakukan satuan-satuan TNI saat itu, antara lain Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogya, Serangan Offensif 4 hari 4 malam di Solo 7-10 Agustus 1949 dan lain-lain di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan Keputusan Panglima Besar Jenderal Soedirman mengeluarkan Perintah Kilat No. 1/PB/D/48 tanggal 19 Desember 1978 maka satuan-satuan Angkatan Perang yang didukung masyarakat melaksanakan Perang Gerilya di seluruh daerah, karena persenjataan dan perlengkapan yang sangat terbatas dan seadanya tidak ada jalan lain kecuali menggunakan cara-cara Infanteri dalam menghadapi Tentara Belanda sehingga setiap Pertempuran dapat dimenangkan.

Tidak berlebihan bila tanggal 19 Desember 1948 tersebut merupakan Hari Kebanggaan “Infanteri”.

Dari peristiwa bersejarah dikeluarkannya Perintah Kilat No 1/PB/D/48 tanggal 19 Desember yang secara nyata telah memberikan bukti kepada dunia akan keberadaan Tentara Nasional Indonesia masih tetap Eksi serta memaksa Belanda untuk mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka tanggal 19 Desember ditetapkan sebagai Hari Infanteri dan diperingati setiap tahun. (af)

Meimonews.com – Koramil 1309-04/PTM (Pineleng, Tombulu, Mandolang) dan Polsek Pineleng melakukan kolaborasi untuk kegiatan pengawasan dan pencegahan penularan covid-19.

Pekan lalu, mereka (Koramil dan Polsek) melakukan patroli gabungan untuk pengawasan dan pencegahan covid-19 bagi masyarakat di jaga 2 Desa Kalasey Satu Kecamatan Mandolang, Minahasa.

Patroli yang digelar malam hari itu melibatkan enam personil Koramil 1309-04/PTM di bawah pimpinan Plh Danramil 1309-04/PTM Mayor Inf. Fransiscus Dahua dan tujuh personil Polsek Pineleng di bawah pimpinan Kapolsek Pineleng Iptu Gian Wiatma Mandala.

Adapun yang menjadi sasaran prioritas dalam patroli, jelas Plh Danramil PTM Mayor Inf. Fransiscus Dahua, antara lain lapak penjual ikan dan sayur – sayuran di sepanjang jalan di Jaga 2 Desa Kalasey Satu.

Selain itu, kendaraan roda empat dan roda dua yang melintas di jalan trans Kalasey dengan penumpang ,pengendara yang tidak memakai masker.

“Dan, yang tak kalah pentingnya adalah menekankan tentang pentingnya untuk menjaga diri dengan melakukan 4 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi keramaian,” ujarnya kepada meimonews.com.

Diungkapkan, kendaraan yang digunakan dalam patroli berjumlah dua unit yaitu satu unit mobil patroli Koramil 1309 – 04/PTM dan satu unit mobil patroli Polsek Pineleng.

“Kegiatan patroli gabungan dalam rangka pengawasan dan pencegahan penularan Covid-19 (4 M), berjalan degan tertib dan aman,” sebut Dahua. (af)

Meimonews.com – Puncak Perayaan Dies Natalis ke-62 Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang mengusung tema “Dedikasi Pendidikan Hukum di Tengah Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia New Normal” diwarnai Rapat Senat Terbuka yang diadakan Rabu (2/12/2020).

Rapat yang dipimpin secara zoom oleh Ketua Senat Prof. Dr. Wulan Frederik, SH, MH , turut dihadiri Wakil Rektor 1 Unsrat Manado. Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, Kabag Litbang Pemprov Sulut Dr. Jemmy Lampus, MKS (mewakili Pjs. Gubernur Sulut Agus Fathoni), Dekan-dekan se-Unsrat, Wakil-wakil Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Ketua dan Sekretaris Lembaga, dosen, pegawai, mahasiswa dan alumni.

Kegiatan dalam rangka dies terdiri dari webinar nasional “Otsus Jilid II Soluisi Keberhasilan Pembangunan di Papua Menuju Kesejahteraan” yang dilaksanakan 13 Agustus, Motivasi Alumni, Alumni Peduli, Penanaman Pohon (17 Agustus) dan Ziarah ke makam mantan Dekan Fakuktas Hukum Unsrat.

Dalam laporannya, Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Dr. Pricilla Kalalo, SH, MH mengungkapkan,. dampak covid-19 yang dirasakan, berimbas juga pada dunia pendidikan, yang mengharuskan kita mengubah strategi belajar-mengajar.

Saat ini, sebutnya, banyak aktivitas dilakukan secara daring, termasuk kegiatan belajar-mengajar dan kegiatan-kegiatan yang bersifat adminstratif, yang dilakukan secara online. “Work from home dan study from home menjadi solusi di situasi pandemi ini, ” ujar Kalalo.

Dijelaskan, Fakuktas Hukum Unsrat menggunakan kurikulum 2020 dan dibagi atas perkuliahan regular dan kelas khusus kerjasama dengan Polda Sulut. Sedangkan program bimbingan khusus diikuti mahasiswa semester akhir dengan hambatan tertentu dan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Saat ini, mahaiswa aktif Fakultas Hukum Unsrat berjunlah 4131 orang di mana 816 orang adalah mahasiswa baru (120 lulusan SNMPTN, 345 lulusan SBMPTN dan 251 lulusan T2). Tenaga pendidik 179 orang (4 guru besar, 42 doktor dan 137 magister

Sejumlah kerjasama dengan beberapa pihak yang dilakukan Fakultas Hukum Unsrat disebutkan Kalalo yakni dengan Mahkamah Konstitusi (melayani masyarakat baik parpol maupun perorangan dalam sidang perkara pemilu), dan Komisi Yudisial (menyelenggarakan pendidikan klinik etika dan hukum).

Dengan KPK (membantu KPK dalam memantau dan mengontrol keberlangsungan sidang tipikor di Sulut serta mengontrol proses yang terjadi dalam satu persidangan tipikor), dan dengan Kementerian Hukulm dan HAM (kerjasama dalam bentuk bantuan menyiapkan majelis pengawas daerah untuk notaris)

“Jadikan Fakultas Hukum Unsrat tempat kita bekerja dan berkarya. Berikan yang terbaik dan buatlah Fakultas Hukum Unsrat menjadi yang terbaik. Viva Justitia. Viva Fakultas Hukim Unsrat,” ujar Kalalo di akhir laporannya. (lk)

Meimonews.com – Ikatan Siswa Katolik (ISKA) SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menggelar Aksi Sosial (also sosial) untuk umat Katolik Stasi St. Yosep Tiwoho, Minahasa Utara, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Hendra Adam (Pembina ISKA SMA Negeri 8 Manado), kegiatan ini rutin dilakukan bersama Kepala Sekolah Mediatrix Ngantung, guru agama dan anggota ISKA Kota Manado.

“Walaupun di masa pandemi covid-19 ini ISKA tetap melakukan aksi nyata kepedulian pada sesama umat,” jelas Adam.

Kegiatan dimulai dengan ibadat sabda bersama, selanjutnya tatap muka dengan seluruh umat serta penyerahan sembako bagi umat dan pengobatan gratis bagi seluruh umat yang ada.

Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Manado Salvatore ‘Fongky’ Ponomban memberikan apresiasi kepada Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatriks Ngantung dan para guru atas pekerjaan besar dan luar biasa yang sudah ditunjukkan bersama para siswa dan orang tuanya.

Ketua Stasi St. Yoseph Tiwoho Anneke Mongi sangat berterima kasih kepada pihak SMA Negeri 8 Manadi khususnya ISKA yang sudah membantu umat Timoho. “Apalagi ada pengobatan gratis dari ibu Alice Reike Sasauw,” ujar Mongi.

Ia sangat mengharapkan adanya bantuan alat-alat misa dan pakaian PPA buat umat Katolik Stasi Tiwoho yang berjumlah 54 orang. (af)