Meimonews.com – Tak menunggu lama setelah terbentuk, Badan Pengurus Kaum Bapak Katolik (BP KBK) Paroki St. Christoforus Gorontalo melaksanakan aksi nyata berupa bersih-bersih dan menanam pohon di kompleks Pekuburan Katolik Kelurahan Donggala Kecamatan Hulontalangi Kota Gorontalo.

Aksi nyata yang digelar, Sabtu (31/7/2021) tersebut dipimpin Ketua BP KBK St. Andreas Paroki Gorontalo Alexander Josep Maramis dan diikuti sebagian anggota dan pengurus KBK dengan memperhatikan anjuran pemerintah untuk melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Kegiatan ini merupakan langkah inisiatif untuk menghimpun potensi KBK untuk didagunakan semaksimal mungkin bagi kemajuan gereja dan umat di Paroki di Gorontalo ini

Maramis yang akrab dipanggil Engku Aleks menjelaskan, kegiatan KBK St Andreas Gorontalo ini merupakan langkah awal dan penanda kebangkitan semangat KBK untuk bergiat di tengah umat.

“Kegiatan ini berangkat dari kepedulian KBK untuk merawat pekuburan Katolik agar terlihat bersih dan rindang,” ujarnya kepada Meimonews.com, Sabtu (31/7/2021), usai kegiatan.

Selain itu tambahnya, kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pelaksanaan beberapa kegiatan dan aksi KBK St Andreas Paroki St Christoforus Gorontalo sebagaimana tertuang pada rumusan visi misi dan program strategis pengurus KBK St Andreas Kota Gorontalo.

Tentu saja visi dan misi tersebut telah disesuaikan dengan Renstra paroki terkait dengan keberadaan kelompok kategorial KBK.

Engku Aleks menjelaskan, filosofi dasar pengembangan organisasi KBK di Paroki St Chrostoforus Kota Gorontalo berangkat dari pemikiran bahwa KBK harus menjadi aktor utama dan pertama kemajuan Gereja dan Umat Katolik di Gorontalo.

Strateginya yaitu pertama, KBK harus berperan memperkuat ketahanan rumah tangga untuk mewujudkan keluarga Katolik yang harmonis, rukun dan damai; kedua, KBK terpanggil untuk memperkuat ketahanan iman keluarga .

Ketiga, KBK ikut memikirkan upaya-upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga; keempat, KBK mendorong keterlibatan anggota secara maksimal dalam hidup menggereja ; kelina, KBK membuka diri untuk ikut berpartisipasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan antara lain dengan ikut menumbuh-kembangkan moderasi beragama.

“Keenam, KBK harus mampu mendorong semakin kuatnya solidaritas sosial khususnya bagi anggotanya yang berkekurangan, sakit dan membutuhkan pendampingan,” ujarnya.

Ditegaskan, KBK itu tulang punggung paroki. “Bapak keluarga yang peduli akan menjadi pertanda baik bagi kegairahan hidup menggereja di paroki,” sebut ‘Pelakor’ (pelatih koor) dan aktivis kegiatan liturgi ini.

Srkretaris BP KBK St. Andreas Paroki St. Christoforus Gorontalo Andreas Lomalo selaku menjelaskan, Pengurus KBK St Andreas Kota Gorontalo akan segera berkoordinasi dengan Pengurus KBK Keuskupan Manado dalam rangka pengukuhan pengurus yang sudah dilantik oleh Pastor Roni Singal Pr selaku Pastor Paroki dengan harapan agar kepengurusan yang ada boleh ikut melibatkan diri dalam mendukung terlaksananya berbagai program dan kegiatan KBK Keuskupan Manado.

“Pengurus KBK St Andreas Paroki St. Christoforus Gorontalo akan terus berbenah, melaksanakan program-program realistis yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan gereja, umat, masyarakat dan anggota KBK itu sendiri. Dengan demikian, KBK sedikitnya dapat menjadi organisasi yang dibanggakan gereja dan umat,” ujar Andreas. (lk)

Meimonews.com -.Kawanua Berdoa edisi ke-10 yang digelar Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Pusat lewat zoom meeting, Selasa (27/7/2021) menampilkan testimoni (kesaksian) dua Tou Kawanua yang sembuh dari Covid-19.

Testimoni dari dua Tou Kawanua yakni Jane Tuju (dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado) dan Derky Ray (Dewan Pembina KKK Jawa Tengah tersebut,
ungkap Ketua KKK Pusat Ronny Sompie kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (28/7/2021) dapat menguatkan kita semua ketika menghadapi pandemi Covid 19 ini.

Jane menjelaskan, betapa 10 hari berada di Rumah Isolasi yang disediakan Pemerintah Sulut menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga.

Karena pertolongan Yesus Kristus, ungkap Jane, dia bisa sembuh dari Covid-19.

Derky menjelaskan, pengalaman beliau selama 30 hari berada dalam perawatan menghadapi perjuangan melawan Covid 19, yang oleh tim dokter dinyatakan bahwa tidak cukup dengan kekuatan obat semata.

“Hanya perjuangan Pak Derky atas dukungan doa keluarga, handai taulan dan juga seluruh peserta doa bersama dalam Kawanua Berdoa membawa sukacita dan berkat Tuhan Yesus Kristus untuk menyembuhkan beliau,” ujar Ronnie mengutip testimoni Derky.

Kawanua Berdoa ini digagas Pendeta Audy Wuisang, STh, MSc (Wakil Ketua Umum DPP KKK dan Sekjen PIKI) bersama Hamba-hamba Tuhan Tou Kawanua yang berkerinduan untuk bersekutu dalam ibadah dan doa bersama untuk membangun Healing Community (upaya penyembuhan bersama) bagi pasien covid 19 yang sedang dirawat dan Isoman. (lk)

Meimonews.com – PB Gabsi siap menggelar kembali Kejurnas Bridge Pelajar/Mahasiswa secara online melalui platform Bridge Base Online (BBO) pada 15 September – 9 Oktober 2021.

Pada kejurnas kali ini, jelas Ketua Bidang Komite Online PB Gabsi, Ronny A Lontoh seperti dikutip Humas PB Gabsi Bert Toar Polii kepada Meimonews.com, Senin (26/7/2021), akan mempertandingkan nomor beregu Antar SD, SMP dan SLA untuk pelajar serta nomor beregu putra dan putri untuk kategori mahasiswa.

“Kepada para pemenang akan mendapatkan hadiah sertifikat dari PB Gabsi serta master point online lanjutnya,” sebut Lontoh.

Ketua Umum PB Gabsi, Miranda S Goeltom menjelaskan, event ini kembali digelar karena animo peserta yang begitu tinggi di kalangan pelajar dan mahasiswa yang sudah haus untuk menikmati kembali suasana Kejurnas Bridge walaupun online di tengah Pandemi Covid-19 yang membuat event offline tidak mungkin diadakan,”

Pendaftaran dibuka pada 1 Agustus – 12 September 2021. Disilahkan mendaftar secara online melalui : http://s.id/pendaftaran_nama_team_kejurnas2021 dan input data pemain disini : s.id/data_pemain_kejurnas2021.

“Namun perlu diperhatikan setiap peserta wajib sudah terdaftar sebagai anggota Gabsi,” tegas Berce sapaan akrab Polii.

Untuk mengetahui apakah nama sudah terdaftar sebagai anggota Gabsi, silahkan cek dulu disini : http://s.id/lihatgabsi . Jika belum silahkan daftar disini : http://s.id/gabsi.
Bila menemui kesulitan disilahkan menghubungi Mirza Noprian U +62 852-8080-9559 atau Deddy Wirata +62 877-3152-8339.

Pertandingannya sendiri akan diawali babak penyisihan sistim Swiss sebanyak maksimal 9 session atau 9 hari karena setiap hari hanya memainkan 1 session.

Untuk kategori SD/SMP dan SLA dimainkan sore hari jam : 14.30 – 17.00 WIB sedangkan kategori mahasiswa bermain pada malam hari Mahasiswa : 19.30 – 22.00 WIB. Jika peserta yang ikut kurang dari 21 tim maka akan diatur tersendiri.

Selanjutnya ada babak knock out untuk 8 regu terbaik babak penyisihan, Babak 8 besar sampai dengan babak final akan memainkan masing-masing 4 session atau 4 hari.

Ketentuan lainnya, untuk kategori mahasiswa, pertama, setiap tim terdiri dari 4 – 8 orang, kedua, terdaftar sebagai mahasiswa yang dibuktikan dengan kartu mahasiswa atau surat keterangan dari Universitas. Khusus untuk mahasiswa yang diterima pada tahun 2021, bukti penerimaan dari Universitas dapat digunakan sebagai pengganti Kartu Mahasiswa.

Ketiga, mahasiswa dengan kelahiran 15 September 1993 atau sesudahnya. Keempat, mahasiswa yang telah wisuda tidak diizinkan untuk bermain. Kalina, gabungan antar universitas diizinkan namun tim tersebut hanya dapat menggunakan nama satu universitas. f. Pelajar SD / SMP / SMA tidak diizinkan untuk bermain pada kategori mahasiswa.

Untuk kategori oelajar, pertama, setiap tim terdiri dari 4 – 8 orang, kedua, terdaftar sebagai siswa SD / SMP / SMA yang dibuktikan dengan kartu pelajar atau surat keterangan dari sekolah. Ketiga, gabungan antar sekolah diizinkan namun tim tersebut hanya dapat menggunakan nama satu sekolah.

Keempat, pelajar SD boleh bergabung dengan pelajar SMP, namun harus bermain di kategori Beregu SMP. Kelima, pelajar SMP boleh bergabung dengan pelajar SMA, namun harus bermain di kategori Beregu SMA. Keenam, pelajar SD tidak boleh bergabung untuk main di kategori SMA. (lk)

Meimonews.com – Ikatan Siswa Katolik SMA Negeri 8 (ISKA Smandel) Manado bekerjasama dengan Komunitas Mari Jo Belajar menggelar Diskusi Lintas Agama secara webinar, Senin (26/7/2021).

Diskusi mengusung tema Percintaan, pertemanan dan pergaulan digital lintas agama dengan sub tema Ragam upaya dan batasan setiap pemeluk agama dalam menyikapi problema lintas agama.

Enam narasumber ditampilkan dalam diskusi yang dipandu Nadia N. Christy Katuuk dengan moderator Drs. Rudy Senduk, MPd.

Narasumber tersebut adalah Pastor Yohanes Sapy Susanto MSC (Katolik), Dr. Arhanuddin Salim, MPd (Islam), Dr. Drs. Wayan Damai, MPd, MSc, MSi (Hindu), Bante Twjavarothera (Budha), Gembala Francky Londa, STh, MA (Protestan) dan Iswan Sual, SS (penghayat adat Minahasa).

Dalam diskusi tersebut terungkap pentingnya peranserta agama terutama dalam menyikapi problema atau masalah anak muda dalam hal percintaan, pertemanan dan pergaulan beda agama di era digital.

Dalam pemaparannya, para narasumber sepakat bahwa perbedaan agama bukanlah penghalang seseorang, dalam hal ini kaum muda, untuk bergaul dan berteman.

Justru, perbedaan agama adalah suatu sarana yang membantu memperkuat berbagai perbedaan berpikir dan bertindak agar menemukan satu kesatuan atau persamaan demi kebahagiaan bersama.

Kepala SMA Negeri 8 Manado Drs. Mediatrix N. Ngantung, MPd dan para guru sangat mengekspresiasi kegiatan ini karena sangat menambah wawasan para siswa dalam menyikapi berbagai problema yang ada di era digitalisasi saat ini.

“Semoga ke depan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan positif yang menginspirasi yang dapat dibuat oleh para siswa-siswi khususnya ISKA di SMA Negeri 8 Manado,” ujar Mediatrix.

Kegiatan diskusi ini, sebut Mediatrix, adalah perwujudan dari program Merdeka Belajar (yang merupakan dalam satu program andalan Kemendukbud Ristek), di mana secara spesifik tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar para peserta, utamanya para guru, pegawai, siswa/i bahkan orangtua mampu dua hal.

Pertama, memahami upaya yang dapat dilakukan setiap pemeluk agama dalam mengatasi masalah percintaan, pertemanan, dan pergaulan utamanya di era digital.

Kedua, memahami batasan-batasan sikap, perkataan, perbuatan antarsesama umat beragama sehingga mampu membedakan unsur mana yang sudah termasuk sebagai penistaan agama sebagai wujud toleransi sesuai amanat sila ketiga Pancasila.

“Ketiga, menghargai perbedaan setiap agama tanpa menjustifikasi,” ujar mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini. (lk)

Meimonews.com – Rumah Sakit Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado bersiap untuk kembali melaksanakan pelayanan kesehatan bersifat nasional yakni Serbuan Vaksinasi.

Persiapan itu terlihat Minggu (25/7/2921) di Gedung Balai Prajurit Lanudsri yang akan dijadikan lokasi vaksinasi.

Kepala Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi Manado dr. Ahmad Fauzi telah merilis pamflet dengan judul tulisan menyolok dan bersifat mengajak, “Kami Melayani Serbuan Vaksin Dosis Pertama, dan Vaksin Dosis Kedua.”

Pamflet ini berisikan informasi tentang Serbuan Vaksinasi kepada masyarakat luas tersebut meminta kesediaan seluruh anggota “Tentara Langit” Lanud Sam Ratulangi untuk memancarkan ke seluruh grup WA yang diikuti. Dengan harapan, informasi ini akan menjangkau berbagai lapisan masyarakat Sulawesi Utara.

“Mohon ijin bantu share. Khusus untuk giat vaksin tanggal 26 Juli hanya untuk suntikan dosis pertama, sedangkan untuk suntikan dosis kedua mulai Selasa tanggal 27 Juli sampai dengan 4 Agustus 2021. Registrasi dibuka mulai jam delapan sampai jam dua belas Wita. Terima kasih,” demikian Kepala Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi seperti dikutip Penerangan Lanudsri Manado kepada Meimonews.com, Minggu (25/7/2021).

Disebutkan, di samping kegiatan Serbuan Vaksinasi ini, dengan jumlah Nakes yang tersedia rumah sakit TNI AU tetap melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat melalui poli kesehatan yang ada. “Tenaga kesehatan akan bekerja sepenuh hati untuk membangun imunitas bangsa melalui Serbuan Vaksinasi lanjutan ini,” jelas Fauzi.

Sebelumnya, Komandan Lanudsri Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, SH telah menginstruksikan kepada beberapa satuan kerja agar mempersiapkan kegiatan pelayanan kesehatan ini dengan baik.

“Untuk kegiatan lanjutan serbuan vaksin, mulai Senin di Balai Prajurit,  kita setting seperti yang dilaksanakan sebelumnya, tanpa ada pengurangan. Jika ada penambahan untuk konteks yg lebih baik, oke!!” perintah Galaxy (callsign komunikasi radio di Lanud Sam Ratulangi) bagi Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado.

“Tim Nakes, siapkan mental dan fisik. Vaksin yang akan dipakai, hitung dan pastikan jumlahnya. Segera ajukan penambahan ke Kodam atau Dinkes terkait, jika kurang. Meja dan kursi-kursi diatur seperti sebelum-sebelumnya, baik di luar maupun dalam,” sebutnya.

Senkom (Sentral Komunikasi) digelar seperti sebelum-sebelumnnya. Siapkan layar proyektor, untuk Vicon dan pemutaran video serta musik. Site parkir atur yang rapih dan tertib seperti biasanya, area depan balai prajurit clear dari kendaraan-jendaraan.

Personil pendukung yang terlibat seperti sebelumnya, efektif dan efisien. Site meja pendaftaran upayakan tidak kosong. Harus ada yang mengarahkan masyarakat jika kebingungan. Yanpers, disiapkan ransum seperti biasanya serbuan vaksin di balai prajurit. Banner-banner yang diperlukan disiapkan dan digelar di balai prajurit.

Ditambahkan, jika ada booth utk masyarakat berfoto setelah suntik vaksin, desainkan dan cetak. “Bismillah, serbuan vaksin kali inipun semoga berjalan dengan sukses. Aamiin YRA.Terima Kasih,” sebut Utomo.

Kegiatan Serbuan Vaksinasi dapat dijangkau oleh masyarakat dengan cek poin Kantor Satuan Polisi Militer TNI AU Lanudsri. Gedung Balai Prajurit tepat berada di belakangnya, berada tidak jauh dari pintu gerbang bandara Sanrat Manado.

Lanudsri senantiasa berkoordinasi dengan instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dalam kegiatan nasional ini. Vaksinasi ini diarahkan untuk anak-anak usia dua belas tahun ke atas, dengan tetap memberikan suntikan vaksin kepada masyarakat usia dewasa dan lansia.

Masyarakat diharapkan sudah mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/, untuk memudahkan registrasi, namun Lanud tetap melayani pendaftaran secara offline/manual. (lk)

Meimonews.com – Serbuan Vaksinasi oleh “Tentara Langit” Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Manado tetap gencar dilaksanakan selama dua hari (Jumat – Sabtu, 16-17/7/2021) di Gedung Balai Prajurit (belakang Kantor Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Sam Ratulangi).

“Sekitar empat ribu warga Sulut telah divakdinasi dalam program Serbuan Vaksinasi di Lanud Sam Ratulangi Manado,” ujar Kepala Dinas Personil Lanud Sam Ratulangi Kolonel Adm Darwis Akmal P seperti dikutip Kepala Penerangan Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus Michiko Moningkey kepada Meimonews.com di Manado, Sabtu (17/7/2021).

Banyaknya warga yang ingin divaksin, menurut Darwis, karena antusiasme masyarakat Sulut terhadap program pemerintah sangatlah tinggi.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H., menjelaskan dalam arahannya bahwa Serbuan Vaksinasi adalah bagian dari tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Serbuan vaksinasi ini mengacu pada Keputusan Presiden RI Joko Nomor 12 Tahun 2020 tanggal 13 April 2020 tentang penetapan bencana non-alam penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional dan hasil rapat terbatas Presiden RI pada 31 Mei 2021 tentang percepatan vaksinasi di seluruh propinsi.

Sehingga Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan seluruh satuan TNI, berdasarkan Telegram Panglima TNI Nomor TR/599/2021 tertanggal 14 Juli 2021 untuk melaksanakan Serbuan Vaksinasi TNI di 34 provinsi secara serentak dan masif di wilayah masing-masing.

Secara berjenjang, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo telah pula memerintahkan satuan-satuan TNI AU untuk melaksanakan, menyiapkan tempat, maupun vaksinator, fasilitas serta sarana prasarana pendukung, sebagai tempat pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Di bawah koordinasi Kepala Pusat Kesehatan TNI (Kapuskes TNI).

Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo telah menginstruksikan seluruh Lanud di jajaran Koopsau II, salah satunya Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, untuk menggelar Serbuan Vaksinasi setelah selesai pelaksanaan gelombang serbuan vaksinasi pada awal Juli lalu.

“Penekanan pemerintah agar kita pedomani dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Lanud Sam Ratulangi senantiasa berkoordinasi dengan instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dalam kegiatan nasional ini,” sebut Danlanudsri.

Vaksinasi ini diarahkan untuk anak-anak usia dua belas tahun ke atas, dengan tetap memberikan suntikan vaksin kepada masyarakat usia dewasa dan lansia.

“Masyarakat diharapkan sudah mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/, untuk memudahkan registrasi, namun Lanud tetap melayani pendaftaran secara offline/manual,” ujar perwira kelahiran Tarakan (Kalimatan Utara) 47 tahun lalu itu.

Vaksin yang disediakan adalah vaksin dari Biofarma atau Zinovac untuk anak-anak. Untuk usia dewasa digunakan vaksin Astra Zeneca.

Serbuan Vaksinasi ini dipantau secara virtual oleh Panglima TNI dan pejabat-pejabat TNI serta pejabat TNI AU lainnya melalui video conference, termasuk Serbuan Vaksinasi TNI di 34 provinsi secara serentak dari tempat vaksinasi masing-masing. (lk)

Meimonews.com – Takut jarum suntik menjadi pemandangan yang umum di Rumah Sakit Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Manado saat Serbuan Vaksinasi khusus bagi Anak di halaman parkir Rumah Sakit Lanud Sam Ratulangi Manado, Rabu (14/7/2021).

Kendati demikian, setelah adanya penjelasan dan pendampingan dari orangtua, anak tersebut mau divaksin dan senang-senang seperti biasa. Warga cerdas dan mau divaksin.

“Kami berharap kegiatan rutin vaksinasi ini dapat meng-cover seluruh lapisan masyarakat. Khususnya usia 12 – 17 tahun yang bertempat tinggal di sekitar lingkungan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Sam Ratulangi Mayor Kes dr. Ahmad Fauzi seperti dikutip Kapentak Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus Michiko Moningkey kepada Meimonews.com di Markas Lanudsri, Rabu (14/7/2021).

Dijelaskan, manfaat kebaikan yang didapatkan dari vaksin adalah peningkatan kekebalan tubuh terhadap virus Corona. Sehingga, dengan sendirinya, akan memotong jalur penularan Covid-19.

“Selama pelaksanaan vaksinasi ini tidak ada lagi kendala yang berarti, sebab masyarakat sudah cukup cerdas bahkan telah menyadari pentingnya vaksinasi bagi ketahanan tubuh menangkal Covid-19,,” ujar Mayor Kes dr. Ahmad Fauzi.

Kristi (13 tahun), peserta Serbuan Vaksinasi, mengungkapkan, awalnya ada perasaan gugup dan takut untuk menerima vaksin, namun pendampingan orangtua sangat membantu mental anak untuk menerima injeksi vaksin di lengan atas penerima vaksin.

“Saya sangat senang. Terimakasih kepada Pemerintah dan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi Manado yang telah menginisiasi vaksinasi bagi kami. Saya berharap agar semua masyarakat mendukung apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Serangkaian dengan Serbuan Vaksinasi, kegiatan vaksinasi anak ini dilaksanakan rutin dua kali dalam seminggu yakni Senin dan Rabu di Rumah Sakit Lanud Sam Ratulangi.

Masyarakat yang ingin divaksinasi, Mayor Michiko mengingatkan untuk mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id.

Di samping itu, tambah Wara (Wanita Angkatan Udara) ini, membawa pengenal diri serta mengisi formulir isian yang telah disediakan demi kelancaran penerimaan vaksin.

“Setiap pelaksanaan kegiatan vaksinasi,
protokol kesehatan ditegakkan sesuai perintah Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H,” tandasnya. (lk)

Meimonews.com -Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial RT (30 tahun) dan FN (33 tahun) yang adalah warga Minahasa Selatan berhasil diamankan Tim Paniki Rimbas 2 dan Tim Macan Polresta Manado, Jumat (9/7/2021).

Proses penangkapan kolabirasi tim Polresta Manado tersebut berawal dari adanya laporan kasus curanmor di salah satu rumah kost di Kelurahan Malalayang Dua .Manado yang terjadi pada Senin (28/6/2021) malam.

Laporan direspons oleh tim gabungan dengan melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya menangkap kedua tersangka di lokasi berbeda.

Tim kemudian melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti (babuk). Namun, saat itu tersangka RT berusaha melawan dan melarikan diri. Tersangka pun diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas, di bagian kaki kanan.

Kasubbag Humas Iptu Yusak Parinding mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Elvisnus Laoly membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kedua tersangka beserta barang bukti 2 unit sepeda motor sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Tersangka, menurut Parinding, merupakan residivis kasus serupa. “Kasus ini masih dalam pengembangan, untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP, barang bukti, bahkan tersangka lain,” sebutnya kepada Meimonews.com di Manado, Senin (12/7/2021). (lk)

Meimonews.com – Pangakalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado terus menggelar Serbuan Vaksinasi dalam upaya pencegahan Covid-19.

Kali ini, Senin (12/7/2021), kegiatan yang dilaksanakan di halaman parkir Rumah Sakit TNI AU Samrat Manado, sasaran vaksinasi adalah anak-anak yang berusia 12-17 tahun. Kendati demikian, orang dewasa yang datang untuk divaksinasi tetap dilayani.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Sam Ratulangi Mayor Kes dr. Ahmad Fauzi menjelaskan, pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini mengutamakan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Provinsi, ungkapnya seperti dikutip Kepala Penerangan Lanudsri Mayor Sus Michiko kepada Meimonews.com, Senin (12/7/2021), telah menunjuk Rumah Sakit Angkatan Udara Sam Ratulangi untuk melaksanakan vaksinasi bersama dengan fasilitas kesehatan lainnya.

“Mulai hari ini, vaksinasi dilaksanakan bagi anak-anak usia dua belas tahun sampai tujuh belas tahun, dan juga bagi orang dewasa. Pelaksanaannya mengutamakan prokes,” ujar Fauzi.

Ditambahkan, masyarakat harus sudah mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/. Dan, anak-anak harus menunjukkan NIK pada Kartu Keluarga.

Vaksin yang disediakan adalah vaksin dari Biofarma atau Zinovac untuk anak-Anak sedang untuk yang dewasa vaksin Astra Zeneca. Hari ini kuota yang diberikan sejumlah seratus vaksin.

“Kegiatan ini akan terus berlanjut sesuai dengan kebijakan Pemerintah. Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi akan terus mendukung program pemerintah dengan sepenuhnya,” sebut Fauzi.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, SH, secara terpisah, mengingatkan kepada seluruh Perwira Lanud Sam Ratulangi dalam pesan tertulisnya bahwa pelaksanaan vaksinasi harus sesuai protokol kesehatan.

“Pelaksanaannya tolong sesuai prokes ya, walaupun dilaksanakan di Rumah Sakit dengan space (ruang) terbatas. Sediakan kursi-kursi saat menunggu giliran, berjarak, flow mengalir teratur dan baik, serta first come first serve,” tulis Utomo.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Satuan POMAU Lanud Sam Ratulangi senantiasa siap bagi pengamanan terbuka serta melaporkan situasi pengamanan lalulintas kegiatan vaksinasi di RS TNI AU, serta mendukung ketertiban pemberian vaksin bagi masyarakat sekitar Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Mapanget, Manado. (lk)

Meimonews.com – Gerai Vaksinasi Presisi Polresta Manado yang mulai digelar sejak 30 Juni untuk jangka waktu yang belum dipastikan berakhirnya mendapat apresiasi dari warga Kota Manado.

Sejumlah warga yang ditemui usai vaksinasi menilai apa yang dilakukan Polresta Manado di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Elvisnus Laoly sangat baik dan patut dihargai/diapresiasi karena membantu warga dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Sebagai warga Manado saya berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi gratis yang dilakukan Polresta Manado ini,” ujar Priskia Sadu kepada Meimonews.com saat ditemui usai vaksinasi, Senin (12/7/2021).

Warga Kombos Timur ini sangat senang karena sudah divaksinasi, yang disediakan Polresta Manado. Apalagi vaksinasi ini dalam upaya pencegahan Covid-19, yang belum diketahui kapan berakhirnya.

Senada disampaikan Fictorio Louis Morgan Fatamorgana ketika ditemui terpisah di lokasi kegiatan, usai divaksin. “Terima kasih Polresta Manado. Vaksinasi gratis ini saya apresiasi, saya harga karena membantu warga dalam upaya pencegahan Covid-19,” ujar warga kelahiran Bogor ini.

Ketika datanya, tahu dari mana Polresta Manado mengadakan vaksin, Priskia mengungkapkan bahwa dia mengetahuinya lewat medsos. “Lewat online,” ujarnya.

Pantauan Meimonews.com di Gerai Vaksinasi Presisi Polresta Manado beberapa hari terakhir ini, terlihat cukup banyak warga yang datang untuk mendapatkan vaksinasi gratis.

Walau demikian, protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 tetap terjaga. Pimpinan Polresta Manado (Kapolresta Elvisnus Laoly dan Wakapolresta Faisol Wahyudi) terus memantau dari hari ke hari tentang pelaksanaan vaksinasi agar berjalam dengan lancar dan baik serta sesuai prokes yang ada.

Pimpinan Polresta ini dan petugas terus-meneruskan mengingatkan warga yang ada di lokasi untuk tidak mengabaikan aturan atau prokes yang sudah ditetapkan. Dan, warga pun disiplin menerapkannya.

Kegiatan vaksinasi yang digelar Polresta Manado, jelas Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding ketika ditemui terpisah di lokasi vaksinasi, Senin (12/7/2021), adalah perwujudan dari Perintah Pimpinan Polda Sulut dan Polri sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo tentang sejuta vaksinasi setiap hari.

“Polresta Manado setiap hari melayani warga untuk divaksin sebanyak seratus lebih sampe dua ratusan. Senin (12/7/2021) sebanyak 136 warga yang berhasil divaksin sehingga total dari 30 Juni hingga 12 Juli sudah mencapai 1.739 orang,” ujarnya. (lk)