Meimonews.com – Tim Satuan Narkoba Polresta Manado kembali menangkap seorang pelaku pengedar obat keras jenis Trihecyphenidyl berinisial RA, Selasa (19/7/2022).

Pelaku disertai barang bukti berupa 1.000 (seribu) butir obat keras tanpa izin dan sebuah HP diamankan saat berada di Jl. Bengawan Solo Kelurahan Singkil II Kecamatan Singkil (Manado).

RA adalah seorang lelaki berusia 29 tahun yang beralamatkan di Kelurahan Singkil II Lingkungan 1 Kecamatan Singkil (Manado).

Sebelumnya, Senin (18/7/2022) lalu, Tim Satuan Narkoba Polresta Manado berhasil menangkap pelaku pengedar obat keras jenis Trihecyphenidyl berinisial FS dengan barang bukti 605 butir obat keras tersebut,

“Tim Sat Narkoba Polresta Manado bersama Tim Gabungan BPOM telah menangkap seorang pelaku pengedar obat keras jenis Trihecyphenidyl tanpan izin di TKP Jl. Bengawan Solo Kelurahan Singkil II Kecamatan Singkil Manado,” ujar Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso kepada Meimonews com via telefon, Rabu (20/7/2022).

Saat ini, tersangka berinisial RA sudah diamankan berikut barang buktinya termasuk sebuah HP. RA, saat ini dititipkan di BPOM Manado.

Kronologis kejadian, Kasie Humas Polresta Manado Ipda Sumardi menjelaskan, pada Selasa (19/7/2022) sekira jam 10.00 Wita,  tim menerima informasi, di wilayah Singkil Kota Manado ada peredaran obat keras jenis Trihexiphenidyl tanpa izin edar.

Tim Satuan Narkoba Polresta Manado bersama gabungan BPOM melakukan penyelidikan dan pengintaian dan pada jam 17.10 Wita. Tim mencurigai dan memantau gerak-gerik RA yang sedang berdiri di parkiran toko Singkil Jaya di wilayah Singkil II Kecamatan Singkil.

Kemudian, RA menyambangi kurir paket j&t di halaman masjid Nurul Amin depan toko Singkil Jaya dan menerima sebuah pesanan paketan dari kurir j&t dan Tim Sat Narkoba Polresta Manado melakukan penangkapan kepada RA yang diduga menerima pesanan paket obat keras jenis Trihexiphenidyl tanpa izin edar.

Tim melakukan penggeledahan dan menyuruh membuka paket tersebut yang ternyata adalah obat keras jenis Trihexiphenidyl tanpa izin edar sebanyak 1.000 (seribu) butir untuk siap diedarkan. Setelah diambil keterangan barang tersebut dibeli dari An. Bast  Brand alamat Tanggerang Selatan.

“Selanjutnya, Tim langsung mengamankan tersangka dan barang bukti ke Mako Sat Narkoba Polresta Manado guna penyelidikan lebih lanjut yang selanjutnya dibawa oleh BPOM Sulut untuk proses penyidikan,” sebut Sumardi. (af)

Meimonews.com – Seorang pengedar obat keras jenis Trihexiphenidyl ditangkap Tim Opsnal Satuan Narkoba Polresta Manado, Senin (18/7/2022) pukul 15.00 Wita.

Pelaku yang ditangkap di tempat kejadian Kelurahan Singkil Kecamatan Singkil Manado adalah seorang lelaki berusia 26 tahun berinisial nama FS, swasta, yang beralamatkan Kelurahan Singkil Kecamatan Singkil (Manado).

“Pelakunya sudah ditahan di Mako Polresta Manado berikut barang buktinya sebanyak 605 butir tablet obat keras jenis Triheciphenidyl. Saat ini, pelakunya dalam pemeriksaan petugas,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polresta Manado Kompol. Sugeng Wahyudi Santoso, SH, SIK kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (19/7/2022).

Mengenai kronologis penangkapan, Kasie Humas Polresta Manado Ipda Sumardi menjelaskan, berdasarkan Informasi masyarakat terkait adanya peredaran obat keras jenis trihexiphenidyl di wilayah Kecamatan Singkil (Manado), Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Manado langsung bergerak.

Setelah melakukan penyelidikan dan mendapat bahan keterangan bahwa yang sering mengedarkan obat keras jenis trihexiphenidyl adalah FS maka pada Senin (18/7/2022) sekira pukul 15.00 Wita Tim menangkap yang bersangkutan di Kelurahan Singkil Kecamatan Singkil (Manado) saat melakukan transaksi.

Saat nelakukan penangkapan, Tim menemukan 605 (enam ratus lima) butir trihexiphenidyl bersama uang transaksi Rp. 70.000 (tujuh puluh ribu rupiah) serta hasil penjualan Rp. 32.000 (tiga puluh dua ribu rupiah)

“Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mako Poĺresta Manado untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” sebut Sumardi.

Pasal yang dilanggar, yang disangkakan terhadap terduga pelaku adalah pasal 197 dan/ atau 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (af)

Meimonews.com -Lima pelaku kekerasan bersama yang mengakibatkan korban menderita luka akibat tikaman berhasil diamankan Tim Resmob Polresta Manado, Senin (18/7/2022).

Mereka (pelaku kekerasan tersebut) diamankan Tim yang dipimpin Ipda Herady Yudhantara di lokasi terpisah.

“Para pelaku tersebut sudah diamankan berikut barang bukti berupa sebuah unit sepeda motor R2 jenis Honda Beat warna putih ungu, yang digunakan di TKP,” ujar Humas Polresta Manado Sumardi kepada wartawan di Manado Senin (18/7/2022).

Kekerasan tersebut, ungkapnya, terjadi pada Selasa (21/6/2022) sekitar pukul 03.30 Wita di ruas jalan Sam Ratulangi Kelurahan Titiwungen Selatan Kecamatan Sario (Manado).

Korban kekerasan dua orang yakni Abdul Ryan Baiya, seorang karyawan swasta berusia 21 tahun yang berdomisili di Tuminting Lingkungan VI Kecamatan Tuminting (Manado) dan Andika Amri, lelaki berusia 24 tahun yang tidak bekerja dan beralamatkan Karombasan Utara Lingkungan III Kecamatan Wanea (Manado).

Pelaku kekerasan yang diamankan berjumlah lima orang yakni JE, seorang pelajar berusia 16 tahun yang beralamatkan Kuhun Bumi Manado; YP, seorang pelajar berusia 17 tahun beralamatkan Kelurahan Bumi Beringin Manado; JW, seorang pelajar berusia 15 tahun yang beralamatkan Kelurahan Bumi Beringin Lingkungan IV Manado;

Selain itu, AM, seorang pelajar berusia 16 tahun yang beralamatkan Perum GPI Anggrek No. 32 Manado; dan AK, seorang pelajar berusia 16 tahun yang beralamatkan Kelurahan Tingkulu Lingkungan VII Manado.

Kronologis kejadiannya, pada Selasa (21/6/2022) sekitar pukul 03.30 Wita telah terjadi kasus kekerasan yang dilakukan bersama-sama.

Kejadiannya berawal saat kedua korban bersama seorang rekannya mengendarai 1 unit R2 melintas di jalan Samrat Manado sehabis makan di jalan Piete Tendean Boulevard Manado.

Saat berada di ruas jalan Titiwungen Selatan, tiba tiba sepeda motor korban dicegat oleh beberapa motor yang dikendarai sekitar 5 org yang tidak dikenal korban. Kemudian, ke’5 orang tersebut langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dan rekannya. Salah satu dari pelaku bahkan sempat menikam kedua korban dengan menggunakan sebilah pisau badik.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka di sekujur tubuh di antaranya luka lebam dan luka tikam. Dengan adanya peristiwa tersebut maka korban mendatangi Polresta Manado untuk membuat Laporan Polisi (LP).

Dengan adanya LP tersebut, Tim Resmob Polresta Manado melakukan penyelidikan sekitar TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Setelah mendapat cukup alat bukti, Tim Resmob langsung mengamankan lima pelaku di beberapa lokasi berbeda.

Pelaku tersebut mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap kedua korban, dan salah satu dari mereka yang bernama STIL sempat menikam kedua korban dengan menggunakan pisau badik.

Pelaku berinisial STIL masih dilakukan upaya pencarian karena yang bersangkutan menghilang saat Tim mendatangi kediamannya.

Petugas mengamankan sebuah unit sepeda motor R2 jenis Honda Beat warna putih ungu, yang digunakan di TKP.

Pelaku secara bersama-sama melakukan kekerasan kepada korban karena para pelaku menduga korban adalah pelaku yang sebelumnya sempat menganiaya rekan pelaku. (af)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Paroki Yesus Gembala Yang Baik (Rike), Pengurus dan Anggota Legio Christi (LC) Sta. Jeanne d’Art Paroki YGYB Rike pimpinan Ch. Montong mengibarkan bendera LC dan Merah Putih di Gunung Lokon, Tomohon, Sabtu (9/7/2022).

Sebanyak 50 legioner dengan Koordinator Lapangan Silvanus Togas serta Moderator LC Rike/Pastor Paroki YGYB Rike Melky Ch. Pantouw Pr dan Koordinator LC Keuskupan Manado Vincentius Mamarodia terlibat dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang dinamai Olahraga Naik Gunung ini dimulai 06.15 Wita di mana rombongan tiba di kaki gunung Lokon dari Manado yang berangkat pukul 04.30 Wita.

Setelah diadakan briefing selama 10 menit di lokasi parkiran mobil sebelum melakukan pendakian, rombongan langsung melaksanakan kegiatan pendakian yang dipimpin oleh korlap.

Perjalanan pendakian Gunung Lokon ditempuh  sekitar 45 menit dan sampai di kawah gunung lokon. Sesampainya di puncak Gunung Lokon, rombongan melakukan persiapan pengibaran bendera dan melakukan istirahat sejenak.

Rangkaian kegiatan di puncak Gunung Lokon adalah melaksanakan pengibaran bendera Legio Christi dan Merah Putih serta melakukan doa bersama dan berkat dari Pastor Pantouw.

Setelah sekitar 1 jam di atas puncak Gunung Lokon, rombongan bersiap untuk kembali ke kaki gunung lokon untuk seterusnya melakukan perjalanan balik ke lokasi awal berkumpul untuk kemudian kembali ke Manado.

Mendampingi legioner dalam kegiatan ini adalah Yan Ohoilulin dan Patrick Kumowal yang adalah Wakil Koordinator dan Sekretaris LC Sta. Jeanne d’Art Paroki YGYB Rike. (af)

Meimonews.com – Tim Akreditasi menggelar Rapat di ruang rapat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Optimalkan Daerah Sehatkan Keluarga (ODSK) yang dipimpin Dirut RSUP ODSK Endrico Rawung, Selasa (5/7/2022).

Rapat membicarakan hal-hal terkait dengan kolaborasi standar akreditasi RS dan standar pelayanan publik di RSUD ODSK.

Kepada Meimonews.com, Rabu (6/7/2022), Dirut RSUD ODSK mengungkapkan, untuk standar akreditasi RS, RSUD ODSK akan dibimbing, di dampingi, oleh Kementerian Kesehatan RI dan beberapa Lembaga Penyelenggara Penyelenggara Akreditasi RS seperti KARS, LARS DHP dan lain-lain.

“Hal tersebut berdasarkan pada UU Nomor : 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit,” jelas mantan Wakil Direktur RS Prof. Dr. VL Ratumbuysang ini.

Untuk Standar Pelayanan Publik, pihaknya akan di dampingi oleh Biro Organisasi dan kemudian akan dinilai oleh Ombudsman dan atau Kemenpan RI. “Dasar hukumnya UU No 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” ujarnya.

“Kolaborasi ini, akan memantapkan upaya peningkatan standar mutu dan keselamatan pasien di RS, serta mutu pelayanan publik di RS sehingga dipastikan akan makin meningkat,” ujar mantan Dirut RS Noongan ini.

Disebutkan, semua upaya-upaya ini, tentunya sangat sesuai dengan motto RSUD ODSK  yakni Our patients, our priority. (af)

Meimonews.com – Markus Paulus Rasuh yang baru saja dilantik sebagai Hukum Tua Lolah 3 bersamaan dengan sejumlah Hukum Tua lainnya se-Kabupaten Minahasa, pekan lalu mengungkapkan kesiapannya melaksanakan visi, misi dan program kerjanya sebagaimana disampaikan ketika pencalonan, beberapa waktu lalu.

“Tinggal menunggu selesainya acara penyerahan aset, saya siap melaksanakan apa yang sudah disampaikan pada waktu pencalonan lalu,”  ujarnya kepada Meimonews.com di rumah kediamannya, Sabtu (2/7/2022).

Acara penyerahan aset oleh Pejabat Hukum Tua Lolah 3 Novidi Aroran akan dilaksanakan di Kantor Hukum Tua, Senin (4/7/2022).

Paulus, sapaan akrab pria kelahiran Lolah, 6 Oktober 1962 inipun lantas memaparkan visi, misi dan program umumnya sebagai Hukum Tua masa bakti tahun 2022-2028.

“Visi saya adalah Terwujudnya Desa Lolah Tiga yang Religius, Berdaya Saing, Aman dan Damai serta Menjamin Kesinambungan Pembangunan,” ujar bapak dua anak dan suami dari Costansi Pontoh ini.

Untuk misinya ada enam. Pertama, mewujudkan keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Kedua, meningkatkan sumber daya manusia yang berbasis digitalisasi. Ketiga, memberdayakan potensi sumber daya alam yang berbasis lingkungan hidup.

Keempat, meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Kelima, menjamin keamanan, kenyamanan dan kedamaian hidup bermasyarakat. Keenam, menjamin kesinambungan pembangunan berbasis SDGs (sustainable development goals).

Untuk program kerja, alumnus SMA Katolik St. Aquino Manado ini membagi dalam empat bidang yakni Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dan Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak.

Keterpilihan Paulus sebagai Hukum Tua untuk kedua kalinya tak terlepas dari rekam jejaknya yang adalah Hukum Tua dari tahun 2008-2018 yakni pejabat Hukum Tua tahun 2008-2011, Hukum Tua Definitif tahun 2011-2017, dan pejabat Hukum Tua tahun 2017-2018. (af)

Meimonews.com – Target 5 mata pelajaran (MP) dari 10 MP yang diikuti pada lomba Olimpiade Siswa Nasional (OSN) berhasil dipenuhi utusan SMA Negeri 1 Manado pada lomba Tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan 24-25 Mei 2022. Siswa dari MP tersebut nantinya berlomba di Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan Agustus mendatang.

“Dari 5 mata pelajaran yang ditargetkan lolos dalam OSN Tingkat Kabupaten/Kota, kami berhasil meloloskan lima mata pelajaran dengan jumlah 9 siswa,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (23/6/2022).

Dijelaskan, empat mata pelajaran yang diunggulkan terpenuhi sementara satu mata pelajaran tergantikan. Kelima MP yang diunggulkan terdiri dari matematika, ekonomi, geografi, biologi dan fisika. Empat yang lolos adalah matematika, ekonomi, geografi dan  geologi. Yang tidak gol/lolos adalah fisika tapi tergantikan dengan astronomi.

Sepuluh MP yang dilombakan adalah astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika. Setiap MP hanya dibatasi lima peserta/siswa. SMA Negeri 1 Manado ikut full team yakni empat puluh lima orang, setiap MP lima orang.

Utusan SMA Negeri 1 Manado yang berhasil menorehkan prestasi di lima MP tersebut adalah Rafa Zulhaq Rizaldi dan  Keisha Karen Manoppo yang menduduki peringkat 1 dan 2 MP Ekonomi, Valent Tio Inkiriwang peringkat 2 MP Matematika,  Claudia Belabdan Bilgys Ramadhani Reksoprojo peringkat 5 dan 9 MP Astronomi,  Osvalda Koyongian, Yoel M. Suak dan Christo M. Widjayanto peringkat 5, 6 dan 8 MP Geografi, dan Gloria NR Rokot peringkat 5 MP Biologi.

Prestasi yang ditorehkan ini, menurut Jermias, sungguh luar biasa dan membanggakan baik bagi siswa, orangtua siswa tapi juga sekolah. Betapa tidak, tahun sebelumnya, hanya meloloskan dua orang dengan dua MP. Demikianpun, persiapan waktunya terbatas tapi bisa mencapai prestasi yang luar biasa.

Khusus waktu persiapannya, Jermias menjelaskan, sebelum ia menjadi Kepala SMA Negeri 1 Manado, belum terlihat adanya persiaan. Namun, ketika masuk/menjadi kepala sekolah pada awal Maret 2022, ia langsung tancap gas. Langsung mengadakan persiapan, bahkan mendatangkan pelatih dari LOPi (Lembaga Olimpiade Pendidikan Indonesia) Jakarta.

” Kalau cuma ambil pelatih dari daerah sini (Sulut) dengan waktu persiapan yang singkat maka sulit mengejar ketertinggalan. Maka diperlukan terobosan, diperlukan langkah cepat dan tepat yakni mendatangkan pelatih yang sudah berpengalaman dan memiliki kapasitas untuk hal itu yaitu LOPI,” ujar Jermias.

Dan hasilnya, sambung mantan Kepala SMA Eben Haezar Manado ini, sungguh memuaskan dan membanggakan. Nama SMA Negeri 1 Manado terangkat lewat prestasi keikutsertaan dalam OSN ini. “Prestasi yang dicapai ini buah dari kerja keras,” tandasnya. (af)

Meimonews.com – Kuliah Tatapmuka di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) direncanakan berlangsung Agustus nanti yakni pada semester ganjil tahun ajaran 2022.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA seperti dikutip Humas Drs. Max Rembang kepada Meimonews.com dan PROSULUT.com di Manado, Senin (13/6/2022).

“Unsrat telah siap melaksanakan kembali kuliah tatapmuka, setelah dua tahun belakangan ini melaksanakan kuliah onlime (non tatapmuka). Kuliah tatapmuka direncanakan mulai Agustus mendatang yakni pada waktu semester ganjil 2022,” ujarnya.

Rencana dimulainya kuliah tatapmuka ini, menurut Rembang, setelah adanya rapat pimpinan Unsrat yang dilaksanakan belum lama ini.

Ditambahkan, kebijakan tersebut tinggal menunggu surat edarannya. “Semoga tidak ada perubahan. Semua tergantung pimpinan,” sebut Rembang seraya menjelaskan, kuliah tatapmuka ini dimungkinkan seiring membaiknya penanganan Pandemi Covid-19. (af)

Meimonews.com ‘- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan berupa Donor Darah di Komplreks Polresta Manado, Selasa (7/6/2022).

Kegiatan yang melibatkan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Kandouw (tujuh orang termasuk Paul Hendrata), RS Bhayangkara Polda Sulut (sekitar tiga orang) dan beberapa personil dari Polresta Manado ini dikoordinasi dokter Arya Perdana.

Dalam kegiatan ini terlihat ibu-ibu Anggota Bhayangkari (termasuk istri-istri perwira) dan Polwan baik dari Polresta Manado maupun Polsek-polsek jajaran, serta dari lingkungan TNI yang menjadi pendonor darah.

“Berdasarkan catatan yang ada, tak kurang dari 150-an orang yang siap mendonorkan darahnya,” ujar Kepala UTD RSUP Kandouw dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (7/6/2022).

Namun, dari data terakhir, hanya sebanyak 116 orang yang menjadi pendonor. “Hal ini karena ada beberapa calon pendonor tak bisa diambil darahnya karena sesuatu sebab,” jelas Paul Hendrata, yang dihubungi terpisah.

Kegiatan ini dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol. Parulian Sirait, Wakapolresta AKBP Faizol Wahyudi, dan pejabat utama seperti Kabag SDM Kompol Agnes Timbuleng, Kasat Sabhara Kompol Barto Dambe, Kasi Keuangan AKP Nico Tampatty, serta Ketua PC Bhayangkari Polresta Manado Ny. Parulian Sirait. (af)

Meimonews.com – Markus Paulus Rasuh terpilih sebagai Hukum Tua Desa Lolah 3 Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa setelah dalam proses pemilihan yang diadakan, Selasa  (31/5/2022) berhasil mengungguli calon lainnya.

Pada pemilihan yang turut dihadiri perwakilan Kejaksaan, Staf Khusus Bupati, Perwakilan Polres, Polsek Tombariri dan Camat tersebut, Rasuh mengalahkan tiga calon lainnya dengan suara cukup signifikan.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

Rasuh yang merupakan calon nomor urut 1 mendapat dukungan sebanyak 316 suara, nomor urut 2 Rini Terok 54 suara, nomor urut 3 Yance Wondal 248 suara dan nomor urut 4 Sakarias Karundeng 52 suara. Satu suara rusak.

Mantan Hukum Tua Desa Lolah 3 ini memiliki visi sebagai calon Hukum Tua yakni  Terwujudnya Desa Lolah 3 yang Religius, Berdaya Saing, Aman dan Damai serta Menjamin Kesinambungan Pembangunan.

Baca juga : Misa Syukur, Awali Perayaan 60 Tahun Hidup Membiara Mgr. Yos

Untuk misinya, ada enam yakni, pertama, mewujudkan keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Kedua,  meningkatkan sumber daya manusia yang berbasis digitalisasi. Ketiga,  memberdayakan potensi sumber daya alam berbasis lingkungan hidup.

Baca juga : Limi dan Rinny Resmi Bupati Bolmong dan Bupati Sangihe

Keempat, meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Kelima,  menjamin keamanan,  keyamanan dan kedamaian hidup bernasyarakat. Keenam,  menjamin kesinambungan berbasis SDGs (Subtainable Development Goals). (af)