Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat menerima Ombudsman Perwakilan Sulut di ruang kerjanya, Senin (3/1/2022)

Kehadiran Ombudsman bertemu Walikota untuk membahas soal pelayanan publik di Kota Manado serta beberapa persolan yang menimpa publik.

Ikut dibicarakan dalam pertemuan tersebut adalah adanya aduan masyarakat pada persoalan seleksi paskibraka beberapa waktu yang lalu.

Yang dipersoalkan adalah Peraturan Walikota dalam kaitan dengan seleksi
Paskibraka ini yang tidak berdasarkan aturan yang terbaru. Artinya, kebijakan aturan Walikota ini tidak menjadikan landasan aturan yang terbaru. Jadi Ombudsman ingin melihat soal ‘kelalaiannya’ ada di mana dan dilakukan oleh siapa.

Kadispora Kota Manado dan yang mewakili Dispora Provinsi Sulut yang hadir juga ikut mengklarifikasi dan memberikan penjelasan soal seleksi Paskibraka ini.

Sekretaris Kota Manado Micles C.S. Lakat ikut memberikan penjelasan berbagai hal dalam kaitan seleksi Paskibraka ini baik untuk tim seleksinya, mekanisme kerja serta berbagai aturan yang melandasinya termasuk Peraturan Walikotanya.

Walikota pun ikut menyampaikan pandangannya secara umum dalam kaitan pelayanan publik di Kota Manado. Bagi Walikota segala sesuatu apalagi berhubungan dengan persoalan-persolan pembangunan bagi masyarakat harus dikoordinasikan kepada semua pihak.

“Masyarakat juga harus memiliki kesadaran dalam rangka merespon berbagai kebijakan pembangunan di Kota Manado,” ujar Walikota.

Hadir dari Ombudsman Perwakilan Sulut pada pertemuan tersebut Kepala Perwakilan Meilany F. Limpar S.H, M.H., Asisten Stenly Kalengkian S.H.,M.H., dan Raldy Rengkuan. (lk)

Meimonews.com – Mengawali kegiatan / kerja di tahun 2022, Walikota Manado Andrei Angouw mengadakan turun lapangan (turlap) yakni melihat parit-parit dan drainase yang ada di sejumlah lokasi di Manado.

Di dampingi Kadis PUPR Johny Suwu, Walikota mengawali kegiatan turun lapangan, Senin (3/1/2022) di Ranomuut Paal II sampai perbatasan dengan Perkamil.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini responsif turun lapangan ketika mendengar laporan warga bahwa di lokasi Ranomuut terjadi luapan air kejalan.

Di lapangan / lokasi, jelas terlihat bahwa parit dan drainase terjadi pendangkalan karena sedimen yang banyak akibat air yang mengalir ikut membawa lumpur dan tanah dari ketinggian.

Ikut terlihat di lokasi, Sekretaris Kecamatan Paal II, Lurah dan beberapa Ketua Lingkungan ketika Walikota bersama Kadis PUPR menyusuri parit-parit di lokasi hingga ke jembatan Maesa. (lk)

Meimonews.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi mengumumkan secara virtual adanya satu kasus transmisi lokal varian baru Omicron di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Adanya satu kasus transmisi lokal tersebut menambah jumlah kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia menjadi 47 kasus. Dengan demikian sebanyak 46 kasus merupakan kasus impor dan 1 kasus transmisi lokal.

“Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri,” jelas dr. Nadia.

Dalam rilisnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM disebutkan, pasien bersama istri tinggal di Medan, kemudian ke Jakarta setiap satu bulan sekali. Pada 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD.

Selanjutnya, pada 19 Desember 2021 mereka melakukan pemeriksaan antigen di Rumah Sakit Grand Family, Jakarta untuk kembali ke Medan. Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil positif Covid-19 pada pasien, sementara hasil pemeriksaan antigen istrinya negatif.

Kemudian, dilakukan PCR pada 20 Desember 2021. Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium GSI (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium) didapatkan konfirmasi Omicron pada 26 Desember 2021.

Sebagai tindak lanjut, pasien diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI). dr. Nadia menyebut ini adalah kasus pertama transmisi lokal, sehingga diperlukan pengawasan ketat oleh tenaga medis dan fasilitas lengkap untuk meminimalisir kemungkinan penularan yang terjadi. Kondisi klinis pasien hingga saat ini tidak bergejala.

“Pengendalian infeksi di rumah sakit itu akan lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu kita membawa yang bersangkutan ini ke rumah sakit RSPI,” sebut dr. Nadia.

Tracing, menurut dr. Nadia masih dalam proses sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya, kita harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif yaitu 14 hari sebelum19 Desember 2021.

Tracing dilakukan untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di restoran di wilayah SCBD, apartement tempat pasien tinggal, dan aktivitas lainnya selama pasien di Jakarta.

Pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 baik di level provinsi maupun di level kabupaten. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul adanya potensi-potensi cluster.

Hal ini dapat mempercepat investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak.

“Dengan ditemukannya kasus transmisi lokal ini pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan tahun baru ini. Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mengadakan Rapat Bersama untuk finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RAPBD Tahun 2022.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut dr. Andi Fransiskus Silangen, S.Th yang di dampingi dua Wakil Ketua yakni Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH dan Billy Lombok, SH tersebut diadakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (29/12/2021).

Turut hadir Sekretaris Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu yang adalah juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut.

Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH menjelaskan, rapat banggar ini diadakan dalam rangka singkronsasi tentang hasil konsultasi dan evaluasi atas Rancangan Peraturan Daerah Sulut  tentang APBD tahun anggaran 2022 setelah melewati prosesnya di paripurna di mana Ranperda itu ditetapkan menjadi Perda.

“Sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah Tahun 2022, Ranperda tersebut dikonsultasikan ke Mendagri melalui Dirjen Bina Keuangan,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Setelah itu, sambungnya, hasil kajiannya dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Kemudian hasil tersebut dikembalikan ke Pemda Sulut, dan oleh Pemda tentu lewat pengkajian selanjutnya akan dibahas bersama dengan DPRD Sulut.

Politisi Partai Nasdem ini menyebutkan, hari ini kita telah membahas bersama Ranperda APBD Tahun 2022. Hal itu guna singkronisasi tim Banggar dengan TAPD untuk selanjutnya disahkan.

” Apa yang diputuskan dan dikirim banggar DPRD dengan apa yang menjadi keputusan Kemendageri, berdasar apa yang disampailan dan hal itu yang tengah dibahas bersama dalam rapat banggar terkait Ranperda APBD Tahun 2022,” ujarnya.

Selanjutnya, hal-hal yang menjadi catatan tentang jadual berdasar Permendagri No. 13 tahun 2006, di antarahnya dari jumlah 5 tahapan jadual pembahasan ternyata ada 3 tahapan yang tidak sesuai, dan hanya 2 tahapan yang sesuai.

Tiga tahapan yang tak sesuai itu, sebut Ketua DPD GM FKPPI Sulut ini, antara lain pertama, penyampaian Gubernur atas KUA-PPAS kepada DPRD seperti tertera sesuai jadual minggu kedua Juli, sementara itu terjadi pergeseran diajukan minggu ketiga  sehingga hal ini tidak sesuai jadual dari evaluasi Kemendagri.

Kedua, kesepakatan G dan DPRD atas rancangan KUA-PPAS setelah diajukan ke DPR dibahas dan disepakati paling lambat sesuai jjadual minggu kedua Agustus, ternyata disepakati bersama tanggal 19 bulan Oktober dan ini tidak sesuai dengan evaluasi Kemendagri.

Ketiga, penyampaian Ranperda Gubernur kepada DPRD tidak sesuai karena  diajukan 29 oktober padahal seharusnya paling lambat minggu kedua September sudah harus diajukan ke dewan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap,.ke depan tidak terulagi lagi pergeseran jadual tahapan dan pembahasan Ranperda dari Pemerintah Pusat.

“Karena hal ini sudah dari tahun 2006, terjadi pergeseran, karena itu kedepan jangan tidak sesuai lagi dari jjaual pembahasan-pembahasan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Guna membangun koordinasi dalam rangka pengawal aspirasi masyarakat, Pengurus Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) Sulut bakudapa deng (bertemu dengan) Pimpinan DPRD Sulut.

Pertemuan tersebut dilakukan di gedung DPRD Sulut, Kairagi Manado, Rabu (29/12/2021). Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menerima kunjungan Pengurus Barmas tersebut.

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPD Barmas Sulut Tonaas Defly Brando Lengkey dan Sekretaris DPD Fernando FX. Melo dan di dampingi Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) Barmas J. Victor Mailangkay yang adalah juga Wakil Ketua DPRD Sulut.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk membangun koordinasi bersama para pimpinan DPRD Provinsi Sulut dalam rangka mengawal aspirasi masyarakat, sebab Wakil Ketua DPRD Sulut DR. J. Victor Mailangkay, SH., MH adalah juga Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut,” ujar Defly.

Barmas Sulut melakukan koordinasi sehubungan dengan langkah-langkah sinergitas dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat Sulut ke depan, sebutnya, karena Barmas adalah organisasi yang terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat guna mempersatukan seluruh masyarakat adat Sulut.

Tonaas Defly mengakui, Barmas Sulut saat ini terus berbenah secara administrasi organisasi melalui Sekretaris Fernando FX Melo, namun terus semakin solid dalam melakukan pengawalan aspirasi masyarakat adat Sulut.

“Sebagaimana tujuan berdirinya Barmas adalah untuk mempersatukan masyarakat adat di tiga etnis dan puji Tuhan Barmas DPD Sulut diterima dengan baik oleh Ketua dan Wakil Ketua DPDRD Sulut,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo mengatakan, kunjungan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan para pimpinan DPRD Sulut yang didahului dengan arahan dari Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut.

“Sebelumnya, Barmas DPD Sulut sudah bertemu dengan Ketua Dewan Penasehat dan kami sudah dinasehati dengan arahan-arahan yang sifatnya membangun dan mempersatukan masyarakat di tiga etnis sehingga saat ini Barmas DPD Sulut diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulut dalam nuansa persaudaraan,” kata Fernando. (lk)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno memimpin serahterima jabatan (sertijab) dua PJU (Pejabat Utama) Polda Sulut dan tiga Kapolres/ta yang dilaksanakan di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Selasa (28/12/2021).

Sertijab tersebut dilakukan berdasarkan dua Keputusan Kapolri, masing-masing nomor Kep/1906/XII/2021 dan Kep/1907/XII/2021 tanggal 17 Desember 2021.

Jabatan Karo SDM diserahterimakan dari Kombes Pol. Octo Budhi Prasetyo kepada Kombes Pol. Riyadi Nugroho sedang Dirreskrimsus dari Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil kepada AKBP Nasriadi.

Kemudian, Kapolresta Manado dari Kombes Pol. Elvianus Laoli kepada AKBP Julianto Sirait, Kapolres Tomohon dari AKBP Yuli Kurnianto kepada AKBP Arian Primadanu Colibrito, dan Kapolres Minsel dari AKBP S. Norman Sitindaon kepada AKBP C. Bambang Harleyanto.

Upacara sertijab turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Johnny Eddizon Isir beserta para Pejabat Utama dan Kapolres jajaran Polda Sulut. Kegiatan berlangsung khidmat dan tetap menerapkan prokes ketat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno kepada Kapolresta dan Kapolres jajaran untuk memprioritaskan tiga hal yaitu Pengamanan tahun baru, penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes), dan akselerasi vaksinasi.

“Saat ini, ada tiga hal yang diprioritaskan. Pertama, pengamanan pergantian tahun baru 2021 ke 2022, di mana banyak potensi terjadinya arak-arakan dan kerumunan yang melanggar prokes maupun potensi terjadinya gesekan antar kelompok. Hal ini harus diantisipasi sejak awal,” pinta Mulyatno.

Prioritas kedua, sambungnya, adalah penegakan disiplin prokes terhadap masyarakat harus terus dilakukan. “Dan ketiga yakni akselerasi vaksinasi massal, sehingga kita bisa mampu mencapai target yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” sebutnya.

Terkait tahun baru, jenderal bintang dua ini mengimbau masyarakat agar merayakannya di rumah saja bersama keluarga dan dengan cara yang sederhana.

“Masyarakat agar menjaga situasi keamanan yang kondusif. Saya mengucapkan juga selamat menyongsong tahun baru 2022, semoga di tahun yang baru Tuhan memberkati kita semua dan akan membawa suasana yang lebih baik dari sekarang ini,” ujarnya.

Terkait sertijab, Mulyatno menjelaskan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan penyegaran bagi organisasi, di mana setiap personil Polri harus mengalami tour area dan tour of duty sebagai bagian dari pembinaan personi.

“Khusus kepada pejabat Kapolresta dan Kapolres jajaran yang baru, harus cepat menyesuaikan diri dengan karakteristik situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing,” pinta Kapolda. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw meminta jajaran Dinas Kesehatan agar vaksinasi untuk anak-anak menjadi fokus yang utama.

“Saya meminta jajaran Dinas Kesehatan untuk menggenjot vaksinasi untuk anak-anak, karena varian Omricon mudah menulari mereka,” pinta Walikota seperti Kadis Infokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Senin (27/12/2021)

Walikota pilihan rakyat ini juga mengharapkan respon baik dari orangtua untuk membawa anak mereka agar segera divaksinasi.

“Topangan dan dukungan dari orangtua untuk membawa anaknya divaksin sangat diharapkan sekali oleh Pemerintah Kota Manado. Karena lewat vaksinasi itu akan mempercepat memutus mata rantai penyebaran virus C19 ini,” tandas Walikota.

Tidak lupa pula, mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas.

Permintaan Walikota untuk menggenjot vaksinasi terhadap anak – anak ini merupakan respons Pemerintah Kota Manado terhadap seruan Pemerintah Pusat terkait meninggalnya kasus penularan virus Omricom pada anak – anak.

“Merespon seruan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Andrei Angouw langsung bergerak dan menggenjot vaksinasi untuk warga terutama anak-anak,” ujar Kountu.

Kasus penyebaran virus C19 varian baru Omricon mengalami peningkatan dan telah menyebar ke 115 negara dengan 184 ribu kasus.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan atas nama Pemerintah Pusat engungkapkan, kasus penyebaran virus C19 varian baru Omricon mengalami peningkatan dan telah menyebar ke 115 negara dengan 184 ribu kasus.

Koordinator PPKM Jawa-Bali itu menjelaskan kepada wartawan dalam jumpa pers tentang perkembangan PPKM di Jakarta, Senin (27/12/2021), justru yang mengalami peningkatan penularan terjadi pada anak-anak.

Untuk itu, Luhut meminta semua pihak harus berhati – hati atas gejala ini. “Saya mendorong orang tua agar segera membawa anak-anak untuk segera divaksinasi,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengeluarkan Surat Edaran bernomor 550/21.7340/Sekr.Dishub tertanggal 21 Desember 2021 tentang Fungsional Jalan Tol Dalam Rangka Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam surat edaran (SE) ini disebutkan maksud dikeluarkannya SE yakni untuk mengundang kelancaran angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dan demi kelancaran arus transportasi pada ruas jalan Manado – Bitung.

Ada tiga hal yang diatur dalam SE tersebut. Pertama, menghimbau masyarakat untuk menggunakan jalur tol Manado – Bitung. Kedua, gratis tol untuk segment Danowudu – Bitung terhitung sejak tanggal 23 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022.

Ketiga, khusus kendaraan angkutan barang logistik wajib masuk tol Danowudu – Bitung.

SE yang ditujukan kepada masyarakat pemilik / pengguna kendaraan pribadi, umum dan barang ini ditembuskan kepada Kapolda Sulut, Bupati / Walikota se-Sulut dan Dirut Jasa Marga Manado Bitung. (lk)

Meimonews.com -Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Rabu.(22/12/2021).

Di dampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Philip Sondakh, Wawali melakukan inspeksi untuk memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Nataru.

Tak hanya lewat atau berhenti sejenak tapi mantan Anggota DPRD Manado dan Sulut ini mendengar informasi dan masukkan dari penyewa kios yang ada di pasar milik Pemkot Manado ini.

Sejumlah keluhan dari para pedagang pasar didengar dan siap ditindaklanjuti. Makanya, ketika ada pedagang yang mengeluhkan lokasi setempat yang ditanggapi tidak memadai, Wawali langsung merespons.

Di sela road show, Wawali juga berbelanja sejumlah bahan di pasar ini.

Para pedagang sangat senang dengan kehadiran Pejabat Pemkot Manado, dalam hal ini Wakil Walikota Manado. Apalagi, kehadiran pejabat (Wawali) tersebut bukan hanya sekedar berkunjung tapi mendengarkan keluhan mereka. (lk)

Meimonews.com – Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (KB FKPPI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X di Hotel Sultan Jakarta, Senin – Rabu (20 – 22/12/2021).

Sebanyak sebelas orang perwakilan dari KB FKPPI pimpinan Handoyo Sugiarto (Ketua Pengurus Daerah Gorontalo) hadir pada Munas yang dibuka pelaksanaannya oleh Menkopolhukam mewakili Presiden Joko Widodo.

Munas kali ini mengusung tema Melalui Munas X KB FKPPI kita sukseskan konsolidasi organisasi untuk meningkatkan peran dan fungsi Bela Negara FKPPI dalam memperkokoh ketabahan nasional NKRI.

Munas 2021 ini selain menyusul program umum dan kebijakan organisasi dan hal-hal strategia lainnya, diagendakan pula pemilihan Pengurus baru.

Ketua PD XXX KB FKPPI Gorontalo Handoyo Sugiarto berharap, dengan terbentuknya kepengurusan KB FKPPI Pusat yang baru, KB FKPPI bisa semakin eksis.

“Selain itu berperan bersama Pemerintah dalam membangun negara dengan tetap Semangat menjaga Pancasila dan NKRI,” ujar Handoyo kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (21/12/2021).

Siapapun yang terpilih jadi Ketua dan Pengurus Pusat lainnya,.sambung Kadis PUPR Provinsi Gorontalo ini, KB FKPPI Gorontalo baik pemgurus maupun Anggota akan dan siap memdukungnya. (lk)