Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara menggelar Workshop Tematik P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di The Sentra Hotel Minahasa Utara, Rabu (18/9/2024).

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaan oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, SIK, MM di dampingi Terry Tikoalu, S.Sos dengan moderator Selfie PJ Ulaen, S.Pd, S.Si, M.Kes.

Narasumber tersebut yakni Brigjen Pol. Pitra yang membawakan materi tentang Strategi P4GN dalam menciptakan Indonesia Bersinar, Ketua Tim Kerja Pengelolaan dan Pembinaan Tenaga Lini Lapangan BKKBN Sulut dr. Cyndi Taloko, M.Kes (mewakili Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, ST M.Erg) tentang Kolaborasi antar BKKBN dan BNN Sulut dalam menjadikan generasi berencana yang bersih dari narkoba.

Selain itu, Ketua Pokja 1 PKK Sulut/Psikolog Preysi Siby, M.Psi tentang Program ketahanan keluarga dapam meningkatkan daya tangkal keluarga terhadap ancaman narkoba, dan Staf Program Penyusunan Anggaran dan Pelaporan BNN Sulut Christian Nataludin, SE, M.Si (mewakili Korbid P2M BNN Sulut/Penyuluh narkoba ahli madya Drs! Sam G! Repy tentang rencana aksi untuk mendukung program ketahanan keluarga.

Sebanyak 30 peserta yang merupakan utusan dari lembaga pemerintah baik provinsi Sulut maupun kota Manado dan Bitung, undangan lainnya yakni PKK Manado dan Bitung serta Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ikut dalam kegiatan ini.

Brigjen Pol. Pitra dalam sambutan dan penyampaian materinya menjelaskan keberadaan penyalahgunaan termasuk kelompok umurnya dan peredaran narkoba termasuk di Sulut serta upaya pemberantasan dan rehabilitas yang telah dilakukan BNN Sulut.

Mengingat dampak negatifnya yang tidak saja dirasakan oleh para pengguna dan keluarga tapi juga bagi masyarakat dan negara maka Brigjen Pol. Pitra menegaskan perlunya sinergitas dari semua stake-holder (pemangku kepentingan).

Mantan Wadir Reserse Narkoba dan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini lantas memaparkan data-data perkembangan prevalensi penyalahgunaan narkoba dan upaya-upaya yang telah dilakukan.

“Sulawesi Utara berada di urutan 16 dengan jumlah 21 kawasan bahaya dan 92 kawasan waspada,” ujar Brigjen Pol. Pitra.

Mengingat keterbatasan personil dan anggaran yang dimiliki maka ia berharap lewat workshop ini sinergitas dalam upaya P4GN semakin kuat sehingga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di daerah ini semakin berkurang.

Dijelaskan pula tentang target yang hendak dicapai. Untuk jangka pendek, tercapainya output sesuai bidang; untuk jangka menengah, meningkatnya kepedulian dan peran masyarakat terhadap P4GN; untuk jangka panjang, menciptakan Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba). (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado menggelar Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi (Prodi) Biologi dan Kimia Program Doktor yang pembukaanya diadakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Kamis (12/9/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd ini menghadirkan Tim dari Direktorat Kelembagaan Kemendikbudristek RI yakni Osvaldo Sativa AmasthaAmastha, Henriette Minerva Wenno, Deny Kurniawan, Dwi Rosmalasari dan LL Dikti Wilayah XVI.

Selain itu, Niken Subekti (Universitas Negeri Semarang), Eko Hadi Sujiono (Universitas Negeri Makassar) dan Novri Youla Kamdowangko (Universitas Negeri Gorontalo).

Dalam kegiatan ini, setelah acara pembukaan, diadakan presentasi dari Tim Kemendikbudristek, presentasi dari pengusul, diskusi serta evaluasi lapangan.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, kunjungan dan visitasi pembukaan program studi (prodi) baru baik S3 Biologi maupun Kimia merupakan peristiwa yang sangat menentukan dan bersejarah bagi Unima. “Visitasi hari ini akan menentukan boleh tidaknya prodi-prodi baru tersebut dibuka,” ujar Rektor.

Oleh karena itu, Rektor memberikan beberapa pertimbangan dan upaya yang dilakukan dalam membuka prodi-prodi tersebut.

Pembukaan prodi baru di Unima, menurut Rektor, adalah dalam rangka menjawab isu-isu strategis pengembangan Unima yaitu perluasan akses pendidikan Tinggi.

Disebutkan, dalam rangka perluasan akses tersebut Unima telah menatanya di dalam Rencana Strategis Bisnis 2020-2025 Unima yaitu rencana perluasan akses pendidikan tinggi melalui pembukaan prodi-prodi baru, pembukaan prodi untuk program baik sarjana, magister maupun doktor.

Disebutkan, implementasi RSB tersebut Unima telah melakukan upaya-upaya baik dalam bentuk kajian-kajian kebutuuan, spesifikasi yang menjadi ciri dan visi keilmuankeilmuan, ketersediaan sumber daya baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun ketersediaan pembiayaan yang ditata dalam RBA Unima.

“Untuk itu, telah dibentuk Tim Kerja atau task force dalam melakukan kajian dan menyusun serta menyiapkan semua dokumen yang diperlukan termasuk menyiapkan sarana dan prasarana,” ujar Rektor.

Dikemukakan, kebutuhan utama yang menjadi pertimbangan adalah pengembangan visi keilmuan dalam menjawab kebutuhan-kebutuuan baik kebutuhan dunia kerja maupun kebutuhan pengembangan visi keilmuan yang nerujuk pada bidang science, tecnology, engenering dan math (STEM).

“Oleh sebab itu, kami menetapkan prodi biologi dan kimia program S3 untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan biologi dan kimia sekaligus penyiapan tenaga-tenaga ahli dan kompeten yang menjamin pengembangan visi keilmuan,” jelas mantan Rektor 1 Unima ini. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandou menggelar Discovery North Sulawesi (DNS).

Sejumlah aneka produk unggulan UMKM dan potensi pariwisata Sulut dipamerkan secara nasional dan internasional ini.

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat memberi sambutan

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulut turut hadir pada acara pembukaannya, Di antaranya, Bupati Joune JE Ganda dan istri Rizya Davega, Wakil Bupati Kevin W. Lotulung dan istri Kristi Karla Arina, Sekda Minut Novly Wowiling dan beberapa pejabat eselon 2 lainnya.

Sejumlah aneka produk unggulan UMKM dan potensi pariwisata Sulut dipamerkan secara nasional dan internasional ini.

Menariknya, dalam gelaran DNS ini, Daerah Super Prioritas (DSP) Pariwisata Likupang dipuji oleh Menteri Sandiaga Uno dan ini membanggakan di Sulawesi Utara .

“Menarik banyak Wisatawan mancanegara dan Nusantara, saya ingin memberikan informasi pada pak Gub (Olly Dondakambey) dan jajarannya, bahwa Likupang membukukan peningkatan kunjungan wisata tertinggi dari 5 destinasi super prioritas lainnya untuk tahun 2023, selamat untuk pak Gub. Mari kita berkontribusi bersama,” ujar Menteri dalam sambutannya.

Pesona wisata Likupang ini pun dijadikan pantun Menteri Parekraf mengakhiri sambutannya. “Di Likupang makan sambel teri. Paling enak kalau ditemani nasi. Kita promosikan pariwisata negeri bersama pak Gub sukseskan Discovery North Sulawesi. Mari jo piknik ke Sulut. Torang Samua Basudara,” ujar Menteri, yang disambut riuh dan tepuk tangan hadirin dan undangan. (GL/*)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado mengadakan Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Prof. Dr. Ronald Mawuntu, SH, MH (Ketua Senat) dalam rangka Dies Natalis ke-66 Fakultas Hukum Unsrat Manado di lobi fakultas, Kamis (5/9/2024).

Pimpinan Unsrat, Dekan-dekan Fakultas se-Unsrat Manado, serta mantan Dekan, sejumlah alumni, pimpinan, staf dan perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat serta sejunlah undangan lainnya hadir pada kegiatan ini.

Ketia Panitia Pelaksana Dies Dr. Lusi Gerungan, SH, MH dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan panitia dalam rangka dies tahun ini, yang diawali pembukaan kegiatan pada beberapa waktu lalu.

 

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng saat memberikan sambutan

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dalam laporannya menjelaskan bahwa peringatan dies kali ini dilaksanakan sscara sederhana, tidak aama seperti waktu-waktu sebelumnya.

Mengenai tema yang diangkat dalam peringatan kali adalah Fakultas Hukum yang Unggul, Berbudaya Menuju Excellent University. Tema ini, jelasnya, bersinergi dengan visi dan misi Unsrat Manado.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Dr. Emma VT Senewe, SH, MH saat memberikan laporan

“Tema ini sekaligus menjadi tantangan bagi kita untuk mewujudkan Fakultas Hukum yang unggul dan berbudaya di tengah perkembangan dunia, globalisasi yang sangat cepat,” ujarnya.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng di awal sambutannya berharap Fakultas Hukum Unsrat semakin maju, berkembang dan lulusannya terus berperan penting dalam penegakan hukum yang adil, terutama bagi mereka yang tersisih.

 

Tamu/undangan serta civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat Manado

Momen dies ini, menurut Rektor, menjadi ajang refleksi dan langkah awal untuk untuk menatap masa depan yang lebih gemilang, dengan tujuan menjadi Fakultas Hukum yang unggul, berbudaya dan menuju excellent university.

Rektor mengajak seluruh civitas akademika fakultas yang berdiri pada 1 Agustus 1958 ini untuk terus bersinergi dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Mari kita jaga semangat kolaborasi, saling mendukung dan berkomitmen untuk menciptakan Fakultas Hukum yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin kita dapat mencapai tujuan yang kita impikan, menjadikan Fakultas Hukum sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berbudaya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar mantan Wakil Rektor 3 Unsrat Manado ini. (FA)

Meimonews,com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Ganjil Tahap 1 Tahun Akademik 2024/2025 di Auditorium Walanda Maramis Kantor Pusat Unima, Selasa (3/9/2024).

Yang diwisuda baik program sarjana, magister maupun doktor dilakukan pada sidang senat yang dipimpin Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si (Ketua) di dampingi Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, M.Kes, AIFO (Sekretaris).

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya memgatakan, hari ini akan diwisuda putra-putri terbaik, anak-anak bangsa yang terpilih dari 94/7 persen provinsi di Indonesia. Mereka telah ditempah melalui proses belajar sungguh sangat luar biasa.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mereka ditempa dan diberi pengalaman belajar untuk mengembangkan berbagai potensi diri baik belajar di kampus maupun di luar kampus di perguruan tinggi lain ataupun melalui berbagai kegiatan pembelajaran.

“Anak-anak kita dan saudara-saudara kita inipun telah dipersiapkan dengan kompetensi dan keunggulan kompetitif sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja,” ujar Prof. Deitje.

Diungkapksn, mereka yang akan diwisuda adalah lulusan program doktor, program magister, dan program sarjana baik progam regular maupun program RPL semester ganjil tahap I tahun akademik 2024/2025.

Wisuda, menurutnya, bukanlah tradisi universiter yang rutin. Tetapi merupakan bagian dari akuntabilitas akademik dan akuntabilitas publik suatu institusi pendidikan tinggi. Melalui wisuda ini Unima mempertanggungjawabkan semua kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan dan dipercayakan kepada Unima untuk mendidik anak-anak bangsa menjadi insan yang berkarakter Pancasila menuju Indonesia hebat.

“Oleh sebab itu, kami dengan penuh kebanggaan mewisuda saudara-saudara. Mulai hari ini saudara-saudara berhak menggunakan gelar doktor, gelar magister dan gelar sarjana sesuai bidang ilmu saudara-saudara. Hayatilah bahwa gelar akademik yang saudara sandang bukanlah tujuan akhir, tetapi masih harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui pengabdian saudara-saudara,” sebutnya.

Dijelaskan, ladang dan medan pengabdian dan pelayanan masih terbentang luas di hadapan saudara-saudara. Ladang dan medan pengabdian yang demikian luas itu membutuhkan semangat, kreativitas, dan inovasi; menuntut kerja keras dan disiplin yang tinggi, tanggungjawab serta keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Abdikanlah dirimu dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.

‘Hari ini saudara-saudara kami wisuda dengan resmi, dan sekaligus kami terima untuk menjadi anggota Ikatan Alumni UNIMA. Jaga dan pelihara nama baik almamater saudara, dan suatu saat nanti, sebagai anggota Ikatan Alumni kami berharap saudara dapat memberikan sumbangan pikiran bagi pengembangan Unima,” ujar Rektor.

Dikemukakan, tugas panggilan bagi Unima, tidak selesai ketika wisuda para lulusannya. Kualitas kerja kita semua nantinya akan diukur sejauhmana pada lulusan Unima mempunyai daya saing yang tinggi, dan pada gilirannya mereka akan mendukung upaya meningkatkan baya saing bangsa.

Oleh sebab itu, Unima harus terus berupaya meningkatkan mutu. Budaya mutu harus terus kita bangun. Kami sangat berharap kontribusi semua alumni Unima, dalam turu mengawal proses pengembangan Unima ke depan.

Disebutkan pula, hari ini, di acara yang amat terhormat ini, Unima juga akan menerima saudara-saudara, teman-teman kita yang baru menyelesaikan pendidikan program doktor di berbagai peruguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

“Kehadiran mereka merupakan berkat yang Tuhan siapkan untuk membantu dan lebih mempercepat proses akselerasi reputasi dengan memperkuat academic standing Unima,” ujar mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.

Para doktor baru, tugas panggilan dan tanggungjawab pengabdian dan pelayanan tridharma tengah menanti saudara-saudara. Kami sangat berharap kehadiran sudara-saudara akan dapat lebih mempercepat peningkatan kinerja akademik Unima melalui produktivitas yang kreatif dan inovatif penelitian, pengabdian dan publikasi ilmiah. (FA)

Meimonews,com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) Nawawi Pomolango, SH, MH memberiksn kuliah umum pada kegiatani yang diselenggarakan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Aula Kantor Pusat Unsrat, Senin (2/9/2024).

Materi kuliah umum yang dibawakan Nawawi adalah Peran Mahasiswa dalam Gerakan Anti Korupsi.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng dalam sambutannya mengatakan, upaya pemberantasan korupsi adalah dengan sadar melakukan suatu gerakan anti korupsi di masyarakat, yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya anti korupsi terutama di dunia kampus.

Rektor berharap karakter anti korupsi di dalam diri mahasiswa dapat dimulai dari lingkungan keluarga sebagai lingkungan terkecil di luar individu.

Nawawi menjelaskan Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara yang bersifat independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bebas dari pengaruh kekuasaan manapun.

Dalam pemaparan materinya, mantan alumni Fakultas Hukum Unsrat Manado ini mengingatkan bahwa peranserta masyarakat untuk memberantas korupsi di Indonesia semakin menunjukkan kontribusi yang signifikan dengan berpartisipasi aktif dalam mendukung KPK mempercepat proses pemberantasan korupsi.

Di penghujung kegiatan, sebelum foto bersama, Rektor dan Ketua KPK-RI melakukan penukaran cenderamata. (FA)

Meimomews,com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) Nawawi Pomolango memberikan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi bagi seribuan siswa SMA/SMK se-Sulut di Aula SMA Negeri 1 Manado secara luring dan secara daring dari masing-masing sekolah, Senin (2/9/2024).

Di aula SMA Negeri 1 (Smansa) Manado turut dihadiri Deputi Pendidikan KPK-RI Wawan Waediana., Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, Plt. Asisten 2 Setdaprov Sulut/Kadis Koperasi Tahlis Galang ,Kepala Dinas Dikda Sulut Femmy Suluh, Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, Kadis Kominfo Sulut Steven Liuow, Stafsus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Dra. Anne Dondokambey, M.Si, sejumlah pimpinan sekolah (termasuk Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jeremias) dan undangan lainnya.

Mengawali pemaparan materinya, Nawawi mengungkap suka-duka ketika menjalani pendidikan di SMA Negeri 1 Manado, di mana ia adalah alumni Smansa Manado 81.

Sejunlah pengalamannya bersekolah di lembaga pendidikan menengah ini diungkap termasuk ketika berhubungan dengan beberapa guru termasuk Kepala Sekolah saat itu.

Ketua KPK-RI Nawawi Pomolango saat memberiksn materi

Nawawi mengakui bahwa ia dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey bisa mencapai ‘kedudukan’ seperti sekarang tidak lepas kaitannya dengan proses pendidikan di sekolah ini.

Itulah sebabnya, Nawawi menantang para siswa untuk tekun mengikuti proses pembelajaran selama bersekolah. Selain itu, ia mengajak para siswa dan komunitas pendidikan lainnya untuk tidak membiasakan korupsi.

Gubernur Sulut Prof. Dr. ((Hc) Olly Dondokambey, SE ketika memberikan sambutan

Ia lantas mengurai apa itu korupsi dan dampaknya serta bagaimana strategi pemberantasan korupsi.

Dunia pendidikan, menurutnya merupakan bagian sangat panting dalam upaya pemberantasan korupsi.Makanya, ia berharap pendidikan bisa memasukkan materi antokorupsi sebagai mata pelajaran di sekolah.

Sejunlah siswa memanfaatkan momen tanya-jawab

Dijelaskan, ada tiga strategi pemberantasan korupsi oleh KPK. Pertama pendidikan. Lewat pemdidikan diajarkan agar tidak mau korupsi dengan membangun nilai. Kedua, pencegahan. Dalam proses ini diharapkan agar tidak bisa korupsi dengsn perbaikan sistem. Ketiga, Penindakan. Dengan adanya penindakan maka orang takut uhtuk korupsi dengan efek jera.

Ada beberapa contoh dipaparkan alumni Fakultas Hukum Jnaray Manado ini. Di antaranya, ada yang dibui karena korupsi sana BOS.

Nawawi lantas memalarkan logika antikorupsi. “Apa yang bisa kita dilakukan? Tidak ada korupsi dan tidak melakukan korupsi. Semuanya harus dibiasakan dari kecil. Mulai dari keluarga, lingkungan, bahkan sekolah.

Diingatkan untuk membangun budaya antikorulsi dengan keteladanan. Tidak.ada orang yang tiba-tiba jadi berintegritas karena butuh dididik, dilatih, dan dibasakan mulai dari rumah,lingkungan, dan sekolah.

Sejunlah siswa memanfaatkan momen tanya-jawan

Nawawi menjelaslan peran lingkungan sekolah dalam membangun budaya integritas dan antikorupsi. Di antaranya, adanya transparan dan akuntabel, sanksi bagi yang terlambat, pembiasaan praktik baik, kebiasaan anti contek, kebijakan anti gratifikasi, dan lain-lain.

Penyerahan cenderamata

Korupsi yang berasal dari bahasa Latin, sebut Nawawi, memiliki beberapa arti, di antaranya kebejatan, ketidakjujuran, tidak bernoral, penyimpangan dari kesucian.

Makanya, Nawawi mengajak dunia pendidikan baik siswa, guru maupun staf untuk membantu lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia yakni KPK, Kepolisan dan Kejaksaan karena ketiga lembaga ini memiliki keterbatasan personil.

Foto bersama usai sosialisasi

Gubernur Sulut dalam sambutannya menegaskan, fenomena korupsi yang terjadi di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, sudah sangat mengkuatirkan.dan berdampak buruk luar biasa oada hampir seluruh sendi kehidupan, baik sistem perekonomian, sistem demokrasi, sistem politik, sistem hukum, sistem pemerintahan maupun tatanan sosial kemasyarakatan.

” Di negara kita ini, korupsi telah dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas secara bersama-sama karena menyadari dampak buruknya, di mana jika tidak disikapi atau dibiarkan berlangsung maka cepat atau lambat akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan serta memperlambat proses pembangunan bangsa yang seharusnya terus diperjuangkan dan diupayakan demi kesejahteraan bersama yang setinggi-tingginya,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini, menurut gubernur, menjadi penting untuk diikuti dan dimanfaatkan para siswa, terlebih mengingat muatannya yang dapat.berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai serta budaya anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak peserta sekalian untuk mengikuti sebaik-baiknya dan memanfaatkan kegiatan ini seoptimal mungkin,” ujar alumni Smansa 81 Manado ini.

Usai pemaparan materi, sejumlah siswa memanfaatkan momen tanya jawab dengan pemateri dan diakhiri penyerahan cenderamata serta foto bersama.

Sebelum sosialisssi dimulai, siswa Smansa menampilkan tari budaya daerah kepada tamu/undangan. (Fer)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE menegaskan, Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk pemikiran kritis, moralitas serta kepekaan spiritualitas para mahasiswa.

Penegasan Gubernur tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen, SE, Ak ketika memberikan sambutan pada sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Lulusan Strata-1 STFSP yang diadakan di Aula STFSP, Sabtu (31/8/2024).

“Lulusan dari institusi ini diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan yang mendalam dalam filsafat dan teologi tetapi juga memiliki komitmen untuk menjadi agen perubahan.yang membawa dampak positif dalam masyarakat,” ujarnya.

Dalam era globali ini, sebutnya, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda semakin kompleks. Namun, gubernur yakin dengan bekal ilmu yang didapat di STFSP, para lulusan perguruan tinggi swasta ini akan mampu menjawab tantangan tersebut dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Integritas, moralitas serta komitmen spiritualitas yang telah ditanamkan selama masa studi, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kuat dalam menjalani setiap langkah kehidupan.

Oleh karenanya, gubernur memberi pesan khusus kepada para lulusan yang baru diwisudadiwisuda. “Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal babak baru dalam kehidupan saudara-saudara,” tandasnya.

Dikemukakan, di luar sana, dunia menanti kontribusi nyata dari para wisudawan. Maka, jadilah pemimpin yang bijaksana, pemimin yang kritis, dan.jadilah pelayan yang setia, yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Ditegaskan, sebagai lulusan STFSP, memillki tanggung jawab moral yang besar untuk membawa pencerahan di tengah masyarakat. ‘Bawalah semangat intelektual dan spiritual yang telah ditanamkan di sini ke manapun saudara-saudara pergi. Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah mengembangkan diri karena dunia terus berubah dan menuntut kita untuk selalu siap sedia,” tandasnya,

Sidang senat ini dihadiri Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Poltje Pitoy MSC mewakili Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Ketua STFSP Pastor Dr. Barnabas ‘Berty’ Ohoiwutun MSC, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Keuskupan Manado Pastor Amri Wuritimur Pr, perwakilan Dikti, perwakilan APTS Sulut dan Ketua Panitia Pastor Dr. Ignatius Welerubun, MA dan undangan lainnya.

Mahasiswa S-1 STFSP yang diwisuda berjunlah 68 orang yang terdiri dari 41 Sarjana Thelogi dan 27 Sarjana Filsafat. (lk)

Meimonews.com – Bank SulutGo, bank pembangunan daerah kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Pada acara Apresiasi 29th Infobank Banking Apreciation 2024 yang digelar di Shangri-La Hotel Jakarta, Jumat (30/8/2024), Bank SulutGo dianugerahi penghargaan The Excellent Performance Bank In 5 Consecutive Years 2018-2023.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Infobank sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Bank SulutGo yang konsisten dan luar biasa selama lima tahun berturut-turut.

Penghargaan diserahkan oleh Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto kepada Direktur Pemasaran Bank SulutGo Pius Batara mewakili Dirut Revino M. Pepah.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Bank SulutGo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah serta kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selama lima tahun terakhir, Bank SulutGo telah berhasil meningkatkan berbagai indikator kinerja, antara lain pertumbuhan aset, peningkatan kualitas kredit, dan perluasan jaringan layanan.

Direktur Pemasaran Bank SulutGo mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Bank SulutGo. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan inovasi produk, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujarnya.

Chairman Infobank Media Group, dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja bank-bank yang telah menunjukkan prestasi luar biasa. “Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi industri perbankan nasional,” ujarnya.

Penghargaan “29th Infobank Award 2024” yang diberikan kepada 61 bank didasarkan hasil kajian Biro Riset Infobank (birI) bertajuk Rating 106 Bank Versi Infobank 2024. Sementara, penghargaan “15th Infobank BPR Award 2024” yang diberikan kepada 417 BPR didasarkan pada hasil kajian Biro Riset Infobank bertajuk “Rating 417 BPR Versi Infobank 2024”.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan atas laporan kinerja keuangan publikasi 106 bank umum sebanyak 61 bank berhasil meraih predikat Sangat Bagus, 30 bank berpredikat Bagus, dan 10 bank berpredikat Cukup Bagus.

Sementara, dari 1.402 BPR yang disurvei, 417 BPR berhasil meraih predikat Sangat Bagus. Ke-61 bank dan ke-417 berpredikat Sangat Bagus inilah yang diberikan penghargaan.

Biro Riset Infobank menggunakan 12 rasio keuangan dan pertumbuhan untuk melakukan rating terhadap 106 bank umum dan 1.402 BPR. Ke-12 rasio keuangan dan pertumbuhan tersebut tercakup dalam tujuh bagian besar, yakni peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit GCG, permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuditas, dan efisiensi.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Bank SulutGo semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah yang terkemuka di Indonesia. (*/Afer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Pemantapan Pembelajaran Menggunakan Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Base Learning (PBL) di Wale Christian Kaima, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis-Jumat (23-23/8/2024) ini diikuti 200 peserta yakni
Wakil Rektor Rektor, para Dekan, para Wakil Dekan Bidang Akademik, para Ketua dan Sekretaris Lembaga, para Kepala Biro, para Kepala Bagian, para Kepala UPA, serta seluruh dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala dan Asisten Ahli.

Turut hadir pada kegiatan yang dilaksanakan Tim Indikator Kinerja Utama Unima pimpinan Vivi Winny Saroinsong, S.Pi, MAP (Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unima) iini adalah Tim Belmawa Kemendikbudristek RI yakni Agus Soemantri serta Hartoto, S.Pd, M.Pd (Universitas Negeri Makassar dan Dr. Ishaq Madeamin, S.Pd, M.Pd (Universitas Muhammadiyah Makassar).

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, MPd dalam sambutannya menjelaskan, peserta berkumpul pada kegiatan pemantapan pembelajaran ini akan fokus pada tiga metode pembelajaran inovatif: Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Based Learning (PBL).

“Ketiga metode ini adalah fondasi penting dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif dan relevan di era digital saat ini,” ujar Rektor.

Dengan LMS, sebutnya, kita tidak hanya mempermudah akses materi ajar, tetapi juga memperkaya interaksi antara pengajar dan peserta didik. case nethod memberikan kesempatan untuk menggali dan menganalisis situasi nyata, memperkuat pemahaman konsep secara mendalam. Sedangkan PBL mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif dan menyelesaikan masalah melalui proyek yang menantang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap peserta dapat memahami dan memanfaatkan ketiga metode ini secara optimal, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa kita menghadapi tantangan di dunia profesional,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi Tim Bermawa Kemendikbudristek RI menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat untuk kegiatan pemantapan pembelajaran yang fokus pada penggunaan Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Based Learning (PBL).

Kegiatan ini, menurut mereka adalah bagian dari upaya kita bersama untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

LMS memberikan kita platform yang fleksibel dan efisien untuk menyampaikan materi ajar, mengelola proses belajar mengajar, serta memfasilitasi interaksi antara pengajar dan peserta didik. Case method memungkinkan kita untuk mengintegrasikan teori dengan praktik melalui analisis kasus nyata, yang sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan problem solving. Sementara itu, Project Based Learning mendorong kreativitas dan kolaborasi melalui pengalaman belajar berbasis proyek, yang relevan dengan tantangan dunia nyata.

Dengan mengimplementasikan ketiga metode ini, tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan global. Kami berharap kegiatan ini akan memberikan wawasan baru, memperkuat kompetensi, dan menginspirasi inovasi dalam proses pembelajaran

Kemendikbudristek berterima kasih atas komitmen dan dedikasi dalam mengembangkan pendidikan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dan mendalam bagi kita semua.. (FA)