Meimonews,com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie jadi Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado menggantikan Nova Helen Kapantow.

Pengangkatan tersebut mengacu pada Surat Rektor Unsrat Manado No. 2699/UN12/LL/2024 tertanggal 24 Desember 2024.

Keputusan Rektor 2699 tersebut berisi tentang Pencabutan Surat Keputusan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado No. 704/UN12/KP/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Periode Tahun 2023-2027 tertanggal 18 April 2023.

“Mencabut keputusan Rektor Universitas Sam Ratulangi No. 704/UN12/KP/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Periode Tahun 2023-2027 tertanggal 18 April 2023,” demikian bunyi penetapan kesatu keputusan Rektor Unsrat No. 2699 tersebut,

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 24 Desember 2024.
Keputusan ini dikeluarkan Rektor Unsrat setelah membaca Surat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi No. 0153/M.A/HK.10/2024 tanggal 23 Desember 2024 Hal Tindak Lanjut Putusan M.A No. 258/TUN/2024.

“Benar sudah ada pergantian Dekan Fakultas Kedokteran berdasarkan putusan MA yang telah mempunyai kekuatan hukun tetap dan telah ditetapkan Plt. Dekan Fakultas Kedokteran yakni Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Sompie,’ jelas Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang kepada Meimonews.com via WA, Senin (30/12/2024).

Untuk selanjutnya, sambung Pinasang, Plt Dekan Faked melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan mempersiapkan Panitia Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Dekan Fakultas Kedokteran.

Ditambahkan, Keputusan Rektor No. 2699/UN12/LL/2024 sudah disampaikan kepada Prof. Dr. dr. Nova Helen Kapantow, DAN, MSc, SpGK tanggal 27 Desember 2024 lewat surat nomor 24092/UN12.II/KP/2024.

Surat penyanpaian tersebut, jelas Humas Unsrat Philep Morse Regar yang dihubungi tetpisah, ditandatangani Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Royke Iwan Montolalu atas nama Rektor Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Pada Hari Raya Natal Tuhan Kita Yesus Kristus (25 Desember 2024), dari Balkon Utama Basilika Vatikan, Paus Fransiskus, sebelum memberikan Berkat Urbi et Orbi untuk kota Roma dan untuk dunia, menyampaikan Pesan Natal tradisional kepada umat beriman yang hadir di Lapangan Santo Petrus dan mereka yang mendengarkannya melalui radio, televisi, dan pelbagai media komunikasi lainnya.

Berikut ini Pesan Bapa Suci untuk Natal 2024, yang diterjemahkan dari teks bahasa Latin.

Saudari-saudari yang terkasih, Selamat Natal  !

Malam ini misteri yang tidak pernah berhenti membuat kita takjub dan terharu, telah diperbaharui: Perawan Maria melahirkan Yesus, Putera Allah, membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya di palungan. Demikianlah para gembala di Betlehem menemukan-Nya, penuh sukacita, sementara para malaikat bernyanyi: “Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera bagi manusia” (bdk. Luk 2:6-14). Damai sejahtera bagi manusia.

Ya, peristiwa yang terjadi lebih dari dua ribu tahun yang lalu ini, diperbaharui oleh Roh Kudus, Roh Kasih dan Hidup yang sama yang telah membuat rahim Maria mengandung dan dari dagingnya yang menjadi manusia, membentuk Yesus. Maka hari ini, dalam kesusahan zaman kita, Sabda keselamatan yang kekal sekali lagi dan sungguh-sungguh berinkarnasi, yang berkata kepada setiap orang, pria dan wanita, yang berkata kepada seluruh dunia – inilah pesannya -: “Aku mengasihi engkau, Aku mengampuni engkau, kembalilah kepada-Ku, pintu hati-Ku terbuka bagimu!”

Saudara-saudari, pintu hati Allah selalu terbuka, marilah kita kembali kepada-Nya! Marilah kita kembali kepada hati yang mengasihi kita dan mengampuni kita! Marilah kita memberi diri untuk diampuni oleh-Nya, marilah kita diperdamaikan dengan-Nya! Tuhan selalu mengampuni! Tuhan mengampuni segala sesuatu. Marilah kita membiarkan diri kita diampuni oleh-Nya..

Inilah makna Pintu Suci Yubileum, yang saya buka di sini di Santo Petrus tadi malam, yaitu melambangkan Yesus, Pintu keselamatan yang terbuka bagi semua orang. Yesus adalah Pintu; Dia adalah Pintu yang telah dibuka oleh Bapa yang penuh belas kasihan di tengah-tengah dunia, di tengah-tengah sejarah, sehingga kita semua dapat kembali kepada-Nya. Kita semua seperti domba yang hilang dan kita membutuhkan Gembala dan Pintu untuk kembali ke rumah Bapa. Yesuslah Gembala, Yesuslah Pintu itu.

Saudara-saudari, janganlah takut! Pintu itu terbuka, Pintu itu terbuka lebar! Tidak perlu mengetuk pintu. Pintunya terbuka. Masuklah! Marilah kita diperdamaikan dengan Allah, dan kemudian kita akan diperdamaikan dengan diri kita sendiri dan mampu berdamai satu sama lain, bahkan dengan musuh-musuh kita. Belas kasihan Allah dapat melakukan segalanya, melonggarkan setiap ikatan, meruntuhkan setiap tembok perpecahan, belas kasihan Allah melarutkan kebencian dan semangat balas dendam. Datanglah! Yesuslah Pintu Damai.

Seringkali kita hanya berhenti di ambang pintu; kita tidak memiliki keberanian untuk melewatinya, karena kita memperdebatkannya. Memasuki pintu itu membutuhkan pengorbanan untuk melangkah – pengorbanan kecil; melangkah untuk sesuatu yang begitu besar – hal itu membutuhkan kerelaan untuk meninggalkan perselisihan dan perpecahan, untuk berserah diri pada tangan terbuka Anak yang adalah Raja Damai. Pada Natal ini, awal Tahun Yubileum, saya mengundang setiap orang, setiap orang dan bangsa untuk memiliki keberanian melangkah melalui Pintu, untuk menjadi peziarah harapan, untuk membungkam senjata dan mengatasi perpecahan!

Hentikanlah bunyi senjata-senjata di Ukraina yang menderita! Biarlah ada keberanian untuk membuka pintu negosiasi dan gerakan dialog dan perjumpaan, untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi.

Hentikanlah bunyi senjata-senjata di Timur Tengah! Dengan mata yang tertuju ke tempat lahirNya di Betlehem, saya teringat akan komunitas Kristen di Palestina dan Israel, dan khususnya kepada komunitas yang terkasih di Gaza, di mana terdapat situasi kemanusiaan yang sangat mengerikan. Hendaknya dilakukan gencatan senjata, pembebasan para sandera dan bantuan kepada penduduk yang kelelahan karena kelaparan dan perang. Hati saya merasa dekat dengan komunitas Kristen di Lebanon, khususnya di selatan, dan komunitas Kristen di Suriah, pada saat-saat yang sangat sulit ini. Biarlah pintu-pintu dialog dan perdamaian dibuka di seluruh wilayah yang tercabik-cabik oleh konflik. Dan dari sini saya juga ingat akan rakyat Libya, dan mendorong mereka untuk mencari jalan keluar yang memungkinkan terjadinya rekonsiliasi nasional.

Semoga kelahiran Juruselamat membawa harapan bagi ribuan keluarga ribuan dari anak yang sekarat akibat wabah campak di Republik Demokratik Kongo, serta bagi masyarakat di bagian timur negara itu dan mereka yang berada di Burkina Faso, Mali, Nigeria, dan Mozambik. Krisis kemanusiaan yang menimpa mereka terutama disebabkan oleh konflik bersenjata dan momok terorisme, dan diperparah oleh dampak perubahan iklim yang menghancurkan, yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan migrasi jutaan orang. Saya juga ingat akan orang-orang di negara-negara Semenajung Afrika yang untuk mereka semua saya berdoa dan memohon karunia perdamaian, kerukunan dan persaudaraan. Semoga Sang Putra Yang Mahatinggi mendukung upaya-upaya komunitas internasional dalam memfasilitasi akses bantuan kemanusiaan bagi penduduk sipil Sudan dan dalam memulaikan pelbagai bentuk negosiasi baru untuk tercapainya gencatan senjata.

Semoga pewartaan Natal membawa penghiburan bagi penduduk Myanmar, yang karena bentrokan bersenjata yang terus menerus, menderita penderitaan yang luar biasa dan terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Semoga Kanak-kanak Yesus mengilhami para pemimpin politik dan semua orang yang berkehendak baik di benua Amerika, sehingga solusi yang efektif dalam kebenaran dan keadilan dapat ditemukan sesegera mungkin, untuk memajukan keharmonisan sosial, terutama di Haiti, Venezuela, Kolombia, dan Nikaragua, dan bahwa upaya-upaya untuk membangun kebaikan bersama dan menemukan kembali martabat setiap orang, dengan mengatasi perpecahan politik, dapat dilakukan, terutama di Tahun Yubelium ini,

Semoga Tahun Yubileum ini menjadi kesempatan untuk meruntuhkan semua tembok pemisah: tembok ideologis, yang sering kali mewarnai kehidupan politik, dan juga tembok fisik, seperti perpecahan yang telah melanda pulau Siprus selama lima puluh tahun ini dan telah mengoyak tatanan sosial dan kemanusiaan. Saya berharap bahwa solusi yang disepakati dapat dicapai, solusi yang akan mengakhiri perpecahan dengan penghormatan penuh terhadap hak-hak dan martabat semua komunitas Siprus.

Yesus, Sabda Allah yang kekal yang telah menjadi manusia, adalah Pintu yang terbuka lebar dan yang ke sanalah kita diundang untuk melewatinya agar dapat menemukan kembali makna keberadaan kita dan kesakralan setiap kehidupan – setiap kehidupan adalah sakral – dan untuk menemukan kembali nilai-nilai yang mendasari keluarga manusia. Dia menunggu kita di ambang pintu. Dia menunggu kita masing-masing, terutama yang paling rapuh: Dia menunggu anak-anak, semua anak yang menderita perang dan kelaparan; Dia menunggu para lansia, yang sering kali dipaksa untuk hidup dalam kondisi kesepian dan pengabaian; Dia menunggu mereka yang telah kehilangan tempat tinggal mereka atau mengungsi dari tanah mereka, dalam upaya untuk menemukan tempat berlindung yang aman; Dia menunggu mereka yang kehilangan atau tidak dapat menemukan pekerjaan; Dia menunggu para tahanan yang, terlepas dari segalanya, tetap menjadi anak-anak Tuhan, selalu menjadi anak-anak Tuhan; Dia menunggu mereka yang dianiaya karena iman mereka. Mereka semua ada bengitu banyak.

Pada hari raya ini, marilah kita mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah melakukan yang terbaik untuk kebaikan secara diam-diam dan setia: Saya teringat akan orang tua, pendidik, dan guru, yang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan; Saya teringat akan para petugas kesehatan, polisi, dan semua orang yang terlibat dalam karya amal, terutama para misionaris yang tersebar di seluruh dunia, yang membawa terang dan penghiburan bagi begitu banyak orang yang mengalami kesulitan. Kepada mereka semua, saya ingin mengucapkan: terima kasih!

Saudara dan saudari, semoga Yubileum ini menjadi kesempatan untuk mengampuni hutang, terutama hutang yang membebani negara-negara miskin. Setiap orang dipanggil untuk mengampuni kesalahan-kesalahan yang telah dialaminya, karena Putra Allah, yang lahir di tengah dingin dan gelapnya malam, mengampuni semua utang kita. Ia datang untuk menyembuhkan kita dan mengampuni kita. Para peziarah pengharapan, marilah kita keluar untuk bertemu dengan-Nya! Marilah kita membuka pintu hati kita kepada-Nya. Marilah kita membuka pintu hati kita kepada-Nya, sebagaimana Ia telah membuka lebar-lebar pintu hati-Nya kepada kita.

Saya mengucapkan selamat Natal kepada anda semua. (*)

Meimonews,com – Polresta Manado menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Samrat 2024 sebagai bentuk kesiapan dalam pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Apel yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Jumat, (20/12/2024), dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Operasi Lilin Samrat ini berlangsung 13 hari (21 Desember – 2 Januari 2025) dengan fokus utama pada menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Natal dan Tahun Baru.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan tempat ibadah, lokasi wisata, pusat keramaian, hingga jalur transportasi untuk memberikan rasa aman bagi warga Kota Manado dan sekitarnya.

Apel pasukan diikuti oleh seluruh personil Polresta Manado bersama instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan Kota Manado, gabungan petugas pemadam kebakaran dan tenaga kesehatan, serta sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Kota Manado.

Dalam arahannya, Kapolresta Manado menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh elemen pengamanan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan selama periode ini. “Kita harus memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolresta Manado. (AF)

Meimonews.com – Uskup Emeritus Petrus Turang Pr merayakan 50 tahun imamat, yang diwarnai Misa Syukur yang diadakan di Emmanuel Amphiteater Catholic Youth Center Lotta, Minahasa, Rabu (18/12/2024).

Ada 12 Uskup yang berasal dari keuskupan-keuskupan di Indonesia termasuk Mgr. Turang yang memimpin misa di dampingi ratusan pastor/imam Keuskupan Manado dan beberapa pastor/imam dari Keuskupan Agung Kupang (keuskupan tempat pelayanan terakhir Mgr. Turang).

11 uskup lainnya adalah Uskup Manado Mgr. Rolly Untu, Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Ketua KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)/Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Manokwari Sorong Mgr. Larion Datus Lega, Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus.

Selain itu, Uskup Amboina Mgr. Seno Inno Ngutra, Uskup Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimis Pakenoni, Uskup Emeritus Ednun Woya (Keuskupan Wetebula) dan Uskup Emeritus Petrus Bodeng Timang (Keuskupan Banjarmasin).

Sekitar 1000 orang (uskip, pastor/imam, frater, bruder, suster dan umat) mengikuti misa dan perayaan syukur yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluaegaan dan kegembiraan tersebut.

Setelah misa, sebelum makan siang bersama, diadakan peniupan lilin ulang tahun oleh Mgr. Turang di dampingi 11 uskup, penyerahan cenderamata kepada antara lain Mgr. Turang dan Mgr. Rolly serta foto bersama.

Tiga uskup berkesempatan memberikan sambutan yakni Mgr. Rolly, Mgr. Lega dan Mgr. Bunjamin.

Mgr. Turang dalam kotbahnya sekaligus refleksinya mengurai secara singkat perjalanan panggilannya mulai dari saat masuk seminari dan sebagai imam/pastor yang lebih banyak di luar keuskupan Manado.

Di Keuskupan Manado, yang menjadi wilayah awal pelayanannya, Mgr. Turang hanya bertugas selama lima tahun dari tahun 1979-1984 (termasuk menjadi Komisi PSE KM – Red).

“Banyak keterbatasan tapi banyak surprise dan kekuatan yang membuka hati sebagai manusia untuk berpaut dengan Roh Kudus,” ujar uskup kelahiran Tataaran (Minahasa) pada 23 Februari 1947 itu.

Dari surprise sejarah perjalanan sederhana panggilannya, Mgr. Turang melihat kebaikan Tuhan, melalui lingkungan yang ada, tantangan yang ada untuk memberikan suatu jawaban yang ada.

Penyerahan cenderamata kepada Mgr. Turang (kiri) dan Mgr. Rolly

Selama penghayatan imamatnya, Mgr. Turang berusaha untuk keluar dari kelekatan diri sendiri. “Selama kelekatan diri sendiri, kita akan mengalami kekecewaan,” tandas mantan Sekretaris Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) KWI ini.

Diungkapkan, kita tidak akang melihat sukacita hidup iman dalam perjalanan penggilan. Karena itu, surprise dalam perjalanan imamat tidak boleh membuat kita, para uskup, para imam, para pemimpin umat untuk menjadi paling hebat di dunia ini.

“Saya selalu berusaha meminta kepada Tuhan supaya dalam keterbatasan, kekurangan dan kedosaan, saya selalu mendapat sokongan, terutama dari umat sekalian,” tandasnya.

Dalam sambutannya,Mgr. Rolly mengungkapkan beberapa hal terkait dengan bagaimana hingga Mgr. Turang bisa menjadi seorang imam, karena rahmat Tuhan, seperti dikatakan Mgr. Turang, lewat Pastor van Slobbe serta jawaban ya dari Mgr. Turang sehingga bisa menjadi imam.

Mgr. Petrus Turang Pr

“Mewakili umat di Keuskupan Manado yang terdiri dari 76 paroki dan 415 stasi serta kehadiran imam mewakili umat, diakon, biarawan/biarawati dan pimpinan umat, kami menyampaikan terima kasih untuk pelayanannya, yang seperti dikatakan Mgr. Turang tadi banyak di luar keuskupan Manado karena Tuhan menghendaki Mgr. Turang berkarya di banyak tempat,” ujar Mgr! Rolly. (lk)

Meimonews.com – Francesco Jeremy Topol, mahasiswa Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Negeri Manado (Unima) berhasil membuat hal luar biasa sehingga mengharumkan nama universitas tempatnya mendapat pendidikan.

“Francesco mengharumkan Unima dengan adanya Letter of Apreciation dari NASA
karena mengidentifikasi dan melaporkan adanya kerentanan pada Situs NASA,” ujar Ketua Badan Kerjasama Luar Negeri Jeanne Tulan ketika dihubungi Meimonews.com via telefon, Senin (16/12/2024).

NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah badan pemerintah Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas sains dan teknologi yang berkaitan dengan udara dan antariksa.

NASA, sebut Tuilan, memberi penghargaan kepada Franscesco karena keberhasilannya menemukan 4 Kerentanan dengan tingkat keparahan yaitu Critical.

Francesco merupakan seorang Security Researcher dan Bug Hunter yang telah menunjukan dedikasi dan kemampuan luar biasa dalam bidang keamanan Siber.

Merespons prestasi tersebut, jelas Tuilan, Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana telah setuju untuk memberikan penghargaan kepada Francesco. (FA)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Negeri Manado (Unima) di Ajang Anugerah Diktisaintek (Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) 2024.

Di ajang tersebut, Unima mendapat Gold Winner Anugerah Kerja Sama Kategori PTN BLU Sub Ketegori Pengelolaan Laporan Kerja Sama Terbaik; Silver Winner Anugerah Kerjasama Ketegori PTN BLU Kerja Sama dengan Pemerintah.

Bronze Winner Anugerah Kerja Sama Kategori PTN BLU Kerja Sama dengan Dunia Induatri; dan Pendamping Terbaik Wilayah Tengah Winner yang diterima Revolson Alexius Mege (Dosen Unima).

Penyerahan penghargaan tersebut diterima Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi M. Saroinsong mewakili Pkt. Rektor Unima Chatarina Muliana di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Biro PKHM Unima Marcia Imelda Watulingas kepada Meimonews.com, Sabtu (14/12/2024) menjelasksn, proses sehingga Unima mendapat beberapa penghargaan tersebut tidak mudah.

Walau demikian, kerja keras pimpinan, staf dan jajaran terkait Unima telah membuat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengapresiasinya dengan memberikan penghargaan tersebut.

Sebelum Unima bisa mendapat anugerah tersebut, ada bebeapa tahapan yang harus dilakukan, dan Unima bisa lolos dan masuk kategori tersebut.

Tahapan dimaksud, jelas doktor yang sering tampil menjadi pembawa acara ini, adalah wawancara yang dilakukan Tim Kemendiktisainstek pada Oktober 2024 dan kunjungan Tim Kemendiktisainstek ke Unima beberapa waktu lalu. (FA)

Meimonews.com – Dalam menghadapi dunia kerja dan masyarakat, para wisudawan akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan kesempatan. Jangan pernah berhenti untuk belajar dan mengembangkan diri.

Permintaan tersebut disampaikan Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana ketika memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dan Wisuda Semester Ganjil Tahap 2 Tahun Akademik 2024/2025 yang dilaksanakan Gedung Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Kamis (12/12/2024).

Ada sebanyak 635 orang yang diwisuda. Mereka terdiri dari program S2 sebanyak 32 orang, S1 602 orang dan S0 1 orang. Untuk guru besar ada dua orang yang dikukuhkan.

Sidang yang dipimpin Herry Sunual (Ketua Senat) ini dihadiri antara lain para anggota Senat, Plt. Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Plt. Rektor 2 Joseph Kambey, Plt. Wakil Rektor 3 Donald Matheos Ratu, pimpinan lembaga Unima, para Dekan, wisudawan dan guru besar yang dikukuhkan bersama keluarga mereka serta undangan lainnya.

“Dunia saat ini berkembang dengan sangat cepat, dan kita harus selalu siap beradaptasi dengan perubagan. Jangan takut untuk bermimpi besar dan berani mengambil langkah-langkah yang inovatif,” tandas Chatarina.

Irjen Kemendikbudriatek RI ini mengutip hasil riset Thomas J. Stanley yang dituangkan dalam bukunya The Millionaire Mind yang menjelaskan bahwa dari 10 faktor yang menentukan kesuksesan seseorang bukanlah kecerdasan intelektual atau prestasi akademik semata.

Tiga faktor yang tertinggi dari 100 faktor tersebut adalah kejujuran, disiplin dan mudah bergaul. Mantan Plt. Universitas Sebelaa Maret Surakarta ini lantas menguraikan tiga soft skill tersebut.

Hal yang menarik, menurutnya, adalah bahwa IQ berada di urutan ke 21. Bersekolah di sekolah/kampus favorit berada di urutan 23, dan lulus dengan nilai terbaik atau nilai IPK tinggi berada di urutan ke 30.

“Ini menunjukkan bahwa soft skill serta attitude/karakter memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kesuksesan seseorang,” tandas Chatarina.

Doktor doktor hukum Universitas Aerlangga dan mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menegaskan, kepintaran tak ada manfaatnya bila tak diiringi karakter yang baikbaik. Karakter yang baik pada diri seseorang akan terlihat dari sikap perilaku attitudenya.

Menurutnya, orang yang berpendidikan itu berbeda baik dalam komunikasinya, pola pikirnya, cara kerjanya, cara menjalankan bisnisnya, menangani segala permasalahanya dan lain-lain.

Oleh karena itu, kuliah bukan semata untuk bekerja tetapi untuk bekal menjalani hidup seumur hiduphidup. Karenanya tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkokoh kemajuan serta memperhalus perasaan. “Buktikan ke depan dengan gelar yang baru diraih hari ini, saudara-saudara semua sebagai manusia terdidik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Chatarina berharap para wisudawan tidak hanya mengandalkan ilmu dan pengetahuan yang didapat di bangku kuliah tetapi tetaplah terus mengasah dan mengembangkan soft skill  serta attitude saudara dalam menghadapi tantangan masa depan yang penuh dengan ketidakpastian. Jadilah pembelajar sepanjang hayat.

Terkait dengan pengukuhan dua guru besar yakni Telma Tiwa dan Ruth Umbase, Plt. Rektor Unima menjelaskan, pengukuhan ini merupakan momen yang sangat membanggakan. Gelar profesor tidak hanya merupakan puncak prestasi akademik tetapi juga amanah besar untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Saya berharap para guru besar yang baru dikukuhkan serta seluruh guru besar yang dimiliki Unima mampu menjadi garda terdepan dalam pengembangan kemajuan bangsa yang kita cintai melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, aktif dalam menghaailkan riset/penelitian,” ujarnya.

Selain itu, semua guru besar Unima dapat menjaga marwahnya sebagai guru besar yang merupakan jenjang jabatan akademik tertinggi, dengan menjadi role modemodel, teladan, panutan sebagai mentor bagi dosen-dosen muda dan berkomitmen mewujudkan ekosistem akademik yang berintegritas, yang bebas dari korupsikorupsi, kolusi dan nepotisme dalam proses pembelajaran di Unima. (FA)

Meimonews.com – Upaya memerangi Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adektif lainnya – Red) tidak dapat dilakukan sendiri. Butuh kerjasama dan kolaborasi semua pihak.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johnny Suak membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada acara Pengukuhan dan Deklarasi Laskar Perangi Narkoba di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (11/12/2024).

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, akan memperkuat kebijakan, memperluas edukasi dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Terkait sinergi dan kolaborasi Gubernur mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda hingga lembaga pendidikan untuk bersatu padu dalam memerangi narkoba.

“Karena sejatinya, melawan narkoba bukan hanya tugas BNN atau aparat penegakan hukum semata melainkan tugas kita semua,” sebut Gubernur.

Melalui pengukuhan dan deklarasi ini, Gubernur mengajak kita semua untuk mempertegas komitmen menolak segala bentuk.penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Selain itu, meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta menjadi pelopor dan agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. (alex)

Meimonews.com – Di era sekarang ini, peran penting purna paskibraka sebagai generasi muda yang pernah mengemban tugas besar mengibarkan bendera Merah Putih dalam menguatkan ideologi Pancasila sangatlah strategis.

‘Kalian bukan hanya sebagai simbol kehormatan, tapi juga harapan masa depan bangsa,” sebut Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johnny Suak ketika membacakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Bimbingan Teknis Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Purna Paskibraka Kabupaten Kepulauan Talaud di Hotel Peninsula Manado, Senin, (8/12/2024).

Ditambahkan, sebagai purna paskibraka, kalian memiliki tanggung jawab moral  untuk menjadi pelopor mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat serta menjadi motor penggerak kemajuan dan penguatan persatuan di tengah keberangaman.

Menurut Gubernur, di tengah kemajuan zaman yang semakin modern saat ini, tantangan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila semakin kompleks.

Berita bohong, ujaran kebencian dan ancaman terhadap persatuan bangsa semakin menguat di ruang digital yang tentunya berpengaruh secara langsung dalam kehidupan nyata di tengah-tengah masyarakat. “Di sinilah peran kalian sebagai purna paskibraka menjadi sangat relevan,” tandasnya.

Gubernur mengajak purna paskibraka untuk menjadi duta Pancasila baik di lingkungan keluarga, sekolah, lingkungan kerja maupun di media sosial.

Oleh karena itu, menurut Gubernur, bimbingan teknis pembinaan idelogis Pancasila ini, bukan hanya sebagai rutinitas atau formalitas belaka, namun menjadi langkah nyata dalam upaya bersama untuk memperkuat pemahaman terkait dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara yang menjadi dasar dan pedoman kehidupan betbangsa dan bernegara. (alex)

Meimonews.com – Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado terus membuahkan hasil membanggakan.

Di bidang pendidikan misalnya, komitmen Pemkot Manado dalam upaya membangun dunia pendidikan mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut menyelenggarakan Anugerah Mapalus Pendidikan 2024 di The Sentra Hotel Manado, Kamis (5/12/2024).

Ada tujuh penghargaan yang diterima Pemkot Manado di ajang ini yang diterima Wakil Walikota Richard Sualang dan Assisten 3/Kaban BKPSDM Donald Supit, yang diserahkan Kepala BPMP Sulut Febry Dien.

Penghargaan tersebut adalah pertama, transformasi pendidikan; kedua, kemitraan strategis program prioritas pendidikan; ketiga, dukungan aktif dalam mendukung program prioritas pendidikan.

Keempat, penetapan target perencanaan bidang pendidikan; kelima, dukungan Pemda terhadap pengimbasan program prioritas pendidikan; keenam, kurikulum pendidikan anti korupsi; dan ketujuh, penguatan numerasi.

Wakil Walikota di dampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Steven Tumiwa menyebut, penghargaan ini merupakan hasil kerjasama siswa, guru dan orang tua murid. “Dengan penghargaan ini diharapkan jadi motivasi bersama semua insan pendidikan di kota Manado agar pendidikan di kota Manado semakin baik kedepannya,” ujarnya. (Afer)