Meimonews.com – Indonesia memiliki penduduk 270,20 juta menurut sensus tahun 2020. Ini sungguh banyak bahkan masuk negara nomor 4 dari segi jumlah penduduk, hanya kalah dari China, India dan Amerika Serikat.

Tapi dari sisi prestasi olahraga kita ketinggalan jauh.

Berkaca dari hasil Olympiade Tokyo 2020, Amerika Serikat dan China ada di peringkat 1 dan 2 peraih medali terbanyak. India ada di peringkat 48 sedangkan kita (Indonesia) berada di peringkat 55, kalah sama Filipina yang berada di peringkat 50.

Sepertinya, ada yang salah dengan pembinaan olahraga di negeri tercinta ini. Beruntung kita punya Presiden Jokowi yang begitu peduli dengan olahraga. Masih ingat sukses Asian Games 2018 dimana Presiden Jokowi waktu itu secara tepat membubarkan Satlak Prima yang memang terlihat cara menangani pembinaan atlet Asian Games kurang baik ?

Gebrakan ini berbuah manis dimana Indonesia melampaui target pencapaian perolehan medali emas.

Kepedulian Presiden Jokowi dalam pembinaan olahraga serta kehebatan dia dalam membantu memasarkan produk dalam negeri bisa dimanfaatkan untuk memajukan cabang olahraga.

Presiden Jokowi hanya perlu mengijinkan cabor untuk mempertandinglkan Piala Presiden dan belliau bersedia apakah membuka atau menutup event tersebut secara daring dari istana.

Kejuaraan Piala Presiden dibuat berjenjang. Pertama-tama perebutan Piala Bupati/Walikota. Selanjutnya para juara Piala Walikota/Bupati ini dipanggil bertanding pada event yang lebih tinggi yaitu Piala Gubernur. Nah pemenang Piala Gubernur akan bertanding di Grand Final perebutan Piala Presiden.

Tentu saja untuk menangani secara teknis Pengurus Besar dari induk organisasi, Pengurus Provinsi serta Pengurus Kabupaten/Kota dilibatkan.
Dengan cara ini maka pembinaan berjenjang akan tersusun secara otomatis dan pasti akan meramaikan Porda dan PON sehingga kasus mutase atlet juga bisa terpantau secara otomatis.

Saya ingin memberi contoh olahraga bridge yang saya geluti. Sampai saat ini Pengurus Provinsi sudah ada di 32 Provinsi. Jika 50 % saja Provinsi mau mengadakan turnamen maka itu sudah berarti ada 16 Provinsi.

Dengan hanya juara saja yang tampil di Piala Presiden maka berarti ada 16 tim yang akan berlaga.

Karena untuk cabang bridge ada nomor Open, Putri, Campuran dan Senior berarti ada 64 tim nanti yang berlaga.

Karena bridge bisa dipertandingkan secara online maka bisa dilakukan di masa pandemic covid-19 karena para atlet cukup bertanding dari rumah.

Dengan adanya event ini otomatis akan tumbuh klub di daerah yang nantinya akan menjadi ujung tombak pembinaan kedepan. (Bert Toar Polii)

(Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Salah satu pembukaan yang sangat sering muncul dalam permainan bridge adalah 1NT karena pegangan balanced memang paling tinggi persentasenya untuk muncul.

Mau pakai Weak NT atau Strong NT atau bahkan Mini NT tetap kita harus menangani proses bidding selanjutnya. Dua konvesi yang sudah menjadi bagian dari konvesi ini adalah Stayman dan Jacoby Transfer Bid. Konvensi lainnya sangat bergantung pada pilihan “partnership” karena ada cukup banyak pilihan konvensi atau “agreement” yang bisa digunakan.

Krzystov Martens pelatih Timnas Asian Games 2018 memilih menggunakan konvensi yang umum, tapi proses selanjutnya menjadi cukup rumit.

Response terhadap pembukaan 1NT :
2♣ Stayman
2♦/♥ Jacoby Transfer Tapi khusus 2♦ bisa 4+ Hearts
2♠ Transfer Club
2NT Invitational
3♣ Transfer Diamond
3♦ Natural 6+♦, Invitational
3♥ 5/4 minors pendek Spade
3♠ 5/4 minors pendek Herat
4♣ 6/5 major , Opener 4♦ minta responder bid yang 6 kartu.
4♦ Transfer Heart
4♥ Transfer Spade
4♠ 6/5 minor Ini tambahan penulis.

Ini bisa digunakan untuk semua pembukaan 1NT tentu saja dengan range point yang bisa berbeda.
2♦ transfer to 4+ Hearts.

Ini yang banyak ditanyakan, kenapa menyusahkan diri sendiri. Jawaban KM bahwa ini adalah bagian dari konsep bidding “Stayman + Transfer” terutama karena pembukaan 1NT bisa dengan distribusi 22(45) dan 6322 dengan 6 card minor malah mungkin 5m+4M+2+2.

Dengan metode ini, pembukaan 1NT bisa berbentuk tidak balanced karena yang nantinya menjadi penentu kontrak adalah opener. Ini berbeda dengan yang umum dipakai di Indonesia, dimana penentu kontrak terutama setelah Stayman adalah responder. Metode ini membuat pembukaan 1NT harus taat asas, harus balanced atau maksimum punya 5 card M atau 6 kartu minor namun tetap semi balanced.

Salah satu yang juga bisa menimbulkan pertanyaan terutama dari pemain yang kristis, mengenai mengapa ada 3♦ Invitational padahal sudah ada 3♣ transfer ♦. Ini terjadi karena untuk warna club ada dua step sesudah transfer 2♠, yaitu 2NT dan 3♣ untuk menunjukan pegangan opener sedangkan di Diamond itu tidak ada.

1NT – 2♣ Sekuense
1NT – 2♣
2♦ No 4 card major
2♥ 4 card hearts no 4 card spade
2♠ 4 card spade no 4 card heart
2NT 44 majors minimum
3♣ 44 majors maksimum

Stayman + Transfer salah satu inovasi yang bisa membantu memecahkan berbagai problem bid yang kita sering hadapi.

Contoh :
♠ A1064 ♠ 6 ♠ 87 ♠ KQ54
♥ 5 ♥ Q1096 ♥ K965 ♥ 32
♦ Q98543 ♦ 72 ♦ K86543 ♦ 9
♣ 62 ♣ A87432 ♣ 4 ♣ Q108432

Contoh no 1 ketika bidding berjalan 1NT – 2♣ – 2♦/♥ maka responder akan kesulitan. Begitu juga dengan contoh no 2 ketika opener bid 2♦/♠. Sama dengan Contoh no 3. Contoh no 4 juga sama problemnya dengan contoh no 1. Contoh no 1 dan 3 akan aman ketika opener bid 2♦ dan kita dengan senang hati pasa. Tapi kalau bidnya 2♠ pasti kesulitan yang akan dihadapi.

Konsep Stayman + Transfer
1NT – 2♣
2♦ 2♥ pass or correct minimal 44 major
2♠ Transfer to Club
2NT Invitational
3♣ Transfer to Diamond
3♦/♥ Transfer to Heart/Spade (Smolen versi baru)
3♠ 5/5 Majors

3♦/♥ itu menunjukan 5/4 major dan yang di transfer yang 5 lembar. Ini mengganti Smolen Transfer yang selama ini normal kita gunakan.
1NT – 2♣
2♦ 2♠
2NT No Trump oriented
3♣ Suit oriented

1NT – 2♣
2♦ 2♠
2NT 3♣ To play
3♦ 3 suiter short major
3♥ Pendek ♥ 4 kartu spade + 5 kartu club
3♠ Pendek ♠ 4 kartu heart + 5 kartu club
3NT 4414 pendek ♦ bisa di pass oleh opener
4♣ 4414 pendek ♦ slam interest
4♦ Void ♦
4♥ 2425 Quantitative, 4NT opener negative
4♠ 4225

1NT – 2♣
2♦ 2♠
2NT 3♦ 3 suiter short major
3♥ 3♠ Pendek spade
3NT Pendek heart bisa di pass
4♣ Pendek heart extra
4♥ Void hearts extra

1NT – 2♣
2♦ 2♠
3♣ Suit oriented. Lanjutannya sama dengan opener bid 2NT.

1NT – 2♣
2♦ 3♣
3♦ Anda bisa pass
3♥ Pendek heart , 4 card spade + 5+ Diamond
3♠ Pendek spade, 4 card heart + 5+ Diamond
3NT Pendek club 4441
4♣ Void club
4♦ Pendek club ekstra
4♥ 2452, Quantitative, 4NT Negative
4♠ 4252

1NT – 2♣
2♦ 3♦
3♥ Fit
3♠ 3 card spade doubleton heart
3NT Choice
4♥ Bad values

1NT – 2♣
2♦ 3♦
3♥ 3♠ (65)11
3NT 4522 Quantitative
4♣ Pendek club
4♦ Pendek diamond
4♥ To play

Bagi pemain yang menggunakan Smolen Convention jelas bisa melihat kelebihan dari Stayman + Transfer dibanding Smolen Convention.
1NT – 2♣
2♦ 3♦
3NT 4♣/♦ Pendek ♣/♦ 6 kartu heart + 4 kartu spade

1NT – 2♣
2♥ 2♠ Transfer club
2NT Invitational
3♣ Transfer diamond
3♦ Transfer heart. Slam interest tidak ada pendek
3♥ Invitational
3♠/4m Splinter

1NT – 2♣
2♥ 2♠ Transfer club
2NT/3♣ Sama dengan sebelumnya

1NT – 2♣
2♥ 2♠
2NT 3♣ Non forcing
3♦ Pendek diamond, 4 card spades + 5 card club
3♥ Pendek heart, 4 card spades + 5 card club
3♠ 4144 or 4405 extra
3NT 4225 Slightly Invitational
4NT 4225 Strong invitational

Selanjutnya prinsip sama dengan proses diatas.
1NT 2♣
2♠ 2NT Transfer club
3♣ Transfer diamond
3♦ 1444, slam interest
3♥ Transfer to spade, slam interest tidak ada pendek
3♠ Invitational
4♣/♦/♥Splinter

Pasti ada yang bertanya bagaimana kalau mau invite ke 2NT pegang 4 kartu heart. Inilah yang dikatakan dari awal transfer 2♦ bisa 4 kartu khusus untuk yang mau invite.

Sekuense lainnya, rasanya sudah bisa dibuat sendiri berdasarkan method diatas.
1NT – 2♦ Sekuense

1NT 2♦
2♥ 2 or 3 card ♥
2NT 3 card ♥ maksimum NT oriented
3♥ 4 card ♥ good hand
Penulis menyarankan cukup bid 2♠ bukan 3♥.

1NT 2♦
2♥ 2♠ 4 card heart INV atau 5 kartu heart + 4 kartu diamond FG
2NT INV 5 kartu heart
3♣ 4+ club
3♦ 5 card diamond
3♥ Invitational
3♠ SPL
4♣/♦ SPL
4♥ Slam interest tidak ada pendek.

Versi penulis :
1NT 2♦
2♥ 2♠ 4 card heart INV atau 5 kartu heart + 4 kartu club FG
2NT INV 5 kartu heart
3♣ 5+ card Club
3♦ 4+ card Diamond
3♥ Invitational
3♠ SPL
4♣/♦ SPL
4♥ Slam interest tidak ada pendek.

1NT 2♦
2♥ 2♠
2NT Minimum
3♣ Extra Values
3♥ 4 kartu ♥ minimum

1NT 2♦
2♥ 2♠
2NT 3♣ 5 kartu club
3♦ 6+ kartu heart
3♥ Transfer to spade, 3514
3♠ Transfer to diamond 1534
3NT 2524

1NT 2♦
2♥ 3♣
3♦ Fit ♦
3♥ Fit ♥
3♠ Ada stopper ♠ takut di ♣, 3NT Tidak ada fit.

Contoh :
♠ A1064 ♠ 6 ♠ 87 ♠ KQ54
♥ 5 ♥ Q1096 ♥ K965 ♥ 32
♦ Q98543 ♦ 72 ♦ K86543 ♦ 9
♣ 62 ♣ A87432 ♣ 4 ♣ Q108432
Contoh : 1
1NT 2♣
2♦/♥ 3♣
3♦ Pass

Contoh : 2
1NT 2♣
2♦ 2♠
2NT/3♣ 3♣/Pass

Contoh : 3
1NT 2♣
2♦/♠ 3♣
3♦ Pass

Contoh : 4
1NT 2♣
2♦/♥ 2♠
2NT/3♣ 3♣/Pass

(Penulis adalah pemain bridge dan Humas PB Gabsi/lk)

(Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Dalam permainan bridge, reverse bid adalah salah satu tipe bid dari opener yang menunjukan pegangan kuat. Biasanya, pegangan opener itu tidak balanced dan pegang 16+ High Card Point yang selanjutnya disingkat HCP.

Dalam praktek, terutama untuk pemain yang bermain standart, hal ini mempunyai kerumitan tersendiri.
Kerumitan muncul terutama menyangkut hal, dengan reverse bid, forcing bid sampai kemana ?

Ada dua aliran yang bisa dipilih, reverse bid merupakan forcing to game atau hanya menjamin bid ketiga yang berarti hanya forcing untuk satu putaran.
Apapun aliran yang dipilih, ini berarti setiap pemain yang melakukan reverse bid harus mempunyai bid ketiga yang bisa menggambarkan pegangannya.

Mari kita lihat contoh di bawah ini :
S 6
H AK52
D KJ2
C AK643

Anda
1C
2H Partner
1 S

Pada contoh ini, anda 2H sebagai natural (4+ cards) dan forcing untuk satu putaran. Bid 2H inilah yang disebut reverse bid karena kita melewati rebid suit pertama dari opener. Dengan demikian bid reverse itu bisa diartikan rebid dari opener dimana suitnya lebih tinggi dari bid pertama opener.

Dalam situasi ini rebid 2D dan 2H adalah reverse bid. Rebid 2C tidak masuk dalam kategori reverse bid.

Reverse bid menunjukan dua arti, pertama suit yang di bid kedua maksimum 4 kartu sedangkan suit yang dibid pertama minimal 5 kartu dan bisa lebih. Kedua, menunjukan jumlah HCP yang lebih kuat antara 16+ HCP jika kita memilih forcing untuk satu putaran. Tapi menjadi 18+ HCP jika kita memilih versi game force.

Dengan distribusi 5-5, jangan reverse. Bukalah warna yang lebih tinggi kemudian rebid warna berikutnya jika pegang distribusi 5-5.

Kalau diperinci, situasi reverse terjadi apabila :
1. Anda opening bid di level satu dan partner response di level yang sama`
2. Pegangan anda tidak balanced sehingga tidak bisa rebid NT`
3. Anda tidak ada 4 kartu dari warna partner sehingga tidak bisa raise.
4. Anda punya 4 kartu yang warnanya lebih tinggi dari opening bid anda.
5. Suit kedua lebih pendek daripada suit pertama.

Contoh lain :
S 4
H AK52
D KQJ83
C A87

Anda
1D
2H Partner
1NT

2H adalah reverse
S KJ3
H 5
D AKJ4
C AJT98

Anda
1C
2D Partner
1H

2D juga adalah reverse
Jawaban setelah Reverse
Karena reverse bid adalah forcing maka tidak boleh di pass.
Ada banyak variasi yang berbeda dalam hal response terhadap reverse bid.
Penulis coba memilih salah satu yang diambil dari buku Bill Root’s “Commonsense Bidding” seperti ini :.
Pertama kita mulai dengan pegangan lemah`

Pegangan lemah dalam hal ini sekitar 6-8 points` Dengan pegangan ini ada beberapa pilihan yang bisa diambil :
1. Bid 3 dari warna pertama opener
Jika anda pegang 3+ kartu di warna pertama dan pegangan weak maka anda bisa sign-off di warna tersebut.:
S 43
H K986
D 532
C KJ92
Partner
1C
2D Anda
1H
3C

Bid 3C menunjukan 3+ card support di warna partner dan a non-forcing.

2. Bidding 2NT
Dengan pegangan lemah tapi ada stopper di warna keempat bid 2NT dan ini juga non forcing`.
S K73
H Q984
D JT
C J62

Partner
1C
2D Anda
1H
2NT

Mirip dengan distribusi sebelumnya tapi disini ada stopper di suit keempat S

Rebidding Suit Anda
Dengan pegangan 5 kartu di suit yang dibid, responder bisa rebid dan ini menjadi forcing bid walaupun bisa hanya 5 HCP,
SAK753
H83
DT76
C943

Partner
1C
2H Anda
1S
2S

Walaupun pegang 3 kartu Club tapi rebid 2S menjadi pilihan terbaik..
Selanjutnya, kita bicarakan jika pegangan anda sudah 9+HCP yang berarti sudah game force.
Jump-Raising Partner’s First Suit.

Dengan pegangan 3 kartu support di warna pertama maka jump suit adalah pilihan terbaik.
Contoh :
AQJ3
Q
AJ87
6543
Partner
1D
2H Anda
1S
4D
4D adalah forcing game.
Jump-Raising Partner’s Second Suit.
Hal yang sama juga berlaku untuk suit kedua opener, seperti contoh ini :
K9432
AQ86
87
92

Partner
1C
2H Anda
1S
4H

4H adalah to play menunjukan pegang 9-12 point dan dukungan 4 kartu.

Bidding 3NT
Dengan balanced 9-12 points da nada sopper di suit keempat sign off di 3NT.
K732
A73
JT2
K98

Partner
1D
2H Anda
1S
3NT

Bidding the Fourth Suit
Bid suit keempat dalam situasi reverse adalah natural, tidak ada fourth suit forcing.
KQ872
A732
842
Q

Partner
1C
2D Anda
1S
2H

2H disini natural mencari 3 kartu support spade atau bermain game di NT. (Penulis adalah Humas PB Gabsi dan Pemain Bridge Internasional/lk)

Oleh : Bert Toar Polii

Meimonews.com – Penulis yang kebetulan telah berkecimpung di olahraga bridge sejak tahun 1971 beruntung telah mengalami bagaimana perkembangan kompetitive bidding.

Jaman dulu jarang sekali lawan ikut bid kecuali memang pantas melakukannya, seperti free bid dengan 9 HCP atau free single raise dengan kurang dari limit raise. Weak jump suit atau Preemptive juga harus taat pada aturan seperti “rule of two and three”.

Jaman now semuanya telah berubah, sangat sulit kita menemukan bid tanpa diganggu apalagi jika menggunakan pembukaan 1C Strong seperti Precision.

Nah, sekarang menjadi tugas utama, bagaimana kita memanfaatkan kompetitive bidding secara efektif untuk keuntungan kita. Di sisi lain, kita juga harus memikirkan cara terbaik untuk mengurangi keuntngan yang diambil oleh lawan dari kompetitive bidding yang mereka lakukan.

Marshall Miles dalam bukunya Competitive Bidding in The 21st Century memberikan petunjuk sebagai berikut :
Pertama, anda harus ikut bid secara agresive untuk level partscore.Adalah suatu kerugian ketika kita membiarkan lawan main partscore, sementara kita sendiri punya partscore.

Kebanyakan pemain memang tidak berani untuk ikut bersaing bidding apalagi dalam posisi papan bahaya dan pertandingan tim. Akan berbeda dalam pertandingan pasangan yang penilaiannya Match Point atau lebih dikenal sebagai Top Bottom.

Pengalaman penulis bertanding pasangan dengan penilaian top bottom di China merasakan sekali betapa mereka sangat memahami teori ini. Sulit sekali kita untuk berhenti di level part score. Mereka akan berusaha untuk bid walaupun kadang-kadang hanya dengan 4 kartu sehingga sangat beresiko. Tapi disisi lain kitapun kesulitan melakukan penalty double. Sering terjerumus utk bid satu level lebih tinggi atau pas dan rugi. Memang kadang juga bid mereka mati dan kita diuntungkan.

Kedua, Bid secepatnya lebih aman daripada menunda. Sebagai contoh : Lawan buka 1D dan anda overcall 1H
Sebelah kiri anda pegang : S AJ954 H A1087 D 8 C J75.

Bisa dibayangkan kesulitannya , ia tidak bisa double untuk penalty karena double disini berarti negative double. Kalau ia ingin coba penalty maka ia harus pass dengan harapan partner akan reopening double. Namun untuk penalty dengan kemungkinan partner bisa pegang singleton heart tentu saja terlalu berbahaya. Dengan demikian pilihan terbaik adalah bid normal 1S.

Mari kita lihat dengan kartu yang sama dimana anda memilih pass dulu kemudian setelah bidding berjalan 1D Pass 1S Pass 2D baru overcall 2H. Disini responder tidak perlu memilih menunjukan Spade dulu karena sudah bid 1S sehingga dengan mudah bisa melakukan penalty double.

Ketika, karena kontrak 4 H/S itu yang termudah untuk bid dan bikin maka utamakan tunjukan Major.

Semua kita tahu bahwa bid game di warna major dalam pertandingan itu sering muncul. Menurut catatan sekitar 2/3 dalam permainan game di warna major.

Hal ini terutama ketika partner buka 1 minor dan kita harus response. Dalam posisi ini kita harus mengutamakan major.

Contoh : Partner buka 1C dan anda harus response dengan pegangan ini :
S 65 H KJ97 D Q10876 C K7. Jangan response 1D tapi bid 1H,

Meimonews.com – Tanggal 22 Mei 2021 sore, pekuburan umat Katolik di Kelurahan Donggala Kecamarqn Hulontalangi Kota Gorontalo didatangi beberapa anak muda dengan ciri khas Baret Merah Maron dengan Jambul Kuning di atasnya.

Mereka adalah para pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo yang sedang melaksanakan rangkaian kegiatan Dies NaNatalike-74 PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) yang jatuh pada 25 Mei 2021.

Salah satu kegiatannya adalah ziarah ke makam tokoh umat Katolik Gorontalo almarhum David Kountul atau yang biasanya dipanggil Opa David. Almarhum lahir di Sea, Minahasa pada 23 November 1932 dan meninggal di Kota Gorontalo pada 17 Mei 2020 dalam usia 87 tahun.

Apa istimewanya Opa David bagi warga PMKRI Gorontalo ? Dari fakta yang ada, terungkap bahwa jauh sebelum PMKRI hadir di Gorontalo, Opa David sudah terlebih dahulu mengambil prakarsa dan inisiatif untuk mencari, menemukan serta menghimpun para mahasiswa Katolik yang merantau di Gorontalo terutama para mahasiswa asal Papua. Ibarat gembala mencari domba-dombanya .

“Opa David sudah biasa mendatangi para mahasiswa Katolik yang waktu itu kebanyakan berasal dari Papua di asrama mereka, baik di Kota Gorontalo maupun di Kabupaten Gorontalo untuk berbincang dengan mereka seraya mengingatkan mereka untuk terus tekun belajar dan membangun persekutuan melalui kegiatan ibadah bersama.

“Tidak lupa Opa David di tengah keterbatasannya juga beberapa kali memberikan sekedar bantuan berupa mie instan atau bantuan lainnya yang mungkin kecil nilainya tapi sangat berarti bagi mereka,” kenang Sr. Aurelia Ratuanak DSY

Kenangan itu diungkapkan suster yang pernah mendampingi Opa David saat berkunjung ke asrama Papua di Limboto ketika bertugas sebagai anggota seksi Kelompok Kategorial Dewan Pastoral Paroki St Christoforus Gorontalo bersama Lembang Sule (saat ini Depertim PMKRI Kota Jajakan  Gorontalo) dan Stevan Lintang (saat ini menjadi Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo).

Dalam kaitan dengan hal tersebut Polce Kountul, putra bungsu Alm. Opa David menyatakan, waktu muda almarhum (ayahnya) banyak melibatkan diri dalam aktivitas sosial kemasyarakatan, mulai dari menjadi aktivis Partai Katolik, anggota PPS/KPPS hingga menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo dari Partai Katolik pada tahun 1967, yang mendampingi beliau ketika disumpah yaitu P. H. Geurts MSC (almarhum).

“Ketertarikannya kepada mahasiswa Katolik dilandasi pada visinya tentang perlunya menyiapkan kader muda Katolik yang kelak akan menjadi tokoh awam Katolik serta pelayan masyarakat dalam berbagai medan pengabdian sesuai semboyan yamg selalu dipedomaninya yaitu Pro Ecclesia et Patria” ujar Polce yang dalam kesehariannya tinggal di rumah peninggalan almarhum di Kelurahan Ipilo Keamatan Kota Timur Kota Gorontalo.

Oleh karena itu, Stevan Andrew Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) pada saat memimpin ziarah di makam Opa David menyatakan kegiatan ziarah dalam rangka Dies Natalis ke-74 PMKRI ini bertujuan selain untuk memberikan penghormatan kepada Opa David yang dalam hidupnya telah menunjukkan perhatian terhadap Mahasiswa Katolik juga untuk mendoakan agar almarhum beroleh kebahagiaan kekal di surga.

“Opa David sudah memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa Katolik di Gorontalo. Oleh karena itu ziarah hari ini selain bermaksud menghormati dan mendoakan almarhum juga bertujuan untuk membangkitkan motivasi kepada warga PMKRI agar terus bersemangat membangun organisasi PMKRI menjadi organisasi yang bermanfaat untuk Gereja dan Tanah Air, sebagaimana yang dicita -citakan Opa David,” ujar Stevan .

Puncak acara Dies Natalis ke-74 PMKRI akan dirayakan oleh warga PMKRI Gorontalo secara sederhana pada 25 Mei 2021 dalam bentuk Ibadah Syukur dan resepsi, pemotongan tumpeng tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid 19. (lexie)

Meimonews.vom – SD Kartika Wirabuana 7 adalah sebuah lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Yayasan Kartika Jaya Koordinator XXII Korem 131 Cabang XXI Merdeka. Sekolah yang terletak di Kelurahan Pakowa Kecamatan Wanea Manado ini berdiri tahun 1968.

Dalam sejarah perjalanan panjang sekolah ini, sudah beberapa kali terjadi perubahan nama, yang merupakan perubahan TNI di daerah ini, mulai dari Kodam XIII kemudian Korem 131 dan kembali Kodam lagi dengan Korem 131 satu perangkatnya.

Kendati begitu, arah dan daerah pendidikan tetap tidak berubah, sejalan dengan izin operasional persekolahan ini. Lokasi sekolah tidak pernah pula berpindah. Sejak berdiri hingga saat ini tetap berlokasi di tempat yang sama.

Para Kepala Sekolah telah mengalami beberapa kali pergantian, sesuai dengan kebutuhan. Sejak tahun 2014, Kepala Sekolahnya adalah Maximiliaan Patrice Kapoh, S.Pd, yang menggantikan (Alm) Baatje Lumantau.

Murid sekolah ini dari tahun ajaran ke tahun ajaran berikutnya bertambah, kecuali pada masa pandemi Covid-19 yang agak berkurang. Mereka dididik / dibina oleh beberapa guru baik yang berstatus ASN maupaun pegawai yayasan.

Murid – murid sekolah ini bertempat tinggal di Kelurahan Pakowa dan Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea. Mayoritas tinggal di Asrama Gabungan TNI, yang berada di sekitar sekolah.

Perkembangan murid dari tahun ke tahun, jelas Kepala SD Kartika Wirabuana Maximiliaan Patrice Kapoh, S.Pd merendah saat berbincang dengan Meimonews.com  di ruang kerjanya, Jumat (12/3/2021) memang terbilang biasa – biasa saja, halmana disebabkan adanya beberapa sekolah baik negeri maupun swasta di sekitaran sekolah mereka.

Kendati begitu, kualitas pendidikan di sekolah ini tetap dijaga. Kegiatan baik sesuai dengan kurikuler maupun ekstra-kurikuler tetap diatur sesuai aturan / baru yang berlaku.

Kegiatan seperti pembinaan keagamaan, kesenian, olahraga dan pramuka tetap dilaksanakan sesuai kebutuhan yang ada.

Kapoh mengakui, tidak banyak prestasi besar yang diraih murid – murid sekolahnya, tetapi ada sejumlah besar yang telah diraih di beberapa tahun terakhir, di antaranya ada muridnya yang menjadi Juara I Karate Putra Olimpiade Olahraga Siswa Nasional UPTD Wanea tahun 2016 dan Juara I Lomba Pidato Putra Tingkat SD PAI se – Kota Manado Tahun 2015.

Dalam tahun ini dan tahun – tahun ke depan, pihaknya akan melakukan kegiatan – kegiatan yang sudah dilaksanakan di tahun – tahun sebelumnya dan akan meningkatkannya.

Sekolah ini mengusung visi ‘Terwujudnya insan unggul, bertaqwa dan iptek, berkualitas, berkepribadian’, dengan empat visi yakni pertama, mempersiapkan rencana berkwalitas dan medan Imtaq dan Iptek; kedua, membentuk sumber daya manusia yang kreatif sesuai perkembangan zaman; ketiga, membangun citra sekolah terpercaya di dalam masyarakat; dan keempat, menanamkan sikap karakter bangsa.

Sementara tujuan sekolahnya adalah pertama, siswa beriman dan bertagwa kepada Tuhan yang Mahaesa; kedua, siswa sehat jasmani dan rohani, siswa memiliki dasar pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk melanjutkan pendidikan pada lebih tinggi; ketiga, mengenal dan mencintai bangsa, masyarakat dan budaya.

“Program pendidikan karakter akan menjadi perhatian pihak sekolah. Program telah dan akan disediakan, ”ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Alumni Smanto (SMA Negeri Tondano) 170-1 menyiapkan gebrakan spektakuler peduli Tondano menanggapi berbagai masukan dari WAG Tondano Kinatounku.

Bersama tokoh-tokoh senior dari Tondano seperti Vreeke Runtu, Harry Montolalu, Lucky Kalonta, Kiddy Mamuaya, Edu Pakasi, Ibu Joice Ansori Rumbayan, Frans Wagey dan lain-lain, Alumni Smanto 170.1 merencanakan dua kegiatan besar Peduli Tondano dengan cara memperindah Kota Tondano.

Ada dua program yang direncanakan, jangka pendek yakni Mari Menanam Bunga di halaman rumah atau dalam bahasa Tondano Meimou Tumanem Wungang Waki Kalasan.

Agar menarik maka akan dibuat semacam lomba yang rencananya,, jika memungkinkan, dikaitkan dengan perayaan HUT Minahasa yang jatuh pada 5 Nopember 2020 atau selambat-lambatnya sebelum Hari Natal 25 Desember 2020.

Selain itu,, untuk program jangka menengah di jalan-jalan masuk ke Tondano seperti dari Tataaran sampai Tondano, dari Tounsaru, Touliang Oki, Papakelan ditanam Tabebuya kuning atau pohon terompet emas, sejenis tanaman yang berasal dari Negara Brazil yang sering dikira tanaman dari Jepang karena mirip tanaman sakura.

Program jangka menengah ini akan melibatkan masyarakat Tondano atau yang mencintai kota Tondano dimanapun mereka berada untuk ikut peduli dengan keindahan kota Tondano. Caranya mereka bisa mengadopsi pohon Tabebuya dengan mengisi dompet peduli dan Koperasi atau wadah yang dibentuk akan menanam kemudian memelihara pohon tersebut. Sebagai ucapan terima kasih, nama yang adopsi akan ditulis di pohon atau di area sekitar pohon.

Namun tentu saja ini perlu bekerjasama dan melibatkan instasi terkait dari Pemda Minahasa.

Sebagai Personal in Charge untuk membentuk kepanitian di Tondano telah ditetapkan Dr. Anetha Lyta Flora Tilaar, M.Si dari Unima dan Ir. Petrus Rizal Richard Ignatius Montong.

Selanjutnya program kedua adalah program jangka panjang untuk membentuk Koperasi yang salah satu tujuan utama untuk memberdayakan sawah-sawah di sekeliling Tondano terutama di daerah Boulevard Tondano dan di sisi jalan dari Kiniar menuju Touliang Oki, dari Katinggolan menuju Papakelan agar tidak terbiar seperti saat ini.

Akan dikaji apakah memungkinkan untuk tetap menjadi sawah yang produktif dan ditangani secara modern agar keindahan ketika warna hijau saat baru mulai tumbuh kemudian menguning saat mendekati panen dapat dinikmati kembali.

Atau apakah ada alternative lain, sehingga lahan tersebut tetap produktif tapi juga memberikan pemandangan yang ini. Misalnya dengan menanam kembang yang memang dari dulu menjadi kebanggaan orang Tondano.

Kembang buat orang Tondano dulu itu selalu ditanam di halaman rumah dan juga di rumah-rumah.

Untuk Personal in Charge urusan koperasi telah ditunjuk mantan Bupati Minahasa Vreeke Runtu bersama Deithy Hermanus Worek seorang pengusaha,

Rapat melalui Zoom kemarin dipimpin Wakil Ketua Alumni Smanto 170.1 Ir. Riel J. Mantik M.Eng. Sc. yang berharap Tondano menjadi ‘heart of Minahasa” dan orang kalau datang ke Sulut belum lengkap kalau “nyanda basinggah di Tondano” lanjutnya dalam dialek Melayu Manado.

Ayo mari kita dukung usaha yang positif ini sehingga cepat terwujud. (Bert Toar Polii/lk)

Meimonews.com – Selang waktu pertengahan hingga akhir Mei 2020, sejumlah kasus pencurian kendaran bermotor (curanmor) yang terdapat di beberapa daerah di Sulawesi Utara berhasil diungkap personil Polri Polda Sulut. Pelaku diamankan, barang bukti disita.
Pengungkapan kasus dan penangkapan tersangka dilakukan Timsus (Tim Khusus) Maleo Polda Sulut yang berkolaborasi dengan Tim Resmob Polres/Pelatihan di Tim Paniki Polresta Manado, Tim Totosik Polres Tomohon dan Tim Tarsius Polres Bitung.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut Kombes Pol. Jules Abraham Abast, SIK, dalam konferensi pers di Mapolda Sulut, Selasa (2/6/2020) menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian dan penggabungan kendaraan khusus roda empat tersebut berdasarkan laporan polisi di beberapa Polres.jajaran Polda Sulut.
Adapun barang bukti yang disita adalah Daihatsu Terior warna putih DB1271 BQ milik Michael Rumawir, Daihatsu Grand Max warna putih DT 8457 FT Bakka Rahim (warga desa Wanggudu, Kendari), Toyota Agya warna merah DB1396 CF milik Jesica Mapalulu (warga Madidir Ure Bitung), Toyota Agya warna silver DB 1773 AZ milik Melky Poyoh (warga Tomohon).
Selain itu, Toyota Agya warna merah, Toyota Avanza warna abu-abu, Daihatsu Xenia warna abu-abu, Daihatsu Xenia warna silver DB 1244 QB, dan Daihatsu Xenia warna putih.
Para tersangka, menurut Abast, ditangkap di lokasi yang berbeda-beda, antara lain di Dumoga (Bolaang Mogondouw) , Manado, Amurang, Bitung dan Tondano.
Mantan Kabid Humas Polda NTT ini mengungkapkan, mode yang dilakukan tersangka adalah dengan membuat kunci duplikat kemudian diambil mobilnya dan dipindahkan, melarikan diri kemudian dijual.
Selain itu, berpura-pura naik mobil, selanjutnya membawa lari mobil tersebut untuk kemudian dijual dengan harga murah. Beberapa mobil yang ditemukan polisi telah berubah warnanya. Para tersangka juga didapai menghapus dan mengubah nomor mesin dan nomor rangka.
Para tersangka adalah RK (diselesaikan di Polsek Langowan), K (penadah berhasil di Polsek Maesa), SL alias Korea alias Sinyo (pacar salah satu korban), AM alias Andika, JK alias Dile, K alias Mas dan MML.
Usai konferensi pers, Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM langsung menyerahkan barang bukti yang terdiri dari mobil dan kunci kepada korban/pemilik kendaraan.
Korban/pemilik kendaraan berterima kasih kepada personil/isntusi Polri yag telah berhasil membongkar kasus pencurian ranmor ini dan segera mengembalikan kendaraan kepada mereka.
Mereka mengapresiasi langkah cepat dari personil/institusi Polri di Polda Sulut yang rensponsif baik yang telah ada laporan polisi maupun yang belum ada laporan polisi.
Pengungkapan kasus ini kiranya menjadi pembelajaran bagi pemilik kendaraan baik motor maupun mobil untuk senatiasa waspada atau tidak lengah, dan kepada masyarakat, bila melihat adanya perilaku mencurigakan atau memiliki informasi terkait pencurian kendaraan untuk segera melaporkan kepada kepolisian terdekat. (Lexie Kalesaran)