Meimonews.com – Semangat untuk memajukan dunia pendidikan lewat pendidikan formal di SMP Kristen 67 Immanuel Bahu terus dilakukan, walau ada keterbatasan baik dalam hal sumber dana maupun sumber daya.

“Semangat pantang menyerah terus-menerus digelorakan kepada para guru, orangtua siswa dan para siswa. Untuk kemajuan pendidikan khususnya kepada generasi penerus bangsa harus mendapat perhatian penting,” ujar Kepala SMP Kristen 67 Immanuel Bahu Debora Tenda kepada Meimonews.com di ruang tamu sekolah, Kamis (19/5/2022).

Baca juga :
Pertama Kali Ikut OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Debora lantas menjelaskan sejumlah hal terkait dengan upaya-upaya yang dilakukannya bersama guru dan pihak terkait seperti orangtua siswa.

“Beberapa hal dalam upaya memajukan dunia pendidikan khususnya di sekolah kami, terus-menerus dilakukan. Pelbagai upaya dilakukan walau di tengah keterbatasan,” tegas Kepsek kelahiran Amurang, 31 Mei 1963 ini.

Sebagai pimpinan sekolah, Debora bersyukur karena ujian akhir sekolah untuk siswa kelas 9 telah berjalan dengan baik karena adanya sinergitas semua pihak di antaranya guru,  siswa dan orangtua siswa.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Diungkapkan, sebanyak 42 siswa kelas 9 telah mengikuti UAS (ujian akhir sekolah) beberapa waktu lalu, yang kini kita tinggal menunggu pengumuman kelulusan pada 15 Juni mendatang.

Terkait dengan ulangan kenaikan kelas 7 dan kelas 8, Debora menjelaskan, akan dilakukan pada 6-10 Juni mendatang. Semua persiapannya telah dilakukan dengan baik. Tinggal tunggu hari pelaksanaan.

Siswa di sekolah yang dipimpinnya berjumlah 118 orang di mana 42 orang di antaranya adalah siswa kelas 9, yang baru selesai UAS. Untuk guru berjumlah 8 orang (5 berstatus PNS dan 3 pegawai yayasan). Selain itu, ada 1 orang operator PNS. (af)

Meimonews.com – SMA Katolik St. Ignatius Malalayang menyiapkan 10 orang siswanya untuk mengikuti lomba Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Tahun 2022 Tingkat Kota Manado.

” Saat ini, kami sedang mempersiapkan sebanyak 10 siswa untuk ikut lomba OSN tingkat Kota Manado yang akan dilaksanakan pada  24-25 Mei 2022,” ujar Kepala SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Manado Henny Purasa kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (19/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Untuk mengikuti ajang yang baru pertama kali diikuti sekolah yang dipimpimnya, sejumlah petsiapan dilakukan agar hasil terbaik bisa diraih para siswanya di ajang tersebut. Henny lantas menguraikan langkah-langkah persiapan keikitsertaan siswanya pada lomba OSN tahun ini.

Ke-10 siswa yang akan ikut dalam lomba tersebut terbagi dalam bidang geografi 2 siswa ekonomi 2 siswa, matematika 4 siswa dan kimia 2 siswa. Mereka (para siswa peserta lomba OSN) di dampingi 2 orang yakni pegawas Maya Nebuida dan proktor (petugas teknis) Wenny Tomboan.

Baca juga :  Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Terkait target keikutsertaan lomba, Henny menegaskan, lolos tingkat Kota Manado dulu. “Siapapun dia, sekolah manapun termasuk sekolah kami, tentu berharap hasil yang terbaik dan lolos dalam tingkatan adalah target dan harapan keikutsertaan dalam lomba,” tandasnya seraya menjelaskan, lomba ini baru pertama kali diikuti sekolahnya. (af)

Meimonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhad Golose melantik dua pejabat BNN-RI di Kantor BNN-RI, Jumat (13/5/2022).

Pelantikan kedua pejabat tersebut  berdasarkan pada Keputusan Presiden RI No. 50/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkingan BNN.

Kedua pejabat itu adalah Drs. Tagam Sinaga, MM sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNN-RI dan Kombes Pol. Rudi Ahmad Sudrajat, SIK, MH sebagai  Kasubdit Perencanaan Teknis dan Evaluasi Direktorat Intelejen Deputi Pemberantasan BNN-RI.

Baca juga : Menkes Beberksn Cara Cegah Hepatitis Akut

Dalam sambutannya, Komjem Pol. Golose menyebutkan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan penghargaan tertinggi  dari institusi. “Jadikan jabatan ini sebagai berkat dan amanah  yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana sumpah jabatan yang telah saudara ucapakan,” ujar.Golose.

Kepada pemangku jabatan Deputi Dayamas yang baru, Golose  menitikberatkan target kebijakam program Kota Tanggap Narkoba (Kotan), sesuai dengan Renstra BNN 2020-2024 yakni sebanyak  60 kabupaten/kota.

“Capaian penilaian Kotan tahun 2021 sebanyak 101 Kotan yang terdiri dari 4 wliayah kategori Sangat Tanggap, dan 97 wilayah dengan kategori Tanggap Ancaman Narkoba,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Golose berharap di bawah kepemimpinan Sinaga, mampu memenuhi target 2022 yakni 90 kabupaten/kota  atau bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya.

Disampaikan, berdasarkan capaian kinerja tahun 2021, kegiatan pemberdayaan alternatif telah bethasil melakukan kerjasama pada 3 pilot project, salah satunya penanaman jagung di atas lahan seluas 7.090 hektar dengan  melibatkan 6.710 orang petani dan menghasilkan 49.630 ton jagung di Provinsi Aceh.

” Saya harap pada tahun 2022 akan ada terobosan kreatif program Grand Disign Alternative Development (GDAD)  maupun dalam pemulihan kawasan rawan narkoba,”  ujarnya, seperti dikutip Humas dan Protokol BNN-RI.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

Di akhir sambutannya, Golose berpesan untuk terus meningkatkan kepercayaan  masyarakat melalui Tagline War on Drugs dengan lebih cepat  dan tak boleh surut (speed up never let up).

Kepada pejabat yang dilantik, Golose meminta untuk segera membuktikan kemampuannya dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik, beradaptasi cepat dengan tugas jabatan yang baru serta mampu bekerja dengan  keras dan cerdas. (lk)

Meimonews.com – Mewakili Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc, DEA, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc di dampingi Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH membuka pelaksanaan Ujian  Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Sebanyak 3.997 calon mahasiswa (cama) mengikuti ujian tersebut yang diadakan di Unsrat Manado, Selasa (17/5/2022).

Jumlah calon mahasiswa tersebut bukan hanya yang masuk di Universitas Sam Ratulangi saja, tetapi tercatat di seluruh Indonesia.

“Unsrat telah siap secara teknis melaksanakan UTBK terhadap 3.977 calon mahasiswa, dengan tetap memenuhi prokes,” ujar Gerung kepada wartawan.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X Inkindo Sulut, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

UTBK-SBMPTN di Universitas Sam Ratulangi dimulai pukul 08:15 Wita dan calon mahasiswa diwajibkan hadir pada pukul 07:00 Wita.

UTBK SBMPTN akan dilaksanakan secara bertahap dalam 2 gelombang, di mana gelombang pertama pada 17 – 23 Mei 2022 dan gelombang kedua pada 28 Mei – 3 Juni 2022 bertempat di Gedung TIK Unsrat dan Fakultas Kedokteran.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Kepada calon mahasiswa diharapkan memperhatikan pengumuman panitia seperti, kehadiran paling lambat 1 jam sebelum ujian dimulai, betpakaian harus rapih (tidak diperkenankan mengenakan kaos oblong, celana jins bolong, rok mini, blus pendek serta tidak pakai sandal. (fa)

Meimonews.com – Selain mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) X Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulawesi Utara, Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan beberapa harapan.

Harapan-harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Musprov X Inkindo Sulut di Four Point Manado, Selasa (17/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan selamat atas pelaksanaan Musprov Inkindo ini dan berharap agar acara ini dapat berjalan dengan baik serta organisasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Jadilah ahli untuk bidang yang digeluti dan dapat mengawal pembangunan baik secara nasional maupun di daerah Sulut dan Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Pejabat yang rajin turun ke bawah (turba) ini  mengapresiasi pula kegiatan Musprov ini dan  berharap dapat menghasilkan hasil yang terbaik untuk Inkindo Sulut juga bagi kepentingan Inkindo secara nasional.

Acara pembukaan Musprov bertema “Inkindo Kerja, Inkindo Membangun, Sulut Maju” yang ditandai pemukulan gong ini diakhiri dengan pemberian cendera mata dari DPP Inkindo Sulut kepada Walikota.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Hadir dalam Musprov Inkindo ini, pimpinan Inkindo Pusat, Ketua DPP Inkindo Sulut beserta Pengurus Inkindo, mantan Ketua-Ketua Inkindo Sulut, Ketua-Ketua Asosiasi serta para peserta dan undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com Walikota Manado Andrei Angouw berharap, lewat program guru penggerak akan menjadi buster, pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Lokakarya 7 Festival Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kota Manado yang diadakan di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (13/5/2022).

“Kalau kita mau berubah maka cara kita juga harus berubah. Lewat program guru penggerak ini diharapkan akan ada perubahan yang cukup cepat. Siapa yang menjadi guru penggerak hendaknya bisa menggerakkan perubahan dimaksud,” ujar Angouw.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Guru penggerak, menurut Angouw, hendaknya menjadi agen perubahan baik bagi siswa, teman-teman guru maupun lingkungannya. “Guru penggerak harus menjadi pendorong baik bagi siswa-siswa, bagi temam guru maupun lingkungannya,” ujarnya.

Di awal sambutannya tanpa teks, Walikota menyampaikan terima kasih dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar semakin banyak mencetak guru-guru penggerak.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyebutkan, pendidikan sangat penting untuk masa depan dan kepentingan bersama kita, untuk kesinambungan bangsa ini. “Kita tidak bisa membangun bangsa ini kalau putus pendidikan kita.,” tandasnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Walikota  mengambil kesempatan untuk  melihat hasil karya guru penggerak yang ada di lokasi pameran, di kompleks kegiatan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan kelas berbagi di mana beberapa CGP berbagi pengalamannya sebagai CGP di sekolahnya, yang dipandu Syuaib Suleman (Guru SMA Negeri 9 Manado), dan Pameran.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan  Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas BK) Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/5/2022).

Hendra Massie selaku panitia melaporkan, kegiatan program Guru Penggerak ini diikuti 36 peserta yang adalah calon guru penggerak (CGP) Angkatan 3 sedang pengajar praktek berjumlah 8 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil karya CGP di bawah bimbingan pengajar praktek dan fasilitator. Adapun yang ditampilkan apa yang dipelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak sekitar 7 bulan dengan harapan guru-guru dapat menjadi agen perubahan, membawa transformasi pada dunia pendidikan.

Selain itu, untuk mewujudkan Merdeka Belajar serta mencetak generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila yang adalah pilar dan masa depan bangsa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Sulut Mohamad Hartono, perwakilan Dinas Pendidikan Sulut, Sekretaris Dikbud Manado Steven Tumiwa, Kasikur Bidang SMP Dikbud Manado Youla Paimin, Pengawas, beberapa Kepala Sekolah di antaranya Mediatrix Ngantung (Kepsek Penggerak SMA Negeri 8 Manado) dan Jemmy Jermias (SMA Negeri 1 Manado) serta sejumlah undangan lainnya termasuk praktisi pendidikan. (lk)

Meimonews.com – Penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan. Salah satuya, dengan menjaga kebersihan diri.

“Virus ini menularnya lewat asupan makanan yang lewat mulut. Jadi, kalau bisa rajin cuci tangan saja supaya kita pastikan yang masuk ke anak-anak kita. Khan, ini menyerang banyak di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah 5 tahun. Itu bersih,” ujar Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo  di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022).

Baca juga : Pascalibur Lebaran, Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Kasus Covid-19

Secara umum, sebut Menkes, seperti dikutip Humas Kemenkes, gejala awal penyakit hepatitis akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan.

Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan buang air besar berwarna putih pucat. Menkes meminta agar para orang tua untuk segera memeriksakan anak dengan gejala tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.

“Kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam, nah itu dicek SGPT- SGOT-nya. Kalau sudah di atas 100, lebih baik di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat. SGPT-SGOT normalnya di level 30-an, kalau sudah naik agak tinggi sebaiknya di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Menkes.

Saat ini, ungkapnya, tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut. Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada  27 April, beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya kejadian luar biasa atau outbreak di Eropa penyakit ini di Eropa.

Diungkapkan, pihaknya menindaklanjuti kejadian ini dengan membuat Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology)

“Tanggal 27 April itu kita sudah langsung mengeluarkan surat edaran agar semua rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan surveillance monitoring terhadap kasus ini,” sebutnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Ditambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai penyakit ini.

Memang kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang seratus persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini.  Sekarang penelitian sedang dilakukan bersama-sama oleh Indonesia, bekerja sama dengan WHO dan juga kita bekerja sama dengan Amerika (Serikat) dan Inggris, untuk bisa mendeteksi secara cepat penyebab penyakit ini. “Kemungkinan besar adalah adenovirus strain 41, tapi ada juga banyak kasus yang tidak ada adenovirus strain 41 ini,” ujarnya.

Mengenai penyakit mulut dan kuku yang menyerang sejumlah hewan ternak di Jawa Timur, Menkes mengungkapkan,  penyakit ini sangat jarang ditemukan menular ke manusia. “Kami sudah diskusi dengan WHO, Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), bahwa penyakit mulut dan kuku ini memang domainnya ada di hewan jadi hampir tidak ada yang loncat ke manusia,” ujarnya.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Virus yang menyerang hewan ini, menurutnya, berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang ditularkan hewan kalelawar ke manusia, maupun flu babi dan flu burung. “Khusus untuk mulut dan kuku, virus ini memang adanya hanya di hewan yang berkuku dua, jadi sangat jarang yang meloncat ke manusia. Jadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya,” kunci Menkes. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah tetap melanjutkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya untuk terus dapat mengendalikan pandemi Covid-19 di tanah air.

Hal tersebut ditegaskan  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022).

“Pemerintah juga menegaskan hingga hari ini masih akan terus memberlakukan PPKM Jawa-Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan dan juga mengikuti hasil evaluasi secara reguler yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Luhut.

Ditegaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi pandemi terutama setelah libur Lebaran tahun 2022 ini. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah atau WFH guna menekan risiko penularan Covid-19.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

“Pemerintah akan memantau pergerakan kasus dalam satu dan dua minggu ke depan dengan memperkuat testing dan tracing. Kami juga mengimbau untuk mengoptimalkan work from home selama beberapa waktu ke depan untuk mengurangi risiko penyebaran virus ini,” tegasnya.

Diungkapkan, situasi pandemi di tanah air saat ini berada dalam kondisi yang baik. Kasus konfirmasi harian menurun secara signifikan di mana selama 25 hari berturut-turut jumlah konfirmasi tercatat di bawah 1.000 kasus dan 11 hari berturut-turut di bawah 500 kasus.

Tingkat rawat inap juga terus turun hingga 97 persen dari puncak kasus Omicron, tingkat hunian tempat tidur rumah sakit hanya 2 persen, kasus kematian turun secara signifikan hingga 98 persen dari puncak kasus Omicron, dan positivity rate 0,7 persen atau di bawah lima persen.

Menko Marves yang juga koordinator PPKM Jawa-Bali mengungkapkan, berdasarkan level asesmen yang dilakukan oleh pemerintah hingga 7 Mei 2022, tidak ada kabupaten/kota di Jawa-Bali yang berada di Level 4 dan hanya satu daerah yang berada di Level 3.

“Hanya ada satu kabupaten, yaitu Pamekasan yang berada pada Level 3 akibat level vaksinasi yang belum memadai,” ujarnya, seperti dikutip Humas Kemenkes.

Seiring dengan semakin terkendalinya kasus Covid-19, Luhut menyampaikan, langkah-langkah relaksasi PPKM akan terus dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut.

Baca juga : Pascalibur Lebaran, Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Kasus Covid-19

Sejalan dengan itu, pemerintah juga akan terus mengakselerasi vaksinasi terutama dosis kedua dan dosis lanjutan atau booster serta tetap mendorong penggunaan PeduliLindungi dan masker di tempat-tempat publik.

“Di tengah terus membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di tanah air, relaksasi aturan PPKM akan terus dipermudah dan dilonggarkan, namun akan tetap terus mengikuti standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Terkait detail aturan pelonggaran ini akan dituangkan ke dalam aturan Inmendagri ataupun SE (Surat Edaran) Satgas yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Luhut menekankan bahwa peran serta masyarakat juga merupakan kunci utama dalam keberhasilan penanganan pandemi Covid-19.

“Pemerintah akan terus memutuskan menuntaskan pandemi ini dan pemerintah juga terus berharap agar keterlibatan peran dan juga kesadaran masyarakat hari ini berperan penuh dalam terus menjaga protokol kesehatan, utamanya dalam melakukan penggunaan masker agar kita semua dapat segera keluar dari badai pandemi ini,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto selaku Koordinato PPKM Luar Jawa-Bali mengungkapkan bahwa kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali juga relatif terkendali.

“Indonesia reproduksi efektifnya 0,997. Jadi, ini sudah di bawah 1. Sumatera tetap 1, namun Papua 0,99, Maluku 0,97, Kalimantan 0,99, Nusa Tenggara 0,99, dan Sulawesi 0,98. Artinya, di luar Jawa-Bali kasus seluruhnya landai dan yang tertinggi di Lampung namun konversi rumah sakit maupun isolasi relatif seluruhnya rendah,” ujar Airlangga.

Menko Ekon menegaskan, PPKM luar Jawa-Bali akan diperpanjang selama dua minggu mulai dari tanggal 10 Mei hingga 23 Mei. Dari 386 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali tidak ada daerah yang menerapkan PPKM Level 4, 88 daerah di Level 1, 276 daerah di Level 2, dan 22 daerah di Level 3.

“Arahan Bapak Presiden PPKM terus diperpanjang dan ini diperpanjang dua minggu. Level 1-nya menjadi 88 kabupaten/kota, di level dua sebanyak 276 kabupaten/kota, dan level 3 menjadi 22 kabupaten/kota,” sebut Aerlangga. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah terus memantau perkembangan dan mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran tahun 2022. Selama pemantauan yang dilakukan pemerintah pada hari libur nasional sebelumnya, terjadi kecenderungan lonjakan kasus pada hari ke-27 sampai ke-34 pascalibur.

Hal tersebut disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022) siang.

“Nah, sekarang kita sudah tujuh hari sesudah hari raya. Jadi, kami mengusulkan kepada Bapak Presiden kalau kita tunggu dulu sekitar 20-25 hari ke depan untuk melihat apakah ada pola kenaikan yang sama, seperti liburan Lebaran dan liburan Natal dan Tahun Baru sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Menkes menegaskan, pemerintah juga tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi pandemi serta terus memantau perkembangan varian baru virus corona.

“Kami sekarang ada di fase monitoring dengan waspada, dengan hati-hati.  Satu hal yang kami lakukan monitoring adalah varian baru yang ada di dunia, karena kami mengamati bahwa lonjakan kasus itu terjadi kalau ada varian baru,” ujarnya, seperti dikutip Humas Kemenkes.

Baca juga : 6 Imam Baru Ditahbiskan Mgr. Rolly

Pemerintah juga terus meningkatkan laju vaksinasi nasional. Cakupan vaksinasi di tanah air saat ini mencapai 406 juta dosis dan diterima oleh sekitar 199,3 juta masyarakat.

“Jadi kalau dulu pertama kali di awal vaksinasi 13 Januari tahun lalu disampaikan oleh satu majalah terkemuka internasional, Indonesia butuh 10 tahun, sekarang dalam waktu 16 bulan kita sudah berhasil menyuntikkan 406 juta dosis vaksin ke seluruh masyarakat Indonesia,” sebut Menkes.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Berdasarkan data Kemenkes, hingga 9 Mei pukul 18.00 WIB cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 199,34 juta dosis atau 95,72 persen dari target, dosis kedua 165,66 juta dosis atau 79,54 persen, dan dosis ketiga atau booster 41,03 juta dosis atau 19,70 persen. (lk)

Meimonews.com – Peringatan setahun kepemimpinan duet Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado diwarnai dengan ibadah syukur dan launching Batik Manado.

Kegiatan peringatan diselenggarakan di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Selasa (10/5/2022) diawali ibadah yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina.

Baca juga: Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Hadir dalam ibadah syukur ini Kepala Kesbangpol Sulut Fery Sangian (mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey), Ketua dan Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Manado,  Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, para Asisten, Staf Ahli dan Staf Khusus Walikota, Kepala SKPD dan pejabat eselon, Direksi PD Pasar dan Direksi PDAM, para Camat, Lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Selesai kotbah dari pendeta Arina,  Walikota dan Wakil Walikota Manado di dampingi istri masing-masing (Irene Golda Angouw dan Merry Sualang Mawardi) melantunkan lagu Alangkah Bahagiannya.

Baca juga : 6 Imam Baru Ditahbiskan Mgr. Rolly

Selesai ibadah acara dilanjutkan dengan pemutaran video hasil kerja AARS selama 1 tahun kepemimpinan yang disambut aplaus hangat yang hadir, serta pemasangan lilin dan pemotongan kue HUT ke 1 Tahun Kepemimpinan AARS.

Ketika diberikan kesempatan menyampaikan kesaksian sekaligus sambutan, Walikota memgucapkan syukur dan sangat berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan selama 1 tahun ketika memimpin Kota Manado.

Walikota sangat berterima kasih kepada Tuhan atas penyertaanNya sehingga mampu menjalankan program-program pemerintah Kota Manado selang satu tahun ini.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berkali-kali menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan sehingga dapat menjalankan program pembangunan selama satu tahun ini.

“Kita harus membangun dan kami ada di sini adalah karena amanah dari masyarakat juga tentunya amanah dari Tuhan untuk membangun dan melayani masyarakat Kota Manado,” ujar Walikota.

Dalam kesaksian dan sambutan, berkali-kali Walikota menyentil agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi harus membuangnya di parit-parit dan aliran sungai. Harapan ini, menurut Walikota perlu dukungan semua pihak agar bisa terwujud. ” Semua ini untuk masyarakat Manado yang lebih sejahtera,” ujar AA, sebutan akrab Walikota.

Acara dilanjutkan dengan Launching Batik Manado yang ditandai dengan memukul tetengkoren serta penyampaian narasi arti motif Batik Manado oleh Felix Panelewen yang merupakan staf khusus Wali Kota. Acara diakhiri dengan pagelaran Busana yang dilakukan oleh Ikatan Nyong dan Nona Manado. (lk)