Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat dan memperkuat jejaring nasional dan menjaga nilai-nilai kebersamaan.

Hal ini terlihat ketika Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie serta 2 dekan yakni Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Markus Ferry Daud Markus Liando dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Victor PJ Lengkong hadir dalam iPerayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kemendiktisaintek di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Kehadiran jajaran pimpinan Unsrat dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap visi besar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam membangun ekosistem pendidikan yang harmonis dan kolaboratif.

Pendampingan oleh Dekan FISIP dan Dekan FEB juga memberikan sinyal kuat mengenai fokus Unsrat ke depan. Kehadiran kedua dekan ini mencerminkan penguatan pada aspek tata kelola sosial-politik serta pengembangan ekonomi berbasis pendidikan tinggi yang menjadi pilar penting bagi kemajuan Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Ibadah Natal Yesus Kristus Tahun 2025 di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (14/1/2026).

Ibadah yang dipimpin Wakil Ketua BPMS Sinode GMIM Pdt. Djefry Saisab sementara Doa oleh Pastor Dismas Saletia Pr ini dihadiri pimpinan baik tingkat iniversitas maupun fakultas, Pimpinan Dharma Wanita Unsrat, sivitas akademika Unsrat dan para undangan lainnya.

Kegiatan yang diketuai Billy Johnson Kepel (Dekan Fakultas Kedokteran) ini mengangkat tema Ketaatan membawa sukacita.(Yoh 15 : 10-11).

Tema ini, menurut Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, mengingatkan kita bahwa ketaatan kepada Tuhan bukanlah beban melainkan jalan menuju sukcuta sejati. “Jikalau kamu menuruti peribtahKu, kamu akan tinggal di dalan kasihKu. Supaya sukacitaKu ada di dalan kamu dan sukacitanu menjadi penuh,” ujar Rektor mengutip kitab Yohnes.

Dalam konteks perguruan tinggi, sebut Rektor dalam sambutannya, ketaatan berarti kesetiaan kita pada visi, misi dan tanggung jawab akademik yang telah dipercayakan.

Visi Unsrat yakni Unsrat unggul dan berbudaya berstandar internasional, yang mencerninkan komitmen untuk menjadi univertas berkualitaa dunia namun tetap menjunjung nilai budaya lokal.

Dikemukakan, strategi yang dirunuskan mencakup peningkatan mutiu lulusan, penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependudikan, pengembangan kurikulum betbasis capaian pembelajaran serta reformasi tata kelola kinerja.

“Semua iini hanya dapat terwujud melalui ketaatan yang konsiste dari sekuruh sivitas akademika,” tandasnya.

Dijelaskan, dosen yang taat pada panggilan akademik dengan mengajar, meneliti dan mengabdi secara konsisten akan menghadirkan sukacita berupa ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarajat.

Tenaga kelendidikan yang taat pada tugas pelayanan administratif dengan integritas dan profesionalisme akan menghadirkan sukacita berupa tata kelola yang transparan dan efisien.

Mahasiswa yang taat pada proses pembelajaran dengan disiplin, kreativitas dan semangat inovasi akan merasakan sukacita berupa prestasi dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Rektor lantas mengutip Kolose 3 : 23, segala sesuatu yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti ujtuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Rektor menegaskan, ketaatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sians dan Teknologi (Kemeiktisaintek) melalui program Diksaintek Berdampak yang menekankan riset dan inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Unsrat berkomitmen menghadirkan karya yang berdampak baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyrakat maupun inovasi tepat guna,” ujar Rektor.

Rektor mengajak untuk menjadikan perayaan Natal ini sebagai momentum untuk memperkuat ketaatan keoqasa Tuhan dan panggilan kebangsaan melalui pendudikan tinggi. Dengan ketaatan itu, sukacita Natal akan nyata hadir di tengah keluarga besar Unsrat dan masyarakat luas,

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus yang diwakili Plt. Kepala Balitbangda Sulut Novita Lumintang dalam sambutannya menegaskan, ketaatan bukanlah beban, melainkan wujud iman dan kepercayaan kepada Tuhan, yang pada akhirnya menghasilkan damai dan sukacita yang tidak bergantung pada situasi dan keadaan.

Menurut Gubernur, dalam kehidupan konteks akademik, ketaatan tercermin dalam komitmen untuk menjunjung tinggi integritas, kejujuran ilmiah, etika akademik, serta tanggung jawab moral dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. (FA)

Meimonews.com – Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima Aldjon Nixon Dapa menegaskan, jadual dan daftar hadir penguji Seminar Hasil Penelitian Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIPP yang mencantumkan nama oknum dosen berinisial DM sebagai dosen penguji merupakan jadual ujian lama yang disusun sebelum status DM dinonaktifkan oleh pihak Unima.

“Jadual dan daftar hadir yang beredar tersebut adalah jadual ujian lama yang disusun sebelum status DM dinonaktifkan oleh pimpinan Unima,” ujarnya kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (14/1/2026).

Unima juga telah memberikan klarifikasi terkait beredarnya di media sosial tentang dokumen jadual dan daftar hadir yang ada nama DM, yang menjadi polemik publik.

Unima pimpian Joseph Philip Kambey menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memastikan seluruh kebijakan institusi dijalankan secara transparan dan akuntabel

“Dokumen yang beredar di media sosial itu adalah jadual dan daftar hadir penguji yang masih mencantumkan nama DM berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan pada 24 Desember 2025,” ujar Dapa.

Dijelaskan, berdasarkan SK tersebut, pelaksanaan ujian dibatasi hanya untuk lima mahasiswa. Ujian sejatinya dijadualkan berlangsung pada 25 Desember 2025, sehari setelah SK diterbitkan. Namun, pelaksanaannya ditunda karena bertepatan dengan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dengan dimulainya kembali aktivitas akademik pada awal Januari 2026, Rektor Unima mengeluarkan Surat Edaran tentang penyesuaian pelaksanaan ujian. Dari lima mahasiswa yang semula dijadualkan mengikuti ujian, hanya tiga mahasiswa yang diizinkan melanjutkan proses akademik.

“Pada hari kerja pertama, 5 Januari 2026, dilakukan revisi terhadap SK ujian. Dalam revisi tersebut, nama DM diganti dengan pimpinan Prodi PGSD karena yang bersangkutan telah dinonaktifkan sebagai dosen Unima dan tidak lagi diperkenankan terlibat dalam aktivitas akademik maupun berada di lingkungan kampus,” kata Aldjon.

Pelaksanaan ujian pada 12 Januari 2026, sebutnya, telah sepenuhnya menyesuaikan dengan SK revisi dan tidak melibatkan DM dalam bentuk apa pun.

Hal senada disampaikan salah satu mahasiswa Prodi PGSD FIPP Unima I Kadek Aryodana, yang namanya tercantum dalam SK ujian tersebut dan diketahui merupakan mahasiswa bimbingan akademik DM.

“Saya adalah mahasiswa yang tercantum dalam SK ujian itu. DM memang dosen pembimbing akademik saya, tetapi yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dan tidak diperbolehkan hadir di lingkungan kampus,” ujar Kadek melalui pernyataan di media sosial.

Dijelaskan, proses administrasi ujian telah berjalan jauh sebelum kasus yang menjerat DM mencuat ke publik. SK ujian diproses sebelum peristiwa tersebut dan baru terbit pada Jumat (5/1/2026), sementara pelaksanaan ujian berlangsung pada Senin (12/1/2026).

“Pada saat ujian dilaksanakan, DM sudah digantikan oleh Koordinator Program Studi PGSD sebagai penguji. Karena itu, informasi yang menyebut DM masih terlibat dalam ujian tersebut tidak benar,” tegasnya.

Kadek juga mengimbau masyarakat, khususnya warganet, agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial. “Jangan menyebarkan informasi jika belum mengetahui kebenarannya. Mari bersikap bijak dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Diketahui, DM adalah oknum dosen Unima yang diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap EM, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unima (telah meninggal dunia), yang kasusnya sementara berproses hukum. (FA)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta membangun budaya kerja yang bersih dari segala bentuk kecurangan.

Untuk itu, bertempat di Ballroom Lantai 9 Kantor Pusat BSG, Manado Senin (12/1/2026) dilaksanakan Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan Tahun 2026.

Acara diawali laporan serta sambutan dari Pemimpin Divisi SKAI (Satuan Kerja Audit Intern) Oske Kaligis.

Kaligis menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk membekali seluruh insan BSG dengan pemahaman mendalam mengenai mitigasi risiko fraud dan pentingnya menjaga integritas di setiap lini operasional.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, dalam sambutannya menyatakan, penandatanganan pakta integritas ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.

“Integritas adalah aset terbesar kita. Melalui komitmen Anti Fraud dan Anti Penyuapan ini, kita memastikan bahwa pertumbuhan Bank SulutGo ke depan didasarkan pada fondasi yang jujur, transparan, dan profesional. Tidak ada toleransi bagi tindakan yang merugikan perusahaan dan nasabah,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan yang dilakukan oleh jajaran Dewan Komisaris yakni Komisaris Utama Ramoy Markus Luntungan dan Komisaris Djafar Alkatiri.

Setelah itu, oleh jajaran Direksi, yakni Direktur Utama Revino M. Pepah, Direktur Operasional Louisa M. Parengkuan, serta Direktur Kepatuhan H. Machmud Turuis.

Sebagai bentuk komitmen kolektif, penandatanganan juga dilakukan oleh Group Head dan para Pemimpin Divisi yang hadir mewakili seluruh pegawai kantor pusat.

Melalui penandatanganan ini, PT Bank SulutGo secara resmi mendeklarasikan sikap Zero Tolerance terhadap tindakan fraud maupun praktik penyuapan.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perbankan yang sehat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi. (elka)

Meimonews.com – Setidaknya, ada (6) lembaga yang telah memberikan dukungan kepada Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc untuk menjadi Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Filipina.

Keenam lembaga tersebut menilai bahwa pria kelahiran Manado, 19 Oktober 1956 ini pantas dan layak untuk menduduki jabatan perwakilan pimpinan di negara tetangga Indonesia ini.

Penilaian tersebut dilatarbelakangi rekam jajak positif dari suami Johana Mantiri, SE dengan dua orang anak (Camellia Maria Pangemanan, MD dan Johanes Prajogo Pangemanan ini.

Dukungan tersebut dibuat dan ditujukan pimpinan keenam lembaga tersebut kepada Presiden RI Prabowo Subiiyanto.

Frits Herman Pangemanan (memegang buku) saat bertemu dengan Ketua KWI/Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin

Keenam lembaga tersebut adalsh Asian Social Institute, Tebtebba (Indigennous People’s International Centre for Policy Research and Education dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sulawesi Utara.

Selain itu, Keuskupan Aging Merauke, Keuskupan Amboina dan Keiskupan Manado.

Sejumah tokoh masyarakat di Indonesia juga menyuport mitra kerja Drs. Sinyo Harry Sarundayang (mantan Gubernur Sulut) ketika menjadi Dubes Indonesia untuk Filipina.

Bersama Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan (kemeja putih)

Mereka di antaranya, Ketua KWI/Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Letjen TNI Purn. Agum Gumelar (mantan Gubernur Lemhannas).

Selain itu, tokoh Kawanua Minahasa Mayjen TNI Purn. Glenny Kairupan, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Angelica Tengker, dan Patris Rumbayan (ibu dari Letkol Teddy Indra Wijaya. (Lexie)

Meimonews.com – Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksamana Madya Amarullah Octavian dan Tim berkunjung ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Jumat (9/1/2026).

Waka BRIN dan tim diterima Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Wakil-wakil Rektor dan tim di Ruang Rapat Rektorat.

Dalam pertemuan ini didiskusikan soal penguatan kemitraan infrastruktur riset dan inovasi.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengatakan, diskusi ini sangat strategis, karena kita semua memahami bahwa daya saing perguruan tinggi dan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan membangun ekosistem riset mulai dari infrastruktur, talenta, kolaborasi hingga hilirisasi inovasi. (FA)

Meimonews com – Lagi, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado yang kini dipimpin Starry H. Rampengan membuat sejarah dalam dunia medik. Kali ini, RSUP Kandou membuat sejarah baru dalam dunia bedah urologi Indonesia.

Untuk pertama kalinya, rumah sakit ini berhasil melakukan tindakan phalloplasty atau rekonstruksi penis pada dua pasien laki-laki yang sebelumnya menjalani pengangkatan total penis akibat tumor. Prosedur dilakukan di Instalasi Bedah Sentral (IBS), Nunat (9/1/026)

Tindakan bedah prosedur uretroplasty dan URS RGP bilateral ini pada pasien berinisial KT (50) dan SM (52). Operasi dipimpin oleh Eko Arianto dari Divisi Urologi RSUP Kandou, dan dilakukan secara kolaboratif bersama tim urologi RS Hasan Sadikin Bandung yaitu Rahmad Mustafa dan Vicky Ferdian, serta tim dokter RSUP Kandou lainnya.

Phalloplasty merupakan prosedur bedah rekonstruktif untuk membentuk penis baru setelah kehilangan organ genital akibat trauma, kanker, atau kondisi kongenital. Teknik ini tidak hanya mengejar fungsi berkemih, tetapi juga fungsi seksual dan aspek psikologis pasien.

Menurut Eko Arianto, kedua pasien memiliki riwayat tumor penis dan telah menjalani penektomi total sebelumnya. “Secara onkologis, pasien sudah sehat. Namun secara psikologis, seorang laki-laki kehilangan alat kelamin tentu sangat terpengaruh,” ujarnya.

Tim urologi memastikan kondisi onkologis pasien telah bebas tumor (tumor-free) melalui pemeriksaan berkala selama dua tahun sebelum dilakukan rekonstruksi.

Prosedur phalloplasty dilakukan melalui beberapa tahap yakni Pembuatan batang penis (phallus), Menggunakan flap jaringan dari dinding perut untuk membentuk struktur penis baru.

Setelah itu, rekonstruksi uretra (uretroplasty) Dilakukan enam bulan kemudian, untuk memastikan penis dapat berfungsi dalam sistem berkemih.

Tahap selanjutnya pemasangan implan penis (penile implant) untuk mendukung fungsi ereksi, teknik ini menggunakan material titanium.

“Setelah semua tahap selesai, diharapkan dua fungsi utama penis terpenuhi yaitu fungsi berkemih dan fungsi seksual. Secara teoritis, ejakulasi dan reproduksi masih memungkinkan,” jelas Eko.

Selain fungsi, aspek estetika juga menjadi perhatian. “Kami juga melakukan rekonstruksi kepala penis (glansplasty) menggunakan mukosa rongga mulut agar tampilan mendekati penis anatomis,” tambahnya.

Diaebutkan bahwa teknik teknik yang sudah disampaikan tadi sebetulnya sudah pernah dilakukan secara terpisah. Namun teknik rekonstruksi yang diterapkan merupakan kombinasi modifikasi.:

Fondasi batang penis merupakan tindakan pertama kali di Indonesia, dan modifikasi teknik pada satu pasien adalah yang pertama dilakukan di Indonesia Timur.

Atas keberhasilan ini, pimpinan RSUP Kandou menyampaikan apresiasi.

Turut hadir dalam persiapan tindakan Wega Sukanto, selaku Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang serta jajaran pejabat dan tenaga medis terkait. (Fer)

Meimonews.com – Sejak tahun 1996 hingga 2025, sudah 20-an buku dihadirkan DR. Frits Herman Pangemanan, M.Sc baik yang ditulis sendiri maupun bersama beberapa rekan penulis.

“Sampai saat ini, sudah 20-an buku yang saya buat, baik secara pribadi maupun ada beberapa bersama teman,” ujar Frits dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Sabtu (9/1/2026).

Ada lima buka yang dibuat pria kelahiran Manado, 19 Oktober 1956 ini di awal tahun-tahun dalam karyanya sebagai penulis yakni dari tahun 1996 hingga 1999.

Buku pertama yang dihadirkan berjudul Sejarah Perrtambangsn Minyak Indonesia. Buku yang diterbitkan Majalah Uang & Efek Jakarta pada Oktober 1996 ini ditulisnya bersama dua teman wartawan.

Buku yang kedua ditulis secara penuh (dengan hanya 1 artikel diambahan sebagai sumbangan dari seorang kawan wartawan Budi Purnomo) berjudul Panorama Bursa Jiran: Dari Malaysia Hingga Singapura – Dialog Persahabatan AEI (Asosiasi Emiten Indonesia) (Jakarta: Penerbit Grafika Sacra, terbitan November 1997).

 

Buku ketiga adalah Mengapa Harus Reksa Dana? (Jakarta: Majalah Uang & Efek, terbitan Desember 1997 — Co-Author).

Buku keempat berjudul Tragedi Peradaban: Refleksi Kehidupan Sosial (Jakarta: Grasindo & Hati Baru, terbit Maret 1999).

Buku kelima berjudul Mencinta Hingga Terluka: Refleksi Peradaban Cinta (Jakarta: Grasindo & Hati Baru, terbit Maret 1999).

Penulis lepas buk dan publikask Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manilia (Filipina yang dijagokan menjadi Duta Besar RI untuk Filipina ini lantas menjelaskan buku-buku lainnya yang dihasilkan hingga tahun 2025.

Di antara lebih dua puluh karya publikasi bukunya di dalam maupun luar negeri, tersaji di sini panorama karya ilmiah bukunya. Di antaranya, pertama, A Short History of Indonesia: Land, People, and Society (Manila dan Yogyakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia Manila dan Penerbit Pohon Cahaya, Edisi-1 2019 dan Edisi-2 2024).

Kedua, Melihat dari Dekat Sistem Pendidikan Filipina (Manila dan Yogyakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia Manila dan Penerbit Pohon Cahaya, 2024). Ketiga, Sun-Shattering Mythology of Tanimbar, Indonesia – A Transformative Journey To Humanity (Manila: The Asian Social Institute, 2022).

Keempat, Myth Within Us – Revisiting Mythology from Eliade, Campbell, and Jung (Manila: The Asian Social Institute, 2020). Kelima, HUMANITY: From Without and From Within – People-Centered Models of Field Studies in Applied Cosmic Anthropology (Co-writer and assisting editor), (Manila: Asian Social Institute, 2019).

Keenam, Journeys toward Transformative Praxis (Co-writer and assisting editor), (Manila: Asian Social Institute, 2018). Ketujuh, Restorasi Misi Katolik di Kepulauan Maluku: 1888-1994 – Sebuah Catatan Kronologis (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2016).

Kedelapan, Masuknya Agama Katolik di Awear, Pulau Fordata, Tanimbar (MTB) – Percikan Dinamika Kebudayaan (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2014). Kesembilan, Uskup Johannes Aerts MSC: Vikaris Apostolik Papua Belanda – 1921-1942, Tewas oleh Kekejaman Pasukan Jepang (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2012).

Kesepuluh, Pengantar Umum Kitab Suci (Jakarta: Grafika Sacra, 2011). Kesebelas, Sejarah Gereja Katolik di Tanimbar 1910-2010 (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010). Keduabelas, Refleksi 50 Tahun Hidup Membiara MSC: ‘Ad omne opus bonum paratus’ (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010).

Ketigabelas, Profil Negara-Negara Filipina (The Republic of the Philippines) (Manila: KBRI Manila, 2008). Kesempatbelas, Let’s Speak Indonesian – An Introduction to Indonesian Grammar (Manila: Indonesian Embassy, 2007).
Karya terjemahan:

Karya terjemahan sang penulis mencakup, antara lain Bila Warga Ikut Menata Negara: Wacana Negeri-Negeri Jiran, Thailand, Indonesia, Filipina (Manila: IPD, 2005) dari karya asli Citizen Participation in Local Governance: Experiences from Thailand, Indonesia, and the Philippines (2004); dan Buku Panduan Strategi Advokasi dan Pengembangan Teknik-teknik (Manila: IPD, 2004) dari karya asli Handbook on Advocacy Strategy and Techniques Development (Manila: IPD, 2004).

Dalam bidang editing (sebagai editor penulis), Kepala Pusat Publikasi Ilmiah Graduate Studies Institute Ilmu-ilmu Sosial Asia Manila, Filipina ini juga menyunting sejumlah buku filsafat sosial, teologi, sejarah, dan pastoralia.

Produk tersebut, antara lain Perang Melanda Kepulauan Kei (Penerbit Kanisius, 2012); Tanah “Langgur: Sebuah Mutiara dari Timur (Penerbit Kanisius: 2010); Sejarah Gereja Katolik di Kepulauan Aru (Penerbit Hati Baru, 2009); Buah-Buah Iman dalam Peziarahan Iman:

Antara Refleksi dan Pemikiran (Penerbit Hati Baru, 2009); Buah-Buah Iman dalam Praksis Pastoral – Sebuah Dialog Teologal di Ranah Sosial Politik (Penerbit Hati Baru, 2009); Umat Yang Terkasih (Penerbit Hati Baru, 2009); dan Oase Kehidupan: Wacana Refleksi Kegembalaan, Seri-1 (Penerbit Kanisius, 2011). (Lexie)

Meimonews.com – Polresta Manado melaksanakan kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026, penandatanganan Pakta Integritas, serta penyerahan Rencana Pendistribusian Anggaran (Rendisgar) kepada seluruh jajaran Polresta Manado, di Aula Lantai III Polresta Manado, Jumat (9/1/2025).

Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid ini dihadiri Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polresta Manado.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan penjelasan mengenai kebijakan anggaran DIPA TA 2026, mekanisme pelaksanaan anggaran, serta penekanan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran di lingkungan Polresta Manado.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi wujud komitmen bersama seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang bersih, profesional, dan bebas dari penyimpangan.

Kapolresta Manado dalam sambutannya menegaskan bahwa DIPA merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan program dan kegiatan kepolisian, sehingga harus dipahami dan dilaksanakan secara bertanggung jawab oleh seluruh satuan kerja.

“Melalui sosialisasi DIPA TA 2026 ini, saya menekankan kepada seluruh jajaran agar anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah komitmen moral dan institusional kita bersama untuk mendukung terwujudnya Polri yang Presisi,” ujarnya.

Kapolresta Manado mengingatkan agar Rendisgar yang telah diserahkan dapat menjadi pedoman dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan operasional di masing-masing satuan, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta sinergitas seluruh jajaran Polresta Manado dalam pengelolaan anggaran negara, sekaligus memperkuat komitmen integritas dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri ke depan. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Wamendagri RI) Komjen Pol. Purn Akhmad Wiyagus ketika mengunjungi para korban selamat musibah kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut yang sedang dalam perawatan di RSUP Kandou, Rabu (7/1/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh, Kabag Prokompim Setda Kota Manado Gladly Taliawo dan Direktur RSUD Manado Hezky Lintang.

Dalam kunjungan tersebut, Wemdagri dan Walikota Manado berdialog langsung dengan Kepala Panti Werdha Damai Ranomuut Olva Sumual, serta para korban selamat yang saat ini sedang dalam perawatan.

Walikota Manado menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Pemerintah Pusat dalam memberikan dukungan moril dan kepedulian kepada para korban musibah kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut. (elka)