Meimonews.com – Sebanyak 677 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Gelombang 1 Tahun 2026 Unima (Universitas Negeri Manado) mengikuti kegiatan pembekalan sebelum diterjunkan ke masyarakat.

Pembekalan bagi para mahasiswa dari fakultas-fakultas se-Unima ini dilakukan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Senin (16/3/2026).

Kegiatan pembekalan ini mengangkat tema Pembangunan sikap hospitality untuk pengembangan SDM yang bermakna, profesional, sopan dan bebas dari kekerasan seksual.

Pembekalan yang menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum) Donal Matheos Ratu, mewakili Rektor Joseph Philip Kambey di dampingi Kepala LPPM Unima Amstrong Sompotan bersama sekretaris dan jajaran pimpinan Unima lainnya,

Dalam sambutannya, Warek 2 menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sikap profesional, serta nilai-nilai sosial selama pelaksanaan KKN.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Rektor 2 menyerahkan, secara simbolis pataka Unima kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa Johny Tendean.

Penyerahan ini menjadi simbol pelepasan sekaligus bentuk sinergi antara Unima dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan KKN yang berdampak bagi masyarakat. (*/FA)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang (PMKP) RSUP Kandou Wega Sukanto mewakili Direktur Utama (Dirut) Starry Homenta Rampengan hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Akselerasi Kinerja Pelayanan Rumah Sakit di Tengah Transisi Iuran Tunggal BPJS Kesehatan yang diadakan di Kantor DPD RI Sulit, Senin (16/03).

Kehadiran Direksi RSUP Kandou tersebut menunjukkan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan (yankes) khususnya dalam menghadapi dinamika kebijakan pembiayaan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

FGD ini turut dihadiri pimpinan BPJS Kesehatan, perwakilan farmasi, serta Dinas Kesehatan Sulut.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pandangan, menyampaikan masukan, serta merumuskan langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan di tengah masa transisi kebijakan iuran tunggal BPJS Kesehatan.

FGD yang dirangkaikan dengan sesi diskusi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk membahas strategi peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di tengah perubahan kebijakan sistem iuran BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wega memaparkan kesiapan rumah sakit dalam penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai kebijakan pemerintah.

Wega menjelaskan, terdapat 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, di mana 9 kriteria harus siap diterapkan, sementara 3 kriteria lainnya bisa dapat menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang ada.

Selain itu, Wega juga menjelaskan tentanh pentingnya transformasi layanan rujukan serta peningkatan berbagai fasilitas pendukung rumah sakit, seperti penataan area parkir, taman, toilet, hingga ruang tunggu pasien dan keluarga.

Tidak hanya itu, aspek waktu tunggu pelayanan dan tingkat kepuasan pelanggan juga menjadi indikator penting yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan RI (Fer)

Meimonews.com – Saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran dan Validasi Data yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/3/2026), Walikota Manado Andrei Angouw memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan terkait proses pendataan masyarakat.

Itulah sebabnya, Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang antara lain menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara para pelaksana di lapangan, mulai dari Camat, Lurah, Ketua Lingkungan hingga petugas pendata, khususnya dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima pelayanan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurutnya, penentuan kategori kesejahteraan masyarakat melalui sistem desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10, memang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Namun, proses tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan akurat, tanpa didasarkan pada penilaian subjektif dari pendata.

Ditegaskan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi prioritas penerima bantuan, terutama kelompok miskin ekstrem yang masuk dalam kategori Desil 1.

Walikota meminta agar para Camat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan menggelar rapat atau musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme pendataan serta penentuan kategori desil masyarakat.

Dalam Rakor tersebut Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo dan Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa memberikan pemaparan terkait proses integrasi dan validasi data. Rapat koordinasi kemudian diakhiri dengan sesi dialog bersama para peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Sekdakot teaven Dandel sejumlah Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erwin Kontu, Kadis Kominfo Noviyanti Ningsih Mongkau, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ratusan perempuan potensial dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Digital Marketing yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur di Manado, Senin (16/3/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi tentang strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, hingga teknik membuat konten promosi yang menarik.

Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pemanfaatan platform e-commerce dan marketplace sebagai sarana memperluas pemasaran produk.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha perempuan. Dalam sesi diskusi, peserta saling bertukar pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga kurangnya pemahaman tentang teknologi digital.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semakin banyak perempuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha yang mandiri, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan,
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Sulut Tienneke Adam menjelaskan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pelatihan digital marketing ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk dan meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Perempuan Sulawesi Utara memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat. Dengan kemampuan digital marketing, produk-produk lokal dapat dipromosikan secara lebih luas bahkan hingga ke pasar nasional dan global,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga diajak untuk melakukan praktik langsung mengenai cara mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan platform digital lainnya.

“Program pelatihan digital marketing bagi perempuan potensial ini diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan di Sulawesi Utara, ujar Neltje Sumajow peserta pelatihan. (JK)

Meimonews.con – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Pengukuhan Guru Besar (Profesor).

Sidang senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) ini diadakan di Auditorium Unima, Tondano, Jumat (13/3/2026).

Hadir pada kegiaran ini, antara lain para anggota senat, Rektor Joseph Philip Kambey, para Wakil Rektor, pimpinan lembaga dan staf Unima lainnya serta para guru besar yang dikukuhkan dan keluarganya.

Para guru besar yang dikukuhkan pada momen akaremik tersebut adalah Prof. Dr. Roeth AO Najoan, M.Pd, Prof. Dr. Fredrik A. Makadada, M.Kes, AIFO, Prof. Dr. Dra. Elisabeth Z. Oroh, M.Hum, Prof. Dr. Fredrik D. Sumarauw, M.Kes, AIFO dan Prof. Dr. Sherly F. Lensun, S.Pd, M.Pd

Pengukuhan ini menjadi wujud komitmen Unima dalam memperkuat kualitas akademik, penelitian, dan kontribusi keilmuan bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.

Diharapkan dengan adanya pengukuhan ini akan terus menginspirasi membawa kemajuan bagi Unima dan dunia pendidikan. (*/FA)

Meimonews.com – Guna mempererat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan manajemen RSUP Kandou dan petugas pengamanan (pam), Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Erwin Sondang Siagian (mewakili Dirut Starry Homenta Rampengan) menghadiri Buka Puasa Bersama dengan para Petugaas Pam dari PT GTS.

Mendampingi Diryanops pada kegiatan yang diadakan di ruang Pos Utama RSUP Kandou, Jumat (13/3/2026) antara lain Manajer Hukum dan Humas RSUP Kandou Erwin Kristanto.

Acara diawali dengan tausiah yang disampaikan Asisten Manajer BMN Djunarto, dilanjutkan dengan doa bersama dan makan bersama dalam suasana penuh keakraban.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kekompakan antara manajemen rumah sakit dan para petugas keamanan yang selama ini bertugas menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan rumah sakit.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara manajemen rumah sakit dan petugas keamanan dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pelayanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pasien dan pengunjung RSUP Kandou

Kehadiran jajaran manajemen ini juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para petugas securiti dalam menjalankan tugasnya.

Komisaris PT GTS Ramly Ettah, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras para petugas keamanan.

“Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan antara petugas keamanan dengan seluruh karyawan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara manajemen rumah sakit dan petugas keamanan dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pelayanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pasien dan pengunjung RSUP Kandou. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 92 anak yatim piatu diajak Tim Polresta Manado untuk berbelanja kebutuhan lebaran dan buka puasa bersama di salah satu pusat perbelanjaan di Manado, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan sosial/berbagi kasih di bulan suci Ramadhan 1447 H ini dipimpin Kapollresta Manado Kombes Pol. Irham Halid dan di dampingi pejabat utama, para Kapolsek, perwira dan personil Polresta Manado, serta Ketua dan pengurus lain Bhayangkari Cabang Manado.

Anak-anak tampak antusias dan bahagia saat memilih pakaian baru yang akan mereka kenakan di hari kemenangan nanti.

Setelah berbelanja, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada anak-anak yatim oleh Kapolresta Manado bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Manado sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada mereka.

Kapolresta Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Di bulan suci Ramadhan ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik kita. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kapolresta.

Dijelaslan, melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama di pelataran Megamall Manado, yang turut dihadiri pihak pengelolanya.

Momen kebersamaan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan antara jajaran Polresta Manado, Bhayangkari, dan anak-anak yatim.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 Wita tersebut berakhir pada 18.30 Wita ininberlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta meninggalkan kesan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (FA)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan diukir seorang generasi muda asal Sulawesi Utara di dunia kemiliteran, khususnya TNI (Tentara Nasional Indonesia) Angkatan Darat (AD).

Generasi muda itu adalah dr. Astikahilda Maria Pangemanan. Putri pasangan MSE Pangemanan, SH (almarhum) dan Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH, MH yang adalah mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) yang lulus sarjana kedokteran ini dilantik menjadi perwira berpangkat Lettu (Letnan Satu) Ckm.

Pelantikan wanita kelahiran Manado, 4 Maret 2003 ini dilakukan Panglima TNi Jenderal Agus Subiyanto pada Prasetya Perwira Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI Reguler dan Program Khusus Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).

Lettu Ckm dr. Astikahida Maria Pangemanan bersama Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH, MH (ibunya)

Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Presiden RI No. 16, 17 dan 18/TNI Tahun 2026 tentanng tentang Pengangkatan Siswa Lulusan Pendidikan Pertama, Perwira Prajurit Karier TNI Reguler dan Program Khusus Tahun 2026.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Flora mengungkapkan rasa senang dan bangganya karena dari tiga anaknya (dua laki-laki dan seorang perempuan), Astika (sapaan anak bungsunya ini) dengan kemauannya sendiri kuliah di Fakultas Kedokteran Unhan dan ikut pendidikan kemiliteran.

“Saya senang dan bangga karena keinginan/kemauan sendiri dari Astika bisa tercapai. Lulus jadi dokter dan lulus sekolah kemiliteran, dan jadi perwira TNI,” ujar mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat dan mantan Wakil Rektor Unsrat ini. (lex)

Meimonews.com – Guna penilaian dan verifikasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked), tim visitasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan visitasi ke Universitas Negeri Manado (Unima), Tondano, Selasa (10/3/2026).

Visitasi ni merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pengajuan program studi kedokteran yang sedang diupayakan Unima.

Melalui visitasi ini, diharapkan proses pengusulan pembukaan Faked Unima dapat berjalan dengan baik serta memperoleh dukungan dari berbagai pihak demi penguatan pendidikan kedokteran dan peningkatan layanan kesehatan, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Kegiatan diawali dengan pemaparan profil Unima sebagai gambaran mengenai kapasitas, potensi, serta kesiapan institusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unima Mister Gideon Maru. menegaskan komitmen Unima dalam mengembangkan pendidikan di bidang kesehatan guna menjawab kebutuhan tenaga medis yang berkualitas.

Dalam visitasi tersebut, tim dari Kemenkes RI melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek kesiapan, mulai dari sarana dan prasarana pendidikan, dukungan sumber daya manusia, hingga rencana pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai wahana praktik klinik bagi mahasiswa kedokteran di masa mendatang.

Tim Kemenkes RI yang memberikan arahan pada kesempatan itu adalah Ketua Konsil Kesehatan Indonesia Arianti Anaya dan Direktur Penyediaan SDM Kesehatan Anna Kurniati.

Dalam arahan tersebut disampaikan pentingnya memastikan kesiapan institusi secara komprehensif agar penyelenggaraan pendidikan kedokteran dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional. (FA)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, perawat memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan karena merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pasien.

“Perawat harus terus menjaga semangat kerja, disiplin, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien,” ujarnya ketika memberikan arahan pada Apel Keperawatan di Aula Lantai 2 Kantor Administrasi, Kamis (12/3/2026).

Selain itu, tambah pejabat kelahiran Manado pada 7 September 1973 ini, pengelolaan administrasi juga harus tertata dengan baik agar pelayanan berjalan efektif dan profesional.

Olehnya, Dirut memotivasi kepada seluruh tenaga keperawatan agar terus meningkatkan semangat kerja, profesionalisme, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Mantan Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou dan mantan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini mengingatkan pula tentang pentingnya pengelolaan administrasi yang baik sebagai bagian dari sistem pelayanan rumah sakit yang tertib, terukur, dan akuntabel.

Apel keperawatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh tenaga keperawatan di RSUP Kandou dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendukung terciptanya pelayanan rumah sakit yang prima, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Mendampangi Dirut pada apel tersebut, antara lain Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto. (Fer)