Meimonews.com – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (GN FKPPI) Sulawesi Utara menggelar ibadah Pra Natal Yesus Kristus di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Kairagi Manado, Minggu (5/12/2021).
Sekitar 300 orang calon Pengurus Daerah (PD), Dewan Penasehat, Pengurus dan Anggota FKPPI beberapa Cabang di Sulut, perwakilan Forkopimda, Gubernur Sulut yang diwakili Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erny Tumundo dan undangan lainnya hadir pada acara yang disiarkan juga secara live streeming itu.
Pdt. Christian Indra Kandori yang adalah juga putra Purnawirawan Polri menjadi khadim pada perayaan pra Natal yang turut dimeriahkan lagu-lagu pujian dari beberapa perwakilan GM FKPPI Cabang di Sulut.
Memberikan sambutan pada perayaan ini adalah Ketua Dewan Penasehat GM FKPPI Sulut Lucky Korah, Ketua PD FKPPI Sulut JV Mailangkay dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kadis Nakertrans Erny Tumundo.
Dalam sambutannya, Mailangkay menjelaskan, ada banyak hal yang bisa dipelajari dari Hari Natal. “Maknailah Natal dengan baik Jangan Jadikan hari peringatan kedatangan Mesias ke dunia untuk pertama kalinya dengan hanya sekedar seremoni belaka saja,” ujarnya.
Ketua GM FKPPI Sulut hasil Musda 0ktober 2021 ini mengingatkan untuk belajarlah kesederhanaan, kepemimpinan dan menjadi beriman dari kedatanganNya yang pertama kalinya..
Perjalanan Yesus selama di bumipun, sambung Wakil Ketua DPRD Sulut ini, harus dipelajari juga baik itu perkataan dan perbuatanNya. “Persiapkan dirimu karena Putra Allah akan datang untuk kedua kalinya,” saran Mailangkay.
Gubernur Sulut Olly Dondokamney dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Nakertrans Sulut Erny Tumundo mengemukakan, momentum yang tercipta saat ini menjadi sarana yang tepat bagi kita semua untuk semakin memantapkan kualitas kebersamaan , peraatuan dan kekeluargaan.
Selain itu,.”semakin memperkokoh komitmen dalam satu tekad, semangat dan tujuan untuk memberikan karya terbaik, sebagai bentuk kontribusi bagi kemajuan daerah Sulut,” sebutnya.
Momentum Perayaan Natal, menurut Gubernur erat kaitannya dengan ungkapan syukur, sukacita dan pembaharuan serta pengingat akan nilai-nilai kesederhanaan, cinta kasih dan kedamaian sebagaimana yang menjadi makna Natal.
“Karena itu, mari kita maknai acara ini sebagai kesempatan untuk mengintrospeksi dan mengevaluasi diri, baik dari segi sikap, tindakan maupun memposisikan diri dalam kehidupan sosial,” ajak Gubernur.
Di samping itu, untuk memperteguh tekad dan komitmen agar kedepannya tetap berada dalam dinamika kehidupan yang senantiasa saling melengkapi, saling mendukung, harmonis, mampu menjaga nilai-nilai kesetiakawanan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat serta saling memanusiakan satu sama lain, sebagaimana jati diri masyarakat Sulawesi Utara.
Ibadah pra Natal ini ditandai pula dengan pemasangan lilin Natal oleh perwakilan Forkopimda, tanu/undangan dan internal GM FKPPI Sulut. (lk)





