Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (AARS) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Program Nasional menyangkut Sistem Pengendalian Banjir di Ruang Rapat Toar Lumimuut Pemerintah Kota Manado, Kamis (30/12/2021).

Di awal pertemuan, Walikota memberikan pengantar rapat dengan menyampaikan tujuan agar program sistem pengendalian banjir ini berjalan dengan lancar di Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan bahwa akan meminta semua jajaran Pemkot agar dapat mensukseskan program ini baik SKPD, Camat sampai Lurah-lurah.

Pejelasan awal disampaikan oleh Direktur yang mewakili Kementerian PUPR untuk program ini lewat dana yang bersumber dari dari bantuan Bank Dunia. Adapun sasaran di Manado ada tiga sungai yakni Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario.

Penjelasan lainnya secara teknis khususnya soal kondisi dan penanganan Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario disampaikan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara.

Ikut juga disampaikan hasil rekapitulasi kegiatan konsultasi publik yang sudah dilakukan selama ini sehubungan dengan pelaksanaan program ini.

Bagi Walikota, segala sesuatu dengan program ini akan disuport sepenuhnya oleh Pemerintah sebab semua ini sangat berguna bagi masyarakat Manado.

“Yang terasa mengganjal adalah hubungan dengan soal pembebasan lahan yang membutuhkan dana yang cukup besar, tapi prinsipnya Pemerintah Kota akan mencari jalan keluar agar hal ini bisa terlesaikan,” ujar Walikota.

Direktur Kementerian mengharapkan agar dalam hal pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ikut juga memperhatikan soal estetika serta ruang terbuka hinjau.

Walikota sendiri mensuport soal estetika di sekitar pembangunan infrastruktur dan siap menata apa yang sudah dibuat oleh Balai Wilayah Sungai.

“Silahkan kerjakan sesuai dengan apa yang harus dilakukan berdasarkan tupoksi, nanti soal estetika akan dilaksanakan oleh pemerintah kota,” tandas Walikota.

Hadir dalam pertemuan yakni perwakilan dari Kementerian PUPR, Kaban Keuangan Dr. Praseno Hadi S.E, M.M., dan Kadis Praskim Sulut Stive Kepel yang ikut menyampaikan beberapa hal sebagai pelengkap dalam diskusi ini.

Turut hadir Pimpinan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulut, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota, Kadis PUPR Kota Manado dan pejabat teknis lainnya baik dari Provinsi Sulut maupun Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang menerima kehadiran Pimpinan BI dan BNI serta Direksi Pasar Manado di ruang Kerja Walikota, Kamis (30/12/2021).

Hadir dalam pertemuan ini selain unsur pinpinan BI dan BNI Wilayah Sulut, juga Sekretaris Pemerintah Kota Mincler C.S. Lakat, Dirut PD Pasar Manado Roland Roeroe serta Direksi PD Pasar lainnya dan Ketua dan Anggota Badan Pengawas PD Pasar Manado Novie Lumowa dan Marko Tampi.

Pertemuan Pimpinan Pemkot Manado dengan Pimpinan BI dan BNI serta Direksi PD Pasar Manado tersebut dilakukan setelah dilakukannya kerjasama antar BNI dan PD Pasar Manado sekaligus penandatangan MOU (memorandum of understanding) dari kedua pihak.

Penandatangan MOU, sebelum Walikota dan Wakil Walikota menerima kehadiran tersebut, dilakukan di ruang Toar Lumimuut Pemkot Manado, yang turut dihadiri Pimpinan BI Wilayah Sulut. (lk)

Meimonews.com -Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Rabu.(22/12/2021).

Di dampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Philip Sondakh, Wawali melakukan inspeksi untuk memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Nataru.

Tak hanya lewat atau berhenti sejenak tapi mantan Anggota DPRD Manado dan Sulut ini mendengar informasi dan masukkan dari penyewa kios yang ada di pasar milik Pemkot Manado ini.

Sejumlah keluhan dari para pedagang pasar didengar dan siap ditindaklanjuti. Makanya, ketika ada pedagang yang mengeluhkan lokasi setempat yang ditanggapi tidak memadai, Wawali langsung merespons.

Di sela road show, Wawali juga berbelanja sejumlah bahan di pasar ini.

Para pedagang sangat senang dengan kehadiran Pejabat Pemkot Manado, dalam hal ini Wakil Walikota Manado. Apalagi, kehadiran pejabat (Wawali) tersebut bukan hanya sekedar berkunjung tapi mendengarkan keluhan mereka. (lk)

Meimonews.com – Satu kabar gembira bagi Ketua Llingkungan (Keling).dan petugas keversihan. Guna menunjang kesejahteraan Keling dan petugas kebersihan, Pemerintah Kota Manado menyerahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian.

Kartu diserahkan Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang secara simbolis di Kantor Kecamatan Malalayang, Selasa (21/12/2021). Mendampingi Wakil Walikota, Kadis Sosial, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Camat Malalayang serta dan piihak BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Manado.

Wakil Walikota (Wawali) mengingatkan kepada para penerima agar tetap waspada dan berhati-hati saat menjalankan tugas. “Sebagai aparat pemerintah sebenarnya torang nda ada libur, tetap layani kebutuhan masyarakat,” ujar Wawali. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi oleh Wakil Walikota (Wawali) Manado. Richard Sualang memimpin Rapat Koordinas (Rakor) i di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota Manado, Selasa (7/12/2021).

Rapat ini merupakan rapat koordinasi diperluas antara Walikota dan Wakil Walikota bersama Forkopimda Manado serta beberapa unsur terkait di Pemerintah Kota termasuk para Camat se Kota Manado.

Bahasan dalam rakor ini adalah kesiapan dalam menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru. ,serta pembahasan soal penerapan level III secara nasional yang masih menunggu kepastian penerapannya untuk hmenhadapi Nataru.

Ikut dibicarakan juga soal rekayasa lalulintas, pesta kembang api, kesiapan terminal-terminal pinggiran Kota Manado yang akan menghubungan dengan daerah-daerah atau wilayah yang berbatasan dengan Kota Manado.

Pengawasan aktifitas publik di tempat umum seperti di tempat pariwisata, tempat hiburan, tempat belanja termasuk lokasi pedagang kaki lima dan di tempat-tempat lain yang memungkinkan banyak orang berkumpul.

Berbagai kemungkinan ini dibahas untuk dicari jalan terbaik agar tidak membatasi masyarakat tapi tetap prokes ditegakkan sambil menunggu beberapa kebijakan baik dari tingkat provinsi maupun kebijakan dari oemerintah pusat termasuk PPKM nantinya berada pada level berapa.

Walikota jmenyampaikan soal kegiatan keamanan d isetiap lingkungan yang nantinya akan dikoordinasi bersama oleh Camat dan Lurah-lurah termasuk Ketua-ketua lingkungan.

Soal kemacetan juga disinggung oleh Walikota dikaitkan dengan soal rekayasa lalulintas khusus hadapi malam Natal dan malam Tahun Baru.

Pada kesempatan ini juga terdapat beberapa hal yang digarisbawahi oleh Wakil Walikota Richard Sualang terutama dalam kaitan malam Natal dan waktu untuk berbelanja serta tempat-tempat hiburan yang akan melibatkan banyak warga masyarakat.

Bagi Wakil Walikota, hal ini juga memang harus disinkronkan dengan kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan oleh pemerintah provinsi.

Hadir dalam pertemuan ini, Kapolres Manado, mewakili Dandim Manado, mewakili Danlanut, mewakiki Danlantamal, Ketua Pengadilan Negeri Manado, Sekretaris Kota Manado, Asisten I, PolPP, BPBD Kota Manado, dan para Camat. (lk)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang menghadiri Ibadah  Pra Natal Yesus Kristus Pemerintah Kota Manado bersama BKSUA dan FKUB Kota Manado di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (29/11/2021).

Ibadah menyanbut Natal Yesus Kristus ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Manado, BKSUA Kota Manado, FKUB Kota Manado dan Pimpinan Golongan Agama se Kota Manado.

Hadir dalam ibadah ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado yang juga merupakan istri Walikota Manado Irene Angouw Pinontoan, Forkopimda Manado, Pimpinan BKSUA Kota Manado, Pimpinan FKUB Kota Manado, pimpinan golongan Agama se Kota Manado, pejabat eselon serta ASN Pemerintah Kota yang dibatasi.

Acara diawali laporan sekaligus ucapan selamat datang Ketua BKSUA Kota Manado Pdt. Yudi Tunari sekaligus menyampaikan Program BKSUA Kota Manado yang sudah dan sedang dilakukan seperti program vaksinasi, Doa Bersama Lintas Agama, Rapat Koordinasi dengan Sinode GMIM, program kebersihan lingkungan bekerjasama dengan pihak kelurahan dan lain-lain.

Acara selanjutnya adalah Ibadah Natal Yesus Kritus dipimpin Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th yang disertai pemasangan Lilin Natal oleh Walikota, Wakil Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Manado, Forkopimda beserta pejabat lainnya.

Dalam khotbahnya, Pendeta Wenas menyentil soal kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang sebelum menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado.

“Secara pribadi saya tidak kenal Andrei Angouw tapi lewat kerja Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Provinsi waktu lalu saya sangat mengenal dan mengetahui lewat kerja-kerja beliau yang sangat luar biasa untuk kepentingan masyarakat. Demikian juga Richard Sualang yang juga sebagai Anggota DPRD telah memperlihatkan kerja demi rakyat yang sangat baik,” ujarnya.

Selesai ibadah dilakukan penyerahan secara simbolis Dana Hibah kepada pimpinan agama se Kota Manado.

Penyerahan secara simbolis ini dilakukan oleh Walikota Manado di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Wakil Walikota Manado dan Ketua BKSUA Kota Manado.

Dana hibah ini disalurkan lewat Bank SulutGo Cabang Calaca Kota Manado.

Walikota dalam pesan natalnya mengajak kita semua untuk mengambil makna tentang kelahiran Yesus Kristus yang menjadi terang untuk dunia ini, menjadi terang bagi orang lain.

“Kita harus bermanfaat bagi orang lain, bukan sebaliknya. Yesus lahir dengan kesederhaan sehingga kita menyambut natal dan bersyukur bukan dalam rangka berpesta pora,” kata Walikota.

Walikota ikut menyinggung soal kehidupan di era masih merebaknya Virus Corona terutama antisipasi varian baru yang akan muncul.

“Kuncinya adalah vaksinasi dan marilah kita menjadi terang bagai orang lain lewat dorongan atau bujukan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” saran walikota.

Walikota juga menyampaikan sitiasi dan kondisi cuaca yang ekstrim saat ini yang dapat mengakibatkan banjir. Makanya, walikota menyampaikan kepada tokoh masyarakat agar dapat melihat di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tidak membangun di bantaran sungai serta tidak membuang sampah sembarangan.

Masalah kriminal termasuk mabuk dan minuman keras juga ikut diingatkan walikota agar peran tokoh agama ikut serta meminimalisir masalah ini ditengah masyarakat.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga Ibadah ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat atau tokoh agama yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara online/virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada handphone/laptop dari tempat masing-masing. (lk)