Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dipercayakan untuk menggelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (Prodi) Kependidikan 3.0 di Ruang Rapat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Rabu (28/1/2026).

Sosialisasi ini menghadirkan 3 narasumber/pembicara dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) yakni Anggota Majelis Akreditasi Lukman Nadjamudin, Sekretaris Divisi Akreditasi Asmusin, dan Asesor Wahono Widodo.

Bertindak sebagai moderator/pemandu kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring (zoom) ini adalah Ketua Tim kelembagaan LLDIKTI XVI Fatra Dano Putri.

Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi Winny Saroinsong menjelaskan, peserta kegiatan adalah perutusan dari 8 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di Sulawesi Utara.

“Total peserta yang hadir secara luring berjumlah sekitar 120 orang termasuk pimpinan Unima seperti Wakil Rektor 1 (Mister Gideon Maru) Wakil Rektor 3 (Lenny Leorina Evinita), beberapa dekan dan jajaran terkait,” ujarnya kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor (Warek) 1 mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menggelar kegiatan ini di Unima.

“Sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Unima telah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan ini,” ujar Warek 1 mengutip Rektor.

Kegiatan ini, menurut Rektor, memiliki makna sangat strategis bagi perguruan tinggi, khususnys bagi program studi kependidikan yang berada dalam cakupan Lamdik.

Dijelaskan, ditetapkannya Peraturan Lamdik Nom 5 Tahun 2025 tentang Instrumen Akresitasi Mandiri Kependidikan merupakan langkah penting dalam upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan kebijakan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Permendiktisantek No. 39 Tahun 2025.

Instrumen akreditasi, menurutnya, bukan semata-mata alat penilaian administratif, melainkan cerminan komitmen bersama dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola prodi, serta memastikan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi.

“Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis terhadap instrumen akresitasi terbaru, tetapi juga mendorong kesiapan seluruh unsur PT baik pimpinan, dosen maupun tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas,” ujar Warek Bidang Akademk mengutip Rektor. (Lexie)

Meimonews.com – Berbagai hal terkait kerjasama Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahaaa dibahas dalam rapat bersama di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/1/2026).

Rapat ini dihadiri pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey dan jajaran serta Pemkab seperti Bupat Robby Dondomneyi, Sekretaris Daerah Lynda Watania dan pejabat terkait.

Rapat ini dimaksudkan agar hal-hal terkait kerjasama Unima dan Pemkab Minahasa setelah adanya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Tridharma Perguruan Tinggi bisa berjalan baik dan lancar.

Apalagi, ada hal-hal kerjasama
yang secara apesifik seperti Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano dan pembangunan RS Pendidikan yang memerlukan izin Pemkab Minahasa.

Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano untuk mendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran. Untuk pembangunan RS Pendidikan memerlukan kerjasama untuk bisa mempermudah pengurusan perizinan.

“Selain itu, terkait dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) karena Unima menyiapkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau),” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Watulingas kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2026).

Setelah pembahasan tersebut, diadakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Turut mendampingi, antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita dan Sekda Minahasa Lynda Watania

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini menjadi langkah strategis bagi Unima dan Pemkab Minahasa terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Minahasa.

Bupati Minahasa mengatakan, kesepakatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Misa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Training Center Unima, Tondano, Kamis (8/1/2026)

Misa dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Pastor Dismas Saletia Pr, Pastor Sefry Topit Pr, Pastor Fecky Singal Pr, Pastor Hanny Mentang Pr, Pastor Marcel Lintong Pr dan Frater Diakon Michael Kewo Pr.

Hadir pada kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh penghayatan sebagai wujud syukur serta refleksi iman keluarga besar Unima dalam menyambut Natal dan memasuki tahun yang baru ini Rektor Unima Joseph Kambey, para pimpinan dan sivitas akademika Unima dan undangan lainnya.

Tena yang diangkat dalan oerayaan ini adalah Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga dengan sub tema Dan di atas semuanya itu, kenakanlah kasih sebagai pengikat yang menyempurnakan dan mempersatukan.

Tema dan sub tema tersebut menjadi benang merah dalam seluruh rangkaian perayaan, mengajak umat untuk merefleksikan kehadiran Allah yang menyertai dan menguatkan keluarga dalam setiap situasi kehidupan.

Salah satu momen yang menyentuh hati seluruh umat yang hadir terjadi ketika Mgr. Rolly (sapaan akrab Uakup yang baru merayakan 69 tahun usianya itu) secara khusus memanjatkan doa bagi almarhumah Anthoineta Evia Maria Mangolo serta doa bagi orang tua dan keluarga yang turut hadir langsung dalam misa ini.

Doa tersebut menjadi perwujudan nyata dari tema perayaan, di mana kasih dan kepedulian diwujudkan melalui doa bersama sebagai pengikat yang mempersatukan seluruh keluarga besar Unima dalam duka dan pengharapan.

Dalam homilinya, Uskup menegaskan, kehadiran Allah yang menyelamatkan keluarga terwujud melalui kasih yang nyata, saling menguatkan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kasih, sebagaimana disebutkan dalam sub tema perayaan, menjadi fondasi yang menyempurnakan relasi, mempererat persaudaraan, serta mempersatukan komunitas dalam keberagaman dan dinamika kehidupan.

Melalui pelaksanaan Misa Natal dan Tahun Baru ini, Unima menegaskan komitmennya sebagai komunitas akademik yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan kasih sebagai dasar kebersamaan.

Perayaan ini menjadi pengingat bahwa Unima adalah satu keluarga yang berjalan bersama, saling menopang, dan saling menguatkan dalam terang iman dan kasih (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir mendampingi Rektor, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita.

Dari Pemprov Sulut yang mendampingi Gubernur adalah Sekprov Tahlis Gallang, Kadis Pendidikan Femmy Suluh, Plt Kadis Kesehatan Rima Lolong, Plt. Kadis Sosial Andra Mawuntu dan Plh Kadis Kominfo Denny Mangala.

 

Di momen tersebut terungkap proses pembentukan dua program studi (Prodi) baru di Unima yakni Prodi Kedokteran dan Prodi Pertanian.

Kepada wartawan, baik Rektor maupun Gubernur mengungkap bagaimana proses pembentukan dua prodi baru tersebut terutama perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur mengatakan, Presiden cepat menanggapi rencana pembentukan prodi baru di Unima. Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari keprisidenan untuk mengecek kesiapan pembentukan prodi baru tersebut.

“Karena Unima memiliki lahan yang luas dan kita juga sangat membutuhkan dokter di daerah Sulut dan juga kepentingan di Indonesia,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur bersurat kepada Presiden, dan Presiden langsing meresponsnya dengan cepat. Tim Kementerian Kesehatan dan Kemendiktisaintek sudah datang ke sini beberapa waktu yang lalu.

“Tentunya, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kami berterima kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu cepat menanggapi harapan-harapan kami di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unima. Gubernur Sulut, menurutnya, langsung memberikan rekomendasi ke Presiden tentang pembukaan dua prodi tersebut.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pak gubernur yang ingin Sulawesi Utara begitu cepat maju dan kami (Unima) langsung merespons keinginan pak gubernur terutama untuk kepentingan kesehatan masyarakat Sulut, yang langsung direspons pak Presiden dan Menteri,” ujar Rektor.

Unima, sambung Rektor, langsung dihubungi untuk mempersiapkan segala sesuatu sehingga nanti pada tahun depan, kira-kira Mei 2026 izin operasionalnya bisa keluar dan Unima bisa melakukan penerimaan calon mahasiswa khususnya prodi kedokteran.

“Dan ini semua merupakan cita-cita kami semua yang sudah diwujudkan bapak Gubernur,” ujar mantan Wakil Rektor 2 Unima dan mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini. (Lexie)

Meimonews.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Dirien Diktisaintek RI) Khairul Munadi dan tim melakukan pendampingan pembukaan 3 program studi (prodi) baru Unima.

Dirjen dan tim melakukan kegiatan pendampingan yang merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan pengembangan akademik Unima menuju universitas berdaya saing nasional dan regional ini dilakukan di ruang rapat lantai 3 Unima, Selasa (9/12/2025).

Ketiga prodi baru itu adalah Prodi Kedokteran, Prodi Bioteknologi dan Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian.

Dalam sesi pendampingan, Dirjen memberikan arahan komprehensif terkait pemenuhan standar pembukaan program studi, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, pemutakhiran kurikulum, analisis kebutuhan masyarakat, hingga kelengkapan sarana dan prasarana yang harus dipenuhi oleh institusi.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh proses pengajuan prodi baru berjalan sesuai regulasi dan ketentuan Ditjen Dikti.

Pendampingan juga dihadiri oleh Tim Direktorat Kelembagaan yaitu Henriette Minerva Wenno dan Sefryan Daru S bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir S. Rasak, yang memberikan penjelasan teknis terkait regulasi, standar mutu, dan tahapan proses usulan pembukaan prodi.

Turut hadir Staf Ahli Menteri yakni Tri Hanggono Achmad dan T. Basarudin, yang memberikan penguatan perspektif akademik dan kebijakan dalam pengembangan prodi strategis di lingkungan Unima.

Rektor Unima.Joseph Philip Kambey menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari kementerian.

Kehadiran Dirjen dan tim, menurut Rektor memberikan motivasi besar bagi Unima dalam mempercepat langkah menuju pembukaan prodi strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat dan dunia kerja, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Rektor bersama seluruh jajaran pimpinan universitas turut mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi institusi melalui pembukaan program studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah.

Melalui pendampingan ini, Unima semakin optimis dalam mematangkan seluruh persyaratan pembukaan prodi, termasuk penyusunan dokumen akademik, rencana laboratorium, serta strategi implementasi kurikulum berbasis kebutuhan masa depan. (*/FA)

Meimonews.com – Permasalahan Danau Tondano yang berada di Kabupaten Minahasa terus jadi pembicaraan bukan hanya di daerah ini tapi (bahkan) secara internasional.

Bentuk kepedulian terhadap permasalahan Danau Tondano, yang sebenarnya memiliki potensi penting bagi daerah ini, membuat Unima dan Jepang melakukan kolaborasi.

Kolaborasi tersebut diawali penandatangan kerjasama antara Unima dan DEA Consultants, Inc Japan di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat Unima, Kamis (27/11/2025).

Penandatangan telah dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Head of Survey and Measurement Department Fukasawa Takeshi (IDEA Consultants, Inc Japan).

Kolaborasi dengan Tim IDEA Jepang ini untuk melakukan penelitian di Danau Tondano seperti mengontrol perkembangan eceng gondok dan penanggulangan bencana.

Mendampingi Takashi adalah Researcher of Survey and Measurement David Erick Angmalisang dan tim dari IDEA Consultants, Inc. Japan. Dari Unima, hadir Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita (mewakili Rektor) dan perwakilan fakultas-fakultas. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unima (Universitas Negeri Manado) menyerahkan surat keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Unima Kemdiktisaintek RI (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia).

Penyerahan SK tersebut dilakukan Rektor pada acara penyerahan SK dan Pengambilan Sumpah Janji di Auditorium Walanda Maramis Unima Tondano, Rabu (29/10/2025).

Mendampingi Rektor pada acara penyerahan SK tersebut antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, dan Kepala-kepala Biro Unima.

Ada cukup banyak P3K yang mendapat SK pengangkatan tersebut. “Sebanyak 123 P3K yang mendapat SK pengangkatan dari pak Rektor,” ujar Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi W. Saroinsong kepada Meimonews.com, usai acara penyerahan SK.

Suasana gembira baik dari penerima maupun keluarganya terlihat pada saat penyerahan SK dan setelah itu. Mereka bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan Unima atas pengangkatan tersebut. (FA)

Meimonews.com – Guna memperkuat langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi, dan merupakan wujud nyata sinergi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Tondano (Unima) menjalin kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) Jakarta.

Kolabrasi tersebut berwujud penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Rektor UT Jakarta Ali Muktiyanto di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan Unima dalam pengembangan pendidikan karakter dan riset sosial (humaniora) dengan kompetensi UT dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh.

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini didasarkan pada asas saling mendukung dan memperkuat keunggulan masing-masing institusi.

Rektor UT menyambut positif kerjasama ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan dampak sosial program-program kampus, serta memperkuat jejaring akademik nasional.

Kedua pihak berharap bahwa kemitraan ini akan menghasilkan bentuk-bentuk program bersama seperti pengembangan kurikulum, riset kolaboratif, dan pengabdian masyarakat lintas daerah. (*/FA)

Meimonews.com – Suatu hal yang patut dibanggakan, Universitas Negeri Manado (Unima) masuk urutan 20 Ramah Disabilitas UI GrenMetric.

Oleh karena itu, dan terkait dengan dukungan Unima pimpinan Joseph Philip Kambey (Rektor) terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, berbagai langkah strategis terus dilakukan Unima untuk program Ramah Disabilitas.

Berbagai langkah tersebut diungkap dan ditekankan untuk terus dilaksanakan ketika Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru memberikan sambutan mewakili Rektor pada pertemuan Unima Ramah Disabilitas yang diselenggarakan Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang didukung Unit Pelayanan Disabilitas Unima dan dihadiri pimpinan Unima dan Fakultas-fakultas se-Unima ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Unima Tondano

Langkah strategis Unima Ramah Disabilitas adalah pertama, penyiapan Unit Layanan Disabilitas; kedua, Penyiapan dokumen SOP layanan disabilitas; ketiga, penyediaan sarana yang aksesibel; dan keempat, pemberian beasiswa ADIK untuk semua mahasiswa disabilitas Unima.

“Hal-hal tersebut sedang dilakukan Unima di bawah kepemimpinan Rektor (Joseph Philip Kambey – Red),” ujar Kepala Unit Pelayanan Disabilitas Unima Aldjon Nixon Dapa (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Unima) kepada Meimonews,com, usai kegiatan.

Langkah-langkah strategis ini, sebut Kepala Biro PHKM Unima Vivi W. Saroinsong yang dihubungi terpisah di lokasi kegiatan, sejalan dengan amanah Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 dan guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo.

Dalam Permendikbudristek, antara lain diatur tentang akomodasi yang layak pada semua jenjang pendidikan harus ramah disabilitas.

Dapa menyebutkan, di Unima, ada sekitar 32 mahasiswa. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat, Tondano, Selasa (21/10/2025).

Penandatangan kerjasama berupa Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Manager Area Sulut PT BFI Finance Indonesia Tbk Leri Melki Sitanggang tentang Tridharna Perguruan Tinggi.

Setelah itu dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Pelaksanan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemanfaatan serta Penyediaan Sumber Daya Manusia oleh Regional HCBP Head PT BFI Finance Indonesia Tbk Meggy Marheydy Wetter dengan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Aldjon Dapa.

Penandatangan MoA oleh Dekan-dekan Fakultas

Dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Sjeddie Rianne Watung. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) FA Makadada, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Grace Luntungan dan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Joy Kumaat.

Dalam sambutannya, Sitanggang mengungkapkan sangat bangga dan senang diberikan kesempatan untuk menandatangani MoU dengan Unima.

Penandatangan kerjasama ini, sebutnya, menunjukkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan swasta. Kerjasama ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan sumber daya manusia yang unggul, yang tidak hanya memberikan kesempatan akademik tetapi juga untuk dunia usaha.

“Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya seraya berharap lulusan dari Unima bisa bekerja di lingkungan perusahaan mereka.

Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, dengan adanya kerjasama ini maka dari BFI bisa memberikan materi atau memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di Unima berkaitan dengan hal seperti perbankan dan bisnis.

Demikiam pula dengan para dosen Unima bisa melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan-kepentingan penelitian dan pengabdian.

Turut hadir pada kegiatan yang dipandu Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas ini, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, (FA)