Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI) melakukan penandatangan Kesepahaman Bersama terkait dengan peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).
Peningjatan Tri Dharna PT tersebut melalui pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakatmasyarakat, peningkatan sumber daya manusiamanusia, sertifikasi dan tata kelola.
Penandatangan yang dilakukan di Ruang n Rapat Kantor Bupati Minut, Jumat (2/8/2024) tersebut dilakukan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd yang diwakili Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan di dampingi Wakil Koordinator Kerjasama dan Humas Dr. Marcia Watulingas, S. Pd., M.Pd.dan Bupati Minut Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, M.Si selaku Wakil Ketua Apkasi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dewan Pembina APKSI Drs. Shokiatulo Laoli, MM (mantan Bupati Nias 2 periode) dan Dr. Hima Tul (Staf Ahli Bidang Pendidikan APKSI).
Organisasi APKSI yang memfasilitasi bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yakni yayasan yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikburistek RI) yang di dalamnya juga untuk memperoleh beasiswa pendidikan Indonesia Emas, sementara Unima sebagai perguruan tingg penyelenggarai RPL (Recognisi Pembelajaran Lampau) di Sulut.
Dalam sambutannya, Prof.Orbanus mengungkapkan rasa terima kasih karena telah mempercayakan Unima sebagai perguruan tinggi dalam melaksanakan kerjasama lewat program RPL jalur mandiri.
Unima berterima kasih karena mendapat kehormatan sebagai salah satu perguruan tinggi yang difasilitasi APKSI untuk studi lanjut dalam dan luar negeri,
“Unima siap menerima semua calon mahasiswa lanjut studi melalui jalur masuk program RPL Mandiri dati seluruh pemerintah kabupaten di Sulawesi Utara dan luar Sulawesi Utara,’ ujarnya mewakili Rektor Unima. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Coaching Clinic Anomali Data Dosen bertempat di Ruang Senat E. A. Worang lantai III Kantor Pusat Unima, Tondano, Rabu (31/7/2024).
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd diwakili Kepala Biro (Karo) Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (PKSHM) Vivi Winny Saroinsong, S.Pi, MAP membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Karo Vivi mengungkapkan, pihaknya berupaya untuk melakukan pendampingan terhadap para dosen di Unima untuk mengupdate data-data yang belum terverifikasi di sistem informasi sumber daya terintegrasi (SISTER) dosen
“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk upaya Unima dalam melakukan pendampingan dan percepatan isian data dosen pada SISTER dosen,” ujarnya.
Menurut Ketua Tim IKU Unima ini, pelaksanaan kegiatan Coaching Clinic tersebut untuk mempermudah para dosen di Unima pengembangan kompetensi dan karirnya.
“Kami siap membantu mengakses portofolio dosen, data-data formal seperti aktivitas dosen, riwayat pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk mempermudah perencanaan pengembangan kompetensi dan karir pada dosen di Unima,” tegasnya.
Di samping itu, jika ada perubahan data dosen Unima, pihaknya siap membantu. “Perubahan data yang diajukan oleh dosen tersebut akan divalidasi oleh admin Kepegawaian di Unima dan selanjutnya akan dikirim ke pihak LLDIKTI dengan melakukan sinkronisasi terlebih dahuhulu pada aplikasi SISTER PT.
Setelah ajuan disinkronisasi dan masuk dalam inbox SISTER maka selanjutnya LLDIKTI akan memvalidasi perubahan data dosen sehingga data dosen dapat dimutakhirkan.
Diharapkan, melalui kegiatan tersebut seluruh data dosen di Unima sudah ter-update. “Berharap, setelah mengikuti kegiatan ini seluruh data yang belum ter-update agar bisa di update dalam sistem-sistem secara continue dan berkelanjutan mampu melakukan update data-data pada aplikasi SISTER, sehingga ke depannya tidak ada anomali data dosen lagi,” tandasnya. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.
Penandatanganan PKS ini dalam rangka upaya pencegahan korupsi antara KPK-RI dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) dengan melibatkan 40 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia termasuk Unima.
Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua KPK Dr. Nurul Ghufron, SH., MH, Dirjen Diktiristek Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris, M.Sc, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Dr. Pahala Nainggolan Ak, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Dr. Ir. Wawan Wardiana, MT, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Didik KPK Agung Wijanarko, Direktur Monitoring KPKAgung Yudha Wibowo.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd., turut menyepakati PKS tersebut dalam acara Kick-Off Meeting SPI 2024 yang diselenggarakan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pekan lalu.
Rektor Unima menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPK-RI dan Dirjen Diktiristek yang telah melibatkan Unima dalam SPI 2024 ini.
“Selaku Rektor Unima, saya menyampaikan rasa terima kasih yang luar biasa kepada KPK-RI dan Dirjen Diktiristek atas kepercayaannya kepada Unima dalam Survei Penilaian Integritas di tahun 2024 ini,” ujarnya.
Rektor Unima mengatakan, keterlibatan Unima dalam SPI ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas di lingkungan akademis.
“Tentunya, Unima sangat mendukung inisiatif KPK ini dan siap berkontribusi dalam upaya pencegahan korupsi melalui edukasi dan penelitian,” jelasnya seraya berharap kerja sama antara Unima dengan KPK-RI terus berjalan dengan baik dalam upaya pencegahan korupsi.
Unima, menurut Rektor, akan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan SPI 2024 dan berharap sinergitas Unima dengan KPK-RI berjalan lebih efektif serta memberikan dampak positif dalam pencegahan korupsi di Indonesia khususnya di kabupaten kota yang ada di Sulut. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) memgeluarkan edaran pengurangan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa.
Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di lingkungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Selain itu, pengurangan biaya UKT bagi para mahasiswa ini merupakan hasil rapat pimpinan Unima yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2024.
Hal tersebut disampaikan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd, Selasa (30/7/2024).
Dijelaskwn, pengurangan pembayaran UKT bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan enam SKS pada semester sembilan dan seterusnya bagi mahasiswa program Sarjana (S1) dan pada semester tujuh dan seterusnya bagi mahasiswa program Diploma Tiga (D3).
“Untuk mahasiswa semester sembilan dan sepuluh mendapat pengurangan sebanyak 50% dari Jumlah UKT, sedangkan bagi mahasiswa semester sebelas dan dua belas mendapat pengurangan sebanyak 40% dari Jumlah UKT dan mahasiswa semester tiga belas dan empat belas mendapat pengurangan 30% dari Jumlah UKT,” sebutnya.
Diketahui, persyaratan dan tata cara pengajuan pengurangan UKT bagi mahasiswa Unima, di antaranya pertama, Pembayaran pengurangan UKT mengikuti jadwal pembayaran UKT dan permohonan diajukan paling lambat sehari sebelum jadwal pembayaran UKT berakhir. Kedua, Pengajuan permohonan yang melewati batas waktu dinyatakan tidak diterima.
Ketiga, Permohonan harus melampirkan dokumen atau bukti pendukung yakni Surat permohonan tertulis kepada Rektor; Surat Keterangan dari Pimpinan Jurusan/Prodi mengetahui Dekan Fakultas bahwa pemohon benar-benar adalah mahasiswa yang tinggal mengambil/mengontrak mata kuliah kurang dari atau sama dengan enam SKS pada semester Sembilan dan seterusnya bagi mahasiswa program Sarjana (S1) dan pada semester tujuh dan seterusnya bagi mahasiswa program Diploma Tiga (D3) (tanda tangan dan cap basah, bukan fotokopi dan scan) pada semester berjalan serta menyertakan data seperti: Nama, NIM, Jurusan/Prodi, Semester dan Jumlah UKT;
Selain itu, Surat Keterangan penghapusan mata kuliah / ganti nama mata kuliah/ganti kode mata kuliah mengetahui operator dan Pimpinan Jurusan/Prodi jika ada mata kuliah yang dihapus dari Portal Akademik (khusus mata kuliah Pilihan, tanda tangan dan cap basah, bukan fotokopi dan scan).
Rektor menambahkan, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan verifikasi berkas mahasiswa. “Saya telah menugaskan beberapa orang untuk membentuk tim dalam melakukan verifikasi berkas serta memeriksa kesesuaian persyaratan pemohon dan kebenaran dokumen permohonan dan bukti pendukung,” sebutnya.
Dikemukan,, pengajuan yang telah diverifikasi dan disetujui akan ditetapkan dengan Keputusan Rektor. Sedangkan pengecekan hasil verifikasi dapat diakses melalui laman https://tinyurl.com/PenguranganUKTUnima2024Ganjil. (FA)
Meimonews.com – Buah kerja keras pimpinan, staf dan jajaran Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano selang tahun 2023 terkait dengan kinerja berbuah hasil yang membanggakan.
Berdasarkan Keputusan Dirjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Nomor 110/E/KPT/2024 tentang Penghargaan Capaian Indeks Kimerja Utama Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Tahun 2023, Unima meraih penghargaan membanggakan untuk dua kategori.
Dua kategori itu adalah penghargaan Keunggulan IKU (Indeks Kinerja Utama) Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) dan Liga PTN BLU.
Untuk kategori Keunggulan IKU PTN BLU, Unima yang kini dipimpin Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd menduduki peringkat kedua sementara kategori Liga PTN BLU, PTN yang dulunya berlokasi di Manado ini menduduki peringkat kesembilan.
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek RI Abdul Haris (tengah) bersama Rektor Unima Prof. Dr, Deitje Adolfien Katuuk., M.Pd dan Karo Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi M. Saroinsong, S.Pi, MAP saat menghadiri Rapat Kerja Unima 2024, baru-baru.
Dengan keberhasilan tersebut, sesuai aturan yang ada disebutkan dalam Keputusan tertanggal 1 Juli 2024 dan ditandatangani Dirjen Diktiristek Abdul Haris, ada isentif yang diberikan.
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi W. Saeoinsong, S.Pi, MAP saat dihubungi Meimonews.comvia telefon, Jumat (5/7/2024) mengaku kaget dengan informasi tersebut karena ia belum mengetahuinya.
Tapi berdasarkan apa yang selama ini dibuat Rektor, Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga, staf serta jajaran untuk kemajuan Unima, dia merasa wajar Unima bisa meraih beberapa prestasi membanggakan seperti demikian. (FA)
Meimonews com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek) RI Prof. Dr. ret.nod. Abdul Haris, M.Sc menyakini, Unima bisa menjadi leading university dan garda terdepan bagi Kemendikbudristek di Indonesia bagian Timur.
Keyakinan tersebut disampaikan Dirjen Diktiristek ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Rapat Kerja (Raker) Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano di Four Points Hotel Manado, Jumat (28/6/2024).
Dikemukakan, ini merupakan suatu kebanggaan bagi Unima yang bisa diorganirair secara global. Secara geografi, sebutnya, Unima memiliki potensi yang bisa jadi branding di samping terus dibangun reputasi. Kenapa ? Karena memiliki keunggulan wilayah dan keunggulan geografi.
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Prof. Dr. ret.nod. Abdul Haris, M.Sc saat memberikan sambutan
Keunggulan wilayah dan keunggulan geografi ini Unima ini, jelasnya, sangat menarik bagi mitra luar negeri. Hal-hal yang berkaitan dengan local wisdom dan in the geesstudy ini yang harus kita jual kepada mitra-mitra luar negeri.
Dirjen meyakini, untuk menggaet mahasiswa-mahasiswa internasional dan mitra-mitra luar negeri bagi Unima tidak terlalu sulit karena adanya keunggulan tersebut.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd saat memberikan sambutan
“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi ibu Rektor dan jajaran untuk terus mengembangkan strategi Unima ke depan,” ujarnya seraya mengungkapkan bahwa ia melihat untuk menjadi BLU Unggul, ini juga menjadi tantangan tersendiri.
Apa tantangan utama itu ? Itu tak lain adalah sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola serta keterbatasan anggaran.
Rektor dan jajaran diingatkan untuk tidak pesimis dengan keterbatasan anggaran. Selama memiliki SDM yang hebat, justru SDM inilah yang ditugaskan untuk memenuhi logistik atau anggaran untuk menjalankan program-program yang akan menjadikan Unima besar.
Diingatkan pula untuk tidak menjadikan masalah-masalah klasik atau lainnya sebagai ganjalan tapi justru semangat kebersamaan dan kerjasama seperti yang disebut dalam motto Unima yakni Kerja beesama, bersama-sama kerja itu yang harus dipegang.
Peserta Rapat Kerja Unima Tahun 2024
Kehebatan dan kebesaran yang saat ini dimiliki universitas besar seperti UI diminta untuk tidak membuat Unima iri hati melainkan menjadi tantangan.
Disebutkan, dengan keterbatasan yang dimiliki namun bisa mengembangkan SDM dan menjadikan Unima Unggul maka bukan hanya satu jempol melainkan empat jempol.
Ditegaskan, penting bagi para manajemen untuk secara bersma-sama dengan faculty member untuk bersama-sama memetakan bagaimana pengenbangan Unima ke depan.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan, tema yang dipilih dalam raker ini yakni Strategi peningkatan layanan PTN-BLU menuju BLU ungul dipilih berkenaan dengan tantangan dan prioritas kerja Unima sebagai institusi pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum (BLU).
“Rapat kerja pimpinan diharapkan akan mendorong terjadinya akselerasi Unima dalam.proses transformasi dan revitalisasi perguruan tinggi negeri (PTN) di lingkungan Kemendikbudristek,” ujar Prof. Deitje (sapaan Rektor Unima).
Disebutkan, dalam rangka proses transformasi dan akselerasi tersebut, pada raker ini akan ada pemaparan dari Dirjen Diktiristek mengenai Building international academic reputation through global egagement, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Faisal Syahrul, SE, M.Pd mengenai Strategi peningkatan layanan PTN BLU menuju BLU unggul serta Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek Vivi Andriani, ST, M.Sc tentang Perencanaan tahun anggaran 2025.
Bahkan, tambahnya, Rakerpim ini akan semakin bermakna karena dalam rangka penandatangan kerjasama telah hadir Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, SE, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd, Rektor Univerrsitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Ir. Eduard Wolok, ST, MT.
Berbagai paparan dan kerjasama yang dibangun bersama, diharapkan Rektor akan dapat menjawab berbagai isu strategis pengembangan Unima ke depan.
“Dengan visi Unima Unggul, inovatif berdasarkan Mapalus yang bermakna gotong royong, Unima bertekad membangun budaya mutu dan budaya kerja yaitu kerja bersama dan bersama-sama bekerja,” tandas mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.
Rektor, Wakil Rektor 1 (paling kiri) dan Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi M. Saroinsong, S.Pi, MAP (paling kanan)
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas/Ketua Panitia Vivi W. Saroinsong, S.Pi, MAP berharap melalui Raker ini dapat menghasilkan strategi yang komprehensif dan implementatif untuk meningkatkan layanan PTN-BLU.”Kolaborasi dan komitmen dari semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” ujar Karo kepada Meimonews.com di sela kegiatan.
Raker yang berlangsung dua hari (28-29/6/2024) ini, jelasnya, diikuti 200-an peserta mulai dari Rektorat (Rektor dan Wakil-wakil Rektor), pimpinan lembaga, Dekan-dekan, unit kerja, UPA, Tim BLU Unima dan undangan lainnya.
Dalam raker ini, tambahnya, selain ada pemaparan dari Kemendikbudristek dan Rektor UI, ada pula penyampaian materi dari Rektor UI, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, Rektor Univerrsitas Negeri Gorontalo, Kepala KPPN Manado Saripudin SST, Ak, M.S. Ak, Kepala LLDIKTI Wilayah XXVI Gosulutteng Munawir Sadzali Rasak, SIP, M.Sc, serta pemaparan usulan program kegiatan rencana bisnis dan anggaran tahun 2025 dari tiap fakultas/lembaga/unit yang ada di lingkungan Unima. (FA)