Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menjamu para tamu/undangan yang hadir dalam rangka peringatan 15 tahun terbentuknya organisasi Coral Triangle Initiative – Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) dan The Coral Triangle Day 2024 di Manado Bay, Kawasan Megamas, Jumat  (7/6/2024).

Hadir dalam kegiatan ini Executive Director CTI-CFF Dr. Frank Keith Griffin, Special Envoy of Seychelles to Asean HE. Nico Barito, Phillipine Consul General in Manado HE. Mary Jennifer Domingo, sejumlah delegasi negara-negara yang terlibat langsung dalam organisasi CTI-CFF.

Turut hadir Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandouw, Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM, Asisten II Setdakot Manaso Atto Bulo SH., MM, Kepala-kepala SKPD, Camat Wenang, serta undangan lainnya.

Sebelum kegiatan dimulai, AA (sapaan orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut) ini melakukan pengecekan terhadap kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan venue, dermaga, konsumsi, hingga produk usaha yang berjualan di area Manado Bay.

Tak lupa, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyapa dan berfoto bersama dengan masyarakat pengunjung Manado Bay.

Kegiatan diawali dengan tur singkat menikmati keindahan laut Manado pada malam hari menggunakan kapal. Para tamu/undangan yang hadir terlihat sangat menikmati tur singkat tersebut.

Setelah menikmati tur singkat dengan kapal, para tamu/undangan bertolak menuju area Kawasan Wisata Kuliner Sentra UMKM Manado Bay untuk menikmati jamuan makan malam dan pertunjukan budaya.

Walikota dalam sambutan (berbahasa Inggris) menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu/undangan yang hadir di Kota Manado.

Diungkapkan, kota Manado sangat bangga karena meskipun merupakan kota yang kecil, namun kekayaan laut di Kota Manado khususnya terumbu karang tetap terjaga dengan dengan baik.

Walikota berharap, pertemuan ini dapat memberikan dampak yang positif untuk masa depan dunia, khususnya dalam hal terumbu karang dan laut. (Afer)

Meimonews.com – Personil Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sulut melakukan pengungkapan dugaan tindak pidana di bidang migas yang terjadi di Poyowa Besar Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil kepada wartawan, Sabtu (24/2/2024).

“Pengungkapan dilakukan Tim pada hari Kamis, 22 Februari 2024 sekitar pukul 13.30 Wita. Tim mengamankan terduga pelaku, pria berinisial MB, warga Poyowa Besar Satu,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi yaitu BBM jenis solar yang ditampung di gudang penyimpanan, di samping rumah milik terduga pelaku.

“Jumlah solar yang diamankan kurang lebih 800 liter, yang terisi full di 28 buah galon. Selain solar, juga diamankan 1 mobil kijang LGX, 1 mobil Panther pickup, 4  buah tong kosong pertamina kapasitas 200 liter dan 10 buah galon kosong,” sebut Thamsil.

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengaku mendapatkan BBM jenis solar dari salah satu SPBU di Kotamobagu.

“Terduga pelaku melakukan pembelian BBM jenis solar dengan menggunakan mobil Panther pickup dengan tangki modifikasi dan mobil Kijang LGX dengan gelon terisi diatas mobil, dengan harga Rp. 7.100 per liter, yang dibayarkan langsung ke operator di SPBU,” tambahnya.

Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di ruang Penyidik Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulut. “Terduga pelaku diancam dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 miliar,” tegasnya. (AF)

Meimonews.com – Jumlah korban Sarmo (35) serial killer asal Kecamatan Girimarto bertambah. Polisi menguak dua korban lain yang dibunuh oleh Sarmo.

“Kasus pembunuhan ini termasuk kasus menonjol di akhir tahun 2023,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, SH, S.St, Mk saat memimpin jumpa pers di Mapolres Wonogiri, Sabtu (30/12/2023).

Disebutkan, jajaran reserse melakukan pengungkapan kasus itu, dan pengungkapan kasus pembunuhan ini adalah sebuah prestasi. “Terungkap empat korban yang meninggal dunia dengan cara dibunuh,” ujar Kapolda.

Sebelumnya diketahui ada dua korban pembunuhan oleh Sarmo. Dua korban itu adalah Agung Santosa (47) warga Desa Sajen Kecamatan Trucuk, Klaten dan Sunaryo (47) warga Lingkungan Panggil Kecamatan Jatipurno.

Dua korban lainnya yang terungkap yang pertama adalah Katiyani warga Desa Sanan Kecamatan Girumarto.

Diketahui, kerangka Katiyani ditemukan di sekitar TPU Giriharjo Kecamatan Puhpelem pada 16 Mei 2020. Satu korban lainnya adalah Sudimo, pemilik lahan yang disewa oleh Sarmo untuk penggergajian kayu di Dusun Ciman Desa Semagar Kecamatan Girimarto.

“Korban Katiyani dibunuh dengan cara dicekik dan dibenturkan. Kemudian dirampas uangnya,” ujar Irjen Pol. Luthfi fi dampingi antara lain Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Satake Bayu Setianto.

Sementara itu, Sudimo dibunuh dengan cara seperti dua korban yang terungkap sebelumnya. Korban diberi minuman yang telah dicampur potas.

Dengan terkuaknya dua korban ini, maka ada empat orang korban pembunuhan yang dilakukan oleh Sarmo.

Sebelumnya, polisi telah mengungkap dua orang korban yang dibunuh oleh Sarmo. (AF)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU mengungkapkan, selama 58 tahun Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) telah menghasilkan profesor dan doktor yang paling banyak di Unsrat.

Pengungkapan data tersebut disampaikan Prof. Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-58 FPIK Unsrat di halaman fakultas, Jumat (16/6/2023).

Selain itu, Prof. Sompie mengungkapkan pula bahwa FPIK  telah menghasilkan inovasi baru dalam teknologi perikanan dan kelautan sehingga menjadi fakultas yang unggul.

Rektor berpesan, jadikanlah unggul itu sebagai budaya yang harus dipertahankan sehingga benar-benar mewujudkan Unsrat yang Unggul dan Berbudaya.

Dengan tema Keras, Inovatif dan Sinergi, Prof. Sompie berharap FPIK untuk berusaha dengan keras menjadi fakultas yang berwawasan internasional.

Dekan FPIK Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi, M.Sc dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis ke-58 ini berbagai tantangan dan keberhasilan serta capaian sudah dicapai.

Tentunya, sambung Dekan, itu semua tidak terlepas dari usaha dan kerja keras dari pimpinan yang terdahulu beserta dengan stakeholder yang ada.

Dekan mengharapkan, lewat Dies Natalis ini, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan untuk lebih keras, lebih inovatif dan sinergi untuk FPIK yang lebih baik lagi. (FA)

Meimonews.com – Satuan Reskrim Umum Polresta Manado melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM Bersubsidi jenis Solar. Sebanyak 750 liter BBM bersubsidi jenis solar dan satu unit mobil truk diamankan.

Kasat Reskrim Umum Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, kasus ini terungkap saat pihaknya melakukan penyelidikan di Kelurahan Kairagi Satu Lingkungan Tiga Kecamatan Mapanget dan menemukan adanya tindak pidana penyalahgunaan BBM Bersubsidi dan mengamankan terduga pelaku MS, warga Kecamatan Mapanget.

MS, sebut Sugeng kepada wartawan, Selasa (22/11/22), diamankan lantaran diduga melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis bio solar.

Modusnya, MS melakukan pengisian BBM di SPBU Kairagi degan mengisi sekitar 160 liter seharga Rp. 1.090.000, setelah itu menuju TKP dan menghisap BBM tersebut menggunakan selang ke dalam 2 galon ukuran 25 liter.

“Kita mengamankan kendaraan jenis truk yang digunakan dalam perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selain itu juga sejumlah jeriken yang berisi puluhan liter BBM bersubsidi jenis bio solar,” ujar Kompol Sugeng.

Disebutkan, pelaku MS saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Yang kita amankan dan sita barang bukti berupa truk Trailer warna putih dan 26 galon ukuran 25 liter, 3  galon ukuran 30 Liter, dan satu selang ukuran  2 meter.

‘Untuk para pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan. Karena kita masih melakukan pengembangan atas kasus ini,” ujarnya di dampingi Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono. (AF)

Meimonews.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado berhasil mengungkap 70 kasus narkoba selang Januari – November 2021.

“Sebanyak 14 kasus masuk penyelesaian tahap pertama, 41 kasus tahap kedua sementara15 kasus dalam tahap penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Narkoba Polresta Manado AKP Sugeng Wahyudi Santoso kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (30/11/2021).

Untuk penyelesaian kasus tahap pertama, rinci Sugeng, terdiri dari narkotika dan psikotropika masing-masing 1 kasus dan.12 kasus obat-obatan.

Untuk tahap kedua (41 kasus), 20 kasus narkotika dan 21 kasus obat-obatan sedang kasus dalam penyidikan (15 kasus) terdiri dari narkotika 5 kasus, psikotropika 2 kasus dan obat-obatan.1 kasus.

Disebutkan, 26 kasus narkotika, sebanyak 2 kasus terjadi di bulan Januari, 2 kasus Februari, Maret 1 kasus, April 2 kasus , Mei dan Juni masing-masing 5 kasus, Juli 3 kasus Agustus 2 kasus, September tidak ada sedang Okrober dan November masing-masing 2 kasus.

“Untuk psikotropika (3 kasus) hanya ada di bulan Juli, September dan Oktober yakni masing-masing 1 kasus, ” sebut Sugeng.

Untuk obat-obatan (41 kasus), perinciannya adalah Januari 3 kasus, Maret 6 kasus, April 2 kasus, Mei 1 kasus,.Juni 3 kasus, Juli 9 kasus, Agustus 4 kasus, September 10, Oktober 1 kasus dan November 2 kasus.

Sat Reskrim Narkoba yang dipimpinnya, jelas Sugeng, akan terus memburu baik pengguna maupun yang mengedarrkan secara gelap narkoba termasuk bandarnya. (lk)