Meimonews.com – Catatan bersejarah dan penting ditorehkan Sintya Nindya Christin Bojoh, seorang wartawati Tomohon pada pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konorov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara Tahun 2026.

Di forum tertinggi organisasi profesi tingkat provinsi lima tahun sekali yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (31/3/2026) tersebut, Sintya terpilih sebagai Ketua PWI Sulut.

Sintya berhasil menjadi orang nomor satu di organisasi PWI Sulut ketika memenangkan pemilihan Ketua untuk masa jabatan 2026 – 2031,

Sintya berhasil mengalahkan dua calon lain yang maju bersaing dalam kompetisi yang berlangsung demokratis tersebut.

Dari 261 anggota biasa yang memiliki hak suara dalam pemilihan sebagaimana tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang totalnya berjunlah 265 anggota yang ditetapkan PWI Pusat tersebut Sintya berhasil unggul lebih dari 50 persen suara yakni 149 suara sementara dua calon lainnya yakni Marson Simbolon dan John Paransi masing-masing mendapat 109 suara dan 4 suara. 3 suara dinyatakan tidak sah.

Dengan demikian, Sintya berhasil mencatatkan sejarah dan menorehkan hal penting karena menjadi perempuan pertama Ketua PWI Sulut dan menunjukkan kesetaraan gender di Bumi Nyiur Melambai.

Tanda-tanda keterpilihan dan dukungan yang banyak untuk Sintya telah terdengar dan terlihat saat pemaparan visi dan misinya serta ketika pembacaan hasil perhitungan suara.

Ini jo, sah dan sejumlah kata-kata penegasan lainnya terlontar dari mulut para pendukungnya dalam jumlah suara yang banyak.

Mereka ingin agar Sintya menjadi Ketua PWI perempuan pertama di Sulut dan adanya reformasi menuju kemajuan PWI ke depan.

Di akhir agenda Konprov yang juga menghasilkan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut dan keputusan lainnya, Sintya menerima pataka PWI sebagai bentuk pengakuan organisasi, yang diserahkan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, mewakili Ketua PWI Pusat Akhmad Munir. (elka)

Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat Manado melaksanakan pemilihan dekan (Pildek) untuk periode 2026-2030.

Pikdek ini dilakukan dalam sidang Senat Fakultas yang dilaksanakan di ruang rapat fakultas, Kamis (4/12/2025).

Pada pildek ini, Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montoalu hadir mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie sekaligus ikut menggunakan 35 persen suara Rektor dalam pemilihan.

Golda Juliet Tulung, Dekan terpilih FIB Unsrat periode 2026-2030

Dari tiga calon dekan yang telah memenuhi persyaratan untuk dipilih, Golda Juliet Tulung meraih suara terbanyak mengalahkan Maya Pingkan Warouw dan Djeinne Imbang. Tulung mendapat 15 suara, Warouw 3 suara sementara Imbang tidak mendapat suara.

Dengan hasil pemilihan tersebut, setelah pelantikan awal tahun depan, Tulung
Raih Suara Terbanyak, Golda Juliet Tulung Terpilih sebagai Dekan FIB Unsrat Periode 2026-2030

Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat Manado melaksanakan pemilihan dekan (Pildek) untuk periode 2026-2030.

Pikdek ini dilakukan dalam sidang Senat Fakultas yang dilaksanakan di ruang rapat fakultas, Kamis (4/12/2025).

Pada pildek ini, Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montoalu hadir mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie sekaligus ikut menggunakan 35 persen suara Rektor dalam pemilihan.

Dari tiga calon dekan yang telah memenuhi persyaratan untuk dipilih, Golda Juliet Tulung meraih suara terbanyak mengalahkan Maya Pingkan Warouw dan Djeinne Imbang. Tulung mendapat 15 suara, Warouw 3 suara sementara Imbang tidak mendapat suara.

Dengan hasil pemilihan tersebut, setelah pelantikan awal tahun depan, Tulung, guru besar kelahiran Jakarta pada 16 Juli 1970 tersebut akan menggantikan Warouw, dekan saat ini. (FA)

Meimonews.com – Ockstan Jurike Kalesaran terpilih sebagai Dekan baru Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat untuk masa jabatan tahun 2026-2030, Rabu (26/11/2025).

Keterpilihan ini karena pada sidang senat fakultas di aula fakultas yang dipimpin Winda Marcedes Mingkid dengan total suara 62 suara, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unsrat ini meraih suara mayoritas yakni 56 suara mengalahkan dua calon lain.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Montolalu saat memberikan suara mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie pada pemilihan Dekan FPIK Unsrat tahun 2026-2030

Kedua calon itu adalah Markus Talintukan Lasut yang memperoleh 5 suara dan Novie Pankie Lukas Pangemanan 1 suara.

Perolehan suara tersebut sudah termasuk 35 persen suara Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, yang diwakili Wakil Rektor 2 (Bidang Keuangan, Umum dan Kepegawaian) Unsrat Royke Montolalu.

Ockstan Jurike Kalesaran, Dekan terpilih FPIK Unsrat masa jabatan tahun 2026-2030

Pelantikan Ockstan sebagai dekan baru untuk menggantikan Stenly Wullur (dekan saat ini) akan dilakukan tahun depan (2026) oleh Rektor Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Tiga calon Rektor (Carek) Unima periode 2025-2029 terpilih dalam Sidang Senat Unima yang digelar di Ruang Rapat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Kamis (16/1/2025).

Sebelum tiga Carek Unima terpilih, mereka dan enam bakal calon (balon) Rektor lainnya memaparkan visi, misi dan program kerja bila terpilih menjadi orang nomor satu di universitas yang memiliki visi Unima unggul dan inovatif berdasarkan mapalus.

Pemaparan visi, misi dan program kerja dari sembilan balon tersebut dilaksanakan dalam sidang senat yang dilaksanakan pagi hari di Gedung Training Center Unima.

Sidang senat Unima dengan acara pemaparan visi, misi dan program kerja balon Rektor Unima periode 2025-2029 yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat) yang dihadiri Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana

Dalam proses pemilihan tiga besar di sidang senat yang dipimpin Herry Sumual (ketua senat) dan dihadiri Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana ini, Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak, MBA meraih suara terbanyak pertama dengan jumlah 26 suara.

Menyusul terbanyak kedua Recky Harold Elby Sendouw, SP, MM, Ph.D dengan 13 suara dan terbanyak ketiga Dr. Ignatius Javier Couturier Tuerah, SS, M.Pd dengan 4 suara.

Balon Rektor yang mendapat suara dalam tahapan ini adalah Dr. Amstrong Fransiskus Sompotan, S.Si, M.Si dan Dr. Christine Takarina Meitty Manoppo, MAP masing-masing 2 suara serta Patricia Mardiana Silangen, S.Pd, M.Si, yang mendapat 1 suara.

Tiga balon lainnya yakni Dr. Rymond Jusuf Rumampuk, M.Si, Prof. Nihta Vera Ftelly Liando, MA, Ph.D, dan Dr. Intama Jemmy Polii, M.Pd tidak mendapat suara. (FA)

Meimonews.com – Dr. Daud Markus Liando, M.Sc terpilih menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat periode tahun 2024-2028 saat proses pemilihan, Jumat (5/4/2024).

Pemilihan yang diadakan di Aula FISIP Unsrat Manado ini dilakukan pada Rapat Senat Tertutup FISIP Unsrat yang dipimpin Dr. Drs. Burhan Niode, MM (Ketua Senat) yang turut dihadiri Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Dekan FISIP Unsrat Manado periode tahun 2020-2024.

Sebelum diadakan pemilihan, para calon dekan mempresentasikan visi, misi dan program mereka bila menjadi orang nomor satu di fakultas tersebut.

Berdasarkan hasil pemilihan, Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si mendapat 14 suara, Dr. Drs. Johny Revo Elia Tampi, M.Si 6 suara, sementara Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si tidak mendapat suara.

“Pelantikan Dekan baru Fisip Unsrat Manado akan dilaksanakan sore ini,” ujar Anggota Panitia Pemilihan Donald Monintja kepada Meimonews.com, usai pemilihan.

Diketahui, sesuai informasi Panitia Pemilihan (Ketua Dr. Grace Waleleng, S.Sos, M.Si dan Anggota Dr. Donald  Monintja, S.Sos, M.Si) kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (2/4/2024), Rektor Unsrat Manado telah menetapkan tiga calon akan ikut dalam tahapan pemilihan lewat SK Rektor Unsrat Manado Nomor : 760/UN12/KP/2024 tanggal 1 April 2024.

Ketiga calon tersebut mengacu pada penetapan Senat FISIP Unsrat setelah melakukan penjaringan oleh Panitia Pemilihan. Dari 14 calon yang ada, 4 dinyatakan lolos untuk kemudian mendapatkan SK Rektor, yang sesuai aturan, hanya tiga calon yang diikutsertakan dalam proses selanjutnya (pemilihan).

Ketiga calon yang ditetapkan adalah Dr. Drs. Revo Elia Tampi, M.Si (Wakil Dekan 2), Dr. Daud Markus Liando, SIP, MSi (Dosen) dan Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si (Kepala Jurusan Sosial). (FA)

Meimonews.com – Pingkan Kartika Gosal, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi Dewan Pimpinan Calon Cabang (DPCC) PMKRI Gorontalo St. Yohanes Paulus II terpilih secara aklamasi sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua PMKRI Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II Masa Bakti Tahun 2023-2024.

Terpilihnya Pingkan untuk jabatan tersebut terjadi pada Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia  (PMKRI) Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II yang diadakan di Sekretariat/Margasiswa PMKRI Gorontalo, jalan P. Kalengkongan Kelurahan Tenda Hulonthalangi Kota Gorontalo, Minggu (12/2/2023).

RUAC ini diselenggarakan terkait dengan adanya peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Calon Cabang menjadi Cabang yang telah diputuskan dalam Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA)  Tahun 2022.

Dalam RUAC pertama ini ada sejumlah agenda yang dilaksanakan. Salah satunya adalah pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo untuk masa jabatan tahun 2023-2024.

Setelah melalui proses/mekanisme yang disepakati dalam RUAC, saat pencalonan, hanya nama Pingkan Kartika Gosal yang diajukan peserta sidang.

Karena hanya namanya yang  diajukan peserta maka pimpinan sidang menanyakan kesediaannya menjadi calon/bakal calon dan menanyakan kepada peserta sidang apakah Pingkan memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Setelah menyampaikan bahwa Pingkan memenuhi persyaratan maka pimpinan sidang meminta Pingkan untuk menyampaikan visi dan misinya sebagai calon Ketua Presidium. Ada tanya-jawab dan masukan dari peserta terkait dengan apa yang perlu menjadi perhatian bila Pingkan menahkodai ormas ini.

Dalam pemaparannya, Pingkan mengatakan bahwa visinya sebagai calon ketua adalah Mewujudkan PMKRI Cabang Gorontalo yang maju dan berdayaguna untuk Gereja dan Tanah Air.

Maju yang dimaksudnya adalah terwujudnya PMKRI Cabang Gorontalo yang dikelola secara profesional, didukung oleh SDM yang cakap, terampil dan visioner.

Untuk berdayaguna, terwujudnya PMKRI Cabang Gorontalo yang mampu memberikan manfaat  bagi mahasiswa Katolik, Gereja dan masyarakat Gorontalo.

Untuk misinya adalah pertama, melaksanakan tertib organisasi sesuai AD/ART; kedua, melaksanakan berbagai kegiatan organisasi dalam rangka pengembangan nilai-nilai persaudaraan, intelektualitas, dan semangat kekatolikan.

Ketiga, menjadikan PMKRI sebagai organisasi yang dicintai dan dibanggakan oleh mahasiswa dan Gereja Katolik di Gorontalo; keempat, menjadikan PMKRI sebagai sarana pewartaan iman melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat; kelima, menjadikan PMKRI sebagai wadah mahasiswa Katolik berpartisipasi aktif dalam hidup menggereja.

Untuk mewujudkan visi dan misinya, disiapkan beberapa program baik jangka panjang maupun jangka pendek. Bahkan, sudah disiapkan beberapa program quick wins.

Setelah melalui proses/mekanismenya, pimpinan sidang menetapkan Pingkan menjadi Mandataris RUA/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo Masa Bakti Tahun 2023-2024. Kepada Pingkan diberikan waktu untuk menyusun kepengurusan lengkap DPC..

Dalam RUA I PMKRI Cabang Gorontalo yang mendapat dukungan penuh seperti Moderator Pastor Ronny Singal Pr dan Wimala Weliangan (pemilik Margasiswa/Sekretariat PMKRI Gorontalo) ini dihadiri Talulembang Sule dan Daud Sandalayuk (Dewan Pertimbangan) dan Lexie Kalesaran (PMKRI), Frater Ignatius Kisa Pr (mewakili Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo/Moderator PMKRI Gorontalo), Pengurus dan anggota PMKRI serta sejumlah mahasiswa Katolik dan undangan lain. (AL)