Meimonews.com – Guna memperkuat langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi, dan merupakan wujud nyata sinergi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Tondano (Unima) menjalin kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) Jakarta.

Kolabrasi tersebut berwujud penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Rektor UT Jakarta Ali Muktiyanto di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan Unima dalam pengembangan pendidikan karakter dan riset sosial (humaniora) dengan kompetensi UT dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh.

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini didasarkan pada asas saling mendukung dan memperkuat keunggulan masing-masing institusi.

Rektor UT menyambut positif kerjasama ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan dampak sosial program-program kampus, serta memperkuat jejaring akademik nasional.

Kedua pihak berharap bahwa kemitraan ini akan menghasilkan bentuk-bentuk program bersama seperti pengembangan kurikulum, riset kolaboratif, dan pengabdian masyarakat lintas daerah. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) melalui Tridharma Perguruan Tinggi (PT) yang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Penandatangan MoU ini dilaksanakan saat kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 dan Penyerahan Laporan Kependudukan Provinsi (LKP) Sulawesi Utaray ang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Yang menandatangani MoU mewakili Unsrat Manado adalah Oktovian Berty Alexander Sompie (Rektor) sementara dari BKKBN Sulut adalah Diano Tino Tandaju (Kepala).

Turut mendampingi saat acara penandatangana MoU adalah Wakil Rektor 4 Unsrat Mamado Billy Kepel dan Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Sebelum penandatangan MoU, Tandaju memberikan penjelasan terkait dengan MoU ini.

Dalam sambutannya, Sompie menyebutkan tentang ruang lingkup MoU ini, yang meliputi enam poin. Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan serta pelatihan program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Kedua, pelaksanaan pendidikan, pelatihan dan pengembangan serta publikasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi termasuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ketiga, pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dan peningkatan inovasi terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Keempat, pelaksanaan program inovasi kemahasiswaan (mahasiswa peduli stunting). Kelima, pertemuan ilmiah (seminar, workshop, konferensikonferensi) baik nasional maupun internasional terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting. Keenam, pengembangan sumber daya manusia dan penguatan institusi.

“Dengan terbangunnnya kerjasama antara Unsrat dan BKKBN ini, diharapkan mampu untuk memberikan keuntungan antara kedua belah pihak, di mana pihak kampu dapat melaksanakan tugas tri dharma perguruan tinggi bersama BKKBN serta bersama-sama dengan BKKBN membantu terwujudnya program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bappeda Sulut menegaskan, penandatangan MoU antara BKKBN Sulut dengan Unsrat menjadi salah satu upaya yang sangat positif dalam membangun sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikanpendidikan.

“Kami berharap, MoU ini dapat menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depandepan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Katuuk mengutip sambutan gubernur.

Usai acara penandatangan MoU, kedua belah pihak saling memberikan cenderamata berupa plakat masing-masing institusi. (elka)

Meimomews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Sulawesi Utara melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU).

Penandatanganan Mou dilakukan Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M. Eng Asean IPU Eng dan Ketua Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Sulut Kyai Haji Yaser Bachmid di lantai 4 Kantor Pusat Unsrat, Rabu (7/2/2024).

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, melalui kerjasama ini diharapkan akan ada kemajuan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi khususnya mengenai pendidikan dan praktik agama Islam di lingkungan kampus.

Lewat MoU ini, berbagai kegiatan seperti pembinaan keagamaan dan pelatihan muballigh bagi mahasiswa muslim Unsrat menciptakan kader yang memiliki public speaking yang cukup baik dan mampu melaksanakan dakwah Islam yang berkemajuan di tengah masyarakat.

Ketua Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Muballigh Indonesia Sulut dalam sambutannya menjelaskan, tanggung jawab bukan hanya sekedar mencetak orang-orang yang berilmu tapi  juga kita bertanggung-jawab bisa mencetak generasi kita yang memiliki mental spiritual yang memadai bahkan yang kuat dan mantap. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Berty Sompie, M.Eng IPU dan Branch Manager PT Prima Karya Sarana Sejahtera Anky Octorindha Atmaja, S.Si melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Rektorat Unsrat,  Senin (10/7/2023).

Mendampingi Prof. Sompie saat penandatangan MoU tersebut di antaranya Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi.

Dalam sambutannya, Prof. Sompie mengatakan, pihak Unsrat menyambut baik pihak PT Prima Karya Sarana Sejahtera untuk melakukan kerjasama di mana implementasi kerjasama itu berupa dosen tamu, tim ahli, magang dan lain-lain.

Rektor mengemukakan, Unsrat sebagai mitra PT. Prima Karya Sarana Sejahtera bekerjasama dalam pengembangan pendidikan dan penelitian untuk meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia yang unggul dan berdaya saing melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran.

Rektor berharap, MoU ini, akan dilanjutkan dengan berbagai perjanjian kerjasama bersifat implementatif secara intens dan cukup aktif. “Tentang implementasi kerjasama, kami juga dipantau oleh pihak Kementerian,” ujar Prof. Sompie. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut  dan 10 Koordinator Rumah Sakit Pengampu di bawah koordinasi RSUP Prof. Dr. RD Kandou menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Jakarta, Rabu (31/5/2023).

Acara penandatanganan yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (31/5/2023) ini disaksikan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dan dihadiri langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta Direktur Utama RSUP Kandou Jimmy Panelewen, dan kordinator rumah sakit lainnya.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Sulut. Dengan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan rumah sakit pengampu, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap perawatan medis yang berkualitas.

Dalam MoU tersebut, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh rumah sakit pengampu, seperti peralatan medis, tenaga medis, dan fasilitas yang memadai. Pemerintah juga akan memberikan dukungan dalam mengembangkan sistem administrasi dan manajemen rumah sakit yang efisien.

RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu akan berperan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah tersebut. Mereka akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk menyediakan perawatan kesehatan yang berkualitas, melalui peningkatan infrastruktur rumah sakit, pengembangan program pelayanan, dan pelatihan tenaga medis.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, menyampaikan harapannya, penandatanganan MoU ini akan membawa perubahan positif yang signifikan dalam sektor kesehatan di provinsi ini.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan bahwa masyarakat Sulawesi Utara mendapatkan perawatan yang terbaik. Dengan kerjasama antara pemerintah dan rumah sakit pengampu, kami yakin dapat mencapai tujuan ini,” ujarnya.

Direktur Utama RSUP Kandou, Jimmy Panelewen mengungkapkan kegembiraannya terkait penandatanganan MoU ini. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah provinsi dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara. Melalui kolaborasi yang erat, kami berharap dapat memberikan perawatan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan, MoU ini akan membuka jalan bagi kerjasama yang lebih luas antara pemerintah provinsi dan rumah sakit pengampu di masa depan. (Fer)

Meimonews.com – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Perkumpulan Penghasil Hortikultura Cabai Nusantara (P3C-NMN) mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) guna mewujudkan Kabupaten Minahasa sentra penghasil hortikultura cabai.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Ketua KTNA Dra. Fenny Ch. M. Roring dan Ketua P3C-NMN Sulut  Ricky Lumingkewas, S.Th dan disaksikan Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, M.Eng, Asean, IPU.

Penandatanganan dilakukan di Perkebinan Tumangkokow Desa Kopiwangker Kecamatan Langowan Barat, Jumat (21/4/2023).

Kerjasama ini diapresiasi Bupati Minahasa. Dalam sambutannya, dikatakan, kerjasama menandai KTNA Minahasa dan P3C-NMN untuk bersama-sama mengambil peran meminimalisasi impor cabai, membuka peluang ekspor cabai organik serta memberi dampak positif bagi prospek hortikultura cabai.

“Mari kita berkomitmen untuk mengatasi masalah impor cabai melalui program menanam cabai dengan memanfaatkan benih dari petani lokal yang ada. Supaya masalah cabai di Minahasa boleh teratasi. Selain itu, kita juga mampu menjadi penghasil,” ujar Bupati.

Ketua P3C-NMN Sulut mengungkapkan, penandatanganan MoU antara pihaknya dan KTNA Minahasa merupakan peranserta Bupati dan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Maksud asosiasi dan KTNA melakukan MoU agar petani rica (cabai) bisa tertata dengan baik begitu juga dengan harga. Sehingga ada keterkaitan antara petani dan pedagang dengan sasaran Kabupaten Minahasa menjadi sentra cabai di Sulut,” ujar Lumingkewas.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan simbolis bibit cabai kepada petani dan kepada organisasi kemasyarakatan oleh Ketua KTNA Fenny Lumanauw dan Bupati Minahasa. Dirangkai dengan penanaman bibit, panen cabai serta jagung manis.

Turut hadir Asisten I Riviva Maringka, Asisten III Vicky Tanor, Kadis Kominfo Maya Kainde, jajaran pejabat Pemkab Minahasa, Camat Langowan Barat Sisca Maseo, Kabag Kerjasama Ritha R Lapian, Ketua KTNA Langowan Barat Jekry Akob Tambariki, Camat Langowan Raya serta Hukum Tua di Langowan Barat. (*)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU menghadiri Rapat Kerja dan Penandatangan Kontrak Kinerja Tahun 2023 yang dilaksanakan di Aula LP3 Unsrat Manado, Selasa (11/4/2023).

Dalam sambutannya, Prof. Sompie menegaskan, Unsrat perlu melakukan transformasi pendidikan tinggi, sehingga dapat sejalan dan harmonis mencapai target delapan IKU-PTN yang ditetapkan Kemenristekdikti.

Rektor berharap, kontrak kinerja yang dilakukan menjadi panduan bagi setiap koordinator pusat untuk mencapai target kinerja sesuai tugas dan fungsinya.

Selain itu,, “mampu mewujudkan visi Rektor Unsrat yaitu Perguruan Tinggi Unggul Berbudaya menuju World Class University,” ujar Prof. Sompie.

Usai kegiatan, Prof. Sompie mewakili Unsrat melakukan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) dengan Dirut PT. Bank SulutGo Revino D. Pepah yang dilakukan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unsrat, Selasa (11/4/2023).

Mendampingi Prof. Sompie adalah Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi.

Dalam sambutannya, Prof. Sompie menjelaskan, penandatanganan MoU ini wajib dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama di tingkat fakultas atau lembaga dengan intensitas implementasi aktif untuk menunjang program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Rektor mengapresiasi upaya yang dilakukan Direktur Utama PT Bank SulutGo yang telah menginisiasi terwujudnya kerja sama ini. Itulah sebabnya, Rektor berharap penandatanganan ini memberikan manfaat dalam hal pengelolaan keuangan dan menunjang Tridharma Perguruan Tinggi.

Secara khusus Rektor berterima kasih kepada PT Bank SulutGo yang telah memberi CSR berupa hibah sebuah sarana transportasi bagi mahasiswa dan dosen dalam bentuk bus untuk menunjang kegiatan pembelajaran di luar kampus.

Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino M. Pepah dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman antara Unsrat dan PT Bank SulutGo akan mendorong kinerja pihaknya.

“Karena Bank SulutGo mempunyai komitmen memberikan layanan yang terbaik,” ujar Pepah. (FA)

Meimonews.com – Sejumlah upaya dilakukan Unsrat Manado terkait dengan peningkatan mutu pendidikan dan tata kelola melalui pendekatan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Salah satunya adalah dengan melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi baik negeri (PTN) maupun swasta (PTS) ternama di Indonesia.

Penandatangan memorandum of understanding (MoU) bersama PTN dan PTS tersebut  turut disaksikan petinggi Dirjen Dikti Kemendikburistek-RI.

Penandatanganan pertama dilakukan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng dengan pimpinan Universitas Kristen Petra di Kantor Rektorat UK Petra, Selasa (21/2/2023).

Lingkup perjanjian kerjasama antara lain terkait dengan pengembangan pendidikan kedokteran antara Unsrat dan UK Petra, selain kegiatan tri dharma PT yang lain.

Keesokan hari (Rabu, 23/2/2023), penandatangan MoU dengan 3 Universitas secara bersama sama, yaitu dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, dan dengan Universitas Borneo Tarakan (UBT). Penandatanganan tersebut berlangsung di kampus UPNV Jawa Timur di Surabaya.

Menyaksikan penandatangan MoU ini Setditjen Dikti Prof. Dr. Tjijik Sri Tjahjandarie.  Dalam sambutannya, Prof. Tjitjik menyambut baik kolaborasi yang sangat baik ini untuk mendukung program nasional pendidikan yaitu Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

Sesdirjen Dikti menekankan, segera setelah tanda tangan MoU harus diimplementasikan dengan suatu perjanjian teknis kerjasama dan dalam wujud kegiatan yang nyata. Misalnya, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan lain sebagainya.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengungkapkan, Unsrat yang telah terakreditasi Unggul oleh BAN PT, perlu terus meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak.

Bahkan, segera setelah tanda tangan MoU antar Universitas, maka dilanjutkan dengan tanda tangan kerjasama teknis antara Dekan Fisipol Unsrat dengan Dekan Fisipol UPNV.

Turut serta mendampingi Rektor Unsrat adalah Wakil Rektor 4  Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, dan Dekan Fisipol Dr. Novie Pijoh, MS.

Setelah prosesi tanda tangan MoU, Dirjen Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Nizam, hadir di UPNV. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan Rektor Unsrat Manado. Prof. Sompie menyapanya dan melaporkan program Unsrat ke depan.

Antara lain Prof. Sompie melaporkan bahwa program Dikti mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi oleh Unsrat telah disosialisasikan ke semua unit kerja, dan telah dipahami oleh sebagian besar pimpinan, dosen dan mahasiswa.

Dirjen mengapresiasi langkah-langkah taktis Rektor Unsrat dalam mendukung program Dikti, termasuk perlunya pengembangan fasilitas bimbingan dan konseling guna mencegah berkembangnya perudungan dan gangguan pada mahasiswa.

Pada akhir kunjungan kerja di kampus UPNV, dalam rangka kerjasama teknis lebih lanjut, Dekan Fisipol bersama Wakil Rektor 4 mengunjungi laboratorium komunikasi UPNV yang sudah sangat maju diantar oleh Dekan Fispol UPNV beserta jajaran

Di kampus tersebut antara lain sudah tersedia laboratorium Cyber Public Relation, Lab Broadcast, Studio TV Streaming, Lab Sinematografi, dan Lab Komunikasi Visual dan Periklanan, serta studio radio.

“Ternyata kecenderungan lingkup ilmu sosial saat ini sudah semakin maju dan diperkaya dengan teknologi informasi, dan bahkan sudah menggunakan big data dalam proses analisis perilaku di lingkungan sosial,” ujat Dekan Fisipol Unsrat Dr. Novie Pijoh, MS.

Unsrat, tambah Sangkertadi,  akan juga mengembangkan model pendidikan ilmu komunikasi seperti di UPNV, namun dilaksanakan secara bertahap dengan menggandeng para pakar dan unit kerja lain di bidang IT yang ada di lingkungan Unsrat, dimana nantinya akan sangat bermanfaat baik bagi kemajuan akademik maupun untuk income gererating BLU Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Binus University melakukan kerjasama yang diwujudkan dalam bentuk penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut.

Acara penandatangan yang berlangsung di Jakarta, Senin (30/1/2023) dilakukan Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng (Rektor Unsrat) dan Prof. Dr. Ir. Harijanto Prabowo, MM (Rektor Binus University).

Mendampingi Prof. Sompie adalah Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, sedangkan memdampingi Rektor Binus adalah Direktur Binus Global Dr. Diah Wihardini, Med, PhD, dan Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nina Nurdiani, ST. MT.

Binus University adalah perguruan tinggi nasional yang menempati peringkat pertama di antara Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, menurut The WUR 2023.

Unsrat berkepentingan melakukan kerjasama dengan Binus University sebagai institusi yang sangat maju dalam pengelolaan pendidikan maupun penelitian agar kemajuan yang progresif di Binus dapat juga terjadi di Unsrat sebagai PTN yang sudah terakreditasi klasifikasi Unggul oleh BAN PT.

Ruang lingkup kerjasama meliputi bidang-bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat serta implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Prof. Sompie mengingatkan, setelah MoU ini ditandatangani maka segera harus dilanjutkan dengan implementasi teknis kerjasama antar fakultas atau lembaga di Binus dan Unsrat.

Pihak Binus menawarkan antara lain penyelenggaraan kerjasama seminar internasional sebagai host dan co-host, atau faculty mobility, atau bentuk lainnya yang akan disepakati.

Saat ini, Binus juga sedang mengembangkan fokus pembelajaran dan penelitian di bidang Bio Informatics yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan Unsrat pada Fakultas Kedokteran atau Informatika. (AF)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr.  D.R. Kandou (sering disebut RSUP Kandou – red) dan Kologium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia (JPDI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), Senin (21/11/2022).

Penandatangan MoU penyelenggaraan fellowship dan visitasi ini disaksikan dan dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Dalam sambutannya, Menkes mengungkapkan target tahun 2024, sebanyak 514 Kabupaten/Kota di Indonesia harus bisa melakukan tindakan pasang ring, dan 34 Provinsi sudah boleh melakukan kateterisasi jantung terbuka.

Menkes menyebutkan, angka kasus penyakit jantung dan pembuluh darah cenderung meningkat dari tahun ke tahun. “Kematian yang disebabkan penyakit jantung cukup banyak memakan korban, tercatat 200 ribu pertahunnya,” ujarnya.


Menkes berharap, rumah-rumah sakit yang ada di Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia bisa melakukan pelayanan kesehatan jantung yang maksimal. “Saya akan memberikan sertifikat khusus bagi rumah sakit Provinsi yang melakukan tindakan bedah jantung terbuka, dan Kabupaten Kota yang bisa lakukan tindakan pasang ring. Tapi syaratnya yang pertama kali,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan syukur RSUP Kandou boleh dipercayakan bisa melaksanakan pendidikan fellowship bagi teman-teman spesialis jantung. Kegiatan ini tentu saja untuk menuntaskan program tranformasi dari kementerian kesehatan.

“Dengan SDM yang cukup, kita butuh tindakan yang cepat dan tetap, sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, masalah yang terjadi berkaitan dengan pelayanan ini akan teratasi,” ujarnya.

Ditambahkan, RSUP Kandou juga nantinya akan melakukan penandatanganan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk pendidikan dokter spesialis urologi.

“Saya berharap ke depan, untuk menambah SDM yang berkompeten dan berlegitimasi. Itu bisa diraih dalam waktu yang sesuai dengan regulasinya. Dan, semoga implementasi dari kegiatan ini bisa berlangsung lancar baik,” ujarnya.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia, dr. Renan Sukmawan, SpJP(K), PhD, MARS mengatakan, dengan adanya percepatan dan perluasan pendidikan fellowship ini, Kolegium JPDI bergerak dengan cepat untuk membuka tempat tempat telusif, dan salah satunya adalah RSUP Kandou Manado, yang mempunyai sarana prasarana pada bidang sub spesialisasi jantung dan pembuluh darah.

“RSUP Kandou sesuai ketersediaan SDMnya, ada 3 bidang yang akan dibuka yaitu kardiologi Intervensi, kardiologi perawatan intensif dan kardiologi kegawatan kardiovaskuler,” jelasnya.

Disebutkan, sesuai arahan Menteri Kesehatan, tahun 2024, nantinya 258 Kabupaten/Kota sudah dapat melakukan intervensi non bedah. “Ini merupakan bagian dari proses percepatan untuk mencapai target operasi bedah jantung terbuka di 34 Provinsi,” ujarnya. (Fer)