Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) siap mewisuda sebanyak 629 mahasiswa baik program Strata 2 (S2), Strata 1 (S1) maupun Diploma 3 (D3) untuk Semester Ganjil Tahap II Tahun Akademik 2024/2025.

Pelaksanaan wisuda Unima tersebut disampaikan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru dan Kepala Biro Akademik Irwany Herko Maki dalam percakapan terpisah dengan Meimonews.com, Selasa (10/12/2024).

“Ya, wisuda Unima akan dilaksanakan di Auditorium Unima pada Kamis, 12 Desember 2024 mulai jam 09.00 Wita,” ujar Maru.

Mengenai jumlah wisudawan, Maki menyebutkan, berjunlah 629 orang, dengan perincian S2 31 orang, S1 587 orang senentara D3 1 orang. (FA)

Meimonews.com – Masa jabatan periode kedua Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk,M.Pd sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) diperpanjang oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek-RI).

Perpanjangan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Mendikbudrsitek RI No. 89815/M/06/2024 tertanggal 4 September 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Rektor Universitas Negeri Manado.

Dalam SK yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tersebut, disebutkan bahwa perpanjangan jabatan ini sampai dengan ditetapkan dan dilantiknya Rektor Universitas Negeri Manado Periode Tahun 2024-2028 definitif.

 

Prof. Deitje berterima kasih atas kepercayaan tersebut dan bertekad untuk berusaha menyelesaikan sejumlah agenda penting untuk kemajuan Unima.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di dampingi Karo Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi W. Saroinsong, S.Pdi, MAP dan Sekretaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO

Hal tersebut disampaikan Prof. Deitje di dampingi Karo Perencanaan, Kerja Sama dan Hunas Unima Vivi Soaroinsong, S.Pi, MAP dan Sekretaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO dalam percakapan singkat dengan Meimonews.com di sela aktivitas/kegiatannya di Kantor Pusat Unina Tondano, Kamis (12/9/2024).

Agenda-agenda penting tersebut ialah pertama, Keberlanjutan upaya membangun budaya mutu yaitu mengawal proses pengusulan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan beberapa akreditasi program studi (APS) baik reakreditasi maupun konversi menjadi unggul, dan akreditasi program studi oleh lembaga akreditasi internasional khususnya FIBAA.

Kedua, Keberlanjutan peningkatan capaian-capaian kinerja IKU khususnya IKU 6 kerjasama dan IKU 8 sertifikasi oleh lembaga internasional. Ketiga, Peningkatan produktivititas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen terutama penelitian dengan sumber pembiayaan kerjasama internasional, hibah-hibah kompetisi.

Keempat, Peningkatan penelitian produktivitas inovasi baik HKI (Hak cipta, Paten, Paten sederhana, desain produk, teknologi tepat guna, karya seni, rekayasa sosial). Kelima, Peningkatan kapasitas pembelajaran melalui visiting professor baik di dalam maupun luar negeri

Keenam, Finalisasi Pembangunan Kawasan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai pusat studi dan laboratorium Pancasila. Ketujuh, Peningkatan dan perluasan kerjama dengan dunia usaha dan industry, dan perguruan tinggi maju di dalam dan di luar negeri

Kedelapan, Peningkatan efektivitas implementasi layanan unit-unit usaha BLU dalam mendukung peningkatan revenue generating Unima, yakni Reorganisasi Badan Pengembangan Usaha BLU Unima; Peningkatan ketersediaan dan keterlaksanaan peraturan pelaksanaan BLU; Optimalisasi operasionalisasi unit usaha BLU yang belum efektif; Peningkatan revenue generating melalui unit usaha perlu ditingkatkan; Peningkatan kesejahteraan implementasi pembayaran remunerasi.

Kesembilan, Percepatan implementasi Program Revitalisasi PTN (PR-PTN) Unima 2024, mencakup kegiatan implementasi, monitoring dan evaluasi, dan rencana pengembangna tindak lanjut. (FA)

Meimonews.com – General Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu (Misionaris Hati Kudus Yesus/MSC) Dunia Pater Mario Absalon Alvarado Tovar MSC mengadakan Kunjungan Kanonik di Keuskupan Manado, Senin-Minggu (17-30/6/2024).

Saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (17/6/2024), Pater Absalon disambut dengan video Tarian Kabasaran dan minuman khas Minahasa yakni saguer di tempung dan diterima oleh pimpinan dan anggota Tarrkat MSC di antaranya Superior MSC Sulkaltim Pastor Kornelius Kuli Keban, Pastor Anton Tukiran, Pastor Frans Lolok, Frans Mandagi, Josep Pontoan, Jefry Bogia,  Igo Welerubun, Frater Kirata Pare dan Bruder John Dalia.

Begitupun saat tiba di Biara MSC Paal 3 Karombasan, imam asal Guatemala, Amerika Tengah ini disambut Tarian Kabasaran dan pengalungan bunga oleh Mgr. Josephus Suwatan MSC (uskup emeritus Keuskupan Manado).

Sejumlah agenda kunjungan kanonik Pater Absalon di keuskupan Manado di antaranya, ketemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, berkunjung ke Amurang, Tondano, Seminari Kakaskasen, Woloan, Uluindano, Kaiwatu, Rumengkor, Watutumou, Pineleng, Tuminting.

Selain itu, di Skolastikat MSC, tahbisan diakon, pertemuan dengan komunitas MSC Sulkaltim, pesta imamat 40 tahun pastor Theo Rumondor MSC dan pesta perak pemberkatan rumah biara MSC Karombasan.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di Rumah Biara MSC Paal 3 Karombasan, Pater Absalon mengungkapkan apresiasinya kepada penari Kabasaran dari Tondano yang menjemputnya di kompleks rumah biara MSC Paal 3 Karombasan.

Pengalungan bunga dari Mgr. Joseph Suwatan MSC di rumah biara MSC Paal 3 Karombasan

“Biasanya, penari kabasarannya laki-laki, tapi kali ini penarinya perempuan,” ujarnya dalam bahasa Inggris.

Hal ini, menurutnya, menunjukkan isu gender di daerah ini mantap dan kena-mengena dengan kehidupan di daerah ini (Sulut).

Dijelaskan, dulu, tarian ini seperti dalam kondisi perang tapi sekarang menjadi menarik, merangkul semua, penuh sukacita. “Tarian ini telah menjadi inklusif bukan eksklusif. Merangkul semua,” tandasnya. (lk)

Meimonews.com – Tahun ini, tepatnya pada 26 Juni 2024, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) akan genap berusia 100 tahun. Secara nasional, sejumlah kegiatan telah dan akan dilaksanakan memperingati hari bersejarah tersebut.

Untuk daerah Sulut, Dewan Pengurus Daerah  (DPD) akan mengadakan beberapa kegiatan dan berpuncak pada Sabtu (29/6/2024) , yang akan dilaksanakan di Area Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado.

Untuk kelancaran pelaksanaan peringatan satu abad WKRI di Sulut, telah dibentuk panitia yang diketuai Neltje Elisabeth Eman dengan wakil-wakil ketua Telly Mathilda Kapoh dan Julien Mangundap. Sekretaris Emy Maturbongs, Lydia Momuat, Deske Tangkere dan Agnest Turambi. Bendahara Stella Montolalu dan Nathalie Mawuntu.

Panitia ini dilengkapi beberapa seksi dan pendukung lainnya yakni Seksi Penyusunan Buku 100 Tahun WKRI yang dikoordinir Selvie Rumampuk, Seksi Dana dikoordinir Maria Runtuwene, Seksi Kesehatan dikoordinir Novita Nangoy, Seksi Liturgi dikoordinir Adel Warouw, Seksi Defile/Keamanan dikoordinir Agnes Lomban.

Seksi Tarian Selendang Biru dikoordinir Cherry Kalesaran, Seksi Publikasi/Dokumentasi dikoordinir Alva Sarayar, Seksi Konsumsi dikoordinir Henni Meloh serta Perlengkapan oleh Sekretariat dan Tim serta Pembantu Umum yang terdiri dari para Ketua Cabang WKRI se-Sulut.

“Telah ada beberapa kegiatan yang kami buat di daerah ini dalam rangka 100 tahun WKRI. Yang lain, sementara dalam  persiapan,” ujar Sekretaris Panitia Emy Maturbongs dalam percakapan dengan Meimonews.com di Sekretariat DPD, Jln Pramuka Sario Kotabaru Manado, Selasa (14/5/2024).

Untuk tema kegiatan, sambungnya, adalah Geraknya Budi Membangun Pekerti, Mewujudkan Peradaban Kasih. Sementara jargonnya adalah Lahir Kembali, Semakin Berarti. (lk)

Meimonews.com – Barisan Adat Masyarakat Sulawesi Utara (Barmas) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sulawesi Utara menegaskan siap mengawal sampai tuntas permasalahan tanah yang dihadapi masyarakat Kelurahan Tongkaina, Manado.

Sikap tersebut diambil organisasi adat tiga etnis masyarakat di Bumi Nyiur Melambai ini setelah mendengar langsung keluhan masyarakat setempat terhadap permasalahan yang dihadapi.

Dalam rilis kepada Meimonews.com, Selasa (15/2/2022), Barmas Sulut menyebutkan, adanya pihak yang ingin menguasai lahan milik warga masyarakat Kelurahan Tongkaina membuat mereka yang mendiami lahan tersebut kian tertekan.

Mereka kini terancam akan tersingkir dari lahan garapannya dan lebih parah lagi bahkan terancam kehilangan rumah tinggalnya, yang selama ini sudah didiami selama puluhan tahun atau turun-temurun.

Pasalnya, warga terus mempertahankan lahan milik mereka sejak tahun 1990 sampai saat ini, meski buku register tanah di kantor kelurahan telah hilang dan diketahui disimpan oleh seseorang yang saat ini justru berpihak kepada pengusaha yang berupaya menguasai tanah di Kelurahan Tongkaina.

“Kami sangat merasa ditekan dengan adanya seorang pengusaha yang berusaha mengambil alih tanah kami, bahkan tanaman kelapa pun dipanen oleh orang lain yang mengklaim kepemilikan lahan yang selama ini digarap dan di tempati selama puluhan tahun,” ungkap Sarlota, warga Kelurahan Tongkaina, saat bertemu dengan Pengurus Barmas Sulut.

Melihat masyarakat Tongkaina yang terus menerus diintimidasi oleh pihak korporasi, Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) pun mengunjungi masyarakat adat di tiga etnis budaya di Sulut, tepatnya di Kelurahan Tongkaina dan menyerap aspirasi mereka.

“Barmas diberikan informasi oleh masyarakat terkait permasalahan ini dan ternyata sudah sangat lama masyarakat diintimidasi oleh pihak pengusaha yang menjanjikan pembangunan hotel berbintang 5 dan lapangan golf di Tongkaina,” ujar Defly.

“Intinya, tanah milik masyarakat adat di tiga etnis budaya di Sulawesi Utara ini, berusaha diambil paksa oleh pihak pengusaha,” ujar Defly seraya menyebut perusahaan tersebut (PT MTMWE).

Dengan melihat, menyimak kesaksian serta keluh kesah masyarakat adat di Kelurahan Tongkana, maka Barmas Sulut akan mengawal kepentingan masyarakat ini sampai benar-benar tuntas.

“Kami menyerap aspirasi, dan sudah melihat airmata 50 warga menetes meminta bantuan, pendampingan dalam mendapatkan keadilan, dan Barmas DPD Sulut akan berdiri di depan membela kepentingan masyarakat adat ini, serta akan melawan pihak-pihak yang mencoba melakukan intimidasi, serta merampas apa yang menjadi hak masyarakat,” tandas Defly.

Sebelumnya, sebut Defly, Barmas DPD Sulut sudah berkali-kali melakukan audiensi bersama seluruh penegak hukum di Sulut, dan salah satu yang disampaikan adalah memberantas mafia tanah.

“Kami sudah memiliki komitmen dengan aparat penegak hukum untuk memberantas mafia tanah di Sulut. Jadi, jangan coba-coba membodohi tanah rakyat, sebab saya akan lawan,” ujarnya.

Sekretaris DPD Barmas Sulut Fernando FX. Melo membenarkan di mana organisasi adat Barmas Sulut telah beberapa kali melakukan tatapmuka bersama penegak hukum dan membicarakan banyak hal termasuk permasaalahan tanah di Sulut.

“Kami sudah melakukan audiensi bersama TNI dan Polri serta Kejaksaan dan membicarakan banyak hal termasuk dengan banyaknya permasalahan tanah di Sulut,” jelasnya. (*)

Meimonews.com–Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) kembali menyiapkan pasukannya untuk ikut mendukung Polri mengamankan ibadah Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Sulawesi Utara.

Ketua Barmas Sulut Defly Brando Lengkey melalui Tonaas Harian Barmas Sulut Jemy Jefri Toar yang dikenal dengan sapaan akrabnya Jeto mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan pasukan untuk melakukan penjagaan di gedung-gedung ibadah dalam perayaan Nataru, berkoordinasi dengan Polri.

“Jumlah anggota Barmas Sulut tercatat sudah mencapai 12 ribu, dan mereka semua telah siap mengamankan jalannya ibadah Natal dan Tahun Baru di wilayahnya masing-masing,” ujar Tonaas Jeto seperti dikutip Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo kepada Meimonews.com di Manado, Selasa, (21/12/2021).

Dijelaskan, pengamanan gedung ibadah di maksud agar tidak terjadi keributan, yang dapat mengganggu jalanya ibadah.

Menurutnya, di momen hari-hari besar seperti ini, sangat ramai dengan pemasangan kembang api, iring-iringan kendaraan yang menggunakan knalpot bising, bahkan hambatan, ancaman, gangguan serta serta gangguan lainnya.

“Itu semua dapat mengganggu ketenangan dan.kekhusyukan dalam jalanya ibadah, sehingga Barmas hadir di setiap gedung-gedung ibadah guna memastikan jalanya ibadah dengan lancar, aman, dan hikmat,” tegasnya.

Kagiatan pengamanan gedung-gedung ibadah tersebut, menurutnya, sudah menjadi kegiatan rutin Barmas Sulut perayaan hari besar umat Kristen Protestan, Muslim, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

“Jadi kegiatan ini adalah kegiatan rutin, yang dilaksanakan menyeluruh di enam agama yang di akui di negara kita Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tandaanya.

Dengan jumlah anggota atau pasukan Barmas Sulut yang telah mencapai 12 ribu personil dan tersebar di Sulawesi Utara dipastikan mampu melakukan kegiatan pengawalan, penjagaan di wilayah masing-masing.

“Intinya, kami pasukan Barmas Sulut yang berasal dari tiga etnis dan kearifan lokal siap dan terus melakukan kegiatan pengamanan di rumah-rumah ibadah, mendukung tugas Polri,” tegasnya. (af)

Meimonews.com – Berbekal dukungan dari DPP Partai Demokrat, terutama dari Ketua Umum AH Yudoyono lewat zoom, seluruh DPC dan DPD Partai Demokrat Sulut dengan suara bulat memilih secara aklamasi dr. Elly Engelbert Lasut, ME (E2L) sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulut.

Setelah terpilihnya Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud tersebut dalam Musda IV yang diselenggarakan di Hotel Mercure Tateli, Rabu (10/11/2021), yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, dipastikan E2L akan menyususn Kepengurusan DPD Parta Demokrat Sulut.

Selain itu, akan melakukan upaya konsolidasi di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota bahkan sampai Kecamatan dan Desa/Kelurahan serta Anak Ranting.

Konsolidasi itu dimaksudkan.agar Partai Demokrat di Sulawesi Utara akan kembali berjaya sebagaimana di masa Kepemimpinan Letjen (Purn) E .E. Mangindaan (11-16 tahun yang lalu), di mana Partai Demokrat menjadi Partai Pemenang Pileg secara nasional pada Tahun 2004 dan 2009 silam.

Kejayaan inilah yang menjadi opsesi dan harapan E2L dalam.menahkodai Partai Demokrat di Sulawesi Utara.

Selain itu, E2L juga bertekad agar perolehan suara dlm Pileg 2024 nanti, Partai Demokrat akan memperoleh suara dan kursi yg signifikan di semua tingkatan baik Kabupaten Kota dan Propinsi serta DPR RI

Karena itu semua akan menjadi ukuran kesuksesan dalam kontestasi Pilkada 2024 nanti. “Jadi E2L akan melihat respon masyarakat pada saat beliau menahkodai Partai Demokrat ” ujar Ruben Kalalo kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (11/11/2021).

Aktivis ini, mersa sangat optimis Partai Demokrat akan semakin banyak pendukungnya dan boleh menjadi kompetitor terhadap partai yang lain di Sulawesi Utara bahkan bisa menjadi partai pemenang di daerah ini.

E2L juga dengan kapasitas kepemimpinan dan visinya dlm membangun Daerah Sulawesi Utara ke arah yang lebih baik, menurut Ruben, akan mendapat respon yang signifikan dari seluruh warga masyarakat, sehingga Partai Demokrat bisa mengusung seorang figur E2L dalam Pilkada di tahun 2024.

Dikemukakan, ada banyak program Partai Demokrat Sulawesi Utara yang akan dilakukan ke depan dalam meningkatkan elektabilitasnya dan terutama dalam membangun Sulawesi Utara ,antara lain peningkatan SDM yang lebih berkualitas lewat program-program beasiswa dan peningkatan komoditi pertanian di Daerah Nyiur Melambai. (af)