Meimonews.com Sejumlah rumah warga yang ada di Kelurahan Pandu, Manado terkena darurat bencana pada Kamis (13/2/2025).

Merespons kondisi bencana tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado dan Dinas Sosial (Dinsos) Manado bergerak cepat.

Institusi Pemerintah Kota Manado tersebut mendatangi rumah ke rumah untuk menyerahkan bantuan atas nama Pemerintah Kota Manado pimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (Walikota dan Wakil Walikota Manado).

Bantuan yang diberikan, sebut Kepala Pelaksana Kalak) BPBD Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (17/2/2025) berupa pangan dan terpal.

Beberapa keluarga yang mendapat bantuan adalah Keluarga Mantaili Mamahit dan Keluarga Alenaung Malintoy (Lingkungan 1), keluarga Sadede Makasihidi dan keluarga Ryan Hamzah (Lingkungan 4)

Mendampingi tim saat memberikan bantuan adalah Lurah Pandu dan Ketua Lingkungan I dan Ketua Lingkungan 4. (Afer)

Meimonews.com – Pemerintah Desa Poopoh mendapat bantuan pinjam-pakai alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, M.Eng, IPU (ROR) dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si, MM, MAP (RD).

Penyerahan alsintan tersebut dilakukan Wakil Bupati RD di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, Senin (8/5/2023).

Bantuan pinjam-pakai traktor kepada Pemerintah Desa Poopoh dalam rangka memberikan pelayanan pengolahan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tombariri.

Peningkatan produksi pertanian, sebut Eakil Bupati, perlu menjadi perhatian mengingat situasi saat ini yang ditandai dengan perubahan iklim yang mengarah pada Elnino.

“Ini juga sesuai dengan program Gubernur Sulawesi Utara yaitu Mari Jo Bakobong yang perlu didukung oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota,” ujar RD seraya berharap, petani yang akan menggunakan traktor merawatnya.

Camat Tombariri David Suluh, SSTP menyebutkan, alsintan ini sangat membatu para petani untuk mengelola lahan pertanian di wilayahnya, khususnya Desa Poopoh.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tombariri dan pribadi, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang sudah memberikan alsintan kepada Pemerintah Desa Poopoh untuk digunakan para petani,” ujar Sulut. (*)

Meimonews.com – Gerak cepat dan wujud kepedulian terhadap korban gempa berkekuatan magnitudo 5,6 SR di Cianjur, Senin (21/11/2022), ditunjukkan Ketua Umum Bhayangkari Pusat  Ny. Juliati Sigit Prabowo.

Dengan mendatangi langsung korban di tempat pengungsian, istri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo itu menyerahkan sejumlah bantuan seperti selimut, kasur, pakaian, dan celana.

Secercah senyum para pengungsi korban di Markas Polres Cianjur terlihat ketika dikunjungi dan mendapat bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat, Selasa (22/11/2022).

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, sejak mengungsi di tenda-tenda darurat, mereka tidur beralaskan tikar. “Alhamdulillah bermanfaat semoga bertambah rejekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan alasan mengungsi di tenda pengungsian karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu, mereka takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah sekarang tidur lebih hangat ada kasur dan juga selimut,” ujarnya.

Kapolri pun ikut memberikan bantuan berupa sembako untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. “Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu berasal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bantuan diberikan secara simbolis,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan, pada hari ini, Kapolri juga akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur. “Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” sebut Dedi.

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat. “Yang menjadi fokus penanganan kita adalah evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya. (AF)