Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado menggelar kegiatan peringatan Dies Natalis ke-68 yang diadakan di Luis Swimming Pool Desa Sukur, Minahasa Utara, Jumat (3/7/2026).

Pembukaan.kegiatan yang mengusung tema Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri ini dilakukan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Pembukaan kegiatan dihadiri pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum serta sejumlah undangan lainnya termasuk para Wakil Rektor Unsrat,

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, 68 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan komitmen Fakultas Hukum dalam melahirkan lulusan yang berkualitas, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan penegakan hukum di Indonesia.

Tema dies tahun ini, menurut Rektor, mengajak pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karenanya, Rektor berharap Fakultas Hukum terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas kerjasama dengan berbagai mitra, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, juga menjunjung tinggi integritas, etika dan keadilan.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam laporannya menegaakan, perayaan dies Natalis ke-68 menjadi sangat istimewa karena kita mengusung tema yang sarat makna yakni Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri.

“Tema ini menjadi sebuah komitmen dan panggilan pengabdian bagi kita semua. Bergerak Unggul menuntut kita
meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan mengejar standar pelayanan akademik tertinggi. Sementara itu, Berdampak Bagi Negeri menjadi pengingat bahwa ilmu hukum yang kita kaji, kembangkan, dan ajarkan di kampus Gorela ini haruslah memberikan manfaat nyata, menghadirkan keadilan, dan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan bangsa dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ditegaskan, untuk mewujudkan tema besar tersebut, kekuatan institusi ini bertumpu pada kolaborasi dan dedikasi sumber daya manusia yang luar biasa.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, Dekan ingin menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen keluarga besar fakultas kita yang terus bergerak unggul setiap harinya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Tahunn2026 yang diadakan di Mapolda Sulut Rabu (1/7/2026).

Kehadiran Rektor Unsrat dalam upacara tersebut merupakan wujud dukungan dan sinergi antara dunia akademik dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan nasional, khususnya di Sulut.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.

Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) juga terus berkomitmen mendukung berbagai program kemitraan dengan Polri melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif dan berorientasi hasil.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada acara pelantikan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsrat, beberapa anggota senat dan beberapa pejabat di lingkungan Unsrat yang diadaka di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/6/2026).

Anggita Senat yang dilantik adalah Anggota Senat Unsrat, Sekretaris Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Anggota Senat Fakultas MIPA sementara pejabat di lingkungan universitas yang dilantik adalah Kepala Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik, Kepala Pusat Remunerasi pada LPMPP Unsrat, Koordinator Program Studi Agronomi Program Magister (S2) pada Program Pascasarjana Unsrat.

“Mari kita terus memperkuat tata kelola yang baik, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun budaya kerja yang efektif dan akuntabel,” ujar Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralp Kairupan.

Dikemukakan, pelantikan bukan sekedar pergantian jabatan atau pemenuhan struktur organisasi melainkan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang diberikan institusi kepada yang dilantik untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembsngsn Unsrat.

“Saya berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme dan tanggung jawab,” ujar Rektor.

Khusus kepada Dekan FH Unsrat yang kini dijabat Jacobus Ronald Mawuntu, Rektor berharap dapat membawa FH semakin maju, menghasilkan lulusan yang unggul serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada anggota senat yang dilantik baik di tingkat universitas maupun fakultas, Rektor mengharapkan peran aktif dalam memberikan pertimbangan dan masukkan strategis bagi kemajuan institusi.

Kepada Kepala Laboratorium, Kepala Pusat Remunetasi, dan Koordinator Program Studi, Rektor berharap dapat menjalankan fungsi akademik dan administrasi secara optimal demi peningkatan kualitas layanan dan kinerja universitas.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnua atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan Universitas Sam Ratulangi. Semoga segala kontribusi yang telah dilakukan menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan institusi ini,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menancapkan taringnya di kancah internasional dan dalam kerangka perkuat internasionalisasi.

Hal itu terlihat saat Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menerima kunjungan kehormatan dari dua dosen delegasi Wuhu Vocational Technical University (WHVTU), Cina di ruang rapat Rektor, Senin (22/6/2026).

Kunjungan ini menandai dimulainya kolaborasi akademik riil secara luring (tatap muka) di kampus Unsrat. Kedua dosen dari Wuhu tersebut dijadualkan akan langsung turun mengajar di dua fakultas strategis yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Teknik (Fatek).

Di FEB yang kini dipimpin Victor PK Lengkong akan fokus pada kelas Cross Border E-Commerce, sementara di Fatek pimpinan Liany A. Hendrata akan fokus pada penguatan kompetensi teknis mahasiswa.

Program pembelajaran luring bersama dosen penutur asli (native lecturers) ini bukan sekadar perkuliahan biasa. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif bagi 20 mahasiswa UNSRAT Batch 2 yang dipersiapkan untuk melanjutkan studi langsung di kampus Wuhu Vocational Technical University, Wuhu, Cina pada tahun depan.

Rektor Unsrat mengungkapkan rasa optimisme yang besar terhadap program kerja sama ini. Kehadiran para dosen dari Wuhu secara luring adalah kesempatan emas bagi mahasiswa Unsrat untuk menyerap ilmu, budaya kerja, dan adaptasi awal sebelum mereka berangkat ke Cina tahun depan.

‘Kami berkomitmen penuh untuk terus membuka jejaring global demi mencetak lulusan yang berdaya saing internasional,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Penganugerahan Doktor Honoris Causa (HC) kepada Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma (Wakil Gubernur Lemhanas).

Kegiatan yang dihadiri para anggota senat universitas, Gubernur Sulut yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut Franky Alexander Tintingon, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Laksdya TNI Erwin dan keluarga serta undangan lainnya ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Jumat (19/6/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Berty Alexander Sompie menegaskan, penganugerahan gelar kehormatan ini bukan sekadar sebuah prosesi akademik, melainkan bentuk penghargaan tertinggi Unsrat atas kontribusi, pemikiran, kepemimpinan, dan pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara.

Rektor berharap, momentum ini semakin memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan berbagai institusi strategis negara, termasuk Lemhanas RI, TNI Angkatan Laut, dan Bakamla RI, dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan kajian-kajian strategis untuk kepentingan bangsa.

Laksdya TNI Erwin dalam orasi ilmiah menjelaskan, pengabdian sejati tidaklah diukur dari apa yang telah dicapai saja, tetapi lebih kepada manfaat yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Melalui implementasi ekonomi biru, untuk mewujudkan Indonesia emas 2045, kita sebaiknya mulai dan terus menempatkan sektor maritim sebagai pondasi untuk membangun, dan mengharmonisasi pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat, karena konsep tersebut menuntut transformasi, cara pandang kita terhadap laut,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie memberi pesan penting kepada para alumni untuk menjadi kebanggaan bagi almamater.

Pesan penting tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, PPDS, profesi dan sarjana gelombang keenam tahun akademik 2025/2026 di auditorium Unsrat Manado, Kamis (18/6/2026).

Acara wisuda dihadiri antara lain para anggota senat unsrat, pimpinan unsrat, para dekan, wisudawan/wati dan keluarga serta Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulut Novita Lumintang mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Jadilah alumni Universitas Sam Ratulangi yang membanggakan, bukan hanya keberhasilan karir, prestasi yang diraih, tetapi karena integritas, etika dan kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Acara wisuda, menurut Rektor, merupakan momen yang istimewa, bukan hanya bagi wisudawan dan wisudawati, tetapi bagi keluarga, dosen, tenaga kependidikan serta seluruh sivitas akademika yang turut mengantarkan keberhasilan para lulusan.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru, dan toga yang saudara kenakan bukan sekadar simbol kelulusan, tapi simbol dedikasi, semangat dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tandas Rektor.

Gubernur Sulut yang diwakili Plt. Kepala Dinas PMD dalam sambutannya mengatakan, Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Rektor para dekan, guru besar dan segenap civitas akademika Unsrat atas dedikasi, kerja keras dan komitmen tanpa batas dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berintegritas dan visioner.

Gubernur mengajak seluruh lulusan Unsrat untuk bersama-sama membangun daerah Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia, apapun profesi yang akan ditekuni ke depan, dan di manapun berkarir baik sebagai birokrat, akademisi, pengusaha, praktisi medis maupun teknokrat, berikanlah kontribusi terbaik saudara untuk daerah dan bangsa ini.

Gubernur berharap ke depan Universitas Sam Ratulangi terus konsisten menjadi center of excellent di Indonesia Timur.

Jumlah yang diwisuda kali ini berjumlah 702 orang yang terdiri dari Pascasarjana 28 orang, Faked 99, Fatek 59, Faperta 23 orang, Fapernak 8 orang, FPIK 13, FEB 66 orang, FH 144 orang, FISIP 157 orang, FIB 19 orang, FMIPA 69 orang, dan FKM 17 orang. (FA)

Meimonews com – Tahun ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Unstrat memasuki usia yang ke-28.

Beberapa kegiatan dilaksanakan di momen istimewa oleh fakultas yang kini dipimpin Gerald Hendrik Tamuntuan. Tema yang diangkat adalah Strength Within, Impact Beyond.

Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis yang dihadiri antara lain pimpinan dan sivitas FPMIPA ini dilaksanakan di kompleks fakultas, Senin (15/6/2026).

Pembukaan ditandai penekan tombol oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Dekan FPMIPA Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, tema yang diangkat dalam peringatan dies kali ini bukan sekadar ajakan untuk menjadi kuat secara individu ataupun institusi, tetapi sebuah pengingat bahwa kekuatan sejati lahir ketika kita mampu membangun sinergi, saling percaya dan bergerak dalam tujuan yang sama.

Rektor mengajak seluruh keluarga besar (KB) FMIPA Unsrat untuk terus memperkuat budaya kolaborasi dan membangun lingkungan akademik yang saling mendukung, menghargai serta menguatkan. (FA)

Meimonews.com – Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar memberikan Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa dan dosen Unsrat serta sejumlah undangan lainnya.

Kuliah Umum dengan tema Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia Di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia ini diadakan di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikisumo Unsrat Manado, Kamis (11/6/2026).

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaakan, dewasa ini dunia sedang menghadapi perbagai perubahan yang sangat cepat dan kompleks.

Persaingan antarnegara, perkembangan teknologi, isu keamanan, perubahan iklim, krisis ekonomi globsl serta betbagai konflik di sejumlah kawasan dunia telah membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat internasional termasuk Indonesia.

“Dalam situasi seperti ini generasi muda dituntut untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai kondisi geopolitik global sekaligus memperkuat komitmen tethadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.(NKRI – Red),” ujar Rektor.

Mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa, sebut Rektor yang adalah juga Ketua KB FKPPI Sulut ini, perlu memiliki wawasan strategis, kemampuan berpikir kiritis serta kesadaran bela negara agar mampu berkontribusi poistif dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Oleh karena itu, kuliah umum pada hari ini menjadi sangat relevan dan penting. Kami meyakini bahwa pengalaman dan perspektif yang akan disampaikan oleh bapak Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar akan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana bangsa Indonesia harus memposisikan diri di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang,” ujarnya.

Di awal pemaparan materinya, Tilaar menjelaskan lahirnya teori geopolitik baik yang dikembangkan oleh Friedrichl Ratzel, Rudol Kjllen dan General Carl Haushofer maupun lahirnya teori ultra nasionalisme.

“Guna mengantisipasi ataupun memghambat geopolitik lawan atau bakal lawan, maka perlu diambil langkah-langkah antisipasi yang disebut geostrategi,” ujar Tilaar seraya memberikan contoh-contoh pemimpin yang punya pengaruh besar bagi perkembangan dunia.

Mantan Dansat Kontra Intel.BAIS TNI ini menegaskan, semua agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Hanya oknum pengikitnya yang salah dalam memahaminya. Tilaar lantas memberkan contoh-contoh konkrit hal-hal terjadi akibat salam dalam memahminya.

Berdasarkan apa yang terjadi tersebut dan dampaknya maka Tilaar menegaskan mengapa harus balajar geopolitik. Untuk masyarakat Sulut, menurutnya, ancaman sudah berada di pekarangan. Beberapa contoh diberikan.

Mantan Danrem di beberapa wilayah ini lantas memberikan kesimpulan dari materinya. Pertama, geopolitik akan berubah menyesuaikan kepentingan negara di kawasan global dan di kawasan regional kita. Kedua, kepentimgan dalam mempelajari geopolitik adalah untuk memahami dinamika pesatnya perkembangan dunia sehingga kita bisa mengantisipasi dampaknya kepada negara dan bangsa kita.

Ketiga, geopolitik adalah peta jalan untuk bertahan dan bersaing di dunia internasional. Keempat, dengan paham geopolitik kita bisa lebih waspada terhadap upaya negara lain yang ingin mempengaruhi atau menguasai wilayah serta memanfaatkan aset kekayaan alam kita yang bernilai strategis.

Saat sesi tanya-jawab, karena tidak ada moderator yang disiapkan panitia, Rektor Unsrat langsung mengambil alih dengan menjadi moderator.

Ada beberapa peserta Kuliah Umum yang memanfaatkan sesi tanya-jawab tersebut.

Dan menariknya, para penanya diberikan ‘ole-ole’ oleh Rektor, yang diserahkan di penghujung kegiatan, yang turut dihadiri tokoh-daerah Sulut termasuk Philip Pantouw dan mantan Walikota Manado Wempie Frederik. (FA)

Meimonews.com -Kontribusi dan dampak signifikan bagi daerah Sulawesi Utara pada khususnya dan negara pada umumnya telah diberikan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat melalaui tridharma perguruan tinggi selama 67 tahun kehadirannya.

Hal tersebut diungkap Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria pada sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-67 Faked Unsrat yang dipimpin Linda WA Rotty di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).

Kontribusi besar Faked Unsrat bagi daerah dan menargetkan fakultas ini, menurut Rektor, semakin unggul ke depan.

“Faked Unsrat telah memberikan dampak signifikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama 67 tahun,” ujar Pinaria mengutip Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Walikota Manado Richad Sualang dan istri (Merry Mawardi).

Dies natalis ke-67 ini bukan usia singkat. Faked Unsrat sudah terbukti menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan baik.

“Ke depan kami dorong peningkatan riset dan penjagaan kualitas lulusan agar semakin kompetitif,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Manado mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika Faked Unsrat yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan, termasuk melalui para alumninya yang mengabdi di berbagai unit kerja dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Manado.

“Semoga Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi senantiasa tetap jaya dan terus menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Wakil Walikota Manado.

Pemkot Manado berharap fakultas ini terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam mencetak tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam laporannya, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson mengurai kondisi fakultas saat ini baik mulai dari visi dan misi fakultas, akreditasi progam studi, bidang pendidikan, penelitian, kerjasama, pengabdian pada masyarakat, bidang keuangan dan umum, serta bidang kemahasiswaan.

Saat ini, sudah ada 18 program studi (Prodi) di Faked Unsrat di mana 2 prodi baru diresmikan pada Maret 2026 sehingga belum diakreditasi. 16 prodi lainnya yang sudah terakreditasi dengan perincian 10 akreditasi unggul dan 6 baik sekali.

Jumlah mahasiswa per April 2026 sebanyak 2084 orang. Jumlah dosen tetap 217 orang.

Sejumlah keberhasilan yang dicapai selang setahun terakhir khususnya di bidang kemahasiswaan serta komitmen fakultas dengan visi Menjadi Fakultas Kedokteran unggul dan berbudaya yang berdaya saing di bidang kesehatan pariwisata tahun 2030 dipapar mantan Wakil Rektor Unsrat ini. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Launching (peresmian) Fakultas Kedokteran (Faked) Unima yang diadakan di Aula Faked Unima, Tondano, Kamis (11/6/2026).

Peresmian fakultas kedelapan di lingkungan Unima ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren bersama oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Selain itu, penyerahan surat keputusan oleh Mendiktisaintek di dampingi Gubernur kepada Rektor Unima, pemotongan tumpeng dan penyerahan jas almamater secara simbolis kepada tiga calon mahasiswa baru Faked Unima.

(Berita terkait baca : Faked Unima Diresmikan, SK Pengesahan Diserahkan Mendiktisaintek kepada Rektor Unima di Dampingi Gubernur Sulut)

Menariknya, kehadiran Rektor Unsrat mendapat perhatian khusus oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

Sinergi positif antar-perguruan tinggi besar di Sulawesi Utara ini dinilai sebagai langkah maju yang luar biasa bagi kemajuan daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis berkualitas.

Dalam sambutannya, Gubernur berterima kasih atas kehadiran Rektor Unsrat yang merupakan wujud nyata dukungan atas kehadiran Faked Unima tersebut.

Gubernur mengungkap bagaimana Rektor Unsrat menyatakan dukungannya ketika keduanya (Gubernur dan Rektor) bertemu di momen nonton bersama final bolakaki.

“Ketika saya tanya, apakah Rektor mendukung ? Rektor langsung menyatakan menduking,” ujar Gubernur yang langsung mendapat aplaus berupa tepuk tangan hadirin/undangan yang hadir pada momen penting dan bersejarah ini.

Gubernur berterima kasih atas kehadiran Rektor Unsrat dan dukungan Unsrat atas kehadiran Faked Unima untuk kemajuan Sulut ke depan. (FA)