Meimonews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Tuminting bekerjasama dengan Perum Badan Logistik (Perusahaan Umum Bulog) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Polri di Kelurahan Sumpompo Kecamatan Tuminting Kota Manado, Selasa (9/12/2025).

GPM ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan membantu kebutuhan masyarakat khususnya keterkaitannya dengan pangan.

Kegiatan yang dilaksanakan pagi hingga siang hari ini dihadiri Kapolsek Tuminting Iptu Victorrico A. Hartono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tumumpa Dua Aiptu D. Sukoroharjo, dari Bulog SulutGo Amir Goni dan Clief Sambeka serta Lurah Sumompo Sufiane Wongkar dan staf kelurahan.

Sebanyak 285 masyarakat kelurahan setempat menghadiri dan berbelanja dalam program ini.

Mekanisme penjualan bahan pangan beras dimulai dengan registrasi terhadap warga masyarakat yang akan membeli beras. Warga masyarakat yang sudah terregistrasi dipanggil sesuai antrian. Untuk penjualan beras dibagi untuk warga Kecamatan Tumminting

Bahan pangan yang dipasarkan dan hasil penjualan adalah beras jenis SPHP 5 Kg/sak. Harga beras per 5 Kg/sak Rp. 58.000. Dari stok yang disediakan sebanyak 800 sak, habis terjual.

Seluruh rangkaian kegiatan GPM Polri ini berjalan lancar dan situasi kondusif. Masyarakat berterima kasih kepada Polri dan Bulog yang telah membantu masyarakat dalam rangka stabilitasi pasokan dan harga pangan beras.

GPM Polri ini memberikan solusi bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan karena harga yang tinggi di pasar, dan sangat membantu masyarakat khususnya yang berada di Kecamatan Tuminting. (Lexie)

Meimonews.com – Sebuah rumah warga Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting terbakar, Jumat (27/1/2023) pukul 21.30 wita.

Mendapat informasi kebakaran tersebut, Polsek Tuminting dipimpin AKP Winifred Cynthia Lenti (Kapolsek) langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kebakaran.

Kepada wartawan, Kapolsek Tuminting atas nama Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menginformasikan adanya kebakaran rumah warga di wilayah hukum Polsek Tuminting.

“Iya benar, ada kebakaran rumah warga di Kelurahan Mahawu, pada saat saksi bersama dua rekannya berada di rumah tiba-tiba mendengar suara ledakan,” ujarnya.

Disebutkan, setelah mendengar suara ledakan tersebut, saksi langsung mengarah ke suara ledakan tersebut, dan suara tersebut berada di bagian dapur. Setelah itu saksi melihat api sudah membesar dan kulkas sudah dalam keadaan terbalik. Kemudian, saksi langsung keluar dan meminta bantuan.

“Sementara diduga penyebab kebakaran ini akibat dari korsleting arus pendek listrik,” ujarnya, Sabtu (28/1/2023).

Untuk korban jiwa, menurutnya, tidak ada, namun korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 200 juta.

Kepada korban musibah kebakaran, Kapolsek berpesan agar tetap sabar dalam menghadapi ujian. “Kita berikan dukungan dan semangat kepada bapak, ibu beserta keluarga. Ini adalah ujian dan kita harus sabar dalam menghadapinya,” ujarnya. (AF)