Meimonews.com – Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Stasi Stella Maris Marisa Paroki St. Theodorus Kaaruyan Jolly Motto bertemu Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga di ruang kerja Bupati, Rabu (21/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Mgr. Rolly dan Jolly sebagai perwakilan umat Katolik setempat menyampaikan permohonan kebijakan dan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, khususnya kepada Bupati Pohuwato, terkait rencana pembangunan tempat ibadah Gereja Katolik di Kabupaten Pohuwato.

Uskup menjelaskan, hingga kini, umat Katolik di Marisa (Ibukota Kabupaten Pohuwato) belum memiliki gedung gereja sebagai tempat ibadah. Oleh karenanya, dimohon persetujuan pemerintah daerah untuk pembangunan gedung Gereja Katolik.

“Kami umat Katolik belum memiliki rumah ibadah, khususnya di ibukota Kabupaten Pohuwato (Marisa). Olehnya itu kami memohon persetujuan pembangunan gedung gereja bagi umat Katolik di Kabupaten Pohuwato,” ujar Mgr. Rolly.

Pimpinan gereja yang wilayahnya tersebar di Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah ini menjelaskan, lahan pembangunan gereja telah tersedia, sehingga tahapan selanjutnya adalah pengurusan dan pelengkapan seluruh perizinan yang diperlukan.

Rencananya, pembangunan gedung Gereja Katolik Stasi Stella Maris Marisa ini akan berlokasi di Desa Palopo, Kecamatan Marisa di depan Puskesmas Marisa.

Lahan seluas 5.642 m2 ini adalah sumbangan keluarga Motto – Laongan yang telah dihibahkan ke Badan Amal Keuskupan Manado tahun 2017.

“Setelah seluruh perizinan, termasuk persetujuan dari pemerintah daerah, rampung, barulah pembangunan akan dilaksanakan,” ujar Mgr. Rolly.

Jolly mengungkapkan, saat ini, umat Stasi Stella Maris mengadakan ibadah/misa di Aula Hotel Marina Beach Resort Marisa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pohuwato menyampaikan, pembangunan tempat ibadah telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pemerintah daerah mempersilakan umat beragama untuk membangun tempat ibadah sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Di dampingi Staf Ahli Bupati, Mbuinga menegaskan, rencana pembangunan Gereja Katolik di Pohuwato yang hingga kini belum memiliki gedung gereja mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah demi kemaslahatan umat dalam menjalankan ibadah.

“Kabupaten Pohuwato terdiri dari berbagai suku, agama, dan kepercayaan. Pembangunan tempat ibadah sangat diperlukan untuk memudahkan umat dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Olehnya itu, pemerintah daerah sangat mendukung rencana pembangunan gereja ini,” ujarnya.

Bupati berharap seluruh kebutuhan administrasi dan perizinan terkait pembangunan tempat ibadah dapat segera diurus dan dilengkapi agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala di kemudian hari.

“Kami berharap, seluruh perizinan dapat dilengkapi sehingga pembangunan Gereja Katolik ini dapat berjalan dengan baik dan tidak menemui hambatan,” ujarnya seperti dikutip Prokopim Pohuwato.

Usai pertemuan dengan Bupati, Mgr. Rolly di dampingi sejumlah pastor termasuk Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyan Gorontalo Pastor Koresta Lila Pr dan Panitia Pembangunan mengunjungi lahan yang akan didirikan gereja.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, Jolly berharap dukungan doa dari semua pihak baik pemerintah, pimpinan Katolik Keuskupan Manado, para Pastores, umat Katolik di mana saja dan terlebih kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria untuk proses pembangunan gereja ini. (Lexie)

Meimonews.com – Jolly Motto dan istri (Serly Katili) melakukan pemotongan hewan kurban dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan di Hari Raya Idul Fitri 2023.

Kegiatan sosial keluarga Katolik ini dilakukan di kompleks Marina Beach Resort (MBR), milik mereka, Jumat (30/6/2023).

Kegiatan di salah satu hotel di kawasan Pantai Pohon Cinta Marisa Kabupaten Pohuwato seperti ini, sebut Jolly telah dilakukan pula pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini sudah dilaksanakan sejak orang tua masih ada, dan hingga saat ini saya laksanakan,” ujar alumni 88 SMA Negeri 1 Kota Gorontalo ini kepada Meimonews.com, Jumat (30/6/2023).

Ditambahkan, kegiatan sosial seperti ini dilakukan bukan saja hanya pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tapi juga pada bulan suci Ramadhan. Keluarga dan karyawan MBR pun melakukan kegiatan  buka puasa bersama baik di mesjid maupun dengan anak anak yatim serta pesantren di wilayah setempat.

“Hal ini kami lakukan karena kita sudah seperti saudara yang tak bisa dipisahkan dan dicerai beraikan,” ujar Jolly di dampingi istri tercinta Serly Katili, yang merupakan keluarga yang punya peduli sosial tinggi.

Diketahui, nenek Jolly adalah muslim dan 99 persen karyawan MBR adalah muslim, dan itu juga yang memotivasi pelaksanaan kurban.

“Papa telah memulainya sejak bermasyarakat di Marisa. Alhamdulillah sebagai anak, niat baik beliau saya teruskan dengan rasa keikhlasan,” tandas Jolly seraya berharap, semoga ini akan menjadi perekat sesama manusia yang beriman di Pohuwato khususnya di Marisa.

“Saya bersama keluarga besar Motto – Katili, mengucapkan selamat hari raya Idul Adha tahun 2023. Minal aidin walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Jolly. (Fer).