Meimonews.com – Penyelenggara Katolik Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banggai menggelar Pembinaan Keluarga Bahagia di Hotel Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (23/2/2024).

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari keluarga Katolik di Paroki Raja Damai Banggai mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banggai Drs. H. Riatman A. Nursin di dampingi Penyelenggara Katolik Andriyas S. Hernanto.

Tujuan diadakannya pembinaan ini adalah untuk memperkuat keluarga-keluarga Katolik yang ada di wilayah Banggai Laut, yang masuk dalam wilayah Keuskupan Manado.

Kegiatan yang mengusung tema Melalui pembinaan keluarga bahagia kita tingkatkan penghayatan iman dengan berwawasan moderasi agama ini menampilkan empat narasumber.

Narasumber tersebut adalah Kepala Kantor Kemenag Banggai Laut, Penyuluh PNS Sulawesi Tengah Suhardi, SS, Pastor Josefat Rahajaan MSC dan Pastor Tarsisius Kewa Ama MSC.

Dalam sambutannya, Nursin mengajak kepada keluarga-keluarga Katolik dapat menjadi agen-agen negara dan juga gereja dalam menyebarkan wawasan moderasi beragama di lingkungan sekitar.

Dalam pemaparan materinya, Pastor Rahayaan memberi penekanan agar keluarga melihat kembali ketika masih dalam masa pacaran supaya kehidupan keluarga semakin langgeng.

Suhardi, dalam pemaparan materinya mengajak setiap keluarga Katolik untuk selalu setia pada pasangannya seperti masih muda dulu serta menghargai pasangannya dengan baik dan penuh tanggung jawab. (lk)

Meimonews.com – Belasan Bunda dan Yanda (pendidik) Pembinaan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Gugus 4 Kecamatan Mapanget ikut Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dan Tiblantas (Tertib Berlalulintas).

Kegiatan yang diadakan di PAUD Pinaesaan, Griya Paniki Indah, Mapanget, Selasa (6/9/2022) itu diselenggarakan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dengan pembicara/narasumber  Lexie Kalesaran (Pengurus PPP Brimob).

Kegiatan yang dipandu Elinda Rugian (Ketua PAUD Gugus 4 Kecamatan Mapanget dan Pengurus PPP Brimob) ini turut dihadiri Ketua PKG PAUD Kecamatan Mapanget Meilan Lengkong.

Kalesaran memaparkan tentang pentingnya upaya pencegahan dini baik masalah narkoba maupun masalah terkait dengan ketertiban berlalulintas (tiblantas) dan keamanan dan keselamatan (kamsel).

Diungkapkan, lebih baik mencegah terjadinya penyalahgunaan  dan peredaran gelap narkoba serta dampak yang ditimbulkan karena tidak tertib berlalulintas daripada hal-hal tersebut sudah terjadi, baru kemudian disadari karena pengaruhnya yang sangat merugikan.

Dan sebagai lembaga pendidikan dini, Kalesaran berharap, para Bunda dan Yanda berkepentingan pula (di samping tugas pembelajaran pendidikan PAUD) untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dan tiblantas bagi anak-anak di PAUD masing-masing.

“Kiranya Bunda dan Yanda berkenan menyempatkan waktu untuk adanya sosialisasi bahaya narkoba dan tiblantas di PAUD,” harapnya, yang langsung mendapat respons dari pimpinan PUAD. (af)

Meimonews.com -Sebanyak 20 orang mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Pendamping dalam Rencana Aksi Pemberdayaan Alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut di Desa Warembungan, Minahasa, Selasa (21/6/2022).

Keduapuluh orang tersebut  adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, BPMD, perangkat desa,  Babinkamtibmas dan Babinsa setempat serta perwakilan Polsek Pineleng.

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut di dampingi Korbid P2M Sam G. Reppy serta Terry Tikoalu (Staf Pemberdayaan) dan Dian Yuni Seria (Staf Pencegahan). Bertindak sebagai moderator/pemandu adalah Terry Tikoalu dan Andi Aprilia Wulandari (staf BNN Sulut).

Narasumber tersebut adalah Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Reppy yang membawakan materi Pendamping Masyarakat Binaan, Ketua KTN Lexie Kalesaran yang membawakan materi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba), Kaban Kesbangpol Minahasa Jani Moniung tentang Peran Pemerintah dalam mewujudkan Desa Bersinar dan Camat Pineleng Jonly Wua tentang Optimalisasi Pendamping Masyarakat Binaan.

Ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut memaparkan bagaimana proses sehingga Warembungan dicanangkan sebagai Desa Bersinar (bersih dari narkoba).

Ada sejumlah tahapan yang dilalui dan dilakukan tindakan/upaya sehingga prosesnya pencanangan bisa terjadi beberapa waktu lalu.

“Ada sejumlah penilaian yang dilakukan dan rangkaian kegiatan yang kemudian Desa Warembungan ditetapkan dan dicanangkan sebagai Desa Bersinar,” ujar Lasut.

Pendamping, menurut Brigjen Pol. Lasut, memiliki peran dan fungsi penting dalam menjamin keberlanjutan program dan kegiatan kewirausahaan sehingga perlu dilakukan pembinaan bagi Pendamping.

“Hal ini juga dalam rangka menciptakan Desa Warembungan Bersih Narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar,” ujar Lasut.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dalam pemaparan materinya menjelaskan hal-hal seputar bahaya narkoba dan dampaknya serta soal pemberdayaan masyarakat termasuk tujuan pemberdayaan masyarakat (dayamas), konsep dayamas, prinsip dayamas, strategi dayamas, sasaran program, tahapan dayamas.

Disebutkan, dalam upaya P4GN,  sangat diperlukan sinergitas dan keterlibatan atau peranserta masyarakat. “Tidak boleh ada lagi pikiran bahwa P4GN hanya urusan BNN atau Kepolisian. Semua pihak harus memiliki semangat dan sinergi yang sama untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat maka perlu ada lembaga/organisasi  termasuk satuan tugas (satgas), adanya penggiat/relawan, pelatihan, kegiatan/program, dukungan/sinergitas, komitmen serta pengembangan potensi masyarakat di kawasan yang rawan/rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Komitmen, sangat diperlukan. “Untuk upaya pemberdayaan/pelaksanaan kegiatan diperlukan adanya komitmen. Komitmen merupakan modal dasar dan penting untuk setiap gerak atau usaha. Beri dori menjadi acuan,” tandas Kalesaran yang adalah juga Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob. (af)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado menggelar Latihan Kepemimpinan di Mercure Manado Tateli Beach Resort, Kamis – Jumat (9-10/12/2021).

Mengusung tema Membentuk Pemimpin yang Berkarakter dan Berjiwa Nasionalisme, sebanyak 120 dosen fakultas tersebut menjadi peserta.

Para Dosen peserta Pelatihan berasal dari delapan bagian yaitu Bagian Hukum Internasional, Hukum Tata Negara, Dasar-Dasar Ilmu Hukum, Hukum Pidana, Hukum dan Masyarakat, Hukum Keperdataan, Hukum Acara, dan Hukum Administrasi Negara.

Sejumlah pimpinan institusi dan akademisi tampil sebagai narasumber kegiatan yakni dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah , Pimpinan Fakultas Hukum Unsrat dan akademica.

Kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (10/12/2021), Dekan Fakuktas Hukum Unsrat Manado Dr. Flora P. Kalalo, SH, MH menjelaskan, kepemimpinan adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok untuk mencapai tujuan organisasi dengan efektivitas yang maksimal dan kerjasama dari tiap-tiap individu.

“Kepemimpinan dalam suatu organisasi, merupakan suatu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu organisasi atau usaha,” ujar Kalalo

Kepemimpinan yang efektif, tambahnya, membawa pengelolaan organisasi ke arah kesuksesan. Tanda kepemimpinan yang efektif adalah adanya keteraturan, hasil dan pengembangan dalam organisasi. Namun, upaya untuk menunjukkan adanya kepemimpinan yang efektif tidaklah mudah.

Dikemukakan, kepemimpinan sangat bergantung dari personality yang mengemban posisi sebagai pemimpin. Setiap keterampilan kepemimpinan yang efektif seharusnya melekat erat pada setiap pimpinan, apapun ruang lingkup tanggungjawabnya.

“Sikap dan gaya serta perilaku kepemimpinan seseorang sangat besar pengaruhnya terhadap organisasi yang dipimpinnya, bahkan berpengaruh terhadap produktivitas organisasinya,” tegasnya.

Menurut Kalalo, salah satu kunci penting untuk menjadi pemimpin yang efektif adalah kemampuan untuk melihat persoalan dan masalah dari kacamata yang berbeda.

Esensi kepemimpinan bagi pemimpin adalah adanya suatu komitmen yang kuat dalam rangka mencapai tujuan nasional sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD NRI 1945 yakni adanya kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku dan kepentingan pribadi dengan kebutuhan prioritas yang mampu mengedepankan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan, komitmen yang kuat tidak hanya sekedar sebagai pemimpin yang biasa tapi dibutuhkan seorang pemimpin yang berkarakter.

Disebutkan, perubahan zaman akibat globalisasi menjadikan pergeseran dan perubahan tata nilai, sikap, dan perilaku dalam aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga membutuhkan pemimpin sebagai penggerak dan motivator seluruh komponen untuk menjalani kehidupan nasional.

“Kepemimpinan nasional merupakan seseorang atau sekelompok elit bangsa yang mampu melakukan proses kepemimpinan untuk empowerment all resources bangsa menuju tercapainya tujuan dan cita-cita nasional sesuai moral, etika pancasila serta UUD 1945 di tengah perubahan dunia,” katanya.

Melalui kegiatan ini, ungkap Kalalo, diharapkan ada penambahan wawasan dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku.

Saat ini menjadi pemimpin sangatlah sulit, karena pemimpin dituntut untuk mampu menyatukan perbedaan serta mampu menyatukan seluruh anggotanya dalam suatu organisasi.

Disebutkan,.harapan segala wawasan dan pengetahuan dalam pelatihan ini mampu diterapkan dosen, sesuai dengan visi Fakultas Hukum Unsrat menjadi Fakultas Hukum yang Profesional Unggul dan Berbudaya Berbasis Kearifan Lokal serta Misi Profesional, Berkualitas, Unggul, Berbudaya dan Kearifan Lokal.

Menyinggung tentang capaian pelatihan, Kalalo menjelaskan, melalui pelatihan ini menjadikan dosen Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi menjadi dosen yang berjiwa pemimpin yang memiliki pribadi yang tangguh, mandiri, memiliki jati diri, moral dan mampu berkiprah sesuai dengan profesionalitasnya yang berwawasan kebangsaan. (lk)

Meimonews.com – Sebanyak 50-an siswa dan beberapa guru SMA Negeri 8 Manado (Smandel) pimpiman Mediatrix N. Ngantung ikut Pelatihan Satgas dan Relawan Anti Narkoba di aula sekolah, Jumat (19/11/2021).

Pelatihan hasil kerjasama Smandel dan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob ini menampilkan narasumber Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. J. Victor Lasut dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Lasut membawakan materi tentang Kebijakan dan Strategi dalam Upaya P4GN sementara Kalesaran membawakan materi Kerelawanan, Satgas dan Rencana Aksi.

Dalam pemaparan materinya, Lasut antara lain menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis dan efek pemakaiannya, modus operandi penyebaran narkoba, upaya pencegahan, pemberantasan dan Rehabilitasi yang telah dilakukan BNN.

Sementara Kalesaran menjelasan tentang apa itu kerelawanan dan satgas disertai contoh, rencana aksi nasional P4GN serta apa saja yang akan dibuat satgas dan relawan dalam kaitannya dengan upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Setelah pelatihan ini, sebut Kalesaran, akan ada tindak lanjut untuk mempersiapkan Smandel Bersinar yang akan dicanangkan dalam waktu dekat.

Kelesaran mengapresiasi perhatian dan dukungan Kepala Smandel Mediatrix N. Ngantung dalam upaya P4GN termasuk di sekolah yang dipimpinnya.

Sebelum penyampaian materi, Waksepsek Erwin Linelejan (mewakili Kepsek Mediatrix N. Ngantung yang hari ini mengikuti kegiatan Sekolah-sekolah Penggerak di Minut) melantik Pengurus Satgas Anti Narkoba Smandel.

Pengurus yang dilantik berdasarkan SK Kepsek antara lain terdiri dari Ketua Gabriel Wulur, tiga orang Wakil Ketua, Sekretaris Loveliana Tatebale, seorang Wakil Sekretaris, Bendahara Nekesha Likliwatil dan enam Anggota.

Berapa guru menjadi Penasehat di antaranya Jenny Paulus (Wakepsek dan Ketua Panitia Pelatihan), Ronald Rondonuwu, Ellen Rattu dan Senny Sambouw

Kegiatan pelatihan turut didukung BNN Sulut. Nampak hadir dari BNN antara lain Koordinator Bidang P2M Sam G. Repy, Terry Tikoalu, Dian dan Udin. (af)

Meimonews.com – Masyarakat seputaran Lapangan Kecamatan Mapanget antusias mengikuti kegiatan Serbuan Vaksinasi di Gedung Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Selasa (29/6/2021).

Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H, mengawasi jalannya kegiatan ini dengan mendatangi langsung lokasi pemberian vaksin di gedung yang berdekatan dengan kantor Satuan Polisi Militer Lanud Sam Ratulangi, Mapanget, Sulut.

Salah satu masyarakat yang dimintakan pendapatnya menyatakan ungkapan syukurnya dengan diadakannya kegiatan vaksinasi program Pemerintah, dalam hal ini melalui Rumah Sakit TNI AU Lanud Sam Ratulangi.

“Mendebarkan. Sebab, saya sangat takut akan jarum suntik,” ujar Linda Wajiran Tampilan. seperti dikutip Penerangan Lanud Sam Ratulangi dalam siaran persnya, Selasa (29/6/2021).

Linda sangat berterima kasih dan dengan sukacita dia ikuti kegiatan ini. Dia mengetahui vaksinasi ini melalui Mutiara, seorang petugas kesehatan di Rumah Sakit TNI AU.

“Saya meminta bantuan Mutiara untuk didaftarkan secara on-line,” ujar Linda kepada Petugas Penerangan Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado.

Sementara itu, menurut petugas kesehatan di Rumah Sakit TNI AU Lanud Sam Ratulangi, vaksin yang diberikan saat ini adalah vaksin dari Bio Farma atau Zinovac. “Setelah dua puluh delapan hari kemudian, akan mendapatkan vaksinasi kedua,” ujar Perawat Mega Subalolok.

Masyarakat mengetahui kegiatan ini melalui media sosial seperti IG dan FB. “Buat masyarakat yang belum divaksinasi, mohon segera divaksinasi. Tidak usah takut sebab vaksin ini halal dan aman,” ujar Mega mengajak masyarakat untuk aktif menyambut program pemerintah.

Diingatkan kepada masyarakat luas tentang pentingnya vaksinasi sebagai benteng diri terhadap pandemi Corona-19. Bintara Pembina Potensi Dirgantara sangat berperan penting dalam sosialisasi vaksinasi ini.

Harapannya, dengan kegiatan serbuan vaksinasi ini, masyarakat lebih peduli untuk menjaga diri terhadap bahaya Covid-19.

Sebetulnya, ungkap Karumkit Lanudsri dr. Ahmad Fauzi, ini adalah penyakit yang tidak kelihatan tapi efeknya nyata. Sudah banyak jatuh korban. Penting sekali untuk membentengi diri kita dengan vaksin.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia sedang gencar melaksanakan Serbuan Vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Mengingat pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman secara nasional.

Masyarakat diharapkan turut menyukseskan program ini dengan mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/. Dan kemudian mendatangi rumah sakit TNI AU di Lanud Sam Ratulangi untuk memperoleh vaksin secara gratis.

Hari pertama sejumlah 149 vaksin telah diterima oleh masyarakat, demikian pula hari ini sebanyak 194 vaksin telah diinjeksi kepada penerimanya. (lk)