Meimonews.com – Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc). Olly Dondokambey, SE berharap kepada Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sulut untuk terus menjadi agen perubahan yang inspiratif dan berdampak positif bagi masyarakat.

“Teruslah berinovasi dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan. Semoga semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama 100 tahun ini dapat terus berlanjut dan semakin menguat di masa mendatang,” pinta Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan, S.Pt, M.Si pada acara puncak Peringatan 100 Tahun WKRI di Lapangan Pohon Kasih Kompleks Megamas Manado, Sabtu (29/6/2024).

Gubernur mengakui kontribusi WKRI termasuk WKRI Sulut bagi pembangunan bangsa tidaklah kecil. Di Sulut kontribusi itu terlihat pula dalam bentuk sinergitas dengan pemerintah dalam bidang pembangunan.

Sejumlah undangan di antaranya Kadis Pertaniam dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan, S.Pt, M.Si mewakili Gubernur Sulut, Ketua WKI Sinode GMIM Pnt. Nining Lumanauw, Pembimaskat Kanwil Depag Sulut Joula Makarawung

Oleh karena itu, Gubernur mengajak seluruh anggota WKRI terus bersinergi dengan pemerintah dalam setiap lini pembangunan. Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas manusia Sulut melalui pendidikan generasi muda.

Pendidikan, menurutnya, adalah fondasi utama dalam upaya membangun bangsa yang kuat dan bermartabat. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.

Atas nama Pemerintah Daerah Sulut dan pribadi, Gubernur menyampaikan selamat kepada seluruh anggota WKRI yang telah mencapai usia seabad. Usia yang penuh dengan dedikasi, komitmen dan perjuangan dalam membangun karakter bangsa yang beradab.

Pelepasan balon ke udara

Perayaan 100 tahun WKRI ini, menurut Gubernur, memiliki makna yang mendalam. Seabad bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah bukti nyata dan keteguhan, kesetiaan dan dedikasi WKRI dalam mengembang visi dan misi organisasi.

Terkait tema yang diusung dalam peringatan 100 tahun ini yakni Geraknya budi, membangun pribadi, mewujudkan peradaban kasih, bagi Gubernur sangatlah relevan dan bermakna. “Esensi 100 tahun Wanita Katolik adalah perjalanan panjang dalam mengamalkan nilai-nilai moral dan etika yang luhur,” sebutnya.

Perarakan

Dalam konteks ini, jelas Gubernur, geraknya budi, mencerminkan dinamika kebijaksanaan yang selalu berkembang. Membangun pribadi berarti menciptakan individu yang berintegritas. Mewujudkan peradaban kasih adalah tujuan akhir dari segala upaya yaitu membangun masyarakat yang penuh kasih dan harmonis.

Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Manado RD Agus Sumarauw dalam sambutannya mewakili Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengatakan, ada rasa bangga bahwa 100 tahun yang lalu ada awam Katolik R. Ay Maria Suryadi Darmosaputro Sasradiningrat (RA Sulastri) telah melihat jauh ke depan tentang kiprah kaum wanita. Beliau ingin meningkatkan martabat wanita Indonesia atas dasar iman Katolik.

Peluncuran buku kenangan kenangan yang disusun Selvie Rumampuk.dkk. Buku kenangan diserahkan Selvie kepada Vikjen

RA Sulastri, menurut Pastor Agus, menginginkan supaya wanita Katolik Indonesia dapat menjadi anggota gereja yang beriman dan militan dan anggota masyarakat yang berkarakter dan penuh tanggung jawab seperti, antara lain terbaca pada mars WKRI. Maka dia mendirikan suatu organisasi wanita Indonesia yang Katolik (WKRI -red).

“Sungguh amat membanggakan inisiatif dan lebih membahagiakan lagi bahwa sesudah 100 tahun, ormas ini telah tumbuh dan berkembang dengan pesat,” ujar mantan Prokur Keuskupan Manado dan Pastor Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado ini.

Ormas WKRI ini, sebutnya,  adalah organisasi Katolik yang benar-benar hidup, berjalan lancar dan berkembang terus dan selalu eksis sepanjang tahun. Semboyan Pro ecclesia et patria amat mewarnai ormas ini yang hidup dan aktif terus di Keuskupan Manado.

Partisipasinya dalam karya pastoral gereja amat nyata. Mereka adalah mitra yang amat aktif bagi para pastor. Mereka bukan hanya aktif dalam karya-karya sosial kemasyarakatan tetapi juga ambil bagian banyak dalam perayaan liturgi gereja dan bentuk-bentuk karya pewartaan lain.

“Kita berharap, organisasi ini akan semakin solid, tumbuh dan berkembang lebih subur. Semoga para anggota semakin bersatu dan semakin mendalami cita-cita founding mothers (ibu pendiri),” ujar Pastor Paroki Raja Damai Tikala sekaligus Penasehat Rohani WKRI Cabang Raja Damai Tikala Manado ini.

Penampilan tari Selendang Biru, tarian khas WKRI

Semoga lewat WKRI, semua anggota dibentuk menjadi pribadi-pribadi yang matang sebagai anggota masyarakat, anggota gereja dan anggota inti keluarga. Hal ini perlu supaya dapat berjalan bersama semua orang lain untuk bisa membangun pribadi-pribadi dan bersama mewujudkan peradaban kasih di bumi Indonesia sebagaimana tema perayaan mulai ini.

Ketua Panitia Pelaksana Neltje Eman (Presidium 1 DPD WKRI Sulut) dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah panitia laksanakan dalam rangka 1 abad WKRI, yang jatuh pada 26 Juni.

Di antaranya, Jalan salib di Bukit Doa Mahawu, Penghijauan di beberapa kabupaten/kota, Pembukaan Doa Rosario Mei 2022, misa dan Paskah bersama di Bukit Doa Kelong Kakaskasen, Doa Rosario bersama Oktober 2022 di Bukit Doa Mahawu, Paskah bersama 2023 dan lomba jalan sehat di Kawasan Megamas.

Lomba line dance, penanam pohon, gotong royong, pembuatan MCK umum dan bedah rumah, Memberikan bansos kepada korban erupsi Gunung Ruang, bansos tanah longsor dan banjir bandang, kunjungan sosial ke panti asuhan, seminari-seminari, panti tuna grahita, panti werda.

pelepasan lomba defile

Sambutan dari Gubernur Sulut dan Vikjen Keuskupan Manado itu merupakan bagian dari rangkai acara puncak peringatan 100 Tahun WKRI yang diselenggarakan WKRI Sulut pimpinan Meity Rampengan (Ketua Presidium DPD).

Momen acara puncak ini diawali perarakan perarakan, misa syukur, sambutan-sambutan, peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon ke udara, penampilan tampilan selendang biru, makan bersama dan defile.

Perarakan bendera merah putih dan vandel WKRI diawali pemain drum band, kemudian Ketua dan Wakil Ketua WKRI Cabang, DPD WKRI, Panitia Pelaksana, Putra Putri Altar dan para imam/pastor, yang berjumlah sekitar 180 orang.

Selanjutnya misa syukur yang dipimpin Vikjen Keuskupan Manado RD Agus Sumarauw dan di dampingi 20-an imam/pastor.

Usai misa, dilanjutkan sambutan-sambutan,  peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon ke udara, penampilan tampilan selendang biru, makan bersama dan defile yang akan diikuti 8.000-an anggota WKRI dari 55 Cabang.

Turut hadir pada acara puncak ini, di antaranya Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut mewakili Gubernur Sulut, Pembimaskat Kanwil Depag Sulut Joula Makarawung, sejumlah pastor, suster, frater, bruder, Pimpinan ormas/organisasi kategorial gereja seperti PK, PMKRI, ISKA, KBK dan LC, sejumlah undangan lainnya seperti Ketua WKI Sinode GMIM Pnt Nining Lumanaw, Pimpinan Dharma Wanita Sulut.

Terselenggaranya kegiatan-kegiatan dalam rangka 100 Tahun WKRI ini, menurut Sekretaris Panitia Pelaksana Emy Maturbongs, dikarenakan adanya penyelenggaraan Tuhan dan dukungan dari banyak pihak termasuk pimpinan Keuskupan Manado dan jajarannya (Kevikepan dan paroki), Pemda, pihak sponsor, internal WKRI di daerah ini (DPD, DPC dan Pengurus Ranting) termasuk teman-teman panitia dan lainnya.

DPD yang dipimpin Panitia, sebut Emi, tak menyangka pada acara puncak dihadiri 10.000-an orang, bukan hanya anggota WKRI tapi juga keluarganya serta undangan lainnya dan umat Katolik.

“Puji syukur kepada Tuhan karena dengan penyelenggaraanNya dan didukung banyak pihak, acara dalam rangka 100 Tahun Wanita Katolik RI yang diselenggarakan DPD WKRI Sulut lewat panitia pelaksana dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Terima kasih untuk semuanya itu,” ujarnya di dampingi Wakil Ketua Panitia Telly Mathilda Kapoh (Presidium 2 DPD WKRI Sulut) kepada Meimomews.com, usai acara puncak. (lk)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan rapat terbuka senat dalam rangka wisuda periode IV tahun akademik 2023/2024, Kamis (13/6/2024).

Sidanh senat yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado ini dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. dr. BH Ralf Kairupan, M.Sc, SpKJ (K) dan dihadiri Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandou (mewakili Gubernur Sulut) dan sejumlah undangan lainnya.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengatakan, wisuda adalah tonggak penting dalam perjalanan pendidikan yang membawa kalian melewati tahun-tahun pengorbanan, kerja keras, dan dedikasi yang tak terhitung jumlahnya.

Rektor berharap, nilai luhur Si Tou Timou Tomou Tou (ST4) dapat mengakar dalam kehidupan para wisudawan semua, dan tetaplah berusaha untuk sedapat mungkin menjadikan hidup kalian berguna bagi orang lain.

Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya yang diwakili Wakil Gubernur mengatakan, dengan wisudawan sudah mendapatkan ijasah sarjana, itu adalah sebuah keunggulan dan harus optimis dalam menghadapi kehidupan yang ada di depan.

Wakil Gubernur berpesan kepada civitas akademika Universitas Sam Ratulangi untuk terus berkarya membantu peradaban dan kehidupan manusia, terutama manusia-manusia di Sulawesi Utara. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng berharap, lulusan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado dapat berinovasi memberikan solusi permasalahan di masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.

“Dan disiapkan sebagai dokter yang berkepribadian akhlak baik, serta integritas dan daya juang yang tinggi,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Faked Unsrat  dalam rangka pengambilan sumpah/janji dokter dan dokter spesialis.

Ada sebanyak 52 dokter dan 14 dokter spesialis yang diambil sumpah/janjinya pada sidang senat yang dipimpin Prof. dr. Linda WA Rotty, Sp.PD. KHOM (Ketua Senat) didampingi Sekretaris Senat Ns. Sefti SJ Rompas, S.Kep, M.Kes yang diadakan di Auditorium Faked Unsrat Manado, Rabu (12/6/2024) ini.

Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pangan Sulut dr. Jemmy Lampus M.Kes, Ketua DPRD Sulut/Ika Alumni Faked Unsrat Manado dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD., Dekan Faked Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, M.Sc, Sp GK, dan Wakil-wakil Dekan dan undangan lainnya.

Harapan Rektor Unsrat Manado tersebut terkait dengan tantangan baru yang ada di masyarakat khususnya di bidang kesehatan.

Rektor menegaskan, menjadi dokter spesialis dan dokter merupakan tantangan baru untuk menyelesaikan berbagai masalah kesehatan yang semakin kompleks di masyarakat.

Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Pangan dr. Jemmy Lampus M.Kes mengungkapkan, pengambilan sumpah/janji
Ini adalah momen bersejarah yang menandai awal perjalanan sebagai seorang profesional medis yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Di momen ini, “saudara-saudari berjanji mengabdikan diri pada pelayanan kesehatan dengan integritas, keahlian dan empati,” sebutnya.

Gubernur mengingatkan, ini adalah tonggak penting dalam perjalanan profesional, yang membutuhkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara dan seluruh tanah air Indonesia.

Oleh karenanya, Gubernur mengajak dokter spesialis dan dokter memberikan karya terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa Indonesia yang dicintai. (FA)

Meimonews.com – Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O Kandou menegaskan, upaya pemerintah sudah komprehensif, holistik, terstruktur dan masif terkait dengan penanganan stunting.

Oleh karena itu, diharapkan semua pemerintah kabupaten dan kota tidak main-main dengan hal penanganan stunting.

Hal tersebut disampaikan Wagub pada kegiatan Penilaian Kinerja Tahun 2024 terhadap hasil kinerja 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2023 di Sulawesi Utara yang diselenggarakan Bappeda Sulut dan BKKBN Sulut di Hotel Sentra, Maumbi Kabupaten Minahasa, Selasa (28/5/2024).

Diungkapkan, tahun lalu, ia ingat betul bahwa ada arahan dari Kementerian Keuangan, bukan hanya Kementerian Dalam Negeri untuk refocussing anggaran. Refocussing anggaran tersebut secara tematik sudah diarahkan untuk penanggulangan inflasi dan yang kedua dalam konteks penanganan stunting.

Wagub berterima kasih kepada Kepala BKKBN Sulut yang sudah menyampaikan penilaiannya. “Berarti semangat, ikhtiar, upaya kita yang sudah ada itu masih harus ditingkatkan lagi. Sementara daerah yang prevalensi stuntingnya sudah menurun jauh itu kita harus apresiasi,” ujarnya.

Wagub berharap kondisi meningkatnya angka stunting di delapan daerah tersebut tidak serta-merta menurunkan semangat kerja berkontribusi positif dalam penanganan stunting.

Delapan daerah dengan angka prevalensi stunting tahun 2023 meningkat yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Manado, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju menjelaskan, target angka prevalensi stunting di daerahnya tahun 2024 sebesar 19 persen.

“Kementerian PPN/Bappenas telah melakukan pemutakhiran target prevalensi stunting nasional dan provinsi Sulawesi Utara targetnya adalah 19 persen di tahun 2024 dan 5,9 persen di tahun 2045,” sebutnya.

Angka prevalensi stunting provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut sebesar 21,3 persen atau naik 0,8 persen dari tahun 2022 sebesar 20,5 persen. Walau terjadi kenaikan, namun angka prevalensi stunting Sulut masih di bawah angka nasional 21,5 persen.

Diungkapk, dari hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 angka stunting saat ini sebesar 21,3 persen atau masih terdapat selisih 2,3 persen dari target prevalensi stunting tahun ini yang harus diturunkan. Artinya, setiap tahun -tahun 2024-2025- harus terjadi penurunan sebesar 1,15 persen,” katanya.

Dikemukakan, berdasarkan capaian SKI 2023, terdapat delapan kabupaten dan kota dengan prevalensi stunting mengalami kenaikan. Kabupaten Bolsel menjadi daerah dengan prevalensi stunting tertinggi di Sulut yaitu sebesar 33 persen.

Kabupaten Minahasa Tenggara menjadi kabupaten dengan penurunan prevalensi stunting terbesar yaitu 11,5 persen, dari 26,5 persen di tahun 2022 menjadi 15 persen di tahun 2023.

Kota Tomohon menjadi satu-satunya kota dengan konsistensi penurunan prevalensi stunting di bawah 14 persen, dari 13,7 persen di tahun 2022 menjadi 10,5 persen di tahun 2023.

Kabupaten Minahasa Utara juga patut mendapat apresiasi karena menjadi salah satu kabupaten dengan capaian angka prevalensi stunting di tahun 2023 sebesar 10,9 persen atau di bawah target nasional 14 persen. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado mengadakan acara pembukaan peringatan Dies Natalis ke-65 di halaman Fakultas, Sabtu (4/5/2024).

Acara sejumlah kegiatan yang diketuai Dr. dr. Mendy J. Hatibie Oley, SpBP-RE(KKF) yang dilaksanakan di acara pembukaan yang ditandai pelepasan balon dan burung ke udara oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng, pimpinan Faked dan beberapa undangan lainnya.

Hadir pada acara pembukaan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dr. Ir. Ockstan Jurike Kalesaran, MSc, Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga se-Unsrat, para Dekan, Direktur RSGM Unsrat, Direksi RSUP Kandou, civitas akademika Faked Unsrat Manado dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat
berharap Fakultas Kedokteran terus berada di garis depan inovasi medis dan kesehatan masyarakat (kesmas).

Dikatakan, peringatan ini adalah momen yang sangat berharga, dimana kita merayakan lebih dari enam dekade dedikasi, pencapaian dan kontribusi Fakultas Kedokteran Unsrat dalam pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan di Indonesia.

“Perayaan hari ini bukan hanya tentang melihat ke belakang apa yang telah kita capai, tetapi untuk merenungkan bagaimana kita dapat terus melangkah maju menghadapi tantangan baru dengan inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.

Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Dr. dr. Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven, dalam sambutannya mewakili Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc., Sp.GK, yang berhalangan hadir karena gangguan penerbangan (bandara ditutup akibat debu gunung Ruang) mengungkapkan rasa bersyukur karena bisa secara bersama memperingati enam puluh lima tahun Fakultas Kedokteran, sebuah perjalanan yang cukup panjang, dipenuhi dengan dedikasi dan komitmen untuk mendidik generasi penerus di bidang medis.

Selama 65 tahun, Faked telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara, berkontribusi aktif dalam berbagai bidang medis dan penelitian.

Dikemukakan, dalam rangka dies natalis ini, panitia telah menyusun serangkaian acara yang diharapkan dapat memberikan inspirasi, kebersamaan, dan juga kebahagiaan bagi kita semua.

Acara diawali dengan kegiatan untuk mempromosikan kebugaran dan kesehatan serta menjalin kebersamaan. Ada juga kegiatan ilmiah yang menghadirkan para pembicara yang kompeten di bidang medis bahkan juga mengikutsertakan para mahasiswa dan pelajar sekolah menengah.

Selain itu,  kegiatan kesenian yang menampilkan bakat para mahasiswa kemudian lomba taman serta tidak ketinggalan acara bakudapa dengan para alumni yang akan mempererat tali silaturahmi di antara civitas.

“Di momen yang istimewa ini, saya mengajak seluruh civitas akademik untuk terus berinovasi dan berkolaborasi. Mari kita gunakan momentum dies natalis ini sebagai langkah untuk lebih maju, berkembang, dan berkontribusi lebih luas lagi dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi di  kedokteran dan kesehatan,” ujarnya.

Semoga kegiatan dies natalis ini, tambahnya, tidak semata-mata peringatan seremoni, tetapi sebagai pemicu semangat baru bagi kita semua untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi.(FA)

Meimonews.com – Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg bersama tim menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (14/3/2024).

Rakorev yang diadakan di Kantor Bupati Boltim dengan tujuan untuk mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan TPPS serta mitra kerja lainnya di tingkat kabupaten/kota ini dibuka Sekretaris Daerah Boltim Ir. Sonny Warokka, Ph.D.

Kaper berharap, Rakorev ini menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam upaya menangani masalah stunting di Kabupaten Boltim.

“Diharapkan hasil rapat ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah Boltim,” ujar Kaper.

Dalam rapat tersebut, beberapa hal penting disampaikan Kaper, di antaranya tren penurunan stunting di Boltim sejalan dengan data ePPGBM, diharapkan dapat mencapai hasil yang sesuai dengan Standar Kinerja Indikator (SKI) 2023.

Data KRS Verval 23 dan ePPGBM dijadikan dasar untuk menentukan sasaran intervensi pencegahan dan penurunan stunting; pentingnya pelaksanaan kegiatan BOKB TA 2024 sesuai panduan, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Selain itu, usulan perbaikan sistem penilaian dalam persiapan penilaian 8 Aksi Konvergensi; serta mendorong partisipasi semua pihak, terutama yang terlibat dalam SK TPPS Kabupaten, untuk mengakselerasi Pencegahan dan Penurunan Stunting. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw (AA) menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Manado yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (28/2/2024).

Walikota berharap agar kegiatan TPID dan TP2DD Kota Manado ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ekonomi Kota Manado.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini memaparkan beberapa teori ekonomi disertai beberapa contoh konkrit terkait inflasi dan deflasi.

Inflasi, sebut Walikota, merupakan silent killer yang harus diperangi bersama. “Senjata paling memiskinkan adalah inflasi. Negara dengan inflasi tinggi bisa membuat negara hancur,” ujarnya.

Deflasi juga, sambung mantan Ketua DPRD Sulut ini, tidak baik bagi perekonomian.

Di kesempatan itu juga, AA memaparkan tentang kemiskinan struktural yang ada di Kota Manado berdasarkan hasil survei yang langsung ditangani oleh Pemerintah Kota Manado. Demikian halnya tentang PDRB Kota Manado saat ini yang memudahkan perputaran ekonomi di Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Andry Prasmuko, Kepala Biro Perekonomian Sulut Reza Dotulong, Asisten II Atto Bulo, SH, MM, Kepala SKPD, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Manado Ir. Novri Mokoagouw, Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng di dampingi beberapa Wakil Rektor menghadiri Pembukaan Dies Natalis ke-26 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsrat.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan ibadah syukur peresmian gedung J4 Departement of Biology dan Gedung Perkuliahan Program Studi Farmasi FMIPA Unsrat tersebut dilaksanakan, Selasa (27/2/2024).

Beberapa acara diadakan, di antaranya pelepasan balon ke udara, pengguntingan pita dan pembukaan pintu gedung dan penandatangan prasasti.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengatakan, dengan tema Bersinergi, Berprestasi dan Berdampak, mencerminkan semangat kolaborasi dan gambaran dedikasi FMIPA dalam mewujudkan visinya ke depan.

Rektor berharap, FMIPA akan semakin maju bukan hanya dalam pencapaian akademis, tetapi juga dalam menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manadon.mengadakan ibadah menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus (Natal) di aula fakultas, Jumat (8/12/2023).

Dekan Faperta Ir. Dedie Tooy, M.Si, Wakil-wakil Dekan, pimpinan jurusan/prodi dan civitas akademika lainnya serta Rektor Unsrat Manado Ptof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng hadir pada acara ini.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng IPU..Asean IPU saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, tema PGI Tahun 2023 yakni Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi ini merupakan sebuah pemberitahuan atas kelahiran Yesus Kristus di Betlehem.

Dan dari lahirnya Yesus, menurut Rektor, menjadikan tanda bagi yang percaya kepada-Nya untuk diselamatkan.

Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy M.Si

Disebutkan, Natal bukan sekedar perayaan, tetapi sebuah pengingat akan kehadiran cinta dan harapan. Kita diingatkan akan anugerah terbesar yang diberikan kepada kita hadirnya anak Allah dalam dunia ini.

Rektor berharap, Natal ini membawa kehangatan dalam hati kita semua dan menginspirasi kita untuk menjalin kedamaian serta menyebarkan kasih kepada semua orang di sekitar kita. (FA)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto membuka pelatihan teknik interview dan interogasi bagi Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) yang dilaksanakan Icitap di Hotel Novotel Manado, Senin (4/12/2023).

Pelatihan ini dihadiri  Chief of Operation USDOJ-Icitap, Kejati Sulut, Kepala UPTD PPA Sulut, Pimpinan LSM Swara Parampuang, YKYU, PJU Polda Sulut, para instruktur serta peserta dari Polda Sulut dan Polres jajaran.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Icitap dan Bareskrim Polri serta seluruh pihak yang terlibat atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan pelatihan yang dilaksanakan pada 4-8 Desember 2023,” ujar Kapolda.

Pelatihan ini, tambahnya, memiliki signifikansi yang sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“UPPA memiliki tanggung jawab besar dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Oleh karena itu, keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki oleh para Penyidik sangat menentukan keberhasilan dalam menangani kasus-kasus tersebut,” jelasnya.

Kapolda berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal tambahan dalam meningkatkan profesionalisme dan keahlian teknis Penyidik UPPA sehingga dapat lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.

“Saya harap peserta dapat berinteraksi secara aktif, bertukar pengalaman, dan belajar secara intensif dari para instruktur yang berkompeten. Junjung tinggi nilai-nilai integritas, keadilan, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai Penyidik. kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi mereka yang tidak mampu melindungi diri mereka sendiri,” ujarnya. (AF)