Meimonews.com – World Bridge Federation (WBF) kembali menggelar WBF Women’s Online Autumn Festival yang akan diadakan pada 8-14 Nopember 2021 melalui platform Bridge Base Online (BBO).

Event ini, jelas Humas PB Gabsi Bert Toar Polii kepada Meimonews.com, Jumat (5/11/2021), sudah rutin digelar sejak tahun 2008 setahun ada dua event yaitu Spring dan Autumn. Spring biasanya digelar pada bulan April sedangkan Autumn pada bulan Nopember.

Pada pelaksanaan The 2021 WBF Women’s Online Spring lalu, pemain Indonesia Tracy Awuy Polii meraih 3 gelar yakni The Winners of the 2021 Women’s Spring Online World Bridge Festival.

Para pemenang event ini biasanya selain mendapat hadiah BBO$ juga mendapat master point resmi dari World Bridge Federation, sertifikat dari World Bridge Federation dan mendapat undangan untuk mengikuti salah satu event tingkat Eropa atau dunia dimana WBF menanggung akomodasi di tempat pertandingan.

Sayangnya untuk tahun ini undangan itu tidak bisa dikeluarkan karena Pandemic Covid-19 di mana event yang dituju masih belum jelas.

Event ini khusus disediakan untuk pemain putri yang sudah terdaftar sebagai pemain di Bridge Base Online atau BBO.

“Bagi pemain putri yang berminat silahkan daftar disini : tps://www.bridgebase.com/v3/,” sebut Berce, sapaan akrabnya.

Untuk para pemenang disediakan hadiah berupa Prizes (Signed certificates from the WBF for top 3 players in each event, BB$ prizes for the top 15 overall leaders, WBF Online Master Points for the top 20 players of the Festival, dan BBO Points will be awarded based on the size of the field).

Namun, untuk bisa mendapatkan hadiah ini pemain arus memainkan minimal 10 seri dari 49 seri yang disediakan. Pemain bisa memainkan lebih dari itu dan skor yang diambil hanya 10 terbaik. (lk)

.

Meimonews.com – Komunitas Manajemen Hutan Indonesia (Komhindo) menggelar Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Pengelolaan Hutan Lestari di Unpati Ambon, baru-baru.

Rakernas dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Daerah Maluku Sadli atas nama Gubernur Irjen Pol. (Purn) Murad Ismail.

Rakernas yang mengangkat tema Kolaborasi Para Pihak melalui Sinergitas Merdeka Belajar dan Pengelolaan Hutan Lestari tersebut dilaksanakan secara zoom meeting

Sebanyak 473 peserta yang terdiri dari 10 orang Dewan Penasehat, 13 orang Dewan Pengarah, 5 orang Pengurus Harian, 185 Bidang-bidang dan 189 mahasiswa tingkat akhir utusan institut mengikuti kegiatan ini.

Pelaksanaan Rakernas yang turut dihadiri utusan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo (UG) tersebut,.menurut Dekan Fakultas Kehutanan UG Daud Sandalayuk, adalah dalam rangka menyamakan persepsi pembangunan kehutanan dari pusat sampai daerah lewat Komhido yang dilaksanakan para sivitas akademik kehutanan dari Sabang sampai Merauke.

Selain itu, “sesuai penerapan ke depan lewat pendidikan MBKM di perguruan tinggi,” ujar Daud kepada Meimonews.com lewat telefon, Jumat (5/11/2021).

Diungkapkan, selama 30 tahun pembangunan kehutanan belum bisa menurunkan tingkat kerusakan hutan yang semakin meningkat sehingga terjadi dampak yang tentu merugikan masyarakat dengan adanya banjir, longsor.

“Tentu kita juga akan meningkatkan pengelolaan hutan yang seimbang untuk mencapai ekonomi, budaya sosial dan kelestarian hutan yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Komhindo Aminudin MK .mengungkapkan, pengelolaan hutan ibarat dua sisi mata uang.. Dua-duanya penting yakni untuk kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan hutanpun ibarat dua sisi mata pichu, di mana ada sisi yang tumpul dan ada yang tajam.

Aminudin menjelaskan, pengelolaan hutan harua diselaraskan dengan UU Cinta Kerja yang mempengaruhi pasa upaya pengelolaan hutan lestari yang menyejahterakan masyarakat.

Kebijakan Mendikbudristek tentang Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), menurutnya, menjadi jembatan pengelolaan hutan. (lk)

Meimonews.com – Memperingati Bulan Bahasa (28 Oktober – 10 November) 2021, SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menggelar beberapa kegiatan yakni Festival Seminar Online (FSO) selama 4 hari, Workshop Menulis Artikel Ilmiah, dan Perlombaan Lima Bahasa selama 5 hari.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan masing-masing dapat merefleksikan hal-hal yang perlu diperbaiki demi mencapai kedamaian hidup,” ujar Ketua Panitia Agnes Pratiwi Senduk kepada Meimonews.com lewat telefon, Kamis (3/11/2021).

Terkait dengan tujuan kegiatan, Guru Smandel Manado yang sementara kuliah S-2 di Universitas Malang ini menjelaskan, diadakannya kegiatan ini adalah agar para peserta mampu mengetahui akar masalah hubungan interpersonal sekolah, siswa, dan orang tua.

Selain itu, mencari solusi untuk memperbaiki hubungan interpersonal tersebut agar menjadi lebih baik, serta
mengembangkan keterampilan berbahasa untuk menyuarakan aspirasi.

Kegiatan Festival Seminar Online (FSO) yang mengusung tema Generasi yang Sakit dan Saling Menyakiti pertama (Kamis, 28/10/2021) sekaligus pembukaan kegiatan, sebut Mu’Alimah Hasanah (tim jurnalistik) yang mendampingi Kepala Smandel Manado Mediatrix N. Ngantung dalam percakapan terpisah di sekolah tersebut, mengangkat Sub tema Dan Saya untuk Saya : Keberanian Mendobrak Batas.

Pematerinya adalah Stefania Arshanty Felicia (penerima beasiswa Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study to United States dan Timothy Michael Wen, S.Sn. (Creative Director ECMET)

FSO kedua (Kamis, 4/11/2021) dengan
subt ema Teruntuk Mama dan Papa : Anakmu Bukanlah Milikmu menampilkan
Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. (Ketua LPAI), Drs. Rudy Senduk, M.Pd. (Instruktur Nasional Pendidikan Keluarga), Dr. Kamajaya Al Katuuk, MS. (Ketua Tim PMU Unima) dan Kusnan, S.Pd. M.hum (Agen Penguatan Karakteristik Puspeka Kemdikbud Ristek)

FSO ketiga (Senin, 8/11/2021)
dengan sub tema Antara Sekolah dengan Siswa : Buka Wawasan Bangun Kepercayaan menampilkan pemateri Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd. (Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang)

FSO keempat sekaligus penutupan kegiatan (Rabu, 10/11/202) dengan sub tema Pesakitan di Era Digital : Seberapa Sekarat Kemanusiaan Kita ? menampilkan pemateri Prof. Dr. Ir. Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phill., M.A (Rektor Pradita University).

Kegiatan Workshop Menulis Artikel Ilmiah yang ditujukan khusus untuk guru se-Sulut, sebut Ngantung, diadakan dua hari yakni Rabu (3/11/2021) dan Jumat (5/11/2021).

“Bertindak sebagai instruktur adalah Nuphan Iljas, Ph.D,” ujar mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini.

Kegiatan Lomba dimulai dengan pendaftaran 7 – 19/10/2021), pengumuman karya (19 – 22/10/2021).

Pengumuman lomba Bahasa Indonesia Jumat (29/10/2021, pengumuman lomba Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman Selasa, (2/11/ 2021), pengumuman lomba Bahasa Prancis dan Jepang Selasa (9/11/2021). (lk)

Meimonews.com – Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Sulawesi Utara menggelar Kejurda Sepakbola Pelajar Usia 10 tahun, 12 tahun dan 14 tahun Piala Ketua KNPI Sulut di Lapangan Sepakbola GOR Wolter Robert Mongisidi, Sario (Manado), 27-30/10/2021.

Khusus usia 10 dan 12 tahun masing-masing diikuti 25 klub Sepakbola baik yang berasal dari Sulut maupun daerah lain yakni dari Maluku Utara.

Pertandingan dua usia tersebut dilaksanakan pada 27-28/10/2021 sedang usia 14 tahun akan dilaksanakan pada 29-30/10/2021.

Keluar sebagai juara (1-3) kategori usia 10 tahun adalah Masa Sulut, Pisok Junior dan BMM. Khusus untuk pelatih terbaik diraih Hendra, penjaga gawang terbaik Firly, top scorer Bryan dan pemain terbaik Given.

Untuk kategori 12 tahun, keluar sebagai juara pertama hingga ketiga adalah.(berturut-turut) Maesa Sulut, Solimongo dan Tunas Palapa. Pelatih terbaik Palapa, penjaga garang terbaik Yosi, top scorer Yoshua dan pemain terbaik Deo.

Penyerahan hadiah piala sumbangan Ketua KNPI Sulut Rio Dondokambey dan dana pembinaan dari Ketua BLISPI Sulut Hengky Kawalo kepada para pemenang dan yang terbaik untuk kategori usia 10 tahun dan 12 tahun dilakukan, Kamis (28/10/2021) oleh Hengky Kawalo.

Dalam sambutannya sebelum penyerahan hadiah, Kawalo mengingatkan, menang atau kalah, gembira atau sedih dalam setiap pertandingan adalah hal biasa. “Itulah hidup. itulah pertandingan,” ujarnya.

Makanya, kepada para pemenang Anggota DPRD Manado ini memintakan untuk tidak sombong dan jumawa. Sementara yang kalah diharapkan untuk tidak patah semangat, teruslah berlatih. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengelar. kegiatan Informasi dan Edukasi melalui Talkshow / Tatapmuka kepada Siswa-siswi SMK Negeri 2 Manado di kompleks persekolahan yang terletak di Jl. Pumorow Manado, Kamis (7/10/2021).

Sejunlah naraumber / pembicara ditampilkan pada kegiatan yang dimoderatori Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dan diikuti 55 siswa dengan mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19 tersebut.

Narasumber / pembicara tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut yang sekaligus membuka acara, Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Repy yang membawakan materi Upaya P4GN dalam rangka War on Drugs, Sekdispora Sulut Ronny F. Siwu tentang Peran Pemuda dalam Memerangi Narkoba.

Selain itu, Irene DC Rindorindo tentang Teknik Komunikasi Langsung dan Pemanfaatan Media Komunikasi untuk War on Drugs serta Plt Sub Koordinator Pencegahan Bidang P2M BNN Sulut Dian Yuni Seria tentang Penjelasan dan Pengisian Dectari.

Lasut dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang apa itu narkoba jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, Indonesia Darurat Narkoba, Prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia da khususnya di Sulut, upaya P4GN dan peran pemuda dalam P4GN.

Diungkapkan, saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, ia pernah menangkap pengedar Narkoba di depan Kompleks sekolah, yang dulunya masih belum seramai saat ini dan di beberapa sekolah lainnya di daerah ini.

Lasut berharap, setelah kegiatan informasi dan edukasi ini, siswa-siswa di sekolah ini bisa menyampaikan tentang bahaya narkoba ke teman-teman lainnya baik yang bersekolah di SMK Negeri 2 Manado maupun teman-teman sekolah lain dan keluarga.

“Dengan demikian, adik-adik telah berperan dalam P4GN (pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini.

Kegiatan di SMK Negeri 2 Manado pimpinan Julius R. Koloay ini dilaksanalan oleh panitia yang diketuai Sub Koordinator Pemberdayaan Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Sulut Terry Tikoalu. (lk)

Meimonews.com – Dua ormas (organisasi kemasyarakatan) Katolik yakni VPI (Vox Point Indonesia) Minahasa Utara dan WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) Ranting  Sta. Antoneta Paroki Airmadidi menggelar Donor Darah di selasar gereja Paroki St. Antonius De Padua, Minggu (5/9/2021).

Kegiatan kemanusiaan tersebut diikuti puluhan umat usai mengikuti Perayaan Misa. Kegiatan dibuka dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Johanis Pinontoan Pr (pastor paroki)

“Syukur, puji Tuhan akhirnya kami bisa menggelar kembali kegiatan donor darah ini untuk yang ketiga kalinya berturut-turut dengan kali inipun tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Youla Sumakud (Ketua VPI Minut) yang didampingi Dhelpia AT Mokalu (Ketua WKRI Ranting  Sta. Antoneta).

Kegiatan donor darah ini, tambah encik Youla (sapaan akrabnya), didukung juga oleh PMI Unit Transfusi Darah Sulut. Sebanyak 34 kantong darah berhasil dikumpulkan.

“Terima kasih untuk semua umat, teman pengurus dan anggota WKRI dan VPI yang berpartisipasi guna kelancaran kegiatan ini,” sebut Sumakud yang juga dosen Fakuktas Pertanian Unsrat Manado.

Kegiatan inipun mendapat dukungan dari aktivis donor darah Sulut Marhaenus Rumondor yang tercatat sudah 122 kali mendonorkan darahnya.

“Syukur bisa kembali memberikan donor darah untuk membantu bagi mereka yang membutuhkannya” ujar Cornelis Dj. Massie yang adalah Koordinator Bidang I Liturgi Paroki Airmadidi. (af)

Meimonews.com – Setelah sukses menggelar aksi nyata Peduli Covid-19 berupa pemberian masker, hand sanitizer dan sembako pada Sabtu (21/8/2021), PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Kota Jajakan Gorontalo lewat Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo menggelar lagi aksi serupa pada Sabtu (28/8/2021).

Kalau pada Sabtu lalu aksi pembagian masker dan hand sanitizer dilakukan di Pasar Andalas dan Perlimaan Telaga serta pembagian sembako secara door to door maka Sabtu ini pemberian masker dan hand sanitizer di Pasar Andalas sedang pembagian sembako tetap door to door.

Aksi nyata khususnya penyerahan sembako kali ini turut dihadiri Moderator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Pastor Roni Singal Pr (Pastor Paroki St. Khristoforus Gorontalo).

Setelah berkumpul di Sekretariat PMKRI di Kelurahan Tenda Kecanatan Hulontalangi Kota Gorontalo, sebanyak 15 Pengurus dan Anggota PMKRI yang dikoordinasi Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo melakukan aksi
Peduli Covid-19 yaitu #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat .

Sejumlah pedagang dan pemgunjung yang sedang beraktivitas di Pasar Andalas diberikan masker dan hand sanitiser secara cuma-cuma / gratis.

Saat memberikan masker PMKRI Gorontalo tanpa sungkan memakaikan masker kepada setiap pengunjung yang didapati tidak atau lupa memakai masker, bahkan mereka memberikan pencerahan tentang potensi tertular Covid 19 jika abai menaati protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Valdi Melo (fungsionaris PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) kepada Meimonews.com menyatakan, masih banyak ditemui pengunjung dan pedagang pasar Andalas, Kota Gorontalo yang abai terhadap protokol kesehatan. “Ada sejumlah pengunjung dan pedagang tidak memakai masker.

“Setelah diingatkan, mereka akhirnya bersedia menerima dan memakai masker yang dibagikan oleh anggota PMKRI,” ujarnya.

Selesai melaksanakan Aksi Peduli Covid 19 di Pasar Andalas, para kader PMKRI bergerak door to door untuk membagikan sejumlah paket sembako kepada warga Kota Gorontalo yang kurang mampu termasuk sebagian di antaranya umat Paroki St. Khristoforus Gorontalo .

Saat menyerahkan sembako, Pastor Roni menyapa umatnya sambil menyemangati mereka agar selaku taat pada anjuran Pemerintah untuk menaati protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pastor Roni mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PMKRI Gorontalo untuk Peduli terhadap situasi pandemi Covid-19.

Bagi Pastor Roni, aksi Peduli Covid 19 PMKRI Gorontalo ini sesungguhnya merupakan implementasi dari Ajaran Sosial Gereja tentang panggilan keterlibatan Gereja dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Pemberian bantuan kepada warga masyarakat yang berkekurangan di saat pandemi Covid 19 adalah sejalan dengan sikap Gereja untuk selalu mendahulukan kaum miskin dan mereka yang menderita. “Preferential option for the poor ” ujarnya.

Aksi nyata Peduli Covid-19 tersebut, ungkap Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang merupakan dukungan PMKRI Gorontalo terhadap Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tanggal 7 Agustus 2021.

Adapun semangat yang termaktub dalam surat edaran tersebut yakni ajakan kepada umat Katolik untuk peduli dan melakukan upaya nyata mencegah penyebaran Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak melalui tiga bidang pelayanan yakni Pelayanan Informasi dan Literasi, Pelayanan Sosial dan Pelayanan Doa.

“Sebagai respon terhadap seruan Uskup Manado tersebut , pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo melaksanakan Aksi Peduli Covid-19 melalui #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat berupa aksi bagi-bagi masker, hand sanitizer dan sembako,” ujar Lintang kepada Meimonews.com. (lk)

Meimonews.com – Dua ormas yakni WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) dan VPI (Vox Point Indonesua) Minahasa Utara berkolaborasi untuk menggelar Donor darah memperingati Hari Kartini (21/4/2021) dan Hari Pendidikan Nasional (2/5/2021).

Kegiatan bakti sosial untuk kemanusiaan yang menggandeng PMI Sulut sebagai pelaksana teknis ini akan dilaksanakan pada Minggu (9/5/2021)di Kompleks Pastoran Paroki St. Antonius De Padua Airmadidi, Minut.

” Kegiatan ini merupakan aksi sosial kemanusiaan untuk membantu yang membutuhkan darah. Sebab, satu tetes darah dapat membantu menyelamatkan nyawa manusia,” ujar Ketua VPI Minut Yolanda Sumakud kepada Meimonews.com di Airmadidi, Sabtu (8/5/2021).

Dan, sambung Staf Pengajar Fakultas Pertanian Unsrat Manado itu, kegiatan ini juga, sebenarnya untuk kesehatan bagi pendonor darah.

Hal senada disampaikan Ketua WKRI Ranting Antoneta Paroki Airmadidi Dhelpia AT Mokalu ketika ditemui terpisah. “Kegiatan ini patut didukung oleh umat dan anggota,” ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Ditambahkan, aksi kemanusiaan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. (af)