Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang mewakili Walikota Manado Andrei Angouw membuka secara resmi Verifikasi Lapangan (verlap) Hybrid Evaluasi Kota Layak Anak Di Lingkungan Pemerintah Kota Manado. Senin, (16/6/2025)

Verifikasi ini bukan sekadar proses administratif, namun mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak di segala aspek kehidupan.

Predikat kota layak anak bukan hanya sebuah penghargaan, melainkan tanggung jawab yang terus dijaga dan tingkatkan.

Pemerintah Kota Manado, menurut Wawali, berterima kasih atas dukungan semua pihak, dan verifikasi ini disambut sebagai kesempatan untuk semakin menyempurnakan kebijakan dan program perlindungan anak di Kota Manado.

‘Mewakili Walikota Manado, Bapak Andrei Angouw, saya secara resmi membuka kegiatan verifikasi lapangan hybrid evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2025, dengan harapan Kota Manado dapat kembali meraih predikat Kota Layak Anak sebagaimana capaian pada tahun sebelumnya,” ujar Wawali.

Turut hadir mengikuti verifikasi, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah I Devi Nia Pradika, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kepala DP3A Sulut Wanda LC Musu, para camat dan lurah serta jajaran Pemerintah Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Guna mengevaluasi kesiapan dan.kondisi operasional Polsek Bunaken yang masuk dalam wilayah Polresta Manado, Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono berserta pejabat utama (PJU) Polda Sulut mengadakan kunjungan ke Polsek setempat, Sabtu (3/8/2024).

Sejumlah pejabat utama Polda Sulut yang mwndampingi Kapolda di antaranya Irwasda KBP Bayu, Karo SDM KBP Ari Wahyu Widodo, Dirsamapta KBP Sabana Atmojo, Dirreskrimsus KBP. Ganda Saragih, Kabid Propam KBP Reindolf Unmehopa, Kabid Humas Polda KBP Michael Irwan Thamsil, Kabidkum KBP Kurniawan Pesetya, Wadir Reskrimsus AKBP Robby Rahardian serta Kasubdit Tipiter AKBP Aulia R.D. Jabar.

Selama kunjungan, Kapolda Sulut bersama pejabat utama Polda Sulut melakukan peninjauan terhadap Mako Polsek Bunaken. Peninjauan ini meliputi fasilitas yang ada dan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas.

Kapolda Sulut bersama rombongan meninggalkan Polsek Bunaken dan melanjutkan perjalanan menuju Polsek Wori untuk melaksanakan agenda berikutnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja personel Polsek Bunaken serta memperkuat koordinasi antara Polda Sulut dan Polsek setempat. (AF)

Meimonews.com – Pemilu Serentak 2024 telah selesai diselenggarakan, namun sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan pesta demokrasi bangsa Indonesia tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang sulit untuk diselesaikan.

Evaluasi penyelenggaraan Pemilu dan upaya perbaikan sistem tahapan Pemilu yang adil bagi pemilih menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Untuk maksud tersebut FISIP Unsrat akan menggelar seminar nasional (Semnas) tentang Tata Kelola Pemilu Ramah HAM di Aula FISIP Unsrat, Selasa (30/7/2024).

Hal tersebut disampaikan Dekan FISIP Unsrat Manado Dr. Daud Markus “Ferry” Liando, SIP, M.Sie kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (29/7/2024).

Evaluasi ini, sebutnya, bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dan faktor penyebab masalah kepemiluan yang terjadi pada penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

‘Evaluasi ini diperlukan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam sistem tahapan Pemilu yang ada. Melalui evaluasi ini, diharapkan lahir suatu rekomendasi perbaikan yang dapat diimplementasikan untuk memperbaiki sistem tahapan Pemilu dan memastikan Pemilu yang adil dan ramah HAM bagi setiap pemilihan,” jelasnya.

Ketua Panitia Jovano Alva Palenewen menambahkan, semnas ini merupakan kerjasama dengan Komnas HAM dan akan menghadikan narasumber Wakil Ketua Komnas HAM Pramono Ubaid TantowiTantowi dan Rektor Unsrat Manado Prof, Dr! Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng.

Peserta semnas terdiri dari aktivis penyelenggara Pemilu, aktivis perempuan, komunitas disabilitas, aktivis lingkungan, kelompok rentan, media, ormas, dosen dan mahasiswa. “Kegiatan dimulai pukul 12.00 wita yang diawali makan siang,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada Maret 2021, Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo St Yohanes Paulus II melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dalam rangka evaluasi dan penyusunan program kerja (proker) serta rencana strategis (renstra) ke depan.

Raker digelar di Sekretariat PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, Jl. Tenda Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo, Sabru (15/5/2021).

Raker dipimpin Stevan Andrew Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) dihadiri Pastor Ronny Marcelino Singal Pr (Moderator PMKRI) serta anggota Dewan Pertimbangan yaitu Handoyo Sugiharto dan Talulembang Sule serta diikuti para pengurus dan anggota PMKRI.

Raker diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti dengan hikmat oleh seluruh peserta Raker sebagai wujud komitmen anggota PMKRI dalam mendukung dan memperjuangkan nilai nilai kebangsaan sesuai semboyan Pro Ecclesia et Patria (untuk Gereja dan Tanah Air).

Ketika menyampaikan laporan kinerja Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, Stevan menyatakan, meskipun keberadaan PMKRI di Gorontalo masih relatif baru dengan berbagai keterbatasannya namun PMKRI Kota Jajakan Gorontalo telah berupaya melaksanakan bebeberapa kegiatan.

Di antaranya, Masa Bimbingan Anggota, Diskusi Virtual tentang Moderasi Beragama yang melibatkan sejumlah Ormas Kemahasiswaan Berlatar Belakang Agama yaitu HMI.(Himpunan Mahasiswa Islam) GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) , PMII (Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia), KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah).

Selain itu, PMKRI Kota Jajakan Gorontalo telah melaksanakan Rekoleksi sehari dan program Penghijauan berupa penanaman 125 bibit pohon di lokasi Bukit Doa, Paroki St Theodorus Kabupaten Boalemo.

“Program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut selain dimaksudkan untuk membuktikan bahwa PMKRI telah hadir di Gorontalo sekaligus juga untuk menjadi dasar dalam rangka usulan peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang,” kata Stevan.

Sementara itu, anggota Dewan Pertimbangan Handoyo Sugiharto yang sehari-harinya menjabat Kadis PU Prov Gorontalo mengingatkan kepada jajaran pengurus PMKRI agar terus meningkatkan kinerja dan sikap antisipatif mengingat ke depan Gorontalo akan semakin diminati sebagai kota tujuan studi dengan hadirnya berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, apalagi kehadiran kampus baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan mampu menampung ribuan mahasiswa baik dari Gorontalo maupun dar luar daerah.

“Kedepan jumlah mahasiswa Katolik di Gorontalo akan semakin banyak. Mereka harus kita rangkul dalam wadah PMKRI. Jika perlu, umat Katolik di Gorontalo mulai saat ini sudah harus memikirkan kemungkinan membangun Asrama Mahasiswa Katolik yang akan menjadi pusat aktivitas dan pusat pembinaan mahasiswa Katolik dalam semangat Fraternitas (persaudaraan), Kristianitas (kekatolikan) dan Intelektualitas (kecendikiawanan),” ujar Handoyo sambil bernostalgia saat menjadi penghuni Margasiswa PMKRI Kampung Kakas Manado, semasa aktif menjadi anggota PMKRI Cabang Manado tahun delapan puluhan.

Pastor Moderator Ronny Singal Pr dalam pesannya kepada para anggota PMKRI menekankan pentingnya kehadiran PMKRI sebagai sarana pewartaan Injil.

“PMKRI harus mempu menampilkan wajah Gereja di tengah masyarakat melalui aktivitas dan kesaksian hidup para anggotanya. Selain itu, warga PMKRI perlu membuka diri dan bersikap moderat sehingga mampu membangun jembatan persaudaraan sejati dengan semua warga bangsa untuk kebaikan bersama. Jadilah 100 % Katolik dan 100 % Warga Negara,” pesan Pastor Ronny yang dalam kebijakan pastoralnya banyak menaruh perhatian terhadap pembinaan kaum muda termasuk mahasiswa.

Pastor Ronny berharap Raker PMKRI Gorontalo akan menghasilkan program dan kegiatan yang sinkron dengan Renstra Paroki St. Christoforus Gorontalo mengenai arah pembinaan dan pengembangan kelompok Ormas Katolik .

Anggota Dewan Pertimbangan Talulembang Sule menyerahkan konsep pemikiran Depertim tentang visi dan misi, program jangka panjang maupun jangka pendek serta program “Quick Wins” sebagai bahan masukan bagi Pengurus PMKRI untuk dibahas dan dirumuskan menjadi hasil akhir Raker PMKRI Kota Jajakan Gorontalo.

“Kita berharap agar PMKRI Kota Jajakan Gorontalo dapat segera diusulkan oleh DPC PMKRI Cabang Manado ke PP PMKRI menjadi Calon Cabang,” ujar Sule sambil mengingatkan pengurus PMKRI Gorontalo untuk segera menyusun laporan kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini secara tertulis ke PMKRI Cabang Manado sebagai dasar pengusulan peningkatan status PMKRI Gorontalo. (lk)